Diagnosa Pasien Jama’ah Tablig Menunggu Hasil Pemeriksaan Spesimen Dari Surabaya

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pasien terduga tepapar Covid-19 (Corona) asal Kabupaten Dompu, NTB, hingga kini masih dirawat intensiv, pada ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.(27/2/20)

Pasien Jamaah Tablig, laki-laki (50) masuk  Rumah Sakit pada 27 Maret 2020 sekitar Pukul 01:00 wita, dini hari. Pasien adalah salah satu penumpang KM Binayah yang semalam berlabuh di Pelabuhan Bima.


Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, mengatakan, pasien hingga kini masih dipantau perkembangan oleh Tim medis pada ruangan Isolasi. Malam itu, ia langsung dievakuasi menggunakan mobil Ambulance ke RS, pas turun dari KM Binayah di Pelabuhan Bima, dari Pelabuhan laut Makassar.

"Dari Pelabuhan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Dengan keluhan  Sesak, Batuk berdahak, Pilek, Nyeri Perut, Diare,  dan Nyeri Tenggorokan," kata Chandra.

Menurutnya, pasien dalam perjalanan  dari Makasar pulang mengikuti acara Tabligh Akbar. Saat ini sedang dirawat di ruang Isolasi RSUD Bima, dengan diagnosa Pnemonia, CHF (Gagal Jantung), Infeksi Tenggorokan, Gastritis Akut. Pasien masuk kategori/kriteria PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
Baca juga :
"Tim Gabungan Gugus Tugas Periksa Penumpang KM Binaiyah, 1 Orang Diduga Suspect"
Untuk mengetahui apakah pasien positif atau negatif terpapar Covid-19, akan dilakukan pemeriksaan swab atau spesimen yang akan dikirim ke Surabaya. Hingga kini tim medis telah melakukan terapi atau penanganan sesuai prosedur. Dan menghimbau masyarakat tidak panik tetap melakukan pola hidup sehat dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

"Sambil menunggu hasil pemeriksaan swab atau spesimen, masyarakat mohon bersabar nanti pemerintah akan mengumumkan secara resmi,"lanjut mantan Camat Woha ini.

(Sumber : ProKom Setda Bima)

Jurnal Expose || Portal Berita Daerah