HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Semarak Harlah ke-10, RJI Sulsel Siapkan Pelatihan Tata Kelola Jurnal untuk Perkuat Publikasi Ilmiah

MAKASSAR — Dalam rangka menyemarakkan Hari Lahir Relawan Jurnal Indonesia (RJI) ke-10, Pengurus RJI Provinsi Sulawesi Selatan merencanakan serangkaian kegiatan pelatihan tata kelola jurnal ilmiah yang ditujukan bagi pengurus internal maupun pengelola jurnal dari berbagai institusi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen RJI Sulsel dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pengelolaan jurnal ilmiah di lingkungan akademik serta lembaga publikasi ilmiah di Sulawesi Selatan.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pelatihan khusus bagi pengurus internal RJI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung secara offline pada 6 Juni 2026. Pelatihan internal tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas organisasi sekaligus peningkatan kompetensi dalam pengelolaan jurnal ilmiah.

Ketua Pengurus RJI Sulsel, Dr. Ir. Akbar Iskandar, S.Pd., M.Pd., M.Kom., mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapan pengurus untuk menghadirkan layanan pendampingan jurnal yang lebih berkualitas bagi masyarakat akademik.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat kapasitas pengurus agar mampu memberikan pendampingan dan kontribusi nyata dalam pengembangan publikasi ilmiah,” ujarnya.

Sementara itu, PIC penyelenggara kegiatan, Dr. Nani Harlinda, M.Si. bersama Janisa Pascawati, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan bahwa momentum Hari Lahir RJI tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga ruang memperkuat kompetensi pengurus dan memperluas kontribusi RJI terhadap pengembangan publikasi ilmiah di Sulawesi Selatan.

Selain pelatihan internal, RJI Sulsel juga tengah mempersiapkan pelatihan umum tata kelola jurnal ilmiah yang direncanakan berlangsung secara hybrid pada akhir Juni 2026 mendatang. Kegiatan tersebut terbuka bagi pengelola jurnal ilmiah dari berbagai institusi pendidikan maupun lembaga publikasi.

Pelatihan umum ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengelola jurnal dengan berbagai tingkat pengalaman, mulai dari pemula hingga pengelola jurnal profesional. Peserta nantinya akan mendapatkan materi seputar tata kelola jurnal ilmiah dan pengelolaan Open Journal System (OJS).

Sekretaris Pengurus RJI Sulsel, Dr. M. Amran Amir, M.Pd., mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas jurnal ilmiah di daerah sekaligus memperkuat ekosistem publikasi akademik yang profesional dan berkelanjutan.

“Kami melihat masih banyak pengelola jurnal yang membutuhkan pendampingan teknis, baik yang baru memulai maupun yang ingin meningkatkan kualitas pengelolaan OJS mereka. Karena itu, pelatihan ini dirancang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan peserta,” jelasnya.

Pembahasan kegiatan tersebut dilakukan dalam rapat pengurus yang digelar pada 22 Mei 2026 di Café Papa Onny, Jalan Hertasning, Makassar. Turut hadir sejumlah pengurus inti RJI Sulsel, di antaranya Ansari Saleh Ahmar, M.Sc., Ph.D.; Dr. Rizal Bakri, M.Pd.; Andi Nasri Abduh, S.Sos., M.Hum.; serta Dr. Zulkarnaen Hamzon, M.Si.

Melalui kegiatan Training of Trainers (TOT) dan pelatihan tata kelola jurnal ilmiah ini, RJI Sulsel berharap dapat terus menjadi wadah penguatan kapasitas pengelola jurnal ilmiah di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

(Hkz)