Tampilkan postingan dengan label IPTEK. Tampilkan semua postingan

Kota Bima, Jurnal Expose || Lomba Inovasi Dan Teknologi Tepat Guna tingkat Kota Bima Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Bima melalui Bidang Litbang telah berlangsung dan tim penilai telah menetapkan para pemenang untuk masing – masing kategori.


Keputusan ini  ditetapkan melalui Berita Acara Hasil Penilaian Nomor: 050/73/Bappeda Litbang/III/2020 yang ditandatangani oleh Kepala Bappeda Litbang Kota Bima Drs. H.  Muhammad Fakhrunraji, ME,  tanggal 2 Maret 2020.

Tim penilai yang beranggotakan Arif Hidayatullah, ST (Bappeda Litbang Kota Bima),  Abdul Gafar, ST., M. Eng (Dinas Kominfo Kota Bima), Mukhlis, SE., ME (STKIP Bima), Tauhid, SE. STISIP Mbojo Bima), M.AP, dan Julhaidin, SE  (praktisi/usahawan), menetapkan para pemenang sebagai berikut.

Para pemenang untuk Kategori Mahasiswa, Dosen dan Umum, yakni, Agrippina wiraningtyas, M.Sc, dengan nama inovasi/TTG “Tas Belanja Bercode Ramah Lingkungan” sebagai juara I, meraih nilai 86,04.

Tim Nur Nazmi, S.Pd., M. Si, Syahru Ramadan, M. Pd dan Nikman Azmin, M. Pd, dengan nama inovasi/TTG “Mesin Penghancur Sampah Organik” sebagai juara II, meraih nilai 83,56.


Aris Munandar dengan nama inovasi/TTG “Sahabat dan Mitra UMKM” sebagai juara III, meraih nilai 76,37. Ahmad Tsaoqi dengan nama inovasi/TTG “Sistim Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Madia Sosial (Sipengmas)” sebagai juara IV, meraih nilai 75,17.

Tim Firdaus, Amrim dan Suci Haernianti, dengan nama inovasi/TTG “Prototipe Alarm Pendeteksi Banjir” sebagai juara V, meraih nilai 75,07.

Para pemenang untuk Kategori Siswa SMA/SMK Sederajad, yakni, Tim Abhi Krisna & Devi Adelia, dengan nama inovasi/TTG “Alat Bor Duduk” sebagai juara I, meraih nilai 80,88.

Tim Nurul Insani & Layli Nurramdani, dengan nama inovasi/TTG “Kancip Almond/Mete” sebagai juara II, meraih nilai 80,83. Tim Nurapriliani Lailatul & Moh. Aditya Ramadhan, dengan nama inovasi/TTG “Oven Tenaga Surya” sebagai juara III, meraih nilai 76,63.

Tim Ahmad Khairuzaini dan Rozali Jauhari Alfanani, dengan nama inovasi/TTG “Teknologi Penghasil Listrik, Bahan bakar dan Bahan Pembuatan Paving Block Berbasis Sampah Kota Bima” sebagai juara IV, meraih nilai 63,01.

Para pemenang untuk Kategori Perangkat Daerah, yakni, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) , dengan nama inovasi/TTG “Aplikasi SIMPERS” sebagai juara I, meraih nilai 84,36

Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) dengan nama inovasi/TTG “Penerapan teknologi Informasi Geospasial Berbasis Partisipasi Masyarakat Dalam rangka Deteksi Dini Kebocoran Jaringan Distribusi Air Minum di Kota Bima” sebagai juara II, meraih nilai 83,51

Dinas Kesehatan, dengan nama inovasi/TTG “Bengkel Alkes” sebagai juara III, meraih nilai 82,35
Bappeda Litbang, dengan nama inovasi/TTG “Perencanaan dan pengendalian Persediaan Farmasi (farmasi Cermat)” sebagai juara IV, meraih nilai 80,76

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dengan nama inovasi/TTG “Wardawata (Wara Bidan Wara Akta)” sebagai juara V, meraih nilai 77,61

Ada 2 aspek utama penilaian yaitu pertama, Inovasi Alat TTG dengan indikator penilaian mencakup: kreasi, kebaharuan, meningkatkan produktifitas, relevansi, ekonomis, mudah dibuat, dan mudah dioperasikan.

Kedua, aspek presentasi peserta, dengan indikator penilaian mencakup: pengusaan materi, kemampuan menjawab pertanyaan, kemampuan mendemostrasikan alat, teknik penyajian, ketepatan waktu penyajian, dan kesopanan.

Para pemenang akan mendapakan hadiah berupa piagam, piala dan uang tunai yang akan diserahkan oleh Walikota/Wakil Walikota pada kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Bima Tahun 2021 yang diagendakan pada tanggal 23 Maret 2020.

Kepala Bappeda Litbang Kota Bima menyatakan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi pada Lomba Inovasi dan TTG Kota Bima Tahun 2020, dimana jumlahnya mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Bima sesungguhnya memiliki potensi besar dalam hal inovasi. Diharapkannya tahun depan kegiatan ini mendapatkan atensi yang semakin besar dari masyarakat umum, pelajar maupun aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bima

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE yang biasa disapa H. Lutfi mendorong seluruh perangkat daerah Lingkup pemerintah Kota Bima untuk berlomba-lomba melakukan pengembangan inovasi daerah secara seksama sesuai dengan bidang tugas dan fungsi masing-masing. Hal ini dimaksudkan agar membawa kemajuan pembangunan secara signifikan. Demikian disampaikannya dihadapan seluruh peserta Focus Group Discussion (FGD) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bima tahun 2021 di Aula Kantor Walikota Bima pada Selasa 18 Februari 2020.


"Kota Bima  itu kecil, dengan sumber daya yang ada tentunya kita dituntut tidak hanya mengandalkan sektor jasa sebagai penopang roda perekonomian. Maka semangat membangun kota modern dan cerdas terus dijaga, salah satunya dengan menciptakan berbagai inovasi," katanya.

Keterlibatan masyarakat setempat dan organisasi perangkat daerah dalam pengembangan inovasi, menjadi penentu penting agar daerah ini bisa berkembang dan semakin maju. Oleh karena itu, mendorong inovasi bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan urusan kewenangan lainnya harus dilakukan secara terintegrasi.

Baginya, meletakkan pondasi sistem yang baik menjadi salah satu keinginan besarnya dan untuk itu secara khusus diberikannya perhatian serius terkait dengan penciptaan dan pengembangan inovasi, dengan mendorong masyarakat dan OPD menciptakan berbagai inovasi dalam pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dia menyebut pentingnya fungsi kelembagaan penelitian dan pengembangan dalam mengawal lahirnya inovasi di Kota Bima. Komitmen kita jelas, dengan didukung perda dan perwali inovasi sedang kita dorong. Kegiatan-kegiatan di OPD dan masyarakat pun diarahkan agar dapat mendorong munculnya berbagai inovasi, contoh yang saat ini dilakukan adalah lomba menciptakan inovasi,” ujarnya

Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE  menghadiri acara Pembukaan Forum Innovasi Global Tahun 2019 bersama Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S Adm, Kepala Bappeda dan Litbang Ir Fakhrunraji ME. yang digelar di Kota Daejeon Korea Selatan.

Daejeon merupakan kota terbesar kelima di Korea Selatan. Penduduknya berjumlah 1.438.778 jiwa sementara luasnya adalah 539,84 km². Kota ini pernah sukses menjadi tempat penyelenggara Piala Dunia FIFA 2002

Acara Inovasi Global dibuka langsung oleh Walikota Daejeon sekaligus Presiden World Technopolis Association (WTA) Mr Her Tae Jeong.


Dalam sambutannya Walikota Daejeon mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh perwakilan dari 30 negara di dunia dan perwakilan dari berbagai universitas-universitas. Ditekankannya mengenai pentingnya program smart city untuk pembangunan berkelanjutan.


Diharapkannya program smart city ini akan berdampak positif dalam semua aspek baik itu aspek budaya lingkungan dan sosial kemasyarakatan.

"Pada akhirnya program smart city diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan bermanfaat untuk generasi masa depan", ujar Walikota Daejeon.

Walikota Daejeon Mr Her Tae Jeong memberikan apresiasi khusus kepada  Walikota Bima atas kehadirannya. Setelah acara  pembukaan Walikota Bima beserta seluruh participant lainnya mengunjungi stand innovasi. ***

Denpasar, jurnalexpose.com || Upaya pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk menuntaskan akses jaringan telekomunikasi, khususnya bagi wilayah yang termasuk kategori daerah 3T yaitu tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia terus diperjuangkan.

Diskominfo_bima_Wifi_20_titik

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Selasa (3/9) melakukan penandatanganan Berita acara dengan Pemerintah Kabupaten Bima terkait Design Review Meeting pelaksanaan program kerja Base Transceiver Station/menara telekomunikasi (BTS) Blankspot Tahun anggaran 2019.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bima diwakili Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bima H.M.Antonius S.STP melakukan penandatanganan berita acara dengan Direktur BAKTI Kominfo Bambang Nugroho didampingi Direkrur Bidang Komumikasi Utama (BKU) dan Dirut PT Telkomsel di Hotel Aston Denpasar.

Kadis Kominfostik H.M.Antonius didampingi Kepala Bidang Pengembangan Teknologi Informatika dan Komunikasi (PTIK) Drs. Muhammad usai penandatanganan mengatakan, "Pada sejumlah kunjungan kerja ke kecamatan dan desa, Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri banyak menerima aspirasi masyarakat yang mengharapkan agar jaringan internet dapat diakses dan dinikmati sehingga komunikasi dan kegiatan bisnis masyarakat berjalan lancar.

Upaya mewujudkan Kabupaten Bima Merdeka Signal tahun 2020 ini merupakan komitmen Bupati Bima dalam menjawab aspirasi masyarakat tersebut". Terang Anton.

Dirinya menandaskan, menindak lanjuti arahan Bupati tersebut, dirinya melakukan komunikasi intensif dan lobi dengan Kementerian Kominfo selaku pihak penyedia infrastruktur telekomunikasi.

"Alhamdulillah, komunikasi tersebut membuahkan hasil dengan hadirnya bantuan program wifi/Vsat pada 20 titik", ujarnya.

Bantuan perangkat komunikasi ini untuk memenuhi kebutuhan internet pada sekolah-sekolah dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

"Dengan demikian, maka sekolah, kantor pemerintah kecamatan dan desa bisa mengakses informasi secara cepat dan terkini secara online". Jelasnya.

Anton berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan bersama dalam mewujudkan visi dan misi Bima RAMAH.


Lombok Timur - Jurnal Expose || Gelar Teknologi Tepat Guna (Gelar TTG) Tingkat Provinsi NTB, event tahunan dalam menampilkan dan mempromosikan beragam inovasi dari berbagai daerah kembali digelar. Kali ini Kabupaten Lombok Timur yang menjadi tuan rumah penyelenggara. Dimana kegiatannya digelar di Lapangan Tugu Selong Lombok Timur selama tiga hari (18–20/7/2019).

Pemukulan Gong oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj.Sitti Rohmi Djalillah M.Pd menandai event yang turut dihadiri para Bupati dan Walikota, Kepala DPMD, Pimpinan BUMD dan BUMDes Se-NTB tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Tajudin, SH, M.Si didampingi Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat Teknologi Tepat Guna (UEM TTG) H. Adnan Jamal, S.Sos dan Kepala Seksi terkait yang turut hadir dan berpartisipasi pada stand pameran TTG mengatakan, tema yang diangkat tahun ini adalah, “Kita Wujudkan Masyarakat Desa Yang Inovatif, Kreatif dan Unggul dalam Teknologi Menuju Desa Maju, Mandiri dan Berdaya Saing”


“Pada Pameran TTG Tahun ini Alhamdulillah Stand Kabupaten Bima menampilkan alat Alat Pemupuk Cepat (APC) hasil inovasi Kurniawan SP, warga Desa Kananga Kecamatan Bolo”.
Dijelaskan Tajudin, selain inovasi mesin APC tersebut, stand pameran Kabupaten Bima juga menampilkan ciri khas motif Tembe Nggoli sebagai salah satu produk unggulan, bawang merah dan produk olahan krispi bawang, biji dan bubuk kopi”. Jelasnya.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, banyak sekali Teknologi Tepat Guna yang sudah dihasilkan oleh pemuda dari berbagai desa di NTB seperti alarm gempa alat pengolah sampah filter air dan lain-lainnya.

Namun demikian Wagub Rohmi menekankan agar kabupaten dan kota tidak hanya menggelar TTG tiap tahun tetapi harus ada hasil yang benar-benar dapat diaplikasikan di masyarakat.

“Inilah yang disebut di tingkat provinsi sebagai industrialisasi dalam visi NTB Gemilang yaitu bagaimana memanfaatkan seoptimal mungkin potensi yang ada di masyarakat" Ungkap Rohmi (JE02).

Kabupaten Bima - Jurnal Expose || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima setelah Aplikasi pelayanan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan (SIMAWAR), sebuah inovasi berbasis android untuk memberikan dukungan pendampingan bagi korban kekerasan perempuan dan anak masuk top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kabupaten Bima Laily Ramdani S. STP
Foto : Kabid. Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kabupaten Bima Laily Ramdani S. STP
Karena berhasil masuk Top 99 nasional, dalam waktu dekat inovator dan Bupati Bima akan menerima penghargaan dari Menteri PANRB. Disamping itu, inovasi SIMAWAR juga akan ikut dalam penjaringan 40 besar. Apabila berhasil masuk Top 40 nasional, maka daerah akan mendapatkan dana insentif sebesar Rp 9 miliar".

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, Senin (10/6) saat menjadi Pembina Apel Gabungan Lingkup Pemkab Bima, selain memberi motivasi kepada para ASN untuk lebih disiplin dalam bekerja, juga secara khusus memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran DP3AP2KB Kabupaten Bima dalam meraih prestasi tingkat nasional tersebut.

"Kerja keras aparatur dalam meningkatkan pelayanan telah berhasil mengantarkan Kabupaten Bima ke pentas nasional atas keberhasilan aplikasi SIMAWAR melewati beberapa tahapan penilaian mulai dari tingkat kabupaten, Provinsi, hingga nasional dilaksanakan beberapa waktu lalu". ungkap Bupati.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kabupaten Bima Laily Ramdani S. STP menjelaskan, perjalanan menuju lomba sistem informasi inovasi pelayanan publik (Sinovik) cukup luar biasa mengingat dari 3.156 proposal yang masuk ke meja panitia, hanya 1. 329 proposal yang dinyatakan lolos administrasi

"Ribuan proposal inovasi tersebut berasal dari 21 Kementerian, 13 lembaga non departemen, 28 provinsi, 206 Kabupaten dan 26 Kota di seluruh Indonesia". Jelas alumni STPDN Jatinangor ini.
1.329 proposal yang dinyatakan lolos administrasi tersebut berasal dari 232 proposal Kementerian, 68 proposal lembaga, 161 proposal pemerintah provinsi, 579 proposal kabupaten dan 271 proposal pemerintah kota.

Aplikasi SIMAWAR melaju ke tingkat nasional setelah dilakukan proses penjaringan oleh Kementerian PANRB, sistem inovasi pelayanan publik tingkat nasional dari 10 nominator Entebenovik 2018.
Tim yang beranggotakan 11 akademisi dari berbagai universitas negeri yang kredibel melakukan sejumlah tahapan penilaian dan evaluasi menyeluruh maka ditetapkan top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2019 tingkat nasional, salah satunya aplikasi SIMAWAR dari pemerintah Kabupaten Bima". terangnya.

Kabupaten Bima - Jurnal Expose || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis "Aplikasi Rumah Informasi", Aplikasi Pengaduan Ncundu dan NTB Care di Kecamatan Sanggar yang dipusatkan di Aula Kantor Camat setempat. Rabu (27/3)

Sosialisasi_rumah_aplikasi
Sebanyak 70 peserta dari perwakilan seluruh desa yang merupakan perwakilan unsur Pemerintah Desa, LMD, Remaja Masjid dan Karang Taruna Se - Kecamatan Sanggar.

Sekretaris Dinas Kominfostik Kabupaten Bima, Drs. Nurdin dalam sambutannya menyampaikan perlunya transformasi informasi secara cepat dan pentingnya pemahaman masyarakat terkait adanya aplikasi pengaduan masyarakat milik Pemerintah Kabupaten Bima dan Provinsi NTB.

"Saat ini Kabupaten Bima memiliki aplikasi pengaduan bernama "Ncundu" milik pemerintah Kabupaten Bima dan "NTB Care" milik Pemerintah Provinsi NTB.

"Era informasi tidak hanya mendatangkan informasi positif tetapi juga informasi negatif yang harus kita antisipasi, salah satunya dengan hadirnya 3 aplikasi ini, yaitu Aplikasi rumah informasi, Ncundu dan NTB Care untuk melakukan transformasi informasi secara cepat kepada masyarakat". kata Nurdin.

Sementara itu Camat Sanggar, Ahmad HS, SH, menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan bimbingan aplikasi pengaduan masyarakat ini. Ahmad menyampaikan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini dalam menambah pengetahuan dan informasi bagi masyarakat Sanggar yang jauh dari perkotaan.

Ahmad menutup dengan pernyataan “butuh sinergitas semua komponen dalam memberikan dan menkingkatkan pelayanan masyarakat”. (JE02)

Kabupaten Bima - Jurnal Expose || Sebanyak 30 peserta yang merupakan perwakilan dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Se-Kabupaten Bima mengikuti Peningkatan Kapasitas SDM Pelatihan Pasar Kampung Online, Kerjasama Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB dan Diskominfostik Kabupaten Bima di Gedung PKK Kabupaten Bima. Senin (25/3)

pelatihan_kampung_online_bima
Pelatihan yang dipandu oleh Kepala Dinas Kominfostik kabupaten Bima H.Abdul Wahab Usman, SH, M. Si ini menampilkan dua narasumber yaitu Fairuz Abadi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotik Provinsi NTB dan Nasrin, Pengusaha bisnis Jamu Moringa (daun kelor) merupakan Putra asli kelahiran Kilo Dompu.

H. Abdul Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa peningkatan kapasitas ini penting untuk bisa memahami perkembangan teknologi informasi dimana KIM juga harus terus-menerus memperbaiki diri.

Kaitannya dengan peningkatan kapasitas ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kominfotik sudah melakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas ASN dan juga perangkat teknologi informasi dengan melakukan pemasangan 20 website perangkat daerah dan pelatihan SDM jurnalis di seluruh perangkat daerah.

Upaya ini ada yang berhasil, namun ada yang belum dan dipengaruhi oleh pemahaman pimpinan terhadap pentingnya perkembangan teknologi informasi". Jelas Wahab.

Wahab juga berharap agar ke depan Diskominfotik NTB tetap memberikan bimbingan bagi peningkatan kapasitas dan pengetahuan anggota KIM dan Kampung media di Kabupaten Bima.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotik Provinsi NTB, Fairuz Abadi dalam pemaparannya mengatakan bahwa saat ini kegiatan "startup" atau kegiatan yang mempunyai nilai ekonomi secara online menjadi aktivitas yang cukup diperhitungkan.

pelatihan_kampung_online_bima
Keberadaan Kampung Media dan KIM secara bertahap telah berhasil mendorong dari tradisi ngobrol ke tradisi bisnis.

"Saat ini, pengunjung blog Kampung media berkisar antara 25 ribu hingga 30 ribu pengunjung perhari karena dianggap mampu menyebarkan informasi secara bertanggung jawab dan menyampaikan kebaikan". Kata Fairuz. (JE02)

Kabupaten Bima - Jurnal Expose ||  Penerapan aplikasi "NTB Care" yang mengusung prinsip peduli, dekat  tanggap dan tanggung jawab sebagai salah satu terobosan pemerintah Provinsi NTB untuk merespon dengan cepat keluhan dan pengaduan masyarakat atas berbagai pelayanan publik harus ditanggapi dengan cepat.

Pelatihan_aplikasi_NTB_Care_2
Kadis Kominfotik Kabupaten Bima H.Abdul Wahab Usman SH, M.Si dalam sambutannya dihadapan para Kepala OPD dan Admin OPD "NTB Care" Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang mengikuti pelatihan penerapan aplikasi tersebut Kamis (21/2) di Aula II SMKN 3 Kota Bima mengharapkan agar para operator tanggap menerapkan aplikasi tersebut.

"Rekan-rekan operator aplikasi diharapkan langsung menerapkan pengetahuan dan alur penanganan keluhan di masing-masing unit kerja. Bila ada masalah, jangan dibiarkan karena ini merupakan tolak ukur kinerja kepala OPD". Harapnya.

Baca Juga :
- "Kominfotik Road Show Pelatihan dan Sosialisasi Aplikasi “NTB Care”"
- "Aplikasi NTB Care : Admin Aplikasi Harus Miliki Empati"

Wahab yang mendampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Drs. Tri Budiprayitno, M. Si pada dan Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra Setda Kabupaten Bima H. M. Qurban, SH tersebut mengungkapkan, Aplikasi NTB Care merupakan terobosan untuk mengurangi kesenjangan informasi dan memberikan peluang kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah melalui aplikasi.

Peserta pelatihan juga mendapatkan pengetahuan dari Robert, seorang pranata komputer NTB Care.(MD.Kominfo).

Kabupaten Bima - Jurnal Expose || Penunjukan Admin NTB Care OPD adalah orang yang memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), kemampuan komunikasi yang bagus dan memiliki empati"

Pelatihan_aplikasi_NTB_Care
Demikian salah satu poin penting penyampaian Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Drs.Tri Budiprayitno, M. Si pada Pelatihan Admin Sistem Aplikasi "NTB Care" Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, di Aula II SMKN 3 Kota Bima, Kamis (21/2).

Pelatihan juga dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesra Setda H. M. Qurban, SH dan Kadis Kominfostik Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman SH, M.Si serta mengundang para Kepala OPD dan Admin OPD "NTB Care".

Budiprayitno yang langsung menayangkan contoh alur penanganan pengaduan layanan publik dan contoh dari kabupaten/kota mengatakan,"pengaduan bukan hanya tentang layanan pemerintah, tetapi tapi juga dengan pihak swasta seperti upah perusahaan dan pelanggaran kewajiban badan usaha". Ungkapnya.

Baca Juga :
"Kominfotik Road Show Pelatihan dan Sosialisasi Aplikasi “NTB Care”"

Menyinggung kinerja Aplikasi, "sudah ada 2.286 pengguna yang download aplikasi NTB Care dan saat ini rating aplikasi mencapai poin 4,6. Artinya aplikasi NTB Care dinilai bagus oleh masyarakat". tandas Budiprayitno.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bima yang diwakili Asisten I Setda H.Muh. Qurban, SH dalam arahannya mmengatakan bahwa Pemerintah daerah memberikan atensi khusus atas pelaksanaan sosialisasi Aplikasi ini.

Oleh karena itu semua operator OPD agar dapat memahami dengan lebih cerdas berkaitan dengan pelaksanaan aplikasi NTB Care ini dalam rangka menyukseskan visi dan misi Gubernur terpilih. Kepada para operator aplikasi, Qurban secara khusus menekankan pentingnya pemahaman tugas.

"Operator harus memahami dengan baik persoalan yang ada dan menelaah secara cerdas setiap keluhan yang masuk melalui aplikasi dengan dua misi yaitu menyampaikan kepada Kepala OPD  dan juga melakukan koordinasi dengan OPD lain sehingga tidak dapat menjawab dan menyampaikan dengan baik tanggapan atas keluhan masyarakat ".Jelasnya. (JE-02)

Kota Bima - Jurnal Expose || Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bima menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Admin Sistem dan OPD Aplikasi “NTB Care” Lingkup Kota Bima di aula kantor Walikota Bima, Kamis (21/02).

sosialisasi_aplikasi_NTB_Care
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M.AP, diikuti 50 admin aplikasi “NTB Care” pada setiap OPD lingkup Pemerintah Kota Bima. Hadir Kepala Dinas Kominfo Kota Bima ir. Supawarman beserta jajaran. Bertindak selaku narasumber Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB Tri Budiprayitno.

Kadis Kominfotik Provinsi NTB menjelaskan, pihaknya mengadakan sosialisasi dan pelatihan secara roadshow ke seluruh Kota/Kabupaten se-NTB untuk memperkenalkan aplikasi “NTB Care” sekaligus melatih admin pada tingkat Kota/Kabupaten.

Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan aduan, gagasan serta keluh kesah kepada pemerintah secara online. Sehingga, kalau masyarakat NTB memiliki aduan, dapat disalurkan melalui aplikasi tersebut dengan terlebih dahulu men-download aplikasi “NTB Care” di android.

sosialisasi_aplikasi_NTB_Care_2
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima menyampaikan apresiasi karena Pemerintah Provinsi NTB dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur baru terus mengembangkan berbagai inovasi dan terobosan.


Baca Juga :
H. Wahab : Operator Aplikasi "NTB Care" Harap Tanggapi Cepat Keluhan Masyarakat
- "Aplikasi NTB Care : Admin Aplikasi Harus Miliki Empati"

Ia pun berharap seluruh aparatur Pemerintah mau terus mengembangkan diri dan beradaptasi dengan canggihnya perkembangan teknologi. Kedepan, semua aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat akan dilaksanakan secara elektronik. (JE-02)


Diberdayakan oleh Blogger.