Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Bima. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, beserta rombongan dilaksanakan di Kecamatan Wawo, Rabu 5/8/2020.

Sedikitnya, Lima desa yang ada di Kecamatan Wawo didatangi oleh Bupati wanita pertama di NTB tersebut.

Bupati Umi Dinda beserta rombongan, mengawali Kunkernya di Desa Riamau, yang dipusatkan di kantor desa setempat.

Namun, sebelum pertemuan tatap muka dilaksanakan, Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan drainase sepanjang 300 meter, yang bersumber dari Dana ADD Desa Riamau sebesar Rp 180 juta.

Kades Riamau Adisan, mengaku pembangunan drainase tersebut merupakan pembangunan tahap kedua yang menggunakan dana  ADD desa. Pada tahap pertama, pihaknya mengerjakan proyek rabat Gang senilai Rp 290 juta di tiga titik, sepanjang 500 meter. Dan akan dilanjutkan dengan pembuatan penting air di 5 titik dengan anggaran Rp 160 juta.

Kades Adisan mengaku rakyatnya telah merdeka, karena telah menikmati jalan yang sudah di hotmix oleh pemerintah daerah. Hanya saja yang masih perlu dibantu adalah dua Mushola dan satu masjid yang ada di Desa yang dipimpinnya.

Sementara itu, Bupati Umi Dinda berharap dana ADD Desa bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat. Para Kades dapat memprogramkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan tetap melakukan konsultasi dan koordinasi, sehingga tidak menimbulkan saling curiga.

Terhadap hutan yang berada di kawasan tutupan agar tetap dijaga dan dilestarikan keberadaannya, sebagai sumber mata air bagi masyarakat.
 
Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan berupa, alat olah raga, alat-alat masak, benang untuk kelompok tenun dan mesin pemotong kucit.

Usai  di Desa Riamau, Bupati dan rombongan menuju Desa Raba. Tatap muka dilangsungkan di lapangan olahraga Desa setempat. Sejumlah Kepala Dusun (Kadus) dan RT menyampaikan harapan dan kebutuhan mereka.

Bupati mengakui, melalui Dinas tehnik Pemerintah telah membangun sarana air bersih bernilai miliaran rupiah di Desa Raba. Bupati Umi Dinda berharap, apa yang telah dibangun bisa dijaga dan dirawat  keberadaannya oleh masyarakat.

Dari Desa yang berada ujung Timur Kecamatan Wawo tersebut, Bupati beserta rombongan menuju Desa Kombo.

Selain meresmikan Polindes,  Bupati  juga bertatap muka dengan masyarakat Desa Kombo  yang dipusatkan di areal Polindes yang baru di bangun tersebut .

Dalam laporannya, Kades Kombo mengaku, bahwa warganya tidak ada yang mengganggu lahan yang masuk dalam kawasan hutan tutupan negara, untuk menanam jagung, padi, maupun bawang yang menjadi kebutuhan pokok warganya.

Kades mengaku bahwa lahan tersebut akan dijaga bersama-bersama dengan masyarakatnya. Dan akan menanam kembali bawang putih yang sudah 20 tahun tidak pernah ditanam oleh masyarakat di  Desa Kombo.

Di Desa Kombo,  Bupati menyerahkan bantuan alat masak masing-masing dusun dan bagi Kader PKK.

Kunjungan kerja Bupati dan rombongan berakhir di Desa Maria. Sebelum mengakhiri Kunker di Desa Maria, Bupati melangsungkan Kunker di Desa Kambilo, dipusatkan di lapangan Desa Kambilo. 

Pemerintah Desa Kambilo menyampaikan terima kasih atas pembangunan yang telah dilakukan. Dan menyampaikan penghargaan, karena Bupati dan rombongan menyempatkan diri untuk melaksanakan Kunker di Kambilo.

Di Desa Maria, Bupati dan rombongan mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan wawo.

Bupati Umi Dinda, memberikan bantuan uang secara pribadi kepada Masjid Nurul Yaqin, Desa Maria,  uang sebesar Rp 40 juta.

Di hadapan para jama'ah Masjid, Bupati berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Yaqin. Kemudian bisa segera dimanfaatkan oleh para jamaah dan masyarakat. (ProKom Setda Bima)


Kabag Prokopim setda Bima

M Chandra Kusuma AP.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, menggelar Diklat Keterampilan Tekhnis bagi Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PK2UKM), di Hotel La Ila, Kota Bima, Selasa, 4/8/2020

Diklat dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Bima, Drs. H.Arifuddin HMY.

Diklat dilaksanakan mulai 4 sampai 7 Agustus 2020, diikuti oleh 27  peserta dari pengurus masing-masing koperasi dan UKM di wilayah Kabupaten Bima.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, Iwan Setiawan SE, dalam laporannya mengatakan, tujuan diklat itu untuk meningkatkan kapasitas SDM bagi pengelola koperasi dan UKM, juga mendorong peningkatan usaha koperasi.

Sementara itu Asisten III Setda, Bima, Drs. H. Arifuddin mengatakan, sebagai soko guru perekonomian Indonesia, mempunyai peranan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemerintah Kabupaten Bima, berusaha untuk meningkatkan Kualitas SDM terutama dalam pengelolaan koperasi melalui Pendidikan dan Latihan.

Karena, kata asisten III diera Modern sekarang ini terjadi perubahan paradigma atau cara pandang, terutama pada sisi pengelolaan koperasi atau badan usaha.

Kita juga harus menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada, seluruh perangkat atau SDM yang handal, terampil di bidangnya harus dipersiapkan.

"Dalam pengelolaan koperasi, di butuhkan SDM yang berkualitas dan mempunyai daya saing," tegas Arifudin.

(ProKom Setda Bima)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Barisan Muda Umi Dinda (BUMI) menggelar silaturahmi Dengan Masyarakat Dusun Mantrake Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi, Sekaligus menyerahkan bantuan untuk Musholla Al - Ikhlas. Minggu (02/08/2020).

Panitia Musholla Al- Ikhlas Dusun Mantrake, Alwi Ahmad S.Pd menyampaikan, atas nama panitia Musholla menyampaikan selamat datang dan ucapan terimakasih atas kedatangan rombongam BUMI di dusun Mantrake ini, semoga kehadiran para rombongan dapat memberikan keberkahan bagi Dusun Mantrake.

Di sampaikanya, bahwa kondisi pembangunan Musholla Al-Ikhlas rencananya dibangun dengan lantai dua dan beberapa sebahagian belum sempat dilanjutkan.

Mudah - mudahan pembangunan musholla ini dapat berlanjut, karena mengingat saat ini anggarannya sangat minim. Dan Berharap semoga Musholla ini kembali mendapatkan bantuan untuk kelanjutannya.

Sementara Pensaehat para BUMI, Dafullah, mengatakan silaturahmi ini dalam rangka melihat langsung kondisi pembangunan musholla.
Kehadiran kami saat ini sekaligus menitip bantuan Musholla Al - Ikhlas sebesar 10 juta secara pribadi Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Dafullah juga menyampaikan, Mari kita memilih pemimpin yang amanah yang bisa bersama dengan masyarakat dan pemimpin yang membangun daerah.

Titipan bantuan ini adalah amanah, diharapkan panitia musholla agar dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya demi kelanjutan pemangunan musholla Al - Ikhlas. Pesannya.

Selain bantuan Pribadi dari Umi Dinda juga ada bantuan lain yang diserahkan oleh ketua BUMI Diah Citra Pravitasari menyerahkan langsung berupa 2 Karpet dan Sejumlah Al-Qur'an yang diterima oleh pengurus musholla yang disaksikan oleh masyarakat setempat. (MD.Tim).


Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Musibah kebakaran terjadi di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Akibatnya, Puluhan Unit Rumah Warga setempat hangus terbakar.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang terjadi Kamis (30/7) tersebut. 

Ibrahim salah satu warga Kecamatan Palibelo, mengatakan, kebakaran berawal dari salah satu rumah warga Hj Ramlah di RT 02 kemudian merembes ke rumah warga lain di RT 01 dan RT 03. 

"Kebakaran berawal dari salah satu rumah warga Hj. Ramlah, kemudian merembet ke sejumlah rumah warga lain," kata dia. 

Kata Ibrahim, kobaran api masih berusaha dipadamkan, saat inj sudah ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

"kondisi cuaca panas ditambah angin kencang membuat kebakaran semakin meluas, petugas dan masyarakat kewalahan," kata memadamkan api. 

Salain mobil pemadam, warga juga ikut memadamkan api dengan alat seadanya. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu.

"Warga dan petugas masih berusaha memadamkan api, bisa dipastikan rumah yang terbakar lebih dari 50 unit," jelas dia

Sumber : Media Bebek.co.id

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Usaha Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2020 Ruslan H Ismail-Syarimin Puasa untuk berkompetisi pada kontes demokrasi harus terhenti. 

Syarat dukungan perbaikan paket dari jalur perseorangan ini dinyatakan tidak memenuhi syarat atau ditolak KPU Kabupaten Bima, Rabu (28/7) subuh.

Tiba pada Selasa, (27/7) sekitar Pukul 23.45 Wita Ruslan H Ismail-Syarimin hadir di Kantor KPU Kabupaten Bima pada hari terakhir dan menit-menit akhir tahapan untuk menyerahkan dukungan perbaikan. Bersama tim penghubung, keduanya tiba sekitar Pukul 23.45 Wita membawa berkas dukungan.

Kemudian diterima Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Bima disaksikan Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bima. Sesuai ketentuan, jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan yakni dua kali lipat dari jumlah kekurangan hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual sebelumnya.

“Jumlah dukungan perbaikan yang harus dilengkapi yaitu sebanyak 28.194. Sementara dalam aplikasi sistem pencalonan (Silon), jumlah terakhir yang diinput perseorangan baru 23.072 dukungan,” ungkap Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin.

Terhadap dukungan yang diinput dalam Silon, Tim Helpdesk KPU Kabupaten Bima kemudian memastikan kesesuaian dengan jumlah dan sebaran dari berkas fisik yang dibawa.

Hasil pengecekan yang berlangsung hingga Rabu (28/7) sekitar Pukul 04.47 Wita. Jumlah dukungan asli berupa formulir Model B.1-KWK yang diserahkan hanya 17.593, dan lengkap 17.591. Jumlah ini jauh di bawah syarat dukungan perbaikan yang harus dipenuhi.

“Begitu pula kelengkapan dokumen Formulir Model B.1.1-KWK dan Formulir Model B.2-KWK juga tidak memenuhi syarat,” jelas Ady.

Untuk itu, berdasarkan hasil pleno Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Bima memutuskan dukungan perbaikan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2020 Ruslan H Ismail-Syarimin Puasa dinyatakan ditolak serta tidak bisa dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

“Rangkapan berita acara hasil pengecekan pemenuhan jumlah tersebut kita serahkan juga ke Bakal Pasangan Calon dan Bawaslu Kabupaten Bima,” ujarnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah keberhasilan Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR, kembali Kabupaten Bima berhasil menempatkan  wakilnya yaitu Inovasi Gerakan Bersama Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan  Gizi dan Anemia (GEBRAK BIMANTIKA) dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.


Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Senin (27/7) mengungkapkan, mengacu pada hasil evaluasi, selama ini penanganan masalah kesehatan masih bersifat sektoral dan umum sesuai kebutuhan masing-masing program/sektor tersebut. Sehingga belum optimal menurunkan angka stunting.

"Karena itu, keberhasilan Gebrak BIMANTIKA masuk ke posisi 45 nasional menjadi motivasi tersendiri bagi kegiatan pencegahan  dan penanggulangan masalah kesehatan termasuk stunting di Kabupaten Bima". Ungkap Bupati IDP.

Dikatakan Bupati, Inovasi Gebrak Bimantika menjadi alternatif baru dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting  dengan melibatkan semua stakeholder baik Perangkat Daerah, organisasi orofesi, Ormas, kecamatan, desa dan masyarakat itu sendiri.

Dengan demikian, penanganan masalah kesehatan menjadi  lebih spesifik dan terarah dengan menyasar kelompok bermasalah gizi, yaitu balita stunting dan Ibu Hamil  dan Anemia". Urai Bupati.

Sebelumnya, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.IP M.Si mengatakan, berdasarkan surat pengumuman Kementerian PAN RB RI nomor B/190/PP.00.05/2020 perihal TOP 45 inovasi pelayanan publik tahun 2020 dan 5 pemenang outstanding achievement of Public Service innovation  KIPP di lingkungan Kementerian/lembaga, Pemda, BUMN BUMD Tahun 2020 menetapkan inovasi pelayanan publik yaitu Gebrak BIMANTIKA sebagai salah satu inovasi yang masuk sebagai TOP 45 KIPP Tahun 2020 Kementerian PAN RB RI.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer, melakukan tanam Raya bawang merah, di So La Muja Desa Naru Kecamatan Sape, (Rabu 22/07/20)

Tanam Raya bawang merah ini dirintis oleh Pemerintah Desa Naru juga UPTD Dinas Pertanian Kecamatan Sape, dilakukan secara serentak selain di So La Muja, juga dilakukan di So Promo, So Peto, So Ncara, So Raba Dore dan So Sari dengan total luas lahan 177 hektar.

Kades Naru, Ilham H Abdullah melaporkan, luas lahan pertanian di Desa Naru 117 hektar. Akan ditanami bawang secara serentak seluas 99 hektar oleh enam Kelompok Tani. Sedangkan sebagian lahan masih ditanami padi.

Kades Ilham mengaku, Tanam Raya secara serentak ini setelah direncanakan sejak dua bulan lalu, melalui musyawarah mufakat.

"Disepakati pada 22 Juli ini dilakukan tanam raya secara bersama-sama,"ujar Ilham.

Pada kesempatan tersebut, Kades juga melaporkan kondisi saluran irigasi pertanian sepanjang 3 KM di So La Muja, yang sudah rusak sehingga sulit dilalui air yang dibutuhkan para petani. Saluran irigasi tersebut, Kata Kades, belum sempat tertangani melalui Dana Desa.

"Mudah-mudahan ada tambahan dari anggaran perubahan, untuk para petani kami yang berada di desa Naru,"tambah Kades Ilham.

Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HM Noer, mengaku, Tanam Raya secara serentak ini, adalah sesuatu yang baru semoga hasilnya bisa berlimpah.

"Pola tanam secara serentak ini, bisa diikuti oleh wilayah-wilayah lain di Kabupaten Bima,"ujar Wabup.

Kemudian pada saat panen pun, kata Wabup yang biasa disapa Babe ini, bisa dilakukan panen raya bersama-sama.

Terkait dengan permintaan Kepala Desa, untuk memperbaiki irigasi, Babe meminta Dinas terkait segera menganggarkan melalui Anggaran Perubahan.

Kemudian kepada para Penyuluh Pertanian, tetap melakukan penyuluhan kepada kelompok-kelompok Tani, agar komoditas bawang merah, menjadi komoditas unggulan di seluruh Indonesia.

Sumber : ProKom Setda Bima

Jakarta, jurnalexpose.com || Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, secara resmi menyerahkan SK dukungan kepada Hj. Indah Dhamayanti Putri SE - Drs. H. Dahlan M.Noer yang akan maju bertarung di Pilkada Kabupaten Bima sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026 di Kantor Pusat DPP Golkar di jalan Slipi Jakarta Utara. (Minggu, 12/7/20).

Wakil Sekretaris Organisasi DPD II Golkar Kabupaten Bima Dafullah S.Pd menyatakan, rasa syukur karena dipercaya Partai berlambang pohon beringin tersebut untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati. Dan telah menjawab isu-isu yang salama ini di hembuskan oleh orang yang tidak bertangungung jawab bahwa Golkar tidak akan di dapat Oleh Umi Ketua kami.

"Alhamdulilah, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE resmi menerima SK, dan kami sebagai kader sangat bersyukur, dan akan melakukan hal terbaik serta bekerja keras, karena kepercayaan itu mahal harganya," terang Om Daffa


Kata Dafullah, ini adalah sebuah kebanggan bagi kami selaku kader Golkar, karena mampu menjaga kepercayaan dari DPP Golkar dan marwah Partai untuk melanjutkan kepemimpinan IDP- Dahlan dua periode.

"Kami siap memenangkan IDP-Dahlan, dan insya Allah jajaran DPD II sampai tingkat Desa akan menggelar Rapat konsolidasi bagaimana pasangan IDP-Dahlan bisa menang pada Pilkada Desember 2020 ini," pungkasnya.

Daffula juga menyampaikan, Partai Golkar memiliki 9 kursi di DPRD Kabupaten Bima. Untuk maju di Pilkada, pasangan balon IDP-Dahlan yang diusung Golkar berkoalisi dengan Partai PPP, PKB, PBB dan Gerindra

"Golkar 9 tambah 5 PPP, 2 PKB, 1 PBB, 5 Gerindra Jumlah 22 kursi sudah memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU Kabupaten Bima," jelasnya.

Sebelumnya memang telah santer diberitakan bahwa Ketua Umum Partai Golkar akan menyerahkan SK dukungan kepada 10 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota yang akan bertarung pada Pilkada di Indonesia, termasuk kepada pasangan IDP-Dahlan di Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Ratusan emak-emak Jumbo Desa Kawinda Nae, Kecamatan Tambora, berkomitmen dan siap memenangkan Hj Indah Dhamayanti Putri SE alias IDP, pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bima Desember mendatang.Emak Emak Jumbo Tambora Ikrarkan 'Sakali Wali Sakali Rai'


Komitmen itu disampaikan 'Bos Rida' Ketua group Emak- emak Jumbo, usai memasang Baliho sang idola mereka, (Barisan Muda Umi Dinda) BUMI, Sakali Wali Sakali Rai, di Desa Kawinda Nae, (Sabtu 11/7/2020)

Aksi unik para ibu-ibu itu, cukup menyita perhatian warga disekitar. Pasalnya, sore itu mereka kompak bergotong royong membopong baliho berukuran dua kali dua koma lima meter itu, untuk ditancap di depan kediaman rumah pendiri Group Emak-emak Jumbo tersebut.

Bos Rida mengaku, memilih memenangkan IDP dan Dahlan Sakali Wali, karena lebih dekat dengan masyarakat terutama emak-emak. Demikian pula, program yang dijalankan banyak membantu emak-emak kelompok usaha bakulan.

Menurut Bos Rida, sejak dibentuk dua tahun lalu, Kelompok Emak-emak Jumbo itu selalu berpartisipasi dan mengambil bagian  pada acara HUT RI dan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainya.

Sementara itu, Koordintaor BUMI Kecamatan Tambora, Lalu Khaerul Anam, mengapresiasi semangat dan kokitmen emak-emak Jumbo memenangkan idola mereka.

Selain di Desa Kawinda Nae, kata Lalu Khaerul, akan membentuk jaringan emak-emak di seluruh desa se Kecamatan Tambora.

"Kami siap memenangkan IDP dan kawal proses Pilkada yang aman dan damai," ujar pria yang disapa Pak Lalu ini.

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghimbau kepada pihak BNI 46 untuk menutup operasional sementara pelayanan didalam gedung minimal selama 3 (tiga) hari ke depan. (Jum'at, 10/7/20)

Hal ini dilakukan sehubungan dengan semakin meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Bima dan kasus terkonfirmasi tersebut merupakan karyawan/karyawati BNI 46 Cabang Bima.

Selain itu ada beberapa point lainnya yang dihimbau oleh Wali Kota Bima diantaranya
(1) Melakukan penyemprotan disinfektan dan pembersihan di seluruh ruangan kantor;
(2) Menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat dan konsisten kepada karyawan/karyawati dan juga para nasabah;
(3) Melakukan penyemprotan secara rutin dan tetap menerapkan protokol covid-19 seperti melakukan pengukuran suhu badan setiap nasabah yang akan dilayani, menggunakan masker, menjaga jarak duduk (sosial distancing) minimal 1,5 meter, maupun pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi karyawan/karyawati yang langsung bersentuhan dengan pelayanan nasabah serta memberikan sekat pada lokasi pelayanan;
(4) Melakukan rapid test ulang atas semua karyawan BNI yang satu gedung dengan pasien yang berstatus positif.

Selain itu, Wali Kota Bima juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 dengan menggunakan masker dan jaga jarak antara satu sama lainnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membantu warga Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, yang rumahnya rusak dan dibakar massa, akibat adanya konflik antar warga Desa Padolo Kecamatan Palibelo dan Desa Talabiu Kecamatan Woha, beberapa hari lalu.

Bantuan uang secara pribadi itu, diserahkan langsung oleh Bupati Umi Dinda, kepada 14 KK kategori rusak berat dan 11 KK yang rumahnya kategori rusak sedang, pada Rabu, 24 Juni 2020, pagi, didampingi wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer dan beberapa pejabat lingkup Pemkab Bima.

Bupati, dihadapan warga menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas ujian yang dihadapi.

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu, semoga dapat bermanfaat untuk memulai kehidupan dan memperbaiki rumah tinggal. Bantuan yang diberikan, tidak ada artinya jika dibanding kerugian yang dialami. Tetapi dalam situasi seperti ini, walau kecil kalau ada  kebersamaan diantara kita, akan ada manfaatnya.

‘’Sekali lagi, kami menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas ujian yang dialami,’’ujar Bupati. 

Bupati berharap masyarakat yang menjadi korban bisa bersabar atas pelayanan yang diberikan. Terutama terhadap pelayanan dapur umum. Banyak atau sedikit yang disediakan, itulah bentuk perhatian yang bisa diberikan.         
Kemudian kepada TNI dan Polri, 

Bupati Umi Dinda menyampaikan terima kasih telah banyak membantu masyarakat, merecoveri dan memberikan semangat, untuk kembali beraktivitas dan membesarkan hati mereka dengan segala ujian yang diterima. 

(ProKom Setda Bima)

Kabag Prokopim Setda Bima

M Chandra Kusuma, AP

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pai Kreatif (KOMPAK) Bima melakukan aksi di depan Kantor Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, untuk menindak lanjuti hasil audiensi yang di lakukan pada bulan Januari (20/1/20) yang lalu.

Aksi tuntutan yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada penyegelan kantor Desa Pai.

Hal tersebut karena diduga Kepala Desa dan jajarannya Pemerintah Desa tidak memberikan kejelasan terkait tuntutan tersebut.

"Apabila tuntutan dan permintaan kami tidak di indahkan oleh pemerintah Desa Pai, maka kami akan menyegel kantor Desa," teriak Herman selaku Koordinator lapangan (Senin, 22/06/2020).

Setelah mendapat Instruksi yang di nyatakan oleh Korlap, masa aksi langsung menyiapkan alat-alat untuk menyegel kantor Desa.

"Ini kami lakukan, karena Pemerintah Desa selalu beralibi dan tidak berani memberikan apa yang menjadi tuntutan kami," katanya.

Kata dia, ada tiga Dusun yang diduga di Fiktifkan oleh Oknum Kades yakni uang BUMDESnya, karena sudah di amankan oleh kepala Pai, dan masalah lain yang harus segera di indahkan oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa Pai.

"Kami melakukan ini, karena kami melihat bahwa ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan jabatan oleh Pemerintah Desa Pai, karena mereka tak berani memberikan apa yang masyarakat inginkan," terangnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pai Kreatif (KOMPAK) Bima melakukan aksi di depan Kantor Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, untuk menindak lanjuti hasil audiensi yang di lakukan pada bulan Januari (20/1/20) yang lalu.

Aksi tuntutan yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada penyegelan kantor Desa Pai. 

Hal tersebut karena diduga Kepala Desa dan jajarannya Pemerintah Desa tidak memberikan kejelasan terkait tuntutan tersebut.

"Apabila tuntutan dan permintaan kami tidak di indahkan oleh pemerintah Desa Pai, maka kami akan menyegel kantor Desa," teriak Herman selaku Koordinator lapangan (Senin,  22/06/2020).

Setelah mendapat Instruksi yang di nyatakan oleh Korlap, masa aksi langsung menyiapkan alat-alat untuk menyegel kantor Desa.

"Ini kami lakukan, karena Pemerintah Desa selalu beralibi dan tidak berani memberikan apa yang menjadi tuntutan kami," katanya.

Kata dia, ada tiga Dusun yang diduga di Fiktifkan oleh Oknum Kades yakni uang BUMDESnya, karena sudah di amankan oleh kepala Pai, dan masalah lain yang harus segera di indahkan oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa Pai.

"Kami melakukan ini, karena kami melihat bahwa ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan jabatan oleh Pemerintah Desa Pai, karena mereka tak berani memberikan apa yang masyarakat inginkan," terangnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah tahun lalu berhasil membawa Aplikasi Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR menembus TOP 45 Nasional dan mengikuti kompetisi pelayanan publik tingkat dunia, United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2020, Kabupaten Bima kembali menempatkan inovasi GEBRAK BIMANTIKA (Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi dan Anemia) pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB RI.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Jumat (18/6) mengatakan keberhasilan inovasi GEBRAK BIMANTIKA masuk Top 99 Tingkat Nasional merupakan buah dari kerja keras perangkat daerah dan Tim Inovasi Daerah.
Untuk itu, Bupati memberikan apresiasi atas keberhasilan inovasi ini berlomba di tingkat nasional dan berharap dapat kembali meraih Top 45 dan menjadi motivasi bagi seluruh ASN dan jajaran perangkat daerah untuk melahirkan inovasi baru dan memberikan pengabdian terbaik dalam pelayanan publik.

Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.Ip, M.Si Jumat (19/6) di ruang kerjanya mengungkapkan pada KIPP tahun ini Kabupaten Bima mengirim tujuh inovasi 7 dan salah satu inovasi yaitu GEBRAK BIMANTIKA berhasil masuk dalam TOP 99 KIPP 2020 setelah sebelumnya mengikuti lomba di tingkat Provinsi NTB.

Dijelaskan Syamsul, KIPP 2020 diikuti 2.250 proposal yang terdiri dari 2.126 proposal Kelompok Umum, 33 proposal Kelompok Replikasi dan 91 proposal Kelompok khusus.
Dalam perjalanannya lanjut Kabag Organisasi ini, Tim evaluasi selanjutnya menyerahkan hasil penilaian proposal kepada Tim Panel Independen yang kemudian memilih TOP 99 inovasi pelayanan publik tahun 2020 dan 15 finalis kelompok khusus KIPP 2020.

Inovator GEBRAK BIMANTIKA Tita Masitha M.Si memaparkan, "Masih tingginya angka stunting di Kabupaten Bima mendorong lahirnya upaya dalam bentuk gerakan bersama seluruh pihak untuk mempercepat proses penurunan stunting. Gerakan ini kemudian diberi nama GEBRAK BIMA NTIKA atau Gerakan Bersama Rakyat Anti Stunting, Kekurangan Energi Kronik Dan Anemia.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || "Pokja diharapkan mampu menyusun program strategis yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam pengelolaan infrastruktur sanitasi".
Demikian salah satu poin arahan Asisten II Setda Kabupaten Bima yang juga Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Ir. H. Nurdin pada Kick off Meeting (pertemuan persiapan) pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Kabupaten Bima Jumat (19/6) di ruang Rapat Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda.


Pada pertemuan yang dipandu oleh Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial dan Budaya Bappeda Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc tersebut, H. Nurdin berharap, Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk segera menyusun rencana kegiatan tahunan dengan mengacu kepada surat yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai acuan untuk melakukan review aksi daerah perencanaan program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL).
Koordinator PPSP Provinsi NTB Mahman SE mengatakan, dalam upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman, pemerintah telah menyatukan semua Kelompok kerja Pokja yang ada ke dalam satu Pokja yaitu Perumahan, Permukiman, Air minum dan Sanitasi (PPAS).

Menurutnya, keberadaan Pokja di tingkat kabupaten/kota sangat strategis sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi dan kolaborasi antar stakeholder dan antar sektor. "Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas Pokja dalam mengawal proses pembangunan sanitasi". Jelasnya.
Untuk mendukung upaya tersebut pelaksanaan kick-off sebagai salah satu tahapan pelaksanaan PPSP di Kabupaten Bima ditujukan untuk menyamakan persepsi tentang arah kebijakan pembangunan sanitasi baik di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten.

PPSP ini akan mendorong Pokja untuk dapat melaksanakan penyusunan strategi sanitasi sesuai arahan RPJMN 2020-2024, di samping tersosialisasinya target sanitasi layak dan aman yang telah ditetapkan oleh Pokja provinsi.

Aspek lain yang diharapkan pada pertemuan tersebut adalah tersosialisasinya capaian dan target persampahan Kabupaten Bima berdasarkan Kebijakan strategi daerah (JAKSTRADA). Disamping pada saat yang sama Pokja dapat menyusun rencana kerja tahunan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan bidang sanitasi.

"Langkah ini juga penting dalam menyelaraskan indikator pembangunan sanitasi, selain data dan target akses sanitasi untuk kurun waktu 2020 hingga 2024 mendatang". Terang mantan Konsultan Ekonomi Lokal GTZ NTB ini.
Kick off diikuti 20 peserta dari instansi terkait yaitu Bappeda, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Fasilitator Provinsi PPSP dan pendamping Pokja AMPL Kabupaten Bima. Pertemuan tersebut menghadirkan tiga narasumber Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup dan fasilitator provinsi PPSP implementasi SKK Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Imbas dari kasus pembacokan dua warga desa talabiu hingga salah satunya meninggal dunia, berbuntut pada aksi pembakaran rumah milik pelaku pembacokan sampai melebar ke 25 rumah warga yang ikut terbakar termasuk kantor desa Padolo, pada sabtu tanggal (20/06) siang.

Aksi kebakaran tersebut merupakan bentuk luapan emosi dari keluarga korban yang Berawal dari Peristiwa kasus pembacokan dua orang warga Talabiu yang menjadi korban pembacokan atas nama Arif dan sukardin, pada hari Jumat (19/6) malam.

Korban atas nama Arif dinyatakan meninggal Dunia pada Sabtu (20/6) sedangkan Sukardin masih dirawat di RSUD Bima.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua terduga pelaku berinisial, Uj, 51 Tahun dan By, 23 Tahun warga Padolo, Kecamatan Palibelo tersebut sudah diamankan Mapolres Bima setelah kejadian pembacokan tersebut. Dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, warga dua desa masih bersiaga. Aparat kepolisian dibantu TNI masih melakukan penjagaan di Desa Padolo untuk mengamankan massa Talabiu yang lagi sangat emosi hendak masuk ke Desa Padolo lantaran mendengar kabar salah satu korban pembacokan telah wafat.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menyerahkan Bantuan  Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa sebesar Rp 600 ribu perbulan, dirangkaikan dengan peluncuran mobil ambulance Desa, di Desa Tambe, Kamis (11/06/20)

Sejumlah Muspika dan perangkat Desa Tambe, ikut menghadiri saat Penyerahan dan peresmian dilakukan.

Bupati Umi Dinda, dihadapan sejumlah undangan menghimbau memasuki New Normal tetap memperhatikan protap penanganan Covid-19, karena dari hari ke hari pasien Covid yang dirawat menunjukan trend menurun.

"Itu atas dukungan kita semua dalam melawan Pandemi yang mematikan ini,"ujar Bupati.

Bupati mengapresiasi langkah Pemdes Tambe, membantu masyarakat terpapar Covid melalui BLT Dana Desa. Sekaligus adanya peluncuran Ambulan Desa.

"Terima kasih dan saya mengapresiasi yang dilakukan Pemerintah Desa Tambe,"lanjut Bupati.

Bupati yang juga Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini berharap, fasilitas yang ada dapat dijaga dengan baik. Kemudian bagi penerima manfaat BLT dapat menggunakan bantuan pada hal-hal yang sangat. 

Sumber : ProKom Setda Bima

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer,  meletakkan batu pertama pembangunan Musholla Al-Ilmi, SMPN 03, Desa Simpasai Kecamatan Monta, (Rabu 10/6/2020).

Bupati dan Wabub hadir, atas undangan pihak sekolah. Usai meletakkan batu pertama, Bupati langsung bertatap muka dengan jajaran dewan guru, Komite Sekolah para Ketua RT, RW dan para Kadus se Desa Simpasai.

Bupati Umi Dinda, mengatakan setelah selesai dibangun walaupun ukurannya kecil, Musholla tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama untuk pembinaan mental dan akhlak para siswa.

"Juga bagi para dewan guru dalam membimbing anak-anak,"ujar Bupati.

Selain menyerahkan bantuan uang secara pribadi untuk pembangunan Musholla Al-Ilmi, Bupati juga menyerahkan  bantuan Panci, Toa, Dandang bagi 11 RT yang ada di Desa Simpasai.

Bantu Masjid Rp 50 Juta Secara Pribadi

Usai menghadiri undangan jajaran Dewan Guru di SMPN 03 Woha, Bupati Umi Dinda langsung menuju Desa Dadibou Kecamatan Woha.

Di Desa yang bertetanggaan dengan Kantor Bupati Bima itu, Bupati pertama wanita di NTB tersebut menunaikan janjinya yakni menyerahkan bantuan uang Rp 50 juta, secara pribadi pada Masjid At Taqwa, diterima oleh Kades Dadibou, kemudian Kades baru terpilih itu menyerahkannya pada panitia Pembangunan.

Di hadapan ratusan jama'ah masjid yang lama menunggu itu, Bupati mengakui kehadirannya untuk menunaikan janji yang diikrarkan saat ramadhan kemarin.

"Jadi pada malam hari ini, saya  membawa bantuan pribadi yang pernah saya janjikan sebesar Rp 50 juta, semoga bermanfaat," ujar Bupati.

Menurut Bupati, membangun Masjid harus ada keikhlasan hati kita bersama walaupun sedikit.

"Insya Allah akan ada berkahnya. Sekali lagi bantuan ini kami berikan dengan penuh keikhlasan," lanjut Umi Dinda.

Bantuan pribadi ini, kata Umi Dinda, pahalanya disedekahkan buat suami tercinta H Ferry Zulkarnaen, ST dan ayahanda Drs H Syamsurizal H Zaenal.

Kemudian pada Kades yang baru dilantik, agar dapat  menunjukkan kinerja, mewujudkan pembangunan masjid ini menjadi lebih Indah.

Bupati berharap, masyarakat dapat membantu panitia, sehingga bisa menyelesaikan pembangunan masjid dengan cepat dan baik.

"Insya Allah bila pembangunan belum selesai, tetapi masih membutuhkan biaya, kita akan upayakan bersama. Panitia semua harus amanah menyelesaikan apa yang menjadi niat orang banyak ini,"imbuh Bupati Umi Dinda.


Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Seluruh Kasubag Program dan Pelaporan, yang ada di seluruh OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, mengikuti kegiatan Ekspose Kinerja Unit Kerja Daerah atau Perangkat Daerah, di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Godo- Woha, (Rabu, 10/6/2020)

Ikut hadir dalam acara ekspose tersebut, Asisten III Setda Bima Drs. H Arifudin HMY dan Kabag Organisasi Setda Bima Syamsul Bahraen, M.Si.

Semua peserta yang hadir tetap memberlakukan SOP Kesehatan yakni, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Cuci Tangan Pakai Sabun.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting sebagai awal mempromosikan program dan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bima terhadap masyarakat. 

"Ini pertama dilakukan dengan durasi  yang singkat akan mampu merekam secara Audio visual dengan bahasa yang jelas," ujar Bupati dalam pengantarnya usai membuka kegiatan.

Di era Digital ini, lanjut Umi Dinda,  Audio visual menjadi penting sebagai ajang untuk promosi. Agar orang bisa menilai yang sudah dikerjakan.

"Sebagai Pemerintah kita tunjukan prestasi. Untuk semua OPD tunjukan kinerja atau kiat yang diciptakan,"ungkap Bupati.

Umi Dinda berpesan, terkait dengan program kerja OPD, agar hal-hal yang belum dilakukan bisa dikemas dengan baik dan diterima masyarakat. 

Apa yang kita laksanakan merupakan pelajaran pertama dan menjadi fokus utama. Sehingga kedepannya kegiatan tersebut akan dilombakan di setiap tahunnya.

"Semua Video akan diseleksi dan dinilai oleh tim sebelum dipublikasikan," katanya.


Yang dilakukan, lanjut Ketua DPD II Partai Golkar Kab Bima ini, merupakan rangkuman program kerja Dinas yang dibuktikan melalui video tentang prestasi-prestasi yang telah dikerjakan. Kadang, orang ingin mengetahui Bima seperti apa.

Menurut Bupati, video ini sebagai petunjuk atau dokumen untuk orang-orang  yang membutuhkan informasi terkait dengan Pemkab Bima.

Sementara itu Kabag Organisasi Syamsul Bahraen, mengaku tujuan pembuatan video capaian kinerja OPD itu, untuk menjawab pertanyaan masyarakat, apa saja yang telah dikerjakan oleh setiap Dinas. 

Video itu, lanjut Kabag Bahraen, menjadi sebuah penjelasan yang bersifat nyata dengan gambar. 

Sedangkan tim penilai yaitu bupati, wabup, sekda, dan tim inovasi dibawah koordinasi asisten III. 

Kegiatan akan dimulai pada 8 Juni. Video dikirim pada 9-30 Juni, dinilai pada 1 Juli dan pemberian penghargaan pada 5 Juli 2020. Content video ada kesesuain dengan program pembangunan maksimal  60 persen

Pada kesempatan itu, Bupati dan peserta pertemuan, nonton bareng empat video yang diikutkan dalam lomba Video Inovasi memasuki New Normal, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Sumber : ProKom Setda Bima

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari PT PLN Persero UP3 Bima, di Pandopo Bupati, Selasa, 9 Juni 2020 pagi.

Ratusan APD itu diserahkan langsung oleh Manager, Maman Sulaiman, sebagai wujud kepedulian PT PLN Persero terhadap tenaga medis yang telah banyak berjuang, mengorbankan jiwa dan raga meraka dalam menangani pasien Covid-19 di daerah ini.

Bupati Umi Dinda, menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT PLN Persero UP3 Bima, terhadap tenaga para medis. Bupati mengakui dari data yang diterima, pasien Covid-19 yang ditangani khusus di Kabupaten Bima, berangsur-angsur menunjukan trend menurun.

Itu semua, lanjut Bupati, karena adanya perhatian dan keseriusan kita bersama–sama, melawan dan memutus mata rantai Pandemi yang membahayakan tersebut.

Sementara itu, Manager Maman mengakui, bantuan yang diberikan adalah sebagai bentuk kepedulian PT PLN Persero UP3 Bima, untuk tenaga medis.

‘’Karena kita melihat banyak tenaga medis, kadang terinfeksi virus. Sehingga bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PLN Bima,’’ujar Maman, sembari menambahkan beberapa hari kedepan, pihaknya akan turun ke masyarakat untuk melakukan pembagian masker.

Ratusan APD yang diserahkan dalam bentuk PLN Peduli tersebut berupa Masker N95 30 Pcs, Hazmat 30 Pcs, Face Shield 30 Pcs dan Sarung Tangan Medis 50 pcs.

Sumber : ProKom Setda Bima
Diberdayakan oleh Blogger.