Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Bima. Tampilkan semua postingan

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE menjadi Inspektur upacara (Irup) pada upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan di halaman Sekolah MAN 2 Bima Kecamatan Sape, Selasa 5 Januari 2021.

Upacara HAB tahun 2021 kali ini mengusung tema ‘Indonesia Rukun’. Selain dihadiri Bupati Bima juga dihadiri Muspika Kecamatan Sape, Kepala Kantor Agama Kecamatan se-Kabupaten Bima dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Bima.

Dan pada momen tersebut, Bupati Bima menyerahkan SK Tentang Penetapan Tanah Pemerintah Kabupaten Bima untuk perluasan MTSN 5 Bima Kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, meninjau langsung proses penggalian parit sepanjang lebih kurang satu Kilo Meter, yang ada di Dusun Kampo Kalo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Selasa 5 Januari 2021, pagi.

Peninjaun itu dilakukan Umi Dinda, usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Hari Amal Bakti (HAB) ke 75, Kemenag RI, di halaman Sekolah MAN 2 Bima, Kecamatan Sape.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, mengatakan, Bupati Umi Dinda ingin memastikan apakah proses penggalian Sedimen di Saluran Intake Area, akibat luapan DAM Induk Sape (Raba Same) telah dilakukan atau belum.

''Karena hujan deras beberapa waktu lalu, air meluap sepanjang parit dan menggenangi rumah warga. Lumpur yang dibawa arus air menggenangi parit,'' ujar Chandra.

Mulai hari ini, lanjut Plt. Camat Belo ini, satu unit alat berat dari Dinas PUPR Kabupaten Bima telah diturunkan, menggali parit di Dusun padat penduduk tersebut. Upaya penggalian harus segera diselesaikan, untuk mengantisipasi adanya hujan yang lebih keras beberapa hari kedepan.


Kabag Chandra, menyampaikan permohonan maaf pada warga yang terdampak dan diminta untuk bersabar. Karena dengan segala keterbatasan Pemerintah Dinda-Dahlan, tetap hadir membantu masyarakat terkena musibah. (ProKom)


Kabag Prokopim Setda Bima

M Chandra Kusuma AP 

Bima - DinamikaMbojo, Musim hujan awal tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan penghijauan, di halaman Kantor Bupati Bima, Senin 4 Januari 2021, pagi. Kegiatan tersebut mengusung tema 'Bima Menanam Pohon 2021', selain dihadiri oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, juga dihadiri Sekretaris Daerah Drs. H Taufik HAR, M.Si. Dengan melibatkan semua Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Setda Bima dan seluruh staf.

Titik awal penanaman dilakukan di halaman depan bagian kiri Kantor Bupati Bima. Kemudian dilanjutkan di halaman belakang kompleks Kantor Dinas-Dinas.

Bupati dan Wakil menanam bibit pohon Ketapang Kencana, selain jenis Trembesi dan Imba yang telah disediakan.

Kabag Prokopim Setda Bima M Chandra Kusuma, AP, menyatakan, momentum Bima Menanam Pohon 2021, menjadi pelopor dan dapat memberikan keteladanan untuk melaksanakan gerakan menanam. Agar kebiasaan menanam tersebut dapat membudaya dalam kehidupan.

''Mari kita hijaukan lingkungan kita dengan menanam pohon,''ujar Chandra.

Ia mengajak agar masyarakat memiliki kepedulian dan merasa terpanggil untuk menanam pohon demi masa depan yang cerah. Kita harus mengindahkan ajakan moral pemerintah agar setiap individu wajib menanam sekurang-kurangnya dua puluh lima pohon selama hidupnya.

Sekarang gerakan menanam telah digelorakan. Menurut Kabag Prokopim, sudah menjadi komitmen moral kita untuk menjaga, merawat demi keberlangsungan pohon yang telah ditanam. (DM.ProKom)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah menjalani Pendidikan Dan Pelatihan (diklat) calon kepala sekolah sebanyak 160 peserta akhirnya yang lolos dalam seleksi tersebut hanya 60 orang dan resmi dutup

Seleksi calon kepala sekolah tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Dan Olah Raga Bima bekerja sama dengan PMPK Semarang dan LPMP Mataram 

Dalam amar sambutannya pada momen penutupan diklat tersebut Bupati Bima menekankan agar para calon kepala sekolah yang sudah hendaknya dapat secara profesional menjalani tugasnya masing masing

"Tentunya melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Lembaga yang berkompeten maka diharapkan para calon kepala sekolah yang sudah lolos dapat melaksanakan tugasnya masing masing dengan rasa tanggung jawab dan dapat bekerja secara profesional" tekannya

Dalam momen penutupan diklat tersebut dirangkaikan dengan penyerahan cindera mata kepada dua orang KUPT dan dua orang pejabat pada jajaran dinas Dikpora yang telah menjalani masa tugasnya masing masing serta pemberian hadiah kepada salah seorang siswa prestasi

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bima kami menyampaikan terimah kasih yang sangat mendalam atas komitmen serta dedikasi tugasnya selama ini, semoga dapat kembali berbaur serta berinteraksi dengan masyarakat" harapnya

Perihal yang dama pun disampaikan oleh Wakil Bupati Bima (Drs. H. Dahlan HMN) agar ASN dapat menjalani tugasnya selaku abdi negara yang baik sehingga dapat berbaur dengan masyarakat dimanapun tempat tugasnya

"Sebagai abdi negara yang baik tentunya dapat menjadi contoh tauladan bagi masyarakat sehingga melalui tutur kata maupun tingkah laku hendaknya tetap menjadi panutan bagi semua orang terutama masyarakat sekitar" terangnya

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima menggelar perayaan hari Ibu ke 92 tingkat Kabupaten, di halaman Kantor Bupati, Selasa, 22 Desember 2020, pagi.

Hari Ibu tahun 2020 ini, mengangkat tema ”Perempuan Penyemangat & Garda Terdepan di Era New Norma’turut dihadiri Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima, M Putera Feriyandi, S.Ip, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf ahli, Ketua PKK Kabupaten Bima, Ketua Dharma Wanita Kab Bima, Ketua GOW Kabupaten Bima, Tokoh perempuan dan Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Pada moment tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, memberikan piagam penghargaan pada 10 tokoh perempuan inspirasif 2020. Yakni Hj. Siti Raihan, S. Sos, Endang Susilawati, M.Pd, Evi Septi Ervi Diarti, Retno Arumdati, ST, Asni Handayani, SE, Dewi Ratna Muchlisan, SE., M.Hum, Fitria Marwadiyanti, Nurhasanah, dr. Wika Bintang Trisnarahayu, Sp. PD dan  Rosdiana, S.Pd.

Bupati Umi Dinda, menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu ke 92 tahun 2020. Ia berharap kedepannya kaum perempuan Dana Mbojo, dapat meningkatkan karya dan pengabdian mereka lebih besar, lebih tinggi untuk kemajuan Kabupaten Bima.

Keberadaan kaum perempuan bukan sesuatu yang harus dipertanyakan. Sebab selain posisi strategisnya sebagai pendamping suami, kaum perempuan juga memiliki tanggung jawab, dalam membina dan membangun masyarakat.

‘’Perempuan memiliki keistimewaan tertentu. Perlu diketahui, bahwa Bupati Bima hari ini merupakan sosok wanita juga,”ujar Umi Dinda, dalam sambutanya dihadapatan ratusan, undangan yang hadir.

Dijelaskan, Bupati Perempuan yang terpilih untuk dua periode ini, semoga 10 perempuan inspiratif tersebut dapat melahirkan sejuta perempuan inspirasi berikutnya.

Sesungguhnya, masih banyak sosok wanita inspiratif yang menjadi cerminan dan pembelajaran di tengah-tengah kehidupan kita. Mari perbanyak bersyukur karena Allah menitipkan banyak kebahagiaan dan ujian kepada kita. Bupati mengajak ibu-ibu agar terus mengukir prestasi dan menciptakan rasa persaudaraan  antar sesama. 

Dalam berorganisasi, kata Umi Dinda banyak manfaat yang diperoleh, terutama cara membawa diri ditengah kehidupan bermasyarakat.

Oleh karena itu, jangan dianggap sepele berada dalam sebuah organisasi. Karena organisasi tempat membimbing kepribadian sehingga mampu menjadi tauladan. 

Sosok perempuan sangat istimewa. Oleh karena itu, kata Bupati, teruslah belajar agar menjadi tauladan bagi anak-anak. Kemudian membekali diri dan anak dengan ilmu agama, kesabaran dan kesolehan hati.

Pada kesempatan ini, ia juga  menyampaikan atas dukungan serta do’a yang di berikan oleh kaum ibu atau kaum perempuan sehingga pilkada di Kabupaten Bima berjalan dengan Sukses dan aman. (DM.ProKom)

Kabupaten Bima, BUMI  || Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang digelar KPU telah telah berakhir dan menetapkan perolehan suara Pasangan calon nomor urut 01 IMAN sebanyak 51.755 suara, Pasangan calon nomor urut 02 Safaad sebanyak 112.068 dan Pasangan nomor Urut 3 IN-Dah sebanyak 130.963. Jumlah surat suara sah dan tidak sah 296.876/ Dari hasil rekap di atas selisih suara pasangan Paslon In-Dah (No. 3) dengan paslon Syafaad (nomor No. 2) sebanyak 18.895 suara. 

Hasil Pleno ini membuktikan Real Count yang dilakukan oleh BUMI dan In-Dah Center memang benar-benar valid dengan menghasilkan angka yang tidak jauh berbeda dengan keputusan Hasil Pleno KPU. 
Namun dari sisi akurasi, perhitungan Realcount BUMI lebih mendekati dibanding dengan perhitungan Realcount yang dikeluarkan oleh IN-DAH Center.

Dimana persentase realcount BUMI menyatakan pasangan 01 (IMAN) memperoleh suara sebanyak 51.761, Pasangan 02 (SYAFAAD) sebanyak 112.091 suara dan Pasangan 03 (INDAH) dengan suara terbanyak sebesar 130.758 suara. Jadi selisih suara Paslon nomor Urut 3 (INDAH) dan paslon No. 2 (SYAFAAD) sebanyak 18.667 suara. Jadi hanya selisih 228 dengan perhitungan Pleno KPU.

Sedangkan persentase realcount IN-DAH Center yang dikutip dari Media Online Obor Bima, Paslon 01 (IMAN) memperoleh 52.274 suara, sementara Paslon No. 2 (SYAFAAD) 112.909 suara sementara Paslon 03 (INDAH)dengan suara tertinggi sebanyak 132 297 suara. Dari perhitungan tersebut didapat selisih suara Paslon No 3 (INDAH) dengan Paslon No. 2 (SYAFAAD) sebanyak 20.044 suara. Dimana ada perbedaan 1.149 suara dari hasil yang dikeluarkan Pleno KPU.

Dari data-data diatas membuktikan akurasi perhitungan Realcount yang dikeluarkan oleh BUMI lebih mendekati hasil yang sebenarnya (Pleno KPU) dengan selisih suara paslon No. 3 (INDAH) dengan paslon No. 2 (SYAFAAD) hanya berbeda 228 suara dari hasil Pleno KPU dibanding perhitungan Realcount yang dikeluarkan oleh In-Dah Center dengan selisih suara paslon No. 3 (INDAH) dengan paslon No. 2 (SYAFAAD) berbeda 1.149 suara dari hasil Pleno KPU.

Penasehat BUMI, Diah Citra Pravitasari mengatakan bahwa kecilnya margin error dalam perhitungan Real Count BUMI tidak terlepas dari kerja berlapis yang dilakukan oleh teman-teman BUMI di 18 Kecamatan dan Aplikasi Online untuk melakukan verifikasi online sebelum di input dalam pusat tabulasi dan ditampilakn dalam layar Live Streaming agar bisa di akses oleh masyarakat umum.

"Dalam Real Count, teman-teman BUMI menggunakan metode verifikasi berlapis baik secara manual maupun secara online untuk memperkecil margin error. Data dari TPS dikumpulkan ke Kordes BUMI lalu diverifikasi, kemudian di teruskan ketingkat kecamatan lalu di verifikasi lagi. Setelah itu baru diteruskan ke pusat tabulasi data BUMI”. Ungkapnya. 
     


Presidium BUMI Syahrir Burhanuddin Acril atau yang biasa di sapa Acril menambahkan bahwa semua Real Count yang dilakukan oleh siapapun, pasti basis datanya adalah C1 Plano Hologram dan C1 Plano KWK Hologram. Namun yang membedakan adalah sistem kerja serta metode validasi datanya. Aplikasi validasi data yang di gunakan oleh BUMI adalah aplikasi yang sudah disipakan jauh-jauh hari sebelummnya dan di uji beberapa kali sebelum digunakan. 

"Dasar perhitungan setiap melakukan real count adalah C1 Plano Hologram dan C1 KWK Hologram. Indah Centre dan BUMI juga demikian, menggunakan itu sebagai basis datanya. Namun yang membedakan adalah metode validasi dan Verifikasi data yang masuk ke pusat tabulasi data sehingga bisa memperkecil Margin Error. Bumi 3 bulan sebelum pemilihan sudah mempersiapkan dengan baik aplikasi untuk melakukan verifikasi data baik secara online maupun secara manual sehingga syukur alhamdulilah margin errornya bisa kita perkecil", pungkasnya.      

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting TingkatKabupaten Bima Tahun 2020 Selasa (15/12) di Aula Hotel Lila Graha Kota Bima mengundag 100 peserta yang berasal dari pejabat Perangkat Daerah terkait,  Camat,  Kepala Desa, Para Kepala Puskesmas, Koordinator Gizi dan pengelola data gizi dari 21 Puskesmas Se-Kabupaten Bima.

Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Alamsyah SKM  dalam pengantarnya mengatakan, Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting dilaksanakan akhir tahun untuk melihat kinerja  penanganan stunting di masing-masing desa dan kecamatan. 

Dikatakan Alamsyah, sesuai data sistem aplikasi online pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat  (ePPGBM), angka prevalensi stunting di Kabupaten Bima sudah mencapai dibawah standar nasional dengan capaian 20 persen. 

“Hal ini menunjukkan penanganan konvergensi dan inovasi berjalan baik dan mendapatkan Dana Insentif Desa (DID) namun perlu upaya berkesinambungan terkait apa yang harus dilakukan”. Tandasnya,

Pada pertemuan yang dipandu Kasi Gizi Tita Masitha M.Si tersebut, Alamsyah menambahkan, terkait penanganan stunting, konvergensi tingkat kecamatan, aspek kelengkapan data masih perlu ditingkatkan.

"UPT Puskesmas harus mengetahui data dan menyampaikan kepada para Kepala desa dan camat, khususnya hal-hal apa yang harus dilakukan. Penanganan stunting bersifat multisektor dan multi dimensi, karena itu, jejaring hingga ke tingkat desa harus satu kata". Terangnya.

Pada sesi diskusi,  Kepala Bidang Perencanan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc yang menjadi salah seorang narasumber memaparkan materi Evaluasi Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Bima Tahun 2020 mengungkapkan beberapa indikator capaian penanganan stunting di tingkat kecamatan dan desa.  

"Mengacu pada data ePPGBM periode Februari 2020, angka prevalensi stunting di Kabupaten Bima  masih tercatat 23,9%  dan angka ini  sudah jauh menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada pada kiraran  40,8% Riskesdas 2013 dan 32,01% Riskesdas 2018".

Keberhasilan tersebut lanjut Raani ditopang oleh beberapa kegiatan penanganan  lintas program dan sektor  seperti pelaksanaan kelas gizi balita. Kegiatanainnya yang turut memberikan kontribusi yaituKelas gizi ibu hamil, sarangge gizi, gerakan jamban keluarga, gencarnya sosialisasi ASI-Eksklusif, Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA), Program penyehatan lingkungan dan penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi.  Disamping adanya sembilan dokumen dukungan regulasi daerah penanganan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Bima.
                 
Namun demikian lanjut Raani, masih terdapat sejumlah Faktor determinan penyebab masalah gizi di Kabupaten Bima  antara lain  tingkat Kepemilikan Kartu JKN/BPJS yang mencapai 47,3%, riwayat balita menderita kecacingan 35,6%  banyaknya anggota keluarga yang merokok (93,2%), dan riwayat ibu hamil Kekurangan Energi Kronis KEK yang mencapai angka 28,9% dan  balita memiliki riwayat penyakit penyerta sebanyak 11,7%.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah mengambil cuti di Luar Tanggungan Negara, Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer, kembali bertugas sebagai Kepala Daerah, terhitung tanggal 5 Desember 2020.

Hal tersebut sesuai dengan surat Penjelasan terkait, akhir masa jabatan Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur, Bupati dan Walikota. Tertanggal 30 November 2020, ditandatangani Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri.
Surat tersebut ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP, menyatakan, Dirjen otonomi daerah dalam suratnya menjelaskan bahwa, sesuai ketentuan pasal 7 ayat 2 huruf a.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2018, tentang perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri, nomor 74 tahun 2016. Tentang cuti diluar tanggungan negara bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, ditegaskan bahwa Pjs Gubernur, Bupati dan Walikota sebagaimana pada ayat 1, berakhir pada saat Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota selesai menjalani cuti diluar tanggungan negara.

Kemudian berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum, Nomor 5 tahun 2020.

Tentang perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2019, tentang tahapan program dan jadwal Penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

"Ditegaskan, bahwa masa kampanye dimulai pada tanggal 26 September 2020 dan berakhir pada 5 Desember 2020,"ujar Chandra, Sabtu, 5 Desember 2020.

Sehubungan dengan hal tersebut jelas Chandra, terhitung sejak 5 Desember 2020, terhadap Pjs Gubernur, Pjs Bupati atau Walikota tidak lagi melaksanakan tugas dan wewenangnya.

Serta tidak perlu mengusulkan pemberhentian yang bersangkutan ke Menteri Dalam Negeri.

Kepada yang bersangkutan agar menyiapkan laporan tertulis. Terkait pelaksanaan tugas dan wewenangnya selama menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur, Bupati atau Walikota kepada Menteri Dalam Negeri.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Paslon IDP Dahlan kembali menerima kehadiran dari berbagai elemen muda millenial dan kali inipun paslon tersebut menerima kehadiran Lingkar IDP Dahlan (L.I.D) untuk Wilayah Sape Lambu

Lebih kurang 200 org pemilih pemula dari berbagai desa yang berasal dari Sape & Lambu menyambangin Pandopo Kediaman Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) untuk memastikan arah dukungan mereka

Rombongan L.I.D tersebut dipimpin langsung oleh Mahyuddin yang lebih tenar disapa (N) dengan kebulatan tekad mendukung IDP Dahlan dan diakuinya bahwa awalnya mereka belum menentukan sikap dukungan bahkan ada juga yang sudah menentukan sikap mendukungan ke paslon lainnya

"kami bertekad untuk berkerja keras memenangkan IDP Dahlan dengan pola dan cara kami terutama sekali memanfaatkan potensi pemilih pemula dari berbagai desa yang ada di Sape dan Lambu" ungkapnya

Masih menurutnya "awalnya barisan kami sudah ada yang menentukan sikap dukungan ke paslon dan ada juga yang belum menentukan sikap dukungan namun setelah komunikasi terbangun alhamdulillah kesepakatan kami mutlak untuk mendukung IDP Dahlan" tuturnya

Pernyataan itupun diperkuat juga oleh salah satu srikandi yang bernama Atikah "kami akan berupaya maksimal untuk menjaring teman teman lainya sehingga pemilih pemula di Kecamatan Sape dan Lambu dapat mengerucut untuk IDP Dahlan nantinya" terangnya
@ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Prestasi terbaik kembali ditorehkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan kembali mempertahankan sekaligus tiga prestasi sektor kesehatan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rifai S.Sos. M.AP  Selasa (11/11) mengatakan prestasi diraih merupakan capaian kinerja tahun 2019 lalu sebelum Pandemi COVID-19  dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit  Kusta, Program Malaria dan Program Surveilans penyakit.

Rifai memaparkan, piagam penghargaan diserahkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH   pada Rakontek Evaluasi Program bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dikes Propinsi NTB tanggal 26 -   29 Oktober 2020 di Hotel Lombok Astoria.

 Sejumlah indikator yang dicapai yaitu malaria target 1 orang yang positif malaria per 1.000 penduduk. Demikian halnya capaian program  Kusta dengan capaian 1, 78 per 10.000 penduduk dan indikator lain yaitu 0 persen penderita kusta cacat tingkat II  serta Kabupaten Bima aktif mencari  kasus kusta di lapangan. 

Demikian halnya pada program surveilans epidemiologi dengan  target penemuan kasus kurang 24 jam. "Kami capai 100 persen sedangkan  indikator lain penanganan  kasus 100 persen  dan capaian kabupaten Bima mencapai 100 persen. Demikian halnya indikator ketepatan waktu laporan mingguan 1 kali seminggu pada setiap  hari senin pukul 12. 00.Wita kami capai 100 persen dalam Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR)". Tandas  Rifai.

Inshaallah pada tahun 2020 kami berupaya meningkatkan prestasi yang sudah diraih". Tandasnya.
 

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pilkada lima tahun lalu atau tepatnya 2015 menjadi tahun yang paling bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Bima terutama bagi kaum perempuan. Pasalnya tahun itu Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang mewakili kaum hawa terpilih sebagai Bupati Bima periode 2016-2021.

Terpilihnya perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini awal jebolnya tembok kepeminpinan eksekutif yang selama ini didominasi kaum laki-laki. Pilkada saat itu, Umi Dinda bahkan disebut-sebut sebagai Bupati perempuan pertama di NTB bahkan di Indonesia Timur.

Umi Dinda menjadi simbol emansipasi perempuan di NTB, yakni proses memperjuangkan hak-hak sosial dan politik perempuan yang berhubungan dengan negara dan bangsa. Upaya perempuan mendapatkan kesamaan di depan hukum dan kesetaraan gender.

Selain itu, terpilihnya Umi Dinda sebagai Bupati Bima juga awal keberanian para perempuan NTB masuk ke ranah politik eksekutif. Karena pasca itu, kaum perempuan di NTB berbondong-bondong mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah, salahsatunya Dr. Sitti Rohmi Djalilah, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB.

Jejak itu juga diikuti perempuan NTB lainnya. Pilkada yang digelar serentak di sejumlah Kabupaten/Kota di NTB dipastikan banyak perwakilan kaum perempuan yang maju. Seperti Pilkada Kabupaten Dompu, Sumbawa dan Kota Mataram. 

Kini perempuan di NTB tidak lagi menjadi kaum pengembira sebagai basis untuk mendulang suara di Pilkada. Tapi mereka juga menjadi peserta Pilkada yang nantinya berfungsi untuk mengambil kebijakan memajukan daerah terutama memperjuangkan hak-hak sesama kaumnya.

Seperti yang dilakukan Umi Dinda selama lima tahun menjadi Bupati, kiprahnya membangun Kabupaten Bima tidak diragukan lagi. Amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat 191 Desa yang tersebar di 18 Kecamatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh dirinya bersama Wakil Bupati, Drs. Dahlan.

Bersama Dahlan, Umi Dinda berhasil menurunkan angka kemiskinan dan jumlah penganguran di kabupaten Bima secara signifikan. Pertumbuhan ekomoni hingga Indesk Pembangunan (IPM) pun dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. (Data BPS Provinsi NTB tahun 2019).

Menyadari dirinya perempuan, program-programnya juga berbasis pemberdayaan perempuan, seperti Kios Untuk Produk Kelompok Usaha Perempuan (KUPU-KUPU). Program pelatihan bagi kelompok usaha perempuan, bantuan alat, modal hingga dukungan promosi produk ini sukses mencetak sekitar 3000 usaha perempuan. 

Ada juga program Si MAWAR yakni inovasi yang menggabungkan pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Selain menekan angka kekerasan terhadap perempuan program berbasis aplikasi ini, juga mendapat apresiasi dan pengahargaan dari Wapres tahun 2019.

Kemudian La RIMPU. Program hasil kolaborasi antara Pemerintah Dinda-Dahlan dengan Alamtara Institute
Ini merupakan Sekolah Rintisan bagi Perempuan, yang menitikberatkan upaya pencegahan, advokasi dan sosialisasi serta pemberdayaan ekonomi perempuan dalam meningkatkan partisipasi perempuan sebagai subyek pembangunan. 

Lawan Intimidasi dan Kekerasan Non Verbal

Kekerasan non verbal dan intimidasi rentan terjadi terhadap perempuan. Termasuk dialami Umi Dinda. Sebelum terpilih sebagai Bupati hingga kini, Ia kerap mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan melalui sosial media. Berbagai tuduhan dan isu yang merusak mental dan kepribadiannya terus berdatangan.

Saat pilkada 2015 dan berlanjut tahun 2020, Umi Dinda kerap diserang berbagai isu, tuduhan informasi bohong (hoax) hingga black campaign. Tidak hanya personal tapi juga kehidupan pribadi keluarganya. 

Bukannya menyerang balik dengan melaporkan ke ranah hukum, Umi Dinda malah justru menyikapinya dengan bijak, ramah dan seolah tidak mempedulikan. Ia tetap fokus bekerja melayani masyarakat dan konsen membangun daerah kearah yang lebih baik lagi. 

Selain itu, Umi Dinda juga merupakan sosok kemandirian kaum perempuan yang selama ini hanya menjadi ibu rumah tangga, fokus mengurus anak dan melayani suami. Meski disibukan dengan agenda pemerintahan yang berkontribusi besar memajukan daerah. Umi Dinda juga tidak melupakan tanggungjawabnya sebagai seorang ibu bagi dua orang anak lelakinya. Yang membanggakan lagi Ia merangkap sebagai seorang ayah.

Bagi Umi Dinda, saat ini kaum perempuan telah hidup setara dan sejajar dengan kaum laki-laki, ditengah tantangan banyak yang dihadapi. Tapi Ia terus mendorong kaum perempuan agar berjuang bagi keluarga sesama kaum sendiri, lebih-lebih untuk daerah dan bangsa. 

Perempuan didorong untuk membuka diri dan berkarya melalui pikiran dan gagasan. Perempuan harus turut serta memberikan penerangan dari gelapnya ketidakadilan yang dialami selama ini sehingga tercipta suatu keadilan yang menyeluruh.

"Perempuan tidak hanya berfunsi melahirkan dan mengurus rumah tangga. Tapi sosok perempuan harus menjadi juru kunci ketahanan keluarga. Menciptakan generasi tangguh dan handal," kata Umi Dinda.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Tim Percepatan Penanggulangan Stunting Kabupaten Bima berhasil meraih prestasi terbaik pada Penilaian Kinerja Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi NTB. 

Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc Kabid PP Sosbud Bappeda Kabupaten Bima yang mewakili tim usai menerima Piala dan piagam penghargaan mengatakan, penghargaan diberikan pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Selasa (10/11) Ruang Rapat Bappeda Provinsi NTB.

Dijelaskan Raani, sebelumnya telah dilakukan kunjungan penilaian oleh Tim Provinsi ke masing-masing kabupaten/kota dan pengumuman juara dilakukan hari ini bertepatan dengan Rakor stunting". Terangnya.

Hasil ini diperoleh berkat adanya konvergensi, keterkaitan, kerjasama dan koordinasi yang padu lintas program dan lintas sektor mulai dari Perangkat Daerah, Kecamatan, Desa, PKM. Juga kiprah berbagai kelompok dan individu ujung tombak pelayanan Posyandu dan PKK baik  dari upaya penanganan spesifik maupun sensitif memiliki peran yang juga pentingnya dalam proses ini.

"Kuatnya koordinasi lintas sektor dalam penurunan stunting  juga dinilai tim provinsi sebagai keberhasilan Tim Konvergensi Stunting Kabupaten Bima yang terdiri dari unsur Bappeda, Dikes, DPMD, Perkim, Dikpora,  DKP, Dinsos, DP3AP2KB, Diskominfostik juga Kecamatan, Desa lembaga/ individu kader seperti Posyandu dan PKK".

Terlebih dengan hadirnya inovasi Gebrak Bimantika yang   juga mendapat apresiasi menjadi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional tahun ini". Jelas Raani.

Tiga besar tersebut yaitu Terbaik I diraih Kabupaten Bima, Juara II Kabupaten Lombok Timur dan Juara III diraih Kabupaten Sumbawa. Tahun lalu, kabupaten Bima menempati terbaik III Se NTB pada lomba yang sama.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com ||Paslon DINDA-DAHLAN semakin mengokohkan dirinya sebagai Calon Kuat Bupati Bima Periode 2020-2025. Hal tersebut semakin nyata terlihat dengan eforia penyambutan masyarakat setempat

Setelah kemarin (31/10/20) sukses menguningkan Kecamatan Madapangga, hari ini kembali Paslon IDP-DAHLAN menguningkan Kecamatan Bolo (1/11/20)

Meski hujan lebat menyirami wilayah Kecamatan Bolo namun simpatisan Paslon IDP-DAHLAN sama sekali tidak bergeming bahkan nekad basah kuyup hanya untuk membuktikan kecintaan mereka pada paslon kebanggaannya

"Siapa takut hujan" suara bergemuruh terdengar dengan jelas dari arah masa yang berjubel memadati sepanjang jalan lintas Cabang Donggo menuju Desa Tumpu, Desa Rada dan Desa Ngembe

"Kami sama sekali tidak takut hujan karena kami pingin membungkam sesumbar dari salah seorang Kader Penghianat Partai Golkar bahwa katanya IDP-DAHLAN akan kalah telak pasca dirinya hengkang dari Partai Golkar" cetus Ibu Sukma

Bisa anda saksikan bahwa ribuan masa yang berjubel memadati sepanjang jalan ini bukanlah masa yang diiming imingi sesuatu tapi betul betul masa yang tergerak dengan hati nuraninya

"hanya manusia bodoh yang panik dengan kekuatan masa IDP-DAHLAN yang berani mendustai fakta riil dengan berjubelnya masyarakat saat ini, bapak bisa menyaksikan sendiri khan ?? Tantangnya

Dari pantauan langsung media ini masa IDP-DAHLAN semakin hari semakin terlihat mengokohkan paslon tersebut sebagai kandidat terkuat dengan dinamika kenaikan dukungan yang signifikan @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Meskipun diguyur hujan, blusukan dan kampanye tatap muka terbatas pasangan Petahana Hj. indah Damayanti Puteri, SE dan Drs. H. Dahlan M.noer di kecamatan Madapangga, berjalan dengan aman dan lancar. Hujan yg terus mengguyur pasangan IN-Dah ini dan juga ribuan pendukungnya saat tiba di wilayah kecamatan Madapangga. (sabtu, 31/10/2020)  

Ribuan massa pendukung dan simpatisan di lima Desa (Raden,Dena,Tonda,Mpuri Woro dan Campa) kecamatan Madapangga berhimpit-himpitan mengiringi blusukan tatap muka terbatas pasangan IN-Dah. Dari Desa ke desa pasangan petahana ini menyambangi Ribuan pendukungnya yg ber jejeran serta tumpah ruah sepanjang jalan. 

Walaupun hujan terus mengguyur  ketika blusukan dan kampanye ini berlangsung, antusiasme masyarakat pasangan IN-Dah tidak pernh surut. 

Calon bupati Hj. IN-Dah Dhamayanti Puteri mengatakan dihadapan ribuan pendukungnya, dirinya menyaksikan langsung antusias serta keikhlasan masyarakat woro untuk memenangkan pasangan IN-Dah di kontestasi pilkada kabupaten Bima pada tanggal 9 Desember nanti. Katanya

"Hari ini saya berterimakasih kpda seluruh  pendukung pasangan IN-Dah Desa woro sudah beramai-ramai hadir dan berbondong-bondong  menyambut kehadiran kami", Saat orasi politiknya dihadapan pendukungnya yang disambut dengan semangat teriakan menunjukkan tiga jari.

Beliau mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadi tim pasangan IN-Dah dan memenangkannya dikanca pilkada kab. Bima. Ungkap Umi Dinda dengan sapaannya. 

Ketua DPD II Partai Golkar kab. Bima berpesan  seluruh pndkungnya, momentum kontestasi pemilukada ini adalah ajang untuk saling terus menjaga komunikasi antar sesama dan jangan menjadikan politik sebgai pemecah rasa persaudaraan antara kita dan fokus untuk mensosialisasikan keberhasilan dan prestasi yang pernah kita raih, Dan banyak program pembangunan di Desa Woro yg telah terselesaikan dsaat kepemimpinan sya dan Hj. Dahlan. 

Kami meyakini di Desa woro  akan menjadi lumbung kemenangan pasangan IN-Dah. Tuturnya. 

Agua Salim salah seorang Tokoh pemuda saat ditemui di lokasi mengatakan baru kali ini kami melihat ada calon Bupati dan Wakil Bupati yg begitu disenangi oleh masyarakat, karna dilihat dari masyarakat yg berjejer diruas jalan menyambut kehadiran pasangan sang idola mak-mak ini. 

Intinya masyarakat woro sangat senang melihat kehadiran pasangan IN-Dah di desa Woro, terlihat lagi kehadiran pendukung yang hadir berbondong-bondong dari berbagai desa Rade, Dena, Tonda dan Mpuri.  lebih lebih  begitu dasyat. Hampir seluruh dukungan ditunjukkan oleh masyarakat woro dan Campa dengan sambutan masyarakat bertumpah ruah disepanjang jalan menyambut pasangan IN-Dah. (Jun)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pameran Museum 2020, dengan tema "Bima Dalam Lintasan Sejarah" di dirangkaikan dengan Lomba Miniatur Bangunan Bersejarah, digelar di Museum Asi Mbojo, Kota Bima, selama Lima Hari (14-18 Oktober 2020).

Pameran Literasi Sejarah pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dibuka  Pjs Bupati Bima Ir. Muhammad Husni, M.Si, Rabu 14 Oktober 2020, di UPT Museum Asi Mbojo.

Ikut menghadiri acara pameran tersebut Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima beserta jajaran, Majelis Adat Dana Mbojo, Kerabat Kesultanan Bima, Perwakilan Mahasiswa,  Komunitas Budaya, Toga dan Toma.



Mengawali sambutannya, Pjs Bupati, menyampaikan selamat Hari Museum Nasional yang jatuh pada tanggal 13 Oktober 2020. 

Sejak tahun 2015, gerakan Cinta Museum dan Ayo ke Museum, mulai digelorakan. Untuk mendekatkan masyarakat dengan museum.

"Mari kita jadikan perayaan Hari Museum sebagai ajang untuk mencintai museum. Menjadikan museum sebagai tempat rekreasi sekaligus tempat belajar bagi kita semua, terutama generasi muda,"ungkap Muhammad Husni.

Pjs yang juga Kadis Pertambangan dan Energi Provinsi NTB ini berharap,  jajaran UPT Museum Asi Mbojo dapat merancang program dan kegiatan yang inovatif dan inspiratif untuk menarik minat masyarakat.

Pameran Museum 2020 ini, kata Pjs, bagian dari upaya kreatif, inovatif dan inspiratif jajaran Museum Asi Mbojo untuk meningkatkan minat kunjungan. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. 

"Museum Asi Mbojo adalah kebanggaan kita bersama, sebagai cagar budaya nasional. Sekaligus destinasi wisata sejarah, budaya dan edukasi bagi masyarakat Dana Mbojo tercinta,"lanjut Muhammad Husni.

Dulu, Asi Mbojo sebagai pusat Pemerintahan, Peradilan dan pengembangan seni budaya, banyak merekam dan menyimpan jejak-jejak sejarah dan budaya masa silam.

Untuk itu, keberadaan Museum Asi Mbojo hari ini dan kedepan, harus terus dirancang sebagai pusat kajian sejarah budaya, penanaman nilai kearifan lokal sekaligus sebagai ruang publik dan rekreasi. 

Pameran Museum tahun 2020, melalui tema dan konten  yang diangkat, pengunjung dan masyarakat dapat menyelami liku perjalanan panjang sejarah Bima.

Mulai dari zaman pra sejarah, zaman kerajaan, kesultanan hingga Bima bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ini tema yang menarik dan pameran museum Asi Mbojo tahun 2020 ini merupakan pameran literasi sejarah pertama di Nusa Tenggara Barat,"aku Pjs Bupati Bima.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, A Salam Gani, S. Pd, M.Pd, mengatakan, Museum ASI Mbojo adalah Unit Pelayanan Teknis, Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.

Museum ASI Mbojo mengemban tugas pelayanan teknis Permuseuman, Ketatausahaan, Perawatan dan Pemeliharaan terhadap benda-benda bersejarah,  peninggalan kerajaan dan Kesultanan Bima.

Pameran yang dilaksanakan, merupakan bagian dari kegiatan publik UPTD Museum ASI Mbojo 2020. Bersumber dari dana DAK Non Fisik Museum tahun 2020.

Dijelaskan A. Salam, rangkaian kegiatan publik tersebut antara lain Pameran Museum dengan tema 'Bima Dalam Lintasan Sejarah', Lomba Miniatur Bangunan Bersejarah dan Seminar Museum dengan tema menggali nilai kearifan lokal dalam masyarakat Bima.

"Hasil rumusan seminar, akan menjadi rekomendasi untuk penerbitan Peraturan Bupati Bima, tentang implementasi nilai kearifan lokal dalam masyarakat Bima di tahun 2021 mendatang," ujar Sekdis.

Lomba miniatur bangunan bersejarah diikuti siswa- siswi SMP dan MTS se Kabupaten Bima.

Seminar museum akan dilaksanakan pada Kamis 15 Oktober 2020. Kemudian pameran ditutup pada Minggu 18 Oktober 2020.

Menurut Sekdis Salam, tujuan pameran museum ASI Mbojo 2020, untuk menarik minat kunjungan dan kecintaan masyarakat terhadap museum.

Memperkenalkan koleksi-koleksi museum ASI Mbojo. Juga sebagai ajang sosialisasi dan promosi museum ASI Mbojo kepada masyarakat.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Putaran Kampanye Pilkada Kabupaten Bima terus berjalan. Paslon No. Urut 3, Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer (IN-DAH) semakin hari kian mengukuhkan posisinya sebagai Paslon yang mendapatkan dukungan massif dari masyarakat (gress routh) Bima


Kali ini Paslon bernomor urut 3 ini Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer (IN-DAH) menjejal arus dukungan masyarakat Kecamatan Wawo, setelah sebelumnya berhasil menguningkan Kecamatan Ambalawi dengan histeris dukungan masa yang luar biasa (Rabu, 14/10/2020)

"Tidak ada alasan bagi kami masyarakat Wawo untuk pindah kelain hati, Pemerintahan Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer (IN-DAH) telah mampu memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi kami sehingga kami pun merasa aman untuk melakukan aktifitas kami" ujar Drs. H. Supratman M. Si, Tokoh masyarakat Desa Maria


"Sejarah pun tidak bisa dibantah bahwa psikologis warga Wawo pada umumnya dengan pihak istana sudah terjalin sangat lama sehingga pertalian secara politikpun tetap terikat secara kekeluargaan" terangnya

Apa yang dikatakan oleh sesepuh Wawo tersebut sangat mendasar dan terbukti warga Wawo dengan berduyun duyun menebar keluar di jalan jalan untuk menyambut kehadiran Paslon IDP-DAHLAN @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Memulai kampanye blusukan di zona timur Paslon In-Dah lakukan blusukan perdana di Desa Kole Kecamatan Ambalawi (Senin, 12/10/20).

Seakan ingin membungkam trauma kekalahannya di Kecamatan Ambalawi pada Pilkada thn 2015 silam, Paslon In-Dah langsung merangsek masuk dengan penjemputan luar biasa dari masyarakat setempat

Meskipun baru sempat hadir sekitar jam 13. 30 (ba'da sholat dzuhur) namun Paslon In-Dah tetap disambut gegap gempita oleh masyarakat Ambalawi. 

Konsistensi masyarakat setempat dengan penyambutan pada masing-masing desanya menunjukkan tingginya arus dukungan. Terlihat sepanjang kiri kanan jalan dipenuhi oleh masyarakat yang menanti sang idolanya

Arni Yusuf, Tokoh Perempuan Ambalawi dengan tegas menyatakan bahwa Ambalawi tuntas 75 % untuk kemenangan Paslon In-Dah  

"pecah telur untuk kemenangan IN-DAH untuk Pilkada kali ini, insya allah kami akan buktikan nanti tanggal 9 Desember 75 % untuk kemenangan beliau berdua" tegasnya

Pantauan media ini berhasil meliput kondisi riil suasana penjemputan Paslon IN-DAH dibeberapa Desa Se Ambalawi @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Tiga suku yakni suku Bali, Suku Sasak (Lombok) dan Suku Timur yang hidup dilereng gunung tambora, tepatnya di Desa Oi Bura, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima-Nusa Tenggara Barat, komitmen untuk memenangkan Paslon Indah Dhamayanti Putri (IDP)- Dahlan M Noer, pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.



Kesepakatan tersebut disampaikan oleh masing masing kepala suku saat Paslon IDP-Dahlan, yang merupakan paslon petahana menggelar blusukan serta tatap muka dengan warga  Desa Oi Bura, pada Minggu (11/10/2020).

Menurut salah seorang Kepala Suku atau petuah yang dipercaya masyarakat setempat, komitmen mendukung paslon IDP-Dahlan merupakan satu kesatuan yang telah dibangun berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat bersama. 

"Hasil koordinasi antar suku itu, tak lain hanya untuk membangun keindahan kampung serta menata desa yang ada di lereng gunung tambora. Kita sepakati bersama bahwa untuk melanjutkan Pembangunan Desa Oi Bura haruslah dengan melanjutkan Pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh IDP-Dahlan," Kata Kepala Suku Bali Desa Oi Bura, Tirta

Diakui warga pula, selama 5 tahun menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima, IDP-Dahlan mampu memberikan kontribusi yang rill untuk kemajuan desa mereka. Diantara hasil pembangunan yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat yakni pembangunan infrastruktur jalan dari Desa Labuan Kenanga menuju Perkampungan Desa Oi Bura di Lereng Tambora.

"Dengan adanya pengaspalan jalan,  masyarakat sudah tidak lagi khawatir akan jalan licin yang kerap menimbulkan terjadinya kecelakaan. Selain itu, IDP-Dahlan pun mampu menyatukan serta membina keharmonisan antar umat beragama di Desa Oi Bura. Kita tahu sendiri bahwa di Lereng Tambora ini terdapat berbagai etnis, agama, ras, dan suku yang berbeda,"

Hal yang sama juga diakui oleh salah seorang tokoh agama desa setempat, Ketut Santika. Sebagai tokoh penghubung antar umat beragama, Ketut Santika merasa betul akan adanya perubahan selama kepemimpinan IDP-Dahlan periode pertama. Akan tetapi, sangat diharapkan pula agar dalam waktu dekat ini bisa kembali melanjutkan pengaspalan jalan yang masih tersisa. 

"Perubahan itu sudah kami rasakan sejak tahun 2015. Saat ini tinggal melanjutkan saja misi "BIMA RAMAH" dengan kepemimpinan sekarang. Semoga saja jalan licin yang kerap menimbulkan kecelakaan khusus bagi pelajar, segera teratasi," harap Santika.

Sumber : oborbima.com

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Akhir Putaran Kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bima Tahun 2020 di Minggu kedua pasangan IN-DAH (Hj, Dinda Dhamayanti Puteri, SE berakhir di Kecamatan Tambora dengan agenda  Blusukan dan Tatap muka di beberapa desa. (Minggu, 11/10/2020)

Modal utama paslon nomor 3 yang disingkat IN-DAg ini yakni terbukti bekerja nyata membangun Tambora dan tidak memberikan harapan palsu (PHP) selama menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima dalam 4 tahun lebih.


Kerja nyata yang diperbuat Dinda-Dahlan di Tambora yakni mengaspal sebagian jalan di Desa Oi Bura. Kemudian menghadirkan Puskesmas mewah di Desa Rasabou. Belum lagi bantuan untuk perbaikan mesjid dan mushala serta program pemberdayaan masyarakat dan pemuda.

“Bagi warga Desa Oi Bura Dinda-Dahlan adalah sosok pemimpin yang membangun. Kami disini tetap lanjutkan Dinda-Dahlan,” ucap warga.

Paslon IN-Dah blusukan dan menggelar rapat terbatas pada 5 desa di Kecamatan Tambora, seperti Labuan Kananga, Oi Bura, Kawinda Nae, Rasabou dan Oi Panihi, Minggu (11/10/2020).

Blusukan diawali di Desa Labuan Kananga. Di Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Dompu ini, IN-Dah meminta doa dan dukungan untuk melanjutkan program Bima RAMAH.

Setelah itu, blusukan dilanjutkan di Desa Oi Bura. Pada kesempatan itu, Cabub Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE didampingi Cawabup, Drs Dahlan menegaskan Desa Oi Bura termasuk Desa Di Kecamatan Tambora yang maju perekonomiannya.

“Majunya ekonomi di Desa Oi Bura tidak terlepas dari pengaspalan jalan tahun 2018. Insya Allah jalan akan kami tuntaskan,” katanya.

Tidak hanya itu, Umi Dinda juga mengaku Desa Oi Bura juga sedang diperjuangkan untuk mendapat program Komunitas Adat Terpencil (KAT). Kata dia KAT adalah program perbaikan rumah warga yang berada di daerah terpencil.

“Untuk itu mari kita bersatu padu memenangkan Dinda-Dahlan dengan mencoblos nomor 3,” katanya.

Tidak hanya itu Umi Dinda juga mengajak warga Desa Oi Bura yang berlatar belakang etnis Timor, Sasak (Lombok) Bali dan Bima untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Kita harus saling mencintai. Tidak mudah terpancing dengan provokasi oknum tertentu yang ingin merusak keharmonisan antar ummat,” harapnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Jadwal Minggu ke-2 di hari pertama kampanye terbatas untuk Paslon IDP - Dahlan di Wilayah Kecamatan Bolo kembali mendapat sambutan yang luar biasa dari para pendukungnya dengan yel yel yel kemenangan (Senin, 5/10/20).

Bukti antusias masyarakat Kecamatan Bolo terlihat dengan jelas dari jejeran manusia yang berdiri disepanjang kiri kanan jalan. Memasuki Desa Muku Paslon IDP - Dahlan langsung turun untuk menemui massa fanatiknya

IDP pada kesempatan tersebut selalu mewanti wanti kepada massa pendukungnya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban meskipun ada upaya dari oknum tertentu yang menghalalkan perpecahan "jangan mudah terprovokasi dengan isu isu yang mengarah ke perpecahan umat karena pilkada bukanlah ajang untuk saling menjatuhkan" pesannya

Senada dengan hal tersebut salah seorang tokoh masyarakat, Muhammad sangat setuju dengan harapan IDP "Kami masyarakat sangat mengharapkan pilkada berlangsung damai tanpa adanya benturan apapun karena pada prinsipnya pilkada adalah wahana untuk mencari pemimpin di daerah ini" harapnya

Eforia yang ditunjukkan oleh masyarakat adalah sesuatu yang lumrah mengingat pilkada merupakan pesta lima tahunan, sehingga rakyat pun memanfaatkannya sebagai momen untuk bereforia @ry@
Diberdayakan oleh Blogger.