Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Bima. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, Jurnalexpose.com || Salah satu tolok ukur dari  keberhasilan suatu Pemerintah Daerah adalah ketika mampu menghadirkan Pemerintah Pusat untuk meninjau langsung program unggulan yang dicanangkan.


Pembuktian tersebut berhasil dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan HM Noer, Mpd yang biasa disapa IDP - Dahlan saat ini, Dimana Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Syahrul Yasin Limpo SH. M. Si. MH  berkesempatan untuk secara langsung menyaksikan panen raya bawang merah di Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima

Dalam pidato penyampaiannya Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri, SE  memaparkan dari 331 hektar lahan yang ada di Desa Risa ini hampir semuanya ditanami bawah merah yang hanya mengandalkan pasokan aliran air dari Dam Pela Parado sehingga sangat membutuhkan kehadiran Dam Keli yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumber air bagi petani yang ada di wilayah Woha

"Selaku Pemerintah Daerah kami sangat membutuhkan Dam Keli yg nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumber air bagi para petani umumnya di Wilayah Kecamatan Woha dan lebih khusus untuk Desa Keli sehingga Kabupaten Bima akan tetap menjadi lumbung pangan secara nasional" harapnya

Ibarat gayung bersambut, Menteri Pertanian dengan tegas memerintahkan kepada Direktur LPSE Nasional untuk menyikapi usulan dari Bupati Bima sehingga menjadi skala prioritas usulan yang akan dipertimbangkan "Silahkan ajukan surat secara resmi sehingga Dan Keli akan menjadi skala prioritas kami di Kementerian Pertanian RI" tegasnya


Dalam.amar penyampaiannya Menteri Pertanian menegaskan bahwa dengan bertani itu tidak menjanjikan rakyat miskin, malah dengan bertani menjanjikan rakyat makmur. jadi bertani itu bukan tanggung jawab person tapi merupakan tanggung jawab kita semua sehingga negeri kita tidak akan pernah mengalami kekurangan pangan

Selain memberikan harapan kepada para petani, pak menteri pun tidak lupa pula menekankan pentingnya menjaga jarak untuk mengantisipasi bahaya corona, bahkan menganjurkan untuk tetap mempertahankan rendahnya angka yang terinfeksi corona di Bima dan umumnya di Wilayah NTB  @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.
Korban Puting Beliung Di Rompo Terima Bantuan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.

Jurnalexpose.com - Kabupaten Bima || Dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Sanggar Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) pada tim medis Puskesmas Tambora sebagai Tim Gugus Tugas Kecamatan, di Kantor Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tambora, Desa Rasabou. (Kamis, 14/05/2020)


Selain menyerahkan APD, Bupati dan Wabup serta rombongan asisten beserta staf ahli, menyerahkan 7 (tujuh) Kardus Masker beserta sabun cuci tangan untuk masing-masing Desa di Tambora.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma AP, mengatakan, pemerintah terus turun bersosialisasi dan mengajak masyarakat bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pada rumah-rumah atau tempat tinggal.

"Sampai hari ini Kabupaten Bima, Alhamdulillah terkonfirmasi berangsur-angsur mendapatkan hasil yang baik. Kabar baik ini wajib kita sampaikan kepada seluruh masyarakat, termasuk keluarga di Tambora," ujar Bupati dihadapan para medis PKM Tambora dan masyarakat yang hadir

Bupati Bima mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan tetap mengenakan Masker, menjaga jarak, mengurangi kegiatan di luar rumah, tidak berkumpul dalam jumlah banyak dan lebih sering mencuci tangan pake sabun.

Dihadapan masyarakat dan tim medis, mengaku, walaupun negara dilanda pandemi Covid- 19, untuk biaya pembangunan Pendidikan dan Puskesmas di Kecamatan Tambora tidak diganggu gugat oleh Pusat. Dan tahun ini Puskesmas Tambora, adalah satu-satunya yang tidak dihapus. Dalam waktu dekat akan dimulai pembangunannya, walaupun bangunan yang ada masih cukup bagus. Oleh karena itu, kepada seluruh keluarga dan tim medis bagaimana pelayanan tetap dilakukan dan tidak mengganggu pelayanan.

Bupati Umi Dinda, juga menyaksikan beberapa jembatan yang dilewati terputus, akibat tergerus banjir beberapa waktu lalu. Tentunya hal itu bukan merupakan keinginan kita semua. Kepada masyarakat, bupati berharap bisa bersabar untuk proses pembangunan selanjutnya. Walaupun itu masuk dalam kegiatan tanggap darurat yang memang ada beberapa proses yang harus dilalui.


Kegiatan sore ini tetap, mengedepankan standar pencegahan Covid. Semoga Allah senantiasa memberikan nikmat sehat dan kesempatan, dan Covid segera berlalu agar kita semua bisa beraktivitas, bisa berinteraksi dan bekerja seperti biasanya.

Usai menyerahkan APD di PKM Tambora, Bupati dan rombongan langsung menuju Kantor Kecamatan Tambora, di Desa Labuan Kananga. Sebelum waktu berbuka, Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer meresmikan penggunaan Mushalla Al-Ikhsan, yang dibangunan di Halaman Kantor Kecamatan dengan biaya dari Pemkab Bima dan swadaya para pegawai Kantor Camat Tambora.

Jurnalexpose.com - Kabupaten Bima || Bantuan beragam elemen masyarakat untuk menangani  wabah COVID-19 di Kabupaten Bima terus mengalir, diantaranya dari Yasmin dan Bank BNI 46 Cabang Bima dan pemilik SPBU PT. Mitra Sehati Abadi Talabiu  Amsal Solaiman. Selasa (12/5)

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE di Ruang Kerja Bupati menerima sumbangan Alat Pelindung Diri (APD)  dalam bentuk baju hazmat, pelindung wajah (face shield), masker bedah, masker N95 dan masker kain senilai Rp 75 juta dari dr.  Yasmin Dermawan,  Sp. OG. alumni SMPN 1 Sape (1985).
 
Yasmin yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dan Spesialis Kebidanan dan Kandungan UGM Jogjakarta dan Pemilik RSIA Cahaya Bunda Cirebon tersebut menyumbangkan 400 unit baju hazmat, 150 pelindung wajah, 30 dos masker bedah, 3 dos masker N95 dan 1.200 masker kain untuk masyarakat.

Yasmin yang diwakili Kabag SDA Setda Muh. Akbar, SP mengatakan, sejumlah APD tersebut akan didistribusikan di RSUD Bima, RS Sondosia, Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Puskesmas Sape dan Puskesmas Lambu.

Bupati Bima yang pada kesempatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ganis Kriatanto dan Direktur RSUD Bima drg. H. Ihsan MPH menyampaikan  apresiasi atas bantuan yang diberikan. 

"Atas nama masyarakat Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD sebagai wujud perhatian dan kepedulian dalam upaya bersama mengantisipasi wabah COVID di Kabupaten Bima", ujarnya.

Selain dari dr. Yasmin, Bupati juga menerima bantuan 200 paket sembako yang diserahkan Pimpinan Cabang BNI Muhammad Amir. Paket sembako tersebut masing-masing akan disalurkan 100 paket di Kecamatan Sape dan 100 paket di kecamatan Bolo.

Bantuan lainnya pada kesempatan tersebut berupa 50 unit APD yang disumbangkan oleh pemilik SPBU PT. Mitra Sehati Abadi Talabiu  Amsal Solaiman.

Jurnal Expose, Sumbawa Besar || Pasangan Bakal Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, berkomitmen merangkul Partai Demokrat di Pilkada Kabupaten Bima Periode 2020 - 2025.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Dinda Dahlan  menghadiri undangan Fit and Proper Test Pilkada Serentak 2020, digelas DPD Partai Demokrat NTB yang berlokasi di Hotel Parahyangan Sumbawa, Sabtu (9/5).

Undangan Fit and Proper Test Pilkada Serentak 2020 itu, berdasarkan surat Nomor : 132/INT/DPD.PD/NTB/V/2020, selain pasangan bakal Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, hadir juga pasangan bakal calon Syafru - Ady.

Selain itu, kegiatan tersebut juga didampingi Ketua dan pengurus DPC Kabupaten Bima, serta Ketua DPC Kabupaten Sumbawa
Ketua DPC Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua DPC Kabupaten Dompu yang melaksanakan kegiatan yang sama.

Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, dalam kesempatannya menjelaskan, ini adalah tahapan penjaringan Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah pada Pilkada
serentak tahun 2020, oleh DPD Partai Demokrat NTB.

"Saya yang mendaftar sebagai calon Bupati dan Pak Dahlan daftar sebagai calon Wakil Bupati Bima di partai Demokrat, diundang mengikuti Fit and Proper Test untuk calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah hari ini," kata dia.

Untuk itu, Umi Dinda sapaannya, memohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bima, supaya Partai Demokrat memberikan kepercayaan untuk mengusung pasangan IDP - Dahlan pada Pilkada 2020.

"Semoga agenda ini berjalan lancar sesuai harapan bersama, dan Demokrat mengusung pasangan IDP - Dahlan," harap dia.

Sementara calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, juga mengharapkan keikhlasan doa dukungan masyarakat, supaya ikhtiar kita bersama dapat kita wujudkan.

Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi oleh pengurus DPD II Partai Golkar sementara Calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, juga didampingi jajaran dari DPC Gerindra Kabupaten Bima,

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Ketahanan Pangan Rabu (29/4) menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan kepada Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Kawasan Rumah Pangan Lestari  (KRPL), Kelompok Pengembangan Usaha Pangan Mandiri ( PUPM ) dan lumbung pangan yang tersebar pada sejumlah wilayah. Tahun ini, bantuan disalurkan kepada 5 KRPL, 4 PUPM, 5 kelompok Lumbung Pangan dan 10 KWT.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer dan Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. Syaifuddin dalam arahannya menekankan pentingnya peran kelompok masyarakat dalam mendukung ketahan pangan di daerah.
Dalam kondisi Pandemi Covid 19 ini, peran ketahanan pangan sangat penting dalam penyediaan bahan pangan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bima melalui DKP Kabupaten Bima sejak lama mengantisipasi hal seperti ini dengan mengalokasikan anggaran dengan Kegiatan Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) berupa bantuan bibit sayur dan unggas.

“Upaya ini ditujukan agar masyarakat yang tergabung dalam kelompok wanita Tani (KWT) mampu menghasilkan bahan pangan berupa sayur-sayuran dan unggas dengan memanfaatkan pekarangan sebagai sumber bahan pangan keluarga. Dengan cara ini maka secara bertahap diharapkan dapat meningkatkan keragaman pangan dan mengantisipasi terjadinya stunting pada anak-anak”. Terang Bupati. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bima Ir. Syaifuddin usai mendampingi Bupati Bima saat penyerahan bantuan di Kantor Bupati Bima mengatakan, total bantuan yang bersumber dari dana dekonsentrasi Provinsi senilai Rp.700 juta lebih disalurkan kepada Kelompok  Kawasan Rumah Pangan Lestari  (KRPL) dan Pengembangan Usaha Pangan Mandiri (PUPM). 

“Bantuan PUPM ini diserahkan kepada 4 kelompok petani bawang merah  untuk menunjang kelancaran operasional pendistribusian bawang bagi petani/pedagang bawang.  Bantuan dana dekon lainnya berupa  dana untuk pengisian lumbung pangan masyarakat bagi 5 kelompok lumbung pangan masyarakat”.

Disamping itu, alokasi bantuan dari APBD Kabupaten Bima juga senilai Rp. 600 juta disalurkan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di lima kecamatan berupa ayam super, benih dan bibit sayur sayuran. Bantuan juga dalam bentuk alat pembuatan tepung beras, kopi, jagung dan parut kelapa". Terang mantan Kadis Perkebunan ini.
   
 (Tim Komunikasi Publik Diskominfostik)

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Upaya serius Pemerintah Kabupaten Bima, memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus digelorakan. Berbagai elemen, simpul-simpul dan satuan tugas hingga ke desa-desa bergerak penuh semangat. 

Demikian pula bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. Untuk memutus penyebaran Pandemi tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, mengatur jam kerja para abdi negara dan abdi masyarakat tersebut melalui Surat Edaran (SE) Nomor : 014 / 018  /03.7/2020. 

‘’Dan sesuai peta penyebaran Covid-19, di Wilayah Kabupaten Bima teridentifikasi positif (zona merah), maka penerapan sistem kerja ASN dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima perlu diatur,’’ungkap Chandra di Kantor Bupati Bima. (24/4/20)

Dijelaskan dalam SE itu, kata mantan Camat Woha ini, ASN dan Non ASN dapat melaksanakan tugas kedinasan dengan menerapkan prinsip Flexible Working Arrangement (FWA), yang memungkinkan ASN dan Non ASN bekerja secara fleksibel, di kantor maupun di rumah masing-masing sampai 13 Mei 2020.
 
ASN yang dimaksud adalah Pejabat Eselon IV, Pejabat Fungsional dan Pejabat Pelaksana.

Sedangkan Pejabat Pimpinan Tinggi (Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli dan Kepala Perangkat Daerah) dan Pejabat Administrator (Kepala Bagian, Camat, Sekretaris Dinas/Badan, dan Kepala Bidang) serta Kepala Desa (Kades), tetap melaksanakan tugas kedinasan dengan menyesuaikan keadaan dan situasional.

‘’Sehingga penyelenggaraan pemerintah tetap optimal, dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,’’ungkapnya.

Bagi ASN dan Non ASN pada bidang pelayanan, termasuk pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah dan Fasilitas Kesehatan / PUSKESMAS Pemerintah Kabupaten Bima,  juga yang bekerja di bidang kedaruratan, mekanisme pelaksanaan tugasnya diatur oleh Kepala Perangkat Daerah / Unit Kerja masing-masing.

Dalam melaksanakan tugas yang mendesak, lanjut Kabag Chandra, setiap ASN dan Non ASN yang mendapatkan giliran tugas kedinasan di rumah, sewaktu-waktu dapat dipanggil ke kantor, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi serta menerapkan protokol kesehatan.
 
‘’Pengawasan dan pengendalian bagi Pegawai yang bertugas di kantor atau di rumah, dilakukan  secara berjenjang. Melalui media informasi dan komunikasi yang tersedia. Tetap melaporkan capaian, sasaran kinerja pegawai kepada Kepala Perangkat Daerah,’imbuhnya

Berikut Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan 1441 hijriah, Bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Bagi Perangkat Daerah yang melaksanakan ketentuan 5 (lima) hari kerja Hari Senin sampai dengan Kamis : Jam 08.00 – 15.00 WITA Istirahat : Jam 12.00 – 12.30 WITA . Hari Jum’at : Jam 08.00 – 15.30 WITA. Istirahat : Jam 11.30 – 12.30 WITA 

Bagi Perangkat Daerah / Unit Kerja yang melaksanakan ketentuan 6 (enam) hari kerja.
Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : Jam 08.00 – 14.00 WITA. Istirahat : Jam 12.00 – 12.30 WITA.
Hari Jum’at : Jam 08.00 – 14.30 WITA. Istirahat : Jam 11.30 – 12.30 WITA

Jurnal Expose, Kota Bima || Penanggulangan dan pencegahan penyebaran Wabah Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih terus dilakukan. Pandemik wabah virus corona (COVID-19) yang kian hari penderitanya makin bertambah dan sedang melanda dunia ini mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan di masyarakat. Serta menuntut agar masyarakat lebih respect akan mengantisipasi bahayanya virus ini.


Untuk membantu dan peduli pada pemerintah dan relawan yang saat ini bekerja untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus ini, Manejemen dari Tataya Café bekerjasama dengan Barisan Muda Umi Dinda (BUMI) membagikan 200 nasi kotak untuk petugas gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima yang berada di Jembatan Timbang Madawau Kecamatan Madapangga dan Batas Kota Bima Kamis malam, (10/4/20).

Manejemen Tataya Café Diah Citra Pravitasari menjelaskan,  pemberian Nasi kotak ini bertujuan untuk membangun kepedulian, empati dan ikatan sosial antar sesama umat manusia terutama pada saat-saat seperti ini di mana pandemik wabah virus corona sedang melanda dunia.

"Saya mengapresiasi semangat Tim dan relawan petugas gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima dan Kota Bima yang tidak kenal lelah menjadi garda terdepan. Mudah-mudahan nasi kotak yang kami berikan ini bermanfaat, apalagi mereka sedang bertugas,” ungkap Dae Dita sapaanya.

Di sisi lain, dia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona dengan membatasi interaksi sosial, seperti tidak bepergian, tidak berkumpul-kumpul, tidak berjabat tangan, menerapkan etika bersin dan batuk, membersihkan barang-barang yang sering disentuh dan sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih.


“Upaya-upaya tersebut diharapkan bisa menghentikan atau setidaknya memperlambat laju penularan virus corona. Mari bersama kita lawan COVID-19 ini, jangan sampai kita, keluarga kita, dan orang-orang yang kita sayangi menjadi korban. Tetap lakukan ibadah walau hanya di rumah dan jangan lupa untuk saling peduli dan berbagi kepada sesama kita yang membutuhkan,” tandasnya.

Petugas gugus tugas Perbatasan Kabupaten dan Kota Bima Doni serta Wulandari kepada media ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada Majenemen Tataya Café bekerjasama dengan BUMI yang sudah hadir dan berbagi nasi kotak untuk kami yang sedang bertugas.

“Kami yang mewakili petugas gugus tugas mengucapkan terimakasih kepada Dae Dita berserta rombongan, yang langsung hadir guna menengok langsung kegiatan tim pemantau (Covid-19),” pungkasnya.

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Keseriusan Pemerintah Kabupaten Bima dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid - 19 atau Corona di Kabupaten Bima, yaitu membagikan masker di Desa Rato, Kecamatan Bolo, tepatnya di Cabang Donggo, pada Kamis (9/4/2020).

Bersama Bupati, hadir pula Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan, Camat Bolo, Mardinah, SH, Kapolsek, Danramil, pihak BPBD, Dikes, para Kades serta seluruh stake holder yang ada, guna membagikan masker pada pengguna jalan dan masyarakat yang ada.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, mengatakan, untuk mencegah dan penyebaran Covid-19, diharapkan pada masyarakat untuk taat menggunakan masker. "Sehingga, Corona atau Covid -19 bisa diminimalisir untuk kita semua,"harapnya.

Kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Satuan Gugus dibentuk, akan selalu maksimal bekerja melakukan pencegahan dan selalu evaluasi setiap perkembangan kondisi masyarakat. Kita harapkan jangan sampai terjangkit Virus Corona atau Covid-19. 

"Untuk itulah, kita dari pihak Pemda Kabupaten Bima, sebagai salah satu pencegahan yaitu membagikan masker pada pengguna jalan dan juga masyarakat,"urainya.

Tidak hanya membagikan masker, Bupati juga membagikan sabun Lifebuay sebagai alat cuci tangan. "Bukan masker saja, tapi sabun Lifebuay diberikan oleh Bupati pada saat pengguna jalan yang lewat,"jelasnya.

Diharapkan pada masyarakat, untuk tidak keluar rumah jika tidak ada hal-hal yang penting di luar sana. "Mari kita untuk tidak keluar rumah dan berkumpul satu sama lainnya,"pungkasnya.

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Terkait pernyataan Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem, Mustakim yang menyatakan Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, dan Wakil Bupati, Drs. Dahlan M. Noer M.Pd gagal mensejahterakan petani ditanggapi dan dibantah Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disperbun) Kabupaten Bima, H. M. Natsir pada saat rapat Pansus LKPJ tahun 2019 di aula Kantor DPRD setempat, Selasa (7/4/2020)


Adapun dasar alasan pernyataan Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem tersebut dikarenakan pengadaan bibit yang kerap bermasalah, kelangkaan, kisruh penyaluran serta mahalnya harga pupuk di tingkat petani.

Pernyataan dan tudingan yang dikemukakan anggota DPRD Mustakim tersebut, langsung ditanggapi Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disperbun) Kabupaten Bima, H. M. Natsir.

H.M. Nasir mengatakan kalau proses penyaluran pupuk yang selama ini dilakukan telah sesuai dengan aturan yang berlaku dan penyaluran dilakukan berdasarkan RDKK yang telah ditetapkan. Adapun ada terjadi sedikit kisruh, hal tersebut hanya disebabkan masalah teknis di lapangan.

“Penyaluran pupuk untuk petani telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan RDKK yang ada” ujarnya.

Sementara, soal pengadaan bibit dan pestisida yang dinilai bermasalah, hal ini merupakan wewenang Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Sementara pemerintah daerah hanya menfasilitasi dan menyerahkan data yang berdasarkan usulan petani.

“Mekanisme pengadaan bibit dan pestisida dari proses hingga tender merupakan wewenang Pemerintah Provinsi,” ujarnya.

Sementara berdasarkan data LKPJ yang disampaikan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE di hadapan pimpinan dan Angggota DPRD Kabupaten Bima, memaparkan data-data kalau produksi pangan di Kabupaten Bima terus mengalami peningkatan.

"Data Produksi padi di tahun 2018 sebanyak 362.230 ton, di tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 451.067,42 ton. Sedangkan produksi bawang merah sebanyak 159.338 ton di tahun 2018 menjadi meningkat sebesar 180.775,18 ton di tahun 2019" ujarnya.

Dialokasikan anggaran sebesar Rp.35.393.024.161 yang diarahkan untuk program peningkatan ketahanan pangan, peningkatan produksi pertanian, peningkatan kesejahteraan masyarakat, RPLPT dan terealisasi sebesar Rp.33.355.711.100 atau 94,2 persen.

Dari program-program tersebut produksi tanaman pangan seperti padi dan bawang merah meningkat. Dengan adanya peningkatan tersebut tentu meningkatkan pendapatan petani.

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Tim Penanggulangan wabah penyakit yang disebab oleh virus Corona (Covid-19) Pemerintah Bima bekerja sama dengan instansi terkait lainnya terus bekerja secara optimal.


Salah upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah penggunaan penggunaan masker.

Oleh sebab itu Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wabup Drs. H.Dahlan M, Noer bersama Kapolres Bima , Dandim 1608 Bima, Kejari Bima , Sekda , BPBD, Dishub , Sat Pol PP dan berbagai unsur lainnya mensosialisasikan penggunaan Masker serta membagikan masker gratis untuk pengendara dan pengguna jalan di Perempatan Talabiu Kecamatan Woha, Selasa (7/04/ 2020).

Giat ini dimaksudkan untuk membangun gerakan pakai masker guna mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Bima .
#mari_cegah_corona

 Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pada hari  melaksanakan inspeksi dan pengecekan pelaksanaan screening test oleh gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima yang berada di Jembatan Timbang Madawau Kecamatan Madapangga. Jumat malam,  (3/4/2020)
Bupati Bima yang di dampingi oleh kepala pelaksana  BPBD selain mengecek kesiapan personil dan peralatan yang digunakan juga menyaksikan langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pengendara dan penumpang yang masuk dari arah luar kabupaten Bima . 

Disela sela pemeriksaan bupati berkesempatan memberikan arahan kepada segenap personil yang bertugas , dalam arahannya bupati menyampaikan penghargaan atas etos kerja dan semangat mengabdi bagi bangsa dan negara yang telah ditunjukkan oleh masing masing petugas 
"kami bangga dan mengapresiasi semangat bapak ibu semua yang tidak kenal lelah menjadi garda terdepan mencegah penyebaran virus Corona" kata bupati dihadapan petugas yang ada. 

Selanjutnya bupati mengingatkan kepada Gugus tugas agar memperhatikan kelengkapan dan logistik kebutuhan bagi petugas lapangan seperti yang ada di Madawau madapangga. 

Bupati juga mengharapkan agar segenap personil menjaga keamanan diri 

"Tolong perhatikan keamanan diri , pakai APD yang cukup dan tolong data sebaik mungkin secara efektif efisien  untuk pengendara dan penumpang yang masuk kabupaten bima" lanjut Umi Dinda 

Umi Dinda begitu beliau biasa di sapa, juga meminta kepada semua personil yang bertugas mencegah penyebaran wabah Corona ini di manapun berada agar tetap sabar dan tabah ,

"mari kita kedepankan dulu kepentingan masyarakat bangsa dan negara , kita harus serius menghadapi wabah ini bersama sama " lanjut beliau. 

Dalam kunjungan ini bupati  menyerahkan dukungan logistik dan bantuan dana dari umi Dinda kepada personil yang bertugas dan disambut dengan suka cita.

 "Kami bangga memiliki bupati yang sangat mengerti dan paham akan keberadaan kami di lapangan dan kami sampaikan terima kasih kepada umi yang malam malam menengok kami anak anaknya " ungkap personil bernama Agus Salim yang saat itu ikut bertugas .

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi oleh kepala dinas Kesehatan dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima menyerahkan bantuan berupa alat semprot desinfektan untuk mesjid Besar “ Al-Hidayah “ Desa Talabiu (Kamis, 2/4/02)
Pada kesempatan itu Bupati langsung menguji fungsi alat tersebut.

Alat semprot desifektan ini ditujukan sebagai upaya untuk turut mencegah penularan Wabah Virus Corona atau Covid -19 .

Dan Di tempatkannya alat ini di mesjid Talabiu karena Mesjid Talabiu ini selalu menjadi Mesjid Singgahan bagi jamaah luar kota yang akan menuju Kota Bima , Kabupaten Dompu dan atau menuju Kabupaten Bima karena Desa Talabiu merupakan jalur utama untuk Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE  dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer , Senin 30 Maret 2020 menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah dalam Forum Paripurna ke -4  DPRD Kabupaten Bima.
Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putra Feryandi , S.Ip diawal rapat mendapat saran dari seluruh anggota DPRD agar dokumen LKPJ diserahkan tanpa harus dibacakan karena anggota telah memiliki dokumen dan akan menelaahnya segera mengingat  saat ini ada hal yang lebih penting untuk dibahas yaitu terkait dengan penanganan Covid - 19.

Berdasarkan saran dan disetujui oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Bima , maka kegiatan penyampaian LKPJ disampaikan tanpa perlu di bacakan .
Bupati dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang tinggi terkait kepedulian dan kebersamaan segenap anggota DPRD Kabupaten Bima terhadap Masalah Covid-19 . 

Dalam penjelasannya Bupati juga menerangkan bahwa dalam penanganan Covid -19 telah membentuk Gugus Tugas dan hari ini akan melakukan rapat koordinasi dengan forum Kominda sebagai langkah lanjutan . 

Untuk penanganan masalah Covid -19 saat ini permasalahan yang dihadapi semua yaitu terbatasnya peralatan APD karena stock nya langka namun stock yang dimiliki oleh RSUD sebanyak 60 pasang juga akan mendapatkan dropping dari Pemerintah Pusat sebanyak 120 pasang masih cukup untuk menangani . 

Rapat ditutup setelah Pansus Pembahasan LKPJ Bupati TA. 2019 terbentuk dengan aklamasi oleh seluruh fraksi dan dilanjutkan dengan rapat konsultasi terkait Covid -19

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pasien terduga tepapar Covid-19 (Corona) asal Kabupaten Dompu, NTB, hingga kini masih dirawat intensiv, pada ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.(27/2/20)

Pasien Jamaah Tablig, laki-laki (50) masuk  Rumah Sakit pada 27 Maret 2020 sekitar Pukul 01:00 wita, dini hari. Pasien adalah salah satu penumpang KM Binayah yang semalam berlabuh di Pelabuhan Bima.


Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, mengatakan, pasien hingga kini masih dipantau perkembangan oleh Tim medis pada ruangan Isolasi. Malam itu, ia langsung dievakuasi menggunakan mobil Ambulance ke RS, pas turun dari KM Binayah di Pelabuhan Bima, dari Pelabuhan laut Makassar.

"Dari Pelabuhan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Dengan keluhan  Sesak, Batuk berdahak, Pilek, Nyeri Perut, Diare,  dan Nyeri Tenggorokan," kata Chandra.

Menurutnya, pasien dalam perjalanan  dari Makasar pulang mengikuti acara Tabligh Akbar. Saat ini sedang dirawat di ruang Isolasi RSUD Bima, dengan diagnosa Pnemonia, CHF (Gagal Jantung), Infeksi Tenggorokan, Gastritis Akut. Pasien masuk kategori/kriteria PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
Baca juga :
"Tim Gabungan Gugus Tugas Periksa Penumpang KM Binaiyah, 1 Orang Diduga Suspect"
Untuk mengetahui apakah pasien positif atau negatif terpapar Covid-19, akan dilakukan pemeriksaan swab atau spesimen yang akan dikirim ke Surabaya. Hingga kini tim medis telah melakukan terapi atau penanganan sesuai prosedur. Dan menghimbau masyarakat tidak panik tetap melakukan pola hidup sehat dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

"Sambil menunggu hasil pemeriksaan swab atau spesimen, masyarakat mohon bersabar nanti pemerintah akan mengumumkan secara resmi,"lanjut mantan Camat Woha ini.

(Sumber : ProKom Setda Bima)

 Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Hari ketiga, kerja Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, telah menyelesaikan 70 titik di 16 Desa pada empat Kecamatan. Dari hari pertama hingga hari ketiga TGT telah menuntaskan 120 area publik dan melebihi yang ditargetkan.


Areal yang disisir pasukan Disinfektan ini meliputi, area mesjid, pasar, terminal, area pertemuan, kantor dan rumah jabatan. Juga, Kecamatan Palibelo satu desa, Bolo (sembilan) 9 desa, Mada Pangga tiga desa dan Woha  Tida Desa.

Pada hari ketiga ini, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, turun ambil bagian mensupport tim kerja di lapangan dan juga ambil bagian menyemprot Disinfektan pada salah tempat ibadah di Kecamatan Madapangga

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, mengatakan,  Damkar, TRC BPBD, Tagana Dinsos dan Dinkes berpencar di beberapa titik.

‘’Tim akan menyemprot disinfektan di tempat-tempat umum, Pasar Tente dan tempat ibadah di Kecamatan Woha dan Bolo, juga dilakukan penyemprotan di Kediaman Bupati Bima dan Pandopo Wakil Bupati Bima di Jalan  Soekarno-Hatta, Kota Bima’’ ujar Chandra. (26/3/2020)

Bupati yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima ini, mengatakan, Pemerintah tatap berkomitmen memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Karena menurut Chandra, sampai hari ini di NTB baru dua orang yang positif Covid 19.


Bima sebagai pintu masuk Propinsi NTB dari bagian Timur, terus berupaya dan salah satunya dengan melaksanakan penyemprotan, pada fasilitas dan tempat-tempat umum.

Diakui Bupati, kata Chandra, sampai dengan hari ini Up date dari Gugus Tugas, 66 dalam masuk dalam ODP. 53 masih dalam pantauan dan 3 (Tiga) orang yang sudah selesai dalam pantuan.

"Kita berharap tidak ada perkembangan kasus. Ini semua bisa diwujudkan dengan adanya kesadaran masyarakat. Mulai dari prilaku hidup bersih kemudian memastikan untuk beraktivitas dalam rumah, tidak bersosialisasi dalam jumlah banyak,’’ujar Umi Dinda, 

Pasca penetapan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, semua Dinas dan institusi Pemerintah  sampai di Kecamatan dan Desa terus bergerak. Pada Dinas Diskoperoindak, selain telah melakukan disinfektan secara mandiri di tiap-tiap ruangan, juga telah membuat tempat cuci tangan (Wash-Hands).

Sedangkan di Kecamatan semua sudah bergerak. Tim Gugus Tugas Kecamatannya, lanjut Chandra, setelah senam pemanasan bersama, mereka melakukan sosialisasi keliling menggunakan mobil Ambulan dan Mobdis Camat Tambora, di 7 Desa se Kecamatan Tambora.

Di Kecamatan Lambu, tim Kecamatanya, memasang kran air dan menyediakan sabun cuci tangan, di depan Kantor Camat setempat, untuk masyarakat yang datang di kantor. Dan di Kecamatan Madapangga, tim melakukan penyemprotan di Desa Dena pada tempat-tempat umum dan rumah penduduk. Semua tim bergerak bersama Polsek, Danramil, Puskesmas, Aparat Desa dan masyarakat setempat. Penyemprotan di Mushollah, Rumah Dinas, Aula dan Ruang  Kerja Kantor Camat Madapangga. Semua berjalan lancar

Di Kecamatan Bolo penyemprotan serentak di desa-desa se Kecamatan  Bolo, melibatkan Babin dan Babinkamtibmas serta aparat desa. Kemudian di Kecamatan Sape, tim Kecamatan memasang  enam buah wadah cuci tangan (wash-hands) di tempat di pasar Sape untuk kebutuhan pengunjung pasar dan masyarakat umum.

(Sumber : ProKom Setda Bima)


Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Sikap dan komitmen Pemkab Bima, melawan wabah Covid-19 (Corona) di wilayah Kabupaten Bima, terus digelorakan.

Pasca penetapan  Gugus Tugas Covid-19, seluruh jajaran Pemerintah hampir diseluruh Kecamatan bekerja secara sporadis dan masif.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, sebagai Pengendali tekhnis beserta tim, juga dibantu petugas pada masing-masing kecamatan, bergerak hampir di 50 titik yang dilakukan secara random. (Selasa, 24/3/2020)


Sekretaris Gugus Tugas, Aris Munandar ST, MT, mengatakan, tim yang bergerak dibagi dua. Yakni tim satu bersama TNI dan Brimob yang bertugas di posko siaga bencana BPBD. Kemudian tim dua bersama Tagana dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bima.

"Mulai hari ini, tim akan bekerja sampai tiga hari kedepan dari pagi hingga sore. Dibantu oleh banyak tenaga hampir di lima puluh titik pada empat  Kecamatan," ujarnya.

Dijelaskan Kalak BPBD Kabupaten Bima ini, tim yang bergerak di kompleks Kantor Bupati melakukan penyemprotan dari Kantor Dinas Kesehatan, BPBD, Perhubungan, Catatan Sipil, Dikbudpora dan berakhir di bagian Setda pada Ruangan Bupati, Wakil Bupati  dan Sekda Bima.


Ia berharap kerja sama semua Kepala OPD, Pimpinan Badan, Camat dan para Kepala Desa (Kades) tetap solid. Dijelaskan Kalak Aris, kita bergerak serentak untuk program disinfektanisasi diseluruh wilayah Kabupaten Bima. Untuk membangun rasa awarenes dan kewaspadaan masyarakat.

Aris meminta semua pimpinan yang terlibat di Gugus Tugas dapat memasang spanduk sosialisasi, memutus mata rantai penyebaran virus pada unit kerja masing-masing. Kemudian memfasilitasi tersedianya alat cuci bilas atau hand sanitizer.


Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Sementara itu Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, mengatakan,  di Kecamatan Sape, tim Gugus Tugas Covid 19 melaksanakan koordinasi dengan Manager PT. ASDP Sape. Tim akan membahas langkah yang diambil terhadap penumpang, Kapal penyeberangan Ferry.  (Selasa, 24/3/2020)


Kemudian tim melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar dan Masjid Raya Sape. Namun sehari sebelumnya, tim telah melakukan penyemprotan di Pelabuhan Penyeberangan Laut Sape dan Desa Sari.

Di Kecamatan Lambu, juga dilakukan penyemprotan Disinfektan pada  tempat-tempat umum yaitu Masjid Al-Hidayah Desa Rato dan Masjid Arrahmah.
Di Kecamatan Wera, tim Gugus Tugas melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Camat Wera dan fasilitas Umum dilanjutkan dengan sosialisasi ke desa-desa.

Sedangkan di Kecamatan Tambora, setelah tim melakukan penyemprotan pada tempat ibadah, Muspika Kecamatan Tambora, Kepala UPT Puskesmas dan Ketua Forum Kades se Kecamatan Tambora melakukan Rakor terbatas.
 Menurut Camat Tambora, Drs Isra, Rakor terbatas itu akan membahas rencana aksi pencegahan Covid-19 selama seminggu kedepan.

(Sumber : ProKom Setda Bima)

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Saat ini pendukung dan simpatisan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang biasa di sapa IDP ini bisa bernapas lega dan tidak bertanya-tanya serta penasaran lagi akan calon wakil akan mendampingi beliau di pemilihan Bupati periode 2020 - 2025 mendatang.


Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah menetapkan secara resmi Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, sebagai Bakal Calon Bupati dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, sebagai Bakal Calon wakil Bupati Bima, pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2020.

"DPP Golkar telah mengeluarkan penetapan sementara calon Kepala Daerah Kabupaten Bima, saya sebagai calon Bupati Bima dan Drs. H Dahlan sebagai calon Wakil Bupati Bima, surat itu ditujukan kepada ketua DPD Partai Gokar Kabupaten Bima", ujar petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Senin (23/3) malam di kediamannya.

Penetapan DPP itu berdasarkan petunjuk pelaksanaan DPP Partai Golkar nomor : Juklak 3/DPP/Golkar/II/2020, tanggal 7 Februari 2020 tentang penetapan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota dari Partai Golkar dan Surat DPD Partai Golkar Provinsi NTB nomor : B-761/ Golkar-NTB/III/2020 tanggal 20 Maret 2020 perihal : permohonan penetapan sementara calon Kepala Daerah


Bahwa untuk mengajukan pasangan bakal calon kepala Daerah di Kabupaten Bima, DPD Partai Golkar Kabupaten Bima harus melakukan kerja sama dan komunikasi politik dengan partai lain di Kabupaten Bima," kata ibu dua anak ini.

Lanjutnya, bahwa untuk meraih kemenangan dalam Pilkada tahun 2020, DPP Partai Golkar perlu menetapkan lebih awal bakal calon Kepala Daerah dari Provinsi yang sudah melakukan penjaringan sesuai ketentuan yang berlaku dan mengusulkan penetapannya ke DPP Partai Golkar dalam rangsa sosialisasi bakal calon kepala Daerah dari Partai Golkar kepada masyarakat.

Sehubungan hal tersebut, DPP Golkar menetapkan sementara Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, sebagai calon Kepala Daerah berpasangan dengan Drs. H Dahlan M. Noer, sebagai calon wakil kepala Daerah Kabupaten Bima yang diusung partai Golkar dalam Pilkada setentak tahun 2020, dengan syarat dan tugas membangun komunikasi koalisi dengan partai politik lain sehingga dapat memenuhi atau memantapkan persyaratan sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang undangan yang berlaku.

"Surat tugas dari DPP Partai Golkar untuk saya dan Pak Dahlan dikeluarkan 21 Maret 2020, yang ditanda tangani ketua umum Airlangga Hartarto, saya memohon doa restu dari segenap masyarakat untuk kelancaran dan kesuksesan ini," pungkasnya.
Diberdayakan oleh Blogger.