Tampilkan postingan dengan label Kota Bima. Tampilkan semua postingan

Kota Bima, Jurnal Expose ||  Kecelakaan tunggal yg dialami oleh M. Rafli Fachresa (Abang) pada hari sabtu pukul 11.00 WIB dilokasi Kelurahan Dara tepatnya ditikungan menuju Lawata mengakibatkan dirinya dilarikan ke PKM Paruga (6/2/2021)

Setelah mendapatkan pertolongan medis awal dengan sejumlah luka jahitan dikepalanya kemudian si Abang dirujuk ke BLUD Bima. Namun betapa kagetnya si Sudirman Dj selaku sang ayah karena menerima surat rujukan sang anak dengan status sebagai pasien reaktif

Spontan Om Deje (sapaan akrabnya) mempersoalkan dan mempertantanyakan status reaktif tersebut "atas dasar apa anak saya dirujuk dengan status sebagai pasien reaktif padahal anak saya mengalami kecelakaan yang mestinya mendapatkan pelayanan maksimal dengan luka berat yang dialaminya" gumannya

Bahkan ditengah sang abang mengalami pendarahan lewat mulut maupun hidungnya serta semburan muntah darah yang mendadak menimbulkan kepanikan, dengan entengnya dokter jaga menjawab bahwa hasil diagnosa sementara si pasien reaktif dan keterangan itu pula yang dituangkan dalam surat keterangan rujukan ke BLUD Bima

Awal kecurigaan pun mulai dirasakan karena berdasarkan hasil komunikasi langsung dokter jaga PKM Paruga dengan pihak IGD BLUD Bima yang sempat didengar dengan jelas menolak rujukan pasien reaktif dengan alasan ruang IGD sudah penuh

Setelah sekian jam menunggu kepastiannya maka muncullah usul saran agar bisa menghubungi siapapun yang dapat mempermudah akses menuju pelayanan IGD dan akhirnya atas bantuan dari H. LUTFI (Walikota Bima red) sehingga pasien dapat diterima diruang IGD BLUD Bima

Ruang IGD yang awalnya disinyalir penuh sehingga membuat sekian jam terkatung katungnya si abang, ternyata hanya terisi oleh satu orang pasien lainnya. Lalu sejauh mana kebenaran dari komunikasi sebelumnya yang mengatakan bahwa ruang IGD yang dimaksud sudah penuh

Penangan pun berjalan meski kejanggalan demi kejanggalan mulai terkuak dengan sikap penanganan yang lebih menitip beratkan pada penangan pasien reaktif covid. Hal itulah yang menyebabkan Sudirman Dj kerap kali mengamuk karena tidak tega menatap anaknya yang mengerang kesakitan yang segera akan ditempatkan pada ruang isolasi 

Penanganan lanjutan pada pagi hari jam 8. 00 WIT lah terjadinya perdebatan sengit antara Sudirman Dj dengan salah seorang dokter yang ingin memaksakan si abang untuk dilakukan penanganan diruangan isolasi khusus penderita covid dengan alasan status reaktif berdasarkan surat rujukan sebelumnya

"Tidak ada masalah anak saya dilakukan penanganan berdasar protap covid yang sebenarnya, tapi tolong tunjukan hasil rapid tesnya agar kami pun pasrah dengan keadaan anak kami" jelas Deje dengan geram

Atas dasar permasalahan tersebut akhirnya Deje memutuskan untuk memindahkan penanganan anaknya ke salah satu Rumah Sakit  Swasta dan langsung pertanyakan berapa biaya penangan selama satu malam di BLUD Bima dan mendapatkan jawaban bahwa tidak ada biaya sama sekali karena anaknya dikategorikan pasien reaktif covid

Begitu tiba di IGD Rumah Sakit Swasta tersebut hal pertama yang dilakukan adalah rapid antigen dan menghasilkan negatif pada diri abang. Penanganan pun berjalan sesuai dengan harapan sehingga si abng dapat tidur dengan nyaman

Sikap pihak BLUD Bima yang sangat ngotot dengan modus meng covid kan pasien kecelakaan praktis menimbulkan berbagai spekulasi asumsi minor dari publik saat ini apalagi dengan banyaknya kasus kasus serupa lainnya @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose ||
Hujan deras selama satu jam yang menguyur Kota Bima (2/1/21) menyebabkan banjir gunung dilingkungan Dara mengalir cukup deras mengakibatkan seorang balita 2, 5 tahun (rizki) tewas tergiring masuk got sepanjang 70 meter

Berawal dari kebiasaan anak anak yang senang mandi hujan bareng teman temannya sehingga tanpa disadari arus deras banjir gunung yang tiba tiba menyeret sang bocah yang lepas dari pertolongan karena keburu masuk parit yang tertutup rapat

Kejadian memilukan yang menimpa pasangan M. Hatta dan St. Sumarni tersebut spontan mengundang warga lainnya untuk berusaha menolong sang bocah namun naas akibat kesulitan membuka tutupan parit yang terbuat dari beton sehingga sang bocah baru bisa diselamatkan persis didepan PKM Paruga/Dara

Upaya pertolongan yang dilakukan dengan bantuan dokter dan perawat dari PKM Paruga tak membuahkan hasil disebabkan sang bocah sudah meregang nyawa karena paru parunya sudah dipenuhi air

"Kami berusaha memberikan pertolongan dgn membuka setiap beton yang mampu kami angkat namun korban baru bisa kami temukan dibawah beton yang berada didepan PKM Paruga ini" jelas Jufrin Ketua RW 3 Kelurahan Dara

Begitu pula dengan penjelasan dari Ibrahim Umar bahwa begitu mendengar teriakan dari teman teman korban spontan kami berlari menuju parit tersebut dan berusaha memberikan pertolongan 

"kami berusaha membuka setiap beton yang ada tapi nihil dan akhirnya kamipun terus berupaya maksimal sehingga akhirnya korban dapat kami temukan dibawah beton yang ada didepan PKM Paruga" pungkasnya 

Musibah yang terjadi hendaknya dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua untuk berhati hati menjaga anak anak agar tidak sembarangan membiarkan sang anak bermain tanpa diawasi @rya

Kota Bima, Jurnal Expose || Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH, usai menerima vaksin Covid-19 Perdana di Pelataran Kantor Wali Kota Bima menyampaikan kesan dan pesan setelah divaksin. Hal ini untuk lebih memastikan bahwa vaksin ini aman dan halal sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk menvaksin diri agar terlindungi dari Covid-19.

Vaksin perdana dilakukan bersama anggota Forkompinda Kota Bima, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta perwakilan  organisasi profesi di Pelataran kantor Walikota Bima, pada Selasa 2 Februari 2021.

Menjadi orang pertama yang disuntik Wakil Walikota Bima berharap masyarakat bisa percaya dan yakin akan keamanan dan kehalalan vaksin corona.Disampaikannya pelaksanaan vaksin berjalan dengan lancar, aman dan tanpa kendala.

 "Kegiatan pelaksanaan vaksinasi ini tidak seperti yang diberitakan baik melalui media sosial maupun dikalangan masyarakat.
Selama ini kita dirasuki perasaan takut, perasaan cemas dan was-was akan dampak atau ekses daripada pelaksanaan vaksin corona ini. Setelah dilaksanakan vaksin ini biasa saja. Rasanya aman, nyaman dan tidak menimbulkan dampak atau reaksi apa-apa", jelas Wakil Walikota.

Diajak dan dihimbaunya seluruh masyarakat Kota Bima untuk menyambut pelaksanaan vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah Kota Bima dengan riang gembira.Vaksin ini sangat penting dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kota Bima. 

“Pelaksanaan vaksin ini sudah dipastikan aman, halal karena sudah mendapatkan sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia sehingga tidak ada lagi keraguan di hati kita, apalagi pelaksaan vaksin ini dilakukan gratis tanpa biaya sedikit pun semua ditanggung Pemerintah,” ujar Wakil Walikota.

Kegiatan diawali dengan pemberian informasi tentang alur pelayanan vaksin covid-19 dan setelah vaksin awal ini akan dilanjutkan dengan vaksin kedua asetelah 14 hari. Hadir pula menyaksikan Asisten bidang pemerintahan dan kesos, Asisten administrasi umum dan Kepala BPJS Kesehatan Kota Bima.***

Kota Bima, Jurnal Expose || Vaksinasi perdana sinovac di Kota Bima berlangsung aman, lancar dan khidmat, pada Selasa pagi 2 Februari 2021 di Pelataran Kantor Walikota Bima. Vaksinasi perdana ini dimulai sejak pukul 09.30 Wita dengan peserta pertama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH.

Sehari sebelumnya dilakukan screening kesehatan terhadap 14 orang dan 7 (tujuh) diantaranya dinyatakan memenuhi syarat. Sementara untuk  7 (tujuh) orang lainnya dinyatakan tidak lolos screening dan vaksinasi ditangguhkan sampai kondisi kesehatan dinyatakan memenuhi syarat untuk divaksin.

Adapun ketujuh orang tersebut yaitu Wakil Wali Kota Biima, Ketua DPRD Kota Bima, Kajari Bima, Dandim 1608/Bima, ketua PPNI, ketua IBI dan anggota MUI Kota Bima. Sedangkan 7 orang yang tidak memenuhi syarat antara lain Ketua PN Raba Bima, Kapolres Bima Kota, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH yang kembali melakukan screening kesehatan untuk kedua kalinya dan kondisinya dinyatakan sehat, serta menjadi peserta yang juga divaksin. Selain itu ada pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Drs H  A Gawis dan Kabag Prokopim Kota Bima H Abdul Malik SP MAP yang setelah di-screening kesehatan dinyatakan sehat, menjadi peserta vaksinasi perdana.

Setelah Wakil Wali Kota, kemudian Kejari Bima Suroto, sebagai pejabat kedua yang divaksin. Ketua PPNI selanjutnya dan pejabat lainnya.

Alur pelaksanaan vaksin yang dilewati Wakil Walikota dan pejabat lainnya, mulai dari meja 1 pendaftar, meja 2 screening, meja 3 vaksinasi dan meja 4 observasi. Di meja 4 observasi pejabat yang divaksin menunggu 30 menit sampai vaksin bereaksi apakah terdapat efek samping atau tidak. ***

Kota Bima, Jurnal Expose || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melantik dan mengambil sumpah jabatan 1 (satu) orang pejabat pimpinan tinggi Pratama dan 20 orang kepala sekolah lingkup pemerintah Kota Bima. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Bima. (Senin, 1/2/21)

Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah Ir. Syamsudin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan diangkat menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bima. Pelantikan ini berdasarkan keputusan Walikota Bima Nomor: 821.2/201/BKPSDM/1/2021, tentang pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Sementara itu, berdasarkan Keputusan Walikota Bima Nomor: 821.2/202/BKPSDM/1/2021, tentang pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bima, melantik dan mengambil sumpah 20 orang kepala sekolah diantaranya H Abd Rahim S.Pd dari Kepala SD Negeri 52 Busu Kota menjadi Kepala SD Negeri 70 Tolotongga, Sri Wahyuni S.Pd dari
Kepala SD Negeri 19 Rabangodu menjadi Kepala SD Negeri 42 Manggemaci Kota Bima,
Hely Refliani S.Pd.SD dari Kepala SD Negeri 36 Nggarolo menjadi Kepala SD Negeri 19 Rabangodu, Hafsah S.Pd dari Kepala SD Negeri 42 Manggemaci menjadi Kepala SD Negeri 55 Dara, Gufran SPdI dari Kepala SD Negeri 35 Nungga menjadi Kepala SD Negeri 40 Lewirato Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal Expose || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melantik dan mengambil sumpah jabatan 1 (satu) orang pejabat pimpinan tinggi Pratama dan 20 orang kepala sekolah lingkup pemerintah Kota Bima. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Bima. (Senin, 1/2/21)

Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah Ir. Syamsudin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan diangkat menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bima. Pelantikan ini berdasarkan keputusan Walikota Bima Nomor: 821.2/201/BKPSDM/1/2021, tentang pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Sementara itu, berdasarkan Keputusan Walikota Bima Nomor: 821.2/202/BKPSDM/1/2021, tentang pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bima, melantik dan mengambil sumpah 20 orang kepala sekolah diantaranya H Abd Rahim S.Pd dari Kepala SD Negeri 52 Busu Kota menjadi Kepala SD Negeri 70 Tolotongga, Sri Wahyuni S.Pd dari
Kepala SD Negeri 19 Rabangodu menjadi Kepala SD Negeri 42 Manggemaci Kota Bima,
Hely Refliani S.Pd.SD dari Kepala SD Negeri 36 Nggarolo menjadi Kepala SD Negeri 19 Rabangodu, Hafsah S.Pd dari Kepala SD Negeri 42 Manggemaci menjadi Kepala SD Negeri 55 Dara, Gufran SPdI dari Kepala SD Negeri 35 Nungga menjadi Kepala SD Negeri 40 Lewirato Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan (Dikes) melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan kepada 15 orang pejabat (1/2/21). Screening yang dilakukan hari ini guna pemberian vaksin perdana besok (2/2/21) di Halaman Kantor Wali Kota Bima.

Berdasarkan hasil screening yang dilaksanakan di pelataran Kantor Walikota Bima ada 13 orang pejabat dan perwakilan masyarakat yang siap divaksinasi Covid-19 perdana. Sesuai surat yang ditandatangani Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi SE dengan Nomor : 005/33/I/2021 perihal Pelaksanaan skrining Vaksin Covid-19 Kota Bima. Sebanyak 15 orang yang akan screening di Kota Bima.

Adapun daftar penerima vaksin perdana di Kota Bima dan melakukan screening antara lain Wali Kota Bima, Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Dandim 1608/Bima, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Wakil Ketua I DPRD Kota Bima, Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua TP PKK Kota Bima, Ketua MUI (Perwakilan), Ketua PPNI dan Ketua IBI.

Para penerima vaksin perdana melakukan screening yang dipandu oleh tim dari dinas Kesehatan Kota Bima, seperti melakukan pendaftaran, kemudian melakukan screening yang mana pada saat screening ini penerima vaksin memeriksa suhu tubuh, tekanan darah dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Tim kesehatan.

Screening yang dilakukan kepada 15 orang pejabat sebagai penerima vaksin perdana ini dilakukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan boleh divaksin atau tidak. Bagi yang berumur 60 tahun ke atas, maka tidak akan divaksinasi Covid-19.

‘’Maksimal 59 tahun seperti yang disampaikan oleh Kemenkes. Tidak boleh lewat dari 59 tahun, seperti Ketua MUI ada perwakilannya", ujar salah satu petugas pemeriksa kesehatan.

Beberapa kondisi masyarakat yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19 yakni pernah terkonfirmasi menderita Covid-19, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung, penderita penyakit autoimun.
Kemudian penderita penyakit saluran pencerna kronis, penderita penyakit hiperteroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita HIV dan penderita penyakit tuberkulosis.***

Kota Bima, Jurnal Expose || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE memimpin kegiatan Jum'at bersih sekaligus peninjauan lokasi penanganan kawasan kumuh di kelurahan Rontu tepatnya pada bantaran sungai Padolo-Rontu, Jum'at 29 Januari 2021.Jum'at Bersih di Bantaran Sungai Padolo-Rontu
Wali Kota Bima didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Plt Kadis DLH, TNI/Polri, Kadis Perkim, Satpol PP, unsur dari KOTAKU, anggota TSBK, Lurah Rontu, dan masyarakat sekitar.

Kegiatan Jum'at bersih ini dilaksanakan dalam rangka penanganan pembukaan jalan sepanjang bantaran sungai rontu. Pada pagi itu pula, dilakukan gotong royong dalam membantu warga yang belum menggeser bangunannya karena kurangnya tenaga dan diperlukan bantuan alat berat. Terlihat masyarakat saling bahu membahu membantu agar kegiatan pembukaan jalan bisa terlaksana dengan baik.

Wali Kota Bima H Muhamnad Lutfi SE dalam arahannya sesaat sebelum dimulainya kegiatan gotong royong menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk  penertiban bangunan-bangunan sepanjang sungai. Sebagaimana aturan tentang bangunan yang ada di sepanjang sungai yang diatur dalam Permen PUPR Nomor 28 Tahun 2015 pasal 5 yang mengatur tentang Kriteria Penetapan Garis Sempadan paling sedikit berjarak 10 (sepuluh) meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai kurang dari atau sama dengan 3 (tiga) meter. 

Namun berdasarkan kesepakatan, Pemerintah Kota Bima mengambil keputusan hanya mengambil 5 meter saja. Jalan inspeksi yang nantinya akan dibuat sepanjang 800 meter ini dibangun dengan dana pelaksanaan dari Bank Dunia melalui program KOTAKU "Raturaga Mantika". 

Wali Kota Bima berharap agar program ini benar-benar didukung oleh masyarakat sekitar agar pelaksanaannya berjalan lancar dan  benar-benar tertib. Sehingga kegiatan pembangunan bisa selesai tepat pada waktunya dan sesuai dengan hasil yang diharapkan, karena ini menyangkut citra warga Kota Bima dan bisa kembali dipercaya mendapatkan program yang sama untuk penanganan kekumuhan di wilayah lainnya.

"Nah, warga harus mendukung, tidak menghambat oleh karenanya bersama TNI, Polri, Satpol PP melakukan penertiban dan diharapkan tidak ada hambatan lagi ke depannya, karena apapun tujuan dari Pemerintah adalah memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya", ujar Wali Kota. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gotong royong dan peninjauan di sepanjang bantaran sungai Padolo-Rontu. Terlihat Wali Kota Bima  berkomunikasi dengan hangat bersama warga sembari menyerap beberapa aspirasi masyarakat di Kelurahan Rontu. ***

Kota Bima Jurnal Expose || 
Polemik utang piutang yang melibatkan LD yang menggiring opini publik telah terjadi kebobrokan managemen Pemkot Bima saat ini, akhirnya sedikit demi sedikit mulai terkuak bahwa persoalan tersebut adalah warisan dari pemerintahan sebelumnya 

Pasalnya, melalui RDP diruangan tertutup DPRD Kota Bima yang menghadirkan LD sebagai oknum yang tengah viral saat ini menjelaskan bahwa detail dan asal muasal utang piutang yang dimaksud telah terjadi sejak tahun 2016 silam dan diketahui oleh dua orang mantan Kabag Umum

Hal tersebut diakui oleh Ketua DPRD Alvian Indrawirawan yang membenarkan telah terjadi utang piutang  yang dilakukan oleh LD sejak tahun 2016 "benar bahwa utang piutang tersebut telah terjadi sejak tahun 2016 atas persetujuan dua orang mantan Kabag Umum Pemkot Bima" jelasnya

Bahkan yang mengemuka dalam RDP tersebut adanya aliran dana yang bersumber dari utang piutang tersebut yang mengalir hingga sampai pada beberapa oknum baik dari orang dalam Pemkot hingga sampai pada beberapa nama dari luar Pemkot itu sendiri

RDP yang awalnya akan dilakukan secara terbuka mendadak dilakukan dalam ruang tertutup sehingga menimbulkan praduga dari berbagai pihak terutama dari kalangan pers yang sejak awal telah menunggu lama untuk meliput langsung proses RDP yang dimaksud

Terjadinya proses RDP tertutup akhirnya dibantah oleh Alvian Indrawirawan bahwa tidak ada unsur lain kecuali adanya persoalan tehnik maupun non tehnis "langkah terjadinya RDP secara tertutup tidak ada unsur lain kecuali kami mengacuh pada tatip dewan sendiri dengan mengacuh pada unsur tehnis maupun non tehnis" jelasnya

Polemik utang piutang yang cukup menyita publik Kota Bima saat ini paling tidak telah mencerahkan publik bahwa persoalan tersebut telah melahirkan asumsi yang berragam terutama asumsi minor bahwa Pemerintahan LUTFER telah digiring tidak becus dalam hal menempatkan posisi jabatan sehingga berujung pada kebobrokan dalam hal pengelolaan keuangan

Padahal persoalan tersebut telah terjadi jauh sebelum LUTFER dilantik sebagai Walikota/Wakil Walikota. Kita tunggu kelanjutan dari RDP tersebut karena menurut keterangan dari Ketua DPRD akan mengurai secara tuntas dari hasil keterangan LD tadinya @ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai melantik sejumlah pejabat struktural di lingkup Pemkot Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri tasyakuran perumahan relokasi Kadole dan Oi Fo'o pada Senin 4 Januari 2021. Tasyakuran ini berlangsung di kawasan Huntap Kadole kelurahan Oi Fo'o. 

Wali Kota Bima hadir didampingi Dandim 1608/Bima Kapten (Inf) Teuku Mustafa Kamal. Hadir pula lurah setempat, para pokmas dan warga masyarakat yang bermukim di Huntap Kadole. Acara tasyakuran diawali dengan laporan oleh Ketua Panitia  Kelompok Masyarakat (Pokmas) "Karawi Sama". Dalam laporannya Ketua Panitia kegiatan Jauhar Mahbub menyampaikan segenap rasa syukur kepada Allah SWT, dan juga kepada Pemerintah Kota Bima yang telah merealisasikan bantuan Rumah Relokasi Banjir  untuk masyarakat yang terdampak banjir pada tahun 2016 lalu.

Sementara itu, Dandim 1608/Bima dalam arahan singkatnya menyampaikan agar bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah ini agar bisa ditempati, dirawat dan dijaga, agar hunian benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dengan maksimal.

Senada yang disampaikan Dandim 1608/Bima, Wali Kota Bima dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemukiman yang dibangun ini merupakan bantuan dana yang diberikan oleh BNPB bagi masyarakat yang terdampak banjir pada 2016 lalu, dimana rumah Relokasi ini dibangun di tiga titik yakni di lingkungan Kadole, Oi Fo'o, dan Jatibaru.

"Alhamdulillah anggaran ini bisa dimaksimalkan, walaupun ada sebagian yang kita kembalikan ke pemerintah pusat", jelas Wali Kota.

Pembangunan ini dilakukan secara cepat sejak 2018 lalu, agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak banjir 2016 lalu. "Alhamdulillah kita bekerjasama dengan TNI, coba tidak kerjasama dengan TNI, dan saat ini kita bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita", ungkap Wali Kota.

Diyakinkannya pula kepada masyarakat bahwa hunian yang ada nantikan akan dibangun beberapa fasilitas tambahan seperti PAUD, TPQ dan sarana prasarana lainnya secara bertahap. 

"Insyaallah daerah ini akan terbangun dengan luar biasa. Sarana prasarana akan dibuat d sini, ada PAUD, TPQ, ini yg akan kita buat ke depannya", ujar Wali Kota. 

Disamping itu, diharapkannya beberapa kendala yang terjadi segera dilaporkan kepada pihak penyedia agar segera diselesaikan baik itu air maupun listrik, sehingga kendala-kendala terkait air, bisa di atasi dan masyarakat bisa menikmati hunian yang nyaman bebas dari banjir. Dijelaskannya pula mengenai betapa pentingnya masyarakat harus secara sadar untuk segera menempati hunian ini karena di tahun 2021 ini akan dilaksanakan normalisasi sungai dengan anggaran 230 miliar oleh JICA (Jepang) untuk dua sungai yakni sungai Melayu dan Padolo.

"Kemajuan daerah ini ditentukan oleh warganya. Disamping fasilitas yang dibuat, jika. ada masyarakat yang belum memiliki BPJS, silahkan urus di dinas sosial, Itu gratis dan Pemkot sudah menyiapkan anggarannya," jelas Wali Kota menutup sambutannya.

Diakhir acara Wali Kota Bima bersama seluruh masyarakat dengan penuh keakraban berdiskusi dan membuka sesi tanya jawab guna mengetahui secara langsung berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi juga kesan selama berada di Huntap Kadole. ***

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sebagai bentuk penyegaran wajah birokrasi sekaligus penyesuaian perubahan nomenklatur perangkat daerah, Wali kota Bima H. Muhammad Lutfi SE kembali melantik 241 orang pejabat dari berbagai tingkatan. Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Wali Kota Bima Nomor 821.2/I/BKPSDM/2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Kegiatan mutasi yang dilaksanakan di Gedung covention hall Paruga na’e Kota Bima pada Senin 4 Januari 2020 ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Anggota Forkompinda Kota Bima dan Kepala perangkat Daerah Kota Bima lingkup pemerintah Kota Bima.

Adapun beberapa pejabat yang dilantik adalah Kepala DLH, Drs H Alwi Yasin jabatan baru staf ahli walikota bidang pemerintahan, hukum dan politik. Sementara itu, staf ahli walikota bidang pemerintahan, hukum dan politik Drs Abdul Gawis, menjabat sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan sosial.Asisten Administrasi Umum Drs H Sukri MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Kominfo Kota Bima.Kepala Dinas Perkim, Didi Fahdiansyah ST MT dipercaya menjabat Kepala Damkar Kota Bima. Sementara itu, staf ahli walikota Bima Drs M Farid dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima.

Adapula, Ir H Zulkifli yang dulunya menjabat Kepala Dinas Perhubungan mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata, pemuda dan olahraga Kota Bima. Kepala Dinas Kominfo Ir Suparwarman dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan dan permukiman Kota Bima. Asisten bidang Pemerintah dan kesra Drs Supratman MAP dipercaya menakhkodai Dinas Dikbud Kota Bima.

Selain itu, Kepala BPBD Kota Bima Ir H Syarafuddin dipercaya menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima. Sementara BPBD Kota Bima dipercayakan kepada Ir Hj St Jaenab.

Dari eselon III naik ke eselon II, Sulistyanto SPt Kabid pada Dinas Pariwisata dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pertanian menggantikan Ir Darwis memasuki masa pensiun.Sementara pergeseran pada jabatan Kepala Bidang dilakukan di dinas PUPR Kota Bima, Kabid Bina Marga Agusalim ST MT digantikan Ririn Kurniati SST MT sebelumnya menjabat Kabid Tata Ruang.Sekretaris BPBD, Drs Adisan jabatan baru Sekretaris Dinas Perijinan Terpadu, Amiruddin Iba jabatan lama Kabid Pertamanan didaulat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Damkar.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Faruq Irfan SIP digantikan Nazamuddin S Sos yang sebelumnya menjabat Kasubag pada Humas dan Protokol Setda Kota Bima. Kabag Umum Setda Kota Bima, Muzamil, SE dirotasi menjadi Kabid Mutasi dan digantikan oleh H Imran dari Bagian Kesra.

Sekretaris BKPSDM, Rusdan, SE jabatan baru Sekretaris DLH, Sekretaris BKPSDM di isi oleh Drs Tamsil sebelumnya Kabid Mutasi pada dinas setempat.

Pada bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bima adalah salah satu bagian yang ada di lingkup Setda Kota Bima yang mengalami perubahan nomenklatur dan berubah menjadi Bagian protokol dan komunikasi pimpinan Setda Kota Bima dan masih dipimpin oleh HAbdul Malik SP MAP sebagai Kabag, Andi Farhan Akbar SH MM sebagai Kasubag protokol, Kasubag komunikasi pimpinan Dian Fitriany SIP dan Kasubag Dokumentasi pimpinan Syafrainsyah SSTP.

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE dalam sambutannya menyampaikan rotasi dan mutasi yang dilakukan ini merupakan kebutuhan setiap birokrasi. Diajaknya semua pajabat yang dilantik untuk memberikan yang terbaik untuk Kita Bima tercinta.

"Jangan tanyakan apa yang negara berikan, tapi apa sumbangsih kita buat daerah tercinta", ujar Wali Kota Bima memberikan semangat.

Diingatkannya pula kepada para pejabat yang dilantik agar amanah serta mampu menunjukkan kinerja dan prestasi bagi masyarakat luas.Diakuinya, rotasi dan mutasi kali ini cenderung bergerak di tempat. Rotasi dan mutasi dalam rangka penyesuaian dari perubahan OPD serta peleburan Dinas Statistik serta penambahan OPD baru, yaitu Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan.

"Dengan terbentuknya Dinas baru ini, harapannya penanganan kebakaran yang ada ke depan bisa lebih baik di Kota Bima, terkadang juga memberikan bantuan ke Kabupaten Bima dapat ditingkatkan lagi pencegahan, sehingga tidak meluas,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, dengan berbagai prestasi diraih, mengharapkan OPD yang belum memiliki inovasi, untuk menunjukkannya. “Saya yakin dan percaya SDM yang ada mampu memberikan yang terbaik dan inovasi kedepannya bagi pembangunan daerah, sehingga ada kepuasan bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut diaampaikannya bahwa di tahun 2021 pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Tunjangan Kinerja (Tukin). Tunjangan yang diberikan kepada pegawai berdasarkan capaian kinerja dari masing-masing. Diharapkan kinerja yang dulu rendah dapat lebih ditingkatkan.

“Dengan adanya tukin tentunya tak ada lagi anggapan OPD basah dan kering, karena selama ini kadang ada pegawai kita merasa tak cocok ketika dimutasi ditempat lain sehingga malah bolos berbulan-bulan,” ujarnya.

Pemerintah akan menilai kinerja ASN melalui kerja sistem melalui aplikasi e-kinerja. Akan diketahui siapa yang layak dan memenuhi syarat atau tidak. “Perlu integritas, kejujuran dan kecintaan Pada daerah, kapan lagi kita berikan untuk daerah, mari kita bangun kota Bima lebih maju,” ajaknya Wali Kota Bima.***

Kota Bima, jurnalexpose.com || 
Banjir bandang kiriman dari Wilayah Kecamatan Wawo Kabupaten Bima meluapi sepanjang sungai padolo yang berimbas beberapa Kelurahan terkena dampak banjir (1/1/2021)

Kelurahan yang paling parah akibat banjir kiriman tersebut dialami oleh beberapa kelurahan diantaranya Kelurahan Rontu, Panggi, Sambinae, Manggemaci, Paruga dan Kelurahan Dara

Dinas Sosial Kota Bima dibawah kendali Drs. H. Muhidin bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan berupa makanan anak anak kepada warga yang mengungsi untuk menyelamatkan diri dari banjir kiriman tersebut

H. Muhidin mengaku "jauh jauh hari kami sudah mempersiapkan makanan ringan untuk anak anak yang kami koordinasikan dengan pihak Propinsi NTB dengan menggunakan anggaran penjemputan" jelasnya

Beberapa warga terlihat sangat panik lalu berkemas menyelamatkan diri dengan membawa beberapa barang berharga yang mampu diselamatkan " selain menyelamatkan diri kami juga hanya mampu membawa barang berharga yang lainnya" ujar bung johan

Banjir kiriman awal tahun 2021 ini praktis menjadi trauma tersendiri bagi warga Kota Bima mengingat pada tahun 2016 silam banjir kiriman yang sama meluluh lantakan ketenangan warga, namun disisi lainnya terlihat warga menjadikan banjir sebagai barang tontonan @ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Di era milenial, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut harus memiliki kompetensi di segala bidang untuk menunjang kinerja. ASN harus juga memiliki semangat disiplin yang tinggi, etos kerja profesional serta kreativitas dalam berinovasi dengan tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Demikian yang disampaikan oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE, Senin, 28 Desember 2020 saat kegiatan penyerahan  Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil formasi tahun 2019 Kota Bima.

Diingatkannya pula kepada CPNS agar terus meningkatkan dan menunjukkan kualitas diri untuk selalu memiliki komitmen dan moralitas serta tanggung jawab profesi sebagai PNS, memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi, memahami disiplin,  peran, tugas, fungsi dan kewenangan instansi, serta memiliki pengetahuan dan wawasan serta mampu bekerja sama dalam tugas-tugas selaku aparatur Pemerintah.

“Seorang PNS harus mampu senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan selalu siap dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman," harap Wali Kota.  

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Covention Hall Paruga Nae Kota Bima dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, Seluruh Asisten, Seluruh Staf Ahli Walikota, Kepala Bappeda, Inspektorat, Kepala BPKAD, Kadis Dikbud dan Kepala BKPSDM beserta jajarannya.

Kepala BKPSDM Kota Bima Drs. M. Saleh melaporkan dari alokasi 256 formasi penerimaan CPNS tahun 2019 yang lulus seleksi sebanyak 175 formasi.
Dengan rincian, guru 45 orang, tenaga Kesehatan 10 orang dan tenaga teknis 120 orang.

Dari 175 orang formasi, yang lulus  sebanyak 170 orang dan 5 formasi tidak terisi. Tetapi jumlah penerima SK sebanyak 169 orang karena 1 orang meninggal dunia.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE dalam arahannya menyampaikan  ucapan selamat kepada seluruh peserta CPNS yang telah lulus.
Dan CPNS akan ditempatkan pada masing - masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bima yang menjadi tempat awal pendaftar.***

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan dan Kelurahan Se-Kota Bima di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima, Selasa (29/12). Sebanyak 46 (empat puluh enam) Bunda PAUD dikukuhkan yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar oleh Bunda PAUD Kota Bima Hj Ellya H Muhammad Lutfi SE.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Pejabat Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat serta Lurah.

Melalui arahannya, Wali Kota mengatakan bahwa pendidikan memerlukan sentuhan keibuan sebagai motivasi bagi anak-anak guna menciptakan generasi yang gemilang. 
Kehadiran Bunda PAUD dapat bersinergi dengan tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas terutama untuk jenjang pendidikan di tingkat PAUD sebab PAUD adalah gerbang awal mengenalkan pendidikan kepada anak baik terkait dengan etika maupun materi lainnya.

“Harapan saya kepada Bunda PAUD yang baru dikukuhkan yaitu harus ada substansi yang nyata dari organisasi ini. Bunda PAUD harus hadir ditengah masyarakat untuk melakukan edukasi, menggerakkan sektor pendidikan di tingkat PAUD, mengkaji, menelaah lalu memberikan solusi bagi perilaku-perilaku anak yang menyimpang serta berperan aktif melihat perkembangan potensi anak disetiap kelurahan/kecamatannya”, ungkap Wali Kota. ***

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Keheningan Kampung Dara tiba tiba terusik oleh munculnya keberingasan anjing rabies yang secara babi buta menyerang anak anak yang sedang asyik bermain

Korban pertama yang menjadi keganasannya adalah seorang anak perempuan yang sedang asyik bermain. Korban sempat digigit lengan kanannya dan berhasil dihalau oleh masyarakat lainnya

Anjing tersebut terusir dan lari lurus dari arah utara menuju keselatan dengan melewati ujung gang tembus keperkuburan Ncuhi Dara namun masih sempat menerkan seorang anak laki laki yang sedang bermain

Menurut beberapa orang yang sempat dari jauh melihat pergerakan anjing tersebut sempat menerkam dan mencakar muka si Rayyam (korban red) "dari kejauhan terlihat jelas anjing itu menyerang anak itu sehingga spontan kami mengejar dan berhasil membunuhnya" ujar Ryan

Menurut keterangan Hadirman salah seorang warga yang tinggal persis besebelahan dengan gunung bahwa ada sekitar empat ekor anjing yang setiap harinya berkeliaran "kami sangat khawatir karena masih ada empat ekor anjing liar yang sehari hari berkeliaran disini" tuturnya

Untuk memastikan anjing tersebut terinfeksi rabies setelah dilakukan outopsi oleh petugas dari Dinas Peternakan Kota Bima dan akan dikirim ke laboraturium Dempasar maka akan ditunggu waktu tiga hari berikutnya, tapi berdasarkan pengalaman selama ini para korban tetap diperlakukan sebagai korban rabies

"merujuk dari penjelasan warga tentang ciri ciri anjing tersebut walaupun kami belum sempat mengirimkan sampel darah/otak anjing ini maka kami pada prinsipnya tetap mrmperlakukan para korban sebagai korban rabies yang perlu diantisipasi "jelasnya

Mengingat kekhawatiran warga serta bahaya penularan rabies maka sebaiknya Dinas Peternakan segera lakukan pencegahan yang maksimal dalam bentuk pembasmian secara langsung anjing anjing pembawa petaka tersebut @ry@

Kota Bima, Jurnaalexpose.com || 
Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (DPP Partai Golkar) dengan tegas perintahkan seluruh DPD Partai Golkar untuk mendukung siapapun kader partainya yang mengikuti kontestan Pilkada pada level apapun

Penegasan tersebut dikutip oleh H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima Red) saat berkunjung ke Ketua DPD I Partai Golkar Bima, Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE. Yang saat ini maju menjadi Calon Petahana pada Pilkada Bima Periode Tahun 2020-2025

"DPP Partai Golkar dengan tegas memerintahkan kepada kami selaku kader partai untuk saling mendukung siapapun kader partai yang sedang menjadi kandidat Calon Kepala Daerah sehingga sebagai kader partai perintah tersebut merupakan kewajiban bagi saya untuk siap melaksanakannya" ujar H. M Lutfi

Masih menurutnya "kami akan all out untuk mendukung Umi Dinda sebagai kader terbaik Partai Golkar di Bima yang kebetulan saat ini masih menjadi calon petahana" sambungnya

Ditemani oleh Tiem Partai Koalisi
Hj. Dinda Dhamayanti Putri menerima kunjungan dari H. Muhammad Lutfi sehingga susana terlihat sangat akrab dan bernuansa kekeluargaan

"terima kasih yang sangat mendalam atas kehadiran Bpk H. Muhammad Lutfi, semoga dapat menambah kepercayaan diri kami yang sedang berjuang saat ini, insyaallah kami tetap optimis mendapatkan dukungan yang maksimal dari masyarakat Bima" tuturnya

Sementara itu Mukmin (Ompu Me'e) mengaku sangat yakin IDP Dahlan akan kembali dapat memenangkan Pilkada Bima saat ini apalagi mendapatkan amunisi dukungan moral dari H. Muhamad Lutfi sesama kader terbaik saat ini

"saya tetap hakkul yakin bahwa IDP Dahlan akan tetap menjadi jawara pada Pilkada Bima saat ini, apalagi telah mendapatkan amunisi dukungan moral dari H. Muhammad Lutfi yang merupakan Walikota Bima saat ini" cetusnya

Sesuatu yang tidak bisa dibantah bahwa dukungan moral dari berbagai pihak sangat dibutuhkan oleh para calon saat ini lebih lebih dukungan sesama kader partai kendatipun berbeda daerah/wilayah pemilihan @ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH hadiri kegiatan pendistribusian ZIS konsumtif fakir miskin, bantuan tambahan modal penjualan (BAKULAN), usaha kecil rumah tangga, hak amil masjid, dan bantuan pada Pondok pesantren tahun 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Mpunda, pada Selasa 10 November 2020.

Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima, Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Ketua BAZNAS Kota Bima beserta jajarannya, Sekretaris Camat Mpunda, dan Lurah se- Kecamatan Mpunda.

Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur SE,  MM dalam laporannya menyampaikan penyaluran ZIS akan diberikan pada penerima manfaat di masing-masing kecamatan se-Kota Bima. Penyaluran ZIS untuk kecamatan Mpunda Baznas Kota Bima telah menyediakan dana senilai Rp 120 juta yang akan diberikan kepada 100 kelompok bakulan yang terdiri dari 10 kelurahan yang ada di kecamatan Mpunda dan tiap Kelurahan terdapat 10 kelompok dan tiap kelompok akan diberikan bantuan sebesar Rp 3 juta dan dana bakulan ini merupakan dana hibah. 

"Selain bakulan ada juga bantuan untuk Pondok pesantren yang di di Kecamatan Mpunda sebanyak 6 Pesantren yang diberikan bantuan sebesar Rp 3,5 juta. Terus bantuan untuk fakir miskin yang berjumlah 449 orang sebesar Rp 44,9 juta", jelas Ketua Baznas Kota Bima.

Ketua Baznas juga menyampaikan ada juga bantuan modal usaha produktif untuk para pengusaha yang sudah ada dengan bantuan senilai Rp. 2,5 , tapi bantuan ini nantinya akan diserahkan di Kantor Walikota Bima dan nanti para penerima mendapat kotak infak juga yang digunakan untuk menyisipkan uang infak.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Bima yang sangat responsif melihat kondisi dan situasi masyarakat Kota Bima yang kurang mampu dan mengihtiarkan  pemberantasan rentenir yang merajalela di tengah masyarakat sekarang. 

"Pemerintah Kota Bima juga sangat merespon baik dan terbantu atas inisiasi atas pelaksanaan kegiatan ZIS untuk masyarakat yang membutuhkan.  Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang telah membuat perputaran Ekonomi berjalan sangat lambat, lapangan pekerjaan terus berkurang, dan APBD Kota Bima banyak di pangkas", jelas Wakil Walikota Bima.

Wakil Walikota juga mengharapkan kelompok bakulan yang dibantu oleh Baznas ini akan dijadikan role model ke depannya dan akan dibina sekaligus dikembangkan, apabila ada kekurangannya akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Walikota mengajak masyarakat Kota Bima untuk percaya dan menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya yang disebabkan oleh Virus Covid-19, dimana saat ini Kota Bima sedang dalam Zona merah dan menjadi penyumbang terbanyak se-NTB.

“Rumah sakit RSUD Bima, Rumah sakit Kota Bima, beberapa tempat kesehatan juga telah ditutup, ini dikarenakan banyaknya Nakes yang positif," ujarnya.

Diakhir arahan diajaknya seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat mulai dari diri sendiri dan keluarga di sekitarnya. 

"Mari kita terapkan Protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari, jangan tunggu sakit tapi hindarilah penyakit,” ajaknya.***

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Bima menjadi salah satu konsentrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima. Berbagai upaya terus dilakukan demi menjawab tuntutan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Dan ini dibuktikan dengan penandatangan MoU antara Pemerintah Kota Bima bersama PDAM Tirta Dharma Bima, pada Kamis 17 September 2020 di Ruang Rapat Wali Kota Bima. 

Penandatanganan Momerandum Of Understanding (MOU) antara Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE dengan Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Bima H. Hairuddin, ST.MT tentang Pelaksanaan Kegiatan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) di Wilayah Kota Bima. 

Adapun beberapa kesepakatan yang tercantum dalam perjanjian kerjasama kedua belah pihak tersebut diantaranya dalam pengembangan dan pengelolaan sarana dan prasarana sistem penyediaan air minum di Kota Bima yang diserah operasikan kepada PDAM Tirta Dharma Bima  meliputi Aset berupa lahan, Unit air baku, Unit produksi, Jaringan perpipaan trasmisi dan distribusi air minum serta jaringan perpipaan pelayanan dan sambungan rumah (SR).

Kesepakatan ini  berlaku selama 3 (Tiga) tahun anggaran yang terhitung mulai tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 5.214 Unit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Bima mendapatkan Bantuan Permodalan Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan program pemulihan ekonomi nasional melalui Kementrian Koperasi dan UKM RI. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE pada Selasa 15 September 2020 di Gedung Seni Budaya Kota Bima.

Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Walikota Bima Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala BNI Cabang Bima, Kepala BRI Cabang Bima, Kadis Koperindag, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah serta para penerima bantuan.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kadis Koperindag Abdul Haris S.Sos melaporkan bahwa BPUM diberikan kepada Usaha Mikro dengan syarat-syarat diantaranya berwarga negara Indonesia, mempunyai Nomor Induk Kependudukan, memiliki kegiatan usaha yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, dan bukan ASN maupun anggota Polri/TNI serta pegawai BUMN/BUMD.

Adapun jumlah UKM yang diusulkan oleh  Dinas Koperindag Kota Bima sebanyak 11.137. Data diperoleh dari beberapa sumber yaitu data dari Kelurahan sebanyak 1.114 UKM yang disetor oleh 22 Kelurahan dari 41 Kelurahan yang ada. Data yang dihimpun oleh Dinas dan masyarakat yang langsung mendaftar sebanyak 10.023 UKM.  

"Realisasi Tahap Awal yang akan diserahkan pada hari ini yaitu sebanyak 5.214 UKM dengan nilai Bantuan sebesar Rp. 12.513.600.000 dengan besaran nilai bantuan untuk 1 (satu) UKM sebesar Rp. 2.400.000," terang Kadis Koperindag.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag yang telah bekerja keras dengan sigap mendata sejumlah UKM kita yang terdampak covid-19. Baginya, Kota Bima patut bersyukur karena jumlah UKM yang mendapatkan bantuan ini lebih banyak dibanding Kota dan Kabupaten lainnya.

"Kesigapan kita dan pendataan ini menjadi kunci keberhasilan hingga Kota Bima diberikannya porsi jatah lebih banyak dari daerah lainnya", ujar Wali Kota.

Dijelaskannya pula, bahwa ondisi covid-19 ini juga berdampak dan terasa bagi Usaha Kecil Menengan (UKM) yang ada, sehingga bantuan ini diberikan agar mendorong UKM tetap tumbuh sehingga sektor perekonomian dapat berjalan dengan baik meskipun di tengah pandemi yang tengah melanda bangsa dan daerah kita tercinta. Pencairan dana bantuan ini, Pemkot Bima bekerja sama dengan dua perbankan yakni BNI cabang Bima dan BRI Cabang Bima.

Selain pemberian Bantuan Permodalan Usaha Mikro, diserahkan pula bantuan Gerobak Bakso oleh BNI Cabang Bima kepada Dekranasda Kota Bima yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNI Cabang Bima kepada Dinas Koperindag Kota Bima

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai membuka kegiatan Dialog Tematik I Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda di Aula Pondok Pesantren Darul Hikmah Soncolela Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan lapangan futsal sebagai kegiatan tematik II Pembangunan Fisik (Lapangan Futsal) dengan anggaran sebesar Rp. 100 juta.

Sebelum meletakkan batu pertama Wali Kota Bima berkesempatan melakukan peninjauan asrama pondok dan bangunan mushollah di Pondok Pesantren Darul Hikmah. Melihat kondisi musholla tersebut Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menyampaikan kepada pihak pondok akan memberikan bantuan sebesar Rp. 200 juta pada tahun anggaran 2021. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima, Sekcam Mpunda, Babinsa, Babinkantimas, serta toga/toma setempat.

Wali Kota Bima berharap dengan pembangunan lapangan futsal ini dapat memberikan wadah dan ruang yang tepat sehingga mengakomodir pemuda untuk belajar, berkarya dan menyalurkan hobi, sehingga akan tumbuh nilai kebersamaan dan gotong royong, solidaritas sosial serta saling menghormati diantara sesama yang berbasis kearifan lokal.

"Semoga dengan adanya sarana dan prasarana olahraga ini terciptanya relasi dan interaksi sosial antara warga masyarakat yang dinamis, selaras dan seimbang untuk hidup berdampingan dan persaudaraan sejati", ujar Wali Kota.
Diberdayakan oleh Blogger.