Tampilkan postingan dengan label Kota Bima. Tampilkan semua postingan

Jurnal Expose, Kota Bima || Dalam rangka mendukung dan membantu pemerintah Kota Bima melawan Covid 19, Hj Ellya HM Lutfi selaku Ketua TP PKK Kota Bima bersama pengurusnya membagikan masker hasil kerajinan tangan (handmade) anggota TP PKK Kota Bima dan Majelis Taklim Uswatun Hasanah Kota Bima, pada Senin Sore (06/04/2020).


Masker yang dibuat sendiri (handmade) dari tenun bima ini dibagikan oleh Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi kepada masyarakat di sepanjang jalan mulai dari lapangan pahlawan, pasar raba, paruga nae dan kepada para pekerja/buruh serta pedagang yang berada di pelabuhan bima. Kemudian dilanjutkan dengan para penjaja Garoso dan ojek yang berada di perempatan Daya Indah.

Ketua TP PKK Kota Bima menyampaikan bahwa pembagian masker ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi TP PKK Kota Bima dan Majelis taklim Kota Bima dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona/Covid-19. Dan berharap kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19) di kota Bima.


"Kelangkaan masker menjadi salah satu kendala yang dihadapi saat ini, dan masker yang dibuat oleh ibu-ibu ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan", ujarnya.

Jurnal Expose, Kota Bima || Pemberlakuan jam malam yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bima sebagai langkah untuk mengantisipasi merebaknya virus corona (covid 19) sejauh ini belum menemukan adanya indikasi masyarakat yang secara positif terpapar penyakit corona.
Pantauan langsung media ini diperbatasan Kota Bima, hingga tengah malam (Selasa, 31/03/20) terlihat dengan jelas aktifitas Pemerintah Kota Bima dibawah kendali langsung Walikota Bima Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE dan didampingi oleh Asisten III Drs. H. Supratman beserta jajaran OPD setempat antara lain Drs H. Azhari (Kepala Dinas Kesehatan) Drs. H. Muhidin (Kepala Dinas Sosial) H. Sarafuddin (Kepala BPBD), Abdul Haris SE (Kepala Koperindag) dan H. Ahmad Fathony (Kepala Kesbangpol) Drs. M. Nor A. Majid (Kasat Pol. PP)

Yang terlihat sangat menarik yakni adanya keterlibatan dari beberapa Organisasi seperti Tagana, TSBK dan PC. GP Anshor dengan seragam kebesarannya masing masing. Mereka dengan sigap membantu petugas untuk mengatur lalu lalang semua kendaraan dari arah Kabupaten Bima yang memasuki wilayah Kota Bima untuk dilakukan pengecekan suhu badan dari para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat  (mobil dan motor)

Alfian Indra Wirawan S. Adm, selaku Wakil Ketua Dewan Pembina PC. GP Anshor Kota Bima pada media ini menjelaskan bahwa "selaku Pembina PC. GP Anshor saya berkomitmen untuk membantu serta memberikan insentif kepada adik-adik dari ketiga organisasi (Tagana, TSBK dan PC. GP Anshor) selama mereka menjalankan tugasnya untuk mendampingi tim penanganan covid 19 diperbatasan Kota Bima Ini" demikian jelasnya
Masih menurutnya "Harapan saya semoga masyarakat lainnya dapat membantu para petugas untuk proaktif melaporkan setiap adanya bagian keluarga yang baru datang dari luar daerah agar mematuhi anjuran pemerintah untuk segera secara sukrela melaporkannya pada posko penanganan covid 19 yang sudah disiapkan oleh pemerintah setempat" harapnya

Keseriusan Pemerintah Kota Bima untuk memutus mata rantai merebaknya covid 19 di Kota Bima sepertinya tidak main-main, terlihat dengan jelas bagaimana pemkot Bima menurunkan hampir semua instrumen yang ada seperti halnya Institusi Kepolisian, TNI, Pol PP. Bahkan dengan tegas H. Muhammad Lutfi selaku Walikota Bima menekankan

"Jangan ada satupun pengendara mobil atau motor maupun penumpang lainnya yang lolos dari pemeriksaan dan seandainya ada yang terdeteksi suhu badannya diatas standar kewajaran segera dilakukan penanganan sesuai dengan standar SOP nya" harapnya

Sementara H. Azhari Selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima mengaku sudah mempersiapkan tenaga medis yang diakomodir dari semua Puskesmas "kami sudah mempersiapkan tenaga medis yang ada sebagai langkah kongkrit untuk mengantisipasi bilamana ada masyarakat yang terpapar penyakit corona tsb" jelasnya

Upaya prefentif dan keseriusan Pemkot Bima dalam upaya mengantisipasi serta memutuskan mata rantai covid 19 tersebut mestinya dapat dipatuhi oleh masyarakat lainnya sehingga kekhawatiran kita semua hendaknya dapat dilewati @ry@

Jurnal Expose, Kota Bima || Warga Masyarakat RT 01 Lingkungan Kelurahan Panggi melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri pada lingkungan setempat Selasa (31/03).

Kegiatan penyemprotan oleh Babinsa didampingi, Lurah beserta staf LPM, RT, Kepala SDN 32 Kobi dan staf serta para pemuda.

Mahyudin Mas'ud selaku masyarakat setempat mengucapkan Terima kasih kepada semua pihak yang telah berparstisipasi dan membantu sehingga terlaksananya kegiatan sosial ini, diantaranya Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm, Lurah panggi beserta staf, ketua RT. 01, Ketua LPM Panggi, Babinsa, kepala SDN 32 Kobi beserta staf, Tokoh pemuda dan seluruh masyarakat panggi pada umumnya.

"Semoga apa yang dlakukan ini dapat bernilai ibadah" dan upaya pencegahan wabah Virus Corona atau Covid 19 yang kita lakukan ini cepat berlalu dan kita bisa hidup tenang. Tuturnya.

Mas'ud mengajak pada semuanya untuk peduli terhadap sesama dengan menerapkan apa yang telah di sampaikan oleh pemerintah sesuai dengan himbauan maupun surat edaran yang telah di keluarkan.

Mari kita sayangi Diri sendiri, keluarga dan orang - orang di sekitar kita dengan cara menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing - masing. Doa terbaik dari kita semua, semoga penyemprotan ini kita terhindar dari bala bencana yg sedang melanda dunia ini. Pungkasnya.

Jurnal Expose, Kota Bima || Ikatan Istri Wakil Rakyat (Iswara) Kota Bima, Selasa (31/03) menyerahkan paket sembako secara simbolis pada 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Rasanae Barat dan Asakota. Penyerahan diterima perwakilan dari 2 orang masyarakat yang didampingi oleh masing -  masing Camat setempat.
Ketua Iswara Kota Bima, Sari Desiaty Alfian Indrawirawan mengatakan, Penyerahan  paket sembako secara simbolis diawali di Kantor Kecamatan Rasanae Barat, kemudian dilanjutkan dikantor Kecamatan Asakota Kota Bima. Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus penyerahan Sembako bagi masyarakat.

Untuk penyerahan sembako ini kata Desi, Sengaja dilakukan secara simbolis di kantor Kecamatan, kemudian bagian selanjutnya pada masyarakat selaku penerima manfaat akan diserahkan oleh ibu-ibu iswara lainnya sesuai per dapil masing-masing. Tuturnya.

Sementara Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni SE menyampaikan selamat datang pada ketua Iswara Kota Bima, atas keluangan waktu bersilaturahmi dan sekaligus menyerahkan Bantuan paket sembako bagi masyarakat.

"Alhamdullilah Kami selaku pihak Kecamatan merasa bersyukur atas pemberian bantuan sembako untuk masyarakat atas keperdulian Iswara, ini sangat membantu masyarakat yang saat ini tengah menghadapi penyebaran Covid 19 ini, sehingga masyarakat miskin yang tidak berani keluar rumah akhirnya dapat terbantu dengan adanya bantuan ini". Tuturnya.

Camat menambahkan, saat ini pihaknya bersama jajaran Kelurahan tengah melakukan penyemprotan desinfektan diseluruh wilayah Kecamatan Rasanae Barat, semoga kita semua terhindar dari penyebaran Covid 19. Harapnya 

Jurnal Expose, Kota Bima || Sekretaris Daerah Kota Drs H Mukhtar MH secara simbolis menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB untuk Kota Bima. Bantuan ini berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 125 buah.
Alat Pelindung diri (APD) ini nantinya akan di berikan kepada petugas medis dan petugas yang bekerja di lapangan. Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah usai penyerahan di Halaman Kantor Walikota pada 31 Maret 2020.

"Hari ini Pemkot Bima mendapatkan bantuan APD dari Pemerintah Provinsi NTB. Bantuan-bantuan ini sangan membantu pemerintah Kota Bima utamanya agar pencegahan wabah virus covid-19", Jelas Sekda.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi corona. Dibutuhkan kesadaran bagi semua pihak untuk melawan arus ini.

Penyerahan ini didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs H Gawis, Kepala BPBD Kota Bima Ir H Syarafuddin MM, Kepala Satpol PP Kota Bima dan unsur dari BPBD Kota Bima

Jurnal Expose. Kota Bima || Memasuki Bulan April yang menjadi bulan Istimewa bagi seluruh masyarakat Kota Bima dimana pada tanggal 10 April mendatang Kota Bima akan genap berusia 18 tahun. Perjalanan 18 tahun membangun tentu bukan waktu yang singkat, banyak hal yang sudah tertoreh dan ada pula yang masih harus dibenahi.

Momentum 18 tahun Kota Bima sedianya diisi oleh berbagai macam rangkaian kegiatan. Namun untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 atau virus corona yang tengah merebak di Indonesia dan juga Kota Bima, maka rangkaian kegiatan tersebut ditunda hingga Kota Bima bebas dari Covid-19.

Dalam rangka menyambut Bulan Kelahiran ini, Pemerintah Kota Bima mengeluarkan Edaran Nomor 126 Tahun 2020 tentang penggunaan pakaian khas daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Bima ke-18 Tahun 2020. Hal ini untuk menandai dan memberikan ciri khas pada perayaan HUT Kota Bima ke-18.

Adapun tema HUT Kota Bima ke-18 ini adalah "18 TAHUN BERKARYA, MENUJU KOTA BIMA BERBUDAYA". Berdasarkan tema tersebut maka disampaikan beberapa point dalam surat edaran tersebut diantaranya:

1.  Perubahan Pakaian kerja untuk ASN, Pegawai Kontrak/Honorer berupa Pakaian Tenun Ikat dan Sambolo untuk Pria, dan pakaian Tenun Ikat dan Rimpu untuk wanita.

2. Penggunaan pakaian seperti yang dimaksud pada point 1 berlaku sejak tanggal 1 April 2020 sampai dengan 10 April 2020.

Meski ditengah gempuran virus covid-19 ini diharapkan momentum HUT ini tetap berwarna dan berbudaya. Sebagaimana visi misi pemerintahan Kota Bima yang ingin mengangkat budaya bima sebagai icon yang menarik perhatian para pengunjung yang datang ke Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal Expose || Tim Gabungan yang terdiri dari Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona beberapa daerah, Kota Bima, kabupaten, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pelabuhan Bima tengah mempersiapkan penjemputan ratusan penumpang yang terdiri dari penumpang umum dan jamaah tabligh yang datang dari Makassar dengan KM Binaiyah, Kamis (26/3/2020) malam.


Penjemputan penumpang umum dan khusus jamaah Tabligh akbar sebanyak 604 Orang. Dimana terdiri dari Penumpang yang turun di pelabuhan Bima sejumlah 300 orang dan penumpang yang melakukan pemberangkatan dari pelabuhan Bima sebanyak 312 orang.

Kepala Dikes Kota Bima Drs. H Azhari mengungkapkan, untuk tindakan pencegahan tim gabungan Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona akan melakukan periksaan pada semua penumpang baik yang datang maupun pergi dalam bentuk dua tahap pemeriksaan.

Tahap Pertama Penumpang khusus jamaah Tabligh Akbar sebanyak 178 orang yang berasal dari
Kota bima sebanyak 9 orang, kabupaten Bima sebanyak 20 orang dan Kabupaten Dompu 138 orang serta Kabupaten Sumbawa sebanyak 11 orang akan dilakukan pemeriksaan langsung setelah turun dari kapal.
Dan dari pemeriksaan 1 orang penumpang diduga suspect Corona dan langsung diisolasi dari klinik kapal diangkut dengan tandu dan dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bima sebagai Rumah Sakit rujukan dengan mobil Ambulance khusus.

Untuk penumpang Jamaah Tabligh Akbar yang lainnya sebanyak 177 orang dipulangkan dengan kondisi sehat tapi tetap dalam pengawasan, dilakukan isolasi mandiri dan akan tetap dipantau oleh tim gugus tugas daerah masing-masing.

Tahap Kedua untuk penumpang umum yang terdiri dari 122 orang juga dilakukan pemeriksaan di tempat. Dari hasil pemeriksaan diketahui 1 orang penumpang dari Kabupaten Bima dengan suhu di atas 37 derajat dan sakit dengan riwayat sakit Malaria/typus, namun untuk tindakan selanjutnya di isolasi mandiri.

Penumpang umum yang lainnya sejumlah 121 orang diperbolehkan pulang ke rumah dengan tindakan isolasi mandiri.

Untuk penumpang yang akan melanjutkan pemberangkatan dari pelabuhan Bima yang terdiri dari 304 penumpangan lanjutan di tambah 8 org penumpang yg naik dari bima tetap diperiksa dan di hasilnya baik-baik dan diperbolehkan melanjutkan pemberangkatan.

Kota Bima, Jurnal Expose || Tim Gabungan pencegahan Virus Corana Kota Bima terus bekerja tanpa mengenal lelah sesuai dengan arahan dan tujuan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19) di masyarakat Kota Bima. dan di hari kedua Dinas Kesehatan Kota Bima bersama Tim Gabungan Pencegahan Virus Corona Kota Bima kembali melakukan penyemprotan Disinfektan di berbagai tempat-tempat umum dan keramaian, Selasa (24/3/2020).

Di hari kedua Tim gabungan berhasil menyelesaikan penyemprotan disinfektan di 38 Titik. Dimana tim dibagi dengan tugas masing-masing, Tim 1 dari Dinas Kesehatan Kota Bima melakukan penyemprotan di Masjid Terapung, Terminal Dara, Kapolsek Rasanae Barat, Rusunawa, Kantor Imigrasi, Pos Tolumundu dan kawasan pelabuhan dan Pos Polisi Airud.


Tim II dari BPBD Kota Bima di hari kedua telah melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah Sakit Bima, Masjid Raya Al Muwahidin, Kantor Camat Rasanae Barat, Kantor Lurah Pane, TK Tunas Mekar, Masjid Sultan Kaharudin, Masjid At-Taqwa Lampu Merah Paruga, SD IT Al-Islam, TK Perwanida 2, SDN 2 Kota Bima, Musholla Nurul Islam Saleko, dan Masjid Al-Fatih Sarae

Sedangkan Tim III dari Polisi Pamong Praja Kota Bima melakukan penyemprotan di area Kantor Lurah Sarae, SDN 21 Kota Bima dan Kantor Kelurahan Nae.

Siangnya Tim I dan Tim II bergabung melakukan penyemprotan di wilayah Kompi Senapan A Bima, Puskesmas Jatibaru, TErminal Jatibaru, Kawasan Asi Mbojo dan Pasar Amahami


Dan terakhir Tim PMI berhasil melakukan penyemprotan di wilayah timur diantaranya Kantor Lurah Lampe, Tukad Mas, Masjid Lampe, Kantor Camat Rasanae Timur, Taman Kodo, Kantor Lurah Oi Mbo, Puskesmas Rasanae Timur, Terminal Kumbe, Rumah Sakit Dr. Agung, dan Kantor Pos Raba serta Disnakertrans Kota Bima

Dan besoknya di hari ketiga (Rabu, 25/3/20) Tim Gabungan Pencegahan Virus Kota Bima berencana akan melakukan penyemprotan di 53 titik perkantoran dan keramaian.

Kota Bima Jurnal Expose || Ditengah gencarnya kekhawatiran penularan penyakit corona (covid 19) Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan setempat saat ini sedang membuka posko induk penanggulangan yang bertempat di Puskesmas Paruga


Drs H. Azhari M. Si pada media ini menjelaskan "Posko penanggulangan ini tentunya akan berfungsi sebagai tempat untuk menerima apapun laporan dari masyarakat yang berkaitan dgn penyakit corona sehingga adanya laporan yang dimaksud akan dapat sesegera mungkin ditangani" urainya

Bahkan dengan tegas dirinya berharap "sekiranya ada informasi bahwa ada warga masyarakat yang terkena virus corona yang dimksud maka kami himbau untuk sesegera mungkin dilaporkan pada posko penanggulangan yang sudah kami sediakan ini" tandasnya


Untuk dipatuhi oleh kita semua dan demi terpantaunya indikasi awal dari penyakit corona yang sudah menelan ratusan jiwa nyawa manusia maka sangat di harapkan partisipasi aktif dari kita semua untuk segera melaporkan bilamana ditemukan adanya gejala penyakit yang dimaksud @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose || Menindaklanjuti himbauan pemerintah pusat maupun daerah dalam penanggulangan wabah virus Corona (Covid-19) yang saat ini menjadi Atensi Nasional maupun internasional. Dinas Kesehatan Kota Bima bersama Tim Gabungan Pencegahan Virus Corona Kota Bima melakukan Berbagai kegiatan diantaranya Melaksanakan kegiatan penyemprotan tempat tempat umum di kota Bima yang dimulai hari ini, Senin (23/3/2020).


Rencana penyemprotan dilakukan di 192 titik diantaranya kantor pemerintahan, pusat keramaian dan tempat ibadah. Untuk sementara di hari pertama (23/3/2020) sudah 22 lokasi yg sudah dilakukan penyemprotan oleh tim. Lokasi terakhir penyemprotan di puskesmas mpunda


Disamping melakukan penyemprotan, Dinas kesehatan kota Bima UPT Puskesmas Penanae di hari yang sama berkoordinasi dengan LAPAS Kota Bima menyebarkan dan memberikan brosur yang berisi tentang informasi terkait  covid 19,PHBS, pencegahan HIV dan TB paru serta melakukan penyuluhan keliling Tentang Covic-19 dan DBD didampingi oleh Babinsa dan babintibmas.


Rencana untuk hari kedua, besok penyemprotan disinfektan akan dilakukan dan dilanjutkan mulai pukul 08.00 Wita dan berfokus pada tempat-tempat ibadah dan tempat-tempat umum, diantaranya :
1. Kompleks kantor Camat Rasanae Timur;
2. Taman Kodo;
3. Kantor Lurah Oi Mbo;
4. Puskesmas Rasanae Timur;
5. Terminal Kumbe;
6. SMPN 3 Kota Bima;
7. Kantor Kelurahan Kumbe;
8. Puskesmas Kumbe;
9. Masjid Kumbe;
10. Masjid Baiturrahman;
11. Kantor Lurah Rabadompu Barat;
12. Masjid Baitul Hamid Penaraga;
13. Masjid Mutmainnah;
14. Kantor BPBD Kota Bima;
15. Masjid Sebelah Selatan Kediaman Walikota;
16. Kantor Lurah Penaraga;
17. Kantor Camat Raba.

Kota Bima, Jurnal Expose || terkait Himbauan kewaspadaan merebaknya wabah virus corona (COVID-19) yang saat ini menjadi Atensi Nasional maupun internasional. Kapolsek Rasanae Timur Iptu Suratno, Kanit Sabhara, Kanit Binmas, Kanit Provos, bhabinkamtibmas bersama Danramil rasanae Letda Arsyad serta anggota Koramil Rasanae Kota Bima melaksanakan patroli bersama sekaligus memberikan himbauan terkait kewaspadaan merebaknya wabah virus corona  (COVID-19). (Senin, 23/3/20)


Kegiatan patroli gabungan tersebut mengambil star di Kantor Koramil rasanae kodim 1608 Bima dengan rute perjalanan patroli menuju wilayah Polsek Rasanae Timur.

Beberapa tempat yang datangi  pasar penaraga, selanjutnya tim patroli gabungan melanjutkan perjalanan dengan melewati Hotel mutmainah, belok kiri cabang SMA 3 Kota Bima, dan berakhir di Terminal Kumbe, dalam perjalanan para bhabinkamtibmas dan bhabinsa tetap menyuarakan himbauan melalui pengeras suara agar tetap waspada terkait wabah virus corona (COVID-19).


Himbauan yang disampaikan tersebut meminta warga masyarakat tidak panik, harus sadar terkait maraknya penyebaran wabah virus corona guna tetap di rumah, jaga kebersihan, jaga jarak dalam berinteraksi langsung dengan rekan ataupun orang lain, menghindari bepergian keluar daerah maupun ketempat2 hiburan, dan menghindari kegiatan reunian bersama rekan-rekan, berkumpul ditempat ramai.

Juga dihimbau untuk selalu menggunakan masker dan gunakan hand sanitizer agar terhindar dari virus corona(COVID-19) dan terkait anak-anak kita yang diliburkan di rumah agar manfaatkan waktu tersebut untuk berdiam diri dengan tetap belajar di rumah, bersihkan halaman dan rumah masing-masing.
Selalu menjaga kesehatan, jaga pola makan dan istirahat yang cukup serta perbanyak konsumsi vitamin dan air sehingga imunitas kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik dan fit stabil sehingga mampu membentengi dari virus-virus yang masuk.

Dan terakhir menghimbau untuk berdoa semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua agar kita di Kota Bima khususnya dan pada umumnya negara RI serta dunia dijauhkan dari wabah virus corona (COVID-19) yang merajalela ini.

Kota Bima, Jurnal Expose || Dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19, Pemerintah Kota Bima pagi ini (Senin 23/3/2020) melakukan penyemprotan di berbagai titik lokasi yakni perkantoran, masjid, ruang publik dan kantor yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.


Penyemprotan dilakukan oleh Tim dari Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid 19 Kota Bima yakni tim dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP Kota Bima dan PMI Kota Bima.

Beberapa lokasi penyemprotan yakni Kantor Walikota, Kantor Pelayanan Terpadu, Satpol PP, BPKAD, Kantor DPRD, Dukcapil, Markas Pom, Masjid Penaraga, Puskesmas Mpunda, Kompleks Kantor Dikbud, Gedung Seni Budaya, Paruga Nae, Puskesmas Paruga, Puskesmas Kumbe, Puskesmas Rasanae Timur, RSUD Kota Bima, Puskesmas Jatibaru, Masjid Al Muwahiddin, Masjid At Taqwa, Masjid Terapung, Masjid An Nur Rabadompu.

Penyemprotan dilakukan di 192 titik di Kota Bima dan akan dimaksimalkan selama pekan ini.

Saat ini, diberbagai perkantoran dan area publik juga sudah mulai menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni menyediakan handsanitizer di ruang kerja masing-masing.

Sebagaimana edaran gubernur NTB maka acara keramaian dan melibatkan masyarakat sementara untuk tidak diadakan. Dan dikes akan berkonsentrasi menyelesaikan penyemprotan di beberapa lokasi seperti teminal, pelabuhan, kantor, area publik dan masjid.

Masyarakat diminta tetap siaga dan membantu untuk pencegahan dengan mengurangi aktivitas diluar rumah, menjaga kebersihan dan tetap melakukan social distancing.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kota Bima menetapkan status siaga darurat bencana non alam untuk kejadian luar biasa covid 19 / corona virus. Hal ini berdasarkan surat keputusan Walikota Bima Nomor : 188.45/312/360/III/2020 tentang penetapan status siaga darurat bencana non alam kejadian luar biasa corona virus disease 2019 di Kota Bima.


Hal ini menimbang bahwa penyebaran Corona Virua Disease 2019 (Covid 19) di wilayah indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu dan telah menimbulkan korban jiwa serta kerugian material dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Indonesia telah menetapkan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) sebagai bencana nasional pada tanggal 14 Maret 2020.

Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Kejadian Luar Biasa Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Bima dilakukan selama 169 (seratus enam puluh sembilan) hari kalender terhitung sejak tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020, dan status ini ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan pelaksanaan penanganan darurat di lapangan.

Diharapkan dengan ditetapkannya status siaga dapat membuat masyarakat lebih berjaga-jaga sehingga mengantisipasi dampak yang lebih luas dan dilakukan upaya penanganan yang bersifat cepat, tepat, terpadu dan komprehensif khusunya untuk wilayah Kota Bima  dan NTB pada umumnya.

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE menggelar Rapat Terbatas Koordinasi Terkait Penanganan Corona Virus (Covid-19) di Ruang Rapat Walikota Bima, Senin 16 Maret 2020.
Rapat digelar bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj Anggriani, SE, Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima Harris Tewa, SH MH, Seluruh Asisten dan Staf Ahli Walikota Bima, Pimpinan Perangkat Daerah, Kapolres Bima Kota atau pejabat yang mewakili serta perwakilan dari Tenaga Medis.

Adapun sejumlah arahan atau himbauan yang diambil oleh Walikota Bima dan disetujui oleh seluruh peserta rapat, sebagai berikut :

1. Meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah mulai dari TK/PAUD sampai SMP selama 14 hari, dari tanggal 16-29 Maret 2020.

2. Meniadakan seluruh kegiatan ekstrakurikuler dan melakukan kegiatan belajar secara online.

3. Menghindari kegiatan yang memungkinkan terjadi kontak fisik secara massal/menghindari tempat kerumunan.

4. Menghentikan kegiatan pemerintah yang melibatkan masyarakat banyak.

5. Menghimbau untuk menyediakan antiseptik dan disinfektan di fasilitas pemerintah, umum dan tempat ibadah.

6. Melarang pejabat dilingkungan pemerintah Kota Bima untuk melakukan perjalanan dinas luar daerah dan luar negeri (kecuali sangat penting dan mendesak).

7. Diminta kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

8. Masyarakat yang baru datang dari luar negeri atau daerah yang berpotensi terpapar Covid 19 dalam 14 hari terakhir, sebaiknya menghubungi Dinas Kesehatan Kota Bima (Contac Person: 085239047521).

Himbauan tersebut telah tertuang dan diterbitkan melalui Surat Edaran dengan Nomor 120 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang ditandatangani Walikota Bima tertanggal 16 Maret 2020.

Kota Bima, Jurnal Expose || Lomba Inovasi Dan Teknologi Tepat Guna tingkat Kota Bima Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Bima melalui Bidang Litbang telah berlangsung dan tim penilai telah menetapkan para pemenang untuk masing – masing kategori.


Keputusan ini  ditetapkan melalui Berita Acara Hasil Penilaian Nomor: 050/73/Bappeda Litbang/III/2020 yang ditandatangani oleh Kepala Bappeda Litbang Kota Bima Drs. H.  Muhammad Fakhrunraji, ME,  tanggal 2 Maret 2020.

Tim penilai yang beranggotakan Arif Hidayatullah, ST (Bappeda Litbang Kota Bima),  Abdul Gafar, ST., M. Eng (Dinas Kominfo Kota Bima), Mukhlis, SE., ME (STKIP Bima), Tauhid, SE. STISIP Mbojo Bima), M.AP, dan Julhaidin, SE  (praktisi/usahawan), menetapkan para pemenang sebagai berikut.

Para pemenang untuk Kategori Mahasiswa, Dosen dan Umum, yakni, Agrippina wiraningtyas, M.Sc, dengan nama inovasi/TTG “Tas Belanja Bercode Ramah Lingkungan” sebagai juara I, meraih nilai 86,04.

Tim Nur Nazmi, S.Pd., M. Si, Syahru Ramadan, M. Pd dan Nikman Azmin, M. Pd, dengan nama inovasi/TTG “Mesin Penghancur Sampah Organik” sebagai juara II, meraih nilai 83,56.


Aris Munandar dengan nama inovasi/TTG “Sahabat dan Mitra UMKM” sebagai juara III, meraih nilai 76,37. Ahmad Tsaoqi dengan nama inovasi/TTG “Sistim Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Madia Sosial (Sipengmas)” sebagai juara IV, meraih nilai 75,17.

Tim Firdaus, Amrim dan Suci Haernianti, dengan nama inovasi/TTG “Prototipe Alarm Pendeteksi Banjir” sebagai juara V, meraih nilai 75,07.

Para pemenang untuk Kategori Siswa SMA/SMK Sederajad, yakni, Tim Abhi Krisna & Devi Adelia, dengan nama inovasi/TTG “Alat Bor Duduk” sebagai juara I, meraih nilai 80,88.

Tim Nurul Insani & Layli Nurramdani, dengan nama inovasi/TTG “Kancip Almond/Mete” sebagai juara II, meraih nilai 80,83. Tim Nurapriliani Lailatul & Moh. Aditya Ramadhan, dengan nama inovasi/TTG “Oven Tenaga Surya” sebagai juara III, meraih nilai 76,63.

Tim Ahmad Khairuzaini dan Rozali Jauhari Alfanani, dengan nama inovasi/TTG “Teknologi Penghasil Listrik, Bahan bakar dan Bahan Pembuatan Paving Block Berbasis Sampah Kota Bima” sebagai juara IV, meraih nilai 63,01.

Para pemenang untuk Kategori Perangkat Daerah, yakni, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) , dengan nama inovasi/TTG “Aplikasi SIMPERS” sebagai juara I, meraih nilai 84,36

Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) dengan nama inovasi/TTG “Penerapan teknologi Informasi Geospasial Berbasis Partisipasi Masyarakat Dalam rangka Deteksi Dini Kebocoran Jaringan Distribusi Air Minum di Kota Bima” sebagai juara II, meraih nilai 83,51

Dinas Kesehatan, dengan nama inovasi/TTG “Bengkel Alkes” sebagai juara III, meraih nilai 82,35
Bappeda Litbang, dengan nama inovasi/TTG “Perencanaan dan pengendalian Persediaan Farmasi (farmasi Cermat)” sebagai juara IV, meraih nilai 80,76

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dengan nama inovasi/TTG “Wardawata (Wara Bidan Wara Akta)” sebagai juara V, meraih nilai 77,61

Ada 2 aspek utama penilaian yaitu pertama, Inovasi Alat TTG dengan indikator penilaian mencakup: kreasi, kebaharuan, meningkatkan produktifitas, relevansi, ekonomis, mudah dibuat, dan mudah dioperasikan.

Kedua, aspek presentasi peserta, dengan indikator penilaian mencakup: pengusaan materi, kemampuan menjawab pertanyaan, kemampuan mendemostrasikan alat, teknik penyajian, ketepatan waktu penyajian, dan kesopanan.

Para pemenang akan mendapakan hadiah berupa piagam, piala dan uang tunai yang akan diserahkan oleh Walikota/Wakil Walikota pada kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Bima Tahun 2021 yang diagendakan pada tanggal 23 Maret 2020.

Kepala Bappeda Litbang Kota Bima menyatakan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi pada Lomba Inovasi dan TTG Kota Bima Tahun 2020, dimana jumlahnya mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Bima sesungguhnya memiliki potensi besar dalam hal inovasi. Diharapkannya tahun depan kegiatan ini mendapatkan atensi yang semakin besar dari masyarakat umum, pelajar maupun aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bima

Kota Bima, Jurnal Expose || Laporan Hasil Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi NTB, atas Laporan Pertanggungjawaban bantuan dana partai politik se-NTB tahun anggaran 2019, Kota Bima kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Foto : Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE didampingi Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm Menerima Piagam WTP atas Laporan pertanggungjawaban bantuan Dana Partai 2019

Laporan Hasil Pemeriksaan diberikan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTB, Hery Purwanto di Kantor BPK Perwakilan Provinsi NTB, Jumat (13/3/2020).

Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE hadir bersama Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S.Adm,. Hadir pula Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Bupati/ Walikota se-NTB, Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota se-NTB, Inspektur se-NTB dan Kepala BPKAD se-NTB.

Dalam kesempatan tersebut seluruh Kota/Kabupaten se-NTB berhasil mendapatkan predikat yang sama yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Gubernur NTB memberikan apresiasi kepada seluruh Kota/Kabupaten se-NTB yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Semoga ini dapat terus dipertahankan dan kedepan akan semakin lebih baik dari saat ini," harap Gubernur.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Bagian Kesra Setda Kota Bima menggelar kegiatan dzikir dan doa bersama demi keselamatan bangsa dan daerah dari penyebaran virus corona, berdasarkan Himbauan Gubernur Provinsi NTB melalui Biro Kesos. Dzikir dan doa bersama ini digelar bertempat di Halaman Kantor Walikota Bima atau di Halaman Masjid HM Nur A Latif (Rabu, 11/3/2020)


Dzikir dan doa bersama yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid HM Nur A. Latif dihadiri oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH, hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj. Anggraini, Sekda Kota Bima, Unsur Forkompinda Kota Bim, Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya HM Lutfi, Kepala kantor pengadilan agama, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah lingkup Kota Bima, Ketua DWP Kota Bima, Ketua MUI, Baznas, FUI dan pimpinan Organisasi keagamaan lainnya.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE berharap semoga dengan dilaksanakan Dzikir dan doa bersama ini mudah-mudahan keselamatan bangsa, negara dan daerah dijauhkan dari musibah dan virus corona yang sedang menyerang beberapa negara di dunia termasuk indonesia.

Foto : Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE

Dalam arahannya Wali Kota Bima menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi ghibah dan fitnah, isilah waktu dengan hal-hal yang positif. “Oleh sebab itu hindarilah hal tersebut, karena akan merusak pahala yang didapat", pesan Wali Kota.

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE membuka Rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bimabertempat di Aula Kantor Walikota Bima, Rabu (11/03/2020).

Foto : Walikota dan Sekda Kota Bima (Tengah) beserta Asisten memimpin Rapat

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Asisten Administrasi Umum Drs H Sukri M.Si, Kepala BPKAD Kota Bima dan Pimpinan Perangkat Daerah Penyumbang PAD lingkup pemerintah Kota Bima.

 Sekretaris Daerah Kota Bima menyampaikan bahwa target PAD Kota Bima tahun 2020 yaitu sekitar 62 Miliar, sedangkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima tahun 2020 sebesar 819 miliar lebih, itu artinya bahwa sumbangan PAD terhadap APBD sebesar 7,5%.

Foto : Peserta Rapat OPD Penyumbang PAD

Walikota Bima menyampaikan bahwa PAD Kota Bima tahun 2020 mengalami peningkatan dibanding tahun lalu yang hanya sebesar 58 miliar. Selain itu, dipaparkan juga terkait realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tiap Perangkat Daerah per bulan Januari-Februari 2020, seperti dari Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum maupun BPKAD.
“Berkomitmenlah yang baik dengan setiap perangkat daerah yang ada, sehingga akan memotivasi semua untuk bekerja,” tutup Walikota

Kota Bima Jurnal Expose || Selain sigap menangani musibah kebakaran DAMKAR Kota Bima selalu siap mengatasi problem apapun yqng bersumber dari keluham masyarakat
Salah satu bukti kesigapan tersebut siang ini pasca jum'atan (6/03/20) DAMKAR Kobi dibawah kendali Sugiarto S. Sos langsung mendatangi lokasi got yang terletak dilingkungan Karara RT 6 RW 03 Kelurahan Monggonao atas laporan dan keluhan warga setempat.

Pada Media Jurnal Expose, Sugiarto menjelaskan bahwa sudah tanggung jawab dan tugas DAMKAR untuk menangani berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Kota Bima.

"Pada prinsipnya DAMKAR selalu siap menangani setiap masalah apapun yang menjadi keluhan warga, terutama permasalahan yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat umum" tandasnya

Hal serupa diamini oleh Kasad Pol PP Kota Bima, Drs. M. Nor A. Majid MH yang mendampingi secara langsung Kabid Pemadam Kebakaran.
"Selain ikut menjaga ketertiban daerah kami juga siap siaga untuk membantu secara langsung apapun keluhan warga seperti adanya laporan kejadian pohon tumbang, adanya saluran got yang tersumbat maupun keluhan lainnya yang membutuhkan penanganan sesegera mungkin" demikian jelasnya

Sikap reaktif yang ditunjukkan oleh DAMKAR dibawah naungan Satuan Pol PP Kota Bima patut menjadi acuan OPD lainnya sehingga apapun bentuk keluhan warga masyarakat dapat dengan cepat dipenuhi dan ditangani. Bravo DAMKAR Kota Bima. @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose || Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd membuka secara resmi acara Launching Desa dan Kelurahan, Bebas dari Narkoba (Bersinar) tingkat Provinsi NTB Tahun 2020. Kegiatan di pusatkan di Lapangan atletik Manggemaci, Kota Bima, (Jumat, 06/03/2020).


Hadir  pada launching Kepala BNN Provinsi NTB, Walikota beserta Wakil Walikota Bima.
Wakil Bupati Bima, Wakil Bupati Kabupaten Bima,  Drs. H. Dahlan M. Noer dan jajaran terkait lainnya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP, menyatakan, Wagub NTB atas nama Pemerintah Provinsi menyatakan perang terhadap Narkoba.
Untuk itu dibutuhkan semua pihak bersatu dan besinergi. Mulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat, didukung TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional.

‘’Tanpa kesadaran kita mustahil bisa perang dengan narkoba, karena akan menghancurkan generasi bangsa,’’ungkap Chandra mengutip Wagub Sitti Rohmi.

Wagub, kata Chandra, mengajak kita semua untuk menjaga pergaulan dan membentengi diri dengan agama. Memberantas Narkoba adalah prioritas Pemerintah Provinsi. Sehingga program fasilitator pencegahan narkoba termasuk revitalisasi posyandu keluarga perlu ditingkatkan.

Selama ini, Posyandu hanya melayani bayi, kedepan akan melayani seluruh masyarakat.
Wagub berharap, sosialisasi narkoba lewat posyandu jadi garda terdepan. Akan memproteksi masalah sosial yang ada di desa dan kelurahan.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi NTB, Drs Gde Sugianyar Dwi Putra SH Msi, mengaku, data yang diterima BNN NTB sebanyak 63 ribu orang telah  terpapar narkoba. Mereka tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten di NTB. Pada 2019, BNN Provinsi hanya mampu merehabilitasi 1240 orang, dari 63 ribu yang kecanduan tersebut
.
‘’Dan 90 persen diantaranya pengguna Sabu-sabu yang berumur 15 sampai 25 tahun,’’ungkap Gde Sugianyar.

Penetapan Desa dan Kelurahan bebas Narkoba ini, lanjut Gde, adalah bentuk perhatian serius Pemerintah dan BNN Provinsi NTB juga seluruh Bupati dan Walikota di NTB.
Sebagai komitmen serius memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di daerah.

Berikut Nama Desa dan Keluarahan Bebas Narkoba
1. Kelurahan Monggonao, Kota Bima
2. Desa Cenggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima
3. Desa Karijawa, Kabupaten Dompu
4. Desa Labuhan Burung Kab. Sumbawa Barat
5. Desa Pancor Kab. Lombok Timur
6. Kelurahan Renteng Kab. Lombok Tengah
7. Desa Pemenang Barat, Kab. Lombok Utara
8. Desa Bengkel, Lombok Barat
9. Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kota Mataram.

Sumber : (ProKom Setda Bima)
Diberdayakan oleh Blogger.