Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Usai upacara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang digelar serentak dengan 5 kepala daerah se-NTB di Mataram dua hari yang lalu (26/2/21). Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, dan wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer menggelar acara syukuran di halaman Pandopo Bupati Bima, Minggu, (28/2/2021).

Bupati didampingi Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, hadir juga Pejabat struktutal, fungsional, ASN, dan masyarakat diberbagai penjuru wilayah Kabupaten Bima.

Umi Dinda yang didampingi H. Dahlan menyampaikan, terima kasih untuk para relawan yang telah berjuang demi pasangan In-Dah selama masa kampanye lalu.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih pada semua unsur Tim koalisi dan relawan dan gerbong yang telah berjuang selama ini. Sehingga pada hari ini kita bisa menikmati hasil perjuangan,” ujar Umi Dinda di hadapan pendukungnya.

Menurut ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, dirinya bersama H. Dahlan meyakini, segala bentuk partisipasi optimal yang telah diberikan tidak mungkin mampu dibalas. Semoga ikhtiar untuk mewujudkan BIMA RAMAH JILID II ini menjadi ladang amal bagi semua.

“Saya juga sangat mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menyukseskan Pilkada Kabupaten Bima 2020 yang aman,” katanya.

Kota Bima, Jurnal Expose ||
Hujan deras selama satu jam yang menguyur Kota Bima (2/1/21) menyebabkan banjir gunung dilingkungan Dara mengalir cukup deras mengakibatkan seorang balita 2, 5 tahun (rizki) tewas tergiring masuk got sepanjang 70 meter

Berawal dari kebiasaan anak anak yang senang mandi hujan bareng teman temannya sehingga tanpa disadari arus deras banjir gunung yang tiba tiba menyeret sang bocah yang lepas dari pertolongan karena keburu masuk parit yang tertutup rapat

Kejadian memilukan yang menimpa pasangan M. Hatta dan St. Sumarni tersebut spontan mengundang warga lainnya untuk berusaha menolong sang bocah namun naas akibat kesulitan membuka tutupan parit yang terbuat dari beton sehingga sang bocah baru bisa diselamatkan persis didepan PKM Paruga/Dara

Upaya pertolongan yang dilakukan dengan bantuan dokter dan perawat dari PKM Paruga tak membuahkan hasil disebabkan sang bocah sudah meregang nyawa karena paru parunya sudah dipenuhi air

"Kami berusaha memberikan pertolongan dgn membuka setiap beton yang mampu kami angkat namun korban baru bisa kami temukan dibawah beton yang berada didepan PKM Paruga ini" jelas Jufrin Ketua RW 3 Kelurahan Dara

Begitu pula dengan penjelasan dari Ibrahim Umar bahwa begitu mendengar teriakan dari teman teman korban spontan kami berlari menuju parit tersebut dan berusaha memberikan pertolongan 

"kami berusaha membuka setiap beton yang ada tapi nihil dan akhirnya kamipun terus berupaya maksimal sehingga akhirnya korban dapat kami temukan dibawah beton yang ada didepan PKM Paruga" pungkasnya 

Musibah yang terjadi hendaknya dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua untuk berhati hati menjaga anak anak agar tidak sembarangan membiarkan sang anak bermain tanpa diawasi @rya

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai melantik sejumlah pejabat struktural di lingkup Pemkot Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri tasyakuran perumahan relokasi Kadole dan Oi Fo'o pada Senin 4 Januari 2021. Tasyakuran ini berlangsung di kawasan Huntap Kadole kelurahan Oi Fo'o. 

Wali Kota Bima hadir didampingi Dandim 1608/Bima Kapten (Inf) Teuku Mustafa Kamal. Hadir pula lurah setempat, para pokmas dan warga masyarakat yang bermukim di Huntap Kadole. Acara tasyakuran diawali dengan laporan oleh Ketua Panitia  Kelompok Masyarakat (Pokmas) "Karawi Sama". Dalam laporannya Ketua Panitia kegiatan Jauhar Mahbub menyampaikan segenap rasa syukur kepada Allah SWT, dan juga kepada Pemerintah Kota Bima yang telah merealisasikan bantuan Rumah Relokasi Banjir  untuk masyarakat yang terdampak banjir pada tahun 2016 lalu.

Sementara itu, Dandim 1608/Bima dalam arahan singkatnya menyampaikan agar bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah ini agar bisa ditempati, dirawat dan dijaga, agar hunian benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dengan maksimal.

Senada yang disampaikan Dandim 1608/Bima, Wali Kota Bima dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemukiman yang dibangun ini merupakan bantuan dana yang diberikan oleh BNPB bagi masyarakat yang terdampak banjir pada 2016 lalu, dimana rumah Relokasi ini dibangun di tiga titik yakni di lingkungan Kadole, Oi Fo'o, dan Jatibaru.

"Alhamdulillah anggaran ini bisa dimaksimalkan, walaupun ada sebagian yang kita kembalikan ke pemerintah pusat", jelas Wali Kota.

Pembangunan ini dilakukan secara cepat sejak 2018 lalu, agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak banjir 2016 lalu. "Alhamdulillah kita bekerjasama dengan TNI, coba tidak kerjasama dengan TNI, dan saat ini kita bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita", ungkap Wali Kota.

Diyakinkannya pula kepada masyarakat bahwa hunian yang ada nantikan akan dibangun beberapa fasilitas tambahan seperti PAUD, TPQ dan sarana prasarana lainnya secara bertahap. 

"Insyaallah daerah ini akan terbangun dengan luar biasa. Sarana prasarana akan dibuat d sini, ada PAUD, TPQ, ini yg akan kita buat ke depannya", ujar Wali Kota. 

Disamping itu, diharapkannya beberapa kendala yang terjadi segera dilaporkan kepada pihak penyedia agar segera diselesaikan baik itu air maupun listrik, sehingga kendala-kendala terkait air, bisa di atasi dan masyarakat bisa menikmati hunian yang nyaman bebas dari banjir. Dijelaskannya pula mengenai betapa pentingnya masyarakat harus secara sadar untuk segera menempati hunian ini karena di tahun 2021 ini akan dilaksanakan normalisasi sungai dengan anggaran 230 miliar oleh JICA (Jepang) untuk dua sungai yakni sungai Melayu dan Padolo.

"Kemajuan daerah ini ditentukan oleh warganya. Disamping fasilitas yang dibuat, jika. ada masyarakat yang belum memiliki BPJS, silahkan urus di dinas sosial, Itu gratis dan Pemkot sudah menyiapkan anggarannya," jelas Wali Kota menutup sambutannya.

Diakhir acara Wali Kota Bima bersama seluruh masyarakat dengan penuh keakraban berdiskusi dan membuka sesi tanya jawab guna mengetahui secara langsung berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi juga kesan selama berada di Huntap Kadole. ***

Kota Bima, jurnalexpose.com || 
Banjir bandang kiriman dari Wilayah Kecamatan Wawo Kabupaten Bima meluapi sepanjang sungai padolo yang berimbas beberapa Kelurahan terkena dampak banjir (1/1/2021)

Kelurahan yang paling parah akibat banjir kiriman tersebut dialami oleh beberapa kelurahan diantaranya Kelurahan Rontu, Panggi, Sambinae, Manggemaci, Paruga dan Kelurahan Dara

Dinas Sosial Kota Bima dibawah kendali Drs. H. Muhidin bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan berupa makanan anak anak kepada warga yang mengungsi untuk menyelamatkan diri dari banjir kiriman tersebut

H. Muhidin mengaku "jauh jauh hari kami sudah mempersiapkan makanan ringan untuk anak anak yang kami koordinasikan dengan pihak Propinsi NTB dengan menggunakan anggaran penjemputan" jelasnya

Beberapa warga terlihat sangat panik lalu berkemas menyelamatkan diri dengan membawa beberapa barang berharga yang mampu diselamatkan " selain menyelamatkan diri kami juga hanya mampu membawa barang berharga yang lainnya" ujar bung johan

Banjir kiriman awal tahun 2021 ini praktis menjadi trauma tersendiri bagi warga Kota Bima mengingat pada tahun 2016 silam banjir kiriman yang sama meluluh lantakan ketenangan warga, namun disisi lainnya terlihat warga menjadikan banjir sebagai barang tontonan @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima menggelar perayaan hari Ibu ke 92 tingkat Kabupaten, di halaman Kantor Bupati, Selasa, 22 Desember 2020, pagi.

Hari Ibu tahun 2020 ini, mengangkat tema ”Perempuan Penyemangat & Garda Terdepan di Era New Norma’turut dihadiri Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima, M Putera Feriyandi, S.Ip, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf ahli, Ketua PKK Kabupaten Bima, Ketua Dharma Wanita Kab Bima, Ketua GOW Kabupaten Bima, Tokoh perempuan dan Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Pada moment tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, memberikan piagam penghargaan pada 10 tokoh perempuan inspirasif 2020. Yakni Hj. Siti Raihan, S. Sos, Endang Susilawati, M.Pd, Evi Septi Ervi Diarti, Retno Arumdati, ST, Asni Handayani, SE, Dewi Ratna Muchlisan, SE., M.Hum, Fitria Marwadiyanti, Nurhasanah, dr. Wika Bintang Trisnarahayu, Sp. PD dan  Rosdiana, S.Pd.

Bupati Umi Dinda, menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu ke 92 tahun 2020. Ia berharap kedepannya kaum perempuan Dana Mbojo, dapat meningkatkan karya dan pengabdian mereka lebih besar, lebih tinggi untuk kemajuan Kabupaten Bima.

Keberadaan kaum perempuan bukan sesuatu yang harus dipertanyakan. Sebab selain posisi strategisnya sebagai pendamping suami, kaum perempuan juga memiliki tanggung jawab, dalam membina dan membangun masyarakat.

‘’Perempuan memiliki keistimewaan tertentu. Perlu diketahui, bahwa Bupati Bima hari ini merupakan sosok wanita juga,”ujar Umi Dinda, dalam sambutanya dihadapatan ratusan, undangan yang hadir.

Dijelaskan, Bupati Perempuan yang terpilih untuk dua periode ini, semoga 10 perempuan inspiratif tersebut dapat melahirkan sejuta perempuan inspirasi berikutnya.

Sesungguhnya, masih banyak sosok wanita inspiratif yang menjadi cerminan dan pembelajaran di tengah-tengah kehidupan kita. Mari perbanyak bersyukur karena Allah menitipkan banyak kebahagiaan dan ujian kepada kita. Bupati mengajak ibu-ibu agar terus mengukir prestasi dan menciptakan rasa persaudaraan  antar sesama. 

Dalam berorganisasi, kata Umi Dinda banyak manfaat yang diperoleh, terutama cara membawa diri ditengah kehidupan bermasyarakat.

Oleh karena itu, jangan dianggap sepele berada dalam sebuah organisasi. Karena organisasi tempat membimbing kepribadian sehingga mampu menjadi tauladan. 

Sosok perempuan sangat istimewa. Oleh karena itu, kata Bupati, teruslah belajar agar menjadi tauladan bagi anak-anak. Kemudian membekali diri dan anak dengan ilmu agama, kesabaran dan kesolehan hati.

Pada kesempatan ini, ia juga  menyampaikan atas dukungan serta do’a yang di berikan oleh kaum ibu atau kaum perempuan sehingga pilkada di Kabupaten Bima berjalan dengan Sukses dan aman. (DM.ProKom)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting TingkatKabupaten Bima Tahun 2020 Selasa (15/12) di Aula Hotel Lila Graha Kota Bima mengundag 100 peserta yang berasal dari pejabat Perangkat Daerah terkait,  Camat,  Kepala Desa, Para Kepala Puskesmas, Koordinator Gizi dan pengelola data gizi dari 21 Puskesmas Se-Kabupaten Bima.

Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Alamsyah SKM  dalam pengantarnya mengatakan, Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting dilaksanakan akhir tahun untuk melihat kinerja  penanganan stunting di masing-masing desa dan kecamatan. 

Dikatakan Alamsyah, sesuai data sistem aplikasi online pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat  (ePPGBM), angka prevalensi stunting di Kabupaten Bima sudah mencapai dibawah standar nasional dengan capaian 20 persen. 

“Hal ini menunjukkan penanganan konvergensi dan inovasi berjalan baik dan mendapatkan Dana Insentif Desa (DID) namun perlu upaya berkesinambungan terkait apa yang harus dilakukan”. Tandasnya,

Pada pertemuan yang dipandu Kasi Gizi Tita Masitha M.Si tersebut, Alamsyah menambahkan, terkait penanganan stunting, konvergensi tingkat kecamatan, aspek kelengkapan data masih perlu ditingkatkan.

"UPT Puskesmas harus mengetahui data dan menyampaikan kepada para Kepala desa dan camat, khususnya hal-hal apa yang harus dilakukan. Penanganan stunting bersifat multisektor dan multi dimensi, karena itu, jejaring hingga ke tingkat desa harus satu kata". Terangnya.

Pada sesi diskusi,  Kepala Bidang Perencanan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc yang menjadi salah seorang narasumber memaparkan materi Evaluasi Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Bima Tahun 2020 mengungkapkan beberapa indikator capaian penanganan stunting di tingkat kecamatan dan desa.  

"Mengacu pada data ePPGBM periode Februari 2020, angka prevalensi stunting di Kabupaten Bima  masih tercatat 23,9%  dan angka ini  sudah jauh menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada pada kiraran  40,8% Riskesdas 2013 dan 32,01% Riskesdas 2018".

Keberhasilan tersebut lanjut Raani ditopang oleh beberapa kegiatan penanganan  lintas program dan sektor  seperti pelaksanaan kelas gizi balita. Kegiatanainnya yang turut memberikan kontribusi yaituKelas gizi ibu hamil, sarangge gizi, gerakan jamban keluarga, gencarnya sosialisasi ASI-Eksklusif, Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA), Program penyehatan lingkungan dan penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi.  Disamping adanya sembilan dokumen dukungan regulasi daerah penanganan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Bima.
                 
Namun demikian lanjut Raani, masih terdapat sejumlah Faktor determinan penyebab masalah gizi di Kabupaten Bima  antara lain  tingkat Kepemilikan Kartu JKN/BPJS yang mencapai 47,3%, riwayat balita menderita kecacingan 35,6%  banyaknya anggota keluarga yang merokok (93,2%), dan riwayat ibu hamil Kekurangan Energi Kronis KEK yang mencapai angka 28,9% dan  balita memiliki riwayat penyakit penyerta sebanyak 11,7%.

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Keheningan Kampung Dara tiba tiba terusik oleh munculnya keberingasan anjing rabies yang secara babi buta menyerang anak anak yang sedang asyik bermain

Korban pertama yang menjadi keganasannya adalah seorang anak perempuan yang sedang asyik bermain. Korban sempat digigit lengan kanannya dan berhasil dihalau oleh masyarakat lainnya

Anjing tersebut terusir dan lari lurus dari arah utara menuju keselatan dengan melewati ujung gang tembus keperkuburan Ncuhi Dara namun masih sempat menerkan seorang anak laki laki yang sedang bermain

Menurut beberapa orang yang sempat dari jauh melihat pergerakan anjing tersebut sempat menerkam dan mencakar muka si Rayyam (korban red) "dari kejauhan terlihat jelas anjing itu menyerang anak itu sehingga spontan kami mengejar dan berhasil membunuhnya" ujar Ryan

Menurut keterangan Hadirman salah seorang warga yang tinggal persis besebelahan dengan gunung bahwa ada sekitar empat ekor anjing yang setiap harinya berkeliaran "kami sangat khawatir karena masih ada empat ekor anjing liar yang sehari hari berkeliaran disini" tuturnya

Untuk memastikan anjing tersebut terinfeksi rabies setelah dilakukan outopsi oleh petugas dari Dinas Peternakan Kota Bima dan akan dikirim ke laboraturium Dempasar maka akan ditunggu waktu tiga hari berikutnya, tapi berdasarkan pengalaman selama ini para korban tetap diperlakukan sebagai korban rabies

"merujuk dari penjelasan warga tentang ciri ciri anjing tersebut walaupun kami belum sempat mengirimkan sampel darah/otak anjing ini maka kami pada prinsipnya tetap mrmperlakukan para korban sebagai korban rabies yang perlu diantisipasi "jelasnya

Mengingat kekhawatiran warga serta bahaya penularan rabies maka sebaiknya Dinas Peternakan segera lakukan pencegahan yang maksimal dalam bentuk pembasmian secara langsung anjing anjing pembawa petaka tersebut @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Paslon IDP Dahlan kembali menerima kehadiran dari berbagai elemen muda millenial dan kali inipun paslon tersebut menerima kehadiran Lingkar IDP Dahlan (L.I.D) untuk Wilayah Sape Lambu

Lebih kurang 200 org pemilih pemula dari berbagai desa yang berasal dari Sape & Lambu menyambangin Pandopo Kediaman Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) untuk memastikan arah dukungan mereka

Rombongan L.I.D tersebut dipimpin langsung oleh Mahyuddin yang lebih tenar disapa (N) dengan kebulatan tekad mendukung IDP Dahlan dan diakuinya bahwa awalnya mereka belum menentukan sikap dukungan bahkan ada juga yang sudah menentukan sikap mendukungan ke paslon lainnya

"kami bertekad untuk berkerja keras memenangkan IDP Dahlan dengan pola dan cara kami terutama sekali memanfaatkan potensi pemilih pemula dari berbagai desa yang ada di Sape dan Lambu" ungkapnya

Masih menurutnya "awalnya barisan kami sudah ada yang menentukan sikap dukungan ke paslon dan ada juga yang belum menentukan sikap dukungan namun setelah komunikasi terbangun alhamdulillah kesepakatan kami mutlak untuk mendukung IDP Dahlan" tuturnya

Pernyataan itupun diperkuat juga oleh salah satu srikandi yang bernama Atikah "kami akan berupaya maksimal untuk menjaring teman teman lainya sehingga pemilih pemula di Kecamatan Sape dan Lambu dapat mengerucut untuk IDP Dahlan nantinya" terangnya
@ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH hadiri kegiatan pendistribusian ZIS konsumtif fakir miskin, bantuan tambahan modal penjualan (BAKULAN), usaha kecil rumah tangga, hak amil masjid, dan bantuan pada Pondok pesantren tahun 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Mpunda, pada Selasa 10 November 2020.

Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima, Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Ketua BAZNAS Kota Bima beserta jajarannya, Sekretaris Camat Mpunda, dan Lurah se- Kecamatan Mpunda.

Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur SE,  MM dalam laporannya menyampaikan penyaluran ZIS akan diberikan pada penerima manfaat di masing-masing kecamatan se-Kota Bima. Penyaluran ZIS untuk kecamatan Mpunda Baznas Kota Bima telah menyediakan dana senilai Rp 120 juta yang akan diberikan kepada 100 kelompok bakulan yang terdiri dari 10 kelurahan yang ada di kecamatan Mpunda dan tiap Kelurahan terdapat 10 kelompok dan tiap kelompok akan diberikan bantuan sebesar Rp 3 juta dan dana bakulan ini merupakan dana hibah. 

"Selain bakulan ada juga bantuan untuk Pondok pesantren yang di di Kecamatan Mpunda sebanyak 6 Pesantren yang diberikan bantuan sebesar Rp 3,5 juta. Terus bantuan untuk fakir miskin yang berjumlah 449 orang sebesar Rp 44,9 juta", jelas Ketua Baznas Kota Bima.

Ketua Baznas juga menyampaikan ada juga bantuan modal usaha produktif untuk para pengusaha yang sudah ada dengan bantuan senilai Rp. 2,5 , tapi bantuan ini nantinya akan diserahkan di Kantor Walikota Bima dan nanti para penerima mendapat kotak infak juga yang digunakan untuk menyisipkan uang infak.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Bima yang sangat responsif melihat kondisi dan situasi masyarakat Kota Bima yang kurang mampu dan mengihtiarkan  pemberantasan rentenir yang merajalela di tengah masyarakat sekarang. 

"Pemerintah Kota Bima juga sangat merespon baik dan terbantu atas inisiasi atas pelaksanaan kegiatan ZIS untuk masyarakat yang membutuhkan.  Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang telah membuat perputaran Ekonomi berjalan sangat lambat, lapangan pekerjaan terus berkurang, dan APBD Kota Bima banyak di pangkas", jelas Wakil Walikota Bima.

Wakil Walikota juga mengharapkan kelompok bakulan yang dibantu oleh Baznas ini akan dijadikan role model ke depannya dan akan dibina sekaligus dikembangkan, apabila ada kekurangannya akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Walikota mengajak masyarakat Kota Bima untuk percaya dan menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya yang disebabkan oleh Virus Covid-19, dimana saat ini Kota Bima sedang dalam Zona merah dan menjadi penyumbang terbanyak se-NTB.

“Rumah sakit RSUD Bima, Rumah sakit Kota Bima, beberapa tempat kesehatan juga telah ditutup, ini dikarenakan banyaknya Nakes yang positif," ujarnya.

Diakhir arahan diajaknya seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat mulai dari diri sendiri dan keluarga di sekitarnya. 

"Mari kita terapkan Protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari, jangan tunggu sakit tapi hindarilah penyakit,” ajaknya.***

Pjs Bupati Bima Ir. Muhammad Husni, M.Si, menghadiri Launching Maribertani Taman Nusatera (Tani Mandiri Nusa Tenggara Barat), yang dilakukan oleh Gus Syauqi Ma'ruf Amin, di Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, (Kamis 01/10/20).

Selain Pjs Bupati Bima, yang ikut mendampingi Putra Wapres RI itu, adalah Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han serta beberapa pejabat dari Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, mewakili Gubernur NTB, Pjs Bupati, menyampaikan rasa syukurnya, karena saat dirinya menjabat sebagai Pejabat Sementara, Gus Syauqi berkesempatan hadir di Kabupaten Bima.

Melihat langsung keadaan petani yang ada di Kabupaten Bima secara khusus dan Provinsi NTB secara umum.

"Ini menjadi sebuah berkah bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima,"ujar Pjs Bupati.

Dijelaskan Pjs, atas nama Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik.

Semoga program yang dilaunching tersebut akan meningkatkan semangat petani di Kabupaten Bima.

Dan swasembada pangan tingkat lokal, regional dan Nasional akan segera terwujud. Dengan target utama adalah meningkatkan kesejahteraan nasional. Untuk meningkatkan produksi pertanian, lanjut Pjs, salah satunya adalah melakukan gemar menanam.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, para petani Kabupaten Bima akan didampingi tim 'Maribertani Taman Nusatera'.

"Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia, sehingga launching ini bisa terlaksana dengan baik," kata Pjs Muhammad Husni.

Dijelaskan Pjs yang juga Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi NTB ini, pangan merupakan kebutuhan pokok manusia. Dan tentu saja akan dilakukan upaya-upaya untuk selalu mempertahankannya.

Ia berharap giat dan rencana yang dilakukan hari ini, tetap terus dilakukan sepanjang masa. Karena itu berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Gus Syauqi dalam orasi Ketahanan Pangan, mengingatkan, satu rangkaian kegiatan itu tetap satukan langkah, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Teman-teman, bagaimana kita mewujudkan ketahanan pangan nasional," ujar Gus.

Dijelaskan Ketua Dewan Pengawas Koperasi Mitra Santri Nasional ini, Ketahanan Pangan Nasional tidak akan terwujud, manakala tidak didukung oleh ketahanan pangan di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.

Gus berharap, apa yang dilakukan hari ini bisa mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Dan salah satu kuncinya adalah, bagaimana kita bersinergi yang solid dan terintegrasi.

Kunci ketahanan pangan ada pada petani. Karena yang memproduksi pangan adalah petani. Maka jika tidak ada produktivitas yang dilakukan oleh petani maka berhentilah nadi kehidupan bangsa.

Oleh karena itu, lanjut Gus, petani bukan hanya menjadi simbol. Petani harus dirawat dan dijaga dengan berbagai perangkat pendukung. Agar bangsa ini bisa berdaulat dan bermartabat secara ekonomi.

Pada kesempatan tersebut Gus Syauqi, menyerahkan secara simbolis bantuan KUR bagi penerima manfaat KUR, Alsinta dan sapi bagi Kelompok ternak. 

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Bima menjadi salah satu konsentrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima. Berbagai upaya terus dilakukan demi menjawab tuntutan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Dan ini dibuktikan dengan penandatangan MoU antara Pemerintah Kota Bima bersama PDAM Tirta Dharma Bima, pada Kamis 17 September 2020 di Ruang Rapat Wali Kota Bima. 

Penandatanganan Momerandum Of Understanding (MOU) antara Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE dengan Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Bima H. Hairuddin, ST.MT tentang Pelaksanaan Kegiatan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) di Wilayah Kota Bima. 

Adapun beberapa kesepakatan yang tercantum dalam perjanjian kerjasama kedua belah pihak tersebut diantaranya dalam pengembangan dan pengelolaan sarana dan prasarana sistem penyediaan air minum di Kota Bima yang diserah operasikan kepada PDAM Tirta Dharma Bima  meliputi Aset berupa lahan, Unit air baku, Unit produksi, Jaringan perpipaan trasmisi dan distribusi air minum serta jaringan perpipaan pelayanan dan sambungan rumah (SR).

Kesepakatan ini  berlaku selama 3 (Tiga) tahun anggaran yang terhitung mulai tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 5.214 Unit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Bima mendapatkan Bantuan Permodalan Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan program pemulihan ekonomi nasional melalui Kementrian Koperasi dan UKM RI. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE pada Selasa 15 September 2020 di Gedung Seni Budaya Kota Bima.

Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Walikota Bima Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala BNI Cabang Bima, Kepala BRI Cabang Bima, Kadis Koperindag, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah serta para penerima bantuan.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kadis Koperindag Abdul Haris S.Sos melaporkan bahwa BPUM diberikan kepada Usaha Mikro dengan syarat-syarat diantaranya berwarga negara Indonesia, mempunyai Nomor Induk Kependudukan, memiliki kegiatan usaha yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, dan bukan ASN maupun anggota Polri/TNI serta pegawai BUMN/BUMD.

Adapun jumlah UKM yang diusulkan oleh  Dinas Koperindag Kota Bima sebanyak 11.137. Data diperoleh dari beberapa sumber yaitu data dari Kelurahan sebanyak 1.114 UKM yang disetor oleh 22 Kelurahan dari 41 Kelurahan yang ada. Data yang dihimpun oleh Dinas dan masyarakat yang langsung mendaftar sebanyak 10.023 UKM.  

"Realisasi Tahap Awal yang akan diserahkan pada hari ini yaitu sebanyak 5.214 UKM dengan nilai Bantuan sebesar Rp. 12.513.600.000 dengan besaran nilai bantuan untuk 1 (satu) UKM sebesar Rp. 2.400.000," terang Kadis Koperindag.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag yang telah bekerja keras dengan sigap mendata sejumlah UKM kita yang terdampak covid-19. Baginya, Kota Bima patut bersyukur karena jumlah UKM yang mendapatkan bantuan ini lebih banyak dibanding Kota dan Kabupaten lainnya.

"Kesigapan kita dan pendataan ini menjadi kunci keberhasilan hingga Kota Bima diberikannya porsi jatah lebih banyak dari daerah lainnya", ujar Wali Kota.

Dijelaskannya pula, bahwa ondisi covid-19 ini juga berdampak dan terasa bagi Usaha Kecil Menengan (UKM) yang ada, sehingga bantuan ini diberikan agar mendorong UKM tetap tumbuh sehingga sektor perekonomian dapat berjalan dengan baik meskipun di tengah pandemi yang tengah melanda bangsa dan daerah kita tercinta. Pencairan dana bantuan ini, Pemkot Bima bekerja sama dengan dua perbankan yakni BNI cabang Bima dan BRI Cabang Bima.

Selain pemberian Bantuan Permodalan Usaha Mikro, diserahkan pula bantuan Gerobak Bakso oleh BNI Cabang Bima kepada Dekranasda Kota Bima yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNI Cabang Bima kepada Dinas Koperindag Kota Bima

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai membuka kegiatan Dialog Tematik I Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda di Aula Pondok Pesantren Darul Hikmah Soncolela Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan lapangan futsal sebagai kegiatan tematik II Pembangunan Fisik (Lapangan Futsal) dengan anggaran sebesar Rp. 100 juta.

Sebelum meletakkan batu pertama Wali Kota Bima berkesempatan melakukan peninjauan asrama pondok dan bangunan mushollah di Pondok Pesantren Darul Hikmah. Melihat kondisi musholla tersebut Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menyampaikan kepada pihak pondok akan memberikan bantuan sebesar Rp. 200 juta pada tahun anggaran 2021. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima, Sekcam Mpunda, Babinsa, Babinkantimas, serta toga/toma setempat.

Wali Kota Bima berharap dengan pembangunan lapangan futsal ini dapat memberikan wadah dan ruang yang tepat sehingga mengakomodir pemuda untuk belajar, berkarya dan menyalurkan hobi, sehingga akan tumbuh nilai kebersamaan dan gotong royong, solidaritas sosial serta saling menghormati diantara sesama yang berbasis kearifan lokal.

"Semoga dengan adanya sarana dan prasarana olahraga ini terciptanya relasi dan interaksi sosial antara warga masyarakat yang dinamis, selaras dan seimbang untuk hidup berdampingan dan persaudaraan sejati", ujar Wali Kota.

Kota Bima, jutnalexpose.com || Dinas Koperindag Kota Bima menggelar kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (Bisnis Plan) bagi wirausahaan muda Kota Bima yang dilaksanakan di Aula PLUT Kota Bima. (Selasa 15/9/2020). Diklat ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Bima, Kadis Koperindag, Kabag Ekonomi, dan beberapa Kepala Perangkat Paerah lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kepala Dinas Koperindag Kota Bima Abdul Haris SE dalam laporannya menyampaikan kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (Bisnis Plan) bertujuan untuk memberikan analisis terhadap rencana pengembangan perusahaan. 

Dijelaskannya bahwa secara khusus, kegiatan ini akan mengkaji aspek legal, profil wilayah, visi – misi, kesesuaian teknis pengembangan, pasar dan pemasaran, sosial dan lingkungan, manajemen dan SDM, serta aspek finansial untuk menentukan manfaat ekonomis, workability legal dan teknis serta kelayakan finansial, dan sensitivitasnya terhadap faktor-faktor ekonomi, teknis dan finansial yang kritis terhadap rencana pengembangan bisnis.

"Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama 3 (Hari) hari mulai dari tanggal 15  September sampai dengan tanggal 17 September 2020 dengan jumlah peserta bimtek sebanyak 30  orang yang terdiri dari wirausahaan muda kota Bima", lapor Kadis Koperindag.

Lebih lanjut dilaporkannya bahwa peserta pelatihan ini nantinya akan mengikuti lomba penyusunan rencana bisnis plan yang dilaksanakan oleh kementerian perindustrian dan perdagangan RI.

Wali Kota Bima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag dan peserta pelatihan. Diharapkannya semoga dengan kegiatan pelatihan penyusunan rencana bisnis mampu mengurangi kegagalan bagi para wirausahaan muda yang baru dan sedang merintis usaha.

“Pengusaha pemula atau muda biasanya cepat bosan dan tidak sabaran, tapi kalau mau berhasil dalam berusaha kuncinya harus tekun dan sabar”, pesan Wali Kota.

Lebih lanjut dijelaskannya banyak para pengusaha yang tidak menginjak perguruan tinggi tapi dia sukses dalam berusaha, ini berkat kesabaran dan ketekunannya dalam berusaha. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima juga berbagi pengalaman bisnis dengan para peserta pelatihan sebagai motivasi bagi para peserta untuk tetap tekun membangun bisnis yang mereka geluti.

“Pemerintah Kota Bima juga nantinya akan mensuport perbankkan agar membantu permodalannya", ucap Wali Kota.

Diakhir kegiatan pembukaan Diklat Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melakukan penyerahan secara simbolis pakaian pelatihan kepada peserta pelatihan. 

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Semarak sambutan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Bima rombongan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE - Drs. H. Dahlan (IDP- Dahlan) di Bandara Salahuddin menyambut kepulangannya membawa persyaratan berupa rekomendasi partai pengusung salah satunya SK dukungan Partai Demokrat untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020 mendatang. (Rabu, 2/9/2020).

Begitu IDP- Dahlan turun dari pesawat di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, dijemput histeria oleh ribuan massanya baik yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Pasangan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE - Drs. H. Dahlan (IDP- Dahlan) yang merupakan pasangan incumbent ini diarak di sambut ribuan pendukung dan diramaikan dengan iring-iringan/konvoi sehingga jalan raya sampai membludak.


IDP- Dahlan atau yang sebut DILAN, tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin sekitar pukul 11: 45 WITA. Begitu tiba, DILAN dijemput oleh ribuan massanya menuju Sekretariat Demokrat Kabupaten Bima, untuk menerima SK tersebut yang berlokasi di sebelah kanan dan sebelah utara kantor pemerintah Kecamatan Woha.
Tidak terelakan lagi, ribuan massa pendukungnya bereuforia menunggu kedatangan pasangan DILAN yang menjadi dambaan meraka, dan begitu tiba DILAN massa dan pendukungnya mebludak. Bahkan, kendaraan roda dua dan empat sampai tidak bisa lewat karena saking banyaknya pendukung serta massa simpatisan yang hadir.


IDP- Dahlan (DILAN), hanya melempar senyumnya sebagai ciri khasnya sembari mengangkat dua jari seakan memberikan isyarat pada kita semua untuk memilihnya pada Pilkada Bima mendatang.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Usai menghadiri Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Donggo, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer langsung bertatap muka dan disambut olehkeluarga besar warga Desa Runggu, Desa Renda dan Sanggar di pondopo Bupati Bima (Rabu malam, 26/8/2020).

Kehadiran rombongan masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu tersebut, guna untuk memberikan dukungan kepada IDP-Dahlan Dua Periode pada pilkada 2020.

Salah seorang warga Desa Runggu Muslimah yang juga ketua Majelis Taklim  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Umi Dinda mau menerima kami. Menurut dia, ratusan warga khususnya Emak-Emak ini telah menunggu kehadiran Umi Dinda dan H. Dahlan sejak pukul 19.30 yang pulang dari Kunker dari Donggo.
"Akhirnya, yang kita ditunggu sudah datang yang walaupun tidak ada istrahatnya. Tapi demi kencitaanya pada kami selaku warga Umi Dinda - H. Dahlan langsung menemani kami, "ujarnya di hadapan warga yang menghadiri acara tersebut.

Ia menjelaskan, bahwa Emak-Emak yang ada di Desa Runggu dan anggota Majelis Taklim Annur Desa telah menekan kontrak politik untuk mendukung IDP-Dahlan Dua Periode. Karena kepemimpinan IDP-Dahlan sudah kami rasakan.

"Ya apa salahnya kami akan memenangkan kembali IDP-Dahlan dua periode, sekali wali sekali rai lanjutkan," tegasnya sembari memberikan tepukan yang meriah.

Hal senada juga yang dikatakan oleh H. Hamid tokoh masyarakat Desa Renda, bahwa kami warga Renda tetap akan memenangkan IDP-Dahlan sampai titik darah penghabisan. Karena sosok IDP-Dahlan pemimpin yang paham akan kebutuhan kami selaku warga.

"Tidak salah kami mendukung IDP-Dahlan. Dan Insya Allah kami tetap akan merawat dukungan ini sampai pada 9 Desember 2020, serta akan merangkul orang belum ada dukungan," tegasnya.

Dalam sambutanya Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE Bupati Bima, mengaku terharu dan mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran keluarga besar dari Desa Renda, Runggu dan Sanggar hadir memberikan dukungan untuk IDP-Dahlan Dua Periode.

Dihadapan H. Dahlan, Umi Dinda sapaanya mengajak seluruh ratusan warga yang hadir ini agar merawat dan menjaga sampai pada tanggal 9 Desember 2020 nanti.

"Mari kita satukan tekat untuk kembali memilih IDP-Dahlan. Kita semua membutuhkan kerjasama yang baik dalam meraih kemenangan. Serta do,a dan keihlasan semua warga yang hadir ini insya Allah di izabah oleh Allah SWA," katanya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer, M. Pd, melakukan kunjungan kerja di desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Selasa (25/8).

Dalam kunjungan kerja Bupati dan wabup selain menyerahkan bantuan puluhan juta untuk pembangunan Masjid, juga diserahkan alat masak dan amplifire untuk PPK di masing masing dusun.

Saat melakukan kunjungan kerja ditiga desa tersebut, Bupati dan Wabup didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemda Bima, Camat dan Kepala desa masing-masing desa.

Lebih awal Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan uang pribadi untuk pembangunan Masjid desa Mpuri sebesar Rp25 juta, Rp35 juta untuk dua Masjid di desa Woro.

Selain menyerahkan bantuan uang tunia, dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan alat masak masing-masing PKK dan amplifier untuk masing-masing dusun di tiga desa.

Dalam kesempatannya, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, membangun apapun harus dilandasi dengan kebersamaan, supaya impian dan harapan dapat diwujudkan sesuai keinginan masyarakat.

"Jangan melihat besar dan kecilnya bantuan yang saya dan Pak Wakil berikan, nilai yang diserahkan sesuai tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat dan Pemdes yang saya terima secara pribadi," jelas Umi Dinda.

Kehadiran dirinya bersama Wakil Bupati membawa nama Pemerintah untuk menyelesaikan kunjungan kerja di tiga desa di Kecamatan Madapangga.

"Alhamdulillah kerja sama dan ikhlas semua elemen masyarakat dalam membawa Kecamatan Madapangga menjadi lebih baik," kata dia.

Kata dia, situasi Kantibmas betul-betul kondusif di Kecamatan Madapangga, ini semua bukan berarti kesuksessan TNI Polri, namun keberhasilan bersama.

"Mari kita dukung situasi kantibmas masing-masing wilayah untuk menciptakan kondisi yang lebih baik," kata dia.

Bupati berharap kepada masyatakat ditiga desa, untuk sama-sama menjaga hubungan antar sesama menjelang Pilkada, diingatkan berbeda pilihan jangan lantas dijadikan perpecahan.

"kita berhak memilih pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bima, maka pilihan itu sudah ada dihati masyarakat," kata dia

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Dalam rangka mengisi sekaligus menyambut HUT RI ke-75, TPQ Al-Aziim dan Karang Taruna Gemini Kelurahan Pane mengadakan lomba hafalan ayat-ayat pendek dan bacaan sholat tingkat anak-anak SD di Mushola Al-Ihlas Minggu, 23/8/2020. 

Ketua Karang Taruna Gemini Kelurahan Pane Abdul Mahrun mengatakan, “Alhamdulillah, masyarakat menyambut kegiatan agenda tahunan kali ini dengan antusias, terbukti dengan banyaknya anak-anak dari TPA maupun yang mengaji dirumah mendaftarkan diri menjadi peserta lomba, tercatat 44 peserta mengikuti lomba hafalan ayat pendek dan bacaan Sholat di lingkungan RW 03 dan RW 04," imbuhnya.

TPQ Al-Aziim dan Karang Taruna Gemini Gelar Lomba Hafalan Ayat Al-Quran dan Bacaan Sholat
Kata dia, seluruh rangkaian digelar, dengan melibatkan anak-anak dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahim dan menjaga kekompakan masyarakat, sekaligus kampayekan untuk memakai masker pada masyarakat pada umumnya.

Menurutnya, lomba digelar dimaksudkan untuk memeriahkan hari kemerdekaan, sebagai bentuk kesukuran atas keberhasilan para pejuang dalam mengusir penjajah hingga meraih kemerdekaan.

“Melalui kegiatan lomba ini, bisa semakin mempererat hubungan psikologis antara lembaga pemerintah bersama warga. Untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, dan kamtibmas di Kota Bima,” tuturnya.

Perlombaan ini juga diharapkan dapat menghasilkan bibit-bibit muda yang berkualitas dalam membaca Al Qur’an. "Dan Alhamdulilah lomba dilaksanakan selama dua hari, dari hari Sabtu dan Minggu," 

Ia pun mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur terutama warga Pane, panitia pelaksana serta Ketua FPKT Kota Bima dan Pak Gunawan yang membantu mensukseskan acara tersebut. 

Babambojo sapaanya menambahkan, kalau tidak ada halangan, pihaknya pun akan menggelar kegiatan Lomba Lari karung, makan kerupuk anak-anak serta pengobatan gratis dan donor darah pada tanggal 30 Agustus 2020.

Hadir dalam acara tersebut ketua RW, RW, Pembina TPQ Al-Aziim tokoh masyarakat tokoh pemuda dan warga setempat.

Kabupaten Bima,jurnalexpose.com || Keluarga Besar SMPN 8 Kota Bima menyerahkan bantuan pada korban kebakaran di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo, Sabtu (08/08)

Kepala SMPN 8 Kota Bima Ridwan S.Ag menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Warga Ntonggu. 

Dalam kesempatan ini, keluarga besar SMPN 8 Kota Bima menyerahkan bantuan langsung di lokasi korban kebakaran. “Semoga para korban kebakaran tabah dan sabar,” jelasnya 

Menurut Kepsek, Bantuan yang diserahkan pada korban kebakaran berupa 47 buah gentong air dan 47 buah gayung. Sumbangan tersebut berasal dari seluruh guru dan pegawai SMPN 8 Kota Bima

“Mudah- mudahan apa yang kita berikan ini berkah bagi keluarga korban kebakaran dan menjadi amal bagi kita semua di SMPN 8 Kota Bima. Tuturnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, beserta rombongan dilaksanakan di Kecamatan Wawo, Rabu 5/8/2020.

Sedikitnya, Lima desa yang ada di Kecamatan Wawo didatangi oleh Bupati wanita pertama di NTB tersebut.

Bupati Umi Dinda beserta rombongan, mengawali Kunkernya di Desa Riamau, yang dipusatkan di kantor desa setempat.

Namun, sebelum pertemuan tatap muka dilaksanakan, Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan drainase sepanjang 300 meter, yang bersumber dari Dana ADD Desa Riamau sebesar Rp 180 juta.

Kades Riamau Adisan, mengaku pembangunan drainase tersebut merupakan pembangunan tahap kedua yang menggunakan dana  ADD desa. Pada tahap pertama, pihaknya mengerjakan proyek rabat Gang senilai Rp 290 juta di tiga titik, sepanjang 500 meter. Dan akan dilanjutkan dengan pembuatan penting air di 5 titik dengan anggaran Rp 160 juta.

Kades Adisan mengaku rakyatnya telah merdeka, karena telah menikmati jalan yang sudah di hotmix oleh pemerintah daerah. Hanya saja yang masih perlu dibantu adalah dua Mushola dan satu masjid yang ada di Desa yang dipimpinnya.

Sementara itu, Bupati Umi Dinda berharap dana ADD Desa bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat. Para Kades dapat memprogramkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan tetap melakukan konsultasi dan koordinasi, sehingga tidak menimbulkan saling curiga.

Terhadap hutan yang berada di kawasan tutupan agar tetap dijaga dan dilestarikan keberadaannya, sebagai sumber mata air bagi masyarakat.
 
Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan berupa, alat olah raga, alat-alat masak, benang untuk kelompok tenun dan mesin pemotong kucit.

Usai  di Desa Riamau, Bupati dan rombongan menuju Desa Raba. Tatap muka dilangsungkan di lapangan olahraga Desa setempat. Sejumlah Kepala Dusun (Kadus) dan RT menyampaikan harapan dan kebutuhan mereka.

Bupati mengakui, melalui Dinas tehnik Pemerintah telah membangun sarana air bersih bernilai miliaran rupiah di Desa Raba. Bupati Umi Dinda berharap, apa yang telah dibangun bisa dijaga dan dirawat  keberadaannya oleh masyarakat.

Dari Desa yang berada ujung Timur Kecamatan Wawo tersebut, Bupati beserta rombongan menuju Desa Kombo.

Selain meresmikan Polindes,  Bupati  juga bertatap muka dengan masyarakat Desa Kombo  yang dipusatkan di areal Polindes yang baru di bangun tersebut .

Dalam laporannya, Kades Kombo mengaku, bahwa warganya tidak ada yang mengganggu lahan yang masuk dalam kawasan hutan tutupan negara, untuk menanam jagung, padi, maupun bawang yang menjadi kebutuhan pokok warganya.

Kades mengaku bahwa lahan tersebut akan dijaga bersama-bersama dengan masyarakatnya. Dan akan menanam kembali bawang putih yang sudah 20 tahun tidak pernah ditanam oleh masyarakat di  Desa Kombo.

Di Desa Kombo,  Bupati menyerahkan bantuan alat masak masing-masing dusun dan bagi Kader PKK.

Kunjungan kerja Bupati dan rombongan berakhir di Desa Maria. Sebelum mengakhiri Kunker di Desa Maria, Bupati melangsungkan Kunker di Desa Kambilo, dipusatkan di lapangan Desa Kambilo. 

Pemerintah Desa Kambilo menyampaikan terima kasih atas pembangunan yang telah dilakukan. Dan menyampaikan penghargaan, karena Bupati dan rombongan menyempatkan diri untuk melaksanakan Kunker di Kambilo.

Di Desa Maria, Bupati dan rombongan mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan wawo.

Bupati Umi Dinda, memberikan bantuan uang secara pribadi kepada Masjid Nurul Yaqin, Desa Maria,  uang sebesar Rp 40 juta.

Di hadapan para jama'ah Masjid, Bupati berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Yaqin. Kemudian bisa segera dimanfaatkan oleh para jamaah dan masyarakat. (ProKom Setda Bima)


Kabag Prokopim setda Bima

M Chandra Kusuma AP.
Diberdayakan oleh Blogger.