Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Kota Bima - Dinamikambojo, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kota Bima menggelar Musyawarah ke V pemilihan ketua Organda Kota Bima periode 2020 - 2025. 


Dari hasil pemilihan Muchsin H. A. Hamed Ali akhirnya terpilih jadi Ketua organda Kota Bima yang merupakan seorang pengusaha PO Bima Permai yang berdomisili di Kelurahan Karara Kota Bima, beliau memimpin organda kota Bima untuk Periode 2020 - 2025. 

Kepala Dinas perhubungan Kota Bima, Ir. H. Zulkifli, M.Ap mewakili ketua DPD Organda Propinsi NTB melantik ketua terpilih Muchsin selaku Ketua Organda Kota Bima. Berharap pada ketua organda terpilih agar segera menyusun struktur organisasi dan dapat melaksanakan tugas dan segera eksis untuk kemajuan organda ini.

Ketua Organda terpilih Muchsin usia dilantik berjanji akan segera Membenahi apa yang menjadi persoalan selama ini, kita akan membuat konsep dan tetap bekerjasama dengan pihak Dishub dan kami tetap melakukan koordinasi karena dishub adalah mitranya organda.

Langkah awal kita juga akan menertiban angkutan darat yang selama ini terlihat amburadul, sehingga kedepan angkutan darat yang ada berjalan dengan baik. untuk transportasi kota, kita juga akan melakukan menertibkan. Tuturnya.(MD.002).

Jakarta, jurnalexpose.com || Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, secara resmi menyerahkan SK dukungan kepada Hj. Indah Dhamayanti Putri SE - Drs. H. Dahlan M.Noer yang akan maju bertarung di Pilkada Kabupaten Bima sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026 di Kantor Pusat DPP Golkar di jalan Slipi Jakarta Utara. (Minggu, 12/7/20).

Wakil Sekretaris Organisasi DPD II Golkar Kabupaten Bima Dafullah S.Pd menyatakan, rasa syukur karena dipercaya Partai berlambang pohon beringin tersebut untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati. Dan telah menjawab isu-isu yang salama ini di hembuskan oleh orang yang tidak bertangungung jawab bahwa Golkar tidak akan di dapat Oleh Umi Ketua kami.

"Alhamdulilah, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE resmi menerima SK, dan kami sebagai kader sangat bersyukur, dan akan melakukan hal terbaik serta bekerja keras, karena kepercayaan itu mahal harganya," terang Om Daffa


Kata Dafullah, ini adalah sebuah kebanggan bagi kami selaku kader Golkar, karena mampu menjaga kepercayaan dari DPP Golkar dan marwah Partai untuk melanjutkan kepemimpinan IDP- Dahlan dua periode.

"Kami siap memenangkan IDP-Dahlan, dan insya Allah jajaran DPD II sampai tingkat Desa akan menggelar Rapat konsolidasi bagaimana pasangan IDP-Dahlan bisa menang pada Pilkada Desember 2020 ini," pungkasnya.

Daffula juga menyampaikan, Partai Golkar memiliki 9 kursi di DPRD Kabupaten Bima. Untuk maju di Pilkada, pasangan balon IDP-Dahlan yang diusung Golkar berkoalisi dengan Partai PPP, PKB, PBB dan Gerindra

"Golkar 9 tambah 5 PPP, 2 PKB, 1 PBB, 5 Gerindra Jumlah 22 kursi sudah memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU Kabupaten Bima," jelasnya.

Sebelumnya memang telah santer diberitakan bahwa Ketua Umum Partai Golkar akan menyerahkan SK dukungan kepada 10 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota yang akan bertarung pada Pilkada di Indonesia, termasuk kepada pasangan IDP-Dahlan di Kabupaten Bima.

Kabupaten Dompu, jurnalexpose.com|| Alumni SMPN 1 Dompu Angkatan 87 yang di selenggarakan di Pantai Felo Janga Kabupaten Dompu, Sabtu (04/07) berjalan lancar dan sukses yang telah direncanakan sejak tiga bulan yang lalu.

Reuni tersebut selain ajang temu kangen dan tatap muka sekaligus sebagai ajang silaturahim sesama alumni. 

Panitia mengambil start dari tempat Pak Sior Parmadi di Kota Baru Dompu yang di hadiri para peserta alumni 87 baik berasal dari Dompu dan luar pulau Dompu. Dengan tema "Satu Hati Satu Jiwa".

Husni Boftem selaku Ketua panitia kegiatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya tidak merasa sebagai ketua, tetapi hanya ditunjuk untuk mengatur terkait rencana kegiatan reuni ini.
 
Ia juga menyampaikan niat awal reuni Alumni 87 ini, adalah semata-mata untuk bersilaturahmi agar tetap mengingatkan persahabatan yang sudah lama terjalin. 

Adapun Susunan Panitia Reuni SMPN 1 Dompu, Ketua Husni Boftem, Wakil Ketua Sulastriana Har, Sekretaris Hairuddin, Burhan, Bendahara Sri Guna, dan Diana Fauzi.

"Alhamdulillah berkat kerjasama semua teman - teman akhirnya pelaksanaan reuni di laksanakan di pantai Felo Janga, hari ini kita berkumpul dan bertemu bersama teman dalam satu acara reuni, dan kegiatan ini didukung penuh oleh peserta alumni, tidak dari bantuan donatur pihak luar, karena berprinsip gotong royong" Ungkap Husni sapaannya.

Acara di mulai pukul 10.00 start bersama di kediaman salah satu rekan kami Pak Sior Parmadi menuju Pantai Felo Janga tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 diawali berkumpul bersama, mengatur tenda, memasang audio dan lain – lainnya. 

Acara diawali dengan Foto bersama alumni dan selanjutnya diadakan acara pembukaan oleh salah satu peserta reuni. 

Ibu Ani Kurniati, berharap apa yang diberikan alumni dapat bermanfaat dan kedepan jika ada sesion kedua akan lebih baik lagi dalam mengkemas kegiatan reuni dengan tema “Satu Hati Satu Jiwa “
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia menyampaikan rasa bangganya kepada rekan-rekan alumi 87 yang saat ini sudah menjadi manusia yang dengan segala macam bidang profesi bahkan mungkin bisa digolong atau di kategorikan yang sukses.

Sementara Alumni lain, Afifudin menambahkan, merasa bangga kepada alumni 87 SMP 1 Dompu sekaligus menitip pesan agar reuni ini jangan disamakan dengan reuni dengan mantan dan jangan mengingat masa lalu yang berkaitan dengan mantan, yang lalu biar berlalu, sekarang kita berkumpul bersama untuk selalu mengingat Almamater kita bersama dan mari kita selalu mengadakan acara ini dan selalu berbuat untuk Nusa dan Bangsa ungkap Afifudin.

"Tak terasa 33 tahun sudah saudara semua alumni 87 meninggalkan sekolah yang sampai saat ini masih berdiri kokoh, meski telah banyak perubahan dari segi fisik sekolah, saya bangga pada alumni 87 yang peduli terhadap sekolah tempat menimba ilmu dulunya sehingga mengantarkan rekan-rekan menjadi orang seperti sekarang ini. 

Sementara itu, ia juga mengingatkan jangan karena reuni menjadi cerita yang bersifat negatif, karena banyak hal yang bisa muncul akibat reuni atau kadang biasa di sebut temu kangen, sementara arti sesungguhnya reuni adalah pertemuan kembali teman sekolah dengan segala macam cara untuk rasa kebersamaan sebagaimana, sub tema dari kegiatan reuni alumni 87 kali ini adalah “Satu Hati Satu Jiwa“.

Acara dilanjutkan dengan bernyanyi dan sambil sawer-saweran bersama dan mengadakan berbagai lomba bernyanyi antar kelas A-G diwakil oleh satu dari teman masing-masing kelas.
Pukul 16.00 Wita dilakukan acara penutupan dan sekaligus pembagian Doorprize dari masing-masing mata lomba, Doorprize tersebut disamping dari panitia juga diberi oleh rekan kami Umi La’a, Ihkwan, Susilawati yang diserahkan oleh rekan kami Sior Farmadi, Abdul Rajak, Budi, Sadat dan Husni Boftem untuk sekedar mengingat rasa kebersamaan sesama alumni.

Setelah acara selesai, selanjutnya diadakan kegiatan bersih-bersih pantai agar tidak meninggalkan kesan buruk terhadap alumni SMPN 1 Dompu. Sukses Panitia Salam “Satu Hati Satu Jiwa “.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membantu warga Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, yang rumahnya rusak dan dibakar massa, akibat adanya konflik antar warga Desa Padolo Kecamatan Palibelo dan Desa Talabiu Kecamatan Woha, beberapa hari lalu.

Bantuan uang secara pribadi itu, diserahkan langsung oleh Bupati Umi Dinda, kepada 14 KK kategori rusak berat dan 11 KK yang rumahnya kategori rusak sedang, pada Rabu, 24 Juni 2020, pagi, didampingi wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer dan beberapa pejabat lingkup Pemkab Bima.

Bupati, dihadapan warga menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas ujian yang dihadapi.

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu, semoga dapat bermanfaat untuk memulai kehidupan dan memperbaiki rumah tinggal. Bantuan yang diberikan, tidak ada artinya jika dibanding kerugian yang dialami. Tetapi dalam situasi seperti ini, walau kecil kalau ada  kebersamaan diantara kita, akan ada manfaatnya.

‘’Sekali lagi, kami menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas ujian yang dialami,’’ujar Bupati. 

Bupati berharap masyarakat yang menjadi korban bisa bersabar atas pelayanan yang diberikan. Terutama terhadap pelayanan dapur umum. Banyak atau sedikit yang disediakan, itulah bentuk perhatian yang bisa diberikan.         
Kemudian kepada TNI dan Polri, 

Bupati Umi Dinda menyampaikan terima kasih telah banyak membantu masyarakat, merecoveri dan memberikan semangat, untuk kembali beraktivitas dan membesarkan hati mereka dengan segala ujian yang diterima. 

(ProKom Setda Bima)

Kabag Prokopim Setda Bima

M Chandra Kusuma, AP


Kota Bima, jurnalexpose.com || Puluhan warga Perumahan BTN Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima melakukan protes terhadap pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terkait tidak mengalirnya air di perumahan setempat udah hampir 4 hari lalu. Selasa (23/6/2020).

Ketua RW 06 BTN Sambinae, mewakili seluruh warga Kahruddin, mengeluhkan adanya air PDAM yang macet Sejak beberapa hari ini. “Sudah empat hari ini kami warga di komplek BTN dan sekitarnya Kesusahan air PDAM, air Macet,” keluhnya

Ia menyesalkan kondisi pelayanan PDAM yang mempersulit warga. Pihaknya tidak tahu, apa penyebab air macet namun kemungkinan saja akibat ada pengantian mesin atau perbaikan pipa. Kondisi ini, keluh dia, sangat menyulitkan warga beraktivitas, terutama untuk urusan rumah tangga.

Apalagi lanjut dia, banyak aktivitas warga yang membutuhkan air. Seperti kegiatan sehari-hari, mulai dari mandi, MCK, wudhu hingga memasak untuk keperluan lainnya.

Ia berharap pasokan air PDAM segera normal kembali, atau minimal dengan adanya kemacetan ini dapat dimbangi dengan pendropan air di tiap warga. Harapnya.

Harapan seluruh warga BTN, agar masalah di pompa kiranya dapat diinformasikan ke kami selaku warga. Intinya dari hasil kesepakatan bersama warga meminta agar air PDAM tetap jalan untuk memenuhi kebutuhan warga. Kami hanya bisa membantu 4 tangki sehari.

Sementara bagian Tehnik perpipaan PDAM, Fikruddin, menjelaskan, Awalnya untuk kebutuhan air untuk warga BTN dilayani 1 pompa dengan kapasitas 5 liter perdetik. 

Air yang diproduksi oleh sumur itu tidak mampu mengimbangi pompa tersebut sehingga sedikit memgganggu aliran yang begitu cepat.

Terkait persoalan tersebut, pihak PDAM meminta waktu selama tiga hari pada warga BTN untuk melakukan perbaikan, dalam hal ini untuk memasang pompa besar. Sekali lagi meminta maaf ketidak nyamanan warga atas tidak adanya kelancaran air tersebut.

'Insya Allah untuk mengantisipasi kemacetan air, kami pihak PDAM akan mengupayakan pengedropan air dengan minimal empat Tangki perharinnya". Janjinya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pai Kreatif (KOMPAK) Bima melakukan aksi di depan Kantor Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, untuk menindak lanjuti hasil audiensi yang di lakukan pada bulan Januari (20/1/20) yang lalu.

Aksi tuntutan yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada penyegelan kantor Desa Pai.

Hal tersebut karena diduga Kepala Desa dan jajarannya Pemerintah Desa tidak memberikan kejelasan terkait tuntutan tersebut.

"Apabila tuntutan dan permintaan kami tidak di indahkan oleh pemerintah Desa Pai, maka kami akan menyegel kantor Desa," teriak Herman selaku Koordinator lapangan (Senin, 22/06/2020).

Setelah mendapat Instruksi yang di nyatakan oleh Korlap, masa aksi langsung menyiapkan alat-alat untuk menyegel kantor Desa.

"Ini kami lakukan, karena Pemerintah Desa selalu beralibi dan tidak berani memberikan apa yang menjadi tuntutan kami," katanya.

Kata dia, ada tiga Dusun yang diduga di Fiktifkan oleh Oknum Kades yakni uang BUMDESnya, karena sudah di amankan oleh kepala Pai, dan masalah lain yang harus segera di indahkan oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa Pai.

"Kami melakukan ini, karena kami melihat bahwa ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan jabatan oleh Pemerintah Desa Pai, karena mereka tak berani memberikan apa yang masyarakat inginkan," terangnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pai Kreatif (KOMPAK) Bima melakukan aksi di depan Kantor Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, untuk menindak lanjuti hasil audiensi yang di lakukan pada bulan Januari (20/1/20) yang lalu.

Aksi tuntutan yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada penyegelan kantor Desa Pai. 

Hal tersebut karena diduga Kepala Desa dan jajarannya Pemerintah Desa tidak memberikan kejelasan terkait tuntutan tersebut.

"Apabila tuntutan dan permintaan kami tidak di indahkan oleh pemerintah Desa Pai, maka kami akan menyegel kantor Desa," teriak Herman selaku Koordinator lapangan (Senin,  22/06/2020).

Setelah mendapat Instruksi yang di nyatakan oleh Korlap, masa aksi langsung menyiapkan alat-alat untuk menyegel kantor Desa.

"Ini kami lakukan, karena Pemerintah Desa selalu beralibi dan tidak berani memberikan apa yang menjadi tuntutan kami," katanya.

Kata dia, ada tiga Dusun yang diduga di Fiktifkan oleh Oknum Kades yakni uang BUMDESnya, karena sudah di amankan oleh kepala Pai, dan masalah lain yang harus segera di indahkan oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa Pai.

"Kami melakukan ini, karena kami melihat bahwa ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan jabatan oleh Pemerintah Desa Pai, karena mereka tak berani memberikan apa yang masyarakat inginkan," terangnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Imbas dari kasus pembacokan dua warga desa talabiu hingga salah satunya meninggal dunia, berbuntut pada aksi pembakaran rumah milik pelaku pembacokan sampai melebar ke 25 rumah warga yang ikut terbakar termasuk kantor desa Padolo, pada sabtu tanggal (20/06) siang.

Aksi kebakaran tersebut merupakan bentuk luapan emosi dari keluarga korban yang Berawal dari Peristiwa kasus pembacokan dua orang warga Talabiu yang menjadi korban pembacokan atas nama Arif dan sukardin, pada hari Jumat (19/6) malam.

Korban atas nama Arif dinyatakan meninggal Dunia pada Sabtu (20/6) sedangkan Sukardin masih dirawat di RSUD Bima.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua terduga pelaku berinisial, Uj, 51 Tahun dan By, 23 Tahun warga Padolo, Kecamatan Palibelo tersebut sudah diamankan Mapolres Bima setelah kejadian pembacokan tersebut. Dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, warga dua desa masih bersiaga. Aparat kepolisian dibantu TNI masih melakukan penjagaan di Desa Padolo untuk mengamankan massa Talabiu yang lagi sangat emosi hendak masuk ke Desa Padolo lantaran mendengar kabar salah satu korban pembacokan telah wafat.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Komisi II DPRD Kota Bima menerima kedatangan warga masyarakat dari perwakilan Asosiasi Pedagang Pasar Amahami di ruang Komisi II Kantor DPRD Kota Bima. Kamis (11/06/2020).

Kedatangan para pedagang tersebut mengadu dan mengeluhkan tentang adanya rencana pemerintah memindahkan lokasi para pedagang di los A pasar Amahami Kota Bima. Menurut penyampaian perwakilan pedagang, bahwa mereka mengeluhkan adanya rencana pemerintah melakukan pembongkaran sepihak tanpa pemberitahuan informasi lebih awal kepada kami selaku pedagang. 

"Kami mendukung pemerintah menata pasar, tetapi kami ingin hal ini dibicarakan dan diinformasikan terlebih dahulu kepada kami para pedagang, "ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Bima dalam hal ini Komisi II yang diwakili oleh Hj. Gina Adriani, Sahbuddin, Syukri Dahlan, S,Sos dan iAsnah Madilau, SH berjanji akan segera berkordinasi dengan pihak eksekutif, dalam hal ini dinas Koperindag dan kepala UPT pasar yang menangani hal ini

"Kami berharap pemindahan tersebut ditunda sampai adanya lokasi baru yang disiapkan untuk para pedagang," katanya.

Kata mereka, DPRD Kota Bima mendukung upaya pemerintah menertibkan pasar tersebut, tetapi dengan cara-cara yang sama-sama menguntungkan baik itu pemerintah maupun para pedagang. katanya.

Kabupaten Dompu, jurnalexpose.com || Pemerintah Daerah dan Bupati Dompu, Bambang M Yasin serta masyarakat bersukacita menyambut new normal dengan menggelar Senam Bersama di depan Paruga Parenta Kabupaten Dompu. (Jumat,5/6/20).


Hal ini digelar sehari setelah kedatangan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah dan rombongan (Kamis, 4/6/20) yang mengatakan Kabupaten Dompu dianggap siap memasuki era normal baru atau new normal.

Namun di hari yang sama juga terjadi penambahan 5 pasien positif COVID-19, salah satunya hadir dalam kegiatan senam bersama tersebut.

"Kemarin kita sempat 38 positif, kemudian menjadi nol. Lalu sekarang 5 orang lagi. Jadi sudah tugas kita semua untuk mengobati dan menyembuhkan sekaligus menjaga agar kasusnya tidak bertambah,” terang Jufri, Sekretaris gugus tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Dompu (5/6).


Spanduk kegiatan senam menyambut new normal di Dompu
Disinggung soal penerapan new normal, ia menjelaskan meskipun ada kasus baru tetapi kebijakan new normal tetap dilaksanakan.

"Masyarakat tetap menjalani aktivitas seperti biasa tetapi diimbau untuk tetap harus mematuhi protap kesehatan yaitu memakai masker, physical distancing atau menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir," tandasnya.

Lebih lanjut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu ini menuturkan, dengan adanya kesembuhan 100% dari 38 pasien yang dikarantina di RS Pratama Manggelewa. Maka itu adalah sebuah keberhasilan dari usaha sungguh-sungguh Tim medis Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Dompu.


"Yang 5 orang ini merupakan kasus baru dan semuanya dalam kondisi baik. Semoga segera sembuh dan semoga tidak ada lagi kasus baru di Kabupaten Dompu," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maman menyatakan, ke-5 orang pasien baru ini telah dikarantina di Gedung Terpijar (Sanggilo) Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

“Malam ini juga akan dikarantina di Gedung Terpijar,” ungkapnya (5/6). Sementara untuk 1 pasien anak dari ke-5 orang tersebut, kata Maman, rencananya akan ikut ditemani juga oleh orang tuanya (ibu, red).

“Pasien anak nanti akan didampingi oleh orang tuanya, kasian kalau jauh dari orang tuanya. Nanti kamarnya berbeda dan akan diatur sebaik-baiknya sesuai dengan protokol COVID-19,” terangnya.

Adapun ke-5 pasien positif baru COVID-19 tersebut antara lain Perempuan Inisial K (9) asal Desa Tembalae, Kecamatan Pajo. Perempuan inisial A (23) asal Desa Lepadi, Kecamatan Pajo. Perempuan berinisal FS (28), tenaga kesehatan asal Desa Tembalae, Kecamatan Pajo. Perempuan inisial FS (37), ASN Pemda Dompu, asal Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja. Dan, Perempuan berinisial AT (52) asal Desa Malaju, Kecamatan Kilo.

Sumber : Kumparan.com

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Kasus demi kasus yang menyelimuti penanggulangan covid 19 Di Kota Bima masih terus membias, kali ini reaksi kemarahan warga Sambinae akibat ketertutupan atau tidak transparant penggunaan anggaran tersebut diakumulasikan dengan penyegelan Kantor Kelurahan setempat (Kamis, 3/6/20).


Reaksi kemarahan warga Kelurahan Sambina'e lebih dipicu dengan sikap arogansi oknum Lurah yang mengabaikan kesepakatan awal dengan warga (Kamis, 29/5/20) dikantor setempat.

Nampak Kantor Lurah Sambina'e telah disegel oleh warga dengan ditempelkan pernyataan untuk segera dihadirkan Inspektorat, DPPKAD, BAPPEDA dan Bendahara Kasi Kelurahan

Dari hasil pantauan langsung media ini bahwa penyegelan tersebut terpaksa dilakukan karena oknum lurah dinilai lebih mengedepankan finasial ketimbang memberdayakan UKM dan pemberdayaan masyarakat setempat

Syaiful S. Pd Ketua RW 02 sangat menyayangkan sikap arogansi oknum lurah dengan memaksa diri memesan beberapa pos jaga ditempat lain padahal warga setempat justeru menerima pesanan dari kelurahan lain untuk membuat pos jaga yang dimaksud

"Apa maksudnya pak lurah memesan pos jaga ditempat lain sementara ada warganya sendiri yang bisa membuat pos jaga, padahal kenyataannya kelurahan lain justeru datang memesan pos jaga yang bisa dikarya kan oleh warganya sendiri, apa hal tersebut tidak menjadi persoalan yang bisa menjadi tanda tanya besar bagi kami semua ?" cetusnya

Hingga kejadian penyegelan ini terjadi ketiga pos jaga yang sudah dipesan dari tujuh pos jaga yang dibutuhkan masih belum nampak fisiknya sehingga atas dasar tersebut sepakat untuk melakukan penyegelan kantor kelurahan yang berujung pada lumpuhnya pelayanan publik saat ini


Abdul Hamid Ketua RW 04 mengaku sangat tidak menerima perlakuan oknum lurah yang tidak profesional mengelola anggaran covid 19 dengan semena mena membagi honor kepada RT maupun RW atas selera dan kebijakannya sendiri tanpa mengacuh kepada aturan yang telah disepakati bersama

"apa dasarnya pak lurah memberikan honor melalui bendahara kepada para RT dan RW, LPM, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, berdasarkan selera dan kehendaknya sendiri seperti memilah milahnya, ada yg dikasih dua ratus, ada yang dikasih 7 tujuh ratus, ada yang dikasih satu juta bahkan pada saat penyerahan uang tersebut hanya disodorkan kwitansi kosong untuk ditanda tangani ?" urainya penuh tanya

Hingga berita ini ditayangkan, oknum Lurah Sambinaee belum dapat dikonfirmasi karena HP Selulernya masih dalam posisi off. @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.
Korban Puting Beliung Di Rompo Terima Bantuan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Ditengah himpitan dan ancaman wabah Pandemi (covid 19) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Kota Bima  menggelar acara pembagian paket sembako kepada sejumlah atlet dan pelatih (16/05/2020)


Acara pembagian paket sembako tersebut difokuskan pada Kantor Sekretariat KONI Cabang Kota Bima dengan melibatkan komponen kepengurusan dan dijadwalkan selama empat hari kedepannya

Langkah cerdas yang dilakukan oleh KONI Cabang Kota Bima mendapatkan apresiasi dari sejumlah pemerhati olah raga karena dinilai sangat tepat sasaran ditengah terhimpitnya situasi dan kondisi masyarakat saat ini

Lukman yang lebih tenar disapa Luncky pada media ini menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh KONI Cabang Kota Bima saat ini patut diacungi jempol dengan membagi paket sembako kepada atlet maupun pelatih

"Kami acungi jempol kepada jajaran pengurus KONI yang telah membagi kasih dengan seluruh atlet dan pelatih, semoga sembako yang dibagikan ini akan melecut semangat serta motivasi dari semua atlet dan pelatih sehingga akan mampu membawa harum nama daerah ini" cetusnya


Pengakuan yang sama juga diakui oleh salah seorang atlet sepak bola "kami sangat berterima kasih kepada KONI yang sudah sempat membagikan paket sembako kepada kami semua dan insyaallah akan semakin memotivasi kami kedepannya" cetus Arya Satriawan

Sementara Sekertaris KONI Cabang Kota Bima Drs H. Alwi Yasin M. Ap mengaku tergerak untuk membagi kasih berupa paket sembako dengan para atlet dan pelatih ditengah wabah global Covid 19 adalah semata mata sebagai bentuk perhatian KONI kepada para atlet maupun pelatih


"Tentunya saat ini kita semua mengalami kesulitan ditengah wabah covid 19 sehingga kami mengambil kebijakan untuk membagi paket sembako meskipun seala kadarnya yang penting kita semua merasa terhibur" ungkapnya

Ditengah kesulitan yang mendera dan dirasakan oleh masyarakat saat ini, bantuan apapun jenisnya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga tidak lagi diukur dengan jenis maupun bentuk bantuan tersebut @ry@

Jurnalexpose.com - Kabupaten Bima || Bantuan beragam elemen masyarakat untuk menangani  wabah COVID-19 di Kabupaten Bima terus mengalir, diantaranya dari Yasmin dan Bank BNI 46 Cabang Bima dan pemilik SPBU PT. Mitra Sehati Abadi Talabiu  Amsal Solaiman. Selasa (12/5)

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE di Ruang Kerja Bupati menerima sumbangan Alat Pelindung Diri (APD)  dalam bentuk baju hazmat, pelindung wajah (face shield), masker bedah, masker N95 dan masker kain senilai Rp 75 juta dari dr.  Yasmin Dermawan,  Sp. OG. alumni SMPN 1 Sape (1985).
 
Yasmin yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dan Spesialis Kebidanan dan Kandungan UGM Jogjakarta dan Pemilik RSIA Cahaya Bunda Cirebon tersebut menyumbangkan 400 unit baju hazmat, 150 pelindung wajah, 30 dos masker bedah, 3 dos masker N95 dan 1.200 masker kain untuk masyarakat.

Yasmin yang diwakili Kabag SDA Setda Muh. Akbar, SP mengatakan, sejumlah APD tersebut akan didistribusikan di RSUD Bima, RS Sondosia, Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Puskesmas Sape dan Puskesmas Lambu.

Bupati Bima yang pada kesempatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ganis Kriatanto dan Direktur RSUD Bima drg. H. Ihsan MPH menyampaikan  apresiasi atas bantuan yang diberikan. 

"Atas nama masyarakat Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD sebagai wujud perhatian dan kepedulian dalam upaya bersama mengantisipasi wabah COVID di Kabupaten Bima", ujarnya.

Selain dari dr. Yasmin, Bupati juga menerima bantuan 200 paket sembako yang diserahkan Pimpinan Cabang BNI Muhammad Amir. Paket sembako tersebut masing-masing akan disalurkan 100 paket di Kecamatan Sape dan 100 paket di kecamatan Bolo.

Bantuan lainnya pada kesempatan tersebut berupa 50 unit APD yang disumbangkan oleh pemilik SPBU PT. Mitra Sehati Abadi Talabiu  Amsal Solaiman.

Jurnal Expose.com - Kota Bima || Kisruh dan terjadi keributan saat ratusan Warga dengan emosi mendatangi Kantor Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima. Kehadiran warga tersebut mempersoalkan Bantuan Langsung Tunai atau BLT dari Pusat yang diduga tidak tepat sasaran. Selasa, (12/5/20)


Menurut Ilham, salah seorang warga Kelurahan Sadia, BLT di Kelurahan Sadia Cacat hukum. Karena banyak warga yang berhak menerima, justru di coret. Dan dari jumlah penerima BLT sebanyak 119 orang di Kelurahan Sadia Dominan dugaannya berdasarkan selera pihak Lurah, tenaga pendamping serta adanya hubungan kedekatan.

Akibatnya, ratusan warga dominan dari kalangan ibu ibu melakukan penyegelan kantor bahkan kaca jendela kantor lurah setempat pecah akibat dilempar. Hal ini terjadi akibat dari luapan emosi warga yang tidak dapat dibendung.

Amirudin Ketua LPM Sadia, menyampaikan keterangannya, bahwa kehadiran warga Sadia dalam rangka mempertanyakan bantua BLT. dari yang diajukan sebanyak 200 lebih orang, justru hanya 119 orang saja yang mendapatkan, itupun dalam satu rumah ada dua sampai tiga orang. Bahkan, diketahui yang keluar masih ada hubungan kedekatan dengan oknum tertentu.

Amir menuding Lurah bersama Pendata dari Dissos sama sekali tidak melibatkan RT, RW dan LPM dalam menentukan penerima BLT di Kelurahan Sadia. Semua di lakukan dalam keadaan tertutup.

Sehingga, wajar bila warga marah dan menyegel kantor, karena dinilai tidak terbuka dan transparan.

Senada dengan Furqan, warga yang juga Perangkat RT/RW, menyesalkan sikap pihak Lurah Sadia yang tidak membangun komunikasi dalam pendataan warga dengan RT/RW.

"Saya bersama ratusan warga lain menginginkan Bantuan BLT Pusat untuk dipending dulu. Tapi karena lurah dan pendata tidak mau, ya wajar terjadi reaksi". Ungkapnya.


Pantauan langsung di lokasi, nampak ratusan warga memadati halaman kantor kelurahan Sadia. Dan berteriak dan mengejar meminta pihak lurah dan tenaga pendata bertanggungjawab atas dicoretnya sejumlah warga yang sudah diusulkan mendapat bantuan, tapi tidak terkaget dalam bantuan BLT. Padahal syaratnya sendiri sangat terpenuhi.

Kehadiran ratusan warga, ikut ditenangkan oleh pihak Babinsa dan Babinkantibmas yang juga cepat berada di lokasi kejadian. Sedangkan Lurah yang hadir di kantor diamankan oleh pihak aparat, setelah ratusan warga menyegel dan melempar kaca kantor.

Jurnal Expose, Kota Bima || GP Anshor Kota Bima bersama PC. PMII Kota Bima serta Babinkabtibmas kembali melakukan penyemprotan desinfektan sebagai langkah pencegahan penularan covid-19 di Kelurahan Dara setelah sebelumnya melakukan hal yang sama di beberapa kelurahan lainnya


Komitmen GP Anshor Kota Bima dibawah kendali Rafi'in M. Rum, SE adalah merupakan langkah kongkrit dalam kegiatan kemanusiaan dengan melibatkan satgas cegah Covid-19 internal anggota GP Anshor dan melibatkan seluruh instrumen seperti halnya  anggota TSBK yang dibantu juga oleh beberapa warga lainnya serta dari PC. PMII Kota Bima serta Babinkabtibmas.

"Kami tergerak untuk melakukan penyemprotan desinfektan ini semata mata untuk membantu masyarakat sebagai langkah/upaya untuk mengantisipasi dini munculnya wabah corona yang menulari masyarakat" jelasnya


Kegiatan penyemprotan desinfektan yang dilakukan oleh GP Anshor Kota Bima mendapat apresiasi dari masyarakat, Ibrahim Umar (53 Thn) misalnya pada media ini mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya kegiatan penyemprotan tersebut

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada GP Anshor yang telah membantu kami untuk melakukan penyemprotan wabah corona ini semoga kegiatan yang sama akan tetap terus dilakukan kedepannya sehingga kekhawatiran munculnya penyakir corona dapat diantisipasi dini" harapnya

Adapun yang menjadi sasaran penyemprotan tersebut adalah lokasi lokasi umum seperti terminal, masjid, musholla, serta fasilitas umum lainnya yang menjadi tongkroman masyarakat pada umumnya termasuk rumah rumah pribadi @ry@

Jurnal Expose, Kota Bima || Penanggulangan dan pencegahan penyebaran Wabah Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih terus dilakukan. Pandemik wabah virus corona (COVID-19) yang kian hari penderitanya makin bertambah dan sedang melanda dunia ini mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan di masyarakat. Serta menuntut agar masyarakat lebih respect akan mengantisipasi bahayanya virus ini.


Untuk membantu dan peduli pada pemerintah dan relawan yang saat ini bekerja untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus ini, Manejemen dari Tataya Café bekerjasama dengan Barisan Muda Umi Dinda (BUMI) membagikan 200 nasi kotak untuk petugas gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima yang berada di Jembatan Timbang Madawau Kecamatan Madapangga dan Batas Kota Bima Kamis malam, (10/4/20).

Manejemen Tataya Café Diah Citra Pravitasari menjelaskan,  pemberian Nasi kotak ini bertujuan untuk membangun kepedulian, empati dan ikatan sosial antar sesama umat manusia terutama pada saat-saat seperti ini di mana pandemik wabah virus corona sedang melanda dunia.

"Saya mengapresiasi semangat Tim dan relawan petugas gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima dan Kota Bima yang tidak kenal lelah menjadi garda terdepan. Mudah-mudahan nasi kotak yang kami berikan ini bermanfaat, apalagi mereka sedang bertugas,” ungkap Dae Dita sapaanya.

Di sisi lain, dia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona dengan membatasi interaksi sosial, seperti tidak bepergian, tidak berkumpul-kumpul, tidak berjabat tangan, menerapkan etika bersin dan batuk, membersihkan barang-barang yang sering disentuh dan sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih.


“Upaya-upaya tersebut diharapkan bisa menghentikan atau setidaknya memperlambat laju penularan virus corona. Mari bersama kita lawan COVID-19 ini, jangan sampai kita, keluarga kita, dan orang-orang yang kita sayangi menjadi korban. Tetap lakukan ibadah walau hanya di rumah dan jangan lupa untuk saling peduli dan berbagi kepada sesama kita yang membutuhkan,” tandasnya.

Petugas gugus tugas Perbatasan Kabupaten dan Kota Bima Doni serta Wulandari kepada media ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada Majenemen Tataya Café bekerjasama dengan BUMI yang sudah hadir dan berbagi nasi kotak untuk kami yang sedang bertugas.

“Kami yang mewakili petugas gugus tugas mengucapkan terimakasih kepada Dae Dita berserta rombongan, yang langsung hadir guna menengok langsung kegiatan tim pemantau (Covid-19),” pungkasnya.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Program bantuan sosial untuk Kabupaten Bima hasil lobi Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer ke Kementrian Sosial (Kemensos) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.


Program bantuan yang meningkat tersebut antara lain penambahan kartu BPJS bagi warga yang tidak mampu dibiayai APBN. Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin MM, mengatakan upaya maksimal Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, melobi anggaran atau program Pemerintah pusat membuahkan hasil.

Misalnya anggaran atau program dalam meringankan beban masyarakat Kabupaten Bima yang tergolong tidak mampu yang belum memiliki kartu BPJS miskin terus meningkat.


Meningkat bantuan BPJS miskin dalam 8 bukan terakhir sebanyak 64.000 dari APBN dan dari APBD 1 lebih 2.700,” katanya, Selasa (03/03).

Bahkan perwakilan BPJS Kesehatan Kabupaten Bima telah menyerahkan sebanyak 31.646 kartu BPJS tahap 8,9 dan 10, belum lama ini. Selanjutnya kartu itu akan distribusikan ke desa-desa mulai awal bulan maret 2020. “Bantuan yang meningkat setelah Bupati Bima bersurat Kemensos,” katanya.

Tidak hanya itu lanjutnya, bantuan KUBE juga terus mengalami peningkatakan. Dari sebanyaK 30 kelompok pada tahun 2019 lalu, kini naik menjadi sebanyak 150 kelompok tahun 2020.

“Satu kelompok mendapatkan anggaran sebanyak Rp20 juta. Selain itu program RTLH yang didapat 12 kelompok, satu kelompok mendapat Rp150 juta,” pungkasnya.

Setelah usai digelarnya Musrenbang tingkat kelurahan di semua kelurahan yang ada di kecamatan Asakota, Musrenbang tingkat kecamatan Asakota digelar hari ini, Selasa (4/3/20) di Aula Kantor Camat Asakota.


Musrenbang dihadiri Bappeda, Anggota DPRD, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Lurah, Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat sekecamatan Asakota.

Dalam sambutannya, Camat Asakota, Suryadin, SH mengharapkan agar Musrenbang ini berjalan lancar dan dapat menampung semua aspirasi yang telah dibahas sebelumnya di Musrenbang tingkat kelurahan.

"Semua aspirasi yang telah diputuskan di Musrenbang tingkat Kelurahan akan dibahas, ditampung dan diajukan ke Musrenbang tingkat Kota dengan skala prioritas"ujarnya.

Di Musrenbang Tingkat Kelurahan hampir seluruh kelurahan yang ada di Asakota mengusulkan pembebasan lahan untuk perkuburan, permintaan Countainer Sampah dan kendaraan Roda tiga pengangkut sampah.

Selain itu Camat menginginkan agar kantor camat dapat direhab mengingat kondisinya sangat memprihatinkan. Selanjutnya, meminta untuk penganggaran kendaraan dinas untuk kelurahan dan Kecamatan serta meminta pembebasan lahan depan kantor camat yang masih milik masyarakat, juga meminta agar kantor Kecamatan dapat ditempatkan personil Pol PP untuk Untuk mengantisipasi pengamanan.

”Mudah – mudahan proses perencanaan kecamatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dan berharap pada LPM, Karang Taruna dan Tokoh masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan skala prioritas agar dapat diakomodir ditahun 2021 nantinya", ungkapnya

Sementara Kasubid Bappeda dan Litbang Kota Bima, Edi Bakhtiar, mengatakan apa yang menjadi usulan masyarakat dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan sudah masuk dalam rancangan 4 skala prioritas, diantaranya, penuntasan Kemiskinan, peningkatan kesehatan, Penuntasan kekumuhan, Reformasi Birokrasi dan pelayanan smart city.

Anggota DPRD Dapil I Asakota utusan Partai Amanat Nasional (PAN) Syamsuddin menyampaikan Perencanaan tahun 2020 ini. “Insya allah akan direalasikan pada tahun 2021”. Hasil musrenbang tingkat Kelurahan dan kecamatan akan terkoneksi dengan pokok pikiran DPRD.


Diberdayakan oleh Blogger.