Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Program bantuan sosial untuk Kabupaten Bima hasil lobi Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer ke Kementrian Sosial (Kemensos) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.


Program bantuan yang meningkat tersebut antara lain penambahan kartu BPJS bagi warga yang tidak mampu dibiayai APBN. Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin MM, mengatakan upaya maksimal Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, melobi anggaran atau program Pemerintah pusat membuahkan hasil.

Misalnya anggaran atau program dalam meringankan beban masyarakat Kabupaten Bima yang tergolong tidak mampu yang belum memiliki kartu BPJS miskin terus meningkat.


Meningkat bantuan BPJS miskin dalam 8 bukan terakhir sebanyak 64.000 dari APBN dan dari APBD 1 lebih 2.700,” katanya, Selasa (03/03).

Bahkan perwakilan BPJS Kesehatan Kabupaten Bima telah menyerahkan sebanyak 31.646 kartu BPJS tahap 8,9 dan 10, belum lama ini. Selanjutnya kartu itu akan distribusikan ke desa-desa mulai awal bulan maret 2020. “Bantuan yang meningkat setelah Bupati Bima bersurat Kemensos,” katanya.

Tidak hanya itu lanjutnya, bantuan KUBE juga terus mengalami peningkatakan. Dari sebanyaK 30 kelompok pada tahun 2019 lalu, kini naik menjadi sebanyak 150 kelompok tahun 2020.

“Satu kelompok mendapatkan anggaran sebanyak Rp20 juta. Selain itu program RTLH yang didapat 12 kelompok, satu kelompok mendapat Rp150 juta,” pungkasnya.

Setelah usai digelarnya Musrenbang tingkat kelurahan di semua kelurahan yang ada di kecamatan Asakota, Musrenbang tingkat kecamatan Asakota digelar hari ini, Selasa (4/3/20) di Aula Kantor Camat Asakota.


Musrenbang dihadiri Bappeda, Anggota DPRD, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Lurah, Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat sekecamatan Asakota.

Dalam sambutannya, Camat Asakota, Suryadin, SH mengharapkan agar Musrenbang ini berjalan lancar dan dapat menampung semua aspirasi yang telah dibahas sebelumnya di Musrenbang tingkat kelurahan.

"Semua aspirasi yang telah diputuskan di Musrenbang tingkat Kelurahan akan dibahas, ditampung dan diajukan ke Musrenbang tingkat Kota dengan skala prioritas"ujarnya.

Di Musrenbang Tingkat Kelurahan hampir seluruh kelurahan yang ada di Asakota mengusulkan pembebasan lahan untuk perkuburan, permintaan Countainer Sampah dan kendaraan Roda tiga pengangkut sampah.

Selain itu Camat menginginkan agar kantor camat dapat direhab mengingat kondisinya sangat memprihatinkan. Selanjutnya, meminta untuk penganggaran kendaraan dinas untuk kelurahan dan Kecamatan serta meminta pembebasan lahan depan kantor camat yang masih milik masyarakat, juga meminta agar kantor Kecamatan dapat ditempatkan personil Pol PP untuk Untuk mengantisipasi pengamanan.

”Mudah – mudahan proses perencanaan kecamatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dan berharap pada LPM, Karang Taruna dan Tokoh masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan skala prioritas agar dapat diakomodir ditahun 2021 nantinya", ungkapnya

Sementara Kasubid Bappeda dan Litbang Kota Bima, Edi Bakhtiar, mengatakan apa yang menjadi usulan masyarakat dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan sudah masuk dalam rancangan 4 skala prioritas, diantaranya, penuntasan Kemiskinan, peningkatan kesehatan, Penuntasan kekumuhan, Reformasi Birokrasi dan pelayanan smart city.

Anggota DPRD Dapil I Asakota utusan Partai Amanat Nasional (PAN) Syamsuddin menyampaikan Perencanaan tahun 2020 ini. “Insya allah akan direalasikan pada tahun 2021”. Hasil musrenbang tingkat Kelurahan dan kecamatan akan terkoneksi dengan pokok pikiran DPRD.


Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE  meminta Dinas Perhubungan Kota Bima untuk intens menertibkan para pengguna jalan yang melanggar jalan satu arah. Hal ini disampaikannya dalam arahannya saat memimpin apel gabungan Senin 2 Maret 2020 di halaman kantor Walikota Bima.


Diungkapkannya masih banyak masyarakat kita yang belum menyadari pentingnya mentaati aturan pemberlakuan jalan satu arah karena ditemukan masih banyak kendaraan yang melawan arus baik di Jalan Gajah Mada maupun Jalan Soekarno Hatta.

"Dinas perhubungan saya minta bisa menertibkan ini untuk perbaikan lalu lintas dan disiplin berkendara, ini sudah berkali-kali saya ingatkan dan harus segera dilaksanakan", tegas Walikota.


Ini bagian dari pembenahan, tambah Walikota. Disampaikannya, agar tidak melakukan pembiaran seperti ini, sistem satu arah ini harus terus dipantau dan diiringi dengan perbaikan-perbaikan dan  dimintanya Dinas Perhubungan selaku leading sektor harus lebih proaktif.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima menggelar Musrenbang Tingkat Kelurahan Tahun 2020 Kamis, 27 Febuari 2020 di aula setempat.

Foto : (Dari kiri) Sekretaris Bappeda,  Lurah Kelurahan Tanjung, Camat Rasanae Barat, dan Kabag APP

Hadir dalam acara Musrenbang tersebut, Sekretaris Bappeda Litbang Kota Bima, Camat Rasbar, Kabag APP Setda Kota Bima, Lurah Tanjung, RT, RW, LPM, Karang Taruna, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga setempat.

Dalam sambutanya, Kepala Kelurahan Tanjung Faisal S.Pd mengajak seluruh RT,RW, LPM, Karang Taruna dan warga setempat agar dapat mengusulkan sejumlah aspirasinya yang berskala prioritas, baik fisik maupun pemberdayaan masyarakat.

Beberapa aspirasi yang dibahas dalam penggunaan dana kelurahan 2020. Diantaranya penerangan lampu jalan, renovasi areal pemakaman, pembersihan kali romo, pembersihan drainase, dan berbagai hal lainnya.

Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni dalam arahan menyampaikan bahwa penggunaan dana kelurahan 2020 ini dapat digunakan sebaik-baiknya.”Jangan sampai muncul persoalan terhadap pengginaan dana kelurahan. Gunakan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin,”ujarnya

"Intinya usulan harus berskala perioritas ditingkat RT dan RW supaya bisa kita masukan dalam tingkat Kecamatan dan tingkat Kota Bima, agar bisa di tuangkan dalam APBD tahun 2021 nanti," terang Faisal sapaanya.

Camat Rasbar Hj.Suharni SE dalam sambutanya mengatakan, bahwa Musrenbang ini merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan oleh kita semua sekaligus untuk mempatukan visi-misi Walikota Bima yakni Perubahan.

"Aspirasi masyarakat sangat penting untuk mengakomodir dalam setiap program pembangunan di tingkat Kelurahan Tanjung sesuai dengan kemampuan anggaran daerah," pungkasnya.

Umi Suharni sapaanya berjanji, akan mengakomidir semua aspirasi warga. Namun harus berskala prioritas supaya bisa diakomodir pada tahun 2021 nanti.

Ia pun menambahkan, bahwa pada tahun 2020 ini Pemerintah Kota Bima telah mengucurkan anggaran untuk sebesar Rp. 1 M. "Dana Kelurahan ini agar bisa dimanfaatkan oleh Lurah sebaik-baiknya, karena 40 porsen Fisik dan 60 porsen untuk pemberdayaan," bebernya.

Lewat kesempatan ini, sambungnya, mengelola dana Kelurahan tersebut dengan sebaik-baiknya. "Saya tidak mau di Kelurahan Tanjung terjadi keributan masalah dana Kelurahan akibat dana kelurahan. Mari kita musyawarahkan dengan sebaik-baiknya tanpa ada perbedaan pendapat, sehingga terjadi miskomunikasi antara RT, RW masyarakat dan Lurah," tegasnya.

Kota Bima, Jurnal Expose|| Validitas data sensus penduduk miskin akan sangat ditentukan oleh akurasi data yang dihimpun oleh para fasilitator yang melakukan pendataan secara langsung ditingkat lapangan

Foto : Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Muhiddin

Selain mendatangi langsung masyarakan untuk melakukan pendataan, fasilitator berkoordinasi dengan Kasi Ekonomi Kelurahan setempat juga membuka posko pengaduan untuk menampung serta menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat

"Fasilitator merupakan tenaga terdidik yang sudah melewati tahapan bimtek sehingga mampu mengolah data yang diserverkan dalam operator yang disiapkan bahkan Kota Bima saat ini mampu menempati urutan keempat dalam mengentaskan angka kemiskinan diwilayah NTB ini" ungkap H. Muhiddin Kadis Sosial Kota Bima

Masih menurutnya "Kami akan terus bekerja keras untuk melayani masyarakat dengan pendekatan pelayanan prima sehingga masyarakat tidak lagi dipersulit untuk mendapatkan haknya seperti pembuatan kartu miskin yang selama ini dilakukan ditingkat keurahan. silahkan masyarakat mendatangi kantor kami insyaallah komputer dibuka dan data ybs sudah terkoneksi dengan nik KK yang ada dalam data kami" demikian jelasnya

Sementara Drs. H. Iksan (Kabid Penanganan Fakir Miskin Dan Potensi Kesejahteraan Sosial) mengaku sangat konsen bekerja karena menurutnya menangani masyarakat miskin merasa sangat tertantang karena disamping merupakan tuntutan tugas juga merupakan ibadah yang sewaktu-waktu dapat membantu masyarakat
Foto : Drs. H. Iksan

"Potensi angka kemiskinan secara Nasional 9, 22 %, NTB 14, 56 % dan Kota Bima 8, 60 %. Dari potensi angka kemiskinan tersebut kedepannya Kota Bima sangat berpeluang untuk dapat diciutkan melalui penanganan dan pendataan yang tepat sasaran dan disitulah peran fasilitator sangat diandalkan" demikian menurutnya @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose || Pada Tahun 2020, Indonesia akan melakukan sensus penduduk. Sensus penduduk akan dilaksanakan secara online mulai tanggal 15 Februari 2020. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Cabang Bima dalam pertemuannya bersama Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE kemarin Kamis 20 Februari 2020 di ruang kerja Walikota Bima.

Foto : Walikota Bima saat melakukan sensus penduduk secara online
Dikesempatan tersebut Walikota Bima melakukan pengisian sensus penduduk secara online. Baginya ini menjadi kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia yang baik. Dimintanya BPS agar terus mensosialisasikan tata cara pengisian online kepada masyarakat.

"Sebagai masyarakat kita wajib untuk mengisi sensus penduduk, dan saya baru saja selesai melakukan pengisian tersebut", ujarnya.

Diajaknya seluruh masyarakat Kota Bima untuk berpartisipasi dalam sensus penduduk 2020 dengan mengisi secara mandiri melalui sensus online dengan mengakses website sensus.bps.go.id. atau dengan menyambut petugas pada sensus penduduk wawancara yang akan dilaksanakan pada 1 Juli hingga 31 Juli 2020.

"Data penduduk yang berkualitas berada ditangan kita semua, Mari mencatat Indonesia", ajak Walikota.

Sumber : Humaspro Kota Bima

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE dalam Surat Edaran Nomor 007/54/II/2020 tentang Perayaan Hari Kasih Sayang/Valentine Day memghimbau agar  para generasi dan para pelajar untuk tidak latah merayakan hari kasih sayang atau Valentine Day. Budaya ini dinilai tidak sesuai dengan adat istiadat masyarakat Bima yang menjunjung nilai-nilai islami.


Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah perilaku Generasi Muda, Mahasiswa dan para pelajar Kota Bima terhadap hal-hal yang melanggar nilai-nilai moral dan akhlak yang sering dijumpai dalam perayaan Hari Kasih Sayang/Valentine day yang jatuh pada Tanggal 14 Februari setiap tahun, dimana tahun ini 14 Februari 2020 jatuh tepat pada Hari Jum'at. Dalam himbauan tersebut disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Kepada seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah/Madrasah di wilayah Kota Bima wajib melarang kegiatan Mahasiswa/ siswa baik di lingkungan Perguruan Tinggi/Sekolah/Madrasah atau di luar dengan tujuan untuk merayakan Hari Kasih sayang (Valentine Day) guna menghindari adanya kegiatan yang bertentangan dengan nilai Moral Religius dan Kultur Budaya masyarakat Kota Bima;

2. Kepada Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah/Madrasah membuat surat pemberitahuan kepada seluruh orang tua atau Wali Murid untuk dapat mengawasi Putra-Putrinya agar tidak terjebak dan melakukan hal- hal yang melanggar nilai-nilai moral dan akhlak para Mahasiswa dan Pelajar di Kota Bima;


3. Kepada Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah/Madrasah dan Pimpinan Pondok Pesantren untuk memberikan penguatan moral dan yang diintegrasikan dalam bahan landasan pekerti yang luhur Budi ajar/kurikulum pelajaran sebagai mahasiswa, mata siswa/siswi dan santriwan/santriwati agar tidak mudah tergoda dengan perayaan Hari Kasih Sayang/Valentine Day yang diselenggarakan oleh pihak luar;

4. Memberi pengertian kepada seluruh mahasiswa dan siswa bahwa Kasih Sayang akan lebih berbudi luhur dan bermakna jika peruntukkan bagi orang tua/keluarga, para Dosen/Guru, serta orang lain yang berjasa di sekitar kita (petugas kebersihan di dalam maupun di luar sekolah, pemadam kebakaran, petugas makam, Polisi, Tentara dan lain-lain) dalam bentuk mentaati, menghargai dan menghormati serta peduli terhadap sesama;

5. Kepada Ormas Islam se Kota Bima agar senantiasa ikut menjaga ketertiban sosial dengan menegakkan Dakwah Amar Makruf Nahi Mungkar, dengan menjunjung tinggi aturan Hukum yang berlaku dan tetap melakukan koordinasi dengan aparat dan Dinas terkait pada setiap aksi yang dilakukan;

6. Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Dinas Kesehatan Kota Bima, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bima untuk mengawasi Penjualan alat kontrasepsi (kondom)pada semua apotik dan toko obat di Kota Bima agar selektif dan hati-hati sebagai upaya untuk mencegah perilaku Sex bebas (Free Love dan Free Sex) dikalangan anak muda di wilayah Kota Bima;

7. Kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bima untuk melakukan Razia mulai tanggal 13-15 Februari 2020 seluruh Kos-kosan, di Hotel/Penginapan, Cafe dan tempat-tempat hiburan lainnya.

Walikota berpesan hal ini menjadi perhatian bersama dan diminta kepada semua elemen masyarakat Kota Bima untuk dapat mengawasi pelaksanaan perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day demi terwujudnya pendidikan yang berkarakter dan sebagai perisai moral dan ahlak Generasi Muda, Mahasiswa dan Pelajar di Kota Bima. ***

Kota Bima, Jurnal Expose || Tak mengenal lelah dan demi penuhi janjinya H. Muhammad Lutfi terus menyisir setiap Kelurahan yang ada


Hari ini (Jum'at 7/02/2020) giliran Kelurahan Manggemaci yang disambanginya, warga setempat sangat antusias menyambut kehadiran Walikota Bima yang ditemani oleh Ketua Tim PKK (Hj. Elly Alwainy)

Taufik SH, Anggota DPRD Kota Bima selaku representatif masyarakat Kelurahan Manggemaci sangat apresiasi terkait komitmen Walikota Bima yang merealisasikan janjinya

"Selaku anggota DPRD saya sangat salut dengan Bapak Walikota Bima yang mampu merealisasikan komitmen dari janjinya selama ini semoga bantuan kursi yang ada dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan kita bersama" tandasnya


Bahkan kemuliaan hati Bapak Walikota dengan membagi gaji serta tunjangannya patut diacungi jempol mengingat langkah tersebut sangat mulia "semestinya Walikota tidak perlu menggunakan hak pribadinya yang dibagikan kepada masyarakat karena banyaknya kegiatan sosial yang diselipkan pada OPD" jelasnya

Sementara H. Muhammad Lutfi sendiri mengaku bahwa "untuk menunaikan janji butuh waktu yang tepat dan serius untuk menepatinya mengingat banyak pekerjaan lainnya yang membutuhkan perhatian.. urainya

Bekerja keras memang membutuhkan ruang dan ketepatan waktu untuk menunaikannya ditengah kesibukan yang luar biasa. Teruslah bekerja untuk membantu rakyatmu meskipun tidak sedikit juga yang mencelamu @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, beserta sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima melayat di kediaman HS (14), korban pengeroyokan.Pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) beberapa hari yang lalu di Desa Campa Kecamatan Madapangga. (27/1/2020).

 
Hari itu, usai melantik sejumlah Kades di halaman Kantor Bupati, sekitar pukul 17:40 wita, Bupati menuju rumah duka di  Desa Campa. Ikut mendapingi Umi Dinda, Asisten II Setda Bima, Putarman,SE, Asisten III,  Drs Arifuddin HMY, anggota DPRD Kabupaten Bima, Azhar,SE dan Sekretaris Kominfotik Kabupaten Bima, M. Safi’i.

Selain itu hadir pula, Camat Madapangga,  M. Saleh, Bhabinsa Campa,  Serda Arifudin, Kades Campa, Taufik dan ratusan keluarga korban, yang ikut melayat.

Di rumah duka, Bupati  menyampaikan rasa duka yang dalam dan menjadi kewajiban kita untuk saling mewasiatkan. Menurutnya, apa yang dialami anakda HS, seharusnya tidak mesti terjadi.


"Kewajiban kita yang hidup menyampaikan rasa duka, menghibur keluarga yang dengan nasehat,’’ujar Bupati

Ia berharap, Pak Muhammad (orang tua korban) bisa bersabar menghadapi musibah itu. Dan meminta hukum dapat ditegakkan sesuai hukum berlaku.

"Karena pelaku sudah ditangkap,  maka mari kita jaga keadaan tetap kondusif ," tegas Bupati.

(Sumber : Prokom Setda Bima)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Dalam kunjungan kerja Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengunjungi warga desa Rai Oi, Desa Parangina, Desa Naru Barat dan Desa Bugis melihat dan membantu korban kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya di Kecamatan Sape pada Minggu (26/1/2020)


Dalam kunjungan, Bupati yang biasa disapa UMI DINDA ini mendapat sambutan antusias dari berbagai golongan masyakat desa setempat. Hal ini benar-benar membuktikan kecintaan mereka dan Kepercayaan masyarakat Desa Rai Oi, Desa Parangina, Desa Naru Barat dan Desa Bugis terhadap kemampuan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE untuk memajukan Kecamatan Sape dan Lambu khususnya Kabupaten Bima.

Sambutan yang benar-benar luar biasa ini membuktikan UMI DINDA masih diharapkan untuk melanjutkan pemerintahan Kabupaten Bima untuk lima tahun kedepan. Dimana-mana masyarakat menyalami, membisikkan bahkan meneriakkan yel-yel dukungan untuk UMI DINDA melanjutkan pemerintahan ke periode ke-2.


Aryanti, salah satu kaum emak-emak Desa Rai Oi, yang menginginkan UMI DINDA kembali memimpin Kabupaten Bima. Menurutnya, UMI DINDA merupakan pemimpin yang mampu membangun Kabupaten Bima kedepan lebih maju lagi.

"Menurut saya, UMI DINDA pemimpin yang masyarakat inginkan khususnya kami kaum Emak-emak. Karena UMI DINDA punya program-program yang berpihak pada masyarakat, makanya buat saya UMI DINDA harus jadi Bupati Bima kedua kalinya," kata Aryanti ketika menyapa UMI DINDA bersilaturahmi dengan kami dan melihat korban kebakaran kemarin Minggu, 26 Januari 2020.

Tak hanya itu, menurut Yanti sapaan karib Aryanti, hanya UMI DINDA sosok pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Bima. Hal itu terbukti ketika masyarakat mengundang UMI DINDA dalam suatu hajat. UMI DINDA pasti datang, tidak pernah absen kecuali beliau ada tugas luar.


"Saya dukung UMI DINDA 2 periode, baru UMI DINDA ni yang saya lihat sangat peduli dengan masyarakat, yang lain ? Ga ada. UMI DINDA itu kalau diundang masyarakat, pasti hadir. Makanya masyarakat senang sama UMI DINDA," katanya sembari terteriak hidup UMI DINDA lanjutkan

Kini, maju kembalinya UMI DINDA untuk kedua kalinya  sudah menjadi harapan bersama masyarakat Rai Oi. Sebuah harapan bahwa UMI DINDA bisa membawa masyarakat Kabupaten Bima makin sejahtera lagi.

UMI DINDA juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Rai Oi yang telah mendukung dan percaya kepada dirinya untuk terus memimpin Kabupaten Bima.


"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Rai Oi yang telah antusias mendukung dan mendorong saya untuk memimpin kembali Kabupaten Bima lima tahun lagi . Dan kita harapkan bahwa kita dengan masyarakat bisa bersama-sama membangun Kabupaten Bima ini yang lebih baik lagi," pungkas UMI DINDA

Kota Bima, jurnalexpose.com || Salah satu kegiatan dalam rangka mensosialisasikan program penanaman kembali hutan-hutan gundul yang ada di kawasan Kota Bima, Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH dan Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi serta masyarakat melakukan penghijauan di Oi Kapanca Doro Rite. (Minggu, 12/1/2020)

Kegiatan yang diinisiasi oleh Karang Taruna Kecamatan Raba bersama dengan masyarakat sekitarnya ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap hutan yang gundul dan keberadaan mata air di Kota Bima.


Walikota berharap dengan kembalinya hijau hutan yang ada. bencana dan dampak banjir bandang dapat diminimalisir.

Dalam sambutannya, beliau mengatakan pohon menjadi unsur utama dalam menjaga keselarasan lingkungan. Pohonlah yang mengeluarkan oksigen dan menyerap karbondioksida, udara menjadi segar. Pohon juga menjadi peneduh dalam cuaca panas dan hujan.

"Mari kita tanam pohon, hijaukan kembali lingkungan kita, agar keseimbangan alam terjaga", ujarnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri Senam Sehat Bersama KPM PKH Kecamatan Raba Kota Bima di Lapangan Pahlawan Raba (Minggu 12/1/20)

Acara dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Ketua TP PKK Hj Ellya HM Lutfi, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua DWP Kota Bima, Camat dan Lurah.

Senam yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bima ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh ratusan anggota PKH yang ada di Kecamatan Raba. Acara berlangsung mulai pukul 07.00 WITA. Diakhir acara dilaksanakan pembagian doorprize yang berisi berbagai hadiah menarik.


Kota Bima, jurnalexpose.com|| Staf Ahli Walikota Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Ir Gawis menghadiri kampanye lingkungan dan pembukaan lomba kebersihan, keindahan ketertiban (K3) dan pemanfaatan lahan pekarangan berbasis 5M (Minggu 12/1/2020)


Kampanye penghijauan ini diikuti oleh masyarakat dengan melakukan kampanye dengan lokasi start SDN 65 Kota Bima (Lokasi Kampung KB) dan finish di lapangan rasabou kelurahan Jatibaru Timur. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas DLH, Kepala Dinas Pertanian, Lurah Jatibaru dan masyarakat Jatibaru.


Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Walikota Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menanam pohon dimulai dari lingkungan sekitar kita. Pemanfaatan pekarangan merupakan salah satu upaya positif untuk menghijaukan lingkungan. Selain itu, dengan memanfaatkan pekarangan dengan berbagai tanaman seperti tanaman huah maupun sayur akan bermanfaat untuk kesejahteraan keluarga. 


Kota Bima, jurnalexpose.com || Dukungan yang mengalir dari para anak milenial, adalah bukti nyata pergerakan dari pemuda-pemudi yang peduli dengan perkembangan situasi politik saat ini, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, yang akan digelar pada September tahun 2020 nantinya.


Anak milenial atau pemuda-pemudi masa kini yang menamai dirinya sebagai Barisan Muda Umi Dindah (BUMI), siap mendukung Hj.Indah Dhamayanti Puteri SE, untuk menjadi Bupati Bima kedua kalinya, periode 2020-2025, menggelar silaturahmi Kamis, (09/1) di Surf Kafe kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima

Kegiatan silatrurahmi BUMI di tingkat Kecamatan ini di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Feriyandi S.IP, angota DPRD Kabupaten Bima dari Golkar Muhammad Ramdin SH, Dafulah S.Pd dan Diah Citra Pravitasari sebagai Penasehat BUMI serta puluhan pengurus Kecamatan.

Kepada awak media ini, Penasehat BUMI, Muhammad Putera Feriyandi S.IP mengatakan, bahwa pemuda jangan hanya berpangku tangan dan menjadi penonton dalam perkembangan perpolitikan di masa kini, hal itu dikarenakan anak milenial juga memiliki kesempatan yang sama dengan para senior dalam hal politik, untuk kemajuan daerah Kabupaten Bima.

"Sejatinya Pemuda BUMI, bukan sekedar penonton tapi menjadi pelaku dan siap berkontribusi, demi menyongsong Pilkada Kabupaten Bima dalam rangka memenangkan kembali IDP," ujar Dae Yandi sapaanya.

Tidak hanya soal politik, Dae Yandi menuturkan, para pemuda-pemudi yang saat ini disebut sebagai anak milenial atau generasi setelah Gen-X, hendaknya mau turut ambil andil dalam hal pemikiran-pemikiran yang dapat memajukan Kabupaten Bima kearah yang lebih baik lagi, terlebih, istilah anak milenial dikenal sebagai generasi yang kaya akan ide kreatif.

"Anak muda juga sebaiknya tidak hanya  menjadi penyalur ide saja, tapi juga harus bisa menjadi eksekutornya, karna kreativitas dapat diibaratkannya seperti mata uang  yang tidak diukur nilai atau nominalnya," tuturnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pada Tahun Anggaran 2019, sebanyak 360 Kelompok Industri Kecil dan Mikro (IKM) serta Kelompok Usaha Bersama yang tersebar pada 18 kecamatan di Kabupaten Bima menerima bantuan hibah mesin, peralatan dan bahan bagi IKM yang bersumber dari APBD Kabupaten Bima senilai total Rp 1,65 Milyar.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dalam sambutannya dihadapan Ketua DPRD, Wakil Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Kelompok penerima bantuan hibah Selasa (7/1) di Kantor Bupati Bima mengatakan, penyerahan bantuan hibah tersebut baru dapat dilaksanakan secara serentak setelah pencatatan SPJ dan adminsitrasi barang diselesaikan.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengingatkan para kepala desa untuk cermat dalam mencatat penerima bantuan. Saya harap para Kepala Desa memastikan dan mencatat setiap warganya yang sudah menerima bantuan dan yang akan menerima di tahun selanjutnya agar bantuan yang terbatas ini bisa dinikmati bagi setiap masyarakat yang memiliki usaha.

“Kepada masyarakat baik yang berwirausaha, nelayan dan petani agar memanfaatkan sebaik mungkin bantuan yang diberikan pemerintah. “Rawat dan simpan dengan baik peralatan yang diberikan oleh pemerintah sebagai tanda mata sebagai pengingat sebagai pengikat antara bapak/ibu dengan pemerintah”. Imbuh Bupati.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima Drs. H. Muzakkir M.Sc dalam laporannya mengungkapkan, nominal bantuan tersebut mengalami peningkatan 24 persen dibanding tahun sebelumnya senilai Rp 1,53 Milyar. “Dalam kurun waktu empat tahun terakhir sejak tahun 2016 hingga tahun 2019, Pemerintah daerah melalui Dinas Perindag telah merealisasikan bantuan bagi 1.296 IKM dengan total dana senilai Rp 5,45 milyar”. Paparnya

Muzakkir juga menegaskan kembali komitmen instansi yang dipimpinnya dalam menumbuh kembangkan IKM. “IKM Mempunyai kedudukan yang strategis dalam perekonomian daerah, hal ini dikarenakan jumlah unit usahanya yang besar, menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak dan produk yang variatif. Apabila IKM berhasi lditumbuh kembangkan, tentunya akan memberikan andil yang sangat besar dalam mewujudkan ekonomi daerah yang tangguh dan sektor industri mampu memberikan kontreibusi yang lebih tinggi terhadap PDRB Kabupaten Bima.

Bantuan yang diserahkan berupa mesin perbengkelan roda dua berupa kompresor, perangkat kunci dan alat tambal ban, mesin las dan perlengkapan berupa trafo las, gerinda tangan, bor, gerinda potong dan mesin peralatan mebel.

Peralatan lain yang diserahkan pada kesempatan tersebut yaitu Peralatan konveksi, mesin pengolahan pangan, pembuatan kue dan makanan, peralatan tenun dan benang, peralatan pangkas rambut, peralatan baru cobek, peralatan batako dan peralatan pengolahan kopi.

Kota Bima - Dinamikambojo, Walikota Bima H.M Lutfi, SE resmikan jembatan Dodu I Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Rabu (08/01).

Acara peresmian dihadiri Wakil Walikota Bima, Sekda, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ketu dan Anggota Komisi III, kepala - kepala OPD, Para Camat dan Lurah serta masyarakat setempat.


Kepala Dinas PUPR Kota Bima Muhammad Amin, S.Sos Melaporkan bahwa Jembatan Dodu ini merupakan jembatan yang rusak parah akibat dihantam banjir pada tahun 2016 lalu Sehingga tidak layak lagi untuk dilewati oleh masyarakat. Jembatan ini juga merupakan jalan alternatif bagi masyarakat baik maupun pengguna jalan, juga jalan ini merupakan penghubung kota Bima dan kabupaten Bima.

Pengerjaan pembangunan jembatan Dodu I menelan anggran 28 Milyar lebih melalui anggaran DAK 2019 yang dikerjakan mulai tanggal 3 Juli 2019 dan berakhir 29 Desembet 2019 sesuai dalam kontrak.

"Allhamdullilah atas dukungan semua pihak dan masyarakat dodu, sehingga pembangunan jabatan ini dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun.


Sementara Walikota Bima H.M.Lutfi, SE mengatakan jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat Dodu dan pengguna jalan pada umumnya. Sebagaimana komitmen kami bahwa Pembangunan harus di mulai dari timur, salah satunya pembanguna jembatan Dodu I. 

Karena wilayah Timur kata Walikota, juga merupakan pintu gerbang untuk saudara kita dari wilayah timur. Makanya harus ada keseimbangan dalam hal pembangunan. Pembangunan jembatan ini dibuatkan penahan tebing agar tidak cepat rusak pada saat banjir datang yang dapat merusak lahan pertanian dan permukiman.

Atas nama pemerintah daerah mengharapkan pada masyarakat Dodu untuk dapat menjaga jembatan dan alam, juga megingatkan pada masyarakat setempat agar pada saat penggerukan pasir jangan sampai masuk batasan jembatan yang dapat merusak bangunan jembatan.

Mari membangun kesadaran bersama demi menjaga pemangunan jembatan, Gunakan jembatan ini seoptimal mungkin. "Karena kami tidak ingin terulang kembali banjir seperti tahun lalu". Pesannya.(MD.002).

Kabupaten Bima, Jurnal Expose ||
Kelangkaan pupuk yang yang dirasakan oleh para petani mendorong warga Kecamatan Bolo melakukan pemboikotan jalan Lintas Sumbawa, tepatnya disebelah timur Desa Timu Kecamatan Bolo (Senin, 6/1/20)

Pemboikotan jalan dipicu oleh kelangkaan pupuk yang menjadi kebutuhan dasar para petani, pantauan media ini jalan Lintas Sumbawa tersebut terlihat macet total mengakibatkan dereta panjang kendaraan sepanjang satu kilo meter

Salah seorg pemboikotan jalan yg tidak ingin namanya disebutkan mengaku terpaksa pemboikotan jalan terpaksa dilakukan untuk mendapatkan perhatian pemerintah "kami terpaksa melakukan tindakan ini dengan maksud supaya pemerintah secepatnya mengakomodir keluhan kami" harapnya

Mendengar adanya aktifitas pemboikotan jalan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri menyempatkan diri untuk menemui pendemo dan terjadilah negosiasi sehingga pemboikotan jalan dapat dibubatkan dengan jaminan Pemerintah Daerah segera menanganinya

Apapun alasannya aktifitas pemboikotan jalan sangat tidak patut dilakukan karena mengganggu aktifitas pengguna jalan lainnya @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com ||
Sebanyak 21 orang Kepala Keluarga (KK) korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung menerima bantuan uang tunai sebesar total Rp. 214 juta. Bantuan berasal dari Anggaran Tak terduga tahun 2019 tersebut diserahkan Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, atas nama Bupati Bima, di Ruangan Bagian Kesra, Selasa, (31/12).


Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap dalam rilisnya menyatakan bahwa bantuan tersebut diarahkan untuk membantu pembangunan rumah tinggal bagi warga bukan untuk keperluan lain. Dan pada saatnya Pemerintah akan turun langsung di lapangan untuk memantau penggunaan bantuan tersebut.

Warga asal Desa Ntonggu dan Teke Kecamatan Palibelo, korban kebakaran bulan Oktober, beberapa waktu lalu itu sebanyak 11 KK. Mereka mendapat  bantuan uang tunai dengan total Rp 148 juta. Yang diterima masing-masing berfariasi.

Selain membantu korban kebakaran di Ntonggu dan Teke, juga diberikan pada korban angin puting beliung di Kecamatan Wera yakni di Desa Rangga Solo (Puting Beliung).

Di Kecamatan Donggo satu orang yakni di Desa Kalla, di Kecamatan Soromandi satu orang yakni di Desa Sampungu.

Di Kecamatan Lambu satu orang yakni di Desa Rato (korban  Puting beliung).

"Total Rp. 214 juta bagi 21 KK, korban bencana Kebakaran dan puting beliung," ujar Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, dikutip Kabag Humas.

Sementara, Hamidah (70) salah seorang warga asal Ntonggu, ketika ditemui di Bagian Kesra, Selasa lalu, menyampaikan rasa terima kasihnya pada Bupati Umi Dinda, telah membantu meringankan beban yang mereka alami.

Ia berjanji, bantuan yang diterimanya itu akan dipakai membangun rumah, yang sudah hangus dilahap dijago merah. Pasca kejadian kebakaran, praktis ia beserta keluarganya tinggal di tenda darurat.

"Syukur sudah dibantu, tiga bulan tinggal di terpal," akunya dalam bahasa Bima dan menyampaikan terima kasih, telah dibantu Pemerintah Dinda- Dahlan.

(Sumber : Humas Pemkab Bima)

Jakarta, jurnalexpose.com || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri Acara Malam Kasama Weki Bima Dompu dengan agenda Malam Puncak Pemilihan Duta Budaya Rimpu dan Sambolo Tahun 2019 bertempat di Anjungan Provinsi NTB Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, (Jumat 27/12/2019).


Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH dan Hadir pula perwakilan kedutaan Maroko Mr Omar, Anggota DPR RI H Syafruddin ST MT, Prof Burhan Magenda, Drs HM Saleh Umar MSi, Ketua Umum BMMB Syarif Hifayatullah SH MBA CLA dan Ketua Himpunan Dompu Bapak Sofyan.

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Rimpu Indonesia H Dudi Fahrudin selaku panitia penyelenggara menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota Bima yang telah hadir. Ini merupakan bentuk perhatian Walikota Bima terhadap kelestarian seni dan budaya.


Dalam sambutannya Walikota Bima menyampaikan Khazanah budaya beragam yang kita miliki menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan dan menjaganya. Budaya menjadi identitas dan ciri khas daerah kita salah satunya adalah busana "Rimpu". Tugas kita adalah meperkenalkannya kepada dunia dan mengembalikan nilai-nilai budaya "Maja Labo Dahu" dalam kehidupan bermasyarakat kita.

Diakhir kegiatan Walikota Bima memberikan cinderamata berupa "Tembe Nggoli" salah satu sarung tenun khas Bima kepada Perwakilan Negara Maroko, Anggota DPR RI, Ketua BMMB Jakarta dan Ketua Rimpu Nusantara

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE melaksanakan Kegiatan BBGRM dan bertatap muka dengan masyarakat Ambalawi yang dipusatkan di Desa Kole, Kecamatan Ambalawi, Sabtu (21/12/2019).


Pada kesempatan itu Bupati Bima, juga melakukan kampanye pola hidup sehat yang digagas Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas Ambalawi. Sejumlah Siswa Sekolah Dasar dan Menengah ikut ambil bagian untuk bersama-sama makan buah-buahan sebagai bagian dari kampanye pola hidup tersebut.

‘’Kegiatan BBGRM diawali dengan senam massal bersama seluruh undangan,’’ujar Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, Sabtu, (21/12).


Bupati, menyampaikan rasa gembira dan terima kasih, kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ambalawi, Ketua dan segenap anggota panitia Pemilihan Kepala Desa, terutama TNI/ Polri atas terselenggaranya Pilkades yang lancar dan aman di Kecamatan Ambalawi.

"Ini semua atas kerjasama serta kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban hingga kondusif,"imbuh Bupati.

Yang menjadi perhatian khusus Bupati, kata Kabag, perlunya upaya dan keseriusan bersama untuk meningkatkan SDM masyarakat. Salah satunya meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Ambalawi.
Pada kesempatan tersebut Bupati, juga berdialog dengan para Kepala Sekolah dan Kepala Desa.


Menurut Bupati, semangat bergotong-royong bekerja sama membangun desa harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan demi membangun Kecamatan Ambalawi yang lebih baik. Kegiatan BBGRM tersebut juga dirangkaikan dengan sunatan massal oleh Puskesmas Ambalawi, menghadirkan 30 orang peserta.

(sumber : Humapro Kab. Bima)
Diberdayakan oleh Blogger.