Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Bima - Jurnal Expose || Untuk mengoptimalkan pencapaian target program dan kegiatan organisasi, pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bima, Senin (14/1) mengadakan Rapat Evaluasi Kegiatan Tahun Anggaran 2018 dan Perumusan Program Kerja prioritas tahun 2019 di kediaman Ketua Dekranasda Kabupaten Bima Raba-Bima.

Rapat evaluasi dan pembahasan program kerja ini merupakan komitmen jajaran pengurus Dekranasda untuk memastikan bahwa roda organisasi berjalan dengan baik.

"Pertemuan diharapkan menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi Dekranasda Kabupaten Bima. Terang Ketua Dekranasda Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan,  S. Pd. Pada pertemuan tersebut Rostiati  kembali menekankan kepada pengurus untuk lebih fokus bekerja.

"Pengurus harus segera bekerja untuk mewujudkan ide-ide di tahun 2019, dalam artian harus ada karya berkelanjutan yang dihasilkan oleh kepengurusan yang saat ini bertugas". Tandasnya.

"Dalam jangka pendek, sudah ada rumah produksi yang dibangun di Godo Kecamatan Woha yang perlu dipikirkan pemanfaatannya, di samping terus berupaya melindungi hak kekayaan intelektual (HAKI) para pengrajin".

Dekranasda juga Kata Rostiati akan memanfaatkan baruga yang dibangun di Taman desa Panda sebagai gerai untuk memamerkan produk dari kelompok binaan yang tersebar di sejumlah kecamatan". Urai Istri Wakil Bupati Bima ini. 

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Dekranasda Taufiqurrahman ST menjelaskan, beberapa program sesuai dengan divisi/bidang dalam struktur kepengurusan Dekranasda Kabupaten Bima yaitu Program Kesekretariatan, Program Pengembangan Produk Usaha dan Program Pengembangan inovasi dan kreasi produk kerajinan.

"Dua program lainnya yang akan menjadi titik berat kepengurusan yaitu Program Partisipasi Dekranasda dalam pameran kerajinan dan Program Peningkatan informasi dan publikasi kerajinan". Jelas Taufik.(JE.002).

Kota Bima - Jurnal Expose || Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kota Bima menggelar Bimbingan Teknis Tata Kelola Manajemen Organisasi Karang Taruna Tingkat Kota Bima Tahun 2018, Kamis (13/12) di aula SMKN 3 Kota Bima.

Bimtek dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Bima Drs. H. Sukri, M.Si, diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari pengurus Karang Taruna Tingkat Kota Bima, Tingkat Kecamatan dan Tingkat Kelurahan. Narasumber berasal dari Sekretariat Daerah dan Organisasi Pemuda.

Berdasarkan laporan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bima Drs. H. A. Wahid, bimtek bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM para pengurus organisasi Karang Taruna dalam menjalankan roda organisasi Karang Taruna. Diharapkan pengurus organisasi karang taruna mampu mengelola manajemen organisasi dan mengembangkannya.

Asisten III Setda Kota Bima mewakili Walikota menyampaikan, wadah Karang Taruna hadir dimaksudkan untuk menampung aspirasi masyarakat khususnya generasi muda dalam rangka mewujudkan rasa kesadaran dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

Dengan demikian jelas bahwa sasaran yang ingin dicapai oleh karang taruna dititikberatkan pada kesadaran dan tanggung jawab sosial sehingga dapat mewujudkan dengan baik kesejahteraan sosial yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

"Tanpa mengecilkan peranan komponen masyarakat lainnya, kepekaan dan kepedulian dari karang taruna tentunya patut kita berikan penghargaan dan dukungan sehingga mereka akan terus termotivasi dalam memberikan pengabdian demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat", jelas Asisten III.

Lebih lanjut ia berpesan agar Karang Taruna dapat memotivasi para pemuda dan anak-anak untuk mengisi masa mudanya dengan berkarya dan berkegiatan secara positif, sehingga tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan, minuman keras dan tindak kekerasan.

Ia pun meneruskan harapan Walikota agar Karang Taruna Kota Bima dibawah kepemimpinan Ketua Forum Karang Taruna Kota Bima yang baru dapat terus berkiprah bagi lingkungan dan daerahnya.(JE.001).

Kota Bima - Jurnal Expose || Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bima atas kepengurusan Muksin Yusuf (Versi Jakarta) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) atas dasar adanya rekomendasi DPD I Propinsi NTB.  Musda yang dilaksanakan di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima, Rabu (12/12).

Ketua Persenolia Caretaker Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Bima, Muhsin usai Kegiatan Musda mengatakan, bahwa KNPI yang memiliki legalitas yang jelas adalah KNPI versi Jakarta yang dibuktikan dengan SK dari Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham RI).

Menurut Muhsin, karena KNPI versi Jakarta telah mengantongi SK dari Kemenkum dan Ham dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementrian dalam Negeri.

Dikeluarkannya SK itu, dipandang adanya dasar hukum yang jelas dari hasil Kongres Luar Biasa Jakarta yang dihadiri oleh Presiden RI dan 111 OKP dan 19 DPD I Provinsi KNPI dan dinyatakan korum.

"Dengan demikian, KNPI versi Jakarta adalah KNPI yang sah dan legal. Punya legal standing yang diakui oleh negara melalui SK Kemenkum dan Ham dan SKT dari Kementrian Dalam Negeri," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, SK lama yang dijadikan dasar oleh DPD II KNPI versi Papua sesungguhnya telah ingklut meskipun di dalamnya telah dikatakan secara langsung dalam SK yang baru dan mengatur objek dan subjek hukum yang sama.

Sekali lagi saya sampaikan KNPI yang sah sesuai dengan prosedur hukum adalah KNPI versi Jakarta dan di Kota Bima hari ini kami telah melakukan Musyawarah Daerah (Musda). Tegasnya.

"Insya Allah dalam waktu dekat KNPI Kota Bima Versi Jakarta akan segera melaksanakan pelantikan terhadap kepengurusan KNPI Kota Bima yang akui sah dan Legal". (JE. AryA)

Bima - Jurnal Expose, Ikatan Pengusaha Muslimah (IPEMI) Cabang Bima Ahad (2/12) melakukan serangkaian kegiatan bakti sosial di Desa Sanolo Kecamatan Bolo dan Desa Talabiu - Woha.

"Kehadiran pengurus juga didorong oleh keinginan untuk bersama-sama pemerintah daerah menyukseskan program pemerintah daerah di bidang keagamaan seperti Gerakan Pesantren Sehari  (GPS)".  Ungkapnya.

Ketua IPEMI Cabang Bima Ny. Fitri Adel Linggi Ardi mengatakan, dikatakan Fitri kondisi masjid sebagai tempat ibadah yang kurang terawat dan higienis menjadi motivasi bagi para pengurus IPEMI untuk melakukan kegiatan kebersihan dan menyumbangkan mukena.

Untuk itu, Ahad (2/12) dirinya bersama 12 orang pengurus turut berbaur dengan warga bergotong-royong membersihkan masjid Masjid Al-Hidayah Talabiu dan masjid Baitul Iksan desa Sanolo.

"Selain kegiatan kebersihan,  juga dilakukan  penyerahan mukena dan alat penunjang kebersihan toilet, tempat pengambilan air wudhu berupa ember, sikat, gantungan mukenah, hanger dan cairan pembersih". Ungkap Fitri.

Saat melakukan kegiatan di Bolo,   "antusias masyarakat didesa Sanolo luar biasa dimana muslimah remaja hadir di masjid.

Mengingat masjid tersebut belum membentuk pengurus Remaja Masjid, bidang dakwah  IPEMI memfasilitasi terbentuknya remaja masjid Baitul Iksan Sanolo".  Terangnya.

Sebelumnya, Para pengurus IPEMI melakukan kegiatan sama di Masjid Sultan Salahuddin depan bandara dengan membersihkan tempat wudhu dan mencuci mukena yang akan digunakan jamaah". Terangnya.

Di samping itu, kehadiran pengurus IPEMI di kecamatan khususnya di Kecamatan Bolo, Palibelo, Wawo dan Woha untuk membantu memfasilitasi pembentukan pengurus Remaja Masjid dan Majelis Taklim dengan melakukan koordinasi dengan camat.

Ke depan, IPEMI akan melakukan sosialisasi bagi 25 pelaku usaha muslimah di masing-masing kecamatan dengan mengupayakan 1  orang wirausaha muslimah 1 kios per desa untuk didata dan diberikan bantuan usaha".Jelasnya. (JE.Arya).

Diberdayakan oleh Blogger.