Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima yang dipimpin langsung oleh Ketua Hj. Rostiati Dahlan S.Pd  bermitra dengan Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Bima   dan Majelis Taklim An Nisa Kabupaten Bima Selasa (28/9)  melakukan pembinaan 10 Program pokok PKK dari POKJA I sampai POKJA IV dirangkaikan dengan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (GEMASIN) kepada sasaran 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) yaitu ibu hamil dan ibu balita serta Pembinaan Majelis Taklim Kecamatan oleh Majelis Taklim An Nisaa Kabupaten Bima.  


Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan yaitu Pelayanan kesehatan dalam bentuk  Pelayanan Posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil kekurangan energi kronik (KEK) dengan melibatkan  Puskesmas setempat  serta  pembinaan  rohani yang dilanjutkan dengan shalat Dhuhur berjamaah di masjid desa Sai Kecamatan Soromandi.

Pada kegatan pembinaan yang  juga turut dihadiri Camat Soromandi Julkifli SH, M.Hum, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan kades dan jajaran Pengurus TP PKK Desa Sai tersebut  Hj. Rostiati mengatakan, pembinaan  10 Program Pokok PKK  secara khusus menekankan pada pembentukan program Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). 

Dikatakan Rostiati UP2K-PKK  pada prinsipnya merupakan segala kegiatan ekonomi oleh oleh keluarga, baik, secara perorangan maupun kelompok, yang modalnya bersumber dari swadaya masyarakat maupun bantuan pemerintah serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat. Upaya ini dalam jangka panjang ditujukan   untuk meningkatkan pendapatan keluarga dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga.


“Dari aspek ekonomi, Desa Sai memiliki potensi sektor pertanian yang luar biasa, khususnya sebagai penghasil komoditi bawang merah, namun masih mengandalkan produksi sayuran dari luar desa karena lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat setempat dapat secara mandiri mengelola lahan pertanian yang ada untuk memenuhi kebutuhan”.  Kata Rostiati 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Tita Masitha M.Si menjelaskan,  pada kegiatan ini selain dilakukan sosialisasi stunting juga dilakukan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA)LILA pada ibu hamil dan balita yang menjadi sasaran untuk screening status gizi sehingga sasaran dengan LILA mendekati ambang batas minimal dapat segera ditangani dengan intensif agar status gizinya membaik. ‘Pelaksanaan kegiatan ini tentu tak lepas dari peran aktif dari Tim Puskesmas Soromandi juga Kader posyandu yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa”. Terang Tita 

Di akhir kegiatan, seluruh sasaran 1.000 HPK yang hadir diberikan Makanan Tambahan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dan  pembinaan rohani oleh Majelis ta'alim An Nisa yang menghadirkan Ustad Islamudin yang memaparkan topik bagaimana menjadi istri yang baik. (rilis)

 Kota Bima || jurnalexpose.com - Menindaklanjuti kasus-kasus kekerasan atas perempuan dan anak Akhir-akhir ini marak terjadi dan rencana dasar regulasi peraturan terkait pencegahan dan penindakannya, Dinas Pemberdayaan  Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota  Bima menggelar Pertemuan koordinasi dan kerjasama lintas sektoral pencegahan terhadap anak/tindak pidana perdagangan orang (TPPO)  di Aula pertemuan SKB (Sanggar  Kegiatan Belajar)  Kota Bima.  (Selasa,  28/9/21). 


Kegiatan dihadiri OPD terkait, Kepolisian.  Kejaksaan, PPA, praktisi dan akademisi serta LSM pemerhati anak dan perlindungan perempuan. Dan dibuka langsung  oleh Plt. Kepala DP3A Kota Bima,  Lalu Sukarsana, S.IP.   Narasumber  dan pemateri disampaikan praktisi Hukum dan akademisi H.  Adnan,  SH.MH

Dalam pengantar yang dipaparkan narasumber, disampaikan upaya yang telah dilakukan dan akan ditingkatkan, diantaranya memperkuat koordinasi dengan lembaga terkait, Pembuatan pusat pendidikan keluarga (Puspaga),  sosialisasi pencegahan kasus kekerasan pada perempuan dan anak,  monitoring dan evaluasi serta memaksimalkan peran UPTD DP3A. 

Pada sesion diskusi,  beberapa masukan diutarakan beberapa peserta, diantaranya terkait dengan penanganan visum, perkelahian massal remaja antar sekolah, dan lainnya yang terkait dengan kekerasan anak dan perempuan. Sehingga dibahas untuk mencari solusi pencegahan dan tindakan yang akan dilakukan ke depannya sehingga menjadi acuan dan payung hukumnya.


Setelah melalui pembahasan, akhirnya disimpulkan beberapa point yang akan mencari catatan ke depan yang akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bima sehingga nantinya akan menjadi payung hukum penindakan dan pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak. (Riz)

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bima, Masa Bakti 2021-2025, dilaksanakan di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Senin 12 April 2021, pagi, oleh Ketua DPW LASQI Provinsi NTB, Hj. Niken Septarini W. SE.,M.Sc.

Turut hadir pada pelantikan 44 orang pengurus LASQI Kabupaten Bima tersebut yakni Wakil Bupati Bima, Drs.H Dahlan M. Noer, Ketua Umum DPD LASQI Kabupaten Bima, Hj Rostiati, S.Pd, Kepala Kemenag Kabupaten Bima dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Bima.

Sebelum acara pelantikan dimulai, diawali dengan persembahan Qasidah ‘Sanggar Ladiha’ dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lasqi Kecamatan Wawo. Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan Nama Dewan Pengurus Lasqi Kabupaten Bima oleh Sekretaris Umum DPW Lasqi Provinsi.

Tampil sebagai Ketua DPD Lasqi Kabupaten Bima, masa bakti 2021-2025, Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, Sekretaris Umum, Sukardin, S.Sos, dan Bendahara Umum Hartati, SE.

Ketua DPW Hj. Niken Septarini W. SE.,M.Sc, mengucapkan selamat pada Pengurus yang baru dilantik. Selamat bekerja, semoga berkah dan membawa Kabupaten Bima meraih prestasi khususnya di dunia seni dan Qasidah

Dijelaskan Niken, DPD Lasqi Kabupaten Bima adalah yang pertama yang sudah memiliki Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lasqi di tingkat kecamatan.

‘’Dengan tangan dingin ibu ketua, semoga Lasqi Kabupaten Bima menjadi hebat dan berkembang,’’ujar Niken.

Dengan adanya Lasqi, kesenian dalam dunia Islam Bisa diarahkan menjadi alternatif hiburan untuk masyarakat. Dan  Kabupaten Bima dengan potensi sumber daya yang ada, bisa menjadi juara di tingkat provinsi.

Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, mengatakan atas nama Pemerintah Kabuputen Bima, sangat mendukung pembentukan DPD Lasqi Kabupaten. 

Dengan terbentuknya Lasqi ini akan semakin memperkuat dan terbangun komunikasi yang baik antara Pemerintah dengan DPD Lasqi, terutama dalam menyiarkan nilai-nilai budaya islami.

Wakil Bupati berharap, semoga Qasidah di Kabupaten Bima; Dana Mbojo, dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif, berada ditangan dingin para Pengurus Lasqi.

‘’Mengembangkan  seni religi dipadu dengan kearifan lokal. Sehingga memberikan warna dalam bingkai seni islami yang berkembang di Nusantara,’’tambah Wabup.

Sementara itu Ketua DPD Lasqi Kabupaten Bima, Hj. Rostiati, mengatakan setelah pelantikan, berharap pengurus langsung rapatkan barisan, meyusun dan melaksanakan program, terutama pengukuhan Lasqi di masing-masing Kecamatan.
‘’Lasqi Kabupaten Bima harus semakin maju dan berprestasi,’’ungkapnya. 

Dijelaskan Rostiati, yang juga sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bima ini, DPC Lasqi di masing-masing kecamatan sudah dibentuk.

Oleh karena itu, secepatnya menunjukkan karya terbaik dalam dunia Seni dan Qasidah. Agar bisa berprestasi di tingkat Provinsi hingga di tingkat Nasional. 

‘’Kami mohon arahan dan bimbingan Ketua DPW Lasqi NTB,’’tambah Rostiati. 

Kota Bima, Jurnal Expose || Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya H. Muhammad Lutfi hadiri Acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 49, dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Tahun 2021 berlangsung selama 2 hari 25 - 26 Maret 2021 dan dibuka langsung oleh Gubernur NTB. Dihelat di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur Mataram. Kamis 25 Maret 2021.

Pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK kali ini mengangkat tema "Keluarga Pelopor Pembangunan Menuju Indonesia Maju".

Acara yang buka langsung oleh Gubernur NTB ini, dihadiri oleh Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M. Sc, juga seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat.

Gubernur NTB dalam sambuatannya menyampaikan agar tetap terbangun sinergisitas antara program pemerintah dengan TP PKK serta menjalin kemitraan dengan OPD yang ada, serta efisiensi anggaran pada setiap pelaksanaan program TP PKK.(DM.Red).
Share To:

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, melantik Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Masa Bhakti 2021-2026. di Ruang Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Senin 08 Maret 2021.

Sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima turut hadir. Asisten Setda, staf ahli, Ketua DPW Kab Bima, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1608, Ketua Bhayangkari, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima, para Kabag dan sejumlah OPD.

Bupati Umi Dinda menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus TP PKK Kabupaten Bima. Semoga bisa melaksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab sesuai dengan yang diamanahkan.

Tugas Utama TP PKK adalah menyukseskan 10 program pokok PKK. Kadang dalam pengabdian masih ada program yang belum diselesaikan secara utuh.

‘’Oleh karena itu, kepada pengurus PKK baik senior maupun yang baru bergabung, banyak-banyaklah belajar,’’kata Bupati, dalam sambutanya, usai melantik TP PKK Periode 2021-2026.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima menggelar perayaan hari Ibu ke 92 tingkat Kabupaten, di halaman Kantor Bupati, Selasa, 22 Desember 2020, pagi.

Hari Ibu tahun 2020 ini, mengangkat tema ”Perempuan Penyemangat & Garda Terdepan di Era New Norma’turut dihadiri Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima, M Putera Feriyandi, S.Ip, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf ahli, Ketua PKK Kabupaten Bima, Ketua Dharma Wanita Kab Bima, Ketua GOW Kabupaten Bima, Tokoh perempuan dan Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Pada moment tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, memberikan piagam penghargaan pada 10 tokoh perempuan inspirasif 2020. Yakni Hj. Siti Raihan, S. Sos, Endang Susilawati, M.Pd, Evi Septi Ervi Diarti, Retno Arumdati, ST, Asni Handayani, SE, Dewi Ratna Muchlisan, SE., M.Hum, Fitria Marwadiyanti, Nurhasanah, dr. Wika Bintang Trisnarahayu, Sp. PD dan  Rosdiana, S.Pd.

Bupati Umi Dinda, menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu ke 92 tahun 2020. Ia berharap kedepannya kaum perempuan Dana Mbojo, dapat meningkatkan karya dan pengabdian mereka lebih besar, lebih tinggi untuk kemajuan Kabupaten Bima.

Keberadaan kaum perempuan bukan sesuatu yang harus dipertanyakan. Sebab selain posisi strategisnya sebagai pendamping suami, kaum perempuan juga memiliki tanggung jawab, dalam membina dan membangun masyarakat.

‘’Perempuan memiliki keistimewaan tertentu. Perlu diketahui, bahwa Bupati Bima hari ini merupakan sosok wanita juga,”ujar Umi Dinda, dalam sambutanya dihadapatan ratusan, undangan yang hadir.

Dijelaskan, Bupati Perempuan yang terpilih untuk dua periode ini, semoga 10 perempuan inspiratif tersebut dapat melahirkan sejuta perempuan inspirasi berikutnya.

Sesungguhnya, masih banyak sosok wanita inspiratif yang menjadi cerminan dan pembelajaran di tengah-tengah kehidupan kita. Mari perbanyak bersyukur karena Allah menitipkan banyak kebahagiaan dan ujian kepada kita. Bupati mengajak ibu-ibu agar terus mengukir prestasi dan menciptakan rasa persaudaraan  antar sesama. 

Dalam berorganisasi, kata Umi Dinda banyak manfaat yang diperoleh, terutama cara membawa diri ditengah kehidupan bermasyarakat.

Oleh karena itu, jangan dianggap sepele berada dalam sebuah organisasi. Karena organisasi tempat membimbing kepribadian sehingga mampu menjadi tauladan. 

Sosok perempuan sangat istimewa. Oleh karena itu, kata Bupati, teruslah belajar agar menjadi tauladan bagi anak-anak. Kemudian membekali diri dan anak dengan ilmu agama, kesabaran dan kesolehan hati.

Pada kesempatan ini, ia juga  menyampaikan atas dukungan serta do’a yang di berikan oleh kaum ibu atau kaum perempuan sehingga pilkada di Kabupaten Bima berjalan dengan Sukses dan aman. (DM.ProKom)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pilkada lima tahun lalu atau tepatnya 2015 menjadi tahun yang paling bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Bima terutama bagi kaum perempuan. Pasalnya tahun itu Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang mewakili kaum hawa terpilih sebagai Bupati Bima periode 2016-2021.

Terpilihnya perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini awal jebolnya tembok kepeminpinan eksekutif yang selama ini didominasi kaum laki-laki. Pilkada saat itu, Umi Dinda bahkan disebut-sebut sebagai Bupati perempuan pertama di NTB bahkan di Indonesia Timur.

Umi Dinda menjadi simbol emansipasi perempuan di NTB, yakni proses memperjuangkan hak-hak sosial dan politik perempuan yang berhubungan dengan negara dan bangsa. Upaya perempuan mendapatkan kesamaan di depan hukum dan kesetaraan gender.

Selain itu, terpilihnya Umi Dinda sebagai Bupati Bima juga awal keberanian para perempuan NTB masuk ke ranah politik eksekutif. Karena pasca itu, kaum perempuan di NTB berbondong-bondong mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah, salahsatunya Dr. Sitti Rohmi Djalilah, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB.

Jejak itu juga diikuti perempuan NTB lainnya. Pilkada yang digelar serentak di sejumlah Kabupaten/Kota di NTB dipastikan banyak perwakilan kaum perempuan yang maju. Seperti Pilkada Kabupaten Dompu, Sumbawa dan Kota Mataram. 

Kini perempuan di NTB tidak lagi menjadi kaum pengembira sebagai basis untuk mendulang suara di Pilkada. Tapi mereka juga menjadi peserta Pilkada yang nantinya berfungsi untuk mengambil kebijakan memajukan daerah terutama memperjuangkan hak-hak sesama kaumnya.

Seperti yang dilakukan Umi Dinda selama lima tahun menjadi Bupati, kiprahnya membangun Kabupaten Bima tidak diragukan lagi. Amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat 191 Desa yang tersebar di 18 Kecamatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh dirinya bersama Wakil Bupati, Drs. Dahlan.

Bersama Dahlan, Umi Dinda berhasil menurunkan angka kemiskinan dan jumlah penganguran di kabupaten Bima secara signifikan. Pertumbuhan ekomoni hingga Indesk Pembangunan (IPM) pun dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. (Data BPS Provinsi NTB tahun 2019).

Menyadari dirinya perempuan, program-programnya juga berbasis pemberdayaan perempuan, seperti Kios Untuk Produk Kelompok Usaha Perempuan (KUPU-KUPU). Program pelatihan bagi kelompok usaha perempuan, bantuan alat, modal hingga dukungan promosi produk ini sukses mencetak sekitar 3000 usaha perempuan. 

Ada juga program Si MAWAR yakni inovasi yang menggabungkan pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Selain menekan angka kekerasan terhadap perempuan program berbasis aplikasi ini, juga mendapat apresiasi dan pengahargaan dari Wapres tahun 2019.

Kemudian La RIMPU. Program hasil kolaborasi antara Pemerintah Dinda-Dahlan dengan Alamtara Institute
Ini merupakan Sekolah Rintisan bagi Perempuan, yang menitikberatkan upaya pencegahan, advokasi dan sosialisasi serta pemberdayaan ekonomi perempuan dalam meningkatkan partisipasi perempuan sebagai subyek pembangunan. 

Lawan Intimidasi dan Kekerasan Non Verbal

Kekerasan non verbal dan intimidasi rentan terjadi terhadap perempuan. Termasuk dialami Umi Dinda. Sebelum terpilih sebagai Bupati hingga kini, Ia kerap mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan melalui sosial media. Berbagai tuduhan dan isu yang merusak mental dan kepribadiannya terus berdatangan.

Saat pilkada 2015 dan berlanjut tahun 2020, Umi Dinda kerap diserang berbagai isu, tuduhan informasi bohong (hoax) hingga black campaign. Tidak hanya personal tapi juga kehidupan pribadi keluarganya. 

Bukannya menyerang balik dengan melaporkan ke ranah hukum, Umi Dinda malah justru menyikapinya dengan bijak, ramah dan seolah tidak mempedulikan. Ia tetap fokus bekerja melayani masyarakat dan konsen membangun daerah kearah yang lebih baik lagi. 

Selain itu, Umi Dinda juga merupakan sosok kemandirian kaum perempuan yang selama ini hanya menjadi ibu rumah tangga, fokus mengurus anak dan melayani suami. Meski disibukan dengan agenda pemerintahan yang berkontribusi besar memajukan daerah. Umi Dinda juga tidak melupakan tanggungjawabnya sebagai seorang ibu bagi dua orang anak lelakinya. Yang membanggakan lagi Ia merangkap sebagai seorang ayah.

Bagi Umi Dinda, saat ini kaum perempuan telah hidup setara dan sejajar dengan kaum laki-laki, ditengah tantangan banyak yang dihadapi. Tapi Ia terus mendorong kaum perempuan agar berjuang bagi keluarga sesama kaum sendiri, lebih-lebih untuk daerah dan bangsa. 

Perempuan didorong untuk membuka diri dan berkarya melalui pikiran dan gagasan. Perempuan harus turut serta memberikan penerangan dari gelapnya ketidakadilan yang dialami selama ini sehingga tercipta suatu keadilan yang menyeluruh.

"Perempuan tidak hanya berfunsi melahirkan dan mengurus rumah tangga. Tapi sosok perempuan harus menjadi juru kunci ketahanan keluarga. Menciptakan generasi tangguh dan handal," kata Umi Dinda.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Usai menghadiri Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Donggo, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer langsung bertatap muka dan disambut olehkeluarga besar warga Desa Runggu, Desa Renda dan Sanggar di pondopo Bupati Bima (Rabu malam, 26/8/2020).

Kehadiran rombongan masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu tersebut, guna untuk memberikan dukungan kepada IDP-Dahlan Dua Periode pada pilkada 2020.

Salah seorang warga Desa Runggu Muslimah yang juga ketua Majelis Taklim  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Umi Dinda mau menerima kami. Menurut dia, ratusan warga khususnya Emak-Emak ini telah menunggu kehadiran Umi Dinda dan H. Dahlan sejak pukul 19.30 yang pulang dari Kunker dari Donggo.
"Akhirnya, yang kita ditunggu sudah datang yang walaupun tidak ada istrahatnya. Tapi demi kencitaanya pada kami selaku warga Umi Dinda - H. Dahlan langsung menemani kami, "ujarnya di hadapan warga yang menghadiri acara tersebut.

Ia menjelaskan, bahwa Emak-Emak yang ada di Desa Runggu dan anggota Majelis Taklim Annur Desa telah menekan kontrak politik untuk mendukung IDP-Dahlan Dua Periode. Karena kepemimpinan IDP-Dahlan sudah kami rasakan.

"Ya apa salahnya kami akan memenangkan kembali IDP-Dahlan dua periode, sekali wali sekali rai lanjutkan," tegasnya sembari memberikan tepukan yang meriah.

Hal senada juga yang dikatakan oleh H. Hamid tokoh masyarakat Desa Renda, bahwa kami warga Renda tetap akan memenangkan IDP-Dahlan sampai titik darah penghabisan. Karena sosok IDP-Dahlan pemimpin yang paham akan kebutuhan kami selaku warga.

"Tidak salah kami mendukung IDP-Dahlan. Dan Insya Allah kami tetap akan merawat dukungan ini sampai pada 9 Desember 2020, serta akan merangkul orang belum ada dukungan," tegasnya.

Dalam sambutanya Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE Bupati Bima, mengaku terharu dan mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran keluarga besar dari Desa Renda, Runggu dan Sanggar hadir memberikan dukungan untuk IDP-Dahlan Dua Periode.

Dihadapan H. Dahlan, Umi Dinda sapaanya mengajak seluruh ratusan warga yang hadir ini agar merawat dan menjaga sampai pada tanggal 9 Desember 2020 nanti.

"Mari kita satukan tekat untuk kembali memilih IDP-Dahlan. Kita semua membutuhkan kerjasama yang baik dalam meraih kemenangan. Serta do,a dan keihlasan semua warga yang hadir ini insya Allah di izabah oleh Allah SWA," katanya.

Jurnal Expose, Kota Bima || Tim Penggerak PKK Kota Bima, kembali berpartisipasi dan memberikan perhatian dengan membagikan sembako di dua kecamatan di Kota Bima, setelah sebelumnya membagikan masker dan suplemen kesehatan kepada para tenaga medis. 

Pembagian sembako ini sebagai bentuk kepedulian TP PKK Kota Bima terhadap mewabahnya Covid-19 dengan memberikan terhadap kebutuhan masyarakat terutama akan kebutuhan Sembako.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Hj Ellya HM Lutfi kepada Camat Asakota dan Camat Rasanae Barat. Ketua TP PKK Kota Bima didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesos Drs H Supratman MAP pada Kamis 30 April 2020 di Halaman Kantor Walikota Bima. 

Adapun jumlah bantuan yang akan didistribusikan pada dua kecamatan Asakota dan Rasanae Barat sebanyak 1.200 paket.

Pembagian secara simbolis diberikan kepada Camat dengan disaksikan Lurah diwilayah setempat. Paket sembako kemudian pembagiannya akan dikoordinir oleh kelurahan untuk menghindari kerumunan dan agar tetap menerapkan social distancing.

"Bantuan ini mungkin tak seberapa namun inilah bentuk perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bima terhadap masyarakat yang dampak Covid-19 ini", ungkap Ketua TP PKK Kota Bima.

Dijelaskannya bahwa saat ini kita tahu keadaan makin memberatkan akan pemenuhan kebutuhan masyarakat apalagi dampak yang disebabkan oleh mewabahnya Covid-19 ini. Oleh karena itu, diharapkannya bantuan ini dapat meringankan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Bima.

Selain itu pula, untuk dua kecamatan wilayah Mpunda dan Rasanae Timur, juga diberikan paket sembako oleh LASQI Kota Bima yang diketuai pula oleh Hj Ellya HM Lutfi. Sementara untuk wilayah Raba mendapatkan bantuan sembako dari Majelis Taklim Uswatun Hasanah. Adapun sembako yang dibagikan berjumlah 100 paket untuk masing-masing kelurahan. Total sembako yang dibagikan melalui 3 (tiga) organisasi PKK, Majelis taklim Uswatun Hasanah dan LASQI Kota Bima sebanyak 4.100 paket.

"Semoga bantuan ini yang mungkin tidak seberapa, namun hendaknya dapat meringankan beban dari ibu bapak sekalian, ini bagian dari perhatian dan kepedulian PKK Kota Bima kepada masyarakat, semoga musibah wabah ini cepat berlalu”, tutup Hj Ellya HM Lutfi. ***

Jurnal Expose, Kota Bima || Berbagai partisipasi terus mengalir dalam rangka membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bima membagikan masker kain serta paket sembako sebagai bentuk kepedulian DWP Kota Bima kepada masyarakat yang terdampak  pandemi Virus Corona (Covid-19).


Pembagian ini dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bima dan 5 (Lima) Kecamatan yang ada di Kota Bima. Kegiatan sosial penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat kecil tersebut dilaksanakan pada 20 April 2020 sampai dengan 21 April 2020.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kota Bima Hj Salmah Mukhtar MH yang merupakan istri Sekda Kota Bima Drs H Mukhtar MH. Kegiatan diawali pada Kecamatan Asakota, RSUD Kota Bima, PKM Jatibaru, Kantor Kecamatan Rasanae Barat, PKM Paruga, PKM Mpunda, Kantor Camat Mpunda, Kantor Camat Raba, PKM Penanae, Kantor Camat Rasanae Timur dan PKM Rasanae Timur.

“Kegiatan ini dalam rangka memutus penyebaran pandemi virus Corona yang mulai dirasakan dampak ekonomi oleh masyarakat kecil, terlebih lakgi langkanya masker menjadi salah satu pertimbangan DWP melakukan kegiatan ini”, ujar Ketua DWP Kota Bima.

Ia juga menambahkan kegiatan sosial tersebut merupakan arahan Dharma Wanita Persatuan dari Pusat maupun Provinsi dalam program DWP Peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

“Hari ini bersama DWP dalam program DWP Peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19, dengan membagi sembako gratis dan masker kain,” katanya.

Pihaknya juga mensosialisasikan penggunaan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak pada saat beraktivitas kepada masyarakat. Dengan harapan wabah Covid-19 ini cepat berakhir.

“Mudah-mudahan Covid-19 cepat berakhir, kita bersama-sama mentaati aturan pemerintah, mensosialisaikan kepada masyarakat yang belum tahu, dengan ini kami terjun kelapangan langsung agar penyebaran tidak meluas,” jelasnya.

Jurnal Expose, Kota Bima || Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi beserta anggota PKK Kota Bima memberikan bantuan masker bagi tenaga kesshatan yang ada di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kota Bima. (Rabu, 8/04/2020)


Pemberian bantuan ini diawali dari PKM Rasanas Timur, PKM Penanae, Labkesda, PKM Mpunda, PKM Paruga, PKM Kolo dan PKM Jatibaru. Bantuan yang diberikan bukan hanya masker namun ada pula hand Sanitizer dan juga minuman kesehatan/suplemen vitamin bagi tenaga kesehatan dan pengunjung puskesmas.

Ketua TP PKK Kota Bima menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan langkah untuk antisipasi dan pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.


"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk rasa kepedulian serta ajakan kepada masyarakat untuk memproteksi diri sebagai antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kota Bima", ujar Umi Elly.

Minimnya masker yang di jual di apotek membuat kami berinisiatif untuk memproduksi sendiri dari kain dan dibagikan utamanya kepada tenaga kesehatan dan para pengunjung puskesmas. Pembagian ini akan terus dilakukan tidak hanya di Fasilitas layanan kesehatan namun juga akan dibagikan kepada masyarakat.

Dijelaskannya, ribuan masker yang diproduksi oleh puluhan PKK Kota Bima itu diharapkan bisa menjadi sarana edukasi untuk mengajak masyarakat bersama-sama mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Bima.


Untuk itu, Ketua TP PKK Kota Bima juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama melawan dan mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti anjuran pemerintah untuk menjauhi keramaian atau social distancing, menjaga kesehatan dan tidak berkeliaran diluar rumah apabila tidak terlalu mendesak.

"Mari kita bersama melawan Covid-19 dengan menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati," ajak Ketua TP PKK.

Tidak hanya itu dikesempatan yang sama Ketua TP PKK Kota Bima selaku Ketua Majelis Taklim Uswatun Hasanah Kota Bima juga memberikan bantuan yang sama didampingi oleh anggota majelis taklim.

Jurnal Expose, Kota Bima || Dalam rangka mendukung dan membantu pemerintah Kota Bima melawan Covid 19, Hj Ellya HM Lutfi selaku Ketua TP PKK Kota Bima bersama pengurusnya membagikan masker hasil kerajinan tangan (handmade) anggota TP PKK Kota Bima dan Majelis Taklim Uswatun Hasanah Kota Bima, pada Senin Sore (06/04/2020).


Masker yang dibuat sendiri (handmade) dari tenun bima ini dibagikan oleh Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi kepada masyarakat di sepanjang jalan mulai dari lapangan pahlawan, pasar raba, paruga nae dan kepada para pekerja/buruh serta pedagang yang berada di pelabuhan bima. Kemudian dilanjutkan dengan para penjaja Garoso dan ojek yang berada di perempatan Daya Indah.

Ketua TP PKK Kota Bima menyampaikan bahwa pembagian masker ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi TP PKK Kota Bima dan Majelis taklim Kota Bima dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona/Covid-19. Dan berharap kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19) di kota Bima.


"Kelangkaan masker menjadi salah satu kendala yang dihadapi saat ini, dan masker yang dibuat oleh ibu-ibu ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan", ujarnya.

Lombok Tengah, Jurnal Expose || Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, meraih juara umum, pada puncak Jambore Kader PKK dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, Tingkat Provinsi NTB yang ke 48, di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, beberapa hari lalu.


Pada lomba tersebut PKK Kabupaten Bima memborong juara hampir pada semua mata Lomba. Kemudian penyerahan hadiah bagi pemenang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Hj Niken Saptarini Widiyawati Zulkiflienmansyah, M.Sc.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, menyatakan, Jambore Kader PKK yang dirangkaikan dengan HKG PKK Tingkat Provinsi NTB diadakan di Kuta Mandalika, Lombok Tengah. Semua Kader dan Tim Penggerak PKK se NTB ikut ambil bagian, dibuka oleh Gubernur NTB, Dr Zulkiflienmansyah.

Bagi pemenang diberikan hadiah dan penghargaan. Kabupaten yang juara hanya dapat mewakili Provinsi satu mata lomba, pada tingakat Nasional tahun 2020.

PKK Kabupaten Bima meraih juara umum karena berhasil sabet empat mata lomba yakni juara pertama pada Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR). Juara Pertama Lomba Hatinya PKK, Juara Pertama Lomba IVA Test, Juara keempat Admistrasi PKK dan juara Kelima Lomba UP2K.

‘’Perjuangan Tim PKK kita membuahkan hasil. Hadiah diterima langsung oleh Hj Rostiati H Dahlan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima,’’ujar Chandra.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Hj Niken, menyampaikan terima kasih, karena semua dapat hadir mengikuti Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, dirangkaikan dengan Jambore Kader PKK Propinsi NTB.

Diakui Ibu Iken, kata Kabag Chandra, kegiatan itu adalah yang ditunggu-tunggu oleh para kader PKK.

‘’Terima kasih pada kader PKK yang telah bersedia mengikuti event-event yang dilaksanakan pada acara Jambore,’’lanjut Chandra, mengutip Ketua PKK Provinsi.

Dijelaskanya, hadirnya PKK dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh keluarga. Kita berdayakan keluarga melalui kegiatan HKG PKK. Artinya, keluargalah yang menjadi tumpuan dan rumah tanggalah yang harus kita berdayakan.

Kita harus mendedikasikan kemampuan demi kemajuan PKK dalam masyarakat. PKK merupakan Potensi bagi pembangunan bangsa Indonesia. PKK harus menyatu dengan masyarakat. Termasuk memberikan santunan secara gratis pada masyarakat.

Secara khusus Hj Niken, berharap bahwa ada kegiatan PKK di masing-masing  Pos Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu (Posyandu).

Posyandu dapat digunakan sebagai deteksi dini anak-anak Stunting yang saat ini menjadi prioritas utama pemerintah. Semua kader PKK dapat ikut membantu dan melakukan program-program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Kota Bima, Jurnal Expose || Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH menghadiri rapat koordinasi TP PKK Kota Bima di Aula Kantor Walikota Bima pada Sabtu 29 Februari 2020. Rapat koordinasi ini dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Bima dalam rangka meningkatkan sinergi antara program pemerintah dan progam kerja PKK terutama tingkat kecamatan dan lurah se-Kota Bima.


Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj Ellya H Lutfi, Kepala Bappeda Litbang, Kepala Perangkat Daerah, Ketua DWP Kota Bima, Camat dan Lurah se-Kota Bima beserta seluruh Tim Penggerak PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Bima.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kota Bima mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua jajaran TP PKK baik yang di kecamatan maupun kelurahan.  Hal ini menunjukkan semangat yang luar biasa untuk mendukung keberhasilan program TP PKK Kota Bima.

"Dengan kebersamaan InsyaAllah kita bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi Kota Bima tercinta, kita ingin semua program PKK di berbagai bidang bisa tepat sasaran", ujar Ketua TP PKK Kota Bima.


Senada dengan yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Bima, dalam arahannya Sekretaris Daerah Kota Bima merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta rakor baik itu camat lurah maupun jajaran Tim Penggerak PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Bima.

Sekda berharap kepada seluruh camat dan lurah agar proaktif mendukung dan membantu setiap program yang ada di Kota Bima juga program PKK.

Kota Bima, Jurnal Expose || Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan asupan makanan sehat untuk mencegah terjadinya stunting, Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi bersama jajarannya mengunjungi MTSN 1 Kota Bima sekaligus bersilaturahmi bersama seluruh siswa dan siswi yang digelar di halaman Sekolah MTsN 1 Kota Bima. (28/2/20)

Foto : Ketua TP. PKK Kota Bima, Hj. Ellya HM, Lutfi

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Ellya HM. Lutfi menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan dan pola makan yang sehat serta seimbang agar terhindar dari stunting atau gizi buruk.

Pada kesempatan tersebut, juga dibagikan tablet penambah darah dan vitamin penambah gizi kepada siswa dan siswi MTSN 1 Kota Bima. Selain itu juga dibagikan pula paket buku dan alat tulis untuk siswa yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Ketua TP PKK Kota Bima.


“Kami berikan obat penambah darah kepada siswa dan siswi. Ini merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya stunting, Selain itu, menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini dan membudayakan kembali nilai Maja Labo Dahu di kalangan Generasi Muda menjadi salah satu program yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Bima” ujar Hj Ellya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketua TP PKK Kota Bima sekaligus Ketua LASQI Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi bersilaturahim dengan pengurus Majelis Taklim Kelurahan Nungga sekaligus memberikan bantuan peralatan marawis untuk Kelurahan Nungga, di Masjid Jamii At Taqwa Nungga. (Jum'at, 3/1/20)


Hadir pula bersama Ketua LASQI Kota Bima segenap pengurus LASQI Kota Bima, Lurah Nungga Bapak Rasyidin, Ketua TP PKK Kelurahan Nungga, Ketua LPM dan Ketua RT/RW setempat, dan masyarakat sekitar.

Lurah Nungga dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Ketua TP PKK Kota Bima sekaligus Ketua LASQI Kota Bima beserta rombongan. "Terima kasih dari kami seluruh masyarakat nungga atas kunjungan dan bantuan yang diberikan, bantuan ini akan kami pergunakan dan manfaatkan sebaik mungkin untuk melestarikan kesenian marawis ini di wilayah nungga", ujar Lurah.

Ketua LASQI Kota Bima dalam arahannya mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai kesenian marawis ini, karena inilah musik khas yang kaya akan nilai-nilai keislaman. "Dengan bantuan ini kami harapkan kesenian marawis ini dapat tumbuh dan dicintai generasi kita", ujar Ketua LASQI Kota Bima.


Ke depannya melalui LASQI Kota Bima akan menyelenggarakan Lomba Marawis dimulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat Kota Bima, sehingga perwakilan terbaik Kota Bima dapat mengikuti kegiatan Lomba yang sama di jenjang yang lebih tinggi lagi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dari Ketua LASQI Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi kepada Lurah Nungga. Usai kegiatan juga dilakukan dialog ringan antara Ketua LASQI Kota Bima dengan masyarakat terkait pemberdayaan perempuan di Kelurahan Nungga

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketua TP PKK Hj Ellya HM Lutfi melakukan Ziarah Makam Pahlawan di Taman Makan Pahlawan Palibelo. Ketua Iswara Kota Bima Sari Desiaty Alfian Indrawan bertindak selaku Inspektur Upacara dan pemimpin upacara dari perwakilan Bhayangkari. (Minggu, 22/12/2019)


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Kota Bima Hj Salmah Mukhtar MH bersama seluruh BNN pengurus dan anggota DWP Kota Bima, Anggota Bhayangkari, Anggota Kartika Candra Kirana dan organisasi wanita se-Kota Bima.

Upacara berlangsung khidmat dan dimulai sejak pukul 07.30 Wita dan berjalan lancar hingga akhir acara.


Ketua TP PKK Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan ziarah makan pahlawan ini selain dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-91 juga merefleksi kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur membela bangsa.


"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah berkat jasa para pahlawan", ujarnya

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, menjadi inspektur upacara, memperingati Hari Ibu yang ke 91, di Halaman Kantor Bupati Bima, Selasa (17/12).
Pada momen tersebut Bupati Umi Dinda, menyerahkan Penghargaan kepada 12 Perempuan Inspirasi Kabupaten Bima, yang telah mengukir prestasi di Tingkat Propinsi maupun Nasional.


Saat penyerahan Bupati, didampingi Ketua PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan dan ketua PKK Kota Bima Hj Elly Alwaini.
Bupati Bima pada sambutanya mengucapkan, selamat Hari Ibu kepada seluruh ibu yang ada di Indonesia khususnya di Kab Bima.
Menurutnya, hari ini begitu spesial untuk diperingati, karena jasa Ibu tiada tara.

"Semoga hari ini, menjadi momentum terbaik bagi kita untuk mengenang kembali jasa-jasa Ibu", ungkap Bupati dan berharap kepada ibu-ibu semoga bisa mengikuti jejak 12 tokoh perempuan Inspirasi pada tahun 2019.


Berikut 12 Perempuan Inspirasi Kab Bima tahun 2019,

1). Kategori Tenaga Kesehatan: diberikan kepada Najmah, S.ST, dengan prestasi Tenaga Kesehatan Teladan (Nutritionis) Tingkat Provinsi NTB, Juara KB Lestari Provinsi NTB, Juara 2 Lomba Cipta Menu B2SA, Puskesmas dengan Akresitasi Madya dan Juara 1 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

2). Kategori Bidan Daerah Terpencil, diberikan kepada Hj. Kartini, A. Md. Keb, sebagai Tenaga Kesehatan dengan inovasi ‘Pelayanan Ke Rumah’, Pelayanan Pasien Dengan System Jemput dan Antar oleh Tenaga Kesehatan.

3). Kategori Tenaga Pendidik, diberikan kepada Dra. Siti Sarah, M. Pd, sebagai Guru Berprestasi dan Guru Hebat 2019; mendapat undangan dari SEAMEO RECMAY Malaysia, Pelatih Instruktur Nasional ke 3, Juara lomba PTK, Ketua Tim Penulis buku Mata Pelajaran, Fasilitator Diklat, Instruktur Penelitian, memiliki 4 buah penelitian dan metode Tindakan Kelas, Juara Nasional Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran.

4). Kategori Dosen, diberikan kepada Mariam, M.Pd sebagai Dosen Terbaik. Telah menulis empat buku dan Inovasi pelajaran Matematika dengan alat penjaga Uma Lengge, menulis Jurnal Internasional.

5). Kategori Pengiat Seni, diberikan kepada Minarni, S.Pd, SD, sebagai Seniman dengan Sejuta Prestasi, memiliki Sanggar La DIHA, Juara 1 Tarian Kreasi, juara Festival & Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi dan Mengikuti FLS2N Tingkat Nasional. Mewakili NTB Pada Lomba Kasidah Nasional di Ambon 2019.

6). Kategori Pengelola PAUD, diberikan kepada Hayatul Nufah, S.Pd, sebagai pengelola PAUD ARRASYIID Desa Kombo Lambu yang sangat berkembang, Pembina Drum Band MAN 2 Bima, Guru Teladan MAN 2 Bima dan Mendirikan Usaha dan Lapangan Kerja bagi Masyarakat yang kurang mampu.

7). Kategori Pengelola Perpustakaan Desa, diberikan kepada Nurul Adwiah, sebagai Pengelola Perpustakan Desa Terbaik II Dokumentasi Online Tingkat Provinsi NTB, Pengelola Sanggar Tari Temba Romba, Anggota Komunitas Peduli Yatim Piatu.

8). Kategori Komunitas Perempuan, diberikan kepada Nurbahja M.Pd, sebagai Pencetus Komunitas Literasi Club Baca Sampela Kampo Nae Sape, Penulis Buku Mata-mata Tahun 2010, Penulis Buku Dear Jodohku 2018, Menulis Antologi Puisi Nyanyian Sunyi Perempuan 2017, Lulusan Terbaik.

9). Kategori Pengusaha, diberikan kepada Fitriani, SEOwne Tupperware terbesar di Bima, Ketua IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia) Bima, dan Perempuan Inspirasi 2019 oleh Kementerian Perdagangan.


10). Kategori Kelompok Usaha Perempuan, diberikan kepada Jubaedah, sebagai Ketua Kelompok Pengelolah Hasil dan Pemasaran Perikanan, Pemilik Merek Usaha “Uma Me’e” Ketua Kelompok UPPKS Bandeng Bima.

11). Kategori Pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), diberikan kepada Rosita Chandra Komala, sebagai anggota Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) dalam upaya Penurunan Pernikahan Anak. Pengurus Perkumpulan SOLUD, Pembicara Nasional Pada Seminar MDG’s, Pembicara Nasional Festival Desa Membangun, Narasumber Pansus RUU Desa di DPR-RI, Fasilitator Pengarusutamaan Gender dan Perencanaan dan Penganggaran Rensponsif Gender.

12). Kategori Kelompok Disabilitas, diberikan kepada SITI Radiah, sebagai Perias Pengantin, Penyedia Baju Adat, Kader Posyandu, Kader PPKBD, Kader PKK, Penyedia Kebutuhan Pesta.
Hadir pada upacara itu, Wakil Bupati Bima, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bima, Kepala BNN Kab. Bima, Pimpinan beserta Anggota DPRD Kab. Bima, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Ketua dan Pengurus GOW Kab.Bima, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Bima dan para Kabag di lingkup Setda Bima

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menghadiri Hari Ulang Tahun Dharma Wanita (DW) Persatuan ke - 20 Tingkat Kabupaten Bima. Kegiatan itu cukup meriah, dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Bima, Rabu, (11/12). Selain Bupati Bima, dihadiri juga oleh seluruh Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Kabag Lingkup Setda Kabupaten Bima Bima.


Kabag Humas Setdakab Bima, M Chandra Kusuma, AP, menyatakan di HUT Dharma Wanita yang ke- 20 tahun 2019, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada segenap anggota Dharma Wanita yang tersebar di wilayah Kabupaten Bima.

Dharma Wanita adalah organisasi besar yang mewadahi istri Pegawai Negeri Sipil. Begitu istimewanya organisasi DW, hanya istri sah yang diakui negara. Mengenakan seragam Dharma Wanita, berarti menanggalkan segala keistimewahan yang kita miliki.

"Untuk bisa bersama-sama segenap anggota yang lain. Belajarlah berorganisasi dan bekerjasama melaksanakan kegiatan," imbuhnya.


Bupati berharap kegiatan yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan jabatan Ketua adalah jabatan tambahan diberikan atas kepercayaan sejumlah anggota.

Oleh karena itu, siapa pun sosok pimpinan dalam setiap organisasi, tampilah lebih sederhana dan tidak berlebihan. Sehingga tidak ada jarak dan ruang antara atasan dengan bawahan.

Kepada setiap anggota Dharma Wanita agar dapat menjadi penyejuk hati bagi para suami, dengan berbagai permasalahan yang dihadapi.

"Ibu-ibu adalah pelipur lara bagi para suami. Adanya perubahan status, tidak akan merubah sikap kita," lanjutnya.

Bupati Umi Dinda mengingatkan, segenap anggota Dharma Wanita, ketika mengikuti pengajian maupun arisan rutin agar tidak dijadikan ajang untuk menunjukan kemewahan. Karena Dharma Wanita bukan organisasi yang baru terbentuk, melainkan sudah menghasilkan ibu-ibu cerdas. Bahkan menghantarkan putra-putri mereka ke jenjang yang baik dan tinggi.

Kepada anggota yang baru, Umi Dinda berharap agar belajar kepada anggota yang senior sebagai sumber inspirasi. Mereka lebih dahulu menjadi anggota dan mampu menunjukan eksistensi dengan baik.

Ia mengakui, banyak anggota DW yang berprestasi dalam kegiatan Tingkat Kabupaten, Propinsi bahkan Nasional. Semoga DW tetap menjadi wadah bagi Pengurus dan menjadi tempat yang baik untuk berkeluh kesah para anggota. Tetaplah menjadi istri yang menyejukan hati suami dan keluarga serta mampu manjadi ibu yang hebat bagi putra dan putrinya. Semoga DW tetap berkiprah ditengah-tengah masyarakat. ‘’Pemerintah menyampaikan terima kasih atas peran Dharma Wanita,’’lanjut Bupati.


Pada kesempatan itu Ketua DWP Kab Bima Ny. Hj. Sri Winarmi H.Taufik S.Pd Ek menyerahkan Bucket Bunga kepada Bupati Bima Umi Dinda, Kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kab Bima, juga pada asisten III Setdakab Bima Drs. H Arifuddin HMY. Kemudian sambutan DWP Pusat di bacakan oleh Hj. Siti Rosni H. Ma’ruf, S.Adm Segenap undangan juga dihibur oleh penampilan Gerak dan Lagu dari ibu-ibu DWP Kab Bima.

(Sumber : Humas Kab. Bima)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka secara resmi Pelatihan Para Pelatih Training of Trainer (ToT) bagi Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perubahan (La Rimpu). 


Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di Ruang Rapat Utama Bupati Bima. (9-10/12/19).

TOT ini diikuti oleh 30 peserta calon Pelatih dari Desa Renda, Ngali, Kalampa, Dadibou dan Desa  Sangiang Kecamatan Wera.          

Bupati berharap kegiatan tersebut bisa berdampak positif bagi masyarakat di desa.


Menurutnya, setiap perempuan dapat meningkatkan kapasitas dirinya, sehingga menjadi agen perubahan di lingkung masing-masing. 

‘’Kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran pentingnya perdamaian atas inisiasi internal masyarakat,’’ujar Umi Dinda.

Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda,  Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc menyampaikan makalahnya, Peran Pemerintah Dalam Gerakan Perempuan Dan Perdamaian, Berbagai Agenda dan Dukungan Terhadap Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Bima.       

Ia mengaku komitmen pemerintah terlihat jelas pada arah penguatan program yang sensitif gender di masing-masing Dinas Teknis.

Kemudian, Direktur La Rimpu Dr. Atun Wardatun turun dengan makalah Peran Perempuan Sebagai Agen Perdamaian, La Rimpu dan Filososi Manggawo dan Marimpa. Atun menyatakan perdamaian dan perubahan di masyarakat tidak harus saling menunggu. 

Menurutnya akademisi UIN Mataram ini, kita harus mampu menempatkan diri sebagai subjek, tidak mesti menunggu pemerintah. Sebaliknya, pemerintah harus memiliki spirit yang sama, sebagai pelaku atau subjek utama.  

Sementara Kasubag Perencanaan dan Program DP3AP2KB Kabupaten Bima,  Safriatna Ach, sebagai pemateri ketiga mengulas Pembedayaan perempuan dan aplikasi SIMAWAR. 


Diberdayakan oleh Blogger.