Tampilkan postingan dengan label Tawali. Tampilkan semua postingan

Tawali - Jurnal Expose || Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), pemerintah Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima bersama masyarakat melakukan serangkaian musyawarah Desa

Pemdes_Tawali_gelar_musyarawah
Musyawarah dilakukan di Lima Dusun yakni, Dusun Nggarorandi, Dusun Sepakat, Dusun Kara dan Dusun Tawali. Acara Musyawarah Dusun (Musdus) yang dimulai dari Dusun nggarorndi yang dilaksanakan pada hari kamis, (07/03/2019) dan diakhiri di dusun Tawali pada hari selasa (26/3/2019).

Pertemuan yang dihadiri ratusan masyarakat tersebut melibatkan berbagai unsur, terutama tingkat partisipasi emak emak yang mendominasi setiap kegiatan musyawarah sehingga menjadi sisi pembeda dari musyawarah biasanya,

Selain dari kehadiran perempuan yang terkesan selalu reaktif kaya ide dan gagasan dalam menilai pembangunan berskala perioritas, yang paling menarik dalam musyawarah penyerapan aspirasi itu munculnya jiwa keberanian menyanpaikan pendapat dan pandangan dimuka umum sehingga ratusan usulan tercatat dalam memori notulensi akan menjadi kebutuhan rill yang wajib dipenuhi pemerintah Desa dalam membangun pola kebijakan pembangunan enam tahun kedepan.

Kades Tawali Bpk Abdul Muis H. A.Malik dalam sambutanya menyampaikan pentingnya musyawarah Desa adalah bertujuan untuk memberikan ruang seluas luasnya bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan arah kebijakan pembangunan sehingga pada saatnya nanti ketika pemerintah menentukan keputusan pembangunan maka masyarakat dapat merasakannya sebagai bentuk kebutuhan yang berskala perioritas, tepat sasaran dan efektifitas berkelanjutan.

Sebelumnya dalam setiap kebijakan pemerintah untuk penentuan arah pembangunan kerap dari atas kebawah yang semata mata berdasarkan selera keuntungan tanpa mempertimbangkan kebutuhan rill bagi masyarakat, sekarang ini dalam rangka penyerapan aspirasi ini untuk memudahkan pendeteksian sisi pembangunan yg sangat dibutuhkan, tentu saja berimplikasi pada pola pembangunan yg tepat sasaran.

Lebih jauh Kepala Desa yg baru dilantik tiga bulan itu menginformasikan alokasi anggaran untuk tahun 2019 baik yang bersumber dari ADD maupun Alokasi anggaran APBD 1, APBD II dan APBN yg masuk di Desa Tawali bisa tembus angka 2,5 miliard, anggaran tersebut diperuntukan belanja aparatur dalam bentuk pengajian perangkat Desa juga untuk belanja publik dalam bentuk pembangunan fisik dan pemberdayaan.

Mengakhiri sambutannya kades menghimbau agar masyarakat selalu berpartisipasi aktif dalam setiap kebijakan pembangunan terutama memantau setiap kegiatan dalam bentuk pengawasan agar melahirkan pembangunan yang berkualitas. (JE05)
Diberdayakan oleh Blogger.