Tampilkan postingan dengan label Terbaru. Tampilkan semua postingan

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE menjadi Inspektur upacara (Irup) pada upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan di halaman Sekolah MAN 2 Bima Kecamatan Sape, Selasa 5 Januari 2021.

Upacara HAB tahun 2021 kali ini mengusung tema ‘Indonesia Rukun’. Selain dihadiri Bupati Bima juga dihadiri Muspika Kecamatan Sape, Kepala Kantor Agama Kecamatan se-Kabupaten Bima dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Bima.

Dan pada momen tersebut, Bupati Bima menyerahkan SK Tentang Penetapan Tanah Pemerintah Kabupaten Bima untuk perluasan MTSN 5 Bima Kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, meninjau langsung proses penggalian parit sepanjang lebih kurang satu Kilo Meter, yang ada di Dusun Kampo Kalo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Selasa 5 Januari 2021, pagi.

Peninjaun itu dilakukan Umi Dinda, usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Hari Amal Bakti (HAB) ke 75, Kemenag RI, di halaman Sekolah MAN 2 Bima, Kecamatan Sape.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, mengatakan, Bupati Umi Dinda ingin memastikan apakah proses penggalian Sedimen di Saluran Intake Area, akibat luapan DAM Induk Sape (Raba Same) telah dilakukan atau belum.

''Karena hujan deras beberapa waktu lalu, air meluap sepanjang parit dan menggenangi rumah warga. Lumpur yang dibawa arus air menggenangi parit,'' ujar Chandra.

Mulai hari ini, lanjut Plt. Camat Belo ini, satu unit alat berat dari Dinas PUPR Kabupaten Bima telah diturunkan, menggali parit di Dusun padat penduduk tersebut. Upaya penggalian harus segera diselesaikan, untuk mengantisipasi adanya hujan yang lebih keras beberapa hari kedepan.


Kabag Chandra, menyampaikan permohonan maaf pada warga yang terdampak dan diminta untuk bersabar. Karena dengan segala keterbatasan Pemerintah Dinda-Dahlan, tetap hadir membantu masyarakat terkena musibah. (ProKom)


Kabag Prokopim Setda Bima

M Chandra Kusuma AP 

Bima - DinamikaMbojo, Musim hujan awal tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan penghijauan, di halaman Kantor Bupati Bima, Senin 4 Januari 2021, pagi. Kegiatan tersebut mengusung tema 'Bima Menanam Pohon 2021', selain dihadiri oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, juga dihadiri Sekretaris Daerah Drs. H Taufik HAR, M.Si. Dengan melibatkan semua Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Setda Bima dan seluruh staf.

Titik awal penanaman dilakukan di halaman depan bagian kiri Kantor Bupati Bima. Kemudian dilanjutkan di halaman belakang kompleks Kantor Dinas-Dinas.

Bupati dan Wakil menanam bibit pohon Ketapang Kencana, selain jenis Trembesi dan Imba yang telah disediakan.

Kabag Prokopim Setda Bima M Chandra Kusuma, AP, menyatakan, momentum Bima Menanam Pohon 2021, menjadi pelopor dan dapat memberikan keteladanan untuk melaksanakan gerakan menanam. Agar kebiasaan menanam tersebut dapat membudaya dalam kehidupan.

''Mari kita hijaukan lingkungan kita dengan menanam pohon,''ujar Chandra.

Ia mengajak agar masyarakat memiliki kepedulian dan merasa terpanggil untuk menanam pohon demi masa depan yang cerah. Kita harus mengindahkan ajakan moral pemerintah agar setiap individu wajib menanam sekurang-kurangnya dua puluh lima pohon selama hidupnya.

Sekarang gerakan menanam telah digelorakan. Menurut Kabag Prokopim, sudah menjadi komitmen moral kita untuk menjaga, merawat demi keberlangsungan pohon yang telah ditanam. (DM.ProKom)

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai melantik sejumlah pejabat struktural di lingkup Pemkot Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri tasyakuran perumahan relokasi Kadole dan Oi Fo'o pada Senin 4 Januari 2021. Tasyakuran ini berlangsung di kawasan Huntap Kadole kelurahan Oi Fo'o. 

Wali Kota Bima hadir didampingi Dandim 1608/Bima Kapten (Inf) Teuku Mustafa Kamal. Hadir pula lurah setempat, para pokmas dan warga masyarakat yang bermukim di Huntap Kadole. Acara tasyakuran diawali dengan laporan oleh Ketua Panitia  Kelompok Masyarakat (Pokmas) "Karawi Sama". Dalam laporannya Ketua Panitia kegiatan Jauhar Mahbub menyampaikan segenap rasa syukur kepada Allah SWT, dan juga kepada Pemerintah Kota Bima yang telah merealisasikan bantuan Rumah Relokasi Banjir  untuk masyarakat yang terdampak banjir pada tahun 2016 lalu.

Sementara itu, Dandim 1608/Bima dalam arahan singkatnya menyampaikan agar bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah ini agar bisa ditempati, dirawat dan dijaga, agar hunian benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dengan maksimal.

Senada yang disampaikan Dandim 1608/Bima, Wali Kota Bima dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemukiman yang dibangun ini merupakan bantuan dana yang diberikan oleh BNPB bagi masyarakat yang terdampak banjir pada 2016 lalu, dimana rumah Relokasi ini dibangun di tiga titik yakni di lingkungan Kadole, Oi Fo'o, dan Jatibaru.

"Alhamdulillah anggaran ini bisa dimaksimalkan, walaupun ada sebagian yang kita kembalikan ke pemerintah pusat", jelas Wali Kota.

Pembangunan ini dilakukan secara cepat sejak 2018 lalu, agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak banjir 2016 lalu. "Alhamdulillah kita bekerjasama dengan TNI, coba tidak kerjasama dengan TNI, dan saat ini kita bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita", ungkap Wali Kota.

Diyakinkannya pula kepada masyarakat bahwa hunian yang ada nantikan akan dibangun beberapa fasilitas tambahan seperti PAUD, TPQ dan sarana prasarana lainnya secara bertahap. 

"Insyaallah daerah ini akan terbangun dengan luar biasa. Sarana prasarana akan dibuat d sini, ada PAUD, TPQ, ini yg akan kita buat ke depannya", ujar Wali Kota. 

Disamping itu, diharapkannya beberapa kendala yang terjadi segera dilaporkan kepada pihak penyedia agar segera diselesaikan baik itu air maupun listrik, sehingga kendala-kendala terkait air, bisa di atasi dan masyarakat bisa menikmati hunian yang nyaman bebas dari banjir. Dijelaskannya pula mengenai betapa pentingnya masyarakat harus secara sadar untuk segera menempati hunian ini karena di tahun 2021 ini akan dilaksanakan normalisasi sungai dengan anggaran 230 miliar oleh JICA (Jepang) untuk dua sungai yakni sungai Melayu dan Padolo.

"Kemajuan daerah ini ditentukan oleh warganya. Disamping fasilitas yang dibuat, jika. ada masyarakat yang belum memiliki BPJS, silahkan urus di dinas sosial, Itu gratis dan Pemkot sudah menyiapkan anggarannya," jelas Wali Kota menutup sambutannya.

Diakhir acara Wali Kota Bima bersama seluruh masyarakat dengan penuh keakraban berdiskusi dan membuka sesi tanya jawab guna mengetahui secara langsung berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi juga kesan selama berada di Huntap Kadole. ***

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sebagai bentuk penyegaran wajah birokrasi sekaligus penyesuaian perubahan nomenklatur perangkat daerah, Wali kota Bima H. Muhammad Lutfi SE kembali melantik 241 orang pejabat dari berbagai tingkatan. Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Wali Kota Bima Nomor 821.2/I/BKPSDM/2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Kegiatan mutasi yang dilaksanakan di Gedung covention hall Paruga na’e Kota Bima pada Senin 4 Januari 2020 ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Anggota Forkompinda Kota Bima dan Kepala perangkat Daerah Kota Bima lingkup pemerintah Kota Bima.

Adapun beberapa pejabat yang dilantik adalah Kepala DLH, Drs H Alwi Yasin jabatan baru staf ahli walikota bidang pemerintahan, hukum dan politik. Sementara itu, staf ahli walikota bidang pemerintahan, hukum dan politik Drs Abdul Gawis, menjabat sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan sosial.Asisten Administrasi Umum Drs H Sukri MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Kominfo Kota Bima.Kepala Dinas Perkim, Didi Fahdiansyah ST MT dipercaya menjabat Kepala Damkar Kota Bima. Sementara itu, staf ahli walikota Bima Drs M Farid dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima.

Adapula, Ir H Zulkifli yang dulunya menjabat Kepala Dinas Perhubungan mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata, pemuda dan olahraga Kota Bima. Kepala Dinas Kominfo Ir Suparwarman dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan dan permukiman Kota Bima. Asisten bidang Pemerintah dan kesra Drs Supratman MAP dipercaya menakhkodai Dinas Dikbud Kota Bima.

Selain itu, Kepala BPBD Kota Bima Ir H Syarafuddin dipercaya menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima. Sementara BPBD Kota Bima dipercayakan kepada Ir Hj St Jaenab.

Dari eselon III naik ke eselon II, Sulistyanto SPt Kabid pada Dinas Pariwisata dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pertanian menggantikan Ir Darwis memasuki masa pensiun.Sementara pergeseran pada jabatan Kepala Bidang dilakukan di dinas PUPR Kota Bima, Kabid Bina Marga Agusalim ST MT digantikan Ririn Kurniati SST MT sebelumnya menjabat Kabid Tata Ruang.Sekretaris BPBD, Drs Adisan jabatan baru Sekretaris Dinas Perijinan Terpadu, Amiruddin Iba jabatan lama Kabid Pertamanan didaulat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Damkar.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Faruq Irfan SIP digantikan Nazamuddin S Sos yang sebelumnya menjabat Kasubag pada Humas dan Protokol Setda Kota Bima. Kabag Umum Setda Kota Bima, Muzamil, SE dirotasi menjadi Kabid Mutasi dan digantikan oleh H Imran dari Bagian Kesra.

Sekretaris BKPSDM, Rusdan, SE jabatan baru Sekretaris DLH, Sekretaris BKPSDM di isi oleh Drs Tamsil sebelumnya Kabid Mutasi pada dinas setempat.

Pada bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bima adalah salah satu bagian yang ada di lingkup Setda Kota Bima yang mengalami perubahan nomenklatur dan berubah menjadi Bagian protokol dan komunikasi pimpinan Setda Kota Bima dan masih dipimpin oleh HAbdul Malik SP MAP sebagai Kabag, Andi Farhan Akbar SH MM sebagai Kasubag protokol, Kasubag komunikasi pimpinan Dian Fitriany SIP dan Kasubag Dokumentasi pimpinan Syafrainsyah SSTP.

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE dalam sambutannya menyampaikan rotasi dan mutasi yang dilakukan ini merupakan kebutuhan setiap birokrasi. Diajaknya semua pajabat yang dilantik untuk memberikan yang terbaik untuk Kita Bima tercinta.

"Jangan tanyakan apa yang negara berikan, tapi apa sumbangsih kita buat daerah tercinta", ujar Wali Kota Bima memberikan semangat.

Diingatkannya pula kepada para pejabat yang dilantik agar amanah serta mampu menunjukkan kinerja dan prestasi bagi masyarakat luas.Diakuinya, rotasi dan mutasi kali ini cenderung bergerak di tempat. Rotasi dan mutasi dalam rangka penyesuaian dari perubahan OPD serta peleburan Dinas Statistik serta penambahan OPD baru, yaitu Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan.

"Dengan terbentuknya Dinas baru ini, harapannya penanganan kebakaran yang ada ke depan bisa lebih baik di Kota Bima, terkadang juga memberikan bantuan ke Kabupaten Bima dapat ditingkatkan lagi pencegahan, sehingga tidak meluas,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, dengan berbagai prestasi diraih, mengharapkan OPD yang belum memiliki inovasi, untuk menunjukkannya. “Saya yakin dan percaya SDM yang ada mampu memberikan yang terbaik dan inovasi kedepannya bagi pembangunan daerah, sehingga ada kepuasan bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut diaampaikannya bahwa di tahun 2021 pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Tunjangan Kinerja (Tukin). Tunjangan yang diberikan kepada pegawai berdasarkan capaian kinerja dari masing-masing. Diharapkan kinerja yang dulu rendah dapat lebih ditingkatkan.

“Dengan adanya tukin tentunya tak ada lagi anggapan OPD basah dan kering, karena selama ini kadang ada pegawai kita merasa tak cocok ketika dimutasi ditempat lain sehingga malah bolos berbulan-bulan,” ujarnya.

Pemerintah akan menilai kinerja ASN melalui kerja sistem melalui aplikasi e-kinerja. Akan diketahui siapa yang layak dan memenuhi syarat atau tidak. “Perlu integritas, kejujuran dan kecintaan Pada daerah, kapan lagi kita berikan untuk daerah, mari kita bangun kota Bima lebih maju,” ajaknya Wali Kota Bima.***

Kota Bima, jurnalexpose.com || 
Banjir bandang kiriman dari Wilayah Kecamatan Wawo Kabupaten Bima meluapi sepanjang sungai padolo yang berimbas beberapa Kelurahan terkena dampak banjir (1/1/2021)

Kelurahan yang paling parah akibat banjir kiriman tersebut dialami oleh beberapa kelurahan diantaranya Kelurahan Rontu, Panggi, Sambinae, Manggemaci, Paruga dan Kelurahan Dara

Dinas Sosial Kota Bima dibawah kendali Drs. H. Muhidin bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan berupa makanan anak anak kepada warga yang mengungsi untuk menyelamatkan diri dari banjir kiriman tersebut

H. Muhidin mengaku "jauh jauh hari kami sudah mempersiapkan makanan ringan untuk anak anak yang kami koordinasikan dengan pihak Propinsi NTB dengan menggunakan anggaran penjemputan" jelasnya

Beberapa warga terlihat sangat panik lalu berkemas menyelamatkan diri dengan membawa beberapa barang berharga yang mampu diselamatkan " selain menyelamatkan diri kami juga hanya mampu membawa barang berharga yang lainnya" ujar bung johan

Banjir kiriman awal tahun 2021 ini praktis menjadi trauma tersendiri bagi warga Kota Bima mengingat pada tahun 2016 silam banjir kiriman yang sama meluluh lantakan ketenangan warga, namun disisi lainnya terlihat warga menjadikan banjir sebagai barang tontonan @ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Di era milenial, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut harus memiliki kompetensi di segala bidang untuk menunjang kinerja. ASN harus juga memiliki semangat disiplin yang tinggi, etos kerja profesional serta kreativitas dalam berinovasi dengan tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Demikian yang disampaikan oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE, Senin, 28 Desember 2020 saat kegiatan penyerahan  Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil formasi tahun 2019 Kota Bima.

Diingatkannya pula kepada CPNS agar terus meningkatkan dan menunjukkan kualitas diri untuk selalu memiliki komitmen dan moralitas serta tanggung jawab profesi sebagai PNS, memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi, memahami disiplin,  peran, tugas, fungsi dan kewenangan instansi, serta memiliki pengetahuan dan wawasan serta mampu bekerja sama dalam tugas-tugas selaku aparatur Pemerintah.

“Seorang PNS harus mampu senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan selalu siap dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman," harap Wali Kota.  

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Covention Hall Paruga Nae Kota Bima dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, Seluruh Asisten, Seluruh Staf Ahli Walikota, Kepala Bappeda, Inspektorat, Kepala BPKAD, Kadis Dikbud dan Kepala BKPSDM beserta jajarannya.

Kepala BKPSDM Kota Bima Drs. M. Saleh melaporkan dari alokasi 256 formasi penerimaan CPNS tahun 2019 yang lulus seleksi sebanyak 175 formasi.
Dengan rincian, guru 45 orang, tenaga Kesehatan 10 orang dan tenaga teknis 120 orang.

Dari 175 orang formasi, yang lulus  sebanyak 170 orang dan 5 formasi tidak terisi. Tetapi jumlah penerima SK sebanyak 169 orang karena 1 orang meninggal dunia.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE dalam arahannya menyampaikan  ucapan selamat kepada seluruh peserta CPNS yang telah lulus.
Dan CPNS akan ditempatkan pada masing - masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bima yang menjadi tempat awal pendaftar.***

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan dan Kelurahan Se-Kota Bima di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima, Selasa (29/12). Sebanyak 46 (empat puluh enam) Bunda PAUD dikukuhkan yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar oleh Bunda PAUD Kota Bima Hj Ellya H Muhammad Lutfi SE.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Pejabat Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat serta Lurah.

Melalui arahannya, Wali Kota mengatakan bahwa pendidikan memerlukan sentuhan keibuan sebagai motivasi bagi anak-anak guna menciptakan generasi yang gemilang. 
Kehadiran Bunda PAUD dapat bersinergi dengan tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas terutama untuk jenjang pendidikan di tingkat PAUD sebab PAUD adalah gerbang awal mengenalkan pendidikan kepada anak baik terkait dengan etika maupun materi lainnya.

“Harapan saya kepada Bunda PAUD yang baru dikukuhkan yaitu harus ada substansi yang nyata dari organisasi ini. Bunda PAUD harus hadir ditengah masyarakat untuk melakukan edukasi, menggerakkan sektor pendidikan di tingkat PAUD, mengkaji, menelaah lalu memberikan solusi bagi perilaku-perilaku anak yang menyimpang serta berperan aktif melihat perkembangan potensi anak disetiap kelurahan/kecamatannya”, ungkap Wali Kota. ***

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah menjalani Pendidikan Dan Pelatihan (diklat) calon kepala sekolah sebanyak 160 peserta akhirnya yang lolos dalam seleksi tersebut hanya 60 orang dan resmi dutup

Seleksi calon kepala sekolah tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Dan Olah Raga Bima bekerja sama dengan PMPK Semarang dan LPMP Mataram 

Dalam amar sambutannya pada momen penutupan diklat tersebut Bupati Bima menekankan agar para calon kepala sekolah yang sudah hendaknya dapat secara profesional menjalani tugasnya masing masing

"Tentunya melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Lembaga yang berkompeten maka diharapkan para calon kepala sekolah yang sudah lolos dapat melaksanakan tugasnya masing masing dengan rasa tanggung jawab dan dapat bekerja secara profesional" tekannya

Dalam momen penutupan diklat tersebut dirangkaikan dengan penyerahan cindera mata kepada dua orang KUPT dan dua orang pejabat pada jajaran dinas Dikpora yang telah menjalani masa tugasnya masing masing serta pemberian hadiah kepada salah seorang siswa prestasi

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bima kami menyampaikan terimah kasih yang sangat mendalam atas komitmen serta dedikasi tugasnya selama ini, semoga dapat kembali berbaur serta berinteraksi dengan masyarakat" harapnya

Perihal yang dama pun disampaikan oleh Wakil Bupati Bima (Drs. H. Dahlan HMN) agar ASN dapat menjalani tugasnya selaku abdi negara yang baik sehingga dapat berbaur dengan masyarakat dimanapun tempat tugasnya

"Sebagai abdi negara yang baik tentunya dapat menjadi contoh tauladan bagi masyarakat sehingga melalui tutur kata maupun tingkah laku hendaknya tetap menjadi panutan bagi semua orang terutama masyarakat sekitar" terangnya

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima menggelar perayaan hari Ibu ke 92 tingkat Kabupaten, di halaman Kantor Bupati, Selasa, 22 Desember 2020, pagi.

Hari Ibu tahun 2020 ini, mengangkat tema ”Perempuan Penyemangat & Garda Terdepan di Era New Norma’turut dihadiri Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima, M Putera Feriyandi, S.Ip, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf ahli, Ketua PKK Kabupaten Bima, Ketua Dharma Wanita Kab Bima, Ketua GOW Kabupaten Bima, Tokoh perempuan dan Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Pada moment tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, memberikan piagam penghargaan pada 10 tokoh perempuan inspirasif 2020. Yakni Hj. Siti Raihan, S. Sos, Endang Susilawati, M.Pd, Evi Septi Ervi Diarti, Retno Arumdati, ST, Asni Handayani, SE, Dewi Ratna Muchlisan, SE., M.Hum, Fitria Marwadiyanti, Nurhasanah, dr. Wika Bintang Trisnarahayu, Sp. PD dan  Rosdiana, S.Pd.

Bupati Umi Dinda, menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu ke 92 tahun 2020. Ia berharap kedepannya kaum perempuan Dana Mbojo, dapat meningkatkan karya dan pengabdian mereka lebih besar, lebih tinggi untuk kemajuan Kabupaten Bima.

Keberadaan kaum perempuan bukan sesuatu yang harus dipertanyakan. Sebab selain posisi strategisnya sebagai pendamping suami, kaum perempuan juga memiliki tanggung jawab, dalam membina dan membangun masyarakat.

‘’Perempuan memiliki keistimewaan tertentu. Perlu diketahui, bahwa Bupati Bima hari ini merupakan sosok wanita juga,”ujar Umi Dinda, dalam sambutanya dihadapatan ratusan, undangan yang hadir.

Dijelaskan, Bupati Perempuan yang terpilih untuk dua periode ini, semoga 10 perempuan inspiratif tersebut dapat melahirkan sejuta perempuan inspirasi berikutnya.

Sesungguhnya, masih banyak sosok wanita inspiratif yang menjadi cerminan dan pembelajaran di tengah-tengah kehidupan kita. Mari perbanyak bersyukur karena Allah menitipkan banyak kebahagiaan dan ujian kepada kita. Bupati mengajak ibu-ibu agar terus mengukir prestasi dan menciptakan rasa persaudaraan  antar sesama. 

Dalam berorganisasi, kata Umi Dinda banyak manfaat yang diperoleh, terutama cara membawa diri ditengah kehidupan bermasyarakat.

Oleh karena itu, jangan dianggap sepele berada dalam sebuah organisasi. Karena organisasi tempat membimbing kepribadian sehingga mampu menjadi tauladan. 

Sosok perempuan sangat istimewa. Oleh karena itu, kata Bupati, teruslah belajar agar menjadi tauladan bagi anak-anak. Kemudian membekali diri dan anak dengan ilmu agama, kesabaran dan kesolehan hati.

Pada kesempatan ini, ia juga  menyampaikan atas dukungan serta do’a yang di berikan oleh kaum ibu atau kaum perempuan sehingga pilkada di Kabupaten Bima berjalan dengan Sukses dan aman. (DM.ProKom)

Kabupaten Bima, BUMI  || Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang digelar KPU telah telah berakhir dan menetapkan perolehan suara Pasangan calon nomor urut 01 IMAN sebanyak 51.755 suara, Pasangan calon nomor urut 02 Safaad sebanyak 112.068 dan Pasangan nomor Urut 3 IN-Dah sebanyak 130.963. Jumlah surat suara sah dan tidak sah 296.876/ Dari hasil rekap di atas selisih suara pasangan Paslon In-Dah (No. 3) dengan paslon Syafaad (nomor No. 2) sebanyak 18.895 suara. 

Hasil Pleno ini membuktikan Real Count yang dilakukan oleh BUMI dan In-Dah Center memang benar-benar valid dengan menghasilkan angka yang tidak jauh berbeda dengan keputusan Hasil Pleno KPU. 
Namun dari sisi akurasi, perhitungan Realcount BUMI lebih mendekati dibanding dengan perhitungan Realcount yang dikeluarkan oleh IN-DAH Center.

Dimana persentase realcount BUMI menyatakan pasangan 01 (IMAN) memperoleh suara sebanyak 51.761, Pasangan 02 (SYAFAAD) sebanyak 112.091 suara dan Pasangan 03 (INDAH) dengan suara terbanyak sebesar 130.758 suara. Jadi selisih suara Paslon nomor Urut 3 (INDAH) dan paslon No. 2 (SYAFAAD) sebanyak 18.667 suara. Jadi hanya selisih 228 dengan perhitungan Pleno KPU.

Sedangkan persentase realcount IN-DAH Center yang dikutip dari Media Online Obor Bima, Paslon 01 (IMAN) memperoleh 52.274 suara, sementara Paslon No. 2 (SYAFAAD) 112.909 suara sementara Paslon 03 (INDAH)dengan suara tertinggi sebanyak 132 297 suara. Dari perhitungan tersebut didapat selisih suara Paslon No 3 (INDAH) dengan Paslon No. 2 (SYAFAAD) sebanyak 20.044 suara. Dimana ada perbedaan 1.149 suara dari hasil yang dikeluarkan Pleno KPU.

Dari data-data diatas membuktikan akurasi perhitungan Realcount yang dikeluarkan oleh BUMI lebih mendekati hasil yang sebenarnya (Pleno KPU) dengan selisih suara paslon No. 3 (INDAH) dengan paslon No. 2 (SYAFAAD) hanya berbeda 228 suara dari hasil Pleno KPU dibanding perhitungan Realcount yang dikeluarkan oleh In-Dah Center dengan selisih suara paslon No. 3 (INDAH) dengan paslon No. 2 (SYAFAAD) berbeda 1.149 suara dari hasil Pleno KPU.

Penasehat BUMI, Diah Citra Pravitasari mengatakan bahwa kecilnya margin error dalam perhitungan Real Count BUMI tidak terlepas dari kerja berlapis yang dilakukan oleh teman-teman BUMI di 18 Kecamatan dan Aplikasi Online untuk melakukan verifikasi online sebelum di input dalam pusat tabulasi dan ditampilakn dalam layar Live Streaming agar bisa di akses oleh masyarakat umum.

"Dalam Real Count, teman-teman BUMI menggunakan metode verifikasi berlapis baik secara manual maupun secara online untuk memperkecil margin error. Data dari TPS dikumpulkan ke Kordes BUMI lalu diverifikasi, kemudian di teruskan ketingkat kecamatan lalu di verifikasi lagi. Setelah itu baru diteruskan ke pusat tabulasi data BUMI”. Ungkapnya. 
     


Presidium BUMI Syahrir Burhanuddin Acril atau yang biasa di sapa Acril menambahkan bahwa semua Real Count yang dilakukan oleh siapapun, pasti basis datanya adalah C1 Plano Hologram dan C1 Plano KWK Hologram. Namun yang membedakan adalah sistem kerja serta metode validasi datanya. Aplikasi validasi data yang di gunakan oleh BUMI adalah aplikasi yang sudah disipakan jauh-jauh hari sebelummnya dan di uji beberapa kali sebelum digunakan. 

"Dasar perhitungan setiap melakukan real count adalah C1 Plano Hologram dan C1 KWK Hologram. Indah Centre dan BUMI juga demikian, menggunakan itu sebagai basis datanya. Namun yang membedakan adalah metode validasi dan Verifikasi data yang masuk ke pusat tabulasi data sehingga bisa memperkecil Margin Error. Bumi 3 bulan sebelum pemilihan sudah mempersiapkan dengan baik aplikasi untuk melakukan verifikasi data baik secara online maupun secara manual sehingga syukur alhamdulilah margin errornya bisa kita perkecil", pungkasnya.      

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting TingkatKabupaten Bima Tahun 2020 Selasa (15/12) di Aula Hotel Lila Graha Kota Bima mengundag 100 peserta yang berasal dari pejabat Perangkat Daerah terkait,  Camat,  Kepala Desa, Para Kepala Puskesmas, Koordinator Gizi dan pengelola data gizi dari 21 Puskesmas Se-Kabupaten Bima.

Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Alamsyah SKM  dalam pengantarnya mengatakan, Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting dilaksanakan akhir tahun untuk melihat kinerja  penanganan stunting di masing-masing desa dan kecamatan. 

Dikatakan Alamsyah, sesuai data sistem aplikasi online pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat  (ePPGBM), angka prevalensi stunting di Kabupaten Bima sudah mencapai dibawah standar nasional dengan capaian 20 persen. 

“Hal ini menunjukkan penanganan konvergensi dan inovasi berjalan baik dan mendapatkan Dana Insentif Desa (DID) namun perlu upaya berkesinambungan terkait apa yang harus dilakukan”. Tandasnya,

Pada pertemuan yang dipandu Kasi Gizi Tita Masitha M.Si tersebut, Alamsyah menambahkan, terkait penanganan stunting, konvergensi tingkat kecamatan, aspek kelengkapan data masih perlu ditingkatkan.

"UPT Puskesmas harus mengetahui data dan menyampaikan kepada para Kepala desa dan camat, khususnya hal-hal apa yang harus dilakukan. Penanganan stunting bersifat multisektor dan multi dimensi, karena itu, jejaring hingga ke tingkat desa harus satu kata". Terangnya.

Pada sesi diskusi,  Kepala Bidang Perencanan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc yang menjadi salah seorang narasumber memaparkan materi Evaluasi Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Bima Tahun 2020 mengungkapkan beberapa indikator capaian penanganan stunting di tingkat kecamatan dan desa.  

"Mengacu pada data ePPGBM periode Februari 2020, angka prevalensi stunting di Kabupaten Bima  masih tercatat 23,9%  dan angka ini  sudah jauh menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada pada kiraran  40,8% Riskesdas 2013 dan 32,01% Riskesdas 2018".

Keberhasilan tersebut lanjut Raani ditopang oleh beberapa kegiatan penanganan  lintas program dan sektor  seperti pelaksanaan kelas gizi balita. Kegiatanainnya yang turut memberikan kontribusi yaituKelas gizi ibu hamil, sarangge gizi, gerakan jamban keluarga, gencarnya sosialisasi ASI-Eksklusif, Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA), Program penyehatan lingkungan dan penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi.  Disamping adanya sembilan dokumen dukungan regulasi daerah penanganan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Bima.
                 
Namun demikian lanjut Raani, masih terdapat sejumlah Faktor determinan penyebab masalah gizi di Kabupaten Bima  antara lain  tingkat Kepemilikan Kartu JKN/BPJS yang mencapai 47,3%, riwayat balita menderita kecacingan 35,6%  banyaknya anggota keluarga yang merokok (93,2%), dan riwayat ibu hamil Kekurangan Energi Kronis KEK yang mencapai angka 28,9% dan  balita memiliki riwayat penyakit penyerta sebanyak 11,7%.

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Keheningan Kampung Dara tiba tiba terusik oleh munculnya keberingasan anjing rabies yang secara babi buta menyerang anak anak yang sedang asyik bermain

Korban pertama yang menjadi keganasannya adalah seorang anak perempuan yang sedang asyik bermain. Korban sempat digigit lengan kanannya dan berhasil dihalau oleh masyarakat lainnya

Anjing tersebut terusir dan lari lurus dari arah utara menuju keselatan dengan melewati ujung gang tembus keperkuburan Ncuhi Dara namun masih sempat menerkan seorang anak laki laki yang sedang bermain

Menurut beberapa orang yang sempat dari jauh melihat pergerakan anjing tersebut sempat menerkam dan mencakar muka si Rayyam (korban red) "dari kejauhan terlihat jelas anjing itu menyerang anak itu sehingga spontan kami mengejar dan berhasil membunuhnya" ujar Ryan

Menurut keterangan Hadirman salah seorang warga yang tinggal persis besebelahan dengan gunung bahwa ada sekitar empat ekor anjing yang setiap harinya berkeliaran "kami sangat khawatir karena masih ada empat ekor anjing liar yang sehari hari berkeliaran disini" tuturnya

Untuk memastikan anjing tersebut terinfeksi rabies setelah dilakukan outopsi oleh petugas dari Dinas Peternakan Kota Bima dan akan dikirim ke laboraturium Dempasar maka akan ditunggu waktu tiga hari berikutnya, tapi berdasarkan pengalaman selama ini para korban tetap diperlakukan sebagai korban rabies

"merujuk dari penjelasan warga tentang ciri ciri anjing tersebut walaupun kami belum sempat mengirimkan sampel darah/otak anjing ini maka kami pada prinsipnya tetap mrmperlakukan para korban sebagai korban rabies yang perlu diantisipasi "jelasnya

Mengingat kekhawatiran warga serta bahaya penularan rabies maka sebaiknya Dinas Peternakan segera lakukan pencegahan yang maksimal dalam bentuk pembasmian secara langsung anjing anjing pembawa petaka tersebut @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah mengambil cuti di Luar Tanggungan Negara, Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer, kembali bertugas sebagai Kepala Daerah, terhitung tanggal 5 Desember 2020.

Hal tersebut sesuai dengan surat Penjelasan terkait, akhir masa jabatan Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur, Bupati dan Walikota. Tertanggal 30 November 2020, ditandatangani Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri.
Surat tersebut ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP, menyatakan, Dirjen otonomi daerah dalam suratnya menjelaskan bahwa, sesuai ketentuan pasal 7 ayat 2 huruf a.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2018, tentang perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri, nomor 74 tahun 2016. Tentang cuti diluar tanggungan negara bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, ditegaskan bahwa Pjs Gubernur, Bupati dan Walikota sebagaimana pada ayat 1, berakhir pada saat Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota selesai menjalani cuti diluar tanggungan negara.

Kemudian berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum, Nomor 5 tahun 2020.

Tentang perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2019, tentang tahapan program dan jadwal Penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

"Ditegaskan, bahwa masa kampanye dimulai pada tanggal 26 September 2020 dan berakhir pada 5 Desember 2020,"ujar Chandra, Sabtu, 5 Desember 2020.

Sehubungan dengan hal tersebut jelas Chandra, terhitung sejak 5 Desember 2020, terhadap Pjs Gubernur, Pjs Bupati atau Walikota tidak lagi melaksanakan tugas dan wewenangnya.

Serta tidak perlu mengusulkan pemberhentian yang bersangkutan ke Menteri Dalam Negeri.

Kepada yang bersangkutan agar menyiapkan laporan tertulis. Terkait pelaksanaan tugas dan wewenangnya selama menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur, Bupati atau Walikota kepada Menteri Dalam Negeri.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Paslon IDP Dahlan kembali menerima kehadiran dari berbagai elemen muda millenial dan kali inipun paslon tersebut menerima kehadiran Lingkar IDP Dahlan (L.I.D) untuk Wilayah Sape Lambu

Lebih kurang 200 org pemilih pemula dari berbagai desa yang berasal dari Sape & Lambu menyambangin Pandopo Kediaman Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) untuk memastikan arah dukungan mereka

Rombongan L.I.D tersebut dipimpin langsung oleh Mahyuddin yang lebih tenar disapa (N) dengan kebulatan tekad mendukung IDP Dahlan dan diakuinya bahwa awalnya mereka belum menentukan sikap dukungan bahkan ada juga yang sudah menentukan sikap mendukungan ke paslon lainnya

"kami bertekad untuk berkerja keras memenangkan IDP Dahlan dengan pola dan cara kami terutama sekali memanfaatkan potensi pemilih pemula dari berbagai desa yang ada di Sape dan Lambu" ungkapnya

Masih menurutnya "awalnya barisan kami sudah ada yang menentukan sikap dukungan ke paslon dan ada juga yang belum menentukan sikap dukungan namun setelah komunikasi terbangun alhamdulillah kesepakatan kami mutlak untuk mendukung IDP Dahlan" tuturnya

Pernyataan itupun diperkuat juga oleh salah satu srikandi yang bernama Atikah "kami akan berupaya maksimal untuk menjaring teman teman lainya sehingga pemilih pemula di Kecamatan Sape dan Lambu dapat mengerucut untuk IDP Dahlan nantinya" terangnya
@ry@

Kota Bima, Jurnaalexpose.com || 
Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (DPP Partai Golkar) dengan tegas perintahkan seluruh DPD Partai Golkar untuk mendukung siapapun kader partainya yang mengikuti kontestan Pilkada pada level apapun

Penegasan tersebut dikutip oleh H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima Red) saat berkunjung ke Ketua DPD I Partai Golkar Bima, Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE. Yang saat ini maju menjadi Calon Petahana pada Pilkada Bima Periode Tahun 2020-2025

"DPP Partai Golkar dengan tegas memerintahkan kepada kami selaku kader partai untuk saling mendukung siapapun kader partai yang sedang menjadi kandidat Calon Kepala Daerah sehingga sebagai kader partai perintah tersebut merupakan kewajiban bagi saya untuk siap melaksanakannya" ujar H. M Lutfi

Masih menurutnya "kami akan all out untuk mendukung Umi Dinda sebagai kader terbaik Partai Golkar di Bima yang kebetulan saat ini masih menjadi calon petahana" sambungnya

Ditemani oleh Tiem Partai Koalisi
Hj. Dinda Dhamayanti Putri menerima kunjungan dari H. Muhammad Lutfi sehingga susana terlihat sangat akrab dan bernuansa kekeluargaan

"terima kasih yang sangat mendalam atas kehadiran Bpk H. Muhammad Lutfi, semoga dapat menambah kepercayaan diri kami yang sedang berjuang saat ini, insyaallah kami tetap optimis mendapatkan dukungan yang maksimal dari masyarakat Bima" tuturnya

Sementara itu Mukmin (Ompu Me'e) mengaku sangat yakin IDP Dahlan akan kembali dapat memenangkan Pilkada Bima saat ini apalagi mendapatkan amunisi dukungan moral dari H. Muhamad Lutfi sesama kader terbaik saat ini

"saya tetap hakkul yakin bahwa IDP Dahlan akan tetap menjadi jawara pada Pilkada Bima saat ini, apalagi telah mendapatkan amunisi dukungan moral dari H. Muhammad Lutfi yang merupakan Walikota Bima saat ini" cetusnya

Sesuatu yang tidak bisa dibantah bahwa dukungan moral dari berbagai pihak sangat dibutuhkan oleh para calon saat ini lebih lebih dukungan sesama kader partai kendatipun berbeda daerah/wilayah pemilihan @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Prestasi terbaik kembali ditorehkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan kembali mempertahankan sekaligus tiga prestasi sektor kesehatan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rifai S.Sos. M.AP  Selasa (11/11) mengatakan prestasi diraih merupakan capaian kinerja tahun 2019 lalu sebelum Pandemi COVID-19  dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit  Kusta, Program Malaria dan Program Surveilans penyakit.

Rifai memaparkan, piagam penghargaan diserahkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH   pada Rakontek Evaluasi Program bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dikes Propinsi NTB tanggal 26 -   29 Oktober 2020 di Hotel Lombok Astoria.

 Sejumlah indikator yang dicapai yaitu malaria target 1 orang yang positif malaria per 1.000 penduduk. Demikian halnya capaian program  Kusta dengan capaian 1, 78 per 10.000 penduduk dan indikator lain yaitu 0 persen penderita kusta cacat tingkat II  serta Kabupaten Bima aktif mencari  kasus kusta di lapangan. 

Demikian halnya pada program surveilans epidemiologi dengan  target penemuan kasus kurang 24 jam. "Kami capai 100 persen sedangkan  indikator lain penanganan  kasus 100 persen  dan capaian kabupaten Bima mencapai 100 persen. Demikian halnya indikator ketepatan waktu laporan mingguan 1 kali seminggu pada setiap  hari senin pukul 12. 00.Wita kami capai 100 persen dalam Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR)". Tandas  Rifai.

Inshaallah pada tahun 2020 kami berupaya meningkatkan prestasi yang sudah diraih". Tandasnya.
 

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pilkada lima tahun lalu atau tepatnya 2015 menjadi tahun yang paling bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Bima terutama bagi kaum perempuan. Pasalnya tahun itu Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang mewakili kaum hawa terpilih sebagai Bupati Bima periode 2016-2021.

Terpilihnya perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini awal jebolnya tembok kepeminpinan eksekutif yang selama ini didominasi kaum laki-laki. Pilkada saat itu, Umi Dinda bahkan disebut-sebut sebagai Bupati perempuan pertama di NTB bahkan di Indonesia Timur.

Umi Dinda menjadi simbol emansipasi perempuan di NTB, yakni proses memperjuangkan hak-hak sosial dan politik perempuan yang berhubungan dengan negara dan bangsa. Upaya perempuan mendapatkan kesamaan di depan hukum dan kesetaraan gender.

Selain itu, terpilihnya Umi Dinda sebagai Bupati Bima juga awal keberanian para perempuan NTB masuk ke ranah politik eksekutif. Karena pasca itu, kaum perempuan di NTB berbondong-bondong mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah, salahsatunya Dr. Sitti Rohmi Djalilah, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB.

Jejak itu juga diikuti perempuan NTB lainnya. Pilkada yang digelar serentak di sejumlah Kabupaten/Kota di NTB dipastikan banyak perwakilan kaum perempuan yang maju. Seperti Pilkada Kabupaten Dompu, Sumbawa dan Kota Mataram. 

Kini perempuan di NTB tidak lagi menjadi kaum pengembira sebagai basis untuk mendulang suara di Pilkada. Tapi mereka juga menjadi peserta Pilkada yang nantinya berfungsi untuk mengambil kebijakan memajukan daerah terutama memperjuangkan hak-hak sesama kaumnya.

Seperti yang dilakukan Umi Dinda selama lima tahun menjadi Bupati, kiprahnya membangun Kabupaten Bima tidak diragukan lagi. Amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat 191 Desa yang tersebar di 18 Kecamatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh dirinya bersama Wakil Bupati, Drs. Dahlan.

Bersama Dahlan, Umi Dinda berhasil menurunkan angka kemiskinan dan jumlah penganguran di kabupaten Bima secara signifikan. Pertumbuhan ekomoni hingga Indesk Pembangunan (IPM) pun dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. (Data BPS Provinsi NTB tahun 2019).

Menyadari dirinya perempuan, program-programnya juga berbasis pemberdayaan perempuan, seperti Kios Untuk Produk Kelompok Usaha Perempuan (KUPU-KUPU). Program pelatihan bagi kelompok usaha perempuan, bantuan alat, modal hingga dukungan promosi produk ini sukses mencetak sekitar 3000 usaha perempuan. 

Ada juga program Si MAWAR yakni inovasi yang menggabungkan pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Selain menekan angka kekerasan terhadap perempuan program berbasis aplikasi ini, juga mendapat apresiasi dan pengahargaan dari Wapres tahun 2019.

Kemudian La RIMPU. Program hasil kolaborasi antara Pemerintah Dinda-Dahlan dengan Alamtara Institute
Ini merupakan Sekolah Rintisan bagi Perempuan, yang menitikberatkan upaya pencegahan, advokasi dan sosialisasi serta pemberdayaan ekonomi perempuan dalam meningkatkan partisipasi perempuan sebagai subyek pembangunan. 

Lawan Intimidasi dan Kekerasan Non Verbal

Kekerasan non verbal dan intimidasi rentan terjadi terhadap perempuan. Termasuk dialami Umi Dinda. Sebelum terpilih sebagai Bupati hingga kini, Ia kerap mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan melalui sosial media. Berbagai tuduhan dan isu yang merusak mental dan kepribadiannya terus berdatangan.

Saat pilkada 2015 dan berlanjut tahun 2020, Umi Dinda kerap diserang berbagai isu, tuduhan informasi bohong (hoax) hingga black campaign. Tidak hanya personal tapi juga kehidupan pribadi keluarganya. 

Bukannya menyerang balik dengan melaporkan ke ranah hukum, Umi Dinda malah justru menyikapinya dengan bijak, ramah dan seolah tidak mempedulikan. Ia tetap fokus bekerja melayani masyarakat dan konsen membangun daerah kearah yang lebih baik lagi. 

Selain itu, Umi Dinda juga merupakan sosok kemandirian kaum perempuan yang selama ini hanya menjadi ibu rumah tangga, fokus mengurus anak dan melayani suami. Meski disibukan dengan agenda pemerintahan yang berkontribusi besar memajukan daerah. Umi Dinda juga tidak melupakan tanggungjawabnya sebagai seorang ibu bagi dua orang anak lelakinya. Yang membanggakan lagi Ia merangkap sebagai seorang ayah.

Bagi Umi Dinda, saat ini kaum perempuan telah hidup setara dan sejajar dengan kaum laki-laki, ditengah tantangan banyak yang dihadapi. Tapi Ia terus mendorong kaum perempuan agar berjuang bagi keluarga sesama kaum sendiri, lebih-lebih untuk daerah dan bangsa. 

Perempuan didorong untuk membuka diri dan berkarya melalui pikiran dan gagasan. Perempuan harus turut serta memberikan penerangan dari gelapnya ketidakadilan yang dialami selama ini sehingga tercipta suatu keadilan yang menyeluruh.

"Perempuan tidak hanya berfunsi melahirkan dan mengurus rumah tangga. Tapi sosok perempuan harus menjadi juru kunci ketahanan keluarga. Menciptakan generasi tangguh dan handal," kata Umi Dinda.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Tim Percepatan Penanggulangan Stunting Kabupaten Bima berhasil meraih prestasi terbaik pada Penilaian Kinerja Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi NTB. 

Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc Kabid PP Sosbud Bappeda Kabupaten Bima yang mewakili tim usai menerima Piala dan piagam penghargaan mengatakan, penghargaan diberikan pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Selasa (10/11) Ruang Rapat Bappeda Provinsi NTB.

Dijelaskan Raani, sebelumnya telah dilakukan kunjungan penilaian oleh Tim Provinsi ke masing-masing kabupaten/kota dan pengumuman juara dilakukan hari ini bertepatan dengan Rakor stunting". Terangnya.

Hasil ini diperoleh berkat adanya konvergensi, keterkaitan, kerjasama dan koordinasi yang padu lintas program dan lintas sektor mulai dari Perangkat Daerah, Kecamatan, Desa, PKM. Juga kiprah berbagai kelompok dan individu ujung tombak pelayanan Posyandu dan PKK baik  dari upaya penanganan spesifik maupun sensitif memiliki peran yang juga pentingnya dalam proses ini.

"Kuatnya koordinasi lintas sektor dalam penurunan stunting  juga dinilai tim provinsi sebagai keberhasilan Tim Konvergensi Stunting Kabupaten Bima yang terdiri dari unsur Bappeda, Dikes, DPMD, Perkim, Dikpora,  DKP, Dinsos, DP3AP2KB, Diskominfostik juga Kecamatan, Desa lembaga/ individu kader seperti Posyandu dan PKK".

Terlebih dengan hadirnya inovasi Gebrak Bimantika yang   juga mendapat apresiasi menjadi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional tahun ini". Jelas Raani.

Tiga besar tersebut yaitu Terbaik I diraih Kabupaten Bima, Juara II Kabupaten Lombok Timur dan Juara III diraih Kabupaten Sumbawa. Tahun lalu, kabupaten Bima menempati terbaik III Se NTB pada lomba yang sama.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH hadiri kegiatan pendistribusian ZIS konsumtif fakir miskin, bantuan tambahan modal penjualan (BAKULAN), usaha kecil rumah tangga, hak amil masjid, dan bantuan pada Pondok pesantren tahun 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Mpunda, pada Selasa 10 November 2020.

Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima, Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Ketua BAZNAS Kota Bima beserta jajarannya, Sekretaris Camat Mpunda, dan Lurah se- Kecamatan Mpunda.

Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur SE,  MM dalam laporannya menyampaikan penyaluran ZIS akan diberikan pada penerima manfaat di masing-masing kecamatan se-Kota Bima. Penyaluran ZIS untuk kecamatan Mpunda Baznas Kota Bima telah menyediakan dana senilai Rp 120 juta yang akan diberikan kepada 100 kelompok bakulan yang terdiri dari 10 kelurahan yang ada di kecamatan Mpunda dan tiap Kelurahan terdapat 10 kelompok dan tiap kelompok akan diberikan bantuan sebesar Rp 3 juta dan dana bakulan ini merupakan dana hibah. 

"Selain bakulan ada juga bantuan untuk Pondok pesantren yang di di Kecamatan Mpunda sebanyak 6 Pesantren yang diberikan bantuan sebesar Rp 3,5 juta. Terus bantuan untuk fakir miskin yang berjumlah 449 orang sebesar Rp 44,9 juta", jelas Ketua Baznas Kota Bima.

Ketua Baznas juga menyampaikan ada juga bantuan modal usaha produktif untuk para pengusaha yang sudah ada dengan bantuan senilai Rp. 2,5 , tapi bantuan ini nantinya akan diserahkan di Kantor Walikota Bima dan nanti para penerima mendapat kotak infak juga yang digunakan untuk menyisipkan uang infak.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Bima yang sangat responsif melihat kondisi dan situasi masyarakat Kota Bima yang kurang mampu dan mengihtiarkan  pemberantasan rentenir yang merajalela di tengah masyarakat sekarang. 

"Pemerintah Kota Bima juga sangat merespon baik dan terbantu atas inisiasi atas pelaksanaan kegiatan ZIS untuk masyarakat yang membutuhkan.  Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang telah membuat perputaran Ekonomi berjalan sangat lambat, lapangan pekerjaan terus berkurang, dan APBD Kota Bima banyak di pangkas", jelas Wakil Walikota Bima.

Wakil Walikota juga mengharapkan kelompok bakulan yang dibantu oleh Baznas ini akan dijadikan role model ke depannya dan akan dibina sekaligus dikembangkan, apabila ada kekurangannya akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Walikota mengajak masyarakat Kota Bima untuk percaya dan menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya yang disebabkan oleh Virus Covid-19, dimana saat ini Kota Bima sedang dalam Zona merah dan menjadi penyumbang terbanyak se-NTB.

“Rumah sakit RSUD Bima, Rumah sakit Kota Bima, beberapa tempat kesehatan juga telah ditutup, ini dikarenakan banyaknya Nakes yang positif," ujarnya.

Diakhir arahan diajaknya seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat mulai dari diri sendiri dan keluarga di sekitarnya. 

"Mari kita terapkan Protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari, jangan tunggu sakit tapi hindarilah penyakit,” ajaknya.***
Diberdayakan oleh Blogger.