Tampilkan postingan dengan label Terbaru. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, Jurnalexpose.com || Salah satu tolok ukur dari  keberhasilan suatu Pemerintah Daerah adalah ketika mampu menghadirkan Pemerintah Pusat untuk meninjau langsung program unggulan yang dicanangkan.


Pembuktian tersebut berhasil dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan HM Noer, Mpd yang biasa disapa IDP - Dahlan saat ini, Dimana Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Syahrul Yasin Limpo SH. M. Si. MH  berkesempatan untuk secara langsung menyaksikan panen raya bawang merah di Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima

Dalam pidato penyampaiannya Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri, SE  memaparkan dari 331 hektar lahan yang ada di Desa Risa ini hampir semuanya ditanami bawah merah yang hanya mengandalkan pasokan aliran air dari Dam Pela Parado sehingga sangat membutuhkan kehadiran Dam Keli yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumber air bagi petani yang ada di wilayah Woha

"Selaku Pemerintah Daerah kami sangat membutuhkan Dam Keli yg nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumber air bagi para petani umumnya di Wilayah Kecamatan Woha dan lebih khusus untuk Desa Keli sehingga Kabupaten Bima akan tetap menjadi lumbung pangan secara nasional" harapnya

Ibarat gayung bersambut, Menteri Pertanian dengan tegas memerintahkan kepada Direktur LPSE Nasional untuk menyikapi usulan dari Bupati Bima sehingga menjadi skala prioritas usulan yang akan dipertimbangkan "Silahkan ajukan surat secara resmi sehingga Dan Keli akan menjadi skala prioritas kami di Kementerian Pertanian RI" tegasnya


Dalam.amar penyampaiannya Menteri Pertanian menegaskan bahwa dengan bertani itu tidak menjanjikan rakyat miskin, malah dengan bertani menjanjikan rakyat makmur. jadi bertani itu bukan tanggung jawab person tapi merupakan tanggung jawab kita semua sehingga negeri kita tidak akan pernah mengalami kekurangan pangan

Selain memberikan harapan kepada para petani, pak menteri pun tidak lupa pula menekankan pentingnya menjaga jarak untuk mengantisipasi bahaya corona, bahkan menganjurkan untuk tetap mempertahankan rendahnya angka yang terinfeksi corona di Bima dan umumnya di Wilayah NTB  @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.
Korban Puting Beliung Di Rompo Terima Bantuan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Kepala Sekolah beserta jajaran Guru PNS lingkup SMPN 8 Kota Bima secara patungan mengumpulkan uang untuk THR Bagi para Guru Sukarela dan Staf TU pada sekolah setempat. Selasa (19/05).

Kepala SMPN 8 Kota Bima Ridwan Ibrahim, M.Ap pada kesempatan penyerahan THR mengatakan, sebagai bentuk keperdulian selaku guru PNS secara patungan kami mengumpulkan sejumlah uang untuk memberikan THR pada guru dan Staf TU honerer. 

Kata ridwan, "kami menyisihkan sebagian rezeki buat rekan-rekan yang honorer dan Staf TU. Tapi, tidak ada paksaan, hanya sukarela dari kami selaku PNS". 

Alhamdullilah saya selaku Kepala sekolah sudah memberikannya, dan diterima dengan senang hati. Semoga pegawai honorer dan staf TU dapat menikmatinya untuk menyambut hari raya idul fitri ini".

Berharap Semoga pemberian kami ini dapat bermanfaat bagi rekan - rekan selaku guru honorer dan para staf TU. Ujarnya.

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Kepala SMPN 15 Kota Bima, Abdi, S.Pd bersama jajaran guru dan staf tata usahanya membagi Zakat Fitrah yang bersumber dari Siswa dan Guru pada fakir miskin di kelurahan Oi Foo dan kelurahan Nitu serta mensosialiasikan program "Gemilang" (Gerakan Elok Menuju Indonesia Indah dan Aman Nawacita Guru) (Senin, 18/5/2020).


Zakat Fitrah berupa 47 amplop berisi uang RP 25.000/penerima dan beras 12 Kantung berisi 2,5 kg dibagikan sesuai ketentuan oleh Baznas Kota Bima yakni 70% untuk Fakir, miskin, dan Amil zakat, sedangkan untuk Baznas 30%.

Alasan pembagian zakat fitrah di fokuskan Di kedua kelurahan Oi Foo dan Nitu yakni karena mayoritas keluarga besar dari orang tua siswa merupakan wilayah Zonasi SMPN 15 Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, Kepala SMPN 15 Kota Bima, Abdi, S.Pd beserta jajarannya juga mensosialisasikan dan menjelaskan program "Gemilang" (Gerakan Elok Menuju Indonesia Indah dan Aman Nawacita Guru). Berupa program Extra Kurikuler yang membuka kelas khusus untuk belajar Iqra, Tahfidz dan Tilawah.


Abdi, S.Pd mengatakan "saya bersama guru-guru dan Tata Usaha memberikan pemahaman bahwa adanya SMPN 15 Kota Bima yang "Gemilang" (Gerakan Elok Menuju Indonesia Indah dan Aman Nawacita Guru) yang sudah membuka Kelas Iqra, Tahfidz, dan Tilawah"

"Program ini sangat cocok untuk melahirkan Qori dan Qoriah terbaik seperti salah satu Alumni SMPN 15 Kota Bima, Fatimah yang menjadi Qoriah Tingkat Nasional", tambahnya dengan bangga (JE02)

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Ditengah himpitan dan ancaman wabah Pandemi (covid 19) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Kota Bima  menggelar acara pembagian paket sembako kepada sejumlah atlet dan pelatih (16/05/2020)


Acara pembagian paket sembako tersebut difokuskan pada Kantor Sekretariat KONI Cabang Kota Bima dengan melibatkan komponen kepengurusan dan dijadwalkan selama empat hari kedepannya

Langkah cerdas yang dilakukan oleh KONI Cabang Kota Bima mendapatkan apresiasi dari sejumlah pemerhati olah raga karena dinilai sangat tepat sasaran ditengah terhimpitnya situasi dan kondisi masyarakat saat ini

Lukman yang lebih tenar disapa Luncky pada media ini menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh KONI Cabang Kota Bima saat ini patut diacungi jempol dengan membagi paket sembako kepada atlet maupun pelatih

"Kami acungi jempol kepada jajaran pengurus KONI yang telah membagi kasih dengan seluruh atlet dan pelatih, semoga sembako yang dibagikan ini akan melecut semangat serta motivasi dari semua atlet dan pelatih sehingga akan mampu membawa harum nama daerah ini" cetusnya


Pengakuan yang sama juga diakui oleh salah seorang atlet sepak bola "kami sangat berterima kasih kepada KONI yang sudah sempat membagikan paket sembako kepada kami semua dan insyaallah akan semakin memotivasi kami kedepannya" cetus Arya Satriawan

Sementara Sekertaris KONI Cabang Kota Bima Drs H. Alwi Yasin M. Ap mengaku tergerak untuk membagi kasih berupa paket sembako dengan para atlet dan pelatih ditengah wabah global Covid 19 adalah semata mata sebagai bentuk perhatian KONI kepada para atlet maupun pelatih


"Tentunya saat ini kita semua mengalami kesulitan ditengah wabah covid 19 sehingga kami mengambil kebijakan untuk membagi paket sembako meskipun seala kadarnya yang penting kita semua merasa terhibur" ungkapnya

Ditengah kesulitan yang mendera dan dirasakan oleh masyarakat saat ini, bantuan apapun jenisnya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga tidak lagi diukur dengan jenis maupun bentuk bantuan tersebut @ry@

Jurnalexpose - Kota Bima || Sebagaimana komitmen Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE untuk menegakkan kode etik dan menindaktegas ASN yang melakukan tindakan Amoral, sebanyak dua Orang Pejabat diberhentikan dari jabatannya. Kedua pejabat tersebut adalah seorang Lurah dan seorang Kepala sekolah.


Pemberhentian ini berdasarkan Surat Keputusan Walikota Bima Nomor 862/906/BKPSDM/V/2020 dan 862/905/BKPSDM/V/2020.

Pemberhentian ini berdasarkan pelanggaran disiplin dan kode etik  dilakukan yang bersangkutan dan berdasarkan pemeriksaan keduanya telah melakukan perbuatan yang melanggar norma agama dan sosial serta etika terhadap diri sendiri sebagai PNS.

Untuk menegakkan disiplin, perlu menjatuhkan hukuman disiplin yang setimpal dengan pelanggaran disiplin yang dilakukannya.

Dalam arahan Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE berpesan untuk menjaga moralitas agar tidak sampai melakukan tindakan amoral. Diinginkannya birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bima memiliki keteladanan dan menjadi contoh yang baik dalam berinteraksi di tengah masyarakat.

"Persoalan seperti ini saya tidak akan pikir panjang, akan langsung saya copot karena kita tidak ingin birokrasi tercoreng, ASN saya harap jaga tingkah laku ditengah masyarakat", ujar Wali Kota.

Jurnalexpose.com, Kota Bima || Guna meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan kinerja pemerintahan di saat kondisi bencana pandemi corona yang saat ini dihadapi, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melantik 19 orang pejabat dalam jabatan administrator, jabatan pengawas dan kepala sekolah di Aula Kantor Walikota Bima (Jum'at 15/05/2020)


Adapun nama-nama pejabat dilantik diantaranya Adhi Aulia ST MEC Dev jabatan lama Auditor Muda pada Inspektorat Kota Bima jabatan baru inspektur pembantu wilayah I pada Inspektorat Kota Bima, Muchtar S.Sos jabatan lama Lurah Kolo dilantik menjadi Kasi Pelayanan Umum pada Kecamatan Asakota, Rustam SE sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pelayanan Umum pada Kecamatan Asakota menjadi Lurah Kolo, Muhadjir S.Sos diangkat menjadi Lurah Penaraga, Elly Separniawan ST MIL sebelumnya menjabat sebagai Kasi Analisis kebutuhan pada BPKAD Kota Bima menjadi Kasi Pengembangan Teknologi dan Kemitraan Pengurangan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup.

Wulandari STP MSi diangkat menjadi Kepala UPT Balai Pelaksana Penyuluh Pertanian kecamatan rasanae timur, Khairuddin SE sebelumnya menjabat kasi perekonomian pada kelurahan jatibaru menjadi kasubid analisis kebutuhan pada BPKAD Kota Bima, Fatimah S.Sos sebelumnya staf pada Dinsos Kota Bima diangkat menjadi Kasubag umum dan kepegawaian pada Dinas Sosial Kota Bima, Sri Swarningsih SE M Eng staf pada BPKAD Kota Bima menjadi Kepala UPT Balai Latihan Kerja pada Disnaker Kota Bima, Suhastra S.Sos MM sebelumnya staf pada Dinas Tenaga Kerja diangkat manjadi Kepala Subbag Tata Usaha Balai Latihan Kerja pada Disnaker Kota Bima, Tajudin S Sos diangkat menjadi Kasi perekonomian pada kelurahan Nitu setelah sebelumnya mengabdi pada Satpol PP Kota Bima.


Untuk jabatan fungsional, nama-nama yang dilantik diantaranya Hj Rosnaro SPd jabatan lama Guru SDN 06 Kodo diangkat menjadi Kepala Sekolah SDN 06 Kodo, Mujadid SPdi sebelumnya menjabat sebagai Kepala SDN 64 Sori Kota Bima dilantik menjadi Kepala SDN 49 Rabangodu Selatan.

Ratna SPd sebelumnya Guru SDN 29 Tanjung diangkat menjadi Kepala SDN 03 Jatiwangi, Munir SPd Guru SDN 35 Nunggu dilantik menjadi Kepala SDN 64 Sori Kota Bima, Junaidin SPd Guru SDN 65 Jatibaru diangkat menjadi Kepala SDN 65 Jatibaru.

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik dapat membawa etos kerja meningkat di lingkungan kerja masing-masing.

Jurnalexpose.com - Kabupaten Bima || Dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Sanggar Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) pada tim medis Puskesmas Tambora sebagai Tim Gugus Tugas Kecamatan, di Kantor Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tambora, Desa Rasabou. (Kamis, 14/05/2020)


Selain menyerahkan APD, Bupati dan Wabup serta rombongan asisten beserta staf ahli, menyerahkan 7 (tujuh) Kardus Masker beserta sabun cuci tangan untuk masing-masing Desa di Tambora.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma AP, mengatakan, pemerintah terus turun bersosialisasi dan mengajak masyarakat bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pada rumah-rumah atau tempat tinggal.

"Sampai hari ini Kabupaten Bima, Alhamdulillah terkonfirmasi berangsur-angsur mendapatkan hasil yang baik. Kabar baik ini wajib kita sampaikan kepada seluruh masyarakat, termasuk keluarga di Tambora," ujar Bupati dihadapan para medis PKM Tambora dan masyarakat yang hadir

Bupati Bima mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan tetap mengenakan Masker, menjaga jarak, mengurangi kegiatan di luar rumah, tidak berkumpul dalam jumlah banyak dan lebih sering mencuci tangan pake sabun.

Dihadapan masyarakat dan tim medis, mengaku, walaupun negara dilanda pandemi Covid- 19, untuk biaya pembangunan Pendidikan dan Puskesmas di Kecamatan Tambora tidak diganggu gugat oleh Pusat. Dan tahun ini Puskesmas Tambora, adalah satu-satunya yang tidak dihapus. Dalam waktu dekat akan dimulai pembangunannya, walaupun bangunan yang ada masih cukup bagus. Oleh karena itu, kepada seluruh keluarga dan tim medis bagaimana pelayanan tetap dilakukan dan tidak mengganggu pelayanan.

Bupati Umi Dinda, juga menyaksikan beberapa jembatan yang dilewati terputus, akibat tergerus banjir beberapa waktu lalu. Tentunya hal itu bukan merupakan keinginan kita semua. Kepada masyarakat, bupati berharap bisa bersabar untuk proses pembangunan selanjutnya. Walaupun itu masuk dalam kegiatan tanggap darurat yang memang ada beberapa proses yang harus dilalui.


Kegiatan sore ini tetap, mengedepankan standar pencegahan Covid. Semoga Allah senantiasa memberikan nikmat sehat dan kesempatan, dan Covid segera berlalu agar kita semua bisa beraktivitas, bisa berinteraksi dan bekerja seperti biasanya.

Usai menyerahkan APD di PKM Tambora, Bupati dan rombongan langsung menuju Kantor Kecamatan Tambora, di Desa Labuan Kananga. Sebelum waktu berbuka, Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer meresmikan penggunaan Mushalla Al-Ikhsan, yang dibangunan di Halaman Kantor Kecamatan dengan biaya dari Pemkab Bima dan swadaya para pegawai Kantor Camat Tambora.

Jurnalexpose.com - Kabupaten Bima || Bantuan beragam elemen masyarakat untuk menangani  wabah COVID-19 di Kabupaten Bima terus mengalir, diantaranya dari Yasmin dan Bank BNI 46 Cabang Bima dan pemilik SPBU PT. Mitra Sehati Abadi Talabiu  Amsal Solaiman. Selasa (12/5)

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE di Ruang Kerja Bupati menerima sumbangan Alat Pelindung Diri (APD)  dalam bentuk baju hazmat, pelindung wajah (face shield), masker bedah, masker N95 dan masker kain senilai Rp 75 juta dari dr.  Yasmin Dermawan,  Sp. OG. alumni SMPN 1 Sape (1985).
 
Yasmin yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dan Spesialis Kebidanan dan Kandungan UGM Jogjakarta dan Pemilik RSIA Cahaya Bunda Cirebon tersebut menyumbangkan 400 unit baju hazmat, 150 pelindung wajah, 30 dos masker bedah, 3 dos masker N95 dan 1.200 masker kain untuk masyarakat.

Yasmin yang diwakili Kabag SDA Setda Muh. Akbar, SP mengatakan, sejumlah APD tersebut akan didistribusikan di RSUD Bima, RS Sondosia, Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Puskesmas Sape dan Puskesmas Lambu.

Bupati Bima yang pada kesempatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ganis Kriatanto dan Direktur RSUD Bima drg. H. Ihsan MPH menyampaikan  apresiasi atas bantuan yang diberikan. 

"Atas nama masyarakat Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD sebagai wujud perhatian dan kepedulian dalam upaya bersama mengantisipasi wabah COVID di Kabupaten Bima", ujarnya.

Selain dari dr. Yasmin, Bupati juga menerima bantuan 200 paket sembako yang diserahkan Pimpinan Cabang BNI Muhammad Amir. Paket sembako tersebut masing-masing akan disalurkan 100 paket di Kecamatan Sape dan 100 paket di kecamatan Bolo.

Bantuan lainnya pada kesempatan tersebut berupa 50 unit APD yang disumbangkan oleh pemilik SPBU PT. Mitra Sehati Abadi Talabiu  Amsal Solaiman.

Jurnal Expose.com - Kota Bima || Kisruh dan terjadi keributan saat ratusan Warga dengan emosi mendatangi Kantor Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima. Kehadiran warga tersebut mempersoalkan Bantuan Langsung Tunai atau BLT dari Pusat yang diduga tidak tepat sasaran. Selasa, (12/5/20)


Menurut Ilham, salah seorang warga Kelurahan Sadia, BLT di Kelurahan Sadia Cacat hukum. Karena banyak warga yang berhak menerima, justru di coret. Dan dari jumlah penerima BLT sebanyak 119 orang di Kelurahan Sadia Dominan dugaannya berdasarkan selera pihak Lurah, tenaga pendamping serta adanya hubungan kedekatan.

Akibatnya, ratusan warga dominan dari kalangan ibu ibu melakukan penyegelan kantor bahkan kaca jendela kantor lurah setempat pecah akibat dilempar. Hal ini terjadi akibat dari luapan emosi warga yang tidak dapat dibendung.

Amirudin Ketua LPM Sadia, menyampaikan keterangannya, bahwa kehadiran warga Sadia dalam rangka mempertanyakan bantua BLT. dari yang diajukan sebanyak 200 lebih orang, justru hanya 119 orang saja yang mendapatkan, itupun dalam satu rumah ada dua sampai tiga orang. Bahkan, diketahui yang keluar masih ada hubungan kedekatan dengan oknum tertentu.

Amir menuding Lurah bersama Pendata dari Dissos sama sekali tidak melibatkan RT, RW dan LPM dalam menentukan penerima BLT di Kelurahan Sadia. Semua di lakukan dalam keadaan tertutup.

Sehingga, wajar bila warga marah dan menyegel kantor, karena dinilai tidak terbuka dan transparan.

Senada dengan Furqan, warga yang juga Perangkat RT/RW, menyesalkan sikap pihak Lurah Sadia yang tidak membangun komunikasi dalam pendataan warga dengan RT/RW.

"Saya bersama ratusan warga lain menginginkan Bantuan BLT Pusat untuk dipending dulu. Tapi karena lurah dan pendata tidak mau, ya wajar terjadi reaksi". Ungkapnya.


Pantauan langsung di lokasi, nampak ratusan warga memadati halaman kantor kelurahan Sadia. Dan berteriak dan mengejar meminta pihak lurah dan tenaga pendata bertanggungjawab atas dicoretnya sejumlah warga yang sudah diusulkan mendapat bantuan, tapi tidak terkaget dalam bantuan BLT. Padahal syaratnya sendiri sangat terpenuhi.

Kehadiran ratusan warga, ikut ditenangkan oleh pihak Babinsa dan Babinkantibmas yang juga cepat berada di lokasi kejadian. Sedangkan Lurah yang hadir di kantor diamankan oleh pihak aparat, setelah ratusan warga menyegel dan melempar kaca kantor.

Jurnal Expose, Sumbawa Besar || Pasangan Bakal Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, berkomitmen merangkul Partai Demokrat di Pilkada Kabupaten Bima Periode 2020 - 2025.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Dinda Dahlan  menghadiri undangan Fit and Proper Test Pilkada Serentak 2020, digelas DPD Partai Demokrat NTB yang berlokasi di Hotel Parahyangan Sumbawa, Sabtu (9/5).

Undangan Fit and Proper Test Pilkada Serentak 2020 itu, berdasarkan surat Nomor : 132/INT/DPD.PD/NTB/V/2020, selain pasangan bakal Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, hadir juga pasangan bakal calon Syafru - Ady.

Selain itu, kegiatan tersebut juga didampingi Ketua dan pengurus DPC Kabupaten Bima, serta Ketua DPC Kabupaten Sumbawa
Ketua DPC Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua DPC Kabupaten Dompu yang melaksanakan kegiatan yang sama.

Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, dalam kesempatannya menjelaskan, ini adalah tahapan penjaringan Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah pada Pilkada
serentak tahun 2020, oleh DPD Partai Demokrat NTB.

"Saya yang mendaftar sebagai calon Bupati dan Pak Dahlan daftar sebagai calon Wakil Bupati Bima di partai Demokrat, diundang mengikuti Fit and Proper Test untuk calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah hari ini," kata dia.

Untuk itu, Umi Dinda sapaannya, memohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bima, supaya Partai Demokrat memberikan kepercayaan untuk mengusung pasangan IDP - Dahlan pada Pilkada 2020.

"Semoga agenda ini berjalan lancar sesuai harapan bersama, dan Demokrat mengusung pasangan IDP - Dahlan," harap dia.

Sementara calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, juga mengharapkan keikhlasan doa dukungan masyarakat, supaya ikhtiar kita bersama dapat kita wujudkan.

Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi oleh pengurus DPD II Partai Golkar sementara Calon Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, juga didampingi jajaran dari DPC Gerindra Kabupaten Bima,

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Ketahanan Pangan Rabu (29/4) menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan kepada Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Kawasan Rumah Pangan Lestari  (KRPL), Kelompok Pengembangan Usaha Pangan Mandiri ( PUPM ) dan lumbung pangan yang tersebar pada sejumlah wilayah. Tahun ini, bantuan disalurkan kepada 5 KRPL, 4 PUPM, 5 kelompok Lumbung Pangan dan 10 KWT.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer dan Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. Syaifuddin dalam arahannya menekankan pentingnya peran kelompok masyarakat dalam mendukung ketahan pangan di daerah.
Dalam kondisi Pandemi Covid 19 ini, peran ketahanan pangan sangat penting dalam penyediaan bahan pangan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bima melalui DKP Kabupaten Bima sejak lama mengantisipasi hal seperti ini dengan mengalokasikan anggaran dengan Kegiatan Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) berupa bantuan bibit sayur dan unggas.

“Upaya ini ditujukan agar masyarakat yang tergabung dalam kelompok wanita Tani (KWT) mampu menghasilkan bahan pangan berupa sayur-sayuran dan unggas dengan memanfaatkan pekarangan sebagai sumber bahan pangan keluarga. Dengan cara ini maka secara bertahap diharapkan dapat meningkatkan keragaman pangan dan mengantisipasi terjadinya stunting pada anak-anak”. Terang Bupati. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bima Ir. Syaifuddin usai mendampingi Bupati Bima saat penyerahan bantuan di Kantor Bupati Bima mengatakan, total bantuan yang bersumber dari dana dekonsentrasi Provinsi senilai Rp.700 juta lebih disalurkan kepada Kelompok  Kawasan Rumah Pangan Lestari  (KRPL) dan Pengembangan Usaha Pangan Mandiri (PUPM). 

“Bantuan PUPM ini diserahkan kepada 4 kelompok petani bawang merah  untuk menunjang kelancaran operasional pendistribusian bawang bagi petani/pedagang bawang.  Bantuan dana dekon lainnya berupa  dana untuk pengisian lumbung pangan masyarakat bagi 5 kelompok lumbung pangan masyarakat”.

Disamping itu, alokasi bantuan dari APBD Kabupaten Bima juga senilai Rp. 600 juta disalurkan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di lima kecamatan berupa ayam super, benih dan bibit sayur sayuran. Bantuan juga dalam bentuk alat pembuatan tepung beras, kopi, jagung dan parut kelapa". Terang mantan Kadis Perkebunan ini.
   
 (Tim Komunikasi Publik Diskominfostik)

Jurnal Expose, Kota Bima || Tim Penggerak PKK Kota Bima, kembali berpartisipasi dan memberikan perhatian dengan membagikan sembako di dua kecamatan di Kota Bima, setelah sebelumnya membagikan masker dan suplemen kesehatan kepada para tenaga medis. 

Pembagian sembako ini sebagai bentuk kepedulian TP PKK Kota Bima terhadap mewabahnya Covid-19 dengan memberikan terhadap kebutuhan masyarakat terutama akan kebutuhan Sembako.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Hj Ellya HM Lutfi kepada Camat Asakota dan Camat Rasanae Barat. Ketua TP PKK Kota Bima didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesos Drs H Supratman MAP pada Kamis 30 April 2020 di Halaman Kantor Walikota Bima. 

Adapun jumlah bantuan yang akan didistribusikan pada dua kecamatan Asakota dan Rasanae Barat sebanyak 1.200 paket.

Pembagian secara simbolis diberikan kepada Camat dengan disaksikan Lurah diwilayah setempat. Paket sembako kemudian pembagiannya akan dikoordinir oleh kelurahan untuk menghindari kerumunan dan agar tetap menerapkan social distancing.

"Bantuan ini mungkin tak seberapa namun inilah bentuk perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bima terhadap masyarakat yang dampak Covid-19 ini", ungkap Ketua TP PKK Kota Bima.

Dijelaskannya bahwa saat ini kita tahu keadaan makin memberatkan akan pemenuhan kebutuhan masyarakat apalagi dampak yang disebabkan oleh mewabahnya Covid-19 ini. Oleh karena itu, diharapkannya bantuan ini dapat meringankan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Bima.

Selain itu pula, untuk dua kecamatan wilayah Mpunda dan Rasanae Timur, juga diberikan paket sembako oleh LASQI Kota Bima yang diketuai pula oleh Hj Ellya HM Lutfi. Sementara untuk wilayah Raba mendapatkan bantuan sembako dari Majelis Taklim Uswatun Hasanah. Adapun sembako yang dibagikan berjumlah 100 paket untuk masing-masing kelurahan. Total sembako yang dibagikan melalui 3 (tiga) organisasi PKK, Majelis taklim Uswatun Hasanah dan LASQI Kota Bima sebanyak 4.100 paket.

"Semoga bantuan ini yang mungkin tidak seberapa, namun hendaknya dapat meringankan beban dari ibu bapak sekalian, ini bagian dari perhatian dan kepedulian PKK Kota Bima kepada masyarakat, semoga musibah wabah ini cepat berlalu”, tutup Hj Ellya HM Lutfi. ***

Jurnal Expose, Kota Bima || Pasien 01 Kota Bima, Ny Z (62 Tahun) penduduk kelurahan Monggonao, setelah melalui empat kali pemeriksaan swap dinyatakan negatif, pukul 09.00 wita resmi dinyatakan sembuh dan dipulangkan kembali ke rumahnya. (Rabu 29 April 2020)


Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Bima, dipimpin oleh Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH menjemput Ny Z di RSUD Bima.
Sekda didampingi pula oleh Staf Ahli Wali Kota Bima bidang pemerintahan, hukum dan politik, Kepala BPBD Kota Bima, Kepala Satpol PP Kota Bima dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima.

Kepulangan Ny Z ini diwarnai rasa haru dan bahagia dan diiringi dengan shalawat oleh seluruh petugas medis dan tim gugus tugas covid 19 Kota dan Kabupaten Bima.

Dengan rasa haru Ny Z mengucapkan terima kasih kepada petugas medis yang telah merawatnya dengan sangat baik.


Ucapan terima kasih pula disampaikannya kepada Pemerintah Kota Bima dan seluruh masyarakat Kota Bima yang telah memberikan motivasi, semangat, perhatian dan doa hingga beliau dinyatakan sembuh dan bebas dari virus covid-19 ini.

Setiba dikediamannya, tangis penuh haru juga mewarnai. Suami, anak dan cucu telah menanti di rumah dengan rasa rindu yang luar biasa. Begitu pula para tetangga menyambut dengan penuh suka cita.

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Upaya serius Pemerintah Kabupaten Bima, memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus digelorakan. Berbagai elemen, simpul-simpul dan satuan tugas hingga ke desa-desa bergerak penuh semangat. 

Demikian pula bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. Untuk memutus penyebaran Pandemi tersebut, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, mengatur jam kerja para abdi negara dan abdi masyarakat tersebut melalui Surat Edaran (SE) Nomor : 014 / 018  /03.7/2020. 

‘’Dan sesuai peta penyebaran Covid-19, di Wilayah Kabupaten Bima teridentifikasi positif (zona merah), maka penerapan sistem kerja ASN dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima perlu diatur,’’ungkap Chandra di Kantor Bupati Bima. (24/4/20)

Dijelaskan dalam SE itu, kata mantan Camat Woha ini, ASN dan Non ASN dapat melaksanakan tugas kedinasan dengan menerapkan prinsip Flexible Working Arrangement (FWA), yang memungkinkan ASN dan Non ASN bekerja secara fleksibel, di kantor maupun di rumah masing-masing sampai 13 Mei 2020.
 
ASN yang dimaksud adalah Pejabat Eselon IV, Pejabat Fungsional dan Pejabat Pelaksana.

Sedangkan Pejabat Pimpinan Tinggi (Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli dan Kepala Perangkat Daerah) dan Pejabat Administrator (Kepala Bagian, Camat, Sekretaris Dinas/Badan, dan Kepala Bidang) serta Kepala Desa (Kades), tetap melaksanakan tugas kedinasan dengan menyesuaikan keadaan dan situasional.

‘’Sehingga penyelenggaraan pemerintah tetap optimal, dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,’’ungkapnya.

Bagi ASN dan Non ASN pada bidang pelayanan, termasuk pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah dan Fasilitas Kesehatan / PUSKESMAS Pemerintah Kabupaten Bima,  juga yang bekerja di bidang kedaruratan, mekanisme pelaksanaan tugasnya diatur oleh Kepala Perangkat Daerah / Unit Kerja masing-masing.

Dalam melaksanakan tugas yang mendesak, lanjut Kabag Chandra, setiap ASN dan Non ASN yang mendapatkan giliran tugas kedinasan di rumah, sewaktu-waktu dapat dipanggil ke kantor, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi serta menerapkan protokol kesehatan.
 
‘’Pengawasan dan pengendalian bagi Pegawai yang bertugas di kantor atau di rumah, dilakukan  secara berjenjang. Melalui media informasi dan komunikasi yang tersedia. Tetap melaporkan capaian, sasaran kinerja pegawai kepada Kepala Perangkat Daerah,’imbuhnya

Berikut Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan 1441 hijriah, Bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Bagi Perangkat Daerah yang melaksanakan ketentuan 5 (lima) hari kerja Hari Senin sampai dengan Kamis : Jam 08.00 – 15.00 WITA Istirahat : Jam 12.00 – 12.30 WITA . Hari Jum’at : Jam 08.00 – 15.30 WITA. Istirahat : Jam 11.30 – 12.30 WITA 

Bagi Perangkat Daerah / Unit Kerja yang melaksanakan ketentuan 6 (enam) hari kerja.
Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : Jam 08.00 – 14.00 WITA. Istirahat : Jam 12.00 – 12.30 WITA.
Hari Jum’at : Jam 08.00 – 14.30 WITA. Istirahat : Jam 11.30 – 12.30 WITA

Jurnal Expose, Kota Bima || Berbagai partisipasi terus mengalir dalam rangka membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bima membagikan masker kain serta paket sembako sebagai bentuk kepedulian DWP Kota Bima kepada masyarakat yang terdampak  pandemi Virus Corona (Covid-19).


Pembagian ini dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bima dan 5 (Lima) Kecamatan yang ada di Kota Bima. Kegiatan sosial penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat kecil tersebut dilaksanakan pada 20 April 2020 sampai dengan 21 April 2020.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kota Bima Hj Salmah Mukhtar MH yang merupakan istri Sekda Kota Bima Drs H Mukhtar MH. Kegiatan diawali pada Kecamatan Asakota, RSUD Kota Bima, PKM Jatibaru, Kantor Kecamatan Rasanae Barat, PKM Paruga, PKM Mpunda, Kantor Camat Mpunda, Kantor Camat Raba, PKM Penanae, Kantor Camat Rasanae Timur dan PKM Rasanae Timur.

“Kegiatan ini dalam rangka memutus penyebaran pandemi virus Corona yang mulai dirasakan dampak ekonomi oleh masyarakat kecil, terlebih lakgi langkanya masker menjadi salah satu pertimbangan DWP melakukan kegiatan ini”, ujar Ketua DWP Kota Bima.

Ia juga menambahkan kegiatan sosial tersebut merupakan arahan Dharma Wanita Persatuan dari Pusat maupun Provinsi dalam program DWP Peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

“Hari ini bersama DWP dalam program DWP Peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19, dengan membagi sembako gratis dan masker kain,” katanya.

Pihaknya juga mensosialisasikan penggunaan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak pada saat beraktivitas kepada masyarakat. Dengan harapan wabah Covid-19 ini cepat berakhir.

“Mudah-mudahan Covid-19 cepat berakhir, kita bersama-sama mentaati aturan pemerintah, mensosialisaikan kepada masyarakat yang belum tahu, dengan ini kami terjun kelapangan langsung agar penyebaran tidak meluas,” jelasnya.

Jurnal Expose, Kota Bima || GP Anshor Kota Bima bersama PC. PMII Kota Bima serta Babinkabtibmas kembali melakukan penyemprotan desinfektan sebagai langkah pencegahan penularan covid-19 di Kelurahan Dara setelah sebelumnya melakukan hal yang sama di beberapa kelurahan lainnya


Komitmen GP Anshor Kota Bima dibawah kendali Rafi'in M. Rum, SE adalah merupakan langkah kongkrit dalam kegiatan kemanusiaan dengan melibatkan satgas cegah Covid-19 internal anggota GP Anshor dan melibatkan seluruh instrumen seperti halnya  anggota TSBK yang dibantu juga oleh beberapa warga lainnya serta dari PC. PMII Kota Bima serta Babinkabtibmas.

"Kami tergerak untuk melakukan penyemprotan desinfektan ini semata mata untuk membantu masyarakat sebagai langkah/upaya untuk mengantisipasi dini munculnya wabah corona yang menulari masyarakat" jelasnya


Kegiatan penyemprotan desinfektan yang dilakukan oleh GP Anshor Kota Bima mendapat apresiasi dari masyarakat, Ibrahim Umar (53 Thn) misalnya pada media ini mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya kegiatan penyemprotan tersebut

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada GP Anshor yang telah membantu kami untuk melakukan penyemprotan wabah corona ini semoga kegiatan yang sama akan tetap terus dilakukan kedepannya sehingga kekhawatiran munculnya penyakir corona dapat diantisipasi dini" harapnya

Adapun yang menjadi sasaran penyemprotan tersebut adalah lokasi lokasi umum seperti terminal, masjid, musholla, serta fasilitas umum lainnya yang menjadi tongkroman masyarakat pada umumnya termasuk rumah rumah pribadi @ry@

Jurnal Expose, Kota Bima || Peristiwa pengancaman yang terjadi di depan SDN 55 beberapa hari lalu yang dilakukan oleh Sdr. SM terhadap Sdr. IJ berujung kesepakatan perdamaian di Polsek Rasanae Barat. (11/04/20)


Pengancaman yang berawal dari kesalah pahaman tersebut nyaris menjadi perhatian publik beberapa hari terakhir dengan munculnya beberapa spekulasi yang menyudutkan bahkan para netizen pun cenderung menghakimi sdr IJ

Kronologis kejadiannya berawal pada saat sdr. IJ sedang mengisi angin ban mobilnya tiba-tiba sdr. SM datang dengan mengacungkan sebilah parang sambil memukul kaca mobil sehingga menimbulkan kepanikan dan langsung menyelamatkan diri masuk ke polsek Rasanae Barat


"karena merasa keamanan diri terancam maka saya menyelamatkan diri dan langsung masuk ke Polsek Rasanae Barat dan melaporkan secara langsung atas pengancaman terhadap diri saya" demikian tutur IJ

Sementara SM pada media ini mengaku khilaf atas tindakannya "saya sangat menyesal atas tindakan dan kekeliruan saya pungkasnya"

"atas kesadaran dan memperhatikan hubungan baik yang selama ini sudah terjalin maka masing masing kekeliruan dan kekhilafan yang terjadi kami saling memaafkan" demikian tutur sdr. IJ yang diiyakan juga oleh sdr. SM

Dengan kesepakatan damai yang di mediasi secara langsung oleh penyidik di Polsek Rasanae Barat, polemik yang terjadi berakhir. Terlihat sejak awal pembukaan mediator dari Polsek Rasanae Barat sangat mewanti wanti untuk saling menjaga tutur kata serta kesantunan dalam bermusyawarah mufakat. @ry@

Jurnal Expose, Kota Bima || Penanggulangan dan pencegahan penyebaran Wabah Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih terus dilakukan. Pandemik wabah virus corona (COVID-19) yang kian hari penderitanya makin bertambah dan sedang melanda dunia ini mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan di masyarakat. Serta menuntut agar masyarakat lebih respect akan mengantisipasi bahayanya virus ini.


Untuk membantu dan peduli pada pemerintah dan relawan yang saat ini bekerja untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus ini, Manejemen dari Tataya Café bekerjasama dengan Barisan Muda Umi Dinda (BUMI) membagikan 200 nasi kotak untuk petugas gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima yang berada di Jembatan Timbang Madawau Kecamatan Madapangga dan Batas Kota Bima Kamis malam, (10/4/20).

Manejemen Tataya Café Diah Citra Pravitasari menjelaskan,  pemberian Nasi kotak ini bertujuan untuk membangun kepedulian, empati dan ikatan sosial antar sesama umat manusia terutama pada saat-saat seperti ini di mana pandemik wabah virus corona sedang melanda dunia.

"Saya mengapresiasi semangat Tim dan relawan petugas gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima dan Kota Bima yang tidak kenal lelah menjadi garda terdepan. Mudah-mudahan nasi kotak yang kami berikan ini bermanfaat, apalagi mereka sedang bertugas,” ungkap Dae Dita sapaanya.

Di sisi lain, dia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona dengan membatasi interaksi sosial, seperti tidak bepergian, tidak berkumpul-kumpul, tidak berjabat tangan, menerapkan etika bersin dan batuk, membersihkan barang-barang yang sering disentuh dan sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih.


“Upaya-upaya tersebut diharapkan bisa menghentikan atau setidaknya memperlambat laju penularan virus corona. Mari bersama kita lawan COVID-19 ini, jangan sampai kita, keluarga kita, dan orang-orang yang kita sayangi menjadi korban. Tetap lakukan ibadah walau hanya di rumah dan jangan lupa untuk saling peduli dan berbagi kepada sesama kita yang membutuhkan,” tandasnya.

Petugas gugus tugas Perbatasan Kabupaten dan Kota Bima Doni serta Wulandari kepada media ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada Majenemen Tataya Café bekerjasama dengan BUMI yang sudah hadir dan berbagi nasi kotak untuk kami yang sedang bertugas.

“Kami yang mewakili petugas gugus tugas mengucapkan terimakasih kepada Dae Dita berserta rombongan, yang langsung hadir guna menengok langsung kegiatan tim pemantau (Covid-19),” pungkasnya.
Diberdayakan oleh Blogger.