Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, beserta sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima melayat di kediaman HS (14), korban pengeroyokan.Pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) beberapa hari yang lalu di Desa Campa Kecamatan Madapangga. (27/1/2020).

 
Hari itu, usai melantik sejumlah Kades di halaman Kantor Bupati, sekitar pukul 17:40 wita, Bupati menuju rumah duka di  Desa Campa. Ikut mendapingi Umi Dinda, Asisten II Setda Bima, Putarman,SE, Asisten III,  Drs Arifuddin HMY, anggota DPRD Kabupaten Bima, Azhar,SE dan Sekretaris Kominfotik Kabupaten Bima, M. Safi’i.

Selain itu hadir pula, Camat Madapangga,  M. Saleh, Bhabinsa Campa,  Serda Arifudin, Kades Campa, Taufik dan ratusan keluarga korban, yang ikut melayat.

Di rumah duka, Bupati  menyampaikan rasa duka yang dalam dan menjadi kewajiban kita untuk saling mewasiatkan. Menurutnya, apa yang dialami anakda HS, seharusnya tidak mesti terjadi.


"Kewajiban kita yang hidup menyampaikan rasa duka, menghibur keluarga yang dengan nasehat,’’ujar Bupati

Ia berharap, Pak Muhammad (orang tua korban) bisa bersabar menghadapi musibah itu. Dan meminta hukum dapat ditegakkan sesuai hukum berlaku.

"Karena pelaku sudah ditangkap,  maka mari kita jaga keadaan tetap kondusif ," tegas Bupati.

(Sumber : Prokom Setda Bima)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Dalam kunjungan kerja Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengunjungi warga desa Rai Oi, Desa Parangina, Desa Naru Barat dan Desa Bugis melihat dan membantu korban kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya di Kecamatan Sape pada Minggu (26/1/2020)


Dalam kunjungan, Bupati yang biasa disapa UMI DINDA ini mendapat sambutan antusias dari berbagai golongan masyakat desa setempat. Hal ini benar-benar membuktikan kecintaan mereka dan Kepercayaan masyarakat Desa Rai Oi, Desa Parangina, Desa Naru Barat dan Desa Bugis terhadap kemampuan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE untuk memajukan Kecamatan Sape dan Lambu khususnya Kabupaten Bima.

Sambutan yang benar-benar luar biasa ini membuktikan UMI DINDA masih diharapkan untuk melanjutkan pemerintahan Kabupaten Bima untuk lima tahun kedepan. Dimana-mana masyarakat menyalami, membisikkan bahkan meneriakkan yel-yel dukungan untuk UMI DINDA melanjutkan pemerintahan ke periode ke-2.


Aryanti, salah satu kaum emak-emak Desa Rai Oi, yang menginginkan UMI DINDA kembali memimpin Kabupaten Bima. Menurutnya, UMI DINDA merupakan pemimpin yang mampu membangun Kabupaten Bima kedepan lebih maju lagi.

"Menurut saya, UMI DINDA pemimpin yang masyarakat inginkan khususnya kami kaum Emak-emak. Karena UMI DINDA punya program-program yang berpihak pada masyarakat, makanya buat saya UMI DINDA harus jadi Bupati Bima kedua kalinya," kata Aryanti ketika menyapa UMI DINDA bersilaturahmi dengan kami dan melihat korban kebakaran kemarin Minggu, 26 Januari 2020.

Tak hanya itu, menurut Yanti sapaan karib Aryanti, hanya UMI DINDA sosok pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Bima. Hal itu terbukti ketika masyarakat mengundang UMI DINDA dalam suatu hajat. UMI DINDA pasti datang, tidak pernah absen kecuali beliau ada tugas luar.


"Saya dukung UMI DINDA 2 periode, baru UMI DINDA ni yang saya lihat sangat peduli dengan masyarakat, yang lain ? Ga ada. UMI DINDA itu kalau diundang masyarakat, pasti hadir. Makanya masyarakat senang sama UMI DINDA," katanya sembari terteriak hidup UMI DINDA lanjutkan

Kini, maju kembalinya UMI DINDA untuk kedua kalinya  sudah menjadi harapan bersama masyarakat Rai Oi. Sebuah harapan bahwa UMI DINDA bisa membawa masyarakat Kabupaten Bima makin sejahtera lagi.

UMI DINDA juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Rai Oi yang telah mendukung dan percaya kepada dirinya untuk terus memimpin Kabupaten Bima.


"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Rai Oi yang telah antusias mendukung dan mendorong saya untuk memimpin kembali Kabupaten Bima lima tahun lagi . Dan kita harapkan bahwa kita dengan masyarakat bisa bersama-sama membangun Kabupaten Bima ini yang lebih baik lagi," pungkas UMI DINDA

Kota Bima, jurnalexpose.com || Salah satu kegiatan dalam rangka mensosialisasikan program penanaman kembali hutan-hutan gundul yang ada di kawasan Kota Bima, Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH dan Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi serta masyarakat melakukan penghijauan di Oi Kapanca Doro Rite. (Minggu, 12/1/2020)

Kegiatan yang diinisiasi oleh Karang Taruna Kecamatan Raba bersama dengan masyarakat sekitarnya ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap hutan yang gundul dan keberadaan mata air di Kota Bima.


Walikota berharap dengan kembalinya hijau hutan yang ada. bencana dan dampak banjir bandang dapat diminimalisir.

Dalam sambutannya, beliau mengatakan pohon menjadi unsur utama dalam menjaga keselarasan lingkungan. Pohonlah yang mengeluarkan oksigen dan menyerap karbondioksida, udara menjadi segar. Pohon juga menjadi peneduh dalam cuaca panas dan hujan.

"Mari kita tanam pohon, hijaukan kembali lingkungan kita, agar keseimbangan alam terjaga", ujarnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri Senam Sehat Bersama KPM PKH Kecamatan Raba Kota Bima di Lapangan Pahlawan Raba (Minggu 12/1/20)

Acara dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Ketua TP PKK Hj Ellya HM Lutfi, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua DWP Kota Bima, Camat dan Lurah.

Senam yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bima ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh ratusan anggota PKH yang ada di Kecamatan Raba. Acara berlangsung mulai pukul 07.00 WITA. Diakhir acara dilaksanakan pembagian doorprize yang berisi berbagai hadiah menarik.


Kota Bima, jurnalexpose.com|| Staf Ahli Walikota Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Ir Gawis menghadiri kampanye lingkungan dan pembukaan lomba kebersihan, keindahan ketertiban (K3) dan pemanfaatan lahan pekarangan berbasis 5M (Minggu 12/1/2020)


Kampanye penghijauan ini diikuti oleh masyarakat dengan melakukan kampanye dengan lokasi start SDN 65 Kota Bima (Lokasi Kampung KB) dan finish di lapangan rasabou kelurahan Jatibaru Timur. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas DLH, Kepala Dinas Pertanian, Lurah Jatibaru dan masyarakat Jatibaru.


Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Walikota Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menanam pohon dimulai dari lingkungan sekitar kita. Pemanfaatan pekarangan merupakan salah satu upaya positif untuk menghijaukan lingkungan. Selain itu, dengan memanfaatkan pekarangan dengan berbagai tanaman seperti tanaman huah maupun sayur akan bermanfaat untuk kesejahteraan keluarga. 


Kota Bima, jurnalexpose.com || Dukungan yang mengalir dari para anak milenial, adalah bukti nyata pergerakan dari pemuda-pemudi yang peduli dengan perkembangan situasi politik saat ini, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, yang akan digelar pada September tahun 2020 nantinya.


Anak milenial atau pemuda-pemudi masa kini yang menamai dirinya sebagai Barisan Muda Umi Dindah (BUMI), siap mendukung Hj.Indah Dhamayanti Puteri SE, untuk menjadi Bupati Bima kedua kalinya, periode 2020-2025, menggelar silaturahmi Kamis, (09/1) di Surf Kafe kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima

Kegiatan silatrurahmi BUMI di tingkat Kecamatan ini di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Feriyandi S.IP, angota DPRD Kabupaten Bima dari Golkar Muhammad Ramdin SH, Dafulah S.Pd dan Diah Citra Pravitasari sebagai Penasehat BUMI serta puluhan pengurus Kecamatan.

Kepada awak media ini, Penasehat BUMI, Muhammad Putera Feriyandi S.IP mengatakan, bahwa pemuda jangan hanya berpangku tangan dan menjadi penonton dalam perkembangan perpolitikan di masa kini, hal itu dikarenakan anak milenial juga memiliki kesempatan yang sama dengan para senior dalam hal politik, untuk kemajuan daerah Kabupaten Bima.

"Sejatinya Pemuda BUMI, bukan sekedar penonton tapi menjadi pelaku dan siap berkontribusi, demi menyongsong Pilkada Kabupaten Bima dalam rangka memenangkan kembali IDP," ujar Dae Yandi sapaanya.

Tidak hanya soal politik, Dae Yandi menuturkan, para pemuda-pemudi yang saat ini disebut sebagai anak milenial atau generasi setelah Gen-X, hendaknya mau turut ambil andil dalam hal pemikiran-pemikiran yang dapat memajukan Kabupaten Bima kearah yang lebih baik lagi, terlebih, istilah anak milenial dikenal sebagai generasi yang kaya akan ide kreatif.

"Anak muda juga sebaiknya tidak hanya  menjadi penyalur ide saja, tapi juga harus bisa menjadi eksekutornya, karna kreativitas dapat diibaratkannya seperti mata uang  yang tidak diukur nilai atau nominalnya," tuturnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pada Tahun Anggaran 2019, sebanyak 360 Kelompok Industri Kecil dan Mikro (IKM) serta Kelompok Usaha Bersama yang tersebar pada 18 kecamatan di Kabupaten Bima menerima bantuan hibah mesin, peralatan dan bahan bagi IKM yang bersumber dari APBD Kabupaten Bima senilai total Rp 1,65 Milyar.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dalam sambutannya dihadapan Ketua DPRD, Wakil Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Kelompok penerima bantuan hibah Selasa (7/1) di Kantor Bupati Bima mengatakan, penyerahan bantuan hibah tersebut baru dapat dilaksanakan secara serentak setelah pencatatan SPJ dan adminsitrasi barang diselesaikan.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengingatkan para kepala desa untuk cermat dalam mencatat penerima bantuan. Saya harap para Kepala Desa memastikan dan mencatat setiap warganya yang sudah menerima bantuan dan yang akan menerima di tahun selanjutnya agar bantuan yang terbatas ini bisa dinikmati bagi setiap masyarakat yang memiliki usaha.

“Kepada masyarakat baik yang berwirausaha, nelayan dan petani agar memanfaatkan sebaik mungkin bantuan yang diberikan pemerintah. “Rawat dan simpan dengan baik peralatan yang diberikan oleh pemerintah sebagai tanda mata sebagai pengingat sebagai pengikat antara bapak/ibu dengan pemerintah”. Imbuh Bupati.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima Drs. H. Muzakkir M.Sc dalam laporannya mengungkapkan, nominal bantuan tersebut mengalami peningkatan 24 persen dibanding tahun sebelumnya senilai Rp 1,53 Milyar. “Dalam kurun waktu empat tahun terakhir sejak tahun 2016 hingga tahun 2019, Pemerintah daerah melalui Dinas Perindag telah merealisasikan bantuan bagi 1.296 IKM dengan total dana senilai Rp 5,45 milyar”. Paparnya

Muzakkir juga menegaskan kembali komitmen instansi yang dipimpinnya dalam menumbuh kembangkan IKM. “IKM Mempunyai kedudukan yang strategis dalam perekonomian daerah, hal ini dikarenakan jumlah unit usahanya yang besar, menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak dan produk yang variatif. Apabila IKM berhasi lditumbuh kembangkan, tentunya akan memberikan andil yang sangat besar dalam mewujudkan ekonomi daerah yang tangguh dan sektor industri mampu memberikan kontreibusi yang lebih tinggi terhadap PDRB Kabupaten Bima.

Bantuan yang diserahkan berupa mesin perbengkelan roda dua berupa kompresor, perangkat kunci dan alat tambal ban, mesin las dan perlengkapan berupa trafo las, gerinda tangan, bor, gerinda potong dan mesin peralatan mebel.

Peralatan lain yang diserahkan pada kesempatan tersebut yaitu Peralatan konveksi, mesin pengolahan pangan, pembuatan kue dan makanan, peralatan tenun dan benang, peralatan pangkas rambut, peralatan baru cobek, peralatan batako dan peralatan pengolahan kopi.

Kota Bima - Dinamikambojo, Walikota Bima H.M Lutfi, SE resmikan jembatan Dodu I Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Rabu (08/01).

Acara peresmian dihadiri Wakil Walikota Bima, Sekda, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ketu dan Anggota Komisi III, kepala - kepala OPD, Para Camat dan Lurah serta masyarakat setempat.


Kepala Dinas PUPR Kota Bima Muhammad Amin, S.Sos Melaporkan bahwa Jembatan Dodu ini merupakan jembatan yang rusak parah akibat dihantam banjir pada tahun 2016 lalu Sehingga tidak layak lagi untuk dilewati oleh masyarakat. Jembatan ini juga merupakan jalan alternatif bagi masyarakat baik maupun pengguna jalan, juga jalan ini merupakan penghubung kota Bima dan kabupaten Bima.

Pengerjaan pembangunan jembatan Dodu I menelan anggran 28 Milyar lebih melalui anggaran DAK 2019 yang dikerjakan mulai tanggal 3 Juli 2019 dan berakhir 29 Desembet 2019 sesuai dalam kontrak.

"Allhamdullilah atas dukungan semua pihak dan masyarakat dodu, sehingga pembangunan jabatan ini dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun.


Sementara Walikota Bima H.M.Lutfi, SE mengatakan jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat Dodu dan pengguna jalan pada umumnya. Sebagaimana komitmen kami bahwa Pembangunan harus di mulai dari timur, salah satunya pembanguna jembatan Dodu I. 

Karena wilayah Timur kata Walikota, juga merupakan pintu gerbang untuk saudara kita dari wilayah timur. Makanya harus ada keseimbangan dalam hal pembangunan. Pembangunan jembatan ini dibuatkan penahan tebing agar tidak cepat rusak pada saat banjir datang yang dapat merusak lahan pertanian dan permukiman.

Atas nama pemerintah daerah mengharapkan pada masyarakat Dodu untuk dapat menjaga jembatan dan alam, juga megingatkan pada masyarakat setempat agar pada saat penggerukan pasir jangan sampai masuk batasan jembatan yang dapat merusak bangunan jembatan.

Mari membangun kesadaran bersama demi menjaga pemangunan jembatan, Gunakan jembatan ini seoptimal mungkin. "Karena kami tidak ingin terulang kembali banjir seperti tahun lalu". Pesannya.(MD.002).

Kabupaten Bima, Jurnal Expose ||
Kelangkaan pupuk yang yang dirasakan oleh para petani mendorong warga Kecamatan Bolo melakukan pemboikotan jalan Lintas Sumbawa, tepatnya disebelah timur Desa Timu Kecamatan Bolo (Senin, 6/1/20)

Pemboikotan jalan dipicu oleh kelangkaan pupuk yang menjadi kebutuhan dasar para petani, pantauan media ini jalan Lintas Sumbawa tersebut terlihat macet total mengakibatkan dereta panjang kendaraan sepanjang satu kilo meter

Salah seorg pemboikotan jalan yg tidak ingin namanya disebutkan mengaku terpaksa pemboikotan jalan terpaksa dilakukan untuk mendapatkan perhatian pemerintah "kami terpaksa melakukan tindakan ini dengan maksud supaya pemerintah secepatnya mengakomodir keluhan kami" harapnya

Mendengar adanya aktifitas pemboikotan jalan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri menyempatkan diri untuk menemui pendemo dan terjadilah negosiasi sehingga pemboikotan jalan dapat dibubatkan dengan jaminan Pemerintah Daerah segera menanganinya

Apapun alasannya aktifitas pemboikotan jalan sangat tidak patut dilakukan karena mengganggu aktifitas pengguna jalan lainnya @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com ||
Sebanyak 21 orang Kepala Keluarga (KK) korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung menerima bantuan uang tunai sebesar total Rp. 214 juta. Bantuan berasal dari Anggaran Tak terduga tahun 2019 tersebut diserahkan Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, atas nama Bupati Bima, di Ruangan Bagian Kesra, Selasa, (31/12).


Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap dalam rilisnya menyatakan bahwa bantuan tersebut diarahkan untuk membantu pembangunan rumah tinggal bagi warga bukan untuk keperluan lain. Dan pada saatnya Pemerintah akan turun langsung di lapangan untuk memantau penggunaan bantuan tersebut.

Warga asal Desa Ntonggu dan Teke Kecamatan Palibelo, korban kebakaran bulan Oktober, beberapa waktu lalu itu sebanyak 11 KK. Mereka mendapat  bantuan uang tunai dengan total Rp 148 juta. Yang diterima masing-masing berfariasi.

Selain membantu korban kebakaran di Ntonggu dan Teke, juga diberikan pada korban angin puting beliung di Kecamatan Wera yakni di Desa Rangga Solo (Puting Beliung).

Di Kecamatan Donggo satu orang yakni di Desa Kalla, di Kecamatan Soromandi satu orang yakni di Desa Sampungu.

Di Kecamatan Lambu satu orang yakni di Desa Rato (korban  Puting beliung).

"Total Rp. 214 juta bagi 21 KK, korban bencana Kebakaran dan puting beliung," ujar Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, dikutip Kabag Humas.

Sementara, Hamidah (70) salah seorang warga asal Ntonggu, ketika ditemui di Bagian Kesra, Selasa lalu, menyampaikan rasa terima kasihnya pada Bupati Umi Dinda, telah membantu meringankan beban yang mereka alami.

Ia berjanji, bantuan yang diterimanya itu akan dipakai membangun rumah, yang sudah hangus dilahap dijago merah. Pasca kejadian kebakaran, praktis ia beserta keluarganya tinggal di tenda darurat.

"Syukur sudah dibantu, tiga bulan tinggal di terpal," akunya dalam bahasa Bima dan menyampaikan terima kasih, telah dibantu Pemerintah Dinda- Dahlan.

(Sumber : Humas Pemkab Bima)

Jakarta, jurnalexpose.com || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE menghadiri Acara Malam Kasama Weki Bima Dompu dengan agenda Malam Puncak Pemilihan Duta Budaya Rimpu dan Sambolo Tahun 2019 bertempat di Anjungan Provinsi NTB Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, (Jumat 27/12/2019).


Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH dan Hadir pula perwakilan kedutaan Maroko Mr Omar, Anggota DPR RI H Syafruddin ST MT, Prof Burhan Magenda, Drs HM Saleh Umar MSi, Ketua Umum BMMB Syarif Hifayatullah SH MBA CLA dan Ketua Himpunan Dompu Bapak Sofyan.

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Rimpu Indonesia H Dudi Fahrudin selaku panitia penyelenggara menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota Bima yang telah hadir. Ini merupakan bentuk perhatian Walikota Bima terhadap kelestarian seni dan budaya.


Dalam sambutannya Walikota Bima menyampaikan Khazanah budaya beragam yang kita miliki menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan dan menjaganya. Budaya menjadi identitas dan ciri khas daerah kita salah satunya adalah busana "Rimpu". Tugas kita adalah meperkenalkannya kepada dunia dan mengembalikan nilai-nilai budaya "Maja Labo Dahu" dalam kehidupan bermasyarakat kita.

Diakhir kegiatan Walikota Bima memberikan cinderamata berupa "Tembe Nggoli" salah satu sarung tenun khas Bima kepada Perwakilan Negara Maroko, Anggota DPR RI, Ketua BMMB Jakarta dan Ketua Rimpu Nusantara

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE melaksanakan Kegiatan BBGRM dan bertatap muka dengan masyarakat Ambalawi yang dipusatkan di Desa Kole, Kecamatan Ambalawi, Sabtu (21/12/2019).


Pada kesempatan itu Bupati Bima, juga melakukan kampanye pola hidup sehat yang digagas Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas Ambalawi. Sejumlah Siswa Sekolah Dasar dan Menengah ikut ambil bagian untuk bersama-sama makan buah-buahan sebagai bagian dari kampanye pola hidup tersebut.

‘’Kegiatan BBGRM diawali dengan senam massal bersama seluruh undangan,’’ujar Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, Sabtu, (21/12).


Bupati, menyampaikan rasa gembira dan terima kasih, kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ambalawi, Ketua dan segenap anggota panitia Pemilihan Kepala Desa, terutama TNI/ Polri atas terselenggaranya Pilkades yang lancar dan aman di Kecamatan Ambalawi.

"Ini semua atas kerjasama serta kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban hingga kondusif,"imbuh Bupati.

Yang menjadi perhatian khusus Bupati, kata Kabag, perlunya upaya dan keseriusan bersama untuk meningkatkan SDM masyarakat. Salah satunya meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Ambalawi.
Pada kesempatan tersebut Bupati, juga berdialog dengan para Kepala Sekolah dan Kepala Desa.


Menurut Bupati, semangat bergotong-royong bekerja sama membangun desa harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan demi membangun Kecamatan Ambalawi yang lebih baik. Kegiatan BBGRM tersebut juga dirangkaikan dengan sunatan massal oleh Puskesmas Ambalawi, menghadirkan 30 orang peserta.

(sumber : Humapro Kab. Bima)

1
Kota Bima, Jurnal Expose ||
Kendati diguyur hujan hanya beberapa menit Sambina'e nyaris tenggelam diterpa banjir gunung yang menyeret material gunung berupa batangan kayu, lumpur dan bebatuan (Sabtu, 21/12/19)


Kondisi menumpuknya material gunung yang terseret arus banjir yang memenuhi ruas jalan menjadi pemandangan yang sangat memilukan, betapa tidak ! terlihat masyarakat yang secara gotong royong membersihkan got yang terhalang oleh tumpukan kayu dan bebatuan


Zakariah yang lebih tenar disapa (om jek) pada media ini menuturkan bahwa "banjir gunung yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh adanya kegiatan pengerukan gunung yang dilakukan oleh oknum tertentu sehingga pemandangan banjir serupa ini tidak pernah terjadi sejak  sebelumnya" demikian tuturnya

Sementara Ridwan S. Ag selaku pengguna jalan sangat merasa terhalangi oleh adanya tumpukan material gunung yang menghalangi jalan "Sebaiknya pemerintah tidak lagi memberikan ijin pengerukan gunung dengan alasan apapun sehingga pada saat musim hujan seperti saat ini tidak ada lagi tumpukan material gunung yang terseret oleh banjir" imbuhnya


Menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama bila ingin sumber mata air tetap terjaga dan kekhawatiran adanya banjir gunung tidak akan selalu menghantui. @ry@


Kota Bima, jurnalexpose.com || Tim Siaga Bencana  Kelurahan (TSBK) se-Kota Bima menggandeng Pemerintah Kota Bima lakukan penanaman sekaligus penghijauan di sepanjang Jalan Gunung Kelurahan Rite sampai di Ndano Nae Kelurahan Ntobo. Kamis (19/12/2019)

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH didampingi oleh kepala DLH, Kepala BPBD beserta anggota Tim siaga bencana kelurahan dan Ketua Forum pengurangan resiko bencana juga hadir melakukan penanam bibit pohon.


Sebanyak 800 bibit pohon dengan beberapa jenis yang ditanam pagi ini seperti pohon sengon, mahoni, nangka, jambu mente dan kemiri,

Ketua tim TSBK mengemukakan, penanaman pohon tersebut dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris daerah kota bima dan dilanjutkan oleh seluruh angota tim TSBK dengan tema kegiatan "Kota Bima Tangguh, Kita jaga alam, Alam jaga kita”.

Sekretaris Daerah Drs. H.Mukhtar MH berharap dengan adanya penanaman ini agar bisa mengurangi resiko bencana banjir dan tanah longsor yang akan di hadapi pada musim hujan, ini juga distrategiskan untuk menghadapi pemanasan global.


Diakhir sambutan H. Mukhtar berharap Kepada seluruh tim siaga bencana kelurahan agar cepat menginformasikan kepada masyarakat mengenai kondisi sungai pada saat curah hujan tinggi sehingga  kita bisa mengantisipasi apabila ada bencana banjir

Kota Bima, jurnalexpose.com || Nama jalan-jalan di Kota Bima, dalam waktu dekat akan terlihat seperti layaknya di DIY Jogjakarta. Nama jalan ditulis dengan tiga jenis Aksara sekaligus.

Ini merupakan salah satu komitmen Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima untuk mengembalikan budaya Bima dan memperkenalkannya kepada generasi muda Bima.


Penulisan nama jalan dengan tiga jenis Aksara ini, mulai terlihat di Jalan Gatot Subroto Kota Bima. Nama jalan tersebut ditulis dengan Aksara Latin, Arab dan Aksara Bima. Penggunaan Aksara Bima ini seolah menjadi perwujudan dari mimpi para budayawan, yang didukung penuh oleh Pemerintah Kota Bima agar Aksara Bima dikenal dan dilihat pada banyak tempat. Untuk tahun ini ada 82 Nama Jalan yang akan ditulis dengan tiga jenis aksara ini.

Walikota Bima H Muhammad Lutfi menyampaikan bahwa penggunaan aksara Bima pada berbagai nama jalan di Kota Bima ini berdasarkan usulan masyarakat juga. Terutama, untuk penggunaan Aksara Bima agar lebih dikenal dan menjadi salah satu daya tarik orang datang ke Kota Bima.

"Bagaimanapun kita tidak boleh melupakan kekayaan budaya kita yang begitu banyak baik bahasa maupun seni. Khazanah budaya yang begitu banyak kita miliki harus kita lestarikan", ujarnya.

Dijelaskannya, penggunaan Aksara Bima dalam penulisan nama jalan menjadi bagian dari promosi budaya. Ini sinergi dengan usaha mewujudkan pembangunan di sektor wisata, seperti daerah lain yang suskes membangun sektor wisata dari segi budayanya.

"Bima memiliki budaya sendiri dan Aksara sendiri. Dengan penggunaan Aksara pada penggunaan jalan, jadi kita turut sosialisasi dan kenalkan Aksara Bima ke khalayak ramai," jelas Walikota.

Diharapkannya, masyarakat bisa menjaga apa yang sudah dibangun oleh pemerintah. Selain untuk daerah, aset yang dibangun selama ini menggunakan anggaran yang bersumber dari rakyat melalui penyerapan pajak.

"Kita jaga bersama. Papan jalan yang sudah dibuat, jangan dirusak, dilempar atau dicabut, " pungkasnya.

Penggunaan Aksara Bima, pemerintah melibatkan kalangan budayawan yang mengetahui dengan pasti seperti apa Aksara Bima salah satunya DR. Syukri Abubakar, M.Ag.

Selain itu, penulisan jalan ini juga menjadi salah satu harapan dan impian tokoh wanita inspirasi Bima yakni Almarhumah DR. Hj. Maryam Rachmat Salahuddin, SH, agar nama-nama jalan di Bima ditulis dalam bentuk tiga aksara : Indonesia, Arab Melayu & Aksara Bima

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemilihan Kepala Desa Ntoke Kecamatan Wera telah selesai dan setelah proses perhitungan didapatkan dua peserta, Nomor Urut 2 dan nomor urut 4 mendapatkan suara tertinggi dengan jumlah yang sama yaitu sebanyak 267 suara.


Panitia Pilkades setelah melalui konsultasi  dengan berbagai pihak diantaranya sekda, bagian BPMDes dan bagian hukum setda Bima, akhirnya menetapkan calon kepala desa ntoke no urut 4 Muhidin Usman telah di tetapkan sebagai kepala desa terpilih, dengan SK penetapan bernomor 31/BA.PNT/NTK/XII/2019. (Rabu, 18/12/19)

Konsultasi ini dilakukan untuk mendapatkan kejelasan hukum terkait dengan perolehan jumlah suara sama, calon kades no urut (2) ilham one dan no urut (4) muhidin usman dengan jumlah perolehan 267 suara

Ketua panitia ridwan yang di konfirmasi melalui telpon (rabu 18/12/19) menjelaskan bahwa arahan dari berbagai pihak baik sekda, bagian BPMDes dan bagian hukum setda bima untuk merujuk kepada aturan yang ada

Menurut mereka segala permasalahan menyangkut pilkades telah diatur dengan jelas baik pada proses pra maupun paska pemilihan, tinggal panitia yang akan menetapkan, tentunya merujuk pada
aturan yang telah ditentukan. Hal itu tertuang dalam pasal 42 huruf (c),(d) dan (e). Dalam huruf (c) dan (d) dipertegas oleh huruf (e).

Di mana dalam pasal tersebut mengatakan, dalam hal cakades yang memperoleh suara terbanyak sama dan jumlah perolehan suara terbanyak ditiap-tiap dusun sama maka penentuan cakades yang dinyatakan terpilih ditetapkan dengan perolehan suara yang lebih banyak pada dusun yang daftar pemilihnya lebih banyak.

"kami panitia pemilihan kades ntoke setelah berkonsultasi langsung menetapkan saudara muhidin usman no urut 4 warna biru sebagai kades terpilih dengan SK penetapan yang telah ditanda tangani secara bersama seluruh panitia, jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa hanya dalam waktu 2 hari diberikan ruang untuk penetapan hasil pemilihan sehingga jika permasalah hasil pemilihan tidak di tetapkan kades terpilih maka panitia di anggap cacat hukum

Selain itu, Menurut ridwan jika ada pihak yang berkeberatan atas penetapan ini kami persilahkan karna ruang itu tetap ada,  namun sampai saat ini belum ada pihak yang menanggapi atas dikeluarkan SK penetapan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pesta demokrasi tingkat desa dalam pemilihan Kepala Desa se Kecamatan wera Kabupaten Bima NTB telah berakhir, Dari lima desa yang berlangsung pemilihan, tiga Desa diantaranya yakni Desa Ntoke, Desa Tadewa, Desa Bala melaksanakan penghitungan suara setelah selesai pencoblosan. (senin 16/12/19)


Sementara dua desa yakni desa oi tui dan desa nangawera melaksanakan penghitungan suara esok harinya, (selasa 17/12/19)

Pantauan media ini saat proses pemilihan berlangsung didesa ntoke berjalan aman tertib dan damai, hanya saja pada saat penghitungan suara masing masing pendukung menikmati suasana dengan penuh ketegangan akibat saling kejaran suara antara no urut 2 dan empat. Hasil akhir pilkades ntoke menempatkan perolehan suara sama yakni no urut 2 an. Ilham One dan no urut 4 an. Muhidin Usman masing masing meraih 267 suara, calon no urut 1 an. Munawir Anwar sebanyak 216, no urut 3 an. Sudirman sebanyak 261 dan no urut 5 an. A. Muis Abdarab sebanyak 253 suara dari total pemilih tetap sebanyak 1.264 suara.

Sementara Desa Tadewa peraih suara terbanyak no urut 2 an. Edison Hamka sebanyak 376 suara, disusul no urut 3 an. H. Ishaka sebanyak 183 suara dan no urut 1an. Fardin, S.Pdi sebanyak 3 suara, sedangkan yang batal 3 suara dari total pemilih tetap sebanyak 562 suara.

Berikutnya Desa Bala jumlah suara masing-masing calon, nomor urut satu (1) Suaeb Ahmad mendapat 169 suara, nomor urut dua (2) Abdul Rifaid 427 suara, nomor urut tiga (3) Nursin H. Kasim 184 suara, nomor urut empat (4) Anwar, S.Pd 17 suara, dan nomor lima (5) Supriadin, S.Pd mendapat 257 suara.

Dipilkades Desa oi tui peraih suara terbanyak no urut 1 an. Sudirman yusuf dengan suara 256 disusul inskuben no urut 3 an. Nuhra H. Sarbini dengan perolehan suara 228  sedangkan no urut 2 an. Jufrin total suara sebanyak 216

Selain pilkades Desa Ntoke meraih suara sama, juga terjadi pada pilkades Nanga wera, antara no urut 1 umar, SH dan no urut 5 an. Aidah sama sama meraih suara 308 sementara calon lain no urut 2 an. M. Safei 218, no urut 3 an. Biderman 3 perolehan suara 302 dan no urut 4 an. Arsyad meraih suara 278.

Dalam pilkades yang dihelat bulan desember tahun 2019 ini terkesan menarik khusus desa ntoke dan Desa nanga wera karna calon kades mendapatkan suara sama, Menanggapi hasil sama pada pilkades Desa Ntoke dan desa nanga wera menjadi ajang perdebatan diskusi panjang terutama dimedsos, penyebabnya dari dua calon suara sama, siapa yang akan dikukuhkan dan dilantik...? Menanggapi isu ini salah satu calon no urut 4 muhidin usman yang dikinfirmasi melalui telepon menjelaskan dari hasil perolehan suara sama telah diatur berdasarkan regulasi yang ada baik dari perbup maupun pergub dan dari pasal pasal itu telah jelas mengisaratkan pada perolehan penyebaran suara " insya allah saya bisa pastikan dengan dasar perolehan suara penyebaran tiap dusun dari 7 dusun yang ada di desa ntoke, saya menang diempat dusun. Jelasnya

Raihan kemenangan cakades berlatar belakang Wartawan tersebut berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Hal itu tertuang dalam pasal 42 huruf (c),(d) dan (e). Dalam huruf (c) dan (d) dipertegas oleh huruf (e).Bunyinya, dalam hal cakades yang memperoleh suara terbanyak sama dan jumlah perolehan suara terbanyak ditiap-tiap dusun sama maka penentuan cakades yang dinyatakan terpilih ditetapkan dengan perolehan suara yang lebih banyak pada dusun yang daftar pemilihnya lebih banyak

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menyerahkan Seribu Sertifikat Tanah Untuk masyarakat, melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Tanah, (Rabu, 11/12/19).


Penyerahan dipusatkan di Gedung Uma Lengge Kecamatan Wawo, dihadiri Kakanwil Pertanahan NTB Slameto Dwi Martono, SH, MH, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bima Moh. Gholib Syaifudin, A.Ptnh, Forkopimda, Camat Wawo dan beberapa pejabat Lingkup Pemkab Bima.

"Bupati menyerahkan secara simbolis kepada 22 pemilik sertifikat. Kemudian sebagiannya akan diserahkan kepada Desa masing-masing" ujar Kabag Humas Setda Bima, M.Chandra Kusuma, AP.

Bupati, lanjut Kabag, menyampaikan terima kasih kepada Pertanahan yang telah melaksanakan Program PTLS dan Redistribusi Tanah. Mulai hari ini, masyarakat telah mendapatkan hak atau bukti kepemilikan yang sah tanpa pungut biaya.

Pemerintah melalui BPN berharap dengan diterbitkannya sertifikat, maka akan memperkecil sengketa yang terjadi. Baik menyangkut wilayah tanah, lebih-lebih batas wilayah desa yang sampai hari ini dibeberapa desa masih dipermasalahkan.

"Bahkan masih membutuhkan solusi dari kita bersama, "kata Umi Dinda melalui juru bicaranya.

Diakui bupati, masyarakat ada yang memiliki aset namun belum memiliki bukti kepemilikan yang sah. Pemberian langsung sertifikat ini untuk menyampaikan kepada masyarakat, begitu besar perhatian Pemerintah, Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Daerah.

Bagi seluruh masyarakat yang sudah memiliki haknya agar disimpan baik-baik dan pasti akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.


"Atas nama pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih, Kepada Kakanwil Pertanahan. Hari ini bersedia hadir di Kab Bima untuk menyerahkan langsung dan bertatap muka dengan seluruh masyarakat Kabupaten Bima," imbuhnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai melakukan Doa Dana bersama puluhan petani, Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama para petani didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bank BNI Cabang Bima melakukan penanaman pertama yang dalam bahasa Bima disebut "Mura Dana" di So Kumbe. (Kamis, 12/12/2019).


Dalam kegiatan penanaman pertama padi tersebut Walikota Bima berpesan kepada para petani membangun Empat komponen pokok pertanian, guna mewujudkan kesejahteraan petani.

Baca juga : Syukur dan Doa Keberkahan Musim Tanam, Walikota bersama Petani Gelar "Doa Dana"

“Dan untuk menuju petani itu ada beberapa hal yang tidak bisa dipisahkan, yaitu ilmu, air, bibit, dan pupuk. Empat komponen ini tidak boleh pincang. Maka saya mengajak kita semua untuk membangun Empat komponen ini jangan sampai putus. Kepada Dinas pertanian melalui para penyuluh diharapkan memberikan pemahaman kepada para petani agar para petani dapat meningkat produksinya,” ujarnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama puluhan petani melakukan Doa Dana dalam rangka Musim Tanam Tahun 2019/2020 di So Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. (Kamis, 12/12/2019)


"Kambali Mantoi" inilah yang menjadi dasar pertimbangan dilaksanakan kegiatan Doa Dana ini. Do'a Dana merupakan tradisi yang dilakukan menjelang panen padi juga mulai musim tanam tiba, hingga saat ini tetap di lestarikan oleh masyarakat Bima.

Tradisi tersebut sebagai ungkapan syukur kepada Yang Maha Kuasa, di tandai dengan makan bersama yang di gelar di tengah jalan, biasanya makanan yang di sajikan berupa bubur atau yang disebut oha karedo atau makananoha santa dengan ayam bakar. Tradisi ini sudah hampir punah, dan makin sedikit petani atau orang yang menyelenggarakan tradisi sebagai bentuk rasa syukur itu.

Hadir dalam kegiatan doa dana ini Kepala BNI Cabang Bima Bapak Amir, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima Ir Hj Rini Indriati, Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Lurah Kumbe, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tokoh masyarakat serta puluhan petani di So Kumbe.

Acara diawali dengan penjelasan Kepala BNI Cabang Bima tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani dan peternak. Ini dimaksudkan untuk membantu para petani dan peternak mengembangkan usaha tani dan peternakannya.


Sementara itu, Walikota Bima menyampaikan bahwa ke depannya Kota Bima harus memiliki daerah unggulan di masing-masing kecamatan dengan ciri kekhasan masing-masing wilayah.
Perubahan mindset akan membawa kita pada kemajuan.

"Saya ingin para petani mampu memanfaatkan lahan dengan sebaik-baiknya dengan menanami lahan perkebunan dengan tanaman palawija," ajaknya.

Baca juga : "H. Lutfi Gelar Penanaman Padi Pertama "Mura Dana" di So Kumbe"

Baginya pemanfaatan lahan perkebunan dengan pohon-pohon peneduh yang diselingi dengan cabe, tomat dan terong akan jauh lebih menguntungkan para petani.

"Jangan sia-siakan hamparan luas yang Allah berikan kepada kita", ujar Walikota Bima.
Diberdayakan oleh Blogger.