Kabupaten Bima, Jurnalexpose.com || Salah satu tolok ukur dari  keberhasilan suatu Pemerintah Daerah adalah ketika mampu menghadirkan Pemerintah Pusat untuk meninjau langsung program unggulan yang dicanangkan.


Pembuktian tersebut berhasil dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan HM Noer, Mpd yang biasa disapa IDP - Dahlan saat ini, Dimana Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Syahrul Yasin Limpo SH. M. Si. MH  berkesempatan untuk secara langsung menyaksikan panen raya bawang merah di Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima

Dalam pidato penyampaiannya Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri, SE  memaparkan dari 331 hektar lahan yang ada di Desa Risa ini hampir semuanya ditanami bawah merah yang hanya mengandalkan pasokan aliran air dari Dam Pela Parado sehingga sangat membutuhkan kehadiran Dam Keli yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumber air bagi petani yang ada di wilayah Woha

"Selaku Pemerintah Daerah kami sangat membutuhkan Dam Keli yg nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sumber air bagi para petani umumnya di Wilayah Kecamatan Woha dan lebih khusus untuk Desa Keli sehingga Kabupaten Bima akan tetap menjadi lumbung pangan secara nasional" harapnya

Ibarat gayung bersambut, Menteri Pertanian dengan tegas memerintahkan kepada Direktur LPSE Nasional untuk menyikapi usulan dari Bupati Bima sehingga menjadi skala prioritas usulan yang akan dipertimbangkan "Silahkan ajukan surat secara resmi sehingga Dan Keli akan menjadi skala prioritas kami di Kementerian Pertanian RI" tegasnya


Dalam.amar penyampaiannya Menteri Pertanian menegaskan bahwa dengan bertani itu tidak menjanjikan rakyat miskin, malah dengan bertani menjanjikan rakyat makmur. jadi bertani itu bukan tanggung jawab person tapi merupakan tanggung jawab kita semua sehingga negeri kita tidak akan pernah mengalami kekurangan pangan

Selain memberikan harapan kepada para petani, pak menteri pun tidak lupa pula menekankan pentingnya menjaga jarak untuk mengantisipasi bahaya corona, bahkan menganjurkan untuk tetap mempertahankan rendahnya angka yang terinfeksi corona di Bima dan umumnya di Wilayah NTB  @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.
Korban Puting Beliung Di Rompo Terima Bantuan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerinah Kabupaten Bima, menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga Desa Rompo, Kecamatan Langgudu yang menjadi korban bencana angin puting beliung, (Jumat 22/5/2020), 

Bantuan diserahkan Pemerintah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima dan langsung diterima para korban

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, langsung memerintahkan Kalak BPBD beserta tim untuk membantu. Karena dengan keadaan yang serba sulit dikepung Pandemi seperti ini, Pemerintah diminta untuk segera hadir.

‘’BPBD Kabupaten Bima, pagi ini saya intruksikan untuk memberikan bantuan tanggap darurat pada warga korban angin puting beliung yang terjadi pada (Kamis 21/5/2020) kemarin" ujarnya.

Hasil laporan ada sedikitnya empat  rumah yang rusak berat dan rusak sedang.

Kalak BPBD Aries munandar ST.MT, melaporkan bahwa, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari tupoksi satuan kerja BPBD, meringankan beban masyarakat terdampak bencana di tengah Pandemi Covid-19.

Kedepan, lanjut Kabag Protokol BPBD akan menyiapkan langkah-langkah strategis, mengatasi kemungkinan dampak kekeringan yang akan segera melanda daerah-daerah di Indonesia dan juga Kabupaten Bima. 

Tentu, dalam menghadapi bencana tersebut yang perlu dikedepankan adalah sikap mawas diri, membangun dan meningkatkan kapasitas demi penguatan kelembagaan dan mitigasi kebencanaan.
Diberdayakan oleh Blogger.