Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tinjau lokasi Dam Diwu Monca Kelurahan Lampe dan Sungai Bedi Kelurahan Manggemaci, pada Jum’at 11 September 2020.

Kegiatan dimulai dengan pengecekan lokasi Dam Diwu Monca Lampe kemudian sungai yang ada di Kelurahan Lampe. Setelah melihat-lihat sungai yang ada di Kelurahan Lampe Walikota Bima beserta rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Sungai Bedi Kelurahan Manggemaci.

Wali Kota Bima Tinjau Lokasi Pembangunan DAM bersama Tim BWS
Dalam tinjauan tersebut Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE menyampaikan untuk Tahun 2021 Pemerintah Kota Bima mendapatkan bantuan dari BWS sebesar Rp 4 Triliun yang direncanakan untuk pembangunan DAM Diwu Monca. Pembangunan DAM ini diperuntukkan untuk air irigasi, air baku dan juga DAM ini akan diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pariwisata baru. 

Diharapkan dengan pembangunan DAM ini selain itu bisa menampung air hujan dan mengurangi banjir kota bima juga menjadi tempat penampungan air baku sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima bisa terpenuhi.

“Pembangunan Dam ini nantinya diharapkan bisa menampung air hujan dan mengurangi resiko banjir”, jelas Wali Kota.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan gedung SPNF SKB Kota Bima, di Kelurahan Penatoi pada Jum'at 11 September 2020. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kadis Dikbud, Camat Mpunda, Camat Asakota, Lurah Penatoi dan Ibu Guru PAUD Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan harapannya agar peningkatan bimbingan pada anak usia dini ini semakin baik  lagi. Pendidikan Usia Dini menjadi dasar dalam pembentukan karakter yang kita tanamkan diluar lingkungan tempat tinggal juga dilengkapi dengan program-program dan buku-buku panduan kurikulum yang dibantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan rencana pembangunan DAM Diwu Monca yang rencanakan pada tahun 2021 melalui bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS). Diharapkan dengan pembangunan DAM ini bisa tersedia air irigasi dan air baku untuk memenuhi kebutuhan air pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan  penyerahan secara simbolis SKTB ijazah paket A, B dan C oleh Wali Kota Bima kepada para penerima yakni kepada masing-masing dua perwakilan. Selain itu, diserahkan pula sertifikat Guru PAUD yang lolos e-training tahun 2020 yang diikuti oleh 101 orang. 

TP PKK Kota Bima bersama Dinas Kesehatan Kota Bima menggelar acara Penyerahan Paket Sembako untuk tenaga kesehatan (Nakes) Sukarela se-Kota Bima di Gedung Seni Budaya Raba. (Kamis, 3/9/20).

Dalam Kegiatan tersebut diserahkan 468 bungkus Sembako dan diberikan lansung oleh Walikota Bima, H. Muh. Lutfi, SE, Ketua TP. PKK Kota Bima Hj. Ellia dan pejabat Dinas Kesehatan serta stake holder yang terkait.

walikota bima, H. Muh. Lutfi, SE dalam sambutannya berterima ksih kepada para Tenaga Kesehatan (nakes) Sukarela yg sudah bekerja secara maksimal dlm menghadapi pandemi covid 19 dan diharapkan dengan bantuan sembako tersebut jangan hanya dilihat dari nilai atau besar bungkusannya.

Sementara Ketua TP. PKK, Hj. Ellia berharap agar para Tenaga Kesehatan (nakes) dalam keterbatasan dan masa-masa pandemi Covid-19 dapat semakin meningkatkan pelayanannya dan selalu menjaga keselamatan serta menjalankan protokol kerja yang ditentukan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer, M. Pd, melakukan kunjungan kerja di desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Selasa (25/8).

Dalam kunjungan kerja Bupati dan wabup selain menyerahkan bantuan puluhan juta untuk pembangunan Masjid, juga diserahkan alat masak dan amplifire untuk PPK di masing masing dusun.

Saat melakukan kunjungan kerja ditiga desa tersebut, Bupati dan Wabup didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemda Bima, Camat dan Kepala desa masing-masing desa.

Lebih awal Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan uang pribadi untuk pembangunan Masjid desa Mpuri sebesar Rp25 juta, Rp35 juta untuk dua Masjid di desa Woro.

Selain menyerahkan bantuan uang tunia, dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan alat masak masing-masing PKK dan amplifier untuk masing-masing dusun di tiga desa.

Dalam kesempatannya, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, membangun apapun harus dilandasi dengan kebersamaan, supaya impian dan harapan dapat diwujudkan sesuai keinginan masyarakat.

"Jangan melihat besar dan kecilnya bantuan yang saya dan Pak Wakil berikan, nilai yang diserahkan sesuai tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat dan Pemdes yang saya terima secara pribadi," jelas Umi Dinda.

Kehadiran dirinya bersama Wakil Bupati membawa nama Pemerintah untuk menyelesaikan kunjungan kerja di tiga desa di Kecamatan Madapangga.

"Alhamdulillah kerja sama dan ikhlas semua elemen masyarakat dalam membawa Kecamatan Madapangga menjadi lebih baik," kata dia.

Kata dia, situasi Kantibmas betul-betul kondusif di Kecamatan Madapangga, ini semua bukan berarti kesuksessan TNI Polri, namun keberhasilan bersama.

"Mari kita dukung situasi kantibmas masing-masing wilayah untuk menciptakan kondisi yang lebih baik," kata dia.

Bupati berharap kepada masyatakat ditiga desa, untuk sama-sama menjaga hubungan antar sesama menjelang Pilkada, diingatkan berbeda pilihan jangan lantas dijadikan perpecahan.

"kita berhak memilih pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bima, maka pilihan itu sudah ada dihati masyarakat," kata dia

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka FGD Kader Lestari Fellowship Program (KLPT) 2020 di Begining Coffee Bar, LT 2 Arema Jln Gajah Mada, Kobi, Rabu 26/8/2020.

FGD dilaksanakan sehari oleh Sinergi NTB, dihadiri  para Kader Lestari, bekerjasama dengan Dinas DLH Kabupaten Bima, mengusung tema 'Jaga Hutan Untuk Masa Depan, NTB Hijau Untuk NTB Gemilang'.

Bupati Umi Dinda, mengaku sangat berbahagia bisa hadir dan membuka FGD yang diselenggarakan Sinergi NTB.

Menurut Bupati, yang menjadi catatan penting bagi kita adalah FGD seperti ini, memang harus dibatasi jumlah peserta agar lebih fokus mendeteksi dan merumuskan persoalan yang dihadapi.

Bupati Umi Dinda menyatakan bahwa, di berbagai kesempatan selalu menyampaikan pentingnya menjaga hutan dan menanam pohon untuk mengembalikan kondisi hutan yang ada di wilayah Kabupaten Bima.

"Sebagai generasi yang memiliki komitmen untuk pelestarian lingkungan dan hutan. Terima kasih Direktur Sinergi NTB. Kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan,"tegas Bupati.

Bupati berharap, Kader Lestari akan menjadi mentor di tengah masyarakat. Berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat, pentingnya menjaga kelestarian hutan. Bila perlu tema, yang diusung dalam FGD ini bisa dipampang di setiap sudut dan pojok agar masyarakat bisa mengetahui.

Kegiatan FGD ini, lanjut Umi Dinda, bukan saja hanya sebatas diskusi. Tetapi yang lebih penting adalah diimplementasikan di lapangan dengan serius.

Semoga terbentuknya Kader Lestari, selain menjadi mentor, juga bisa memantau kondisi kerusakan hutan termasuk menjelaskan kepada masyarakat luas, langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu direktur Sinergi NTB, Syamsul Hidayat mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Sumbawa. Sejak Sinergi NTB pertama kali terbentuk, pihaknya fokus dan menuntaskan tugas di Pulau Lombok.

Dijelaskan Syamsul, program Kader Lestari sudah terbentuk di empat Kabupaten yang ada di Pulau Sumbawa

Dengan tujuan, berusaha untuk menciptakan Kader Lestari yang nantinya bisa mengawal, menuntun untuk menghijaukan hutan yang ada di wilayah NTB.

FGD bertujuan meminta input atau masukan dari berbagai pihak. Kemudian dapat merumuskan sebuah langkah-langkah konkrit sebagai solusi untuk menyelamatkan kondisi hutan.

Direktur Syamsul mengaku, pihaknya telah bersepakat dengan Pemerintah Kota Bima, bahwa sosialisasi penangan lingkungan hutan, dimasukan dalam kurikulum muatan lokal.

"Semoga Kabupaten Bima, juga dapat bersama-sama dengan Pemkot Bima. Kebetulan formatnya sudah disediakan,"harap Syamsul. (ProKom)

Kabag Prokopim Setda Bima


M Chandra Kusuma Ap.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  dan Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan  HM Noor, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Selasa 25 Agustus 2020.

Kunker Bupati dan Wabup Bima ini, selain dampingi pejabat lingkup Pemkab Bima, juga ikut mendampingi adalah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Hj Sri Nuryati Mahfud dan anggota DPRD Dapil Bolo dan Madapangga, Azhar SE.

Kegiatan diawali di Desa Mpuri, dan dipusatkan di halaman Masjid Nurul Huda Mpuri. Ratusan simpatisan Bupati Bima tumpah ruah di jalan, menyambut dan ingin bersalaman dengan Bupati wanita pertama di NTB tersebut. Praktis jalan yang akan dilewati rombongan Bupati macet total.

Kades Mpuri, Abdullah, menyampaikan ucapan terima kasih atas Kunker yang dilakukan oleh Bupati Bima dan Wabup. Menurut Kades, masyarakatnya telah menunggu kehadiran Bupati dan rombongan sejak pagi hari.

"Akhirnya, yang kita ditunggu sudah datang,"ujar Kades Abdullah, di hadapan warga yang menghadiri acara sambung rasa tersebut.

Jelaskan Kades, bahwa situasi keamanan di Mpuri relatif aman. Tidak ada riak-riak ataupun gesekan-gesekan dari masyarakat yang dipimpinnya.


Sehingga dalam proses pembangunan di Mpuri  berjalan aman dan nyaman.

Khusus untuk pembangunan masjid raya Desa Mpuri, kata Kades, pihaknya telah mengumpulkan uang secara swadaya dari warganya dan terkumpul Lima Ratus Juta rupiah.

Kades meminta, untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Huda, Bupati Bima dapat membantunya, terutama untuk menyelesaikan pembangunan menaranya.

Sementara itu, Bupati Bima menyatakan, apa yang disampaikan oleh Kepada Desa adalah juga kita bersama.

Menurut Bupati, membangun membutuhkan kebersamaan semua masyarakat. Apalagi membangun masjid, itu adalah kewajiban kita bersama.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Mpuri, yang dengan penuh kesadaran telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Apa lagi menjelang dilakukannya pemilihan kepala daerah.

"Pilihan boleh beda, tetapi jangan merusak hubungan dan silaturahim,"ujar Bupati.

Bupati Bima, membantu uang secara pribadi untuk menyelesaikan menara masjid Nurul Huda, sebesar Rp. 20 juta. Dan bantuan yang diberikan tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.

Di Woro Bantu Masjid dan kegiatan Pemuda Rp 37 Juta

Dari Mpuri, Bupati Umi Dinda lanjut ke Desa Woro. Sepanjang jalan yang dilewati Bupati dan rombongan, masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu tumpah ruah di jalanan.

Tatap muka dilangsungkan di halaman Kantor Desa Woro. Kades Woro, Abdul Farid, dalam sambutanya meminta, agar Bupati dapat membantu anggaran untuk membuat sumur bor dan jembatan tani di So Ompu Wia.

"Trims atas Kunker yang dilakukan Bupati dan Wakil. Desa Woro masih aman terkendali. Mudah-mudahan dalam kepemimpinan saya  lima tahun kedepan jauh dari halangan dan rintangan,"harap Kades Abdul Farid.

Bupati Bima, mengaku terharu melihat sambutan yang dilakukan keluarga di Desa Woro. Menurut Bupati, Pemerintah hadir untuk memastikan program-program di desa, yang bisa dibantu melalui dana APBD.

Menghadapi musim kemarau, Bupati Umi Dinda meminta, masyarakat tetap bersabar. Bersama-sama menjaga sumber mata air agar tidak kering dan tidak terjadi krisis air berkepanjangan.

Karena, kata Bupati, saat ini, jangankan yang kekurangan air, yang banyak air saja pasti mengalami kekurangan air.

Bupati membantu secara Pribadi Rp. 25 juta untuk Masjid Nurul Hidayah dan Rp 10 juta untuk masjid At-taqwa, Dusun Rasabou Desa Woro. Diterima langsung oleh Kades Woro, kemudian diserahkan pada panitia pembangunan masjid.

"Ini murni bantuan pribadi kami. Pahalanya disedekahkan untuk almarhum H Ferry Zulkarnaen ST,"ujar Umi Dinda.

Selain membantu masjid, Bupati juga menyerahkan bantuan alat masak, alat-alat olahraga dan amply fire.

Sebelum melanjutkan kunjungan kerja di Desa Campa, Bupati dan Wakil menyempatkan diri mengunjungi kegiatan lomba olahraga bola volly, Tarik Tambang, lari karung, yang diadakan oleh Pemuda dan Mahasiswa Woro, di lapangan olahraga Desa Woro.

Bupati Umi Dinda, menyerahkan bantuan uang pribadi dua juta rupiah kepada panitia dan alat olahraga berupa bola voli dan net.

Di Campa Bantu Masjid Rp 50 Juta dan Serahkan 115 Lembar KTP Gratis

Di Desa Campa, kegiatan di langsungkan di halaman Kantor Desa Campa.

Sebelum tatap muka dilangsungkan, rombongan Bupati dan Wakil melaksanakan sholat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Huda, yang bersebelahan dengan Kantor Desa Campa.

Kades Campa, M Taufik SH,  menyatakan, atas nama masyarakat Campa, berterima kasih, Bupati dan Wakil beserta rombongan melakukan Kunker di Desa yang dipimpinya.

"Mudah-mudahan kehadiran Bupati dan Wakil membawa berkah bagi Desa Campa,"ujar Taufik.

Taufik mengaku, situasi keamanan di desanya relatif lebih aman dan terkendali. Karena kerjasama rakyat dan aparat keamanan, terutama Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kades melaporkan juga, bahwa pembangunan masjid Nurul Huda telah dilakukan.  Lebih kurang 90 persen merupakan swadaya masyarakat, putra dan putri Desa  Campa yang tersebar di berbagai Daerah.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, hingga selesainya pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak Desember mendatang.


Apa yang disampaikan Kades adalah harapan kita bersama. Kata Umi Dinda, kita harus memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk selalu bekerja.

Kepada semua perangkat desa,  jejak saat Pilkades dapat dihilangkan. Saatnya membangun bersama-sama dengan Kades terpilih karena menjadi pemimpin itu tidak mudah.

Di Campa, Bupati menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Huda, melalui Dana CSR dari Bank NTB sebesar Rp 50 juta dan menyerahkan KTP 115 lembar yang dicetak secara gratis, kepada usia pemegang pertama KTP. ( ProKom)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, membuka Konferensi Kabupaten, PGRI Bima ke 22 tahun 2020, di Gedung Sekretariat PGRI Kabupaten Bima, Jln Sulthan Alaudin,Tente, Kecamatan Belo, Sabtu 22/08/20.

Konferensi akan digelar selama dua hari (22-23 Agustus) dihadiri oleh Sekjen DPP PGRI H Ali Ahmad, Ketua PGRI Provinsi NTB Drs. M Yusuf M.Pd, Ketua PGRI Kabupaten Bima Drs. Syafiullah, M.Pd dan  menghadirkan 170 orang pengurus cabang se Kabupaten Bima.

Wakil Bupati (Wabup) Dahlan, mengatakan PGRI dan pengurusnya bisa profesional dalam menjalankan tugas. Dan percaya bahwa, siapapun yang terpilih dalam konverensi adalah orang-orang hebat,  yang sudah memiliki pengalaman  mengelola  organisasi. Selain itu juga taat asas dan hukum dan bertanggung jawab  dalam meningkatkan SDM.

"Dalam proses pemilihan Ketua dan Pengurus lainya dapat dilakukan secara fair,"ujar Wabup di hadapan ratusan jajaran pendidik.

Wabup menegaskan, sebagai organisasi profesi ke depan, PGRI Kabupaten Bima harus menunjukkan kinerja nya di hadapan masyarakat, mengawasi anggota-anggotanya.

Agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi mereka dengan baik. Serta membangun karakter anak bangsa.

"Bila perlu, memproduksi kader-kader hebat yang akan diangkat menjadi pejabat,"tegas Wabup.

Wabup yang juga, Ketua DPD   Partai Gerindra Kabupaten Bima ini, meminta pengurus PGRI dan seluruh jajaran, saatnya untuk berorientasi kepada hasil dan kualitas  kader  bukan semata-mata berorientasi kepada uang. Sudah saatnya, guru melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Bima, Drs. Syafiullah M.Pd mengatakan, konferensi Kabupaten PGRI adalah forum organisasi tertinggi di tingkat kabupaten, sebagai bentuk implementasi konstitusi organisasi.

Menurut Syafiullah, konferensi Kabupaten diselenggarakan setiap lima tahun. Untuk menilai hasil kerja pengurus PGRI Kabupaten selama masa bakti tahun 2015 sampai 2020.

Selain itu, konferensi juga ajang pemilihan pengurus PGRI Kabupaten Bima, masa bakti XXII tahun 2020 sampai 2025, serta penyusunan program kerja organisasi untuk 5 tahun kedepan.

Konferensi Kabupaten mempunyai makna yang sangat penting, bagi gerak dinamika organisasi. Karena merupakan rencana strategis dari keseluruhan visi misi. Dan Strategi program kerja organisasi dan pendidikan, khususnya di Kabupaten Bima.

Dijelaskan Syafiullah, perjalanan kepengurusan PGRI 5 tahun dalam kepemimpinannya, menunjukkan peningkatan dan perubahan.

"Namun demikian, organisasi PGRI ini juga tidak lepas dari berbagai persoalan,"aku Syafiullah.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat terasa dalam mendukung gerak maju organisasi.

"Untuk itu, melalui kesempatan yang berbahagia ini, mewakili pengurus PGRI Kabupaten Bima masa bakti XXI tahun 2015-2020, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemkab Bima. Atas dukungan yang sungguh tidak mampu kami sebutkan satu persatu,"tegas Ketua PGRI Syafiullah.

Demikian juga, lanjut Syafiullah, kepada kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Kepala UPT Dikbudpora Kabupaten Bima beserta jajaran, yang tidak pernah mengeluh menyokong setiap kegiatan PGRI.

Dan yang telah menjadi Mitra harmonis PGRI, mengurus pendidikan dan guru di Kabupaten Bima.

Kepada seluruh peserta konferensi, Syafiullah mengajak untuk selalu meningkatkan kinerja dan kompetensi sebagai guru yang baik. 

Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi guru Indonesia yang dinamis, terpercaya, kuat dan bermartabat. Untuk menyempurnakan pengabdian dalam mewujudkan guru yang profesional sejahtera dan terlindungi.


Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menggelar silaturahmi sekaligus meninjau Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Bima, Jum'at (21/08) Peninjauan ini diagendakan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah.


Kunjungan didampingi oleh Kabid Dikdas dan unsur dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima disambut oleh Kepala sekolah beserta jajarannya.

Kepsek SMPN 8 Kota Bima, Ridwan S.Ag mengatakan bahwa kehadiran Walikota Bima dalam rangka agenda silaturahmi sekaligus meninjau kondisi sekolah ini, juga Walikota menyempatkan diri melihat pagar sekolah yang sudah rusak akibat diterjang Banjir tahun lalu. Tuturnya.


Dimana Wali Kota berharap agar dinas terkait segera mendata kerusakan yang ada untuk dilakukan perbaikan.

Saat berkeliling Wali Kota Bima melihat bangunan dan lapangan sarana dan prasarana olahraga volly dan basket bagi para siswa yang perlu dilakukan perbaikan terutama pagar sekolah. Karena menurut Wali Kota peningkatan sarana prasarana belajar siswa akan berpengaruh pada meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada.
Dijelaskannya bahwa Pemerintah Kota Bima terus berupaya meningkatkan sarana prasarana utamanya pada sektor pendidikan. Upaya ini dilakukan agar dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 25 orang Juru Pungut Pajak yang memiliki  kinerja terbaik dalam melakukan penagihan  PBB P2 Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang terjaring dari 192 Juru Pungut desa Se-Kabupaten Bima menerima penghargaan dari Bupati dan Wakil Bupati Bima.


Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis kepada Empat Besar Terbaik Senin (17/8) oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi RI tingkat Kabupaten Bima di Halaman Kantor Bupati Bima.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi SE mengungkapkan, "Juru Pungut Berprestasi tersebut berhasil mencatatkan penagihan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) Tahun Anggaran 2019 yang secara nominal dan persentase mereka relatif lebih tinggi dari yang lainnya.


Keempat nama tersebut yaitu terbaik I Idris H. Soga, (Juru Pungut desa Sumi - Lambu) mendapatkan hadiah 1 unit sepeda motor merk Yamaha, sedangkan terbaik II Adharmuddin, (Juru Pungut desa Rato - Bolo), Terbaik III Ambo, S.Sos, (Juru Pungut desa Naru Kecamatan Sape) dan Terbaik IV Ishaka Mansyur, (Juru Pungut Desa Pandai - Woha) masing-masing mendapatkan hadiah Handphone. Demikian halnya kepada 21 orang terbaik lainnya mendapatkan hadiah handphone.

Adel menambahkan, masing-masing kecamatan  minimal ada 1 perwakilan JP berpretasi yang dipilih berdasarkan realisasi PBB P2 tertinggi secara nominal dan persentase  dari tiap  kecamatan.


Pemberian reward kepada para JP ini yang didanai dari APBD kabupaten Bima sebagai bentuk penghargaan kepada JP untuk meningkatkan motivasi dan kinerja mereka dalam melalukan penagihan PBB P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan).

Pemerintah Daerah berharap,  ke depan, pemberian hadiah ini dapat memotivasi JP dalam meningkatkan realisasi pencapaian pendapatan khususnya dari PBB P2". Terang Adel.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima meraih penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia atas prestasinya sebagai kabupaten dengan capaian response rate yang melebih target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online bulan April 2020.

Piagam penghargaan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia diserahkan oleh Kepala BPS Kabupaten Bima Drs. Sapirin mewakili Kepala BPS Pusat sesaat setelah Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Ke- 75 Kemerdekaan RI tingkat kabupaten Bima Senin (17/8/2020) di halaman Kantor Bupati Bima

Dikatakan Sapirin, capaian ini tidak terlepas dari peran Pemkab Bima yang luar biasa dalam hal ini Bupati Bima melalui Kabag, Kabid di jajaran setda, Dinas terkait (Dukcapil, Kominfostik, BPMDes, Dikes, Dikbudpora, Bappeda, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Bima) yang selalu mensupport kegiatan SP2020.

"Termasuk antusiasme masyarakat dalam ikut serta berpartisifasi dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online". Terangnya.

Terkait tahapan, pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 ada dua yakni Sensus Penduduk Online yang dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2020, diperpanjang sampai Mei.

Sensus Penduduk wawancara yang dalam rencana awal dilaksanakan bulan Juli, namun karena pandemi Covid-19 diundur menjadi bulan September 2020. "Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi daerah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan". Jelas Sapirin.

Secara khusus, Sensus Penduduk wawancara  diawali rekruitmen 450 petugas secara online Minggu II Agustus yang berasal dari semua desa di wilayah Kabupaten Bima. Kemudian dilakuka Pelatihan petugas secara online pada minggu ke III Agustus 2020 dan Rapid test petugas pada minggu ke IV Agustus.

Pelaksanaan kegiatan lapangan pada Bulan September 2020 dengan menyesuaikan kondisi tiap wilayah dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Dua proses utama pelaksanaan yakni:pemeriksaan daftar penduduk bersama Ketua RT dan pencacahan penduduk menggunakan kuesioner yang diisi mandiri atau didampingi petugas sensus. Urai Sapirin.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan usai menerima piagam penghargaan. "Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima baik Perangkat Daerah, Camat, Kades, Ketua RT, tokoh masyarakat, termasuk satgas covid-19 berkewajiban mendukung seluruh tahapan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020) baik secara online maupun wawancara.

Bupati memberikan apresiasi atas kerja keras tim BPS Kabupaten Bima. "Dalam situasi yang tidak normal akibat Pandemi Covid-19, pelaksanaan SP 2020 tentunya membutuhkan upaya-upaya yang luar biasa dengan mengedepankan  koordinasi dan komunikasi dalam berbagai jenjang". Jelas Bupati

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Silaturrahim yang digagas oleh Komandan KOREM 162/WIRA BHAKTI dengan FORKOPIMDA BIMA DAN KOTA BIMA beserta Toga, Tomas, Topa serta beberapa elemen lainnya dan turut  dihadiri oleh Bupati/Wakil Bupati Bima dan Walikota/Wakil Walikota Bima diaula Pemkot Bima

Suasana silaturrahim tersebut berlangsung sangat khidmat yang diawali dengan nyanyian bersama lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pidato pembukaan oleh H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima red)

Dalam sambutannya H. muhammad Lutfi memuji bapak korem 162 yang secara rutin lakukan silaturrahim dengan seluruh msyarakat pulau sumbawa dan lebih khususnya masyarakat bima

"Kami sangat apresiasi dengan keberadaan Bpk Komandan KOREM 162 yang secara rutin bersilaturrahim dengan kami disini sehingga kami pun merasa nyaman dan merasa terlindungi dari sisi kamtibmas" jelasnya

Sementara KOMANDAN KOREM 162/WIRA BHAKTI, BRIGJEN TNI AHMAD RIZAL RAMDHANI, S. Sos, SH, M. han, mengaku sangat merasa terhormat serta bangga dengan penerimaan oleh Pemda Bima dan Pemkot Bima sehingga merasa berada dalam suasana kekeluargaan

"Secara pribadi saya merasa seperti berada ditengah-tengah keluarga sendiri saat ini dengan penerimaan yang luar biasa dari kedua pemerintah daerah Bima dan Kota Bima, jujur saya sangat merasa terhormat" ujar pria ganteng dengan pangkat satu bintang dipundaknya dan merupakan sejarah pertama di Wilayah NTB dipimpin oleh Jenderal ber bintang satu

Dalam acara silaturrahin tersebut Bpk DANREM berikan presentase tentang bahaya pandemi covid 19 yang menurut data resmi telah ada sejak tahun 1918 di Spanyol dengan gejala flu berat yang melanda negara tersebut

"Begitu pula pentingnya untuk mengantisipasi bahaya narkoba yang menurut data resmi bahwa Bima merupakan daerah kedua setelah Kota Mataram dengan tingkat bahaya narkoba kemudian tingkat perkelahian antar kampung juga harus diwaspadai" pesannya

Acara dikemas dengan potong tumpeng HUT ke 49 tahun hari lahirnya Bapak H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima) @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, beserta rombongan dilaksanakan di Kecamatan Wawo, Rabu 5/8/2020.

Sedikitnya, Lima desa yang ada di Kecamatan Wawo didatangi oleh Bupati wanita pertama di NTB tersebut.

Bupati Umi Dinda beserta rombongan, mengawali Kunkernya di Desa Riamau, yang dipusatkan di kantor desa setempat.

Namun, sebelum pertemuan tatap muka dilaksanakan, Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan drainase sepanjang 300 meter, yang bersumber dari Dana ADD Desa Riamau sebesar Rp 180 juta.

Kades Riamau Adisan, mengaku pembangunan drainase tersebut merupakan pembangunan tahap kedua yang menggunakan dana  ADD desa. Pada tahap pertama, pihaknya mengerjakan proyek rabat Gang senilai Rp 290 juta di tiga titik, sepanjang 500 meter. Dan akan dilanjutkan dengan pembuatan penting air di 5 titik dengan anggaran Rp 160 juta.

Kades Adisan mengaku rakyatnya telah merdeka, karena telah menikmati jalan yang sudah di hotmix oleh pemerintah daerah. Hanya saja yang masih perlu dibantu adalah dua Mushola dan satu masjid yang ada di Desa yang dipimpinnya.

Sementara itu, Bupati Umi Dinda berharap dana ADD Desa bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat. Para Kades dapat memprogramkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan tetap melakukan konsultasi dan koordinasi, sehingga tidak menimbulkan saling curiga.

Terhadap hutan yang berada di kawasan tutupan agar tetap dijaga dan dilestarikan keberadaannya, sebagai sumber mata air bagi masyarakat.
 
Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan berupa, alat olah raga, alat-alat masak, benang untuk kelompok tenun dan mesin pemotong kucit.

Usai  di Desa Riamau, Bupati dan rombongan menuju Desa Raba. Tatap muka dilangsungkan di lapangan olahraga Desa setempat. Sejumlah Kepala Dusun (Kadus) dan RT menyampaikan harapan dan kebutuhan mereka.

Bupati mengakui, melalui Dinas tehnik Pemerintah telah membangun sarana air bersih bernilai miliaran rupiah di Desa Raba. Bupati Umi Dinda berharap, apa yang telah dibangun bisa dijaga dan dirawat  keberadaannya oleh masyarakat.

Dari Desa yang berada ujung Timur Kecamatan Wawo tersebut, Bupati beserta rombongan menuju Desa Kombo.

Selain meresmikan Polindes,  Bupati  juga bertatap muka dengan masyarakat Desa Kombo  yang dipusatkan di areal Polindes yang baru di bangun tersebut .

Dalam laporannya, Kades Kombo mengaku, bahwa warganya tidak ada yang mengganggu lahan yang masuk dalam kawasan hutan tutupan negara, untuk menanam jagung, padi, maupun bawang yang menjadi kebutuhan pokok warganya.

Kades mengaku bahwa lahan tersebut akan dijaga bersama-bersama dengan masyarakatnya. Dan akan menanam kembali bawang putih yang sudah 20 tahun tidak pernah ditanam oleh masyarakat di  Desa Kombo.

Di Desa Kombo,  Bupati menyerahkan bantuan alat masak masing-masing dusun dan bagi Kader PKK.

Kunjungan kerja Bupati dan rombongan berakhir di Desa Maria. Sebelum mengakhiri Kunker di Desa Maria, Bupati melangsungkan Kunker di Desa Kambilo, dipusatkan di lapangan Desa Kambilo. 

Pemerintah Desa Kambilo menyampaikan terima kasih atas pembangunan yang telah dilakukan. Dan menyampaikan penghargaan, karena Bupati dan rombongan menyempatkan diri untuk melaksanakan Kunker di Kambilo.

Di Desa Maria, Bupati dan rombongan mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan wawo.

Bupati Umi Dinda, memberikan bantuan uang secara pribadi kepada Masjid Nurul Yaqin, Desa Maria,  uang sebesar Rp 40 juta.

Di hadapan para jama'ah Masjid, Bupati berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Yaqin. Kemudian bisa segera dimanfaatkan oleh para jamaah dan masyarakat. (ProKom Setda Bima)


Kabag Prokopim setda Bima

M Chandra Kusuma AP.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, menggelar Diklat Keterampilan Tekhnis bagi Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PK2UKM), di Hotel La Ila, Kota Bima, Selasa, 4/8/2020

Diklat dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Bima, Drs. H.Arifuddin HMY.

Diklat dilaksanakan mulai 4 sampai 7 Agustus 2020, diikuti oleh 27  peserta dari pengurus masing-masing koperasi dan UKM di wilayah Kabupaten Bima.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, Iwan Setiawan SE, dalam laporannya mengatakan, tujuan diklat itu untuk meningkatkan kapasitas SDM bagi pengelola koperasi dan UKM, juga mendorong peningkatan usaha koperasi.

Sementara itu Asisten III Setda, Bima, Drs. H. Arifuddin mengatakan, sebagai soko guru perekonomian Indonesia, mempunyai peranan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemerintah Kabupaten Bima, berusaha untuk meningkatkan Kualitas SDM terutama dalam pengelolaan koperasi melalui Pendidikan dan Latihan.

Karena, kata asisten III diera Modern sekarang ini terjadi perubahan paradigma atau cara pandang, terutama pada sisi pengelolaan koperasi atau badan usaha.

Kita juga harus menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada, seluruh perangkat atau SDM yang handal, terampil di bidangnya harus dipersiapkan.

"Dalam pengelolaan koperasi, di butuhkan SDM yang berkualitas dan mempunyai daya saing," tegas Arifudin.

(ProKom Setda Bima)

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Momentum halal bi halal pasca perayaan Iedul Adha 1441 H. sengaja dimanfaatkan oleh jajaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bima (Dikbud red) untuk melakukan silaturrahim dengan Walikota Bima di Pandopo Kediaman (1/8/2020)

Silaturrahim jajaran Dikbud tersebut sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mempererat hubungan silaturrahim dengan sesama, terutama antara jajaran pendidikan dengan Walikota Bima

"Kami sengaja memanfaatkan momen halal bi halal pasca Idul Adha ini dengan maksud untuk merekatkan hubungan dengan sesama terutama menjalin silaturrahim dengan bapak Walikota dengan harapan ada motivasi bagi kami semua untuk memajukan dunia pendidikan kedepannya" demikian ungkap Kabid Dikdas Dikbud, Taufik Rahman, S. Pd

Harapan yang sama disampaikan oleh Gufran, S. Pdi (kasek SDN 35 Nungga), semoga momen silaturrahim dengan Bapak Walikota akan dapat menggenjot semangat dan etos kerja dari kami semua sehingga dunia pendidikan tetap menjadi garda terdepan

"Pasca kami diberikan kepercayaan untuk menjadi Kepala Sekolah baru kali ini kami dapat bersilaturrahim langsung dengan Bapak Walikota, Insya Allah kami semua akan menjadi garda terdepan bagi penyediaan generasi cerdas untuk menyongsong era millenial ini "ungkapnya dengan penuh semangat

Sementara itu H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima) menegaskan pentingnya pendidikan tetap berjalan sebagai mestinya meskipun ditengah ancaman pandemi covid 19 yang terus mengintai

"meskipun langit akan runtuh akan tetapi pendidikan tidak boleh berhenti, dalam hal ini dinas tidak boleh terlalu mencampuri urusan rumah tangga sekolah, biarkan sekolah berkreasi dengan managemen sekolahnya masing2 sehingga sekolah pun dapat berkembang dengan baik serta maju" demikian tegas beliau

Ditengah merebaknya pandemi covid 19, aktifitas dunia pendidikan tidak boleh berhenti meskipun dunia akan runtuh. Gunakan metode apapun sehingga proses pendidikan tetap berjalan sebagai mana bisanya @ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melantik sebanyak 29 pejabat administrator dan  pengawas serta 1 (satu) orang pejabat fungsional di lingkungan pemerintah Kota Bima. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Walikota Bima Nomor 821.2/1546/BKPSDM /VII/2020 tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bima dan surat keputusan Walikota Bima Nomor 821.2/1547/BKPSDM/ VII/2020 tentang pengangkatan jabatan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsuri SH dan Hj Anggraini, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Para Staf Ahli, Para Asisten, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah lingkup pemerintah Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik atas amanah yang dipercayakan. Dipesankannya agar jabatan dimaknai sebagai amanah dengan sungguh-sungguh sehingga benar-benar dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai tersesat dengan hal-hal yang merugikan diri sendiri.

"Tegakkan loyalitas integritas karena kita disumpah untuk hal itu dan akan dimintai pertanggung jawaban masing-masing. Saya percaya bahwa yang dilantik pada hari ini mempunyai kemampuan sesuai kapasitas masing-masing", ujar Wali Kota.

Diharapkannya pula bahwa birokrasi yang ada untuk menghindari bermain politik. Diimpikannya Kota Bima ini nantinya akan dapat sejajar dengan kota-kota besar lainnya. Tentu untuk mencapai mimpi itu diperlukan SDM yang berintegritas dan mempunyai loyalitas yang tinggi.

"Saya ingin meletakkan pondasi jabatan yang kuat, tidak ada budaya sogok menyogok. Begitu banyak mimpi percepatan pembangunan yang saya inginkan, bagi yang tidak bisa bekerja pasti saya geser. Karena itu maknailah pasang surut dalam berkarir itu biasa membuat kita semakin tawadhu, jangan ketidaksabaran membuat kita terbuai", jelas Wali Kota Bima dihadapan seluruh pejabat yang dilantik.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa sejak awal kembali ke tanah kelahiran diniatkannya untuk meletakkan pondasi sistem yang baik dimana kesejahteraan masyarakat dikedepankan,  karenanya pemberdayaan masyarakat menjadi agenda utama pembangunan saat ini.

"Pemberdayaan masyarakat anggarannya kita perbesar agar semua masyarakat bisa meningkat kesejahterannya. Ada moral tanggung jawab saya melakukan perubahan. Jika semua berjalan sesuai dengan rel daerah kita ini akan jadi daerah yang maju", ungkapnya.

Oleh karena itu, diinginkannya pambangunan yang ada bergerak dengan birokrasi yang tepat dan handal. Tidak ada budaya transaksional dalam pengangkatan ASN yang ada di Kota Bima dan pembangunan dikonsentrasikan dengan gagasan pro rakyat.

"Jika kita ikhlas untuk daerah kita maka apa yg kita cita-citakan dapat kita raih bersama", ajaknya mengakhiri sambutannya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah keberhasilan Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR, kembali Kabupaten Bima berhasil menempatkan  wakilnya yaitu Inovasi Gerakan Bersama Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan  Gizi dan Anemia (GEBRAK BIMANTIKA) dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.


Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Senin (27/7) mengungkapkan, mengacu pada hasil evaluasi, selama ini penanganan masalah kesehatan masih bersifat sektoral dan umum sesuai kebutuhan masing-masing program/sektor tersebut. Sehingga belum optimal menurunkan angka stunting.

"Karena itu, keberhasilan Gebrak BIMANTIKA masuk ke posisi 45 nasional menjadi motivasi tersendiri bagi kegiatan pencegahan  dan penanggulangan masalah kesehatan termasuk stunting di Kabupaten Bima". Ungkap Bupati IDP.

Dikatakan Bupati, Inovasi Gebrak Bimantika menjadi alternatif baru dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting  dengan melibatkan semua stakeholder baik Perangkat Daerah, organisasi orofesi, Ormas, kecamatan, desa dan masyarakat itu sendiri.

Dengan demikian, penanganan masalah kesehatan menjadi  lebih spesifik dan terarah dengan menyasar kelompok bermasalah gizi, yaitu balita stunting dan Ibu Hamil  dan Anemia". Urai Bupati.

Sebelumnya, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.IP M.Si mengatakan, berdasarkan surat pengumuman Kementerian PAN RB RI nomor B/190/PP.00.05/2020 perihal TOP 45 inovasi pelayanan publik tahun 2020 dan 5 pemenang outstanding achievement of Public Service innovation  KIPP di lingkungan Kementerian/lembaga, Pemda, BUMN BUMD Tahun 2020 menetapkan inovasi pelayanan publik yaitu Gebrak BIMANTIKA sebagai salah satu inovasi yang masuk sebagai TOP 45 KIPP Tahun 2020 Kementerian PAN RB RI.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Dalam rangka menunjang dan meningkatkan kualitas pelayanan KB bagi masyarakat Pemerintah Kota Bima melalui Dinas PP dan KB menyerahkan sarana kesehatan keluarga berencana kepada Bidan dan PKB se-kota bima, yang dilaksanakan di Halaman kantor dinas PP dan KB kota bima, Kamis (24 Juli 2020).

Penyerahan secara simbolis sarana kesehatan dilakukan oleh Walikota bima H. Muhammad Lutfi, SE dan didampingi oleh Asisten bidang pemerintahan dan kesra setda kota bima Drs. H. Supratman M.AP, Kepala dinas PP dan KB beserta jajarannya, hadir pula Dr. H. M. Natsir (Kepala RSUD Kota Bima), Bidan Praktek Mandiri, dan Penyuluh KB.

Laporan kepala dinas PP dan KB kota bima Nurjanah S.Sos menyampaikan menyampaikan sarana kesehatan pelayanan KB yang diserahkan kepada Bidan dan PKB merupakan visi misi Walikota dan Wakil walikota bima yaitu pencapaian standar pelayanan minimal dalam pelayanan kesehatan, jelasnya.

Adapun beberapa bantuan yang diberikan yaitu : Lemari obat sebanyak 11 Unit ( Tempat penyimpanan alat dan obat Kontrasepsi/ALOKON ), obgin Bed sebanyak 11 unit (Tempat tidur pasien), IUD KIT sebanyak 11 set (Alat yang digunakan untuk memasang atau melepas IUD/Spiral), dan PLKB KIT sebanyak 24 paket (Sarana kerja bagi petugas lapangan KB), untuk KIE KIT (alat peraga penyuluh KB). Tambah Kadis PP dan KB.

Dalam sambutan Walikota bima H. Muhammad Lutfi, SE menyampaikan keluarga berencana sangat penting mengingat keluarga berencana sebagai kunci dalam mencegah ledakan penduduk, disamping itu juga bagaimana keluarga ini menjadi keluarga sejahtera. Sudah pasti dengan memiliki 2 anak bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, saya menginginkan tidak hanya sekedar diberikan alat kontrasepsi tapi juga mampu meningkatkan taraf hidup.

Walikota bima berharap kepada dinas PP dan KB kota bima agar terus berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya untuk terus membimbing, mengedukasi, dan memberikan arahan kepada masyarakat yang selama ini kurang pengetahuan akan pelayanan KB. Harapnya.

“masih banyak masyarakat kota bima di daerah-daerah pinggiran memiliki anak lebih dari 2 orang padahal umurnya masih belia, bagaimana dengan taraf ekonomi keluarga kedepannya.?” Ungkap H. Lutfi.

Diharapkan juga untuk penyuluh KB yang ada di kota bima agar tidak menyerah dan tetap semangat untuk terus bersosialisasi tentang pentingnya jaga jarak kehamilan dan penggunaan alat kontrasepsi bagi masyarakat. Harapnya.

Memang ada persoalan di dinas pendidikan tentang adanya program KB seperti berkurangnya murid-murid tapi ini juga menjadi alasan untuk memarger beberapa sekolah.

“Jangan sampai dengan banyaknya bangunan sekolah masyarakat juga harus mencetak banyak anak.” Ada salah satu yang harus di korbankan seperti di margernya sekolah-sekolah yang ada. Jelas walikota.

H. Lutfi juga berharap kepada anak-anak nantinya agar bisa menciptakan sumber daya manusia yang bermanfaat dan berguna nantinya.***

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer, melakukan tanam Raya bawang merah, di So La Muja Desa Naru Kecamatan Sape, (Rabu 22/07/20)

Tanam Raya bawang merah ini dirintis oleh Pemerintah Desa Naru juga UPTD Dinas Pertanian Kecamatan Sape, dilakukan secara serentak selain di So La Muja, juga dilakukan di So Promo, So Peto, So Ncara, So Raba Dore dan So Sari dengan total luas lahan 177 hektar.

Kades Naru, Ilham H Abdullah melaporkan, luas lahan pertanian di Desa Naru 117 hektar. Akan ditanami bawang secara serentak seluas 99 hektar oleh enam Kelompok Tani. Sedangkan sebagian lahan masih ditanami padi.

Kades Ilham mengaku, Tanam Raya secara serentak ini setelah direncanakan sejak dua bulan lalu, melalui musyawarah mufakat.

"Disepakati pada 22 Juli ini dilakukan tanam raya secara bersama-sama,"ujar Ilham.

Pada kesempatan tersebut, Kades juga melaporkan kondisi saluran irigasi pertanian sepanjang 3 KM di So La Muja, yang sudah rusak sehingga sulit dilalui air yang dibutuhkan para petani. Saluran irigasi tersebut, Kata Kades, belum sempat tertangani melalui Dana Desa.

"Mudah-mudahan ada tambahan dari anggaran perubahan, untuk para petani kami yang berada di desa Naru,"tambah Kades Ilham.

Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HM Noer, mengaku, Tanam Raya secara serentak ini, adalah sesuatu yang baru semoga hasilnya bisa berlimpah.

"Pola tanam secara serentak ini, bisa diikuti oleh wilayah-wilayah lain di Kabupaten Bima,"ujar Wabup.

Kemudian pada saat panen pun, kata Wabup yang biasa disapa Babe ini, bisa dilakukan panen raya bersama-sama.

Terkait dengan permintaan Kepala Desa, untuk memperbaiki irigasi, Babe meminta Dinas terkait segera menganggarkan melalui Anggaran Perubahan.

Kemudian kepada para Penyuluh Pertanian, tetap melakukan penyuluhan kepada kelompok-kelompok Tani, agar komoditas bawang merah, menjadi komoditas unggulan di seluruh Indonesia.

Sumber : ProKom Setda Bima

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan mushollah Al Ammin Al yudha lingkungan Kendo I Kelurahan Kendo ( Minggu 19/7/2020).

Saat peletakan, Wali Kota Bima didampingi oleh Staf Ahli Walikota, Asisten Pemerintahan dan Kesos dan beberapa kepala OPD terkait.

Kebanggaan luar biasa juga diungkapkannya pada saat itu kepada masyarakat kendo yang secara gigih membantu serta mendukung Pemerintah Kota Bima dalam penanganan covid-19 di Kota Bima.

"Saya sangat bangga dengan kebersamaan dan komitmen masyarakat Kendo dan pada kesempatan ini saya mengajak masyarakat untuk bekerjasama menciptakan kelurahan yang bersih dan kamtibmas yang kondusif di wilayah kita. InsyaAllah dengan kerjasama semua pihak kita dap menciptakan Kota Bima yang bermartabat", ajak Wali Kota.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kota Bima mendapatkan bantuan perahu wisata dari Bank BTPN Syariah. Penyerahan bantuan dilaksanakan di destinasi wisata pantai Lawata Kota Bima pada Kamis 16 Juli 2020 dan diterima langsung oleh Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE dari perwakilan BTPN Syariah Cabang Bima.

Bantuan Perahu Wisata dari Bank BTPN Syariah Cabang Bima sebanyak 1 (satu) unit ini akan dioperasionalkan pada Obyek Wisata Pantai Lawata Kota Bima.

Program bantuan ini merupakan bagian dari ucapan terimakasih kepada komunitas nasabah Bank. Nasabah BTPN Syariah Kota Bima yang selama ini sudah memberi kepercayaan yang luar biasa kepada Bank BTPN Syariah untuk terus mendampingi masyarakat prasejahtera produktif untuk terus tumbuh di seluruh penjuru indonesia.

“Jangan lelah untuk mendampingi mereka dalam mengembangkan usaha terutama kreatifitas dan keragaman dagangannya”, harap Wali Kota.


Diberdayakan oleh Blogger.