Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Bima. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, Jurnalexpose.com || Peduli Atas Bencana banjir bandang yang melanda masyarakat Kabupaten Bima yang terjadi pada Jum'at (2/04/21) lalu, Indonesia OF - Road Federation (IOF) Pengcab Bima menyalurkan 1.400 paket Bantuan bagi korban banjir di 4 Kecamatan. Sabtu (10/04/21).

Ketua IOF Pengcab Bima, Aris Dedi Munandar, ST mengatakan, bantuan ini berkat adanya Kepedulian dari gabungan, IOF Pengcab Bima, Bijac (Bima Jep Adventure Community), IOF Lombok Timur, IOX Adventure Club, Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Bima dan (IOSKI) NTB.

Kata Nandar, adapun sejumlah paket bantuan yang kami salurkan sebanyak 1.400 paket yang akan dibagikan pada 4 Kecamatan. Di antaranya Kecamatan Madapangga, Bolo, Woha dan Belo. Jelasnya.

Penyerahan dimulai dari wilayah Kecamatan Madapangga, Tim IOF dan IOSKI langsung beranjak menyerahkan bantuan di Kecamatan Bolo. Selanjutnya tim kembali menyelesaikan penyaluran menuju Kecamatan Belo, Woha dan Monta.

Aris Dedi Munandar, ST Selaku ketua IOF Pengcab Bima juga menyampaikan terima kasih pada IOF Pengcab Lombok Timur, IOX dan IOSKI Kota Bima dan IOSKI NTB dan semua rekan-rekan anggota IOF Pengcab Bima
serta Bijac (Bima Jep Adventure Community) atas partisipasi dan Sumbangsihnya sehingga penyaluran paket bantuan ini berjalan lancar dan sukses.

"Semoga kepedulian ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir". Tuturnya

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bima, Masa Bakti 2021-2025, dilaksanakan di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Senin 12 April 2021, pagi, oleh Ketua DPW LASQI Provinsi NTB, Hj. Niken Septarini W. SE.,M.Sc.

Turut hadir pada pelantikan 44 orang pengurus LASQI Kabupaten Bima tersebut yakni Wakil Bupati Bima, Drs.H Dahlan M. Noer, Ketua Umum DPD LASQI Kabupaten Bima, Hj Rostiati, S.Pd, Kepala Kemenag Kabupaten Bima dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Bima.

Sebelum acara pelantikan dimulai, diawali dengan persembahan Qasidah ‘Sanggar Ladiha’ dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lasqi Kecamatan Wawo. Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan Nama Dewan Pengurus Lasqi Kabupaten Bima oleh Sekretaris Umum DPW Lasqi Provinsi.

Tampil sebagai Ketua DPD Lasqi Kabupaten Bima, masa bakti 2021-2025, Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, Sekretaris Umum, Sukardin, S.Sos, dan Bendahara Umum Hartati, SE.

Ketua DPW Hj. Niken Septarini W. SE.,M.Sc, mengucapkan selamat pada Pengurus yang baru dilantik. Selamat bekerja, semoga berkah dan membawa Kabupaten Bima meraih prestasi khususnya di dunia seni dan Qasidah

Dijelaskan Niken, DPD Lasqi Kabupaten Bima adalah yang pertama yang sudah memiliki Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lasqi di tingkat kecamatan.

‘’Dengan tangan dingin ibu ketua, semoga Lasqi Kabupaten Bima menjadi hebat dan berkembang,’’ujar Niken.

Dengan adanya Lasqi, kesenian dalam dunia Islam Bisa diarahkan menjadi alternatif hiburan untuk masyarakat. Dan  Kabupaten Bima dengan potensi sumber daya yang ada, bisa menjadi juara di tingkat provinsi.

Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, mengatakan atas nama Pemerintah Kabuputen Bima, sangat mendukung pembentukan DPD Lasqi Kabupaten. 

Dengan terbentuknya Lasqi ini akan semakin memperkuat dan terbangun komunikasi yang baik antara Pemerintah dengan DPD Lasqi, terutama dalam menyiarkan nilai-nilai budaya islami.

Wakil Bupati berharap, semoga Qasidah di Kabupaten Bima; Dana Mbojo, dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif, berada ditangan dingin para Pengurus Lasqi.

‘’Mengembangkan  seni religi dipadu dengan kearifan lokal. Sehingga memberikan warna dalam bingkai seni islami yang berkembang di Nusantara,’’tambah Wabup.

Sementara itu Ketua DPD Lasqi Kabupaten Bima, Hj. Rostiati, mengatakan setelah pelantikan, berharap pengurus langsung rapatkan barisan, meyusun dan melaksanakan program, terutama pengukuhan Lasqi di masing-masing Kecamatan.
‘’Lasqi Kabupaten Bima harus semakin maju dan berprestasi,’’ungkapnya. 

Dijelaskan Rostiati, yang juga sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bima ini, DPC Lasqi di masing-masing kecamatan sudah dibentuk.

Oleh karena itu, secepatnya menunjukkan karya terbaik dalam dunia Seni dan Qasidah. Agar bisa berprestasi di tingkat Provinsi hingga di tingkat Nasional. 

‘’Kami mohon arahan dan bimbingan Ketua DPW Lasqi NTB,’’tambah Rostiati. 


Mataram, Jurnal Expose || Kisruh hutang piutang 26 Milyar mulai memasuki babak baru dan kian memanas, setelah Somasi Pihak Dita (Adik Bupati Bima) melalui kuasa hukumnya Taufiqurrahman, SH yang dilayangkan pada oknum anggota DPRD Kabupaten Bima dari Partai Nasdem Edi Muhlis, S.Sos beberapa lalu (29/3/2021) tidak digubris/tidak diindahkan.


Taufiqqurahman, SH selaku kuasa hukum Dita mengatakan dengan tegas akan menindaklanjuti tuntutan dari somasi tersebut yaitu jika 1 x 24 tidak diindahkan maka langkah hukum selanjutnya akan dilakukan dengan melaporkan Edi Muhlis, S.Sos ke Pihak Berwajib (Polda NTB).

"Hari ini, Senin (1/4/2021) sebagai bentuk keseriusan dan kesungguhan  klien kami yang telah merasa difitnah dan dirusak nama baiknya atas pemberitaan yang melibatkan beliau dalam kisruh 26 Milyar.  telah melaporkan Edi Muhlis, S.Sos ke Polda NTB" ujarnya.

Taufiqqurahman menambahkan, pihak kliennya (Dita) berharap setelah pelaporan ini dilakukan, biarlah pihak yang berwenang (Polda NTB) yang akan membuka dan menjelaskan tabir dari isu-isu yang yang saat ini marak dan berkembang di masyarakat. Dengan pelaporan ini nanti terjawab dengan jelas siapa yang bermain dan mengambil keuntungan dari kisruh kasus Hutang piutang 26 Milyar. (JE02)

Kabupaten Bima Jurnal Expose || Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bima Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dihadapan Rapat Paripurna DPRD yang disampaikan Senin (29/03) di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima memuat sejumlah capaian dan hasil evaluasi penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan.

Dari sisi anggaran, total pendapatan Tahun Anggaran 2020 setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp. 1.774 Triliun realisasi per tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp. 1.743 Triliun atau mencapai 98,30 persen. Pada Rapat Paripurna tersebut, Bupati IDP juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan.

Meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19 kita masih dapat mencatat prestasi yang cukup membanggakan antara lain Dibidang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Ungkap Bupati.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Sebanyak 150 guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Bima, mengikuti seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep).

Direncanakan, seleksi Cakep tahun 2021 ini akan laksanakan tiga tahap, yaitu tahap awal (seleksi Administrasi), tahap kedua (Seleksi Tertulis), dan tahap ketiga (Tes Wawancara).

Kegiatan tersebut kerjasama Pemkab Bima dengan LPMP NTB dan LPPKS Solo. Dibuka oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, di Aula Rapat Utama, kantor Bupati Bima, Godo-Woha, Senin 29 Maret 2021, pagi.

Ikut hadir pada kegiatan yang dilaksankan di setiap tahun tersebut, Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, tiga orang tim asessor dari LPPKS Solo dan tujuh orang dari LPMP NTB.

Bupati Umi Dinda dalam sambutanya mengatakan, seleksi Cakep dilaksanakan untuk memenuhi stok Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Bima.

Sehingga, mengharuskan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga sebagai leading sektor untuk melaksanakannya.

Menjadi Kepala Sekolah, atau pemimpin pada lembaga pendidikan harus memiliki ilmu dan kemampuan manajerial. Mengarahkan sistem pendidikan dan memastikan peserta didik menerima sistem, sesuai regulasi yang ada.

Dijelaskan Bupati, setiap mengikuti seleksi kemudian kita dinyatakan lulus dan memperoleh prestasi, maka itulah cita-cita yang diharapkan semua orang. Tidak boleh juga memastikan lulus tanpa berusaha dan berdo’a.

‘’Terima kasih kepada peserta. Jadikan seleksi ini sebagai ajang pembelajaran dan menimba pengalaman berharga bagi Bapak dan Ibu,’’ujar Bupati, dihadapan ratusan peserta seleksi.

Menurut Bupati Umi Dinda, jika suatu saat diberi amanah untuk memimpin salah satu sekolah, maka sebagai kepala sekolah harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan atasan atau bawahan. Karena hal itu sangat penting.

Tunjukkan bahwa Bapak dan Ibu dipilih karena kemampuan yang dimiliki. Bukan karena dekat dengan Kepala Dinas, Bupati ataupun Wakil Bupati.

Kasek merupakan, penuntun setidaknya bagi peserta didik dalam sebuah lembaga pendidikan yang dipimpin.

Oleh karena itu, Bupati mengajak, semua peserta Cakep untuk tidak berhenti membaca, selalu belajar dan mau mendengarkan arahan-arahan orang lain.
‘’Bapak dan Ibu adalah penentu cerdasnya dunia pendidikan di Kabupaten Bima ini. Tetaplah menjadi ASN yang tidak melanggar peraturan yang ada, demi memajukan dunia pendidikan kita,’’tambah Bupati.

Bupati wanita pertama di NTB ini menyampaikan terima kasih kepada Ketua LPMP NTB dan LPPKSP Solo, sudah bekerja sama dengan Pemkab Bima.

Demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bima. Semoga sekolah kita bisa mencetak peserta didik yang memiliki ahlak baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pumuda dan Olah Raga, Kabupaten Bima, Zunaidin S, Sos, MM, mengatakan para guru yang mengikuti seleksi Cakep tahun 2021 ini, tentu ingin lulus semua. Mereka adalah utusan sekolah masing-masing dan dipilih sesuai dengan penilaian sekolah.

‘’Saya berharap, dalam proses seleksi nanti lulus semua. Karena kalianlah yang akan memanage sekolah nanti. Manfaatkanlah potensi-potensi yang ada di sekolah dengan tetap memperhatikan tugas pokok dan fungsi yang ada di sekolah,’’ujar Kadis.

Dijelaskan Kadis Zainudin, potensi yang ada di masing-masing sekolah dapat diberdayakan untuk memajukan dunia pendidikan. Dan bernilai ibadah di kemudian hari.

Kepala LPMP: Jadilah Kasek Yang Membuka Kunci Kesuksesan

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB H. Selamet Riyadi, M.Pd, mengatakan Kepala Sekolah merupakan pemegang kunci sebuah sekolah. Yang membuka sukses adalah kepala sekolah.

‘’Jadi, jangan menjadi Kepala Sekolah hanya simbol saja. Jadilah kepala sekolah yang membuka kunci kesuksesan bagi semua orang,’’ujar Slamet, dalam arahannya dihadapan ratusan Peserta Seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep) se Kabupaten Bima, di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Godo-Woha, Senin 29 Maret 2021, pagi.

H. Slamet yang hadir mewakili kepala LPMP NTB ini, berharap, semua peserta Cakep yang akan diujinya bisa lolos semua. Dan pada akhirnya menjadi Kepala Sekolah yang hebat. Mampu meningkatkan dan memajukan Pendidikan di Kabupaten Bima.

Dijelaskan Ketua TIM dari LPMP ini, dirinya bersama Ketua Tim LPPKSPS, Solo, (juga sebagai Lead Assesor LPPKS, Seleksi Substansi Cakep Kab Bima), Suharto Sisar, S.Pd, MT, akan bekerja mulai hari ini. Menggali potensi yang ada pada masing-masing peserta sebagai calon.

‘’Kami datang dari Mataram dan Solo. Mencari calon apakah memiliki potensi untuk menjadi pemimpin di sebuah lembaga pendidikan atau tidak. Harapan kami, para calon bisa memberikan hasil yang baik dan dinyatakan layak menjadi pemimpin pada sebuah sekolah,’’tambah Slamet.

Tim seleksi dari LPPKSPS, Solo berjumlah tiga orang dan LPMP NTB 7 (Tujuh) orang. Total sepuluh orang. Sedangkan peserta yang mengikuti Seleksi Substansi Cakep berjumlah 150 orang dengan rincian tingkat Sekolah Dasar (SD)121 dan SMP 29 orang. (ProKom)


Kabag Prokopim Setda Bima



M Chandra Kusuma AP

1

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pernyataan terbuka Anggota yang sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S.Sos dalam Jumpa Persnya terkait dengan kasus Hutang Piutang 26 Milyar di Kantor DPRD beberapa hari yang lalu menuai kritik dari Saudari Dita yang disebut sebagai salah satu pihak yang terlibat. Sebagai bentuk protes keberatan dan penolakan, Dita melalui kuasa hukumnya Taufiqurrahman, SH telah melayangkan Somasi kepada Anggota DPRD tersebut. Senin, (29/3/2021).

Sebelumnya dalam Jumpa pers yang dilakukan Edy Muhlis, S.Sos yang telah diberitakan di beberapa media online dan dibagikan di media Stream Youtube, menjelaskan adanya keterlibatan Dita yang merupakan adiknya Bupati Bima sebagai direktur Koperasi Bumi Bahari Sejahtera (BBS) sebagai salah satu koperasi yang terlibat dalam lingkaran hutang piutang 26 Milyar dengan PT. Green.

Faktanya, Dita membantah dengan tegas bahwa dirinya tidak mengetahui, memiliki  apalagi menjadi direktur Koperasi Bumi Bahari Sejahtera (BBS). Dan merasa dirugikan karena semua pernyataan yang menyangkut dirinya tidak benar dan fitnah. “Ini alasan kenapa saya melayangkan somasi terbuka kepada Edy Muhlis. Dan saya akan terus melakukan upaya hukum jika Somasi ini tidak indahkan dalam 1 x 24,” kata Dita dalam jumpa pers secara daring, Minggu (28/3/2021).

Somasi terbuka yang dilayangkan Taufiqurrahman, SH selaku kuasa hukum dita, merupakan bentuk keberatan dan keresahan kliennya yang merasa nama baiknya dicemarkan dan difitnah. Dan meminta agar 1 x 24 Edy Muhlis, S. Sos melakukan jumpa pers untuk meminta maaf dan menyatakan kliennya tidak terlibat.

Somasi ini bisa menjadi bukti penting tidak adanya keterlibatan kliennya dalam kasus Hutang piutang 26 Milyar yang saat-saat ini hangat dibicarakan di masyarakat. “Selain kepada yang bersangkutan Edy Muhlis S.Sos, somasi ini kami sampaikan juga kepada Badan Kehormatan (BK) dan Ketua DPRD Kabupaten Bima serta pimpinan partai politik,” katanya. (JE02)




Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menyerahkan bantuan uang secara pribadi kepada Muhammad, warga Dusun Nggaro Lembo, RT. 04 RW 02, Desa Oi Kaci, Kecamatan Sape, yang rumahnya dilalap jago merah, pada Kamis 25 Maret 2021, beberapa waktu lalu.

Jutaan rupiah bantuan pribadi, untuk suami istri di Desa Oi Maci tersebut, diserahkan langsung Bupati Umi Dinda, pada Sabtu, 27 Maret 2021, siang. Didampingi Wakil Bupati Drs H Dahlan HM Noer, dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Bima.

Sebelum menerima bantuan dari orang nomor satu di Pemkab Bima itu, beberapa jam pasca musibah yang menghanguskan rumah panggung beserta isinya, Muhamad beserta istri, telah menerima bantuan sosial dan bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bima.

Kepada korban, Bupati menyampaikan rasa duka yang mendalam. Dan bisa bersabarkan atas musibah yang dialami. Karena, kata Umi Dinda, musibah dan ujian datang tidak ada yang bisa menduganya.

"Kami hadir untuk menyemangati keluarga yang sedang musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban yang dihadapi Muhammad sekeluarga,"ujar Umi Dinda, saat menyerahkan bantuan.

Bupati, yang juga Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, menghimbau keluarga di Desa Oi Maci, untuk tetap waspada.

Memastikan kompor dan sumber-sumber pemicu adanya kebakaran, tetap dalam kondisi aman. Sebelum meninggalkan rumah, keluar ke ladang atau pun pergi berbelanja.

"Semuanya diperiksa dan pastikan dalam keadaan aman,"lanjut Bupati.

Sebagaimana diberitakan bahwa kebakaran yang terjadi di Dusun Nggaro Lembo RT 04 RW 02, Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, terjadi pada Kamis 25 Maret 2021.

Satu unit rumah panggung milik Muhamad (Suami) dan Sumarni ( Istri) rata dengan tanah.

Akibat kejadian itu, seluruh harta benda hangus terbakar. Api sangat cepat berkobar. Warga yang ikut memadamkan api tidak mampu menyelamatkan barang milik korban.

Kebakaran, terjadi sekitar pukul 8:20 Wita, pagi, diduga karena adanya arus pendek. Saat kejadian, Sumarni, istri Muhamad seorang diri di rumah. Sedangkan Muhamad sedang berada di ladang. Putra dan putri korban telah berangkat ke sekolah. 

Kabupaten Bima, Jurnal Expose ||Bupati Bima meresmikan Puskesmas di Kecamatan Tambora dengan Bangunan megah berlantai dua yang dibangun diatas lahan seluas 1 ha tersebut menyerap total anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2020 senilai Rp. 15,1 Milyar. (18/3/2021)

Selain bangunan Puskesmas sarana dan prasarana lainnya yang dibangun pada lahan tersebut adalah rumah dinas, pengadaan mobil Ambulance, mobil Puskesmas Keliling double gardan, pengadaan empat unit kendaraan roda 2, instalasi pengolahan limbah, penyediaan alat kesehatan (Alkes) dan pengadaan Genset.

Tarian “Wura Bongi Monca” yang ditampilkan para siswi yang tergabung dalam Sanggar Harapan Kecamatan Tambora menyambut Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE, Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer bersama rombongan yang terdiri dari para Asisten, Kepala Perangkat daerah dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Kepala Taman Nasional Gunung Tambora, Kepala Balai POM Bima serta MUSPIKA Kamis (18/03) saat melakukan kerja dalam rangka Peresmian Puskesmas Kecamatan Tambora yang berlokasi di desa Rasabou.

Hari ini kita hadir untuk melihat berbagai hasil pembagunan dan patut bangga dengan berbagai berbagai kemajuan, termasuk sektor kesehatan dan sampai akhir masa jabatan periode I IDP-Dahlan sudah dibangun 15 Puskesmas megah. Fasilitas ini harus terawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya karena merupakan sarana penyembuhan masyarakat. Ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati Bima, “komitmen Pemerintah daerah telah dibuktikan dengan menghadirkan tiga orang tenaga dokter yang dibantu sejumlah tenaga perawat. Oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Tambora agar membantu kelancaran tugas dan memberikan kenyamanan para dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan”.

Pada kesempatan ini Bupati secara khusus mengundang 17 Camat lainnya untuk melihat bahwa Kecamatan Tambora saja yang secara geogragfis jauh dari pusat pemerintahan mampu membangun wilayahnya, apalagi kecamatan lainnya yang relatif dekat. Artinya, Bima RAMAH II bukan hanya slogan, tetapi semua pihak harus bekerja keras mewujudkannya”. Tandas Bupati

Camat Tambora Drs. Isyrah dalam pengantarnya mengatakan, “atas nama masyarakat Kecamatan Tambora menyampaikan terima kasih  atas komitmen Pemerintah Daerah yang sangat memperhatikan pembangunan berbagai bidang di wilayah yang dipimpinnya khususnya sektor kesehatan”. 

Pada kesempatan tersebut Camat juga mengharapkan kepada Bupati untuk lebih mendorong bangkitnya jajaran pendidikan di kecamatan Tambora.

Peresmian pengoperasian Puskesmas ditandai dengan pengguntingan pita pada pintu masuk utama yang dilanjutkan dengan peninjauan seluruh ruangan dan fasilitas serta penyerahan kunci mobil ambulance kepada kepala Puskesmas.

Pada kesempatan tersebut, Camat Tambora bersama tujuh orang kepala desa membacakan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan  dihadapan Bupati dan para undangan. 

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Dalam upaya memenuhi pelayanan dasar air minum, Pemerintah Kabupaten Bima akan mengoptimalkan PDAM untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di Kota maupun  Kabupaten Bima. Menindaklanjuti surat Walikota Bima nomor 489/105/III/2001 tertanggal 15 Maret 2021 tentang Rapat Koordinasi (RAKOR) Pembahasan Pembentukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Regional, Rabu (17/03) digelar rapat  di ruang rapat Walikota Bima.

 Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bima Hariman SE, M.Si mengatakan bahwa pertemuan pembentukan PDAM regional tersebut turut dihadiri Walikota Bima H. M. Lutfi SE, Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, Ketua DPRD Kota Bima dan Sekretaris Daerah serta pejabat terkait lainnya. Rakor dilakukan bersama Balai Prasarana Permukiman dan Wilayah (PPW) NTB yang sekaligus dirangkaikan dengan serah terima aset padat karya tahun 2019-2020.

Hariman menjelaskan, mengingat air minum merupakan masalah utama di Kota Bima, maka Walikota Bima mengundang Bupati Bima untuk membahas masalah tersebut dalam forum RAKOR. Langkah ini menurut Hariman, sesuai hasil kajian BPKP Perwakilan NTB dan kebijakan pemerintah yang merekomendasikan pembentukan PDAM Regional.        

Rencananya, pembentukan PDAM Regional Bima dalam bentuk Persero daerah (Perseroda) dan dalam waktu dekat akan ditindak lanjuti dengan penandatanganan kerjasama antara Bupati  dan Walikota Bima

 “Diharapkan dengan pembentukan PDAM Regional akan terlayani kebutuhan air minum bagi masyarakat kota dan kabupaten  Bima secara optimal. Disamping itu, dari aspek manajerial, PDAM menjadi lebih sehat dan menyumbang PAD bagi daerah”. terangnya.

Dengan adanya PDAM Regional Bima, maka dalam jangka panjang Pemerintah Pusat akan mendukung pendanaannya secara optimal melalui pembiayaan oleh Kementerian PUPR yang menangani air minum”. Tutupnya.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Doa Dana, dirangkaikan dengan Syukuran atas pelantikan Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima terpilih, diselengarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Ntonggu berlangsung khidmat.

Acara digelar sekitar pukul 13:15 Wita, dipusatkan di So Na’e, Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Rabu 17 Maret 2021.
 
Selain dihadiri Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri, SE, ikut hadir pada syukuran tersebut anggota DPRD Kabupaten Bima, Daerah Pemilihan VI, Hj Suhartini,  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bima.  Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat Palibelo dan Kades se Kecamatan Palibelo.

Pada momen tersebut juga dilaksanakan do’a bersama  untuk keselamatan So Na’e, agar musim tanam tahun ini dapat menuai hasil yang baik.

Bupati Bima, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terhadap acara do’a syukuran tersebut. Mudah-mudahan yang dihajatkan dan diniatkan akan segera diijabah oleh Allah SWT .

Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, kata Bupati Umi Dinda, Pemerintah mesti hadir apalagi telah undang oleh Petani, karena dampak yang dirasakan cukup berat.

‘’Kami hadir untuk mensuport. Sektor pertanian menjadi andalan pemerintah juga Negara. Karena potensi lahan persawahan yang luas kita miliki,’’ungkapnya.

Dijelaskan Bupati, sektor Pertanianlah yang masih bisa menjaga kestabilan pertumbuhan ekonomi daerah dan Negara. 
Oleh karena itu, kepada Dinas Pertanian dan Tenaga Penyuluh Lapangan dapat memastikan disetiap tahunnya, di lahan yang luas dan subur seperti di So Na e ini, bisa menghasilkan hasil panen yang cukup baik dan terjaga kesuburannya.

Bupati Umi Dinda, berharap agar kesuburan tanah di So Na’e, tetap terjaga sampai sekian tahun kedepan.

‘’Inilah perlunya pendampingan. Kemudian usahakan yang ditanam tidak hanya satu varitas. Tanam juga varites lain agar hasilnya lebih banyak,’’tambah Bupati.

Dijelaskan Bupati Bima dua periode ini, kita harus mempertahankan NTB sebagai lumbung pangan bagi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia. Oleh karena itu, kita harus menjaga hasil panen kita di  Kabupaten Bima, khususnya di So Na’e, ini.

Kemudian terkait dengan penerima Alat Mesin Pertanian (Alsinta) dari Pemerintah. Menurut Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, bahwa yang berhak menerima traktor adalah para petani yang memiliki tanah pertanian. Tidak diberikan kepada orang-orang yang tidak memiliki tanah. 

Kekurangan atau krisis pangan tidak boleh terjadi, karena kita adalah daerah penyanggang di Nusa Tenggara Barat.

Bupati berharap semua elemen terutama para Petani di So Na’e dapat bekerja sama. So Na’e harus menjadi kebanggaan keluarga kita di Desa Ntonggu serta desa-desa lainnya.

Kepada Camat Palibelo dan para Kades, Bupati menghimbau jika kedepannya ada perluasan wilayah pemukiman penduduk tetap melakukan koordinasi dengan Pemerintah di atas. Agar terhindar dari hal-hal yang tentunya, sangat merugikan keluarga di Ntonggu.
Semua unsur harus bisa memastikan, bahwa perluasan pemukiman mungkin tidak mesti sampai ke wilayah So Na’e. 

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Doa Dana, dirangkaikan dengan Syukuran atas pelantikan Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima terpilih, diselengarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Ntonggu berlangsung khidmat.

Acara digelar sekitar pukul 13:15 Wita, dipusatkan di So Na’e, Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Rabu 17 Maret 2021.
 
Selain dihadiri Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri, SE, ikut hadir pada syukuran tersebut anggota DPRD Kabupaten Bima, Daerah Pemilihan VI, Hj Suhartini,  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bima.  Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat Palibelo dan Kades se Kecamatan Palibelo.

Pada momen tersebut juga dilaksanakan do’a bersama  untuk keselamatan So Na’e, agar musim tanam tahun ini dapat menuai hasil yang baik.

Bupati Bima, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terhadap acara do’a syukuran tersebut. Mudah-mudahan yang dihajatkan dan diniatkan akan segera diijabah oleh Allah SWT .

Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, kata Bupati Umi Dinda, Pemerintah mesti hadir apalagi telah undang oleh Petani, karena dampak yang dirasakan cukup berat.

‘’Kami hadir untuk mensuport. Sektor pertanian menjadi andalan pemerintah juga Negara. Karena potensi lahan persawahan yang luas kita miliki,’’ungkapnya.

Dijelaskan Bupati, sektor Pertanianlah yang masih bisa menjaga kestabilan pertumbuhan ekonomi daerah dan Negara. 
Oleh karena itu, kepada Dinas Pertanian dan Tenaga Penyuluh Lapangan dapat memastikan disetiap tahunnya, di lahan yang luas dan subur seperti di So Na e ini, bisa menghasilkan hasil panen yang cukup baik dan terjaga kesuburannya.

Bupati Umi Dinda, berharap agar kesuburan tanah di So Na’e, tetap terjaga sampai sekian tahun kedepan.

‘’Inilah perlunya pendampingan. Kemudian usahakan yang ditanam tidak hanya satu varitas. Tanam juga varites lain agar hasilnya lebih banyak,’’tambah Bupati.

Dijelaskan Bupati Bima dua periode ini, kita harus mempertahankan NTB sebagai lumbung pangan bagi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia. Oleh karena itu, kita harus menjaga hasil panen kita di  Kabupaten Bima, khususnya di So Na’e, ini.

Kemudian terkait dengan penerima Alat Mesin Pertanian (Alsinta) dari Pemerintah. Menurut Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, bahwa yang berhak menerima traktor adalah para petani yang memiliki tanah pertanian. Tidak diberikan kepada orang-orang yang tidak memiliki tanah. 

Kekurangan atau krisis pangan tidak boleh terjadi, karena kita adalah daerah penyanggang di Nusa Tenggara Barat.

Bupati berharap semua elemen terutama para Petani di So Na’e dapat bekerja sama. So Na’e harus menjadi kebanggaan keluarga kita di Desa Ntonggu serta desa-desa lainnya.

Kepada Camat Palibelo dan para Kades, Bupati menghimbau jika kedepannya ada perluasan wilayah pemukiman penduduk tetap melakukan koordinasi dengan Pemerintah di atas. Agar terhindar dari hal-hal yang tentunya, sangat merugikan keluarga di Ntonggu.
Semua unsur harus bisa memastikan, bahwa perluasan pemukiman mungkin tidak mesti sampai ke wilayah So Na’e. (ProKom)


Kabag Prokopim Setda Bima


M Chandra Kusuma, AP

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Ratusan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PK3)P3K lingkup Pemkab Bima, kini bisa berlega hati.
 
Pasalnya, sebanyak 481 orang dengan formasi 2019 itu, menerima Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bima, diserahkan langsung oleh Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri SE, di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Godo, Kecamatan Woha, Rabu, 10 Maret 2021, pagi. 

Selain dihadiri ratusan tenaga P3K, momen penyerahan SK juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HM Noer, Asisten III Setda Bima, Drs H Arifudin HMY, serta Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima Drs. Agussalim, M.Si. 

 ‘’Kualitas menentukan masa depan masyarakat kita,’’ujar Bupati, dalam sambutanya, dihadapan ratusan tenaga P3K, Rabu, 10 Maret, pagi.

Menurut Bupati Umi Dinda, lulus menjadi tenaga P3K, merupakan amanah. Agar kita lebih bersyukur, semakin dilimpahkan rezeki, tidak lupa sama orang tua dan orang-orang yang berjasa.

Semoga akan ada penambahan kedepannya dan yang lain bisa merasakan rezeki yang ada.

Bupati menghimbau, tenaga P3K harus menunjukkan kinerja yang bagus, agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.
‘’Ini penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bima, karena bapak dan ibu sudah sabar, memberikan kontribusi untuk Kabupaten Bima. Mari mengabadi dengan semangat demi masa depan Kabupaten Bima yang kita cintai,’’tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala BKD dan Diklat, mengatakan, tenaga P3K tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah dicapai.

Ia mengajak untuk selalu meningkatkan semangat dan profesionalisme, selama masih dipercaya dan kontrak SK berlaku.

‘’SK diserahkan secara simbolis kepada masing-masing perwakilan. Dari Tenaga Pendidik, Tenaga Penyuluh, dan Tenaga Kesehatan,’’ujar Kepala BKD dan Diklat, Drs. Agussalim, M.Si.

Tahap Pertama, pertemuan dibatasi hanya 50 orang di Aula Rapat Utama Kantor Bupati. kemudian dilanjutkan di Aula Rapat Kantor BKD dan Diklat. 

Total tenaga P3K formasi 2019 sebanyak 481 orang. Tenaga Guru sebanyak 400 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 9 orang dan Tenaga Penyuluh Pertanian sebanyak 72 orang. (ProKom)

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, melantik Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Masa Bhakti 2021-2026. di Ruang Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Senin 08 Maret 2021.

Sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima turut hadir. Asisten Setda, staf ahli, Ketua DPW Kab Bima, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1608, Ketua Bhayangkari, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima, para Kabag dan sejumlah OPD.

Bupati Umi Dinda menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus TP PKK Kabupaten Bima. Semoga bisa melaksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab sesuai dengan yang diamanahkan.

Tugas Utama TP PKK adalah menyukseskan 10 program pokok PKK. Kadang dalam pengabdian masih ada program yang belum diselesaikan secara utuh.

‘’Oleh karena itu, kepada pengurus PKK baik senior maupun yang baru bergabung, banyak-banyaklah belajar,’’kata Bupati, dalam sambutanya, usai melantik TP PKK Periode 2021-2026.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kabupaten Bima meresmikan 25 Rumah Layak Huni (Mahyani) dan  21 Jamban Keluarga, di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Senin, 8 Maret 2021, siang.

Puluhan unit Mahyani dan Jamban Keluarga itu, dibangun atas kerja sama Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Baznas Kabupaten Bima, dengan anggaran senilai ratusan juta  tahun 2020. 

Turut hadir pada momen peresmian itu, Ketua Bazbas Prov NTB, dr. TGH Muhammad Said MA,  Ketua Baznas Kabupaten bima. Kepala Kantor Kementerian Agama, Camat Palibelo, Drs. Darwis, Kepala Desa Ntonggu dan sejumlah OPD lingkup Pemkab Bima.

Menurut Asisten III Setda Bima, Drs. H Arifudin HMY, pembangunan Rumah layak Huni itu, kendati sederhana namun tetap memperhatikan kondisi lingkungan sehat dan nyaman bagi warga yang menempatinya.

‘’Terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras, menyelesaikan pembangunan rumah layak huni ini,’’ujar H Arifudin, saat memberikan kata sambutan pada acara peresmian, mewakili Bupati Bima.

Dijelaskan Asisten, kedepannya akan lebih banyak lagi rumah yang akan dibangun. Sesuai dengan  harapan Ketua Baznas Kabupaten dan Ketua Baznas Provinsi NTB.

Program Mahyani dan Jamban Keluarga ini, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemprov, mewujudkan impian masyarakat.

Pemerintah sangat serius membantu membangun rumah-rumah warga yang semula dinilai tidak layak huni menjadi layak huni dengan berbagai konsep dan model. Diharapkan Mahyani ini akan membuat kehidupan keluarga aman dan baik.

Arifudin mengungkapkan, dalam membangun harus memperhatikan faktor kenyamanan dan kesehatan bagi yang menempatinya. Sehingga mereka bisa nyaman dan tentram.

Kepada warga yang menempati dapat menjaga kebersihan, kerapian dan keindahan. Kalau Rumah bersih hati kita bersih kalau rumahnya indah, hidup kita pun akan jadi indah. Rumah tangga tentram, dapat beribadah dengan baik dan menjalani kehidupan lebih baik pula. Pemerintah tetap berkomitmen, memikirkan kehidupan masyarakat Kabupaten Bima.

Sementara itu, Ketua Baznas NTB dr. TGH Muhammad Said MA,  menyampaikan apresiasi dan terima kasih, menjadi bagian meringankan beban masyarakat.

Pemprov. NTB, melalui program ini bisa memberikan sesuatu kepada masyarakat. Selain  bantuan tanggap bencana.

‘’Alhamdulillah Provinsi NTB mencanangkan program Mahayani, Jamban Keluarga dan Sanitasi dengan menyediakan dana sedikitnya Rp 5 Miliar, untuk seluruh Kabupaten/ Kota se NTB,’’ungkapnya.

TGH Muhammad Said mengungkapkan, telah digelontorkan lebih kurang Rp 1,33 M, dana khusus Kabupaten Bima.

Tentunya, kedepan akan ditingkatkan, untuk program Mahyuni dan Jamban Keluarga di Kabupaten dan Kota.

‘’Dukungan Pemkab Bima, Baznas Kabupaten dan Kota tetap kita harapkan,’’tambahnya.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, melepas 57 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) Bima tahun ajaran 2020-2021, di halaman Kantor Bupati Bima, Senin 8 Maret 2021.

Mahasiswa KKN Tematik tersebut akan dibagai ke Lima Desa yakni Desa Teke, Risa, Tonggorisa, Pena Pali dan Wadu Wani.

Program KKN bagi mahasiswa disetiap angkatanya sangat penting. Dalam rangka mempersiapkan seluruh mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu-ilmu yang diberikan oleh para dosen.

‘’Ilmu itu diterapkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Mahasiswa, tentunya tidak hanya hadir sebagai mahasiswa,’’kata Bupati Umi Dinda.

Selama melaksanakan KKN, mahasiswa diharapkan menjadi duta yang baik. Memastikan hadir ditengah-tengah masyarakat bisa mentransfer ilmu bermanfaat yang didapatkan dari para dosen.

‘’Atas nama Pemerintah, kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran STKIP Bima, yang selama ini tetap melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Bima. Tentunya dalam rangka mendukung program pemerintah di setiap tahunnya,’’lanjut Bupati.

Pemerintah Kabupaten Bima, kata Bupati Umi Dianda, setelah melepas resmi Mahasiswsa KKN ini, akan berkoordinasi dengan para Camat dan Kades. Agar bisa menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh para Mahasiswa.

Bupati Bima Dua Periode tersebut berharap, para mahasiswa dan jajaran STKIP Bima, dapat terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi pembangunan daerah di Kabupaten Bima.

Semoga kedepannya, para Mahasiswa akan menjadi tokoh besar yang membanggakan masyarakat dan bangsa terutama bagi Kampus STKIP Bima.


Sementara itu, Ketua STKIP Bima Dr. Nasution M. Pd menyatakan, mereka datang untuk mendukung Peraturan Bupati Nomor 11 tahun 2019, tentang Gerakan Literasi.

Program KKN Tematik, di designe khusus untuk merealisasikan Pebup Literasi, yang sangat berbeda dengan program KKN sebelumnya. 

‘’KKN Tematik ini semata-mata berorientasi kepada bagaimana percepatan Peraturan Bupati tentang Literasi. Kemudian bisa bermanfaat di masyarakat,’’kata Nasution.

Mahasiswa KKN ini akan dikirim ke Lima Desa yakni Desa Teke, Risa, Tonggorisa, Pena Pali, Wadu Wane

Program KKN Tematik ini, kata Nasution, akan memberi warna  dan mendukung program bersama Pemerintah Daerah untuk memajukan daerah. Khusus didesain menganut kurikulum, Merdeka Belajar, tidak seperti sebelumnya.

‘’Hari ini, Kami menyatakan diri sebagai relawan literasi di Kabupaten Bima,’’tambah Nasution.

Tahun 2021 merupakan awal kebangkitan STKIP dengan Program KKN Tematik. Diharapkan, kedepan mampu melahirkan calon pemimpin yang Humanis. Semoga dua bulan bersama masyarakat, Mahasiswa akan mampu mengatasi persoalan literasi di Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Upacara pembukaan dimulainya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Tahun Anggaran 2021 di wilayah Kodim 1608/Bima , digelar di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Selasa 02 maret 2021, pagi. 

TMMD tahun 2021 ini mengusung tema ‘ TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri’.  Pembukaannya ditandai dengan  penanda tanganan naskah penyerahan kegiatan TMMD dari Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, kepada Komandan Satgas.

Turut hadir Kapolres Bima, Kapolres Kota Bima, Dandim 1608 Bima Letkol Teuku Mustafa, Ketua Pengadilan Negeri Bima dan Kajari Raba Bima.

Dalam sambutan Pembukaannya, Wabup Dahlan, menyatakan bahwa TMMD yang dilakukan tahun 2021 ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Demikian pula anggaranya juga harus lebih tinggi.

‘’Kita Jangan kalah dengan daerah-daerah lain,’’ujar Wakil Bupati. 

Dijelaskan Wakil Bupati, Pemerintah dan TNI harus meminimalisir ancaman yang muncul dan mengancam masyarakat.

TMMD adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan wajib dimanfaatkan dengan baik. Demi kemakmuran dan ketertiban masyarakat, khusus masyarakat yang ada di Kabupaten Bima.

‘’Untuk membangun Bima Ramah Jilid II, harus bersinergi dengan baik antara Pemerintah TNI dan Polres,’’tambahnya .

Wakil Bupati Bima yang baru beberapa hari dilantik ini berharap keberlanjutan TMMD tetap dilakukan untuk kebaikan masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan program fisik (pelestarian hutan, melakukan reboisasi). Dan kegiatan Sosial (Seperti penyuluhan dan pemberantasan bahaya narkoba.

TNI harus mengajak Polres untuk mendukung kegiatan TMMD dan mengajak masyarakat agar jiwa gotong royong mereka bisa tumbuh dan mengakar kembali. 

Program TMMD di Kabupaten Bima tahun 2021 ini, dilakukan di Desa Nontotera, Waro dan Tolo Uwi, Kecamatan Monta.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Usai upacara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang digelar serentak dengan 5 kepala daerah se-NTB di Mataram dua hari yang lalu (26/2/21). Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, dan wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer menggelar acara syukuran di halaman Pandopo Bupati Bima, Minggu, (28/2/2021).

Bupati didampingi Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, hadir juga Pejabat struktutal, fungsional, ASN, dan masyarakat diberbagai penjuru wilayah Kabupaten Bima.

Umi Dinda yang didampingi H. Dahlan menyampaikan, terima kasih untuk para relawan yang telah berjuang demi pasangan In-Dah selama masa kampanye lalu.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih pada semua unsur Tim koalisi dan relawan dan gerbong yang telah berjuang selama ini. Sehingga pada hari ini kita bisa menikmati hasil perjuangan,” ujar Umi Dinda di hadapan pendukungnya.

Menurut ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, dirinya bersama H. Dahlan meyakini, segala bentuk partisipasi optimal yang telah diberikan tidak mungkin mampu dibalas. Semoga ikhtiar untuk mewujudkan BIMA RAMAH JILID II ini menjadi ladang amal bagi semua.

“Saya juga sangat mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menyukseskan Pilkada Kabupaten Bima 2020 yang aman,” katanya.

Mataram, Jurnal Expose || Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Zulkieflimansyah, S.E, M. Sc, melantik Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima terpilih Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, di gedung Graha Bhakti Praja kantor Gubernur NTB.(Jum'at, 26/2/21)

Selain pasangan calon petahanan dari Kabupaten Bima, pasangan calon terpilih dari daerah Kabupaten Dompu, Sumbawa Barat, Lombok Utara, Kota Mataram dan Lombok Tengah juga dilantik dalam wakru bersamaan.

Pelantikan digelar Pemerintah Provinsi NTB itu juga dihadiri Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, Sekda Provinsi NTB, serta pendampingi Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota pada enam daerah yang dilantik.

Pantauan langsung wartawan media ini, pelantikan berjalan dengan sukses dan tetap mengikuti protokol kesehatan (pencegahan Covid-19) sebagaimana yang dianjurkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Pelaksanaannya pun, selain tetap mengikuti protokol kesehatan, juga jumlah tamu undangan dibatasi. Bahkan masing-masing kepala daerah terpilih didampingi oleh masing masing satu orang saja.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Plh Bupati Bima melalui Asisten I Setda Bima H. Putarman, SE mengatakan, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, dipusatkan di Provinsi NTB.

Keputusan ini berdasarkan hasil rapat bersama Sekda Provinsi NTB di Mataram, Selasa, (23/2/2021), yang dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten dan Kota melaksanakan Pilkada.

“Hasil rapat di Mataram, bersama perwakilan Pemerintah yang menggelar Pilkada dan Sekda Provinsi NTB, Pelantikan Kepala Daerah terpilih dipusatkan di Mataram,” ujar Asisten I Setda Bima H. Putarman, SE, via telepon.

Kata dia, peserta yang mengikuti pelantikan dibatasi, yang dikutsertakan hanya empat orang saja.

“Hanya empat orang yang bisa masuk di ruang pelantikan, Bupati Bima dan pemdamping Wakil Bupati Bima dan pendamping,” katanya.

Bagaimana tehnis dan petunjuk pelantikan, lanjutnya, Gubernur NTB akan berkoordinasi dengan Kemendagri RI.

“Besok Gubernur akan koordinasi bersama Kemendagri RI melalui Teleconference dan atau
Video Conference,” terangnya.

Dia mengakui, putusan yang diambil oleh Plh Bupati Bima saat menggelar rapat bersama jajaran FKPD kemarin, itu merujuk pada surat edaran dikeluarkan Mendagri RI, namun pelantikan kepala daerah terpilih diambil alih oleh Pemerintah provinsi NTB.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bima yang juga Sekretaris Daerah Drs. H. M. Taufik HAK. M.Si Senin (22/02) mengungkapkan, "tahapan pelantikan diputuskan setelah KPU menetapkan pasangan Bupati dan Wabup Bima terpilih, DPRD sudah mengajukan pelantikan ke Kementerian Dalam Negeri RI".

"Aspek keamanan dan penegakan protokol kesehatan COVID-19 menjadi prioritas pelantikan yang rencananya akan berlangsung Jumat 26 Februari di Aula kantor Bupati Bima".

Hal tersebut dikatakan Plh Bupati saat memimpin rapat yang turut dihadiri unsur FORKOMPIMDA, Asisten I dan Asisten III Setda, Kepala Bakesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfostik, Kasat Polpp, Kabag Tatapem, Kabag Umum dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima

Dijelaskan H.M. Taufik, menindak lanjuti surat Kementerian Dalam Negeri RI perihal Nomor 131/966/OTDA perihal pelantikan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota melalui media teleconference dan/video conference.

Surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs. Akmal Malik M.Si tersebut ditujukkan kepada para Gubernur Se-Indonesia menyebutkan bahwa pelantikan Bupati dan Wabup di kabupaten kota dilakukan oleh Gubernur pada minggu IV bulan Februari secara virtual dengan menetapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Ketentuan dalam surat tersebut lanjut Plh. Bupati juga secara tegas mengatur “jumlah kehadiran secara fisik para pihak pada tempat pelantikan paling banyak 25 orang diantaranya kepala daerah wakil kepala daerah yang dilantik, keluarga inti kelengkapan acara dan Forkopimda kabupaten/kota dengan memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan yang ketat”. Tandasnya.

Terkait dengan upaya penanggulangan yang ditujukan untuk memperkecil angka kematian membatasi penularan serta penyebaran COVID, Kemendagri meminta kepada pemerintah daerah untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan memanfaatkan teleconference dan atau video Converse.

Bagi masyarakat umum dan instansi pemerintah yang ingin mengetahui prosesi pelantikan terebut dapat menggunakan saluran streaming media sosial Pemerintah Daerah yang dikelola oleh Dinas Kominfostik dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Untuk mengoptimalakan penerapan Protokol Kesehatan, Aparat TNI/POLRI, Tim Gugus Tugas COVIS dan Dinas Kesehatan akan mengoptimalkan penerapan prosedur kepada semua pihak yang secara fisik hadir di lokasi acara”. Tutup Taufik
Diberdayakan oleh Blogger.