Korban yang merupakan warga Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, dilaporkan hilang pada Selasa (29/7/2025) pukul 17.00 WIB. Dua hari kemudian, Kamis (31/7), sekitar pukul 18.00 WIB, warga menemukan jasad korban dalam kondisi terkubur di area perkebunan kelapa sawit desa tersebut.
Tindakan cepat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Frendi Hermawan Nasution, putra asli Kecamatan Natal sekaligus mahasiswa asal Pekanbaru yang menjabat sebagai Kabid Keagamaan Ima Madina Pekanbaru.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Polri, TNI, dan seluruh masyarakat yang turut membantu. Penangkapan cepat ini membuktikan bahwa negara hadir dan tegas melindungi warganya, terutama perempuan dan anak,” ujar Frendi.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua di Kecamatan Natal, untuk lebih waspada dan menjaga anak-anak dari potensi bahaya lingkungan.
“Berikan bimbingan moral, hindarkan dari pergaulan bebas, dan tanamkan nilai keagamaan. Tragedi ini jadi pelajaran pahit yang tidak boleh terulang,” tambahnya.
Frendi berharap tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan bisa bersinergi dalam membentuk karakter generasi muda.
“Mari jaga anak-anak kita dengan cinta, perhatian, dan pendidikan yang benar. Semoga almarhumah Diva Febriani mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya.
(Magrifatulloh)