Dinar Maulana Usung PADes dari Pariwisata, Siap Wujudkan Desa Sukajaya Bersih dan Transparan
Dinar menegaskan pencalonannya bukan karena dorongan pihak luar, melainkan panggilan hati sebagai putra asli Desa Sukajaya.
“Saya merasa terpanggil karena tidak ingin desa saya tertinggal atau dicap buruk. Sebagai pribumi asli, saya ingin membuktikan bahwa Desa Sukajaya bisa sejajar dengan desa maju lainnya,” kata Dinar.(7 September 2025)
Fokus PADes dari Pariwisata
Dinar menargetkan pengembangan pariwisata desa sebagai sumber Pendapatan Asli Desa (PADes). Menurutnya, Desa Sukajaya memiliki potensi alam dan budaya yang layak dikelola secara resmi.
“Kita akan dorong lahirnya Peraturan Desa (Perdes) yang disahkan Bupati. Dengan begitu, PADes bisa diperoleh secara resmi, jelas, dan bebas pungli,” tegasnya.
Perhatian pada UMKM
Selain pariwisata, Dinar juga menyoroti kondisi UMKM Sukajaya yang banyak gulung tikar. Berbekal pengalamannya sebagai pelaku industri alas kaki, ia berkomitmen membangkitkan UMKM lokal.
Dinar pernah memimpin UMKM sepatu hingga berhasil menembus pasar internasional, termasuk ekspor ke Yaman, Turki, Arab Saudi, dan Djibouti.
“Sepatu apapun bisa kita buat. Saya akan menggandeng pemerintah daerah, dinas terkait, dan lembaga pendukung agar UMKM Sukajaya kembali berdaya saing global,” jelasnya.
Komitmen Tata Kelola Bersih
Dinar menekankan pentingnya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kepala desa, tetapi perlu sinergi bersama masyarakat dan stakeholder.
Menutup pernyataannya, Dinar berharap PAW Sukajaya berjalan aman dan damai.
“Siapapun pemenangnya, itu putra terbaik Sukajaya. Intinya, saya ingin desa ini maju bersama, sejahtera bersama, dan bermartabat di mata daerah maupun nasional,” pungkasnya.
(Ade)
