Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pameran Museum 2020, dengan tema "Bima Dalam Lintasan Sejarah" di dirangkaikan dengan Lomba Miniatur Bangunan Bersejarah, digelar di Museum Asi Mbojo, Kota Bima, selama Lima Hari (14-18 Oktober 2020).

Pameran Literasi Sejarah pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, dibuka  Pjs Bupati Bima Ir. Muhammad Husni, M.Si, Rabu 14 Oktober 2020, di UPT Museum Asi Mbojo.

Ikut menghadiri acara pameran tersebut Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima beserta jajaran, Majelis Adat Dana Mbojo, Kerabat Kesultanan Bima, Perwakilan Mahasiswa,  Komunitas Budaya, Toga dan Toma.



Mengawali sambutannya, Pjs Bupati, menyampaikan selamat Hari Museum Nasional yang jatuh pada tanggal 13 Oktober 2020. 

Sejak tahun 2015, gerakan Cinta Museum dan Ayo ke Museum, mulai digelorakan. Untuk mendekatkan masyarakat dengan museum.

"Mari kita jadikan perayaan Hari Museum sebagai ajang untuk mencintai museum. Menjadikan museum sebagai tempat rekreasi sekaligus tempat belajar bagi kita semua, terutama generasi muda,"ungkap Muhammad Husni.

Pjs yang juga Kadis Pertambangan dan Energi Provinsi NTB ini berharap,  jajaran UPT Museum Asi Mbojo dapat merancang program dan kegiatan yang inovatif dan inspiratif untuk menarik minat masyarakat.

Pameran Museum 2020 ini, kata Pjs, bagian dari upaya kreatif, inovatif dan inspiratif jajaran Museum Asi Mbojo untuk meningkatkan minat kunjungan. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. 

"Museum Asi Mbojo adalah kebanggaan kita bersama, sebagai cagar budaya nasional. Sekaligus destinasi wisata sejarah, budaya dan edukasi bagi masyarakat Dana Mbojo tercinta,"lanjut Muhammad Husni.

Dulu, Asi Mbojo sebagai pusat Pemerintahan, Peradilan dan pengembangan seni budaya, banyak merekam dan menyimpan jejak-jejak sejarah dan budaya masa silam.

Untuk itu, keberadaan Museum Asi Mbojo hari ini dan kedepan, harus terus dirancang sebagai pusat kajian sejarah budaya, penanaman nilai kearifan lokal sekaligus sebagai ruang publik dan rekreasi. 

Pameran Museum tahun 2020, melalui tema dan konten  yang diangkat, pengunjung dan masyarakat dapat menyelami liku perjalanan panjang sejarah Bima.

Mulai dari zaman pra sejarah, zaman kerajaan, kesultanan hingga Bima bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ini tema yang menarik dan pameran museum Asi Mbojo tahun 2020 ini merupakan pameran literasi sejarah pertama di Nusa Tenggara Barat,"aku Pjs Bupati Bima.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, A Salam Gani, S. Pd, M.Pd, mengatakan, Museum ASI Mbojo adalah Unit Pelayanan Teknis, Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.

Museum ASI Mbojo mengemban tugas pelayanan teknis Permuseuman, Ketatausahaan, Perawatan dan Pemeliharaan terhadap benda-benda bersejarah,  peninggalan kerajaan dan Kesultanan Bima.

Pameran yang dilaksanakan, merupakan bagian dari kegiatan publik UPTD Museum ASI Mbojo 2020. Bersumber dari dana DAK Non Fisik Museum tahun 2020.

Dijelaskan A. Salam, rangkaian kegiatan publik tersebut antara lain Pameran Museum dengan tema 'Bima Dalam Lintasan Sejarah', Lomba Miniatur Bangunan Bersejarah dan Seminar Museum dengan tema menggali nilai kearifan lokal dalam masyarakat Bima.

"Hasil rumusan seminar, akan menjadi rekomendasi untuk penerbitan Peraturan Bupati Bima, tentang implementasi nilai kearifan lokal dalam masyarakat Bima di tahun 2021 mendatang," ujar Sekdis.

Lomba miniatur bangunan bersejarah diikuti siswa- siswi SMP dan MTS se Kabupaten Bima.

Seminar museum akan dilaksanakan pada Kamis 15 Oktober 2020. Kemudian pameran ditutup pada Minggu 18 Oktober 2020.

Menurut Sekdis Salam, tujuan pameran museum ASI Mbojo 2020, untuk menarik minat kunjungan dan kecintaan masyarakat terhadap museum.

Memperkenalkan koleksi-koleksi museum ASI Mbojo. Juga sebagai ajang sosialisasi dan promosi museum ASI Mbojo kepada masyarakat.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H. ​​Muhammad Lutfi SE menghadiri pengangkatan dan penyerahan jabatan Kepala STKIP Bima Masa Bhakti 2020-2024 sekaligus menandatangani prasasti Gedung Auditorium M Djafar Amyn (STKIP) Bima pada Rabu 16 September 2020.

Bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI Bapak Dr. Hamdan Zoelva, SH. MH., Walikota Bima Menandatangani Prasasti Perubahan Nama Auditorium Kampus STKIP Yang Beralih Nama Sekaligus Menyumbangkan 250 Juta Atas Nama Pemerintah Kota Bima Untuk Kelanjutan Pembangunan Auditorium Tersebut.

Hadir pula pada kesempatan tersebut mantan Ketua MK RI Dr H Hamdan Zoelfa SH MH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj Rini Andriani, Staf Walikota Kesra, Masyarakat dan SDM, Ketua Badan Kesbangpol, Ketua Deaan Pembina, Ketua Yayasan IKIP Bima, Ketua Senat, Ketua STKIP Bima, Pembantu III Sekretaris Kota Bima, Perwakilan Masyarakat, seluruh dosen dan sivitas akademika STKIP Bima.

Acara peresmian di Aula STKIP diawali dengan tarian selamat datang oleh mahasiswa STKIP, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan Kepala STKIP Bima Masa bBhakti 2020-2024 oleh pengelola Yayasan IKIP Bima Rohmiliar HM Djafar Amin SE.

Pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Yayasan IKIP Bima M. Fahri Ibrahim dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita pelantikan Ketua STKIP Bima Masa Bhakti 2020-2024 yang disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan IKIP Bima dan Walikota Bima. 

Proses pelantikan kemudian diakhiri dengan penyerahan jurusan dari Ketua Bhakti Waktu 2016-2020 Dr. Amran Amir, MPd kepada Ketua Bhakti 2020-2024 Dr. Nasution, MPd.

Walikota Bima melalui sambutannya meminta dunia pendidikan kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena dengan sumber daya manusia yang kuat akan mendongkrak sumber daya masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Walikota menyampaikan bantuan untuk perbaikan gedung auditorium M. Djafar Amyn (STKIP) Bima sebesar 200 juta.

Sementara itu Ketua STKIP pada masa bakti 2020-2024 melalui hajatannya menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar STKIP Bima, Ketua dan Pengurus Yayasan IKIP Bima yang telah dipercaya mengemban amanah luhur ini.

Pada kesempatan ini Ketua STKIP Bima memaparkan visi besar STKIP Bima ke depan yaitu menuju STKIP Bima yang mampu berfungsi dalam komunitas akademi secara luas, unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas serta mampu memberikan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat di tahun 2024. 

“Saya berharap kepada seluruh sivitas akademika STKIP Bima khususnya kepada unsur-unsur pimpinan agar kita bisa bekerja sama dengan baik, bergandengan tangan, dengan satu semangat yaitu semangat kebangkitan untuk meraih kemajuan di masa depan. 

Mari kita bangun lembaga ini dengan keikhlasan, kejujuran, kerja keras, serta penuh disiplin dan tanggung jawab ", ujar Ketua STKIP Bima

Selamat Dan Sukses Kepada Ketua Baru Bapak Dr. Nasution, Semoga Kampus Kuning Tetap Jaya Dan Selalu Mencetak Para Alumni Yang Mumpuni Dibidangnya Masing-masing.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Berdasarkan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X, tentang jadwal SKB CPNS formasi 2019, Pemerintah Kota Bima menggelar tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2019 mulai 14 September 2020 hingga 18 September 2020. Kegiatan ujian yang dilaksanakan selama 5 hari akan diikuti oleh Peserta ujian seleksi SKB CPNS Kota Bima sebanyak 381 orang.

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, didampingi oleh Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten Bidang Administrasi Umum, Perwakilan dari BKN Regional X beserta Kepala BKPSDM, Inspektorat, Dinas kesehatan, anggota Sat Pol PP, dan anggota dari Kepolisian langsung meninjau dan mengamankan kegiatan ujian yang berlokasi di SMKN 1 Kota Bima.

Adapun jumlah keseluruhan Peserta yang akan mengikuti ujian seleksi SKB CPNS Kota Bima sebanyak 401 orang dengan formasi kuota sebanyak 175 orang, dengan lokasi ujian SKB akan dilakukan di 7 (Tujuh) lokasi yang berbeda dan jumlah peserta yang berbeda pula, seperti peserta yang melaksanakan ujian di BKN Pusat sebanyak 4 (empat) orang, Kantor Regional I BKN Yogyakarta sebanyak 3 (tiga) orang, Kantor Regional II BKN Surabaya sebanyak 6 (enam) orang, Kantor Regional IV BKN Makasar sebanyak 5 (lima) orang, UPT BKN Semarang 1 (satu) orang, Kantor Regional X BKN Denpasar 1 (satu) orang dan di SMKN 1 Kota Bima sebanyak 381 orang.

Lebih jauh dijelaskan oleh perwakilan dari Regional BKN X Subagio S.Sos M.Si, tidak semua peserta ujian SKB melaksanakan ujian di Kota Bima, peserta yang tidak ujian di Kota Bima melaksanakan ujian di daerahnya masing-masing

"20 orang peserta melaksanakan ujian tidak di Kota Bima, tapi di daerahnya masing-masing," sebutnya.

Ujian SKB ini akan dilaksanakan dalam tiga sesi. Masing-masing sesinya berjumlah 30 orang dan 21 orang dengan pembagian 2 (dua) ruangan dan tiap ruangan terdiri dari 15 orang peserta.”Paparnya

Walaupun SKB tahun ini digelar ditengah pandemi Covid-19 namun panitia penyelenggara memastikan ujian akan berlansung dengan aman, dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, dan mengukur suhu tubuh. Selain itu, di lokasi ujian juga disediakan tempat cuci tangan serta menyiagakan tim medis untuk mengantisipasi kegawatdaruratan selama tes berlangsung.

“Kalaupun ada peserta tes ujian yang reaktif atau sakit nantinya akan di jadwalkan ulang, dan harus ada surat keterangan kesehatan dari rumah sakit,” jelas Subagio.

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH mewakili Walikota Bima dalam arahannya menyampaikan kepada para peserta ujian agar meyakinkan diri bahwa yang bisa menentukan kelulusan hanya diri sendiri, jangan mengharapkan bantuan dari orang lain. Sekretaris Daerah juga menyampaikan kepada peserta ujian agar tetap menjaga kesehatan, persiapkan mental dan jangan terlalu tegang.

"Jawablah semua soal yang ada karena setiap soal memiliki nilai dan manfaatkan waktu sebaik mungkin", pesan H. Mukhtar.

Diucapkannya, terima kasih untuk BKN yang telah membantu Pemerintah Kota Bima dalam pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil dengan metode Computer Assited Test (CAT).

“Insyaallah ke depannya untuk bangunan CAT akan Pemerintah Kota Bima usahakan sehingga tidak lagi pinjam pakai di tempat lain,” ujar Sekda.

Berdasarkan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional X, tentang jadwal SKB CPNS formasi 2019, Pemerintah Kota Bima menggelar tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2019 mulai 14 September 2020 hingga 18 September 2020. Kegiatan ujian yang dilaksanakan selama 5 hari akan diikuti oleh Peserta ujian seleksi SKB CPNS Kota Bima sebanyak 381 orang.

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, didampingi oleh Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten Bidang Administrasi Umum, Perwakilan dari BKN Regional X beserta Kepala BKPSDM, Inspektorat, Dinas kesehatan, anggota Sat Pol PP, dan anggota dari Kepolisian langsung meninjau dan mengamankan kegiatan ujian yang berlokasi di SMKN 1 Kota Bima.

Adapun jumlah keseluruhan Peserta yang akan mengikuti ujian seleksi SKB CPNS Kota Bima sebanyak 401 orang dengan formasi kuota sebanyak 175 orang, dengan lokasi ujian SKB akan dilakukan di 7 (Tujuh) lokasi yang berbeda dan jumlah peserta yang berbeda pula, seperti peserta yang melaksanakan ujian di BKN Pusat sebanyak 4 (empat) orang, Kantor Regional I BKN Yogyakarta sebanyak 3 (tiga) orang, Kantor Regional II BKN Surabaya sebanyak 6 (enam) orang, Kantor Regional IV BKN Makasar sebanyak 5 (lima) orang, UPT BKN Semarang 1 (satu) orang, Kantor Regional X BKN Denpasar 1 (satu) orang dan di SMKN 1 Kota Bima sebanyak 381 orang.

Lebih jauh dijelaskan oleh perwakilan dari Regional BKN X Subagio S.Sos M.Si, tidak semua peserta ujian SKB melaksanakan ujian di Kota Bima, peserta yang tidak ujian di Kota Bima melaksanakan ujian di daerahnya masing-masing

"20 orang peserta melaksanakan ujian tidak di Kota Bima, tapi di daerahnya masing-masing," sebutnya.

Ujian SKB ini akan dilaksanakan dalam tiga sesi. Masing-masing sesinya berjumlah 30 orang dan 21 orang dengan pembagian 2 (dua) ruangan dan tiap ruangan terdiri dari 15 orang peserta.”Paparnya

Walaupun SKB tahun ini digelar ditengah pandemi Covid-19 namun panitia penyelenggara memastikan ujian akan berlansung dengan aman, dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, dan mengukur suhu tubuh. Selain itu, di lokasi ujian juga disediakan tempat cuci tangan serta menyiagakan tim medis untuk mengantisipasi kegawatdaruratan selama tes berlangsung.

“Kalaupun ada peserta tes ujian yang reaktif atau sakit nantinya akan di jadwalkan ulang, dan harus ada surat keterangan kesehatan dari rumah sakit,” jelas Subagio.

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH mewakili Walikota Bima dalam arahannya menyampaikan kepada para peserta ujian agar meyakinkan diri bahwa yang bisa menentukan kelulusan hanya diri sendiri, jangan mengharapkan bantuan dari orang lain. Sekretaris Daerah juga menyampaikan kepada peserta ujian agar tetap menjaga kesehatan, persiapkan mental dan jangan terlalu tegang.

"Jawablah semua soal yang ada karena setiap soal memiliki nilai dan manfaatkan waktu sebaik mungkin", pesan H. Mukhtar.

Diucapkannya, terima kasih untuk BKN yang telah membantu Pemerintah Kota Bima dalam pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil dengan metode Computer Assited Test (CAT).

“Insyaallah ke depannya untuk bangunan CAT akan Pemerintah Kota Bima usahakan sehingga tidak lagi pinjam pakai di tempat lain,” ujar Sekda.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan gedung SPNF SKB Kota Bima, di Kelurahan Penatoi pada Jum'at 11 September 2020. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kadis Dikbud, Camat Mpunda, Camat Asakota, Lurah Penatoi dan Ibu Guru PAUD Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan harapannya agar peningkatan bimbingan pada anak usia dini ini semakin baik  lagi. Pendidikan Usia Dini menjadi dasar dalam pembentukan karakter yang kita tanamkan diluar lingkungan tempat tinggal juga dilengkapi dengan program-program dan buku-buku panduan kurikulum yang dibantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan rencana pembangunan DAM Diwu Monca yang rencanakan pada tahun 2021 melalui bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS). Diharapkan dengan pembangunan DAM ini bisa tersedia air irigasi dan air baku untuk memenuhi kebutuhan air pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan  penyerahan secara simbolis SKTB ijazah paket A, B dan C oleh Wali Kota Bima kepada para penerima yakni kepada masing-masing dua perwakilan. Selain itu, diserahkan pula sertifikat Guru PAUD yang lolos e-training tahun 2020 yang diikuti oleh 101 orang. 

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menggelar silaturahmi sekaligus meninjau Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Bima, Jum'at (21/08) Peninjauan ini diagendakan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah.


Kunjungan didampingi oleh Kabid Dikdas dan unsur dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima disambut oleh Kepala sekolah beserta jajarannya.

Kepsek SMPN 8 Kota Bima, Ridwan S.Ag mengatakan bahwa kehadiran Walikota Bima dalam rangka agenda silaturahmi sekaligus meninjau kondisi sekolah ini, juga Walikota menyempatkan diri melihat pagar sekolah yang sudah rusak akibat diterjang Banjir tahun lalu. Tuturnya.


Dimana Wali Kota berharap agar dinas terkait segera mendata kerusakan yang ada untuk dilakukan perbaikan.

Saat berkeliling Wali Kota Bima melihat bangunan dan lapangan sarana dan prasarana olahraga volly dan basket bagi para siswa yang perlu dilakukan perbaikan terutama pagar sekolah. Karena menurut Wali Kota peningkatan sarana prasarana belajar siswa akan berpengaruh pada meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada.
Dijelaskannya bahwa Pemerintah Kota Bima terus berupaya meningkatkan sarana prasarana utamanya pada sektor pendidikan. Upaya ini dilakukan agar dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Pasca pertemuan silaturrahim dengan Bapak Walikota Bima, SMPN 8 seakan bergelut diri dengan waktu untuk membenahi kondisi sekolahnya dengan membuat jeruji besi sebagai pengamanan ruangan komputer

Sebagai langkah pengamanan fasilitas komputer akibat trauma kejadian kehilangan maka dipandang perlu dibuatkan jeruji besi untuk mengantisipasi kejadian kehilangan yang sama. 

"Disamping adanya ide personal sebagai langkah pengamanan ruangan komputer, namun atas keputusan bersama melalui rapat internal jajaran sekolah maka kami menyepakati untuk dibuatkan jeruji besi ini sehingga kemungkinan hilangnya komputer seperti kejadian sebelumnya dapat dihindarkan" Ungkap Ridwan S. Ag selaku Kepala Sekolah SMPN 8

ter
Senada dengan Kepsek, Sabrin selaku penjaga sekolah setempat mengaku "selain seringnya dijebol oleh maling, namun kondisi sekolah rentan dengan kejadian banjir sebelumnya sehingga komputer yang ada rusak akibat direndam oleh air makanya komputer diinisiatifkan disimpan dilantai dua dan butuh jeruji besi sebagai pengamanan "tuturnya

Diakui juga oleh Bapak Walikota Bima bahwa pasca pertemuan silaturrahim antara dirinya dengan seluruh kasek SDN/SMPN se Kota Bima, "kini pihak sekolah sedang berlomba untuk berbenah dengan ide dan kreaktifitasnya sehingga managemen bisa disesuaikan dengan kebutuhan sekolahnya masing-masing "cetusnya dengan perasaan bangga   

Idealnya setiap sekolah wajib mengamankan kebijakan dari pemerintah dengan mengacuh pada tanggung jawab sertas asas kebutuhannya, sehinga Proses Kegiatan Belajar Mengajar dapat berjalan dengan baik dan profesional @ry@


Kota Bima, jurnalexpose.com ||  Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meninjau sejumlah Sekolah Dasar yang ada di Kota Bima dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin 3/8/2020.

Peninjauan ini diagendakan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah yang ada. Kunjungan ini didampingi oleh Kabid Dikdas dan unsur dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima.

Kunjungan diawali SDN 22 Kota Bima, dilokasi ini Wali Kota Bima meninjau beberapa bangunan yang mulai rusak terutama di lantai 1 sekolah tersebut. 

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota berharap agar dinas terkait segera mendata kerusakan yang ada untuk dilakukan perbaikan. Selanjutnya Wali Kota Bima juga meninjau  SMPN 11 Kota Bima yang berdekatan lokasi dengan SDN 22 Kota Bima. 

Saat berkeliling Wali Kota Bima melihat bangunan dan lapangan sarana dan prasarana olahraga volly dan basket bagi para siswa yang perlu dilakukan perbaikan. 

Usai mengunjungi dua lokasi tersebut, Wali Kota Bima bergerak menuju SDN 46 Kota Bima dan SDN 21 Kota Bima dan Kunjungan berakhir di SDN 02 Kota Bima.

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Momentum halal bi halal pasca perayaan Iedul Adha 1441 H. sengaja dimanfaatkan oleh jajaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bima (Dikbud red) untuk melakukan silaturrahim dengan Walikota Bima di Pandopo Kediaman (1/8/2020)

Silaturrahim jajaran Dikbud tersebut sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mempererat hubungan silaturrahim dengan sesama, terutama antara jajaran pendidikan dengan Walikota Bima

"Kami sengaja memanfaatkan momen halal bi halal pasca Idul Adha ini dengan maksud untuk merekatkan hubungan dengan sesama terutama menjalin silaturrahim dengan bapak Walikota dengan harapan ada motivasi bagi kami semua untuk memajukan dunia pendidikan kedepannya" demikian ungkap Kabid Dikdas Dikbud, Taufik Rahman, S. Pd

Harapan yang sama disampaikan oleh Gufran, S. Pdi (kasek SDN 35 Nungga), semoga momen silaturrahim dengan Bapak Walikota akan dapat menggenjot semangat dan etos kerja dari kami semua sehingga dunia pendidikan tetap menjadi garda terdepan

"Pasca kami diberikan kepercayaan untuk menjadi Kepala Sekolah baru kali ini kami dapat bersilaturrahim langsung dengan Bapak Walikota, Insya Allah kami semua akan menjadi garda terdepan bagi penyediaan generasi cerdas untuk menyongsong era millenial ini "ungkapnya dengan penuh semangat

Sementara itu H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima) menegaskan pentingnya pendidikan tetap berjalan sebagai mestinya meskipun ditengah ancaman pandemi covid 19 yang terus mengintai

"meskipun langit akan runtuh akan tetapi pendidikan tidak boleh berhenti, dalam hal ini dinas tidak boleh terlalu mencampuri urusan rumah tangga sekolah, biarkan sekolah berkreasi dengan managemen sekolahnya masing2 sehingga sekolah pun dapat berkembang dengan baik serta maju" demikian tegas beliau

Ditengah merebaknya pandemi covid 19, aktifitas dunia pendidikan tidak boleh berhenti meskipun dunia akan runtuh. Gunakan metode apapun sehingga proses pendidikan tetap berjalan sebagai mana bisanya @ry@

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Kepala Sekolah beserta jajaran Guru PNS lingkup SMPN 8 Kota Bima secara patungan mengumpulkan uang untuk THR Bagi para Guru Sukarela dan Staf TU pada sekolah setempat. Selasa (19/05).

Kepala SMPN 8 Kota Bima Ridwan Ibrahim, M.Ap pada kesempatan penyerahan THR mengatakan, sebagai bentuk keperdulian selaku guru PNS secara patungan kami mengumpulkan sejumlah uang untuk memberikan THR pada guru dan Staf TU honerer. 

Kata ridwan, "kami menyisihkan sebagian rezeki buat rekan-rekan yang honorer dan Staf TU. Tapi, tidak ada paksaan, hanya sukarela dari kami selaku PNS". 

Alhamdullilah saya selaku Kepala sekolah sudah memberikannya, dan diterima dengan senang hati. Semoga pegawai honorer dan staf TU dapat menikmatinya untuk menyambut hari raya idul fitri ini".

Berharap Semoga pemberian kami ini dapat bermanfaat bagi rekan - rekan selaku guru honorer dan para staf TU. Ujarnya.

Kota Bima, Jurnalexpose.com || Kepala SMPN 15 Kota Bima, Abdi, S.Pd bersama jajaran guru dan staf tata usahanya membagi Zakat Fitrah yang bersumber dari Siswa dan Guru pada fakir miskin di kelurahan Oi Foo dan kelurahan Nitu serta mensosialiasikan program "Gemilang" (Gerakan Elok Menuju Indonesia Indah dan Aman Nawacita Guru) (Senin, 18/5/2020).


Zakat Fitrah berupa 47 amplop berisi uang RP 25.000/penerima dan beras 12 Kantung berisi 2,5 kg dibagikan sesuai ketentuan oleh Baznas Kota Bima yakni 70% untuk Fakir, miskin, dan Amil zakat, sedangkan untuk Baznas 30%.

Alasan pembagian zakat fitrah di fokuskan Di kedua kelurahan Oi Foo dan Nitu yakni karena mayoritas keluarga besar dari orang tua siswa merupakan wilayah Zonasi SMPN 15 Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, Kepala SMPN 15 Kota Bima, Abdi, S.Pd beserta jajarannya juga mensosialisasikan dan menjelaskan program "Gemilang" (Gerakan Elok Menuju Indonesia Indah dan Aman Nawacita Guru). Berupa program Extra Kurikuler yang membuka kelas khusus untuk belajar Iqra, Tahfidz dan Tilawah.


Abdi, S.Pd mengatakan "saya bersama guru-guru dan Tata Usaha memberikan pemahaman bahwa adanya SMPN 15 Kota Bima yang "Gemilang" (Gerakan Elok Menuju Indonesia Indah dan Aman Nawacita Guru) yang sudah membuka Kelas Iqra, Tahfidz, dan Tilawah"

"Program ini sangat cocok untuk melahirkan Qori dan Qoriah terbaik seperti salah satu Alumni SMPN 15 Kota Bima, Fatimah yang menjadi Qoriah Tingkat Nasional", tambahnya dengan bangga (JE02)

Kota Bima, Jurnal Expose || Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan asupan makanan sehat untuk mencegah terjadinya stunting, Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi bersama jajarannya mengunjungi MTSN 1 Kota Bima sekaligus bersilaturahmi bersama seluruh siswa dan siswi yang digelar di halaman Sekolah MTsN 1 Kota Bima. (28/2/20)

Foto : Ketua TP. PKK Kota Bima, Hj. Ellya HM, Lutfi

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Ellya HM. Lutfi menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan dan pola makan yang sehat serta seimbang agar terhindar dari stunting atau gizi buruk.

Pada kesempatan tersebut, juga dibagikan tablet penambah darah dan vitamin penambah gizi kepada siswa dan siswi MTSN 1 Kota Bima. Selain itu juga dibagikan pula paket buku dan alat tulis untuk siswa yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Ketua TP PKK Kota Bima.


“Kami berikan obat penambah darah kepada siswa dan siswi. Ini merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya stunting, Selain itu, menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini dan membudayakan kembali nilai Maja Labo Dahu di kalangan Generasi Muda menjadi salah satu program yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Bima” ujar Hj Ellya.

Kota Bima Jurnal Expose || Kegiatan ekstra kurikuler yang menjadi salah satu syarat untuk penunjang terpenuhinya sertifikasi para guru adalah adanya bentuk kegiatan kesiswaan yang melibatkan peran serta dari beberapa unsur

Foto : Kepala Sekolah SMPN 11 Kota Bima H.M. Yusuf S.Pd, M.Si (kiri) Bersama Guru Olahraga 

Rencana kegiatan ekstra kurikuler dalam bentuk kejuaran antar Sekolah Dasar Negeri (SDN) tersebut telah dikoordinasikan dengan sesama guru olah raga untuk empat Sekolah Dasar yang berada dalam area (zona) pembinaan SMPN 11 Kota Bima.

H. M. Yusuf  S. Pd, M. Si pada media ini menuturkan "Insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan melaksanakan kejuaraan volly ball antar SDN yang berada dalam zona pembinaan kami yang diadakan dilapangan olh raga SMPN 11 ini "tuturnya

"Rancangan kegiatan inipun telah kami perintahkan langsung kepada guru olah raga (Apri Rahman, S. Pd) untuk berkoordinasi dengan guru-guru olah raga yang berada diempat SDN yang berada dalam zona yang dimaksud dan terkait waktu pelaksanaannya akan kami koordinasikan lebih lanjut" jelasnya


Sementara Apri Rahman  S. Pd, selaku guru olah raga membenarkan adanya perintah dari Kepala Sekolah SMPN 11 untuk dilakukan koordinasi dengan keempat SDN yang dimaksud "perintah telah dilaksanakan dan selanjutnya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dilaksanakan sesuai waktu diluar Proses Kegiatan Belajar Mengajar" jelasnya

Untuk meningkatkan etos kerja para guru dalam memenuhi syarat sertifikasi yang dibutuhkan serta untuk meningkatkan minat belajar anak didik maka dibutuhkan sinergisitas antara keduanya. Maka kegiatan ekstra kurikuler dalam bentuk kegiatan olah raga, sangatlah tepat untuk melepas kepenatan dan kejenuhan @ry@

Kota Bima. Jurnal Expose || Kembali prestasi diraih salah seorang siswa SMPN 8 Kota Bima atas nama Rizal siswa Kelas II.

Rizal meraih juara pertama lomba panjat tebing Tahun 2020 kategori lead tingkat SMP se-Kota Bima yang diselenggarakan oleh PCC dan digelar di Paruga Nae Kota Bima.


Kepala SMPN 8 Kota Bima, Ridwan Ibrahim mengaku bahagia atas prestasi yang diraih siswanya, kedepan sekolah setempat akan terus meningkatkan dan mendukung kemampuan siswa dibidang ekstrakurikuler. Bangganya.

Namun kata Kepsek, dari prestasi yang telah diraih ini, jangan kita bangga karena ini adalah sebuah motifasi buat kita dan anak-anak serta keluarga besar SMPN 8. Kepada pembina agar kedepannya lebih termotifasilagi, sehingga bisa melahirkan siswa - siswa lain yang berprestasi di sekolah ini. 

Khusus siswa yang meraih prestasi ini, saya selaku Kepala sekolah memberikan Bonus langsung pada  pada saat pelaksanaan upacara apel pagi. Tuturnya.

Terlihat pada saat penyerahan kembali penghargaan yang diraih dan pemberian Bonus, siswa berprestasi tersebut didampingi oleh kepsek, wakasek kesiswaan, pembina dan Waka kurikuler. (JE.02).

Kota Bima, Jurnal Expose || Menindaklanjuti instruksi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima perihal sekolah mencanangkan dan menciptakan sekolah ramah anak. Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Bima, Ridwan, S.Ag menggelar Kegiatan Deklarasi "Sekolah Ramah Anak" di Halaman Sekolah SMPN 8 Kota Bima pada hari Jumat (21/2/20).


Deklarasi dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Bima, Dr. Ir. Syamsuddin. MS, Komite Sekolah, Staf Pengajar dan seluruh siswa SMPN 8 Kota Bima.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Ir. Syamsuddin. MS. mengapresiasikan kegiatan deklarasi ini dan berharap agar Point-point dan komitmen yang dilahirkan dari deklarasi ini dapat diterapkan oleh seluruh keluarga besar SMPN 8 Kota Bima.

"Dengan dicetuskannya sekolah ramah anak, sekolah akan lebih peduli dan akan selalu melakukan pendekatan persuasif dan kekeluargaan dalam menghadapi berbagai masalah yang ada di sekolah. Tidak ada lagi kekerasan atau tindakan yang tidak menunjukkan keramahan seperti mengumpat, berkata kotor, atau memarahi dengan nada kasar serta sekolah menjadi area bebas rokok dan narkotika" Ujarnya.

Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Bima, Ridwan, S.Ag mengucapkan syukur dan berterima kasih atas terlaksananya deklarasi ini. Dan Berharap semoga deklarasi membuat SMPN 8 Kota Bima lebih bersahabat, rasa kekeluargaan semakin terjalin erat dan kemajuan dan prestasi siswa dan sekolah bima semakin banyak diraih.

"Semoga dengan lahirnya deklarasi ini, tercipta keterbukaan dan suasana yang harmonis antara siswa dan guru serta orang tua siswa. Karena hal ini secara langsung dan tidak langsung akan menunjang niat belajar dan prestasi siswa yang ada di SMPN 8 Kota Bima dalam mengembangkan jati dirinya" Harapnya.

Point Deklarasi Sekolah Ramah Anak ini, Sekolah adalah milik bersama dan berkomitmen untuk menciptakan "sekolah ramah anak". Deklarasi ditandatangani oleh kepala Dinas, Kepala Sekolah, Staf Guru, Komite Sekolah dan stack holder yang terkait. (JE02)

Kota Bima, Jurnal Expose || Pasca beberapa minggu pelantikan dirinya selaku Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Bima, Ridwan S. Ag, step by step kini mulai menata pengelolaan sistem managerial pada sekolah yg tengah dinakhodainya. Salah satunya menggelar Rapat RPKAS (Rencana Kerja Anggaran Sekolah) BOS Tahun Anggaran 2020.

Suasana Rapat RKAS BOS SMPN 8 Kota Bima
Rapat (Rencana Kerja Anggaran Sekolah) RKAS BOS Tahun Anggaran 2020 yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan Khaerunnisah S. Pd, tersebut selain dihadiri oleh jajaran guru, Ketua Komite juga dihadiri oleh pengawas Hj. Sri Rahayu S. Pd (14/2/20)

"Disiplin merupakan hal utama yang wajib dimiliki oleh siapapun terutama bapak dan ibu guru dengan menyiapkan kelengkapan admistrasi yang dibutuhkan sehingga dapat beradaptasi dengan model RPP baru yang dicanagkan oleh Mendikbud RI" demikian penekanannya
Ridwan, S.Ag. Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Bima

Sementara Ridwan S. Ag menekankan pentingnya menjalin kebersamaan untuk mencapai tujuan bersama "Saatnya kita merajut kebersamaan sehingga SMPN 8 kedepannya dapat lebih maju lagi dari keadaan yang sekarang ini" harapnya

"Saya menantang para guru agar dapat bersaing dalam mengusulkan rencana RKAS BOS tahun 2020 dengan usul sarannya sehingga pengelolaan dana BOS dapat menyentuh kebutuhan PKBM sehingga para siswa/siswi dapat merasa nyaman dalam mengikuti mata pelajaran" cetusnya

Bahkan dengan tegas dirinya akan bertindak transparan dalam pengelolaan managemen sekolah SMPN 8 "Keputusan penyusunan RKAS BOS insyaallah akan ditempelkan pada papan informasi sehingga publik dapat memonitoring secara langsung kegiatan sekolah ini" jelasnya

Transparansi dalam hal pengelolaan managemen manapun adalah sebuah keharusan sehingga publik berhak untuk memantau secara langsung @ry@

Wakil Bupati Bima H Dahlan HM Noer, menyatakan Pengawas yang diangkat harus memenuhi syarat dan standar, diantaranya Pengangkatan Pengawas harus tetap memperhatikan batas waktu dan lama mereka mengabdi. Kemudian diberikan pelatihan khusus, bagi  yang belum mengikuti pelatihan.


Hal itu ditegaskan Wakil Bupati dihadapan sejumlah Pengawas dan PLT Kepala Sekolah se Kabupaten Bima, saat Rapat Khusus dengan PLT Kasek dan Kenaikan Pangkat Jabatan Guru, di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Senin (20/01/2020).

"Semoga dapat melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga hal–hal yang berkaitan dengan tugas dapat dituntaskan dengan baik pula" ujar Wabup

Wabup berharap, agar hal-hal yang tidak mesti terjadi seperti yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini tidak terulang lagi. Hal  itu katanya, akan merugikan dunia Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Bima.

Kepada tenaga Pendidik tetap melaksanakan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya.

‘’Jangan lagi terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti yang lagi ramai dibicarakan,’’ungkap Dahlan.

Sementara, Kadis Dikbudpora Kab Bima, Drs. Zainuddin, menegaskan dalam melaksanakan tugas, Kepala sekolah, Guru dan Pengawas tetap menunjukan bukti kongkrit  sebagai abdi Negara. Profesionalitas sebagai aparatur harus ditunjukan di tempat kita mengabdi.

Ia mengatakan, Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas adalah insan pilihan. Oleh karena itu, lanjutnya, rantai kendali kinerja kita adalah evaluasi sangat penting dilakukan. Supaya out-put dan sasarannya, menjadi bahan penilaian ketika Pemerintah hendak memberhentikanya.

Pengawas tetap melakukan supervisi, ini penting demi kemajuan Pendidikan di daerah tercinta.
Hadir pada rapat itu selain sejumlah Pengawas, PLT Kasek juga hadir Kepala BKD Kabupaten Bima Drs. Agussalim. Protokol Kom Setda Bima.

Sumber : Humaspro Kab. Bima



Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Wakil Bupati Bima, H Dahlan HM Noer melepas sedikitnya 56 orang mahasiswa/Mahasiswi KKN-MT STKIP Bima angkatan XXXI, di Halaman Kantor Bupati Bima, (Senin, 20/01/2020)


56 Mahasiswa ini akan melaksanakan tugas akhirnya di Tiga Desa (Bree, Tonggorisa, Nata) Kecamatan Palibelo.  Dan sebanyak 20 orang pada satu Desa. Mereka akan mengabdikan  ilmu mereka pada masyarakat selama dua bulan.

Wakil Bupati Bima, menyatakan KKN adalah waktu yang sangat bermakna bagi mahasiswa.
Karena ilmu kalau tidak disertai pengalaman maka kurang sempurna.

‘’Saya berharap sesuai dengan ilmu yang dimiliki, silahkan diterapkan dan amalkan di masyarakat. Bangun kerjasama, interaksi sosial dengan masyarakat yang ada di tingkat Desa maupun Kecamatan,’’ujar Wabup,

Babe, sapaan akrab Wabub Dahlan, menyampaikan agar mahasiswa bisa berkiprah dan beradaptasi dengan masyarakat. Karena mahasiswa, adalah tulang punggu bangsa dan merupakan cita-cita, masa depan. Selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa harus mampu membangun dan menciptakan prilaku dengan baik. Mengajak masyarakat untuk bergotong royong, dan tetap menjaga etos kerja.
Kata Wabup, kita ikhlas dengan satu kata  dan selalu menciptakan suasana lingkungan aman dan kondusif serta menjadi garda terdepan.


Kepada Mahasiswa, Babe meminta agar dapat mengajak masyarakat galakkan pesantren sehari dan sholat subuh berjamaah.

 ‘’Selamat bertugas dan mengabdi untuk rakyat. Jaga nama baik STKIP yang sudah mengukir prestasi sejak lama dan memiliki alumni yang berkiprah hampir di seluruh Indonesia,’’imbuhnya.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, M Tahir S,Ag, M.Pd, mengatakan, setelah menyerahkan mahasiswa KKN, Pemkab Bima dapat melepasnya. Dan mereka akan menuju desa dan kecamatan tempat mereka mengabdi.

‘’Kami menyerahkan seluruh mahasiswa STKIP Bima kepada Pemkab Bima, untuk dilepas menuju desa dan kecamatahn penerima mahasiswa KKN,’’katanya.

Ia berharap, kehadiran mahasiswa KKN itu bisa berkontribusi, membawa kekaguman orang kepada STKIP Bima dan Pemerintah Kabupaten Bima, di tengah-tengah masyarakat.

Sumber : Protokol dan KomPi Setda Bima

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Kembali, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, melantik sedikitnya 207 Pejabat Fungsional pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kab Bima, di Halaman Kantor Bupati Bima, Kamis (2/01).


Pelantikan sejumlah Kepala Sekolah dan Pengawas tersebut merupakan yang Pertama dilakukan awal tahun 2020 ini. Dihadiri Wakil Bupati Bima, H Dahlan HM Noer M.Pd, Sekda Bima HM Taufik HAR M.Si, seluruh OPD dan Kabag Lingkup Setda Bima.

Dihadapan sejumlah Kasek yang dilantik, Bupati mengingatkan bahwa setelah menjadi pucuk pimpinan tidak lupa diri, tetap mengedepankan keikhlasan sehingga bisa bekerja sama, bermitra, dan mengemban amanah dan bekerja.
Kemudian dalam waktu dekat, BPK akan kembali melakukan pemeriksaan dan mengabil sampel di sejumlah sekolah.

‘’Saya berharap selepas pelantikan ini, ada pembatasan tugas dari Kepala sekolah yang lama kepada kepala sekolah yang baru. Sehingga sudah siap dengan segala dokumen yang dimiliki,’’ujar Bupati
melalui Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, Kamis (02/01).


Bupati berpesan agar pekerjaan di tahun 2019 bisa tuntas, tidak ada yang tertunda sehingga harus dikerjakan tahun 2020.
Kepala sekolah yang lama, tidak meninggalkan hutang yang menjadi beban kepala sekolah yang baru dan Tetap bekerja dengan sepenuh hati dan penuh keikhlasan.

Bupati juga meyakinkan kepada undangan yang hadir bahwa tidak ada muatan politik dalam penempatan. Hal itu, semata-mata demi kebutuhan organisasi dan ditempatkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

"Kami benar-benar melihat kemampuan yang dimiliki. Selamat bekerja, semoga dapat memberikan yang terbaik bagi Dou Labo Dana Mbojo," ujarnya.

(Sumber : Humas Pemkab Bima)

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sekretaris daerah kota bima Drs.H. Mukhtar MH pimpin Apel pagi sekaligus pelepasan lomba marching band “Gita Nada” SDN 21 Kota bima bertempat di Halaman kantor walikota dihadiri pula oleh Asisten bidang pemerintahan dan kesra, Asisten bidang ekonomi dan pembangunan, Asisten bidang administrasi umum dan Staf ahli walikota, Senin (23/12/2019).


Kegiatan lomba marching band akan dilaksanakan selama 2 hari mulai dari tanggal 28 sampai tanggal 29 Desember 2019 bertempat di Mataram dengan jumlah anak yang berangkat sebanyak 61 orang dan 11 orang guru pendamping yang akan berangkat pada tanggal 25 Desember 2019 tepat dihari natal.

Sekretaris daerah kota bima berharap agar anak-anak bisa menampilkan yang terbaik karena dipundak anak-anak sekalian ada beban yang berat. Ini dikarenakan setiap tahun SDN 21 kota bima selalu mendapat juara.


H. Mukhtar juga berpesan kepada anak-anak agar terus belajar “Jangan sia-siakan waktu yang tersisa untuk terus berlatih dan jangan sampai berpisah dengan rombongan, jaga kesehatan dan jangan terlalu banyak bermain", pesan Sekda.

Di akhir sambutan pak sekda berharap kepada guru pembina agar bisa menjaga dan mengarahkan anak-anak dengan baik
Diberdayakan oleh Blogger.