Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jurnal Expose, Kabupaten Bima || Tim Penanggulangan wabah penyakit yang disebab oleh virus Corona (Covid-19) Pemerintah Bima bekerja sama dengan instansi terkait lainnya terus bekerja secara optimal.


Salah upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah penggunaan penggunaan masker.

Oleh sebab itu Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wabup Drs. H.Dahlan M, Noer bersama Kapolres Bima , Dandim 1608 Bima, Kejari Bima , Sekda , BPBD, Dishub , Sat Pol PP dan berbagai unsur lainnya mensosialisasikan penggunaan Masker serta membagikan masker gratis untuk pengendara dan pengguna jalan di Perempatan Talabiu Kecamatan Woha, Selasa (7/04/ 2020).

Giat ini dimaksudkan untuk membangun gerakan pakai masker guna mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Bima .
#mari_cegah_corona

Jurnal Expose, Kota Bima || Dalam rangka mendukung dan membantu pemerintah Kota Bima melawan Covid 19, Hj Ellya HM Lutfi selaku Ketua TP PKK Kota Bima bersama pengurusnya membagikan masker hasil kerajinan tangan (handmade) anggota TP PKK Kota Bima dan Majelis Taklim Uswatun Hasanah Kota Bima, pada Senin Sore (06/04/2020).


Masker yang dibuat sendiri (handmade) dari tenun bima ini dibagikan oleh Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi kepada masyarakat di sepanjang jalan mulai dari lapangan pahlawan, pasar raba, paruga nae dan kepada para pekerja/buruh serta pedagang yang berada di pelabuhan bima. Kemudian dilanjutkan dengan para penjaja Garoso dan ojek yang berada di perempatan Daya Indah.

Ketua TP PKK Kota Bima menyampaikan bahwa pembagian masker ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi TP PKK Kota Bima dan Majelis taklim Kota Bima dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona/Covid-19. Dan berharap kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19) di kota Bima.


"Kelangkaan masker menjadi salah satu kendala yang dihadapi saat ini, dan masker yang dibuat oleh ibu-ibu ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan", ujarnya.

 Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pada hari  melaksanakan inspeksi dan pengecekan pelaksanaan screening test oleh gugus tugas penanggulangan Covid -19 Kabupaten Bima yang berada di Jembatan Timbang Madawau Kecamatan Madapangga. Jumat malam,  (3/4/2020)
Bupati Bima yang di dampingi oleh kepala pelaksana  BPBD selain mengecek kesiapan personil dan peralatan yang digunakan juga menyaksikan langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pengendara dan penumpang yang masuk dari arah luar kabupaten Bima . 

Disela sela pemeriksaan bupati berkesempatan memberikan arahan kepada segenap personil yang bertugas , dalam arahannya bupati menyampaikan penghargaan atas etos kerja dan semangat mengabdi bagi bangsa dan negara yang telah ditunjukkan oleh masing masing petugas 
"kami bangga dan mengapresiasi semangat bapak ibu semua yang tidak kenal lelah menjadi garda terdepan mencegah penyebaran virus Corona" kata bupati dihadapan petugas yang ada. 

Selanjutnya bupati mengingatkan kepada Gugus tugas agar memperhatikan kelengkapan dan logistik kebutuhan bagi petugas lapangan seperti yang ada di Madawau madapangga. 

Bupati juga mengharapkan agar segenap personil menjaga keamanan diri 

"Tolong perhatikan keamanan diri , pakai APD yang cukup dan tolong data sebaik mungkin secara efektif efisien  untuk pengendara dan penumpang yang masuk kabupaten bima" lanjut Umi Dinda 

Umi Dinda begitu beliau biasa di sapa, juga meminta kepada semua personil yang bertugas mencegah penyebaran wabah Corona ini di manapun berada agar tetap sabar dan tabah ,

"mari kita kedepankan dulu kepentingan masyarakat bangsa dan negara , kita harus serius menghadapi wabah ini bersama sama " lanjut beliau. 

Dalam kunjungan ini bupati  menyerahkan dukungan logistik dan bantuan dana dari umi Dinda kepada personil yang bertugas dan disambut dengan suka cita.

 "Kami bangga memiliki bupati yang sangat mengerti dan paham akan keberadaan kami di lapangan dan kami sampaikan terima kasih kepada umi yang malam malam menengok kami anak anaknya " ungkap personil bernama Agus Salim yang saat itu ikut bertugas .

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi oleh kepala dinas Kesehatan dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima menyerahkan bantuan berupa alat semprot desinfektan untuk mesjid Besar “ Al-Hidayah “ Desa Talabiu (Kamis, 2/4/02)
Pada kesempatan itu Bupati langsung menguji fungsi alat tersebut.

Alat semprot desifektan ini ditujukan sebagai upaya untuk turut mencegah penularan Wabah Virus Corona atau Covid -19 .

Dan Di tempatkannya alat ini di mesjid Talabiu karena Mesjid Talabiu ini selalu menjadi Mesjid Singgahan bagi jamaah luar kota yang akan menuju Kota Bima , Kabupaten Dompu dan atau menuju Kabupaten Bima karena Desa Talabiu merupakan jalur utama untuk Kabupaten Bima.

Jurnal Expose, Kota Bima || Pemberlakuan jam malam yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bima sebagai langkah untuk mengantisipasi merebaknya virus corona (covid 19) sejauh ini belum menemukan adanya indikasi masyarakat yang secara positif terpapar penyakit corona.
Pantauan langsung media ini diperbatasan Kota Bima, hingga tengah malam (Selasa, 31/03/20) terlihat dengan jelas aktifitas Pemerintah Kota Bima dibawah kendali langsung Walikota Bima Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE dan didampingi oleh Asisten III Drs. H. Supratman beserta jajaran OPD setempat antara lain Drs H. Azhari (Kepala Dinas Kesehatan) Drs. H. Muhidin (Kepala Dinas Sosial) H. Sarafuddin (Kepala BPBD), Abdul Haris SE (Kepala Koperindag) dan H. Ahmad Fathony (Kepala Kesbangpol) Drs. M. Nor A. Majid (Kasat Pol. PP)

Yang terlihat sangat menarik yakni adanya keterlibatan dari beberapa Organisasi seperti Tagana, TSBK dan PC. GP Anshor dengan seragam kebesarannya masing masing. Mereka dengan sigap membantu petugas untuk mengatur lalu lalang semua kendaraan dari arah Kabupaten Bima yang memasuki wilayah Kota Bima untuk dilakukan pengecekan suhu badan dari para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat  (mobil dan motor)

Alfian Indra Wirawan S. Adm, selaku Wakil Ketua Dewan Pembina PC. GP Anshor Kota Bima pada media ini menjelaskan bahwa "selaku Pembina PC. GP Anshor saya berkomitmen untuk membantu serta memberikan insentif kepada adik-adik dari ketiga organisasi (Tagana, TSBK dan PC. GP Anshor) selama mereka menjalankan tugasnya untuk mendampingi tim penanganan covid 19 diperbatasan Kota Bima Ini" demikian jelasnya
Masih menurutnya "Harapan saya semoga masyarakat lainnya dapat membantu para petugas untuk proaktif melaporkan setiap adanya bagian keluarga yang baru datang dari luar daerah agar mematuhi anjuran pemerintah untuk segera secara sukrela melaporkannya pada posko penanganan covid 19 yang sudah disiapkan oleh pemerintah setempat" harapnya

Keseriusan Pemerintah Kota Bima untuk memutus mata rantai merebaknya covid 19 di Kota Bima sepertinya tidak main-main, terlihat dengan jelas bagaimana pemkot Bima menurunkan hampir semua instrumen yang ada seperti halnya Institusi Kepolisian, TNI, Pol PP. Bahkan dengan tegas H. Muhammad Lutfi selaku Walikota Bima menekankan

"Jangan ada satupun pengendara mobil atau motor maupun penumpang lainnya yang lolos dari pemeriksaan dan seandainya ada yang terdeteksi suhu badannya diatas standar kewajaran segera dilakukan penanganan sesuai dengan standar SOP nya" harapnya

Sementara H. Azhari Selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima mengaku sudah mempersiapkan tenaga medis yang diakomodir dari semua Puskesmas "kami sudah mempersiapkan tenaga medis yang ada sebagai langkah kongkrit untuk mengantisipasi bilamana ada masyarakat yang terpapar penyakit corona tsb" jelasnya

Upaya prefentif dan keseriusan Pemkot Bima dalam upaya mengantisipasi serta memutuskan mata rantai covid 19 tersebut mestinya dapat dipatuhi oleh masyarakat lainnya sehingga kekhawatiran kita semua hendaknya dapat dilewati @ry@

Jurnal Expose, Kota Bima || Warga Masyarakat RT 01 Lingkungan Kelurahan Panggi melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri pada lingkungan setempat Selasa (31/03).

Kegiatan penyemprotan oleh Babinsa didampingi, Lurah beserta staf LPM, RT, Kepala SDN 32 Kobi dan staf serta para pemuda.

Mahyudin Mas'ud selaku masyarakat setempat mengucapkan Terima kasih kepada semua pihak yang telah berparstisipasi dan membantu sehingga terlaksananya kegiatan sosial ini, diantaranya Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm, Lurah panggi beserta staf, ketua RT. 01, Ketua LPM Panggi, Babinsa, kepala SDN 32 Kobi beserta staf, Tokoh pemuda dan seluruh masyarakat panggi pada umumnya.

"Semoga apa yang dlakukan ini dapat bernilai ibadah" dan upaya pencegahan wabah Virus Corona atau Covid 19 yang kita lakukan ini cepat berlalu dan kita bisa hidup tenang. Tuturnya.

Mas'ud mengajak pada semuanya untuk peduli terhadap sesama dengan menerapkan apa yang telah di sampaikan oleh pemerintah sesuai dengan himbauan maupun surat edaran yang telah di keluarkan.

Mari kita sayangi Diri sendiri, keluarga dan orang - orang di sekitar kita dengan cara menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing - masing. Doa terbaik dari kita semua, semoga penyemprotan ini kita terhindar dari bala bencana yg sedang melanda dunia ini. Pungkasnya.

Jurnal Expose, Kota Bima || Sekretaris Daerah Kota Drs H Mukhtar MH secara simbolis menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB untuk Kota Bima. Bantuan ini berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 125 buah.
Alat Pelindung diri (APD) ini nantinya akan di berikan kepada petugas medis dan petugas yang bekerja di lapangan. Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah usai penyerahan di Halaman Kantor Walikota pada 31 Maret 2020.

"Hari ini Pemkot Bima mendapatkan bantuan APD dari Pemerintah Provinsi NTB. Bantuan-bantuan ini sangan membantu pemerintah Kota Bima utamanya agar pencegahan wabah virus covid-19", Jelas Sekda.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi corona. Dibutuhkan kesadaran bagi semua pihak untuk melawan arus ini.

Penyerahan ini didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs H Gawis, Kepala BPBD Kota Bima Ir H Syarafuddin MM, Kepala Satpol PP Kota Bima dan unsur dari BPBD Kota Bima

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Pasien terduga tepapar Covid-19 (Corona) asal Kabupaten Dompu, NTB, hingga kini masih dirawat intensiv, pada ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.(27/2/20)

Pasien Jamaah Tablig, laki-laki (50) masuk  Rumah Sakit pada 27 Maret 2020 sekitar Pukul 01:00 wita, dini hari. Pasien adalah salah satu penumpang KM Binayah yang semalam berlabuh di Pelabuhan Bima.


Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, mengatakan, pasien hingga kini masih dipantau perkembangan oleh Tim medis pada ruangan Isolasi. Malam itu, ia langsung dievakuasi menggunakan mobil Ambulance ke RS, pas turun dari KM Binayah di Pelabuhan Bima, dari Pelabuhan laut Makassar.

"Dari Pelabuhan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Dengan keluhan  Sesak, Batuk berdahak, Pilek, Nyeri Perut, Diare,  dan Nyeri Tenggorokan," kata Chandra.

Menurutnya, pasien dalam perjalanan  dari Makasar pulang mengikuti acara Tabligh Akbar. Saat ini sedang dirawat di ruang Isolasi RSUD Bima, dengan diagnosa Pnemonia, CHF (Gagal Jantung), Infeksi Tenggorokan, Gastritis Akut. Pasien masuk kategori/kriteria PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
Baca juga :
"Tim Gabungan Gugus Tugas Periksa Penumpang KM Binaiyah, 1 Orang Diduga Suspect"
Untuk mengetahui apakah pasien positif atau negatif terpapar Covid-19, akan dilakukan pemeriksaan swab atau spesimen yang akan dikirim ke Surabaya. Hingga kini tim medis telah melakukan terapi atau penanganan sesuai prosedur. Dan menghimbau masyarakat tidak panik tetap melakukan pola hidup sehat dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

"Sambil menunggu hasil pemeriksaan swab atau spesimen, masyarakat mohon bersabar nanti pemerintah akan mengumumkan secara resmi,"lanjut mantan Camat Woha ini.

(Sumber : ProKom Setda Bima)

Kota Bima, Jurnal Expose || Tim Gabungan yang terdiri dari Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona beberapa daerah, Kota Bima, kabupaten, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pelabuhan Bima tengah mempersiapkan penjemputan ratusan penumpang yang terdiri dari penumpang umum dan jamaah tabligh yang datang dari Makassar dengan KM Binaiyah, Kamis (26/3/2020) malam.


Penjemputan penumpang umum dan khusus jamaah Tabligh akbar sebanyak 604 Orang. Dimana terdiri dari Penumpang yang turun di pelabuhan Bima sejumlah 300 orang dan penumpang yang melakukan pemberangkatan dari pelabuhan Bima sebanyak 312 orang.

Kepala Dikes Kota Bima Drs. H Azhari mengungkapkan, untuk tindakan pencegahan tim gabungan Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona akan melakukan periksaan pada semua penumpang baik yang datang maupun pergi dalam bentuk dua tahap pemeriksaan.

Tahap Pertama Penumpang khusus jamaah Tabligh Akbar sebanyak 178 orang yang berasal dari
Kota bima sebanyak 9 orang, kabupaten Bima sebanyak 20 orang dan Kabupaten Dompu 138 orang serta Kabupaten Sumbawa sebanyak 11 orang akan dilakukan pemeriksaan langsung setelah turun dari kapal.
Dan dari pemeriksaan 1 orang penumpang diduga suspect Corona dan langsung diisolasi dari klinik kapal diangkut dengan tandu dan dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bima sebagai Rumah Sakit rujukan dengan mobil Ambulance khusus.

Untuk penumpang Jamaah Tabligh Akbar yang lainnya sebanyak 177 orang dipulangkan dengan kondisi sehat tapi tetap dalam pengawasan, dilakukan isolasi mandiri dan akan tetap dipantau oleh tim gugus tugas daerah masing-masing.

Tahap Kedua untuk penumpang umum yang terdiri dari 122 orang juga dilakukan pemeriksaan di tempat. Dari hasil pemeriksaan diketahui 1 orang penumpang dari Kabupaten Bima dengan suhu di atas 37 derajat dan sakit dengan riwayat sakit Malaria/typus, namun untuk tindakan selanjutnya di isolasi mandiri.

Penumpang umum yang lainnya sejumlah 121 orang diperbolehkan pulang ke rumah dengan tindakan isolasi mandiri.

Untuk penumpang yang akan melanjutkan pemberangkatan dari pelabuhan Bima yang terdiri dari 304 penumpangan lanjutan di tambah 8 org penumpang yg naik dari bima tetap diperiksa dan di hasilnya baik-baik dan diperbolehkan melanjutkan pemberangkatan.

 Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Hari ketiga, kerja Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, telah menyelesaikan 70 titik di 16 Desa pada empat Kecamatan. Dari hari pertama hingga hari ketiga TGT telah menuntaskan 120 area publik dan melebihi yang ditargetkan.


Areal yang disisir pasukan Disinfektan ini meliputi, area mesjid, pasar, terminal, area pertemuan, kantor dan rumah jabatan. Juga, Kecamatan Palibelo satu desa, Bolo (sembilan) 9 desa, Mada Pangga tiga desa dan Woha  Tida Desa.

Pada hari ketiga ini, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, turun ambil bagian mensupport tim kerja di lapangan dan juga ambil bagian menyemprot Disinfektan pada salah tempat ibadah di Kecamatan Madapangga

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, mengatakan,  Damkar, TRC BPBD, Tagana Dinsos dan Dinkes berpencar di beberapa titik.

‘’Tim akan menyemprot disinfektan di tempat-tempat umum, Pasar Tente dan tempat ibadah di Kecamatan Woha dan Bolo, juga dilakukan penyemprotan di Kediaman Bupati Bima dan Pandopo Wakil Bupati Bima di Jalan  Soekarno-Hatta, Kota Bima’’ ujar Chandra. (26/3/2020)

Bupati yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima ini, mengatakan, Pemerintah tatap berkomitmen memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Karena menurut Chandra, sampai hari ini di NTB baru dua orang yang positif Covid 19.


Bima sebagai pintu masuk Propinsi NTB dari bagian Timur, terus berupaya dan salah satunya dengan melaksanakan penyemprotan, pada fasilitas dan tempat-tempat umum.

Diakui Bupati, kata Chandra, sampai dengan hari ini Up date dari Gugus Tugas, 66 dalam masuk dalam ODP. 53 masih dalam pantauan dan 3 (Tiga) orang yang sudah selesai dalam pantuan.

"Kita berharap tidak ada perkembangan kasus. Ini semua bisa diwujudkan dengan adanya kesadaran masyarakat. Mulai dari prilaku hidup bersih kemudian memastikan untuk beraktivitas dalam rumah, tidak bersosialisasi dalam jumlah banyak,’’ujar Umi Dinda, 

Pasca penetapan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, semua Dinas dan institusi Pemerintah  sampai di Kecamatan dan Desa terus bergerak. Pada Dinas Diskoperoindak, selain telah melakukan disinfektan secara mandiri di tiap-tiap ruangan, juga telah membuat tempat cuci tangan (Wash-Hands).

Sedangkan di Kecamatan semua sudah bergerak. Tim Gugus Tugas Kecamatannya, lanjut Chandra, setelah senam pemanasan bersama, mereka melakukan sosialisasi keliling menggunakan mobil Ambulan dan Mobdis Camat Tambora, di 7 Desa se Kecamatan Tambora.

Di Kecamatan Lambu, tim Kecamatanya, memasang kran air dan menyediakan sabun cuci tangan, di depan Kantor Camat setempat, untuk masyarakat yang datang di kantor. Dan di Kecamatan Madapangga, tim melakukan penyemprotan di Desa Dena pada tempat-tempat umum dan rumah penduduk. Semua tim bergerak bersama Polsek, Danramil, Puskesmas, Aparat Desa dan masyarakat setempat. Penyemprotan di Mushollah, Rumah Dinas, Aula dan Ruang  Kerja Kantor Camat Madapangga. Semua berjalan lancar

Di Kecamatan Bolo penyemprotan serentak di desa-desa se Kecamatan  Bolo, melibatkan Babin dan Babinkamtibmas serta aparat desa. Kemudian di Kecamatan Sape, tim Kecamatan memasang  enam buah wadah cuci tangan (wash-hands) di tempat di pasar Sape untuk kebutuhan pengunjung pasar dan masyarakat umum.

(Sumber : ProKom Setda Bima)


Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Sikap dan komitmen Pemkab Bima, melawan wabah Covid-19 (Corona) di wilayah Kabupaten Bima, terus digelorakan.

Pasca penetapan  Gugus Tugas Covid-19, seluruh jajaran Pemerintah hampir diseluruh Kecamatan bekerja secara sporadis dan masif.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, sebagai Pengendali tekhnis beserta tim, juga dibantu petugas pada masing-masing kecamatan, bergerak hampir di 50 titik yang dilakukan secara random. (Selasa, 24/3/2020)


Sekretaris Gugus Tugas, Aris Munandar ST, MT, mengatakan, tim yang bergerak dibagi dua. Yakni tim satu bersama TNI dan Brimob yang bertugas di posko siaga bencana BPBD. Kemudian tim dua bersama Tagana dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bima.

"Mulai hari ini, tim akan bekerja sampai tiga hari kedepan dari pagi hingga sore. Dibantu oleh banyak tenaga hampir di lima puluh titik pada empat  Kecamatan," ujarnya.

Dijelaskan Kalak BPBD Kabupaten Bima ini, tim yang bergerak di kompleks Kantor Bupati melakukan penyemprotan dari Kantor Dinas Kesehatan, BPBD, Perhubungan, Catatan Sipil, Dikbudpora dan berakhir di bagian Setda pada Ruangan Bupati, Wakil Bupati  dan Sekda Bima.


Ia berharap kerja sama semua Kepala OPD, Pimpinan Badan, Camat dan para Kepala Desa (Kades) tetap solid. Dijelaskan Kalak Aris, kita bergerak serentak untuk program disinfektanisasi diseluruh wilayah Kabupaten Bima. Untuk membangun rasa awarenes dan kewaspadaan masyarakat.

Aris meminta semua pimpinan yang terlibat di Gugus Tugas dapat memasang spanduk sosialisasi, memutus mata rantai penyebaran virus pada unit kerja masing-masing. Kemudian memfasilitasi tersedianya alat cuci bilas atau hand sanitizer.


Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Sementara itu Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, mengatakan,  di Kecamatan Sape, tim Gugus Tugas Covid 19 melaksanakan koordinasi dengan Manager PT. ASDP Sape. Tim akan membahas langkah yang diambil terhadap penumpang, Kapal penyeberangan Ferry.  (Selasa, 24/3/2020)


Kemudian tim melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar dan Masjid Raya Sape. Namun sehari sebelumnya, tim telah melakukan penyemprotan di Pelabuhan Penyeberangan Laut Sape dan Desa Sari.

Di Kecamatan Lambu, juga dilakukan penyemprotan Disinfektan pada  tempat-tempat umum yaitu Masjid Al-Hidayah Desa Rato dan Masjid Arrahmah.
Di Kecamatan Wera, tim Gugus Tugas melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Camat Wera dan fasilitas Umum dilanjutkan dengan sosialisasi ke desa-desa.

Sedangkan di Kecamatan Tambora, setelah tim melakukan penyemprotan pada tempat ibadah, Muspika Kecamatan Tambora, Kepala UPT Puskesmas dan Ketua Forum Kades se Kecamatan Tambora melakukan Rakor terbatas.
 Menurut Camat Tambora, Drs Isra, Rakor terbatas itu akan membahas rencana aksi pencegahan Covid-19 selama seminggu kedepan.

(Sumber : ProKom Setda Bima)

Kota Bima, Jurnal Expose || Tim Gabungan pencegahan Virus Corana Kota Bima terus bekerja tanpa mengenal lelah sesuai dengan arahan dan tujuan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19) di masyarakat Kota Bima. dan di hari kedua Dinas Kesehatan Kota Bima bersama Tim Gabungan Pencegahan Virus Corona Kota Bima kembali melakukan penyemprotan Disinfektan di berbagai tempat-tempat umum dan keramaian, Selasa (24/3/2020).

Di hari kedua Tim gabungan berhasil menyelesaikan penyemprotan disinfektan di 38 Titik. Dimana tim dibagi dengan tugas masing-masing, Tim 1 dari Dinas Kesehatan Kota Bima melakukan penyemprotan di Masjid Terapung, Terminal Dara, Kapolsek Rasanae Barat, Rusunawa, Kantor Imigrasi, Pos Tolumundu dan kawasan pelabuhan dan Pos Polisi Airud.


Tim II dari BPBD Kota Bima di hari kedua telah melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah Sakit Bima, Masjid Raya Al Muwahidin, Kantor Camat Rasanae Barat, Kantor Lurah Pane, TK Tunas Mekar, Masjid Sultan Kaharudin, Masjid At-Taqwa Lampu Merah Paruga, SD IT Al-Islam, TK Perwanida 2, SDN 2 Kota Bima, Musholla Nurul Islam Saleko, dan Masjid Al-Fatih Sarae

Sedangkan Tim III dari Polisi Pamong Praja Kota Bima melakukan penyemprotan di area Kantor Lurah Sarae, SDN 21 Kota Bima dan Kantor Kelurahan Nae.

Siangnya Tim I dan Tim II bergabung melakukan penyemprotan di wilayah Kompi Senapan A Bima, Puskesmas Jatibaru, TErminal Jatibaru, Kawasan Asi Mbojo dan Pasar Amahami


Dan terakhir Tim PMI berhasil melakukan penyemprotan di wilayah timur diantaranya Kantor Lurah Lampe, Tukad Mas, Masjid Lampe, Kantor Camat Rasanae Timur, Taman Kodo, Kantor Lurah Oi Mbo, Puskesmas Rasanae Timur, Terminal Kumbe, Rumah Sakit Dr. Agung, dan Kantor Pos Raba serta Disnakertrans Kota Bima

Dan besoknya di hari ketiga (Rabu, 25/3/20) Tim Gabungan Pencegahan Virus Kota Bima berencana akan melakukan penyemprotan di 53 titik perkantoran dan keramaian.

Kota Bima Jurnal Expose || Ditengah gencarnya kekhawatiran penularan penyakit corona (covid 19) Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan setempat saat ini sedang membuka posko induk penanggulangan yang bertempat di Puskesmas Paruga


Drs H. Azhari M. Si pada media ini menjelaskan "Posko penanggulangan ini tentunya akan berfungsi sebagai tempat untuk menerima apapun laporan dari masyarakat yang berkaitan dgn penyakit corona sehingga adanya laporan yang dimaksud akan dapat sesegera mungkin ditangani" urainya

Bahkan dengan tegas dirinya berharap "sekiranya ada informasi bahwa ada warga masyarakat yang terkena virus corona yang dimksud maka kami himbau untuk sesegera mungkin dilaporkan pada posko penanggulangan yang sudah kami sediakan ini" tandasnya


Untuk dipatuhi oleh kita semua dan demi terpantaunya indikasi awal dari penyakit corona yang sudah menelan ratusan jiwa nyawa manusia maka sangat di harapkan partisipasi aktif dari kita semua untuk segera melaporkan bilamana ditemukan adanya gejala penyakit yang dimaksud @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose || Menindaklanjuti himbauan pemerintah pusat maupun daerah dalam penanggulangan wabah virus Corona (Covid-19) yang saat ini menjadi Atensi Nasional maupun internasional. Dinas Kesehatan Kota Bima bersama Tim Gabungan Pencegahan Virus Corona Kota Bima melakukan Berbagai kegiatan diantaranya Melaksanakan kegiatan penyemprotan tempat tempat umum di kota Bima yang dimulai hari ini, Senin (23/3/2020).


Rencana penyemprotan dilakukan di 192 titik diantaranya kantor pemerintahan, pusat keramaian dan tempat ibadah. Untuk sementara di hari pertama (23/3/2020) sudah 22 lokasi yg sudah dilakukan penyemprotan oleh tim. Lokasi terakhir penyemprotan di puskesmas mpunda


Disamping melakukan penyemprotan, Dinas kesehatan kota Bima UPT Puskesmas Penanae di hari yang sama berkoordinasi dengan LAPAS Kota Bima menyebarkan dan memberikan brosur yang berisi tentang informasi terkait  covid 19,PHBS, pencegahan HIV dan TB paru serta melakukan penyuluhan keliling Tentang Covic-19 dan DBD didampingi oleh Babinsa dan babintibmas.


Rencana untuk hari kedua, besok penyemprotan disinfektan akan dilakukan dan dilanjutkan mulai pukul 08.00 Wita dan berfokus pada tempat-tempat ibadah dan tempat-tempat umum, diantaranya :
1. Kompleks kantor Camat Rasanae Timur;
2. Taman Kodo;
3. Kantor Lurah Oi Mbo;
4. Puskesmas Rasanae Timur;
5. Terminal Kumbe;
6. SMPN 3 Kota Bima;
7. Kantor Kelurahan Kumbe;
8. Puskesmas Kumbe;
9. Masjid Kumbe;
10. Masjid Baiturrahman;
11. Kantor Lurah Rabadompu Barat;
12. Masjid Baitul Hamid Penaraga;
13. Masjid Mutmainnah;
14. Kantor BPBD Kota Bima;
15. Masjid Sebelah Selatan Kediaman Walikota;
16. Kantor Lurah Penaraga;
17. Kantor Camat Raba.

Kota Bima, Jurnal Expose || terkait Himbauan kewaspadaan merebaknya wabah virus corona (COVID-19) yang saat ini menjadi Atensi Nasional maupun internasional. Kapolsek Rasanae Timur Iptu Suratno, Kanit Sabhara, Kanit Binmas, Kanit Provos, bhabinkamtibmas bersama Danramil rasanae Letda Arsyad serta anggota Koramil Rasanae Kota Bima melaksanakan patroli bersama sekaligus memberikan himbauan terkait kewaspadaan merebaknya wabah virus corona  (COVID-19). (Senin, 23/3/20)


Kegiatan patroli gabungan tersebut mengambil star di Kantor Koramil rasanae kodim 1608 Bima dengan rute perjalanan patroli menuju wilayah Polsek Rasanae Timur.

Beberapa tempat yang datangi  pasar penaraga, selanjutnya tim patroli gabungan melanjutkan perjalanan dengan melewati Hotel mutmainah, belok kiri cabang SMA 3 Kota Bima, dan berakhir di Terminal Kumbe, dalam perjalanan para bhabinkamtibmas dan bhabinsa tetap menyuarakan himbauan melalui pengeras suara agar tetap waspada terkait wabah virus corona (COVID-19).


Himbauan yang disampaikan tersebut meminta warga masyarakat tidak panik, harus sadar terkait maraknya penyebaran wabah virus corona guna tetap di rumah, jaga kebersihan, jaga jarak dalam berinteraksi langsung dengan rekan ataupun orang lain, menghindari bepergian keluar daerah maupun ketempat2 hiburan, dan menghindari kegiatan reunian bersama rekan-rekan, berkumpul ditempat ramai.

Juga dihimbau untuk selalu menggunakan masker dan gunakan hand sanitizer agar terhindar dari virus corona(COVID-19) dan terkait anak-anak kita yang diliburkan di rumah agar manfaatkan waktu tersebut untuk berdiam diri dengan tetap belajar di rumah, bersihkan halaman dan rumah masing-masing.
Selalu menjaga kesehatan, jaga pola makan dan istirahat yang cukup serta perbanyak konsumsi vitamin dan air sehingga imunitas kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik dan fit stabil sehingga mampu membentengi dari virus-virus yang masuk.

Dan terakhir menghimbau untuk berdoa semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua agar kita di Kota Bima khususnya dan pada umumnya negara RI serta dunia dijauhkan dari wabah virus corona (COVID-19) yang merajalela ini.

Kota Bima, Jurnal Expose || Dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19, Pemerintah Kota Bima pagi ini (Senin 23/3/2020) melakukan penyemprotan di berbagai titik lokasi yakni perkantoran, masjid, ruang publik dan kantor yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.


Penyemprotan dilakukan oleh Tim dari Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid 19 Kota Bima yakni tim dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP Kota Bima dan PMI Kota Bima.

Beberapa lokasi penyemprotan yakni Kantor Walikota, Kantor Pelayanan Terpadu, Satpol PP, BPKAD, Kantor DPRD, Dukcapil, Markas Pom, Masjid Penaraga, Puskesmas Mpunda, Kompleks Kantor Dikbud, Gedung Seni Budaya, Paruga Nae, Puskesmas Paruga, Puskesmas Kumbe, Puskesmas Rasanae Timur, RSUD Kota Bima, Puskesmas Jatibaru, Masjid Al Muwahiddin, Masjid At Taqwa, Masjid Terapung, Masjid An Nur Rabadompu.

Penyemprotan dilakukan di 192 titik di Kota Bima dan akan dimaksimalkan selama pekan ini.

Saat ini, diberbagai perkantoran dan area publik juga sudah mulai menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni menyediakan handsanitizer di ruang kerja masing-masing.

Sebagaimana edaran gubernur NTB maka acara keramaian dan melibatkan masyarakat sementara untuk tidak diadakan. Dan dikes akan berkonsentrasi menyelesaikan penyemprotan di beberapa lokasi seperti teminal, pelabuhan, kantor, area publik dan masjid.

Masyarakat diminta tetap siaga dan membantu untuk pencegahan dengan mengurangi aktivitas diluar rumah, menjaga kebersihan dan tetap melakukan social distancing.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kota Bima menetapkan status siaga darurat bencana non alam untuk kejadian luar biasa covid 19 / corona virus. Hal ini berdasarkan surat keputusan Walikota Bima Nomor : 188.45/312/360/III/2020 tentang penetapan status siaga darurat bencana non alam kejadian luar biasa corona virus disease 2019 di Kota Bima.


Hal ini menimbang bahwa penyebaran Corona Virua Disease 2019 (Covid 19) di wilayah indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu dan telah menimbulkan korban jiwa serta kerugian material dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Indonesia telah menetapkan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) sebagai bencana nasional pada tanggal 14 Maret 2020.

Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Kejadian Luar Biasa Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Bima dilakukan selama 169 (seratus enam puluh sembilan) hari kalender terhitung sejak tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020, dan status ini ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan pelaksanaan penanganan darurat di lapangan.

Diharapkan dengan ditetapkannya status siaga dapat membuat masyarakat lebih berjaga-jaga sehingga mengantisipasi dampak yang lebih luas dan dilakukan upaya penanganan yang bersifat cepat, tepat, terpadu dan komprehensif khusunya untuk wilayah Kota Bima  dan NTB pada umumnya.

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE menggelar Rapat Terbatas Koordinasi Terkait Penanganan Corona Virus (Covid-19) di Ruang Rapat Walikota Bima, Senin 16 Maret 2020.
Rapat digelar bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj Anggriani, SE, Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima Harris Tewa, SH MH, Seluruh Asisten dan Staf Ahli Walikota Bima, Pimpinan Perangkat Daerah, Kapolres Bima Kota atau pejabat yang mewakili serta perwakilan dari Tenaga Medis.

Adapun sejumlah arahan atau himbauan yang diambil oleh Walikota Bima dan disetujui oleh seluruh peserta rapat, sebagai berikut :

1. Meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah mulai dari TK/PAUD sampai SMP selama 14 hari, dari tanggal 16-29 Maret 2020.

2. Meniadakan seluruh kegiatan ekstrakurikuler dan melakukan kegiatan belajar secara online.

3. Menghindari kegiatan yang memungkinkan terjadi kontak fisik secara massal/menghindari tempat kerumunan.

4. Menghentikan kegiatan pemerintah yang melibatkan masyarakat banyak.

5. Menghimbau untuk menyediakan antiseptik dan disinfektan di fasilitas pemerintah, umum dan tempat ibadah.

6. Melarang pejabat dilingkungan pemerintah Kota Bima untuk melakukan perjalanan dinas luar daerah dan luar negeri (kecuali sangat penting dan mendesak).

7. Diminta kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

8. Masyarakat yang baru datang dari luar negeri atau daerah yang berpotensi terpapar Covid 19 dalam 14 hari terakhir, sebaiknya menghubungi Dinas Kesehatan Kota Bima (Contac Person: 085239047521).

Himbauan tersebut telah tertuang dan diterbitkan melalui Surat Edaran dengan Nomor 120 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang ditandatangani Walikota Bima tertanggal 16 Maret 2020.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Bima tanggal 6 Maret 2020 tentang kewaspadaan penyebaran virus Corona di Kabupaten Bima Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi lintas sektor dan lintas program penanggulangan penyebaran wabah virus Corona di Kabupaten Bima dengan mengundang instansi terkait dan para kepala Puskesmas se Kabupaten Bima Selasa (10/3) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dr. H. Ganis Kristanto menjelaskan, Rakor telah menutuskan beberapa poin penting yaitu memastikan kesiapan semua lintas sektor seperti RSUD Bima sudah siap dengan 4 kamar ruang isolasi, APD (alat pelindung diri), tenaga medis, ambulans dan lain-lain.

Demikian halnya KKP dan Bandara, Kantor Imigrasi, Kepolisian, BPBD, Dinas Perhubungan, Peternakan, Dinas Sosial,RRI, Kominfo, Dikes dan Puskesmas telah siap mendukung dan berkoordinasi bila ada kasus sesuai Tupoksi masing-masing.

Dijelaskan Ganis, "untuk kemudahan komunikasi, dibentuk WA group untuk berbagi informasi dan semua Puskesmas wajib mensosialisasikan informasi terkait wabah corona kepada masyarakat. Demikian halnya aparat Polri dan Tenaga dokter melakukan koordinasi internal.


Senada dengan Ganis, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dikes Rifai S.Sos,. M.Ap menjelaskan, Rakor tersebut memutuskan Pembentukan Tim Penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Bima dengan SK Bupati Bima.

Disamping itu kata Rifai, "Puskesmas wajib memasang spanduk atau Baliho di wilayahnya serta penyuluhan tentang Covid 19 pada semua momen untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan pada masyarakat.

Agar tidak terjadi bias informasi juru bicara covid ini hanya satu pintu yaitu Kadis Kesehatan atau Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dikes Kabupaten Bima.
Tim terdiri dari penasihat: Bupati, Wakil Bupati dan Sekda. Tim diketuai Asisten I, Wakil Ketua l : Kadikes, Wakil Ketua ll : Kabag Kesra dan Sekretaris : Kabid P2P Dikes Kabupaten Bima dengan anggota semua instansi terkait.

Sumber : Tim Komunikasi Publik Diskominfostik Kabupaten Bima
Diberdayakan oleh Blogger.