Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  dan Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan  HM Noor, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Selasa 25 Agustus 2020.

Kunker Bupati dan Wabup Bima ini, selain dampingi pejabat lingkup Pemkab Bima, juga ikut mendampingi adalah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Hj Sri Nuryati Mahfud dan anggota DPRD Dapil Bolo dan Madapangga, Azhar SE.

Kegiatan diawali di Desa Mpuri, dan dipusatkan di halaman Masjid Nurul Huda Mpuri. Ratusan simpatisan Bupati Bima tumpah ruah di jalan, menyambut dan ingin bersalaman dengan Bupati wanita pertama di NTB tersebut. Praktis jalan yang akan dilewati rombongan Bupati macet total.

Kades Mpuri, Abdullah, menyampaikan ucapan terima kasih atas Kunker yang dilakukan oleh Bupati Bima dan Wabup. Menurut Kades, masyarakatnya telah menunggu kehadiran Bupati dan rombongan sejak pagi hari.

"Akhirnya, yang kita ditunggu sudah datang,"ujar Kades Abdullah, di hadapan warga yang menghadiri acara sambung rasa tersebut.

Jelaskan Kades, bahwa situasi keamanan di Mpuri relatif aman. Tidak ada riak-riak ataupun gesekan-gesekan dari masyarakat yang dipimpinnya.


Sehingga dalam proses pembangunan di Mpuri  berjalan aman dan nyaman.

Khusus untuk pembangunan masjid raya Desa Mpuri, kata Kades, pihaknya telah mengumpulkan uang secara swadaya dari warganya dan terkumpul Lima Ratus Juta rupiah.

Kades meminta, untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Huda, Bupati Bima dapat membantunya, terutama untuk menyelesaikan pembangunan menaranya.

Sementara itu, Bupati Bima menyatakan, apa yang disampaikan oleh Kepada Desa adalah juga kita bersama.

Menurut Bupati, membangun membutuhkan kebersamaan semua masyarakat. Apalagi membangun masjid, itu adalah kewajiban kita bersama.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Mpuri, yang dengan penuh kesadaran telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Apa lagi menjelang dilakukannya pemilihan kepala daerah.

"Pilihan boleh beda, tetapi jangan merusak hubungan dan silaturahim,"ujar Bupati.

Bupati Bima, membantu uang secara pribadi untuk menyelesaikan menara masjid Nurul Huda, sebesar Rp. 20 juta. Dan bantuan yang diberikan tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.

Di Woro Bantu Masjid dan kegiatan Pemuda Rp 37 Juta

Dari Mpuri, Bupati Umi Dinda lanjut ke Desa Woro. Sepanjang jalan yang dilewati Bupati dan rombongan, masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu tumpah ruah di jalanan.

Tatap muka dilangsungkan di halaman Kantor Desa Woro. Kades Woro, Abdul Farid, dalam sambutanya meminta, agar Bupati dapat membantu anggaran untuk membuat sumur bor dan jembatan tani di So Ompu Wia.

"Trims atas Kunker yang dilakukan Bupati dan Wakil. Desa Woro masih aman terkendali. Mudah-mudahan dalam kepemimpinan saya  lima tahun kedepan jauh dari halangan dan rintangan,"harap Kades Abdul Farid.

Bupati Bima, mengaku terharu melihat sambutan yang dilakukan keluarga di Desa Woro. Menurut Bupati, Pemerintah hadir untuk memastikan program-program di desa, yang bisa dibantu melalui dana APBD.

Menghadapi musim kemarau, Bupati Umi Dinda meminta, masyarakat tetap bersabar. Bersama-sama menjaga sumber mata air agar tidak kering dan tidak terjadi krisis air berkepanjangan.

Karena, kata Bupati, saat ini, jangankan yang kekurangan air, yang banyak air saja pasti mengalami kekurangan air.

Bupati membantu secara Pribadi Rp. 25 juta untuk Masjid Nurul Hidayah dan Rp 10 juta untuk masjid At-taqwa, Dusun Rasabou Desa Woro. Diterima langsung oleh Kades Woro, kemudian diserahkan pada panitia pembangunan masjid.

"Ini murni bantuan pribadi kami. Pahalanya disedekahkan untuk almarhum H Ferry Zulkarnaen ST,"ujar Umi Dinda.

Selain membantu masjid, Bupati juga menyerahkan bantuan alat masak, alat-alat olahraga dan amply fire.

Sebelum melanjutkan kunjungan kerja di Desa Campa, Bupati dan Wakil menyempatkan diri mengunjungi kegiatan lomba olahraga bola volly, Tarik Tambang, lari karung, yang diadakan oleh Pemuda dan Mahasiswa Woro, di lapangan olahraga Desa Woro.

Bupati Umi Dinda, menyerahkan bantuan uang pribadi dua juta rupiah kepada panitia dan alat olahraga berupa bola voli dan net.

Di Campa Bantu Masjid Rp 50 Juta dan Serahkan 115 Lembar KTP Gratis

Di Desa Campa, kegiatan di langsungkan di halaman Kantor Desa Campa.

Sebelum tatap muka dilangsungkan, rombongan Bupati dan Wakil melaksanakan sholat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Huda, yang bersebelahan dengan Kantor Desa Campa.

Kades Campa, M Taufik SH,  menyatakan, atas nama masyarakat Campa, berterima kasih, Bupati dan Wakil beserta rombongan melakukan Kunker di Desa yang dipimpinya.

"Mudah-mudahan kehadiran Bupati dan Wakil membawa berkah bagi Desa Campa,"ujar Taufik.

Taufik mengaku, situasi keamanan di desanya relatif lebih aman dan terkendali. Karena kerjasama rakyat dan aparat keamanan, terutama Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kades melaporkan juga, bahwa pembangunan masjid Nurul Huda telah dilakukan.  Lebih kurang 90 persen merupakan swadaya masyarakat, putra dan putri Desa  Campa yang tersebar di berbagai Daerah.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, hingga selesainya pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak Desember mendatang.


Apa yang disampaikan Kades adalah harapan kita bersama. Kata Umi Dinda, kita harus memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk selalu bekerja.

Kepada semua perangkat desa,  jejak saat Pilkades dapat dihilangkan. Saatnya membangun bersama-sama dengan Kades terpilih karena menjadi pemimpin itu tidak mudah.

Di Campa, Bupati menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Huda, melalui Dana CSR dari Bank NTB sebesar Rp 50 juta dan menyerahkan KTP 115 lembar yang dicetak secara gratis, kepada usia pemegang pertama KTP. ( ProKom)

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Kecamatan Madapangga Tahun 2020 , Jumat (20/3/2020) Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Ndano yang di tandai dengan penekanan tombol Sirine.

Dalam sambutannya Bupati Bima menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras dan penuh kreativitas oleh segenap komponen di kecamatan madapangga terutama segenap panitia dan masyarakat desa Ndano yang telah berhasil membangun Kemegahan di arena STQ madapangga tahun ini . Bupati juga menyampaikan sosialisasi perlunya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hal ini untuk menyikapi fenomena Virus Corona menjadi trending topic dunia.

Selanjutnya Bupati mengingatkan bahwa STQ adalah salah satu upaya kita untuk membangun ahlak umat ditengah globalisasi yang begitu pesat "Saya berharap moment STQ Kecamatan Madapangga dapat dimaknai sebagai sebagai upaya membumikan Al-Qur’an dan mencetak generasi muda yang Qur’ani" ungkap Umi Dinda.

Beliau juga berharap STQ ini dapat menghasilkan Qori dan Qoriah yang berkualitas dan dapat mencapai prestasi tinggi sebagaimana yang telah dicapai oleh salah satu Qori terbaik asal kabupaten bima yaitu Qori Internasional Syamsuri Firdaus “ dengan penilaian yang obyektif , kita harapkan semoga melalui STQ ini muncul Samsuri – Samsuri yang lain”. Kata Umi Dinda

Sebagai bentuk apresiasi kepada panitia STQ Kecamatan madapangga , Bupati memberikan bantuan secara pribadi sebesar 5 juta Rupiah yang diserahkan kepada Ketua Panitia M.Said Ahmad, S.Pd, M.Pd disaksikan oleh Camat Madapangga Mohamad Saleh, S.Sos, M.AP.

Dalam acara pembukaan STQ, Umi Dinda dapat “kejutan” dari dua orang anak muda yaitu mansyur dan abdul kadir yang menghadiahkan sebuah lukisan potret wajah bupati bima yang disambut gembira oleh Umi Dinda “ Terima kasih ya adik adik, saya terlihat lebih INDAH dilukisan ini “ komentar umi dinda mengapresiasi kedua orang pemuda atas kreativitas mereka.

Sebelumnya Camat madapangga telah melantik Dewan Hakim dan seksi Musabaqah . Ketua Panitia juga telah melaporkan bahwa dalam STQ ini akan diikuti oleh 115 orang peserta dengan berbagai tingkatan usia dan akan berlangsung selama 7 Hari . Turut hadir dalam kegiatan pembukaan STQ madapangga ini yaitu Anggota DPRD Kabupaten Bima dari dapil 2 termasuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD Muhammad Putra feryandi , S.Ip dan Hj. Nurhayati, Ketua PKK Kabupaten Bima, Pimpinan OPD, Muspika Madapangga dan seluruh Kepala Desa se – kecamatan madapangga.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Bupati Kabupaten Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka STQ ke 14 tingkat Kecamatan Soromandi, Rabu, 18 Maret 2020. Acara tersebut dipusatkan di Lapangan olah raga Desa Bajo dan akan berlangsung hingga 22 Maret 2020, mendatang.


Usai membuka acara, Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan uang sebesar Lima juta untuk membantu panitia penyelenggara. Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, para Asisten, Pimpinan OPD dan Kabag Lingkup Setda Bima.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, mengatakan, dalam sambutanya, Umi Dinda berharap semoga STQ yang diselenggarakan dapat membentengi diri dari pengaruh luar. Apalagi saat-saat ini, kita dihebohkan dengan virus Corona alias Covid 19. ‘’Olehnya itu, Pemerintah mengajak masyarakat tetap waspada dari wabah Corona. Dan tetap menjaga kebersihan dan pola hidup sehat,’’ujar M Chandra Kusuma Ap, menirukan Bupati.

Bupati mengakui, bahwa pembangunan di Kecamatan Soromandi sudah banyak mengalami kemajuan. Semoga hal itu bukan saja yang menjadi Camat adalah putra Soromandi, melainkan bahwa Masyarakatnya yang sudah sadar menjaga dan sama-sama memelihara adanya pembangunan yang masuk.

Dijelaskan Chandra, momen STQ ini, kata Bupati, mudah-mudah akan menghasilkan qori dan qoriah terbaik Soromandi yang akan mewakili Soromandi di tingkat Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima patut berbangga, karena selalu behasil menghasil qori dan Qoriah yang akan mengharumkan nama Dana Mbojo.
Selain itu, menghadapi tahun politik, Bupati mengajak untuk selalu menjadi corong yang baik. Selalu menyampaikan informasi yang tidak profokatif.

‘’Berpolitik tidak harus saling melukai. Mari kita membangun dengan penuh keikhlasan,’’ujarnya.
Camat Soromandi, Zulkifli SH, MH, berterima kasih pada Bupati dan Wakil Bupati, telah hadir membuka STQ yang dilaksanakan di wilayahnya.

Hadirnya dua Pimpinan itu merupakan komitmen Pemerintah untuk mewujudkan Bima Ramah.
‘’Maka tidak ada kata lain, Bima Ramah harus dilanjutkan di Bima,’’ungkap Camat penuh semangat.

Camat Zul juga menyampaikan terima kasih, atas nama Masyarakat Soromandi, Pemerintah  dengan segera merespon korban musibah banjir beberapa waktu lalu. Saat itu, Pemerintah langsung mengirim alat berat ke TKP.

Kemudian Koordinasi para Kades tetap berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada istilah untuk berpisah dari Camat.
‘’Itu terbukti, kebersamaan pawai ta’ruf sukses dilaksanakan dan itu bentuk komitmen mendukung program Pemerintah,’’lanjut Camat, sembari menambahkan bahwa telah banyak pembangunan yang masuk dan dinikmati oleh warga Soromandi yang ada hingga di desa-desa.

Sementara itu, Ketua Panitia H Sutarman, menyampaikan terima kasih pada Bupati dan Wakil Bima telah hadir dan membuka secara resmi pelaksanaan STQ.

Dasar Hukum Pelaksanan STQ yakni surat LPTQ Kabupaten Bima dan Surat Kepùtusan Camat Soromandi. Sedangkan Peserta yang ikut adalah utusan dari seluruh Desa. Mereka ada yang masuk di Golongan Tartil dan Tilawah, kategori anak-anak, dewasa dan remaja.

Sumber dana penyelenggaraan STQ yang akan berakhir pada 22 Maret itu adalah dari pribadi ASN di Kecamatan Soromandi, seluruh Kades di Soromandi dan Dana APBDes Desa Bajo. Sehingga, total yang baru terkumpul Rp 22 Juta, dari estimasi anggaran sekitar Rp 88 juta.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Bagian Kesra Setda Kota Bima menggelar kegiatan dzikir dan doa bersama demi keselamatan bangsa dan daerah dari penyebaran virus corona, berdasarkan Himbauan Gubernur Provinsi NTB melalui Biro Kesos. Dzikir dan doa bersama ini digelar bertempat di Halaman Kantor Walikota Bima atau di Halaman Masjid HM Nur A Latif (Rabu, 11/3/2020)


Dzikir dan doa bersama yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid HM Nur A. Latif dihadiri oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH, hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj. Anggraini, Sekda Kota Bima, Unsur Forkompinda Kota Bim, Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya HM Lutfi, Kepala kantor pengadilan agama, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah lingkup Kota Bima, Ketua DWP Kota Bima, Ketua MUI, Baznas, FUI dan pimpinan Organisasi keagamaan lainnya.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE berharap semoga dengan dilaksanakan Dzikir dan doa bersama ini mudah-mudahan keselamatan bangsa, negara dan daerah dijauhkan dari musibah dan virus corona yang sedang menyerang beberapa negara di dunia termasuk indonesia.

Foto : Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE

Dalam arahannya Wali Kota Bima menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi ghibah dan fitnah, isilah waktu dengan hal-hal yang positif. “Oleh sebab itu hindarilah hal tersebut, karena akan merusak pahala yang didapat", pesan Wali Kota.

Kota Bima, Jurnal Expose || Untuk menciptakan Kota Bima yang religius, Kegiatan Keagamaan Walikota Bima, "Safari Jumat" terus terlanjut, kali ini Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE melaksanakan shalat Jum'at di Masjid Miftahul Jannah Lingkungan Waki Kelurahan Manggemaci Kota Bima, Jumat (07/2/2020).


Dalam safari Jumat tersebut, Walikota Bima juga didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH serta beberapa Kepala perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kegiatan shalat Jum'at berlancar dan khusu, dan Usai pelaksanaan shalat jum'at Walikota Bima memberikan bantuan sebesar Rp 125 Juta untuk pembangunan Masjid Miftahul Jannah. Dimana diharapkan dana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menambah biaya pembangunan serta pengembangan rumah ibadah umat muslim yang saat ini terus melakukan pembangunan dan renovasi.


"Pembangunan tempat ibadah ini, sesungguhnya tidak pernah selesai jika hanya mengandalkan dana ini. Untuk itu, selain dari pemerintah, bantuan dari warga khususnya umat muslim juga diperlukan agar pembangunan tempat ibadah ini segera selesai sesuai harapan," harap Walikota.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kota Bima melaksanakan Safari Jum'at di berbagai Masjid yang ada di 5 kecamatan se -Kota Bima. Safari ramadhan ini dipimpin oleh Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH. (Jum'at 10/1/2020)


Walikota Bima melaksanakan safari jum'at di Masjid Agung Al Muwahiddin Bima. Sementara itu Wakil Walikota melaksanakan safari jum'at di Masjid Baitul Hamid Raba.

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH melaksanakan safari jumat di Masjid An Nur Rabadompu. Adapula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Drs H Supratman M.AP di Masjid Nurul Qalbi dan staf Ahli Walikota Bidang Kesra dan Kemasyarakatan Drs H M Farid MSi di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin.


Usai shalat jumat Walikota Bima dalam arahannya menyampaikan bahwa hal utama yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai dinamika di Kota Bima adalah kerjasama. Hindari silang sengketa antara satu sama lainnya. Saat ini perkembangan informasi melalui media sosial tidak terkontrol dimana banyak ujaran kebencian dan Hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Marilah kita sama-sama menjaga dan saling merekatkan tali silaturahmi serta tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya", jelas Walikota.

Di lokasi berbeda Wakil Walikota juga meminta warga masyarakat untuk waspada dalam menghadapi ancaman anjing rabies dan kondisi perubahan cuaca yang terjadi di wilayah Kota Bima da sekitarnya.


"Kita semua harus tetap waspada untuk meminimalisir risiko bencana yang disebabkan fenomena perubahan cuaca ini seperti angin kencang dan banjir", ujar Wawali.

Safari jum'at ini dilaksanakan oleh pemerintah Kota Bima dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah ditengah masyarakat Kota Bima. Selain itu, momentum safari jum'at ini dalam rangka menjaring berbagai usulan masyarakat guna percepatan pembangunan di Kota Bima.

"Semoga kita tetap bisa menjaga kebersamaan dalam membangun Kota Bima menjadi masyarakat yang toyyibatun warrabun ghaffur", harap Wawali.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketua TP PKK Kota Bima sekaligus Ketua LASQI Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi bersilaturahim dengan pengurus Majelis Taklim Kelurahan Nungga sekaligus memberikan bantuan peralatan marawis untuk Kelurahan Nungga, di Masjid Jamii At Taqwa Nungga. (Jum'at, 3/1/20)


Hadir pula bersama Ketua LASQI Kota Bima segenap pengurus LASQI Kota Bima, Lurah Nungga Bapak Rasyidin, Ketua TP PKK Kelurahan Nungga, Ketua LPM dan Ketua RT/RW setempat, dan masyarakat sekitar.

Lurah Nungga dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Ketua TP PKK Kota Bima sekaligus Ketua LASQI Kota Bima beserta rombongan. "Terima kasih dari kami seluruh masyarakat nungga atas kunjungan dan bantuan yang diberikan, bantuan ini akan kami pergunakan dan manfaatkan sebaik mungkin untuk melestarikan kesenian marawis ini di wilayah nungga", ujar Lurah.

Ketua LASQI Kota Bima dalam arahannya mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai kesenian marawis ini, karena inilah musik khas yang kaya akan nilai-nilai keislaman. "Dengan bantuan ini kami harapkan kesenian marawis ini dapat tumbuh dan dicintai generasi kita", ujar Ketua LASQI Kota Bima.


Ke depannya melalui LASQI Kota Bima akan menyelenggarakan Lomba Marawis dimulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat Kota Bima, sehingga perwakilan terbaik Kota Bima dapat mengikuti kegiatan Lomba yang sama di jenjang yang lebih tinggi lagi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dari Ketua LASQI Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi kepada Lurah Nungga. Usai kegiatan juga dilakukan dialog ringan antara Ketua LASQI Kota Bima dengan masyarakat terkait pemberdayaan perempuan di Kelurahan Nungga

1
Kota Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kota Bima melalui Bagian Kesra Setda Kota Bima menggelar Tausyiah dan Muhasabah Akhir Tahun di Kediaman Walikota Bima (Selasa 31/12/2019)


Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S.Adm, anggota FKPD Kota Bima, Sekda beserta jajarannya, Ketua MUI Kota Bima, Camat dan Lurah serta Tokoh Agama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda se-Kota Bima.

Dalam moment pergantian tahun 2019 ke 2020, dimanfaatkan Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE untuk memaparkan capaian kinerja selama tahun 2020.

Beberapa capaian tersebut diantaranya untuk bidang keuangan Pemerintah Kota Bima terus berupaya memperbaiki tata kelola keuangan. Pada tahun 2019 kembali mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan ini menjadi tahun kelima Kota Bima mendapatkan Predikat Ini.


Kota Bima juga Meraih penghargaan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun anggaran 2019.

Kemudian dibidang Pariwisata, Kota Bima telah berhasil menyulap Pantai Lawata menjadi salah satu Icon Wisata dan menjadi idola bagi para pengunjung. Di area Lawata menyediakan berbagai fasilitas-fasilitas penunjang lainnya seperti JetSky, Banana Boat dan fasilitas lain.

"Ada Lawata Story dan Religi, Meeting Room, Selfi Spot dan Swimming Pool," ujar Walikota.

Selain pantai Lawata, Pemerintah Kota Bima akan memoles kawasan pantai Kolo agar menjadi indah. Tahun 2020 akan dialokasikan anggaran untuk penataan, sehingga Kota Bima bisa menjadi Kota Transit Wisata.

Sedangkan dibidang pemerintahan, diawal tahun Pemerintah Kota Bima menaikkan Insentif RT dan RW dari Rp 250.000 naik menjadi Rp 500.000 per orang. Selain itu, Pemerintah Kota Bima menganggarkan Rp 5 Miliar untuk Pembanguan Masjid Kantor Walikota Bima yang nantinya akan diberi nama “Masjid Nur A Latif”.

Masjid ini papar Walikota, nantinya akan terhubung dengan Kantor Wali Kota Bima melalui dua jembatan penghubung
sebelah barat dan timur, dengan harapan dapat menghidupkan rasa keagamaan di lingkup Setda Kota Bima.

"Yang dirasakan selama ini tidak memiliki masjid dan melekatkan keimanan kita. Masyarakat sekitar pula bisa menggunakan masjid ini sehingga ada interaksi dan kebersamaan yang terjalin, " jelasnya.

Untuk bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Walikota mengungkap keberhasilannya yang mendapatkan penghargaan dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) atas Jasa dan Kepedulian yang Tinggi pada Peningkatan Kompetensi Guru di Kota Bima.

Sementara itu, di bidang Budaya Kota Bima berhasil Mendapatkan Rekor MURI Dunia. Pada Festival Rimpu, keikutsertaan masyarakat mencapai hingga 20.165 ribu peserta untuk penggunaan Busana Rimpu terbanyak di Dunia.


"Budaya rimpu, sebagai salah satu icon budaya andalan Bima, menjadi kebanggaan dan menjadi bukti bahwa Budaya Rimpu Bima menjadi salah satu icon budaya Indonesia yang harus tetap dijaga dan dilestarikan, bukan oleh orang lain tapi oleh kita semua, seluruh masyarakat Bima, " kata Walikota.

Walikota juga menyebutkan kesuksesan dibidang kesehatan, yang mana mendapatkan predikat UHC dari BPJS Kesehatan atas capaian kepesertaan masyarakat terhadap Program JKN KIS.

Selain itu, beberapa Fasilitas Kesehatan yang ada di Kota Bima berhasil mendapatkan
Predikat Akreditasi. Seperti Puskesmas Mpunda, yang mendapatkan Predikat Puskesmas Terakreditasi Utama dari Komisi
Akreditasi FKTP (KA FKTP) Pusat. Puskesmas Kumbe, mendapatkan Predikat Puskesmas Terakreditasi Madya dari Komisi Akreditasi FKTP Pusat. RSUD KOTA BIMA, Berhasil mendapatkan predikat Rumah Sakit yang Terakreditasi Perdana Bintang Dua dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Pusat dan puskesmas Penanae juga berhasil meraih penghargaan dari Gubernur NTB atas Komitmen dalam implementasi Keterbukaan Informasi Publik.

Di Bidang Keagamaan, tahun 2019 Kota Bima berhasil meraih juara Umum MTQ ke XXVIII Tingkat Provinsi NTB.

"Ini prestasi yang sangat luar biasa dan membanggakan seluruh masyarakat Kota Bima. Prestasi ini diharapkan dapat dijadikan dorongan untuk lebih mempersiapkan dan mematangkan diri dalam mewakili NTB pada MTQ tingkat nasional, " pesan Walikota.

Walikota juga mengungkap keberhasilan PKK dan GOW Kota Bima, dalam mendukung berbagai kegiatan suami. Diketahui, Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi, SE dan Ketua GOW Kota Bima melaksanakan berbagai kegiatan melalui Organisasi Wanita yang dipimpinnya. Kontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung, yang memberi dampak signifikan terhadap masyarakat.

"Tentu semua kegiatan, kinerja dan keberhasilan itu semua berkat dukungan banyak pihak. Kami terus berharap, dukungan positif itu terus datang dari masyarakat, " pungkasnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Kota Bima Drs Supratman M.AP menghadiri sekaligus membuka acara Pelatihan DA'I Kota Bima yang digelar oleh Ikatan DA'I Indonesia (IKADI) Kota Bima di Aula FKUB Kota Bima, Sabtu (21/12).


Acara yang mengusung tema "Ikatan DA'I Indonesia Kita Rajut Ukhuwah Demi Keutuhan Bangsa dan Negara" tersebut juga turut dihadiri oleh Perwakilan Dandim 1608 Bima, Ketua Dewan Masjid Kota Bima serta Ketua IKADI Kota Bima.

Laporan Ketua Panitia disampaikan oleh ustadz Agusalim yang memaparkan terkait dilaksanakan kegiatan tersebut atas dasar tantangan-tantangan dakwah, apalagi di era digital sekarang yang memberikan banyak kemudahan sehingga komitmen kami bahwa akan menciptakan DA'I-DA'I muda dalam IKADI.

"Kegiatan ini akan diadakan selama 2 (dua) hari dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang dan akan ada sekitar 19 orang pemateri/narasumber".

Ketua IKADI Kota Bima menjelaskan bahwa IKADI Kota Bima merupakan perpanjangan tangan dari IKADI Pusat yang nantinya akan melebarkan sayap atau cabang di kota Bima melalui kecamatan ataupun kelurahan.


"Saya harap nantinya DA'I-DA'I muda kita tidak hanya bagus diatas mimbar tetapi harus lebih bertalenta lagi didalam menghadapi teknologi digital dijaman sekarang ini, disaksikan oleh masyarakat lewat internet melalui hp ataupun media lainnya". Harap Ketua IKADI.

Walikota Bima lewat sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang begitu tinggi kepada IKADI Kota Bima yang telah menggagas acara pelatihan DA'I muda hari ini.

"Saya berharap pada seluruh DA'I yang hadir pada hari ini untuk dapat membantu mensukseskan berbagai program pemerintah salah satunya yaitu menumbuhkan kembali nilai MAJA LABO DAHU dikalangan generasi muda kita". Ungkap Asisten.

Menutup sambutannya Asisten mengajak kepada seluruh undangan agar mari kita kembalikan konsep MAJA LABO DAHU sebagai gaya hidup didalam masyarakat bukan hanya dibiarkan menjadi semboyan yang tak terealisasikan.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kota Bima melalui Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bima menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 Hijriyah/2019 Masehi Tingkat Kota Bima, pada Sabtu 23 November 2019 di Kediaman Walikota Bima Kelurahan Rabadompu Barat.


Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan SH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih SH, Anggota Forkominda Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH beserta jajarannya, Ketua TP PKK Kota Bima, Ketua GOW Kota Bima dan toga/Toma se-Kota Bima.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H/2019 M dengan tema "Mari Kita Tumbuhkan Spirit Meneladani Kemuliaan Akhlak Rasulullah SAW, Menuju Pribadi yang Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah". Acara diawali dengan persembahan Marawis dari Anggota LASQI Kota Bima dibawah Asuhan Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi.

Dalam arahannya Walikota Bima menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para undangan hadir pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Dijelaskannya juga mengenai beberapa hal terkait program pemerintah Kota Bima diantaranya terhambatnya pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Bima. Terhambatnya pembangunan ini karena masih terkendala administrasi sehingga anggaran pembangunan 10 miliar belum bisa digunakan dan pada tahun 2020 mendatang bantuan pembangunan untuk masjid agung Al Muwahiddin Bima akan digelontorkan sebesar 20 Miliar.

Selain pembangunan masjid agung al Muwahiddin Bima berbagai pembangunan sarana dan prasarana keagamaan menjadi fokus utama pemerintahan saat ini. Bantuan pembangunan ini diberikan sebagai bentuk stimulasi agar masyarakat termotivasi untuk membantu pembangunan masjid secara swadaya.

"Pembangunan keagamaan sangat penting bukan menepiskan pembangunan dibidang lain, semua tetap dalam porsi yang sesuai", ujar Walikota.

Pemerintah juga diharapkan harus mampu bergandengan tangan dengan para ulama. Walikota Bima menyampaikan bahwa ke depannya akan dibuatkan Bulletin Khutbah yang berisi berbagai penjelas mengenai program keagamaan seperti zakat dan infaq.

"Kita ingin ada program ini di Kota Bima. Belum ada model didaerah manapun, saya ingin Kota Bima menjadi satu-satunya Kota yang dibuatkan bulletin khutbah yang seragam di semua masjid", papar Walikota.

Spirit berzakat ini diajarkan oleh Rasulullah dan ini ingin kita geliatkan di seluruh lapisan masyarakat Kota Bima. Diajaknya juga masyarakat untuk memperbanyak kegiatan lantunan lagu-lagu islami. Begitu juga pengajian yang dilakukan majelis-majelis taklim perlu ditingkatkan intensitasnya.

"Ini semua sebagai upaya merubah perilaku masyarakat kita. Karena pada intinya perjalanan terberat Rasulullah adalah merubah akhlak dan keimanan umatnya. Satu tanggung jawab sebagai Khalifah yakni merawat amanah yang ada di muka bumi ini. InsyaAllah kami berdua selalu mengedepankan nilai-nilai keagamaan dengan tidak mengenyampingkan budaya, karena kami paham bahwa budaya kita di Bima ini bernafaskan Islam", jelas Walikota.

Diakhir sambutannya dipaparkannya pula beberapa rencana pembangunan Kota Bima ke depannya diantaranya mengintegrasikan sistem pelayanan kepada masyarakat melalui command center. Adapula pengembangan Smart city dengan total anggaran 10 Miliar, sehingga nantinsemua sistem terintegrasi dan layanan aduan masyarakat akan langsung bisa terpantau oleh pimpinan daerah melalui handphone.

"Seluruh informasi nantinya akan tersistem dan terpantau dalam genggaman melalui handphone", ujar Walikota.

Dipastikannya bahwa semua cita-cita ini secara bertahap akan dilaksanakan dengan mencoba perbaikan sistem yang ada. Sebagaimana Kabupaten Banyuwangi yang mampu menyulap daerahnya menjadi Kabupaten yang teratur dan bersih.

"Kita hanya perlu merubah perilaku birokrasi agar menggunakan prinsip utama yakni melayani. Jika rasa percaya yang tinggi kepada pemerintah maka masyarakat akan saling bahu membahu membantu semua program salah satunya program kebersihan", harap Walikota.

Semua sektor perekonomian harus mulai digerakkan demikian juga pariwisata. Dengan budaya Islam bisa kita bisa menghadirkan wisata halal di Kota Bima. Dengan modal keindahan teluk Bima diyakininya ini bukanlah hal yang mustahil diterapkan.

Acara diakhiri dengan ceramah agama oleh Ustadz Dr Ilham MPd yang menyampaikan uraian mengenai Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketua LASQI Kota Bima Hj. Ellya HM Lutfi SE bersilaturahmi sekaligus membagikan Bantuan Alat Marawis kepada Pengurus LASQI yang ada di Kecamatan Rasanae Barat.


Kegiatan Pemberian bantuan dipusatkan di Kelurahan Nae Kota Bima. Selasa (5/11/19)

Selain bantuan alat Marawis, diserahkan pula secara simbolis SK kepengurusan LASQI kepada masing-masing kelurahan yang ada di Rasanae Barat.

"Bantuan ini sebagai upaya kami dalam mensiarkan Islam melalui Syair dan lagu". Ucap Hj. Ellya dalam sambutannya.


Untuk ke depan, sambungnya lagi, Lasqi Kota Bima akan mengadakan lomba Qasidah dan Marawis di Tingkat Kecamatan yang nantinya dilanjutkan dengan Lomba Tingkat Kota. guna memperkuat Ukhuwah Islamiah. Tuturnya.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Lasqi Kelurahan Nae Sri Nahriawati memyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Lasqi Kota Bima dengan menyerahkan bantuan peralatan Marawis.

"Insya Allah, kami pengurus Lasqi Kelurahan Nae siap menciptakan generasi yang Madani". Ucapnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketua Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah Nusa tenggara barat (PW. Salimah NTB) Hj. Murniati, S.Ag resmi melantik pengurus Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD. Salimah) Kota dan Kabupaten Bima masa bakti 2019-2023 di aula SMKN 1 Kota Bima, Ahad, (20/10/19)

Pelantikan_PD_salimah_Bima
Foto : Ketua GOW Kota dan Kabupaten Bima beserta Pengurus PD. Salimah Periode 2019-2023

"Air mengalir dari Timur, semoga dari Timur NTB (Kota dan Kabupaten Bima) akan  memacu PD. Salimah lain di NTB untuk terus meng"ungu"kan Kota dan Kabupaten dengan program kerja", ujarnya.

Didepan sekitar 150 orang tamu undangan, sebanyak 60 orang dilantik sebagai pengurus. 36 orang dilantik sebagai pengurus PD. Salimah Kota Bima dan 24 orang sebagai pengurus PD. Salimah Kab Bima. Ani Jauhari, S.Pd dan Uswatun Hasanah, S.Pd terpilih sebagai ketua PD. Salimah Kota dan Kabupaten Bima.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Gabungan Organisasi Wanita(GOW) Kota Bima, Jumriah Feri Sofiyan, Ketua GOW Kabupaten Bima, Hj. Rosliati. H. Dahlan, organisasi wanita se-Kota dan Kabupaten Bima, tokoh masyarakat, majelis taklim serta masyarakat umum yang ada di Kota dan Kabupaten Bima.

Ketua GOW Kota Bima, Jumriah Fery Sofyan dalam sambutannya mengatakan bahwa selama berkiprah dengan GOW Kota Bima, Salimah adalah perempuan perempuan muda yang bersemangat dan energik. Banyak kegiatan positif yang dilakukan Salimah kota Bima yang sejalan dengan visi misi GOW yaitu meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia

Sejalan dengan Jumriah, ketua GOW Kabupaten Bima, Hj. Rosliati H. Dahlan pun mengapresiasi Salimah (Persaudaraan Muslimah).

"Salimah hadir dengan tampilan generasi muda yang energik dan handal. Dan ucapan terima kasih kepada pengurus Salimah periode sebelumnya dan membangun Kota dan Kabupaten Bima secara bersama adalah wujud pengabdian kepada Allah SWT.

Kegiatan yang digelar Panitia gabungan dari PD. Salimah Kota dan Kabupaten Bima periode sebelumnya juga dirangkaikan dengan seminar parenting bertema "Mengenal Potensi dan Karakter Anak Untuk Pola Asuh Yang Tepat" juga didukung oleh SMPIT Insan Kamil Kota Bima


Ketua panitia pelaksana Nurul Asih Kurniawati, S.Pi, mengatakan bahwa kegiatan pelantikan sengaja dirangkaikan dengan seminar parenting guna menambah wawasan tentang pola asuh anak.

"Jadi seminar parenting ini sebagai bentuk kepedulian Salimah terhadap lingkup terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga khususnya keluarga di Kota dan Kabupaten Bima. dan ini sejalan dengan semboyan Salimah Peduli Perempuan, Anak, dan Keluarga Indonesia", katanya.

Seminar parenting diisi oleh Hj. Dr. Early, MPH, C.Ht.,CT yang merupakan dokter umum di Kota Bima sekaligus konselor hipnoterapi. Menurut beliau, untuk mendapatkan pola asuh yang terbaik untuk anak perlu diketahui terlebih dahulu tipe kecerdasan dan karakter dari anak.

"Ketika orang tua hanya mengenal anak dari tampilan luar, maka orang tua akan salah respon, dan salah langkah, salah sikap, dan ujungnya salah asuh anak. Itulah pentingnya mengenal tipe kecerdasan anak karena bisa jadi anak berbeda kecerdasan dengan orang tuanya."

Kegiatan berakhir pukul 12.00 dan diakhiri dengan pemberian hadiah kepada peserta yang terbaik.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Kali ini Ada yang berbeda dengan kegiatan Imtaq gabungan yang rutin digelar setiap hari jumat di halaman kantor walikota bima. (18/9/19)

Kegiatan Imtaq diawali dengan dzikir dan doa yang dipimpin oleh H Abidin H Idris SPdi dan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan H. Ahmad Mahmud, S.Ag.


Kegiatan Imtaq gabungan kali ini diisi dengan dzikir dan doa bersama untuk keselamatan bangsa demi terciptanya sistuasi Kamtibmas yang kondusif jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat/Lurah dan seluruh ASN lingkup pemerintah Kota Bima.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai pelaksanaan apel gabungan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH menerima secara resmi rombongan Kafilah MTQ Kota Bima yang mengikuti lomba MTQ ke-XXVIII Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2019 di Halaman Kantor Walikota Bima. Senin (14/10/19)

Kafilah Kota Bima berhasil meraih predikat Juara Umum mengalahkan sembilan Kabupaten/Kota lainnya di NTB. Kota Bima berhasil menduduki Peringkat pertama dengan total nilai 67 Poin disusul Lombok Timur diperingkat kedua 64 poin dan Lombok Barat di peringkat ketiga dengan total 63 poin.
wakil_walikota_bima_sambut_kafilah_MTQ
Foto : Wakil Walikota Bima menerima piala Juara Umum MTQ ke-28 Tingkat Propinsi NTB

Peserta Kafilah Kota Bima yang berhasil masuk final sebanyak 19 orang dan mengisi hampir semua cabang yang dilombakan. Kota Bima berhasil meraih 8 emas, 6 perak dan 5 perunggu di sepuluh mata lomba yang diikuti.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Bima menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar- besarnya dan rasa bangga luar biasa kepada para kafilah atas prestasi yang diraih.

“Ini prestasi yang sangat luar biasa dan membanggakan seluruh masyarakat Kota Bima. Prestasi ini diharapkan dapat dijadikan dorongan untuk lebih mempersiapkan dan mematangkan diri dalam mewakili NTB pada MTQ tingkat nasional,” harap Wakil Walikota.
wakil_walikota_bima_sambut_kafilah_MTQ
Foto : Wakil Walikota beserta para Kafilah MTQ Kota Bima

Selain itu, peserta yang meraih medali emas diberi bonus berupa paket Umroh. Penyerahan piala juara umum diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofyan, SH dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Dr H Mukhtar MH dan Kabag Kesra Setda Kota Bima.

Turut menyaksikan seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah lingkup Pemerintah Kota Bima beserta seluruh jajarannya yang pagi tadi mengikuti apel gabungan.

Lombok Barat, jurnalexpose.com || Setelah melewati proses penyisihan dan final lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat ke 28 yang digelar di lapangan Kantor Bupati Kabupaten Lombok Barat, Kota Bima ditetapkan sebagai juara umum.


Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 28 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mulai digelar dari tanggal 3-5 Oktober 2019 dan diikuti oleh seluruh kafilah dari kabupaten dan kota yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Bima berhasil menduduki Peringkat pertama dengan total nilai 67 Poin disusul Lombok Timur diperingkat kedua 64 poin dan Lombok Barat di peringkat ketiga dengan total 63 poin.

Peserta Kafilah Kota Bima yang berhasil masuk final sebanyak 19 orang dan mengisi hampir disemua cabang yang dilombakan. Kota Bima berhasil meraih 8 emas, 6 perak dan 5 perunggu di sepuluh mata lomba yang diikuti.

Ini prestasi yang sangat luar biasa dan membanggakan seluruh masyarakat Kota Bima. Prestasi ini diharapkan dapat dijadikan dorongan untuk lebih mempersiapkan dan mematangkan diri dalam mewakili NTB pada MTQ tingkat nasional. (JE02)

Kota Bima, jurnalexpose.com || Beragam cara maupun pola yang akan dilakukan oleh siapapun sebagai bentuk rasa syukur atas raihan dan keberhasilan yang diperolehnya. Salah satunya dengan mengadakan tasyakkuran bersama kerabat/sahabat serta masyarakat,


Dan salah bentuk rasa syukur atas 1 tahun  Kepemimpinannya Lutfi-Feri memimpin Kota Bima, Minggu Malam (29/9/2019) diadakan Tasyakkuran Di Pandopo Kediaman Walikota Bima

Ribuan masyarakat Kota Bima turut hadir dalam acara tasyakkuran tersebut, dalam amar penyampaiannya Walikota Bima merasa sangat bersyukur atas terpenuhinya undangan yang dimaksud,

"Semoga dukungan masyarakat akan menjadi kekuatan moral bagi kami berdua (Lutfi-Feri) untuk menuntaskan apapun yang menjadi visi misi kami berdua" demikian harapnya.


Masih menurutnya "Dalam menjalankan tugasnya diakui bahwa pro kontra akan selalu ada meskipun belum mampu untuk memenuhi keinginan dan kepuasan dari berbagai pihak namun kami berdua akan selalu berusaha secara maksimal untuk itu" cetusnya

Acara tasyakkuran tersebut diawali dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh ustadz Abdul Hakim bin Sef, Pada isi tausiyahnya diharapkan kedepannya Walikota Bima diberikan oleh Allah SWT kekuatan lahir dan bathin untuk memimpin Kota Bima


"Semoga kedepannya Walikota Bima tetap diberikan kesehatan dan kekuatan lahir dan bathin sehingga akan mampu membawa Kota Bima kearah yang lebih baik lagi" demikian harapnya

Diharapkan acara serupa dapat terus dilakukan dalam setiap momentum apapun terutama tausiyah/siraman rohani yang dapat menyejukkan hati dan pikiran kita semua. @ry@


Kota Bima, jurnalexpose.com ||Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Yayasan Al-Muhsinin ditempat Ex Kantor Pemda  Bima cukup mendapatkan etensi dari berbagai kalangan dengan berjubel mendatangi posko yang telah disediakan oleh panitia

Muhammad Makdis, ST selaku Ketua Umum Yayasan Al-Makdis pada media ini menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan refleksi kepedulian kepada sesama.

"Setelah kami lakukan koordinasi dengan RSUD/BLUD maupun Rumah Sakit Swasta lainnya yang ada di Bima, ternyata kekurangan persiapan darah yang dibutuhkan oleh pasien masih kerap kali terjadi dan hal tersebut menjadi atensi khusus dari kami" tuturnya dengan bangga

Masih menurutnya "kegiatan amal kemanusiaan serupa ini Insyaallah akan menjadi skala prioritas kami dan akan menjadi rutinas tahunan nantinya, yah hitung-hitung menjadi lounching perdana dari yayasan yang kami pimpin sehingga kendala kekurangan darah yang dibutuhkan oleh masyarakat akan dapat teratasi" jelasnya lebih lanjut

Kegiatan amal dengan tema "setes darah untuk kemanusiaan" melibatkan juga beberapa organ kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, GP Ansor, Pemuda Lutfi, PMII dan Bank BNI 46 Bima selaku sponsor. Kegiatan serupa sangat diapresiasi secara positif oleh berbagai kalangan bahkan diharapkan kedepannya bisa menjadi penyumbang utama atas kelangkaan darah yang dibutuhkan oleh masyarakat

Setelah kegiatan donor darah dilakukan selanjutnya panitia akan menuju lima titik kecamatan untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat "bantuan itu nantinya akan disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat yang membutuhkannya sehingga hajatan yang kami maksudkan benar-benar menyentuh langsung masyarakat" tutur pria berperawakan botak tersebut.

Sementara salah seorang dengan sukarela mendonorkan darahnya lewat kegiatan tersebut (Mukhlis SE, ME) dosen pada salah satu PTS Bima, mengaku sangat berterima kasih atas kegiatan ini.

"secara nurani saya sangat salut dengan kegiatan donor darah yang diprakarsai oleh Yayasan Al-Muhsinin ini semoga dapat dilaksanakan secara rutin kedepannya" harapnya @Ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE secara resmi membuka Kegiatan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-14 tingkat Kota Bima yang digelar di Pelataran Masjid Agung Al Muwahidin Kota Bima. (Sabtu, 07/09/19)

MTQ_14_Kota_bima_digelar
Foto : Walikota bersama wakil Walikota dan unsur FKPD menekan sirene dimulainya kegiatan MTQ ke-14
Acara yang dimulai ba’da sholat isya ini diawali dengan Pengukuhan Pengurus Masjid Agung Al Muwahidin Kota Bima Periode 2019-2021.

Pembukaan MTQ yang berlangsung khikmat dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat ini juga turut dihadiri oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima HJ Ellya H M Lutfi SE, Ketua Iswara Kota Bima Yuliana Syamsurih SH, Kepala Kantor Kementerian Agama Bima, Asisten, Staf Ahli Walikota, Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua MUI, FKUB, LPTQ, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan hingga Aparatur Sipil Negara lingkup pemerintah Kota Bima.

Dalam Laporannya, Ketua Panitia Pelaksana MTQ Ke XIV tingkat Kota Bima Drs H Mukhtar MH cabang yang dilombakan seperti Tilawah, Tahfidz, Fahmil, Syarhil dan Thot Qur’an.

Sedangkan untuk jumlah peserta yang mengikuti lomba sebanyak 200 (dua Ratus) peserta yang merupakan utusan 5 (lima) kecamatan masing-masing sebanyak 40 (empat puluh) peserta. Kegiatan MTQ akan berlangsung selama 5 (lima) hari yaitu 07-11 September 2019.

“Kegiatan MTQ yang bertujuan sebagai pendorong masyarakat mempelajari, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan juga sebagai momentum untuk memilih peserta terbaik yang akan mewakili Kota Bima dalam ajang MTQ tingkat Provinsi NTB di Lombok Barat ini mengusung tema melalui MTQ Ke XIV tingkat Kota Bima tahun 2019 kita dukung Kota Bima sebagai Kota Maja Labo Dahu”.Jelas Ketua Panitia Pelaksana MTQ.

Melalui sambutannya Walikota Bima menjelaskan terkait pemberian hadiah berupa Umroh Gratis pada MTQ tingkat Kota Bima kali ini. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Qori dan Qoriah terbaik yang ada di Kota Bima agar mampu mengembangkan ilmunya dan dapat bersaing diajang Nasional bahkan Internasional dengan mengharumkan nama daerah.

Melalui kesempatan ini pula, Walikota menjelaskan secara terbuka tentang kebijakan penggunaan anggaran daerah yaitu 40% untuk kepentingan masyarakat. Walikota berkomitmen untuk selalu memperhatikan pembangunan rumah-rumah ibadah. Walikota juga menegaskan bahwa budaya KKN akan diperangi didalam tubuh pemerintahannya bersama Wakil Walikota.

“Hidup hanya sekali, nama tidak bisa dibeli dan tidak bisa dijual. Orang akan dikenang dikemudian hari kalau perbuatan amaliahnya betul-betul nyata”. Ungkap Walikota.

Penekanan tombol Sirine oleh Walikota Bima dan diidampingi Wakil Walikota Bima beserta seluruh unsur FKPD menjadi penanda dimulainya MTQ tingkat Kota Bima tahun 2019.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Saat ini MTQ ke-30 tengah digelar, dimana Waktu dan pelaksanaan kegiatannya dilaksanakan secara kontinyu pada siang dan malam hari mulai tanggal 1 S/d 7 September 2019 dan dilangsungkan di lapangan desa Rupe Kecamatan Langgudu.

Bupati_bima_buka_MTQ_30
Foto : Bupati Bima saat penyambutan pembukaan MTQ ke-30 Tingkat Kabupaten

Dan inilah rincian cabang dan golongan yang dilombakan di MTQ ke-30 :

Cabang Tilawatil Qur’an : Golongan Tartilul Qur’an, jumlah peserta : 35 orang, Golongan Anak-Anak, jumlah peserta : 38 orang, Golongan Remaja, jumlah peserta : 38 orang, Golongan Cacat Netra, jumlah peserta : 15 orang, Golongan Dewasa, jumlah peserta : 37 orang.

Cabang Qira’atil Qur’an : Qira’at As-Sab’ah Murattal Remaja, jumlah peserta : 28 orang, Qira’at As-Sab’ah Murattal Dewasa, jumlah peserta : 20 orang, Qira’at As-Sab’ah Mujawwad Remaja, jumlah peserta : 20 orang, Qira’at As-Sab’ah Mujawwad Dewasa, jumlah peserta : 25 orang.

BACA JUGA :
"Meriah, MTQ Ke -30 Tingkat Kabupaten Bima Dibuka Dengan Pawai Ta'aruf"

Cabang Hifdzil Quran : Gol. MHQ 1 Juz & Tilawah, jumlah peserta : 35 orang, Gol. MHQ 5 Juz & Tilawah, jumlah peserta : 30 orang, Golongan MHQ 10 Juz, jumlah peserta : 15 orang, Golongan MHQ 20 Juz, jumlah peserta : 5 orang, Golongan MHQ 30 Juz, jumlah peserta : 5 orang.

Cabang Fahmil Quran : Regu Putra, Jumlah Peserta : 15 Regu Putra, yang terdiri dari 45 Orang, Regu Putri, Jumlah Peserta : 14 Regu Putri, yang terdiri dari 42 Orang. Cabang Syarhil Quran : Regu Putra, Jumlah Peserta : 13 Regu Putra, yang terdiri dari 39 Orang, Regu Putri, Jumlah Peserta : 14 Regu Putri, yang terdiri dari 42 Orang.

Cabang Khattil Quran : Golongan Penulisan Naskah, jumlah peserta : 20 orang, Golongan Hiasan Mushaf, jumlah peserta : 25 orang, Golongan Dekorasi, jumlah peserta : 25 orang, Golongan Kaligrafi Kontemporer, jumlah peserta : 15 orang.

Cabang Musabaqah Makalah Ilmiah AL-Qur’an (M2IQ) : jumlah peserta : 20 orang.

Secara akumulatif total peserta MTQ Ke – XXX Tingkat Kabupaten Bima tahun 2019, terdiri dari 619 Peserta.

Foto : Bupati Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noor
Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pawai Ta'aruf yang menandai dibukanya MTQ ke-30 Tingkat Kabupaten Bima berlangsung sangat meriah, dengan diikuti hampir 5.000 peserta yang terdiri dari unsur pegawai Pemerintah Daerah dan unsur Muspika Kecamatan Langgudu beserta jajaran pendidikan dan masyarakat Kecamatan Langgudu. (1/9/2019)

Foto : Suasana kemeriahan usai pawai ta'aruf di sekitar arena MTQ
Hj. Dinda Dhamayanti Putri SE, dalam pernyataannya menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ tidak hanya sekedar rutinitas biasa semata, akan tetapi lebih pada ajang penggalian potensi daerah dalam mencari bakat dari putra dan putri daerah dalam Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an, Meningkatkan Ukhuwwah Islamiyah serta Melestarikan seni dan budaya Qur’ani Masyarakat Bima.

Foto : Bupati dan Wakil Bupati menyambut peserta pawai ta'aruf
'Sederetan prestasi Nasional maupun Internasional yang ditelah diraih merupakan bukti dan potensi yang dihasilkan oleh putra dan putri dari daerah ini, sehingga diharapkan pelaksanaan MTQ seperti ini akan mampu melahirkan generasi baru yang berprestasi seperti yang ditorehkan oleh Syamsuri Firdaus" harapnya

BACA JUGA :
"Inilah Rincian Cabang Yang Dilombakan di MTQ Ke-30 Tingkat Kabupaten Bima"

Disinggung kenapa profile panggung utama MTQ yang bercorak perahu dengan singkat dijawab "secara kultur kewilayahan Kecamatan Langgudu dengan keberadaannya yang mengitari Teluk Waworada dan masyarakatnya yang berprofesi sebagai nelayan maka profile perahu yang dijadikan panggung utama sangat pas dijadikan icon pada momen MTQ ini" demikian jelasnya dengan bangga

Foto : Peserta Pawai Ta'aruf dari Puskesmas Langgudu
Sementara Wakil Bupati Bima, H. Dahlan M. Nor menjelaskan "Masyarakat Langgudu dengan latar belakang kehidupan masyarakatnya yang agamais pada zamannya pernah menjadi pemasok Qori' dan Qori'ah terbaik buat daerah ini, maka diharapkan melalui momentum MTQ ini akan mampu mengembalikan sejarah tersebut bagi masyarakat langgudu" @ry@
Diberdayakan oleh Blogger.