Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Prestasi terbaik kembali ditorehkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan kembali mempertahankan sekaligus tiga prestasi sektor kesehatan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rifai S.Sos. M.AP  Selasa (11/11) mengatakan prestasi diraih merupakan capaian kinerja tahun 2019 lalu sebelum Pandemi COVID-19  dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit  Kusta, Program Malaria dan Program Surveilans penyakit.

Rifai memaparkan, piagam penghargaan diserahkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH   pada Rakontek Evaluasi Program bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dikes Propinsi NTB tanggal 26 -   29 Oktober 2020 di Hotel Lombok Astoria.

 Sejumlah indikator yang dicapai yaitu malaria target 1 orang yang positif malaria per 1.000 penduduk. Demikian halnya capaian program  Kusta dengan capaian 1, 78 per 10.000 penduduk dan indikator lain yaitu 0 persen penderita kusta cacat tingkat II  serta Kabupaten Bima aktif mencari  kasus kusta di lapangan. 

Demikian halnya pada program surveilans epidemiologi dengan  target penemuan kasus kurang 24 jam. "Kami capai 100 persen sedangkan  indikator lain penanganan  kasus 100 persen  dan capaian kabupaten Bima mencapai 100 persen. Demikian halnya indikator ketepatan waktu laporan mingguan 1 kali seminggu pada setiap  hari senin pukul 12. 00.Wita kami capai 100 persen dalam Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR)". Tandas  Rifai.

Inshaallah pada tahun 2020 kami berupaya meningkatkan prestasi yang sudah diraih". Tandasnya.
 

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Tim Percepatan Penanggulangan Stunting Kabupaten Bima berhasil meraih prestasi terbaik pada Penilaian Kinerja Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi NTB. 

Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc Kabid PP Sosbud Bappeda Kabupaten Bima yang mewakili tim usai menerima Piala dan piagam penghargaan mengatakan, penghargaan diberikan pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Selasa (10/11) Ruang Rapat Bappeda Provinsi NTB.

Dijelaskan Raani, sebelumnya telah dilakukan kunjungan penilaian oleh Tim Provinsi ke masing-masing kabupaten/kota dan pengumuman juara dilakukan hari ini bertepatan dengan Rakor stunting". Terangnya.

Hasil ini diperoleh berkat adanya konvergensi, keterkaitan, kerjasama dan koordinasi yang padu lintas program dan lintas sektor mulai dari Perangkat Daerah, Kecamatan, Desa, PKM. Juga kiprah berbagai kelompok dan individu ujung tombak pelayanan Posyandu dan PKK baik  dari upaya penanganan spesifik maupun sensitif memiliki peran yang juga pentingnya dalam proses ini.

"Kuatnya koordinasi lintas sektor dalam penurunan stunting  juga dinilai tim provinsi sebagai keberhasilan Tim Konvergensi Stunting Kabupaten Bima yang terdiri dari unsur Bappeda, Dikes, DPMD, Perkim, Dikpora,  DKP, Dinsos, DP3AP2KB, Diskominfostik juga Kecamatan, Desa lembaga/ individu kader seperti Posyandu dan PKK".

Terlebih dengan hadirnya inovasi Gebrak Bimantika yang   juga mendapat apresiasi menjadi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional tahun ini". Jelas Raani.

Tiga besar tersebut yaitu Terbaik I diraih Kabupaten Bima, Juara II Kabupaten Lombok Timur dan Juara III diraih Kabupaten Sumbawa. Tahun lalu, kabupaten Bima menempati terbaik III Se NTB pada lomba yang sama.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH hadiri kegiatan pendistribusian ZIS konsumtif fakir miskin, bantuan tambahan modal penjualan (BAKULAN), usaha kecil rumah tangga, hak amil masjid, dan bantuan pada Pondok pesantren tahun 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Mpunda, pada Selasa 10 November 2020.

Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima, Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Ketua BAZNAS Kota Bima beserta jajarannya, Sekretaris Camat Mpunda, dan Lurah se- Kecamatan Mpunda.

Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur SE,  MM dalam laporannya menyampaikan penyaluran ZIS akan diberikan pada penerima manfaat di masing-masing kecamatan se-Kota Bima. Penyaluran ZIS untuk kecamatan Mpunda Baznas Kota Bima telah menyediakan dana senilai Rp 120 juta yang akan diberikan kepada 100 kelompok bakulan yang terdiri dari 10 kelurahan yang ada di kecamatan Mpunda dan tiap Kelurahan terdapat 10 kelompok dan tiap kelompok akan diberikan bantuan sebesar Rp 3 juta dan dana bakulan ini merupakan dana hibah. 

"Selain bakulan ada juga bantuan untuk Pondok pesantren yang di di Kecamatan Mpunda sebanyak 6 Pesantren yang diberikan bantuan sebesar Rp 3,5 juta. Terus bantuan untuk fakir miskin yang berjumlah 449 orang sebesar Rp 44,9 juta", jelas Ketua Baznas Kota Bima.

Ketua Baznas juga menyampaikan ada juga bantuan modal usaha produktif untuk para pengusaha yang sudah ada dengan bantuan senilai Rp. 2,5 , tapi bantuan ini nantinya akan diserahkan di Kantor Walikota Bima dan nanti para penerima mendapat kotak infak juga yang digunakan untuk menyisipkan uang infak.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Bima yang sangat responsif melihat kondisi dan situasi masyarakat Kota Bima yang kurang mampu dan mengihtiarkan  pemberantasan rentenir yang merajalela di tengah masyarakat sekarang. 

"Pemerintah Kota Bima juga sangat merespon baik dan terbantu atas inisiasi atas pelaksanaan kegiatan ZIS untuk masyarakat yang membutuhkan.  Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang telah membuat perputaran Ekonomi berjalan sangat lambat, lapangan pekerjaan terus berkurang, dan APBD Kota Bima banyak di pangkas", jelas Wakil Walikota Bima.

Wakil Walikota juga mengharapkan kelompok bakulan yang dibantu oleh Baznas ini akan dijadikan role model ke depannya dan akan dibina sekaligus dikembangkan, apabila ada kekurangannya akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Walikota mengajak masyarakat Kota Bima untuk percaya dan menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya yang disebabkan oleh Virus Covid-19, dimana saat ini Kota Bima sedang dalam Zona merah dan menjadi penyumbang terbanyak se-NTB.

“Rumah sakit RSUD Bima, Rumah sakit Kota Bima, beberapa tempat kesehatan juga telah ditutup, ini dikarenakan banyaknya Nakes yang positif," ujarnya.

Diakhir arahan diajaknya seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat mulai dari diri sendiri dan keluarga di sekitarnya. 

"Mari kita terapkan Protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari, jangan tunggu sakit tapi hindarilah penyakit,” ajaknya.***

Pjs Bupati Bima Ir. Muhammad Husni, M.Si, menghadiri Launching Maribertani Taman Nusatera (Tani Mandiri Nusa Tenggara Barat), yang dilakukan oleh Gus Syauqi Ma'ruf Amin, di Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, (Kamis 01/10/20).

Selain Pjs Bupati Bima, yang ikut mendampingi Putra Wapres RI itu, adalah Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han serta beberapa pejabat dari Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, mewakili Gubernur NTB, Pjs Bupati, menyampaikan rasa syukurnya, karena saat dirinya menjabat sebagai Pejabat Sementara, Gus Syauqi berkesempatan hadir di Kabupaten Bima.

Melihat langsung keadaan petani yang ada di Kabupaten Bima secara khusus dan Provinsi NTB secara umum.

"Ini menjadi sebuah berkah bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima,"ujar Pjs Bupati.

Dijelaskan Pjs, atas nama Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik.

Semoga program yang dilaunching tersebut akan meningkatkan semangat petani di Kabupaten Bima.

Dan swasembada pangan tingkat lokal, regional dan Nasional akan segera terwujud. Dengan target utama adalah meningkatkan kesejahteraan nasional. Untuk meningkatkan produksi pertanian, lanjut Pjs, salah satunya adalah melakukan gemar menanam.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, para petani Kabupaten Bima akan didampingi tim 'Maribertani Taman Nusatera'.

"Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia, sehingga launching ini bisa terlaksana dengan baik," kata Pjs Muhammad Husni.

Dijelaskan Pjs yang juga Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi NTB ini, pangan merupakan kebutuhan pokok manusia. Dan tentu saja akan dilakukan upaya-upaya untuk selalu mempertahankannya.

Ia berharap giat dan rencana yang dilakukan hari ini, tetap terus dilakukan sepanjang masa. Karena itu berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Gus Syauqi dalam orasi Ketahanan Pangan, mengingatkan, satu rangkaian kegiatan itu tetap satukan langkah, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Teman-teman, bagaimana kita mewujudkan ketahanan pangan nasional," ujar Gus.

Dijelaskan Ketua Dewan Pengawas Koperasi Mitra Santri Nasional ini, Ketahanan Pangan Nasional tidak akan terwujud, manakala tidak didukung oleh ketahanan pangan di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.

Gus berharap, apa yang dilakukan hari ini bisa mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Dan salah satu kuncinya adalah, bagaimana kita bersinergi yang solid dan terintegrasi.

Kunci ketahanan pangan ada pada petani. Karena yang memproduksi pangan adalah petani. Maka jika tidak ada produktivitas yang dilakukan oleh petani maka berhentilah nadi kehidupan bangsa.

Oleh karena itu, lanjut Gus, petani bukan hanya menjadi simbol. Petani harus dirawat dan dijaga dengan berbagai perangkat pendukung. Agar bangsa ini bisa berdaulat dan bermartabat secara ekonomi.

Pada kesempatan tersebut Gus Syauqi, menyerahkan secara simbolis bantuan KUR bagi penerima manfaat KUR, Alsinta dan sapi bagi Kelompok ternak. 

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M. Chandra Kusuma AP, membantah jika Pjs Bupati Bima tidak diperhatikan atau di kost-kan, sehingga terkesan tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.


Menurut  mantan Camat Belo ini,  Pemerintah Kabupaten Bima, sudah menerapkan sesuai dengan ketentuan terhadap Pjs Bupati Bima.

Dijelaskan Jubir Pemkab Bima ini,  berdasarkan Surat Edaran Kemendagri nomor 273 / 4268 / OTDA tertanggal 1 September 2020 perihal Cuti di Luar tanggungan Negara selama Masa Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 pada point 4 huruf C menyatakan bahwa  *“ Pjs Gubernur, Pjs Bupati, dan Pjs Wali Kota selama melaksanakan tugas dan wewenangnya, memperoleh fasilitas dan hak keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selama Pjs Gubernur, Pjs Bupati,dan Pjs Pjs Wali Kota melaksanakan tugas dan wewenangnya tidak menggunakan/menempati rumah dinas yang digunakan oleh Kepala Daerah selama melaksanakan cuti di luar tanggungan negara, namun disediakan dan diakomodasi oleh pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten, dan pemerintah daerah kota.Bahwa Pjs Gubernur, Pjs Bupati dan Pjs Walikota, selama melaksanakan tugas dan wewenangnya, memperoleh fasilitas dan hak keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan “.*

Dasar hal tersebut diatas, lanjut Kabag Chandra, maka selama Pjs Bupati Bima melaksanakan tugas dan wewenangnya,  tidak dibolehkan menggunakan atau menempati rumah dinas yang digunakan oleh Kepala Daerah selama melaksanakan cuti diluar tanggungan negara.

"Namun disediakan dan diakomodasi oleh Pemerintah daerah,"ujarnya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H. ​​Muhammad Lutfi SE menghadiri pengangkatan dan penyerahan jabatan Kepala STKIP Bima Masa Bhakti 2020-2024 sekaligus menandatangani prasasti Gedung Auditorium M Djafar Amyn (STKIP) Bima pada Rabu 16 September 2020.

Bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI Bapak Dr. Hamdan Zoelva, SH. MH., Walikota Bima Menandatangani Prasasti Perubahan Nama Auditorium Kampus STKIP Yang Beralih Nama Sekaligus Menyumbangkan 250 Juta Atas Nama Pemerintah Kota Bima Untuk Kelanjutan Pembangunan Auditorium Tersebut.

Hadir pula pada kesempatan tersebut mantan Ketua MK RI Dr H Hamdan Zoelfa SH MH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj Rini Andriani, Staf Walikota Kesra, Masyarakat dan SDM, Ketua Badan Kesbangpol, Ketua Deaan Pembina, Ketua Yayasan IKIP Bima, Ketua Senat, Ketua STKIP Bima, Pembantu III Sekretaris Kota Bima, Perwakilan Masyarakat, seluruh dosen dan sivitas akademika STKIP Bima.

Acara peresmian di Aula STKIP diawali dengan tarian selamat datang oleh mahasiswa STKIP, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan Kepala STKIP Bima Masa bBhakti 2020-2024 oleh pengelola Yayasan IKIP Bima Rohmiliar HM Djafar Amin SE.

Pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Yayasan IKIP Bima M. Fahri Ibrahim dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita pelantikan Ketua STKIP Bima Masa Bhakti 2020-2024 yang disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan IKIP Bima dan Walikota Bima. 

Proses pelantikan kemudian diakhiri dengan penyerahan jurusan dari Ketua Bhakti Waktu 2016-2020 Dr. Amran Amir, MPd kepada Ketua Bhakti 2020-2024 Dr. Nasution, MPd.

Walikota Bima melalui sambutannya meminta dunia pendidikan kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena dengan sumber daya manusia yang kuat akan mendongkrak sumber daya masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Walikota menyampaikan bantuan untuk perbaikan gedung auditorium M. Djafar Amyn (STKIP) Bima sebesar 200 juta.

Sementara itu Ketua STKIP pada masa bakti 2020-2024 melalui hajatannya menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar STKIP Bima, Ketua dan Pengurus Yayasan IKIP Bima yang telah dipercaya mengemban amanah luhur ini.

Pada kesempatan ini Ketua STKIP Bima memaparkan visi besar STKIP Bima ke depan yaitu menuju STKIP Bima yang mampu berfungsi dalam komunitas akademi secara luas, unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas serta mampu memberikan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat di tahun 2024. 

“Saya berharap kepada seluruh sivitas akademika STKIP Bima khususnya kepada unsur-unsur pimpinan agar kita bisa bekerja sama dengan baik, bergandengan tangan, dengan satu semangat yaitu semangat kebangkitan untuk meraih kemajuan di masa depan. 

Mari kita bangun lembaga ini dengan keikhlasan, kejujuran, kerja keras, serta penuh disiplin dan tanggung jawab ", ujar Ketua STKIP Bima

Selamat Dan Sukses Kepada Ketua Baru Bapak Dr. Nasution, Semoga Kampus Kuning Tetap Jaya Dan Selalu Mencetak Para Alumni Yang Mumpuni Dibidangnya Masing-masing.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Bima menjadi salah satu konsentrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima. Berbagai upaya terus dilakukan demi menjawab tuntutan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Dan ini dibuktikan dengan penandatangan MoU antara Pemerintah Kota Bima bersama PDAM Tirta Dharma Bima, pada Kamis 17 September 2020 di Ruang Rapat Wali Kota Bima. 

Penandatanganan Momerandum Of Understanding (MOU) antara Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE dengan Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Bima H. Hairuddin, ST.MT tentang Pelaksanaan Kegiatan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) di Wilayah Kota Bima. 

Adapun beberapa kesepakatan yang tercantum dalam perjanjian kerjasama kedua belah pihak tersebut diantaranya dalam pengembangan dan pengelolaan sarana dan prasarana sistem penyediaan air minum di Kota Bima yang diserah operasikan kepada PDAM Tirta Dharma Bima  meliputi Aset berupa lahan, Unit air baku, Unit produksi, Jaringan perpipaan trasmisi dan distribusi air minum serta jaringan perpipaan pelayanan dan sambungan rumah (SR).

Kesepakatan ini  berlaku selama 3 (Tiga) tahun anggaran yang terhitung mulai tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 5.214 Unit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Bima mendapatkan Bantuan Permodalan Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan program pemulihan ekonomi nasional melalui Kementrian Koperasi dan UKM RI. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE pada Selasa 15 September 2020 di Gedung Seni Budaya Kota Bima.

Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Walikota Bima Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala BNI Cabang Bima, Kepala BRI Cabang Bima, Kadis Koperindag, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah serta para penerima bantuan.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kadis Koperindag Abdul Haris S.Sos melaporkan bahwa BPUM diberikan kepada Usaha Mikro dengan syarat-syarat diantaranya berwarga negara Indonesia, mempunyai Nomor Induk Kependudukan, memiliki kegiatan usaha yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, dan bukan ASN maupun anggota Polri/TNI serta pegawai BUMN/BUMD.

Adapun jumlah UKM yang diusulkan oleh  Dinas Koperindag Kota Bima sebanyak 11.137. Data diperoleh dari beberapa sumber yaitu data dari Kelurahan sebanyak 1.114 UKM yang disetor oleh 22 Kelurahan dari 41 Kelurahan yang ada. Data yang dihimpun oleh Dinas dan masyarakat yang langsung mendaftar sebanyak 10.023 UKM.  

"Realisasi Tahap Awal yang akan diserahkan pada hari ini yaitu sebanyak 5.214 UKM dengan nilai Bantuan sebesar Rp. 12.513.600.000 dengan besaran nilai bantuan untuk 1 (satu) UKM sebesar Rp. 2.400.000," terang Kadis Koperindag.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag yang telah bekerja keras dengan sigap mendata sejumlah UKM kita yang terdampak covid-19. Baginya, Kota Bima patut bersyukur karena jumlah UKM yang mendapatkan bantuan ini lebih banyak dibanding Kota dan Kabupaten lainnya.

"Kesigapan kita dan pendataan ini menjadi kunci keberhasilan hingga Kota Bima diberikannya porsi jatah lebih banyak dari daerah lainnya", ujar Wali Kota.

Dijelaskannya pula, bahwa ondisi covid-19 ini juga berdampak dan terasa bagi Usaha Kecil Menengan (UKM) yang ada, sehingga bantuan ini diberikan agar mendorong UKM tetap tumbuh sehingga sektor perekonomian dapat berjalan dengan baik meskipun di tengah pandemi yang tengah melanda bangsa dan daerah kita tercinta. Pencairan dana bantuan ini, Pemkot Bima bekerja sama dengan dua perbankan yakni BNI cabang Bima dan BRI Cabang Bima.

Selain pemberian Bantuan Permodalan Usaha Mikro, diserahkan pula bantuan Gerobak Bakso oleh BNI Cabang Bima kepada Dekranasda Kota Bima yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNI Cabang Bima kepada Dinas Koperindag Kota Bima

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai membuka kegiatan Dialog Tematik I Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda di Aula Pondok Pesantren Darul Hikmah Soncolela Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan lapangan futsal sebagai kegiatan tematik II Pembangunan Fisik (Lapangan Futsal) dengan anggaran sebesar Rp. 100 juta.

Sebelum meletakkan batu pertama Wali Kota Bima berkesempatan melakukan peninjauan asrama pondok dan bangunan mushollah di Pondok Pesantren Darul Hikmah. Melihat kondisi musholla tersebut Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menyampaikan kepada pihak pondok akan memberikan bantuan sebesar Rp. 200 juta pada tahun anggaran 2021. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima, Sekcam Mpunda, Babinsa, Babinkantimas, serta toga/toma setempat.

Wali Kota Bima berharap dengan pembangunan lapangan futsal ini dapat memberikan wadah dan ruang yang tepat sehingga mengakomodir pemuda untuk belajar, berkarya dan menyalurkan hobi, sehingga akan tumbuh nilai kebersamaan dan gotong royong, solidaritas sosial serta saling menghormati diantara sesama yang berbasis kearifan lokal.

"Semoga dengan adanya sarana dan prasarana olahraga ini terciptanya relasi dan interaksi sosial antara warga masyarakat yang dinamis, selaras dan seimbang untuk hidup berdampingan dan persaudaraan sejati", ujar Wali Kota.

Kota Bima, jutnalexpose.com || Dinas Koperindag Kota Bima menggelar kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (Bisnis Plan) bagi wirausahaan muda Kota Bima yang dilaksanakan di Aula PLUT Kota Bima. (Selasa 15/9/2020). Diklat ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Bima, Kadis Koperindag, Kabag Ekonomi, dan beberapa Kepala Perangkat Paerah lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kepala Dinas Koperindag Kota Bima Abdul Haris SE dalam laporannya menyampaikan kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (Bisnis Plan) bertujuan untuk memberikan analisis terhadap rencana pengembangan perusahaan. 

Dijelaskannya bahwa secara khusus, kegiatan ini akan mengkaji aspek legal, profil wilayah, visi – misi, kesesuaian teknis pengembangan, pasar dan pemasaran, sosial dan lingkungan, manajemen dan SDM, serta aspek finansial untuk menentukan manfaat ekonomis, workability legal dan teknis serta kelayakan finansial, dan sensitivitasnya terhadap faktor-faktor ekonomi, teknis dan finansial yang kritis terhadap rencana pengembangan bisnis.

"Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama 3 (Hari) hari mulai dari tanggal 15  September sampai dengan tanggal 17 September 2020 dengan jumlah peserta bimtek sebanyak 30  orang yang terdiri dari wirausahaan muda kota Bima", lapor Kadis Koperindag.

Lebih lanjut dilaporkannya bahwa peserta pelatihan ini nantinya akan mengikuti lomba penyusunan rencana bisnis plan yang dilaksanakan oleh kementerian perindustrian dan perdagangan RI.

Wali Kota Bima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag dan peserta pelatihan. Diharapkannya semoga dengan kegiatan pelatihan penyusunan rencana bisnis mampu mengurangi kegagalan bagi para wirausahaan muda yang baru dan sedang merintis usaha.

“Pengusaha pemula atau muda biasanya cepat bosan dan tidak sabaran, tapi kalau mau berhasil dalam berusaha kuncinya harus tekun dan sabar”, pesan Wali Kota.

Lebih lanjut dijelaskannya banyak para pengusaha yang tidak menginjak perguruan tinggi tapi dia sukses dalam berusaha, ini berkat kesabaran dan ketekunannya dalam berusaha. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima juga berbagi pengalaman bisnis dengan para peserta pelatihan sebagai motivasi bagi para peserta untuk tetap tekun membangun bisnis yang mereka geluti.

“Pemerintah Kota Bima juga nantinya akan mensuport perbankkan agar membantu permodalannya", ucap Wali Kota.

Diakhir kegiatan pembukaan Diklat Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melakukan penyerahan secara simbolis pakaian pelatihan kepada peserta pelatihan. 

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tinjau lokasi Dam Diwu Monca Kelurahan Lampe dan Sungai Bedi Kelurahan Manggemaci, pada Jum’at 11 September 2020.

Kegiatan dimulai dengan pengecekan lokasi Dam Diwu Monca Lampe kemudian sungai yang ada di Kelurahan Lampe. Setelah melihat-lihat sungai yang ada di Kelurahan Lampe Walikota Bima beserta rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Sungai Bedi Kelurahan Manggemaci.

Wali Kota Bima Tinjau Lokasi Pembangunan DAM bersama Tim BWS
Dalam tinjauan tersebut Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE menyampaikan untuk Tahun 2021 Pemerintah Kota Bima mendapatkan bantuan dari BWS sebesar Rp 4 Triliun yang direncanakan untuk pembangunan DAM Diwu Monca. Pembangunan DAM ini diperuntukkan untuk air irigasi, air baku dan juga DAM ini akan diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pariwisata baru. 

Diharapkan dengan pembangunan DAM ini selain itu bisa menampung air hujan dan mengurangi banjir kota bima juga menjadi tempat penampungan air baku sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima bisa terpenuhi.

“Pembangunan Dam ini nantinya diharapkan bisa menampung air hujan dan mengurangi resiko banjir”, jelas Wali Kota.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan gedung SPNF SKB Kota Bima, di Kelurahan Penatoi pada Jum'at 11 September 2020. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kadis Dikbud, Camat Mpunda, Camat Asakota, Lurah Penatoi dan Ibu Guru PAUD Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan harapannya agar peningkatan bimbingan pada anak usia dini ini semakin baik  lagi. Pendidikan Usia Dini menjadi dasar dalam pembentukan karakter yang kita tanamkan diluar lingkungan tempat tinggal juga dilengkapi dengan program-program dan buku-buku panduan kurikulum yang dibantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan rencana pembangunan DAM Diwu Monca yang rencanakan pada tahun 2021 melalui bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS). Diharapkan dengan pembangunan DAM ini bisa tersedia air irigasi dan air baku untuk memenuhi kebutuhan air pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan  penyerahan secara simbolis SKTB ijazah paket A, B dan C oleh Wali Kota Bima kepada para penerima yakni kepada masing-masing dua perwakilan. Selain itu, diserahkan pula sertifikat Guru PAUD yang lolos e-training tahun 2020 yang diikuti oleh 101 orang. 

TP PKK Kota Bima bersama Dinas Kesehatan Kota Bima menggelar acara Penyerahan Paket Sembako untuk tenaga kesehatan (Nakes) Sukarela se-Kota Bima di Gedung Seni Budaya Raba. (Kamis, 3/9/20).

Dalam Kegiatan tersebut diserahkan 468 bungkus Sembako dan diberikan lansung oleh Walikota Bima, H. Muh. Lutfi, SE, Ketua TP. PKK Kota Bima Hj. Ellia dan pejabat Dinas Kesehatan serta stake holder yang terkait.

walikota bima, H. Muh. Lutfi, SE dalam sambutannya berterima ksih kepada para Tenaga Kesehatan (nakes) Sukarela yg sudah bekerja secara maksimal dlm menghadapi pandemi covid 19 dan diharapkan dengan bantuan sembako tersebut jangan hanya dilihat dari nilai atau besar bungkusannya.

Sementara Ketua TP. PKK, Hj. Ellia berharap agar para Tenaga Kesehatan (nakes) dalam keterbatasan dan masa-masa pandemi Covid-19 dapat semakin meningkatkan pelayanannya dan selalu menjaga keselamatan serta menjalankan protokol kerja yang ditentukan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer, M. Pd, melakukan kunjungan kerja di desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Selasa (25/8).

Dalam kunjungan kerja Bupati dan wabup selain menyerahkan bantuan puluhan juta untuk pembangunan Masjid, juga diserahkan alat masak dan amplifire untuk PPK di masing masing dusun.

Saat melakukan kunjungan kerja ditiga desa tersebut, Bupati dan Wabup didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemda Bima, Camat dan Kepala desa masing-masing desa.

Lebih awal Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan uang pribadi untuk pembangunan Masjid desa Mpuri sebesar Rp25 juta, Rp35 juta untuk dua Masjid di desa Woro.

Selain menyerahkan bantuan uang tunia, dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan alat masak masing-masing PKK dan amplifier untuk masing-masing dusun di tiga desa.

Dalam kesempatannya, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, membangun apapun harus dilandasi dengan kebersamaan, supaya impian dan harapan dapat diwujudkan sesuai keinginan masyarakat.

"Jangan melihat besar dan kecilnya bantuan yang saya dan Pak Wakil berikan, nilai yang diserahkan sesuai tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat dan Pemdes yang saya terima secara pribadi," jelas Umi Dinda.

Kehadiran dirinya bersama Wakil Bupati membawa nama Pemerintah untuk menyelesaikan kunjungan kerja di tiga desa di Kecamatan Madapangga.

"Alhamdulillah kerja sama dan ikhlas semua elemen masyarakat dalam membawa Kecamatan Madapangga menjadi lebih baik," kata dia.

Kata dia, situasi Kantibmas betul-betul kondusif di Kecamatan Madapangga, ini semua bukan berarti kesuksessan TNI Polri, namun keberhasilan bersama.

"Mari kita dukung situasi kantibmas masing-masing wilayah untuk menciptakan kondisi yang lebih baik," kata dia.

Bupati berharap kepada masyatakat ditiga desa, untuk sama-sama menjaga hubungan antar sesama menjelang Pilkada, diingatkan berbeda pilihan jangan lantas dijadikan perpecahan.

"kita berhak memilih pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bima, maka pilihan itu sudah ada dihati masyarakat," kata dia

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka FGD Kader Lestari Fellowship Program (KLPT) 2020 di Begining Coffee Bar, LT 2 Arema Jln Gajah Mada, Kobi, Rabu 26/8/2020.

FGD dilaksanakan sehari oleh Sinergi NTB, dihadiri  para Kader Lestari, bekerjasama dengan Dinas DLH Kabupaten Bima, mengusung tema 'Jaga Hutan Untuk Masa Depan, NTB Hijau Untuk NTB Gemilang'.

Bupati Umi Dinda, mengaku sangat berbahagia bisa hadir dan membuka FGD yang diselenggarakan Sinergi NTB.

Menurut Bupati, yang menjadi catatan penting bagi kita adalah FGD seperti ini, memang harus dibatasi jumlah peserta agar lebih fokus mendeteksi dan merumuskan persoalan yang dihadapi.

Bupati Umi Dinda menyatakan bahwa, di berbagai kesempatan selalu menyampaikan pentingnya menjaga hutan dan menanam pohon untuk mengembalikan kondisi hutan yang ada di wilayah Kabupaten Bima.

"Sebagai generasi yang memiliki komitmen untuk pelestarian lingkungan dan hutan. Terima kasih Direktur Sinergi NTB. Kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan,"tegas Bupati.

Bupati berharap, Kader Lestari akan menjadi mentor di tengah masyarakat. Berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat, pentingnya menjaga kelestarian hutan. Bila perlu tema, yang diusung dalam FGD ini bisa dipampang di setiap sudut dan pojok agar masyarakat bisa mengetahui.

Kegiatan FGD ini, lanjut Umi Dinda, bukan saja hanya sebatas diskusi. Tetapi yang lebih penting adalah diimplementasikan di lapangan dengan serius.

Semoga terbentuknya Kader Lestari, selain menjadi mentor, juga bisa memantau kondisi kerusakan hutan termasuk menjelaskan kepada masyarakat luas, langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu direktur Sinergi NTB, Syamsul Hidayat mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Sumbawa. Sejak Sinergi NTB pertama kali terbentuk, pihaknya fokus dan menuntaskan tugas di Pulau Lombok.

Dijelaskan Syamsul, program Kader Lestari sudah terbentuk di empat Kabupaten yang ada di Pulau Sumbawa

Dengan tujuan, berusaha untuk menciptakan Kader Lestari yang nantinya bisa mengawal, menuntun untuk menghijaukan hutan yang ada di wilayah NTB.

FGD bertujuan meminta input atau masukan dari berbagai pihak. Kemudian dapat merumuskan sebuah langkah-langkah konkrit sebagai solusi untuk menyelamatkan kondisi hutan.

Direktur Syamsul mengaku, pihaknya telah bersepakat dengan Pemerintah Kota Bima, bahwa sosialisasi penangan lingkungan hutan, dimasukan dalam kurikulum muatan lokal.

"Semoga Kabupaten Bima, juga dapat bersama-sama dengan Pemkot Bima. Kebetulan formatnya sudah disediakan,"harap Syamsul. (ProKom)

Kabag Prokopim Setda Bima


M Chandra Kusuma Ap.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  dan Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan  HM Noor, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Selasa 25 Agustus 2020.

Kunker Bupati dan Wabup Bima ini, selain dampingi pejabat lingkup Pemkab Bima, juga ikut mendampingi adalah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Hj Sri Nuryati Mahfud dan anggota DPRD Dapil Bolo dan Madapangga, Azhar SE.

Kegiatan diawali di Desa Mpuri, dan dipusatkan di halaman Masjid Nurul Huda Mpuri. Ratusan simpatisan Bupati Bima tumpah ruah di jalan, menyambut dan ingin bersalaman dengan Bupati wanita pertama di NTB tersebut. Praktis jalan yang akan dilewati rombongan Bupati macet total.

Kades Mpuri, Abdullah, menyampaikan ucapan terima kasih atas Kunker yang dilakukan oleh Bupati Bima dan Wabup. Menurut Kades, masyarakatnya telah menunggu kehadiran Bupati dan rombongan sejak pagi hari.

"Akhirnya, yang kita ditunggu sudah datang,"ujar Kades Abdullah, di hadapan warga yang menghadiri acara sambung rasa tersebut.

Jelaskan Kades, bahwa situasi keamanan di Mpuri relatif aman. Tidak ada riak-riak ataupun gesekan-gesekan dari masyarakat yang dipimpinnya.


Sehingga dalam proses pembangunan di Mpuri  berjalan aman dan nyaman.

Khusus untuk pembangunan masjid raya Desa Mpuri, kata Kades, pihaknya telah mengumpulkan uang secara swadaya dari warganya dan terkumpul Lima Ratus Juta rupiah.

Kades meminta, untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Huda, Bupati Bima dapat membantunya, terutama untuk menyelesaikan pembangunan menaranya.

Sementara itu, Bupati Bima menyatakan, apa yang disampaikan oleh Kepada Desa adalah juga kita bersama.

Menurut Bupati, membangun membutuhkan kebersamaan semua masyarakat. Apalagi membangun masjid, itu adalah kewajiban kita bersama.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Mpuri, yang dengan penuh kesadaran telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Apa lagi menjelang dilakukannya pemilihan kepala daerah.

"Pilihan boleh beda, tetapi jangan merusak hubungan dan silaturahim,"ujar Bupati.

Bupati Bima, membantu uang secara pribadi untuk menyelesaikan menara masjid Nurul Huda, sebesar Rp. 20 juta. Dan bantuan yang diberikan tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.

Di Woro Bantu Masjid dan kegiatan Pemuda Rp 37 Juta

Dari Mpuri, Bupati Umi Dinda lanjut ke Desa Woro. Sepanjang jalan yang dilewati Bupati dan rombongan, masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu tumpah ruah di jalanan.

Tatap muka dilangsungkan di halaman Kantor Desa Woro. Kades Woro, Abdul Farid, dalam sambutanya meminta, agar Bupati dapat membantu anggaran untuk membuat sumur bor dan jembatan tani di So Ompu Wia.

"Trims atas Kunker yang dilakukan Bupati dan Wakil. Desa Woro masih aman terkendali. Mudah-mudahan dalam kepemimpinan saya  lima tahun kedepan jauh dari halangan dan rintangan,"harap Kades Abdul Farid.

Bupati Bima, mengaku terharu melihat sambutan yang dilakukan keluarga di Desa Woro. Menurut Bupati, Pemerintah hadir untuk memastikan program-program di desa, yang bisa dibantu melalui dana APBD.

Menghadapi musim kemarau, Bupati Umi Dinda meminta, masyarakat tetap bersabar. Bersama-sama menjaga sumber mata air agar tidak kering dan tidak terjadi krisis air berkepanjangan.

Karena, kata Bupati, saat ini, jangankan yang kekurangan air, yang banyak air saja pasti mengalami kekurangan air.

Bupati membantu secara Pribadi Rp. 25 juta untuk Masjid Nurul Hidayah dan Rp 10 juta untuk masjid At-taqwa, Dusun Rasabou Desa Woro. Diterima langsung oleh Kades Woro, kemudian diserahkan pada panitia pembangunan masjid.

"Ini murni bantuan pribadi kami. Pahalanya disedekahkan untuk almarhum H Ferry Zulkarnaen ST,"ujar Umi Dinda.

Selain membantu masjid, Bupati juga menyerahkan bantuan alat masak, alat-alat olahraga dan amply fire.

Sebelum melanjutkan kunjungan kerja di Desa Campa, Bupati dan Wakil menyempatkan diri mengunjungi kegiatan lomba olahraga bola volly, Tarik Tambang, lari karung, yang diadakan oleh Pemuda dan Mahasiswa Woro, di lapangan olahraga Desa Woro.

Bupati Umi Dinda, menyerahkan bantuan uang pribadi dua juta rupiah kepada panitia dan alat olahraga berupa bola voli dan net.

Di Campa Bantu Masjid Rp 50 Juta dan Serahkan 115 Lembar KTP Gratis

Di Desa Campa, kegiatan di langsungkan di halaman Kantor Desa Campa.

Sebelum tatap muka dilangsungkan, rombongan Bupati dan Wakil melaksanakan sholat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Huda, yang bersebelahan dengan Kantor Desa Campa.

Kades Campa, M Taufik SH,  menyatakan, atas nama masyarakat Campa, berterima kasih, Bupati dan Wakil beserta rombongan melakukan Kunker di Desa yang dipimpinya.

"Mudah-mudahan kehadiran Bupati dan Wakil membawa berkah bagi Desa Campa,"ujar Taufik.

Taufik mengaku, situasi keamanan di desanya relatif lebih aman dan terkendali. Karena kerjasama rakyat dan aparat keamanan, terutama Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kades melaporkan juga, bahwa pembangunan masjid Nurul Huda telah dilakukan.  Lebih kurang 90 persen merupakan swadaya masyarakat, putra dan putri Desa  Campa yang tersebar di berbagai Daerah.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, hingga selesainya pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak Desember mendatang.


Apa yang disampaikan Kades adalah harapan kita bersama. Kata Umi Dinda, kita harus memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk selalu bekerja.

Kepada semua perangkat desa,  jejak saat Pilkades dapat dihilangkan. Saatnya membangun bersama-sama dengan Kades terpilih karena menjadi pemimpin itu tidak mudah.

Di Campa, Bupati menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Huda, melalui Dana CSR dari Bank NTB sebesar Rp 50 juta dan menyerahkan KTP 115 lembar yang dicetak secara gratis, kepada usia pemegang pertama KTP. ( ProKom)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, membuka Konferensi Kabupaten, PGRI Bima ke 22 tahun 2020, di Gedung Sekretariat PGRI Kabupaten Bima, Jln Sulthan Alaudin,Tente, Kecamatan Belo, Sabtu 22/08/20.

Konferensi akan digelar selama dua hari (22-23 Agustus) dihadiri oleh Sekjen DPP PGRI H Ali Ahmad, Ketua PGRI Provinsi NTB Drs. M Yusuf M.Pd, Ketua PGRI Kabupaten Bima Drs. Syafiullah, M.Pd dan  menghadirkan 170 orang pengurus cabang se Kabupaten Bima.

Wakil Bupati (Wabup) Dahlan, mengatakan PGRI dan pengurusnya bisa profesional dalam menjalankan tugas. Dan percaya bahwa, siapapun yang terpilih dalam konverensi adalah orang-orang hebat,  yang sudah memiliki pengalaman  mengelola  organisasi. Selain itu juga taat asas dan hukum dan bertanggung jawab  dalam meningkatkan SDM.

"Dalam proses pemilihan Ketua dan Pengurus lainya dapat dilakukan secara fair,"ujar Wabup di hadapan ratusan jajaran pendidik.

Wabup menegaskan, sebagai organisasi profesi ke depan, PGRI Kabupaten Bima harus menunjukkan kinerja nya di hadapan masyarakat, mengawasi anggota-anggotanya.

Agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi mereka dengan baik. Serta membangun karakter anak bangsa.

"Bila perlu, memproduksi kader-kader hebat yang akan diangkat menjadi pejabat,"tegas Wabup.

Wabup yang juga, Ketua DPD   Partai Gerindra Kabupaten Bima ini, meminta pengurus PGRI dan seluruh jajaran, saatnya untuk berorientasi kepada hasil dan kualitas  kader  bukan semata-mata berorientasi kepada uang. Sudah saatnya, guru melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Bima, Drs. Syafiullah M.Pd mengatakan, konferensi Kabupaten PGRI adalah forum organisasi tertinggi di tingkat kabupaten, sebagai bentuk implementasi konstitusi organisasi.

Menurut Syafiullah, konferensi Kabupaten diselenggarakan setiap lima tahun. Untuk menilai hasil kerja pengurus PGRI Kabupaten selama masa bakti tahun 2015 sampai 2020.

Selain itu, konferensi juga ajang pemilihan pengurus PGRI Kabupaten Bima, masa bakti XXII tahun 2020 sampai 2025, serta penyusunan program kerja organisasi untuk 5 tahun kedepan.

Konferensi Kabupaten mempunyai makna yang sangat penting, bagi gerak dinamika organisasi. Karena merupakan rencana strategis dari keseluruhan visi misi. Dan Strategi program kerja organisasi dan pendidikan, khususnya di Kabupaten Bima.

Dijelaskan Syafiullah, perjalanan kepengurusan PGRI 5 tahun dalam kepemimpinannya, menunjukkan peningkatan dan perubahan.

"Namun demikian, organisasi PGRI ini juga tidak lepas dari berbagai persoalan,"aku Syafiullah.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat terasa dalam mendukung gerak maju organisasi.

"Untuk itu, melalui kesempatan yang berbahagia ini, mewakili pengurus PGRI Kabupaten Bima masa bakti XXI tahun 2015-2020, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemkab Bima. Atas dukungan yang sungguh tidak mampu kami sebutkan satu persatu,"tegas Ketua PGRI Syafiullah.

Demikian juga, lanjut Syafiullah, kepada kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Kepala UPT Dikbudpora Kabupaten Bima beserta jajaran, yang tidak pernah mengeluh menyokong setiap kegiatan PGRI.

Dan yang telah menjadi Mitra harmonis PGRI, mengurus pendidikan dan guru di Kabupaten Bima.

Kepada seluruh peserta konferensi, Syafiullah mengajak untuk selalu meningkatkan kinerja dan kompetensi sebagai guru yang baik. 

Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi guru Indonesia yang dinamis, terpercaya, kuat dan bermartabat. Untuk menyempurnakan pengabdian dalam mewujudkan guru yang profesional sejahtera dan terlindungi.


Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menggelar silaturahmi sekaligus meninjau Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Bima, Jum'at (21/08) Peninjauan ini diagendakan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah.


Kunjungan didampingi oleh Kabid Dikdas dan unsur dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima disambut oleh Kepala sekolah beserta jajarannya.

Kepsek SMPN 8 Kota Bima, Ridwan S.Ag mengatakan bahwa kehadiran Walikota Bima dalam rangka agenda silaturahmi sekaligus meninjau kondisi sekolah ini, juga Walikota menyempatkan diri melihat pagar sekolah yang sudah rusak akibat diterjang Banjir tahun lalu. Tuturnya.


Dimana Wali Kota berharap agar dinas terkait segera mendata kerusakan yang ada untuk dilakukan perbaikan.

Saat berkeliling Wali Kota Bima melihat bangunan dan lapangan sarana dan prasarana olahraga volly dan basket bagi para siswa yang perlu dilakukan perbaikan terutama pagar sekolah. Karena menurut Wali Kota peningkatan sarana prasarana belajar siswa akan berpengaruh pada meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada.
Dijelaskannya bahwa Pemerintah Kota Bima terus berupaya meningkatkan sarana prasarana utamanya pada sektor pendidikan. Upaya ini dilakukan agar dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 25 orang Juru Pungut Pajak yang memiliki  kinerja terbaik dalam melakukan penagihan  PBB P2 Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang terjaring dari 192 Juru Pungut desa Se-Kabupaten Bima menerima penghargaan dari Bupati dan Wakil Bupati Bima.


Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis kepada Empat Besar Terbaik Senin (17/8) oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi RI tingkat Kabupaten Bima di Halaman Kantor Bupati Bima.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi SE mengungkapkan, "Juru Pungut Berprestasi tersebut berhasil mencatatkan penagihan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) Tahun Anggaran 2019 yang secara nominal dan persentase mereka relatif lebih tinggi dari yang lainnya.


Keempat nama tersebut yaitu terbaik I Idris H. Soga, (Juru Pungut desa Sumi - Lambu) mendapatkan hadiah 1 unit sepeda motor merk Yamaha, sedangkan terbaik II Adharmuddin, (Juru Pungut desa Rato - Bolo), Terbaik III Ambo, S.Sos, (Juru Pungut desa Naru Kecamatan Sape) dan Terbaik IV Ishaka Mansyur, (Juru Pungut Desa Pandai - Woha) masing-masing mendapatkan hadiah Handphone. Demikian halnya kepada 21 orang terbaik lainnya mendapatkan hadiah handphone.

Adel menambahkan, masing-masing kecamatan  minimal ada 1 perwakilan JP berpretasi yang dipilih berdasarkan realisasi PBB P2 tertinggi secara nominal dan persentase  dari tiap  kecamatan.


Pemberian reward kepada para JP ini yang didanai dari APBD kabupaten Bima sebagai bentuk penghargaan kepada JP untuk meningkatkan motivasi dan kinerja mereka dalam melalukan penagihan PBB P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan).

Pemerintah Daerah berharap,  ke depan, pemberian hadiah ini dapat memotivasi JP dalam meningkatkan realisasi pencapaian pendapatan khususnya dari PBB P2". Terang Adel.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima meraih penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia atas prestasinya sebagai kabupaten dengan capaian response rate yang melebih target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online bulan April 2020.

Piagam penghargaan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia diserahkan oleh Kepala BPS Kabupaten Bima Drs. Sapirin mewakili Kepala BPS Pusat sesaat setelah Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Ke- 75 Kemerdekaan RI tingkat kabupaten Bima Senin (17/8/2020) di halaman Kantor Bupati Bima

Dikatakan Sapirin, capaian ini tidak terlepas dari peran Pemkab Bima yang luar biasa dalam hal ini Bupati Bima melalui Kabag, Kabid di jajaran setda, Dinas terkait (Dukcapil, Kominfostik, BPMDes, Dikes, Dikbudpora, Bappeda, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Bima) yang selalu mensupport kegiatan SP2020.

"Termasuk antusiasme masyarakat dalam ikut serta berpartisifasi dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online". Terangnya.

Terkait tahapan, pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 ada dua yakni Sensus Penduduk Online yang dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2020, diperpanjang sampai Mei.

Sensus Penduduk wawancara yang dalam rencana awal dilaksanakan bulan Juli, namun karena pandemi Covid-19 diundur menjadi bulan September 2020. "Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi daerah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan". Jelas Sapirin.

Secara khusus, Sensus Penduduk wawancara  diawali rekruitmen 450 petugas secara online Minggu II Agustus yang berasal dari semua desa di wilayah Kabupaten Bima. Kemudian dilakuka Pelatihan petugas secara online pada minggu ke III Agustus 2020 dan Rapid test petugas pada minggu ke IV Agustus.

Pelaksanaan kegiatan lapangan pada Bulan September 2020 dengan menyesuaikan kondisi tiap wilayah dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Dua proses utama pelaksanaan yakni:pemeriksaan daftar penduduk bersama Ketua RT dan pencacahan penduduk menggunakan kuesioner yang diisi mandiri atau didampingi petugas sensus. Urai Sapirin.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan usai menerima piagam penghargaan. "Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima baik Perangkat Daerah, Camat, Kades, Ketua RT, tokoh masyarakat, termasuk satgas covid-19 berkewajiban mendukung seluruh tahapan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020) baik secara online maupun wawancara.

Bupati memberikan apresiasi atas kerja keras tim BPS Kabupaten Bima. "Dalam situasi yang tidak normal akibat Pandemi Covid-19, pelaksanaan SP 2020 tentunya membutuhkan upaya-upaya yang luar biasa dengan mengedepankan  koordinasi dan komunikasi dalam berbagai jenjang". Jelas Bupati
Diberdayakan oleh Blogger.