Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Jurnal Expose, Kota Bima || Sekretaris Daerah Kota Drs H Mukhtar MH secara simbolis menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB untuk Kota Bima. Bantuan ini berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 125 buah.
Alat Pelindung diri (APD) ini nantinya akan di berikan kepada petugas medis dan petugas yang bekerja di lapangan. Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah usai penyerahan di Halaman Kantor Walikota pada 31 Maret 2020.

"Hari ini Pemkot Bima mendapatkan bantuan APD dari Pemerintah Provinsi NTB. Bantuan-bantuan ini sangan membantu pemerintah Kota Bima utamanya agar pencegahan wabah virus covid-19", Jelas Sekda.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi corona. Dibutuhkan kesadaran bagi semua pihak untuk melawan arus ini.

Penyerahan ini didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs H Gawis, Kepala BPBD Kota Bima Ir H Syarafuddin MM, Kepala Satpol PP Kota Bima dan unsur dari BPBD Kota Bima

Jurnal Expose. Kota Bima || Memasuki Bulan April yang menjadi bulan Istimewa bagi seluruh masyarakat Kota Bima dimana pada tanggal 10 April mendatang Kota Bima akan genap berusia 18 tahun. Perjalanan 18 tahun membangun tentu bukan waktu yang singkat, banyak hal yang sudah tertoreh dan ada pula yang masih harus dibenahi.

Momentum 18 tahun Kota Bima sedianya diisi oleh berbagai macam rangkaian kegiatan. Namun untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 atau virus corona yang tengah merebak di Indonesia dan juga Kota Bima, maka rangkaian kegiatan tersebut ditunda hingga Kota Bima bebas dari Covid-19.

Dalam rangka menyambut Bulan Kelahiran ini, Pemerintah Kota Bima mengeluarkan Edaran Nomor 126 Tahun 2020 tentang penggunaan pakaian khas daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Bima ke-18 Tahun 2020. Hal ini untuk menandai dan memberikan ciri khas pada perayaan HUT Kota Bima ke-18.

Adapun tema HUT Kota Bima ke-18 ini adalah "18 TAHUN BERKARYA, MENUJU KOTA BIMA BERBUDAYA". Berdasarkan tema tersebut maka disampaikan beberapa point dalam surat edaran tersebut diantaranya:

1.  Perubahan Pakaian kerja untuk ASN, Pegawai Kontrak/Honorer berupa Pakaian Tenun Ikat dan Sambolo untuk Pria, dan pakaian Tenun Ikat dan Rimpu untuk wanita.

2. Penggunaan pakaian seperti yang dimaksud pada point 1 berlaku sejak tanggal 1 April 2020 sampai dengan 10 April 2020.

Meski ditengah gempuran virus covid-19 ini diharapkan momentum HUT ini tetap berwarna dan berbudaya. Sebagaimana visi misi pemerintahan Kota Bima yang ingin mengangkat budaya bima sebagai icon yang menarik perhatian para pengunjung yang datang ke Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE menggelar Rapat Terbatas Koordinasi Terkait Penanganan Corona Virus (Covid-19) di Ruang Rapat Walikota Bima, Senin 16 Maret 2020.
Rapat digelar bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj Anggriani, SE, Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima Harris Tewa, SH MH, Seluruh Asisten dan Staf Ahli Walikota Bima, Pimpinan Perangkat Daerah, Kapolres Bima Kota atau pejabat yang mewakili serta perwakilan dari Tenaga Medis.

Adapun sejumlah arahan atau himbauan yang diambil oleh Walikota Bima dan disetujui oleh seluruh peserta rapat, sebagai berikut :

1. Meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah mulai dari TK/PAUD sampai SMP selama 14 hari, dari tanggal 16-29 Maret 2020.

2. Meniadakan seluruh kegiatan ekstrakurikuler dan melakukan kegiatan belajar secara online.

3. Menghindari kegiatan yang memungkinkan terjadi kontak fisik secara massal/menghindari tempat kerumunan.

4. Menghentikan kegiatan pemerintah yang melibatkan masyarakat banyak.

5. Menghimbau untuk menyediakan antiseptik dan disinfektan di fasilitas pemerintah, umum dan tempat ibadah.

6. Melarang pejabat dilingkungan pemerintah Kota Bima untuk melakukan perjalanan dinas luar daerah dan luar negeri (kecuali sangat penting dan mendesak).

7. Diminta kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

8. Masyarakat yang baru datang dari luar negeri atau daerah yang berpotensi terpapar Covid 19 dalam 14 hari terakhir, sebaiknya menghubungi Dinas Kesehatan Kota Bima (Contac Person: 085239047521).

Himbauan tersebut telah tertuang dan diterbitkan melalui Surat Edaran dengan Nomor 120 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang ditandatangani Walikota Bima tertanggal 16 Maret 2020.

Mataram, Jurnal Expose || Menyikapi dan bentuk keseriusan Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota Se - NTB untuk mengambil langkah-langkah kongkrit guna melindungi masyarakat dari penyebaran Virus Corona (penyebaran Covid-19) yang saat ini merebak secara nasional dan global.


Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Ketua DPRD NTB dan Sekda menggelar rapat dengan para bupati/walikota se-NTB Termasuk dengan anggota Forkopimda dan Kepala OPD tingkat Provinsi NTB di Kantor Gubernur. (Minggu, 15/3/2020)

Dan setelah melalui pembahasan, maka diambil sejumlah keputusan yang disetujui oleh para bupati/walikota dan seluruh peserta rapat. Yaitu:

1. Meliburkan seluruh siswa semua tingkatan selama 14 hari. Kecuali bagi siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional

2. Menutup sementara akses pintu masuk wisatawan di Tiga Gili di Kabupaten Lombok Utara selama 14 hari. Yaitu Gili Trawangan, Gili air dan Gili Meno. Termasuk sejumlah Gili yang dijadikan akses wisatawan luar negeri.

3. Pemerintah akan makin memperkuat dan memperketat pemeriksaan di Bandara dan Pelabuhan

4. Menyiapkan fasilitas seperti cairan disinfektan atau handsanitaiser, di fasilitasi umum, termasuk tempat ibadah.

5. Menghimbau masyarakat untuk menghindari kegiatan di tempat keramaian.

6. Melarang seluruh pejabat dan ASN di lingkungan pemerintah provinsi NTB untuk tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah dan luar negeri.

7. Semua kabupaten/kota se-NTB sudah siap melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Sumber : Humas NTB

Kota Bima, Jurnal Expose || Laporan Hasil Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi NTB, atas Laporan Pertanggungjawaban bantuan dana partai politik se-NTB tahun anggaran 2019, Kota Bima kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Foto : Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE didampingi Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm Menerima Piagam WTP atas Laporan pertanggungjawaban bantuan Dana Partai 2019

Laporan Hasil Pemeriksaan diberikan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTB, Hery Purwanto di Kantor BPK Perwakilan Provinsi NTB, Jumat (13/3/2020).

Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE hadir bersama Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S.Adm,. Hadir pula Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Bupati/ Walikota se-NTB, Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota se-NTB, Inspektur se-NTB dan Kepala BPKAD se-NTB.

Dalam kesempatan tersebut seluruh Kota/Kabupaten se-NTB berhasil mendapatkan predikat yang sama yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Gubernur NTB memberikan apresiasi kepada seluruh Kota/Kabupaten se-NTB yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Semoga ini dapat terus dipertahankan dan kedepan akan semakin lebih baik dari saat ini," harap Gubernur.

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Untuk kesekian kalinya Jajaran Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfostik) Kabupaten Bima menggelar Kegiatan rutin tatap muka dan silaturahmi (coffee morning) dengan para jurnalis media massa cetak dan siber yang melakukan tugas jurnalistik di Kabupaten dan kota Bimadi Kantor Diskominfostik Kabupaten Bima. Jumat (13/03/2020) .

Foto : Kepala Dinas Diskominfotik Fahrurrahman SE, M.Si dan Kabid Komunikasi Publik Suryadin, S.S,M.Si

Dalam sambutannya Kadis Kominfostik Fahrurahman SE, M.Si  secara khusus mengharapkan dukungan media untuk mendukung agenda nasional bidang kependudukan yaitu Sensus Penduduk 2020 (SP2020) dengan tema menuju satu data.

“Sensus Penduduk kali ini agak berbeda dengan sensus yang pernah dilakukan setiap 10 tahun sekali karna data yang terkumpul akan menjadi informasi strategis yang merepresentasikan kondisi seluruh sektor pembangunan”. Terang Fahru.

Dijelaskannya, saat ini data penduduk masih beragam dan tergantung kepada kepentingan. Sensus Penduduk 2020 (SP2020) ini penting untuk memastikan data menjadi satu sumber sebagai acuan rencana sektoral sesuai bidang di Pemerintahan.

“Oleh karena itu, tahapan sensus yang terdiri dari tahap sensus online dan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga dalam rentang Maret dan Juli 2020, ditujukan untuk memastikan semua penduduk terdata”. Papar Fahrurahman.

Foto : Jurnalis yang hadir di acara Coffe Morning
Pada tatap muka tersebut, Fahrurahman yang didampingi Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Diseminasi Informasi Suryadin S.S, M.Si dan Kasi Kelambagaan Media Arif Rahman S.Sos. MH menjelaskan pentingnya peran jurnalis serta data kependudukan yang valid dan berasal dari sumber yang berkompeten sebagai acuan dalam semua tahapan politik, baik Pilkades, Pemilihan legislatif maupun Pilpres.

“Apapun hasilnya, Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada bulan September adalah pilihan rakyat.

Oleh karena itu media juga diharapkan sama-sama mendorong upaya menciptakan Kabupaten Bima yang kondusif, baik sebelum, pada saat, maupun pasca Pilkada berlangsung”.  Jelas Fahrurahman.
             
Untuk itu, Kadis mengajak insan pers untuk bersama-sama menjalin komunikasi yang baik dan menyukseskan Pilkada.

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE membuka Rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bimabertempat di Aula Kantor Walikota Bima, Rabu (11/03/2020).

Foto : Walikota dan Sekda Kota Bima (Tengah) beserta Asisten memimpin Rapat

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Asisten Administrasi Umum Drs H Sukri M.Si, Kepala BPKAD Kota Bima dan Pimpinan Perangkat Daerah Penyumbang PAD lingkup pemerintah Kota Bima.

 Sekretaris Daerah Kota Bima menyampaikan bahwa target PAD Kota Bima tahun 2020 yaitu sekitar 62 Miliar, sedangkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima tahun 2020 sebesar 819 miliar lebih, itu artinya bahwa sumbangan PAD terhadap APBD sebesar 7,5%.

Foto : Peserta Rapat OPD Penyumbang PAD

Walikota Bima menyampaikan bahwa PAD Kota Bima tahun 2020 mengalami peningkatan dibanding tahun lalu yang hanya sebesar 58 miliar. Selain itu, dipaparkan juga terkait realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tiap Perangkat Daerah per bulan Januari-Februari 2020, seperti dari Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum maupun BPKAD.
“Berkomitmenlah yang baik dengan setiap perangkat daerah yang ada, sehingga akan memotivasi semua untuk bekerja,” tutup Walikota

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Menyerap aspirasi dan mendengar langsung keluhan masyarakat di Desa dan Kecamatan, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bima.
Tanpa mengenal lelah, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati, Drs Dahlan HM Noer, menyapa dan memenuhi undangan warganya, yang berada di dusun-dusun  dan Desa- Desa.

Hari ini, (Senin, 9/3/2020), Bupati Umi Dinda, Wakil Bupati H Dahlan, beserta pejabat lingkup Pemkab Bima, menyambangi Desa Palama, Kecamatan Donggo.
Tiba di Desa Palama, Umi Dinda meninjau kegiatan Posyandu, Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat dan Sosialisasi cuci tangan pakai sabun.

Pertemuan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Dihadiri oleh Kepala Desa, Kaur Desa dan ibu-ibu Kader Posyandu. 
Bupati Bima yan yang biasa disapa Umi Dinda menyampaikan agar masyarakat membantu pemerintah untuk bersama-sama mengentaskan masalah kurang gizi dan aktif mendirikan posyandu sebagai kebutuhan bersama masyarakat setempat.

Silaturahim dan tatap muka tersebut, dimeriahkan dengan Kultum oleh Penceramah dari Bagian Kesra Setda Bima.

Pada sesi Dialog dan Tanya Jawab, Kaur Desa, meminta agar jalan yang ada di Desa Palama dapat diaspal sebagai lanjutan dari yang sudah diaspal sebelumnya.

‘’Jalan antar Desa di aspal lanjutan. Kemudian, pagar kuburan dan saluran drainase yang ada di desa,’’ungkap Umi Dinda.

Bupati selanjutnya meminta keluarga di Palama bisa bersabar

‘’Pemerintah akan mengupayakan dalam APBD Perubahan 2020 ini,’’akunya.

Sumber : ProKom Setda Bima

Kota Bima Jurnal Expose || Selain sigap menangani musibah kebakaran DAMKAR Kota Bima selalu siap mengatasi problem apapun yqng bersumber dari keluham masyarakat
Salah satu bukti kesigapan tersebut siang ini pasca jum'atan (6/03/20) DAMKAR Kobi dibawah kendali Sugiarto S. Sos langsung mendatangi lokasi got yang terletak dilingkungan Karara RT 6 RW 03 Kelurahan Monggonao atas laporan dan keluhan warga setempat.

Pada Media Jurnal Expose, Sugiarto menjelaskan bahwa sudah tanggung jawab dan tugas DAMKAR untuk menangani berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Kota Bima.

"Pada prinsipnya DAMKAR selalu siap menangani setiap masalah apapun yang menjadi keluhan warga, terutama permasalahan yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat umum" tandasnya

Hal serupa diamini oleh Kasad Pol PP Kota Bima, Drs. M. Nor A. Majid MH yang mendampingi secara langsung Kabid Pemadam Kebakaran.
"Selain ikut menjaga ketertiban daerah kami juga siap siaga untuk membantu secara langsung apapun keluhan warga seperti adanya laporan kejadian pohon tumbang, adanya saluran got yang tersumbat maupun keluhan lainnya yang membutuhkan penanganan sesegera mungkin" demikian jelasnya

Sikap reaktif yang ditunjukkan oleh DAMKAR dibawah naungan Satuan Pol PP Kota Bima patut menjadi acuan OPD lainnya sehingga apapun bentuk keluhan warga masyarakat dapat dengan cepat dipenuhi dan ditangani. Bravo DAMKAR Kota Bima. @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose || Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd membuka secara resmi acara Launching Desa dan Kelurahan, Bebas dari Narkoba (Bersinar) tingkat Provinsi NTB Tahun 2020. Kegiatan di pusatkan di Lapangan atletik Manggemaci, Kota Bima, (Jumat, 06/03/2020).


Hadir  pada launching Kepala BNN Provinsi NTB, Walikota beserta Wakil Walikota Bima.
Wakil Bupati Bima, Wakil Bupati Kabupaten Bima,  Drs. H. Dahlan M. Noer dan jajaran terkait lainnya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP, menyatakan, Wagub NTB atas nama Pemerintah Provinsi menyatakan perang terhadap Narkoba.
Untuk itu dibutuhkan semua pihak bersatu dan besinergi. Mulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat, didukung TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional.

‘’Tanpa kesadaran kita mustahil bisa perang dengan narkoba, karena akan menghancurkan generasi bangsa,’’ungkap Chandra mengutip Wagub Sitti Rohmi.

Wagub, kata Chandra, mengajak kita semua untuk menjaga pergaulan dan membentengi diri dengan agama. Memberantas Narkoba adalah prioritas Pemerintah Provinsi. Sehingga program fasilitator pencegahan narkoba termasuk revitalisasi posyandu keluarga perlu ditingkatkan.

Selama ini, Posyandu hanya melayani bayi, kedepan akan melayani seluruh masyarakat.
Wagub berharap, sosialisasi narkoba lewat posyandu jadi garda terdepan. Akan memproteksi masalah sosial yang ada di desa dan kelurahan.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi NTB, Drs Gde Sugianyar Dwi Putra SH Msi, mengaku, data yang diterima BNN NTB sebanyak 63 ribu orang telah  terpapar narkoba. Mereka tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten di NTB. Pada 2019, BNN Provinsi hanya mampu merehabilitasi 1240 orang, dari 63 ribu yang kecanduan tersebut
.
‘’Dan 90 persen diantaranya pengguna Sabu-sabu yang berumur 15 sampai 25 tahun,’’ungkap Gde Sugianyar.

Penetapan Desa dan Kelurahan bebas Narkoba ini, lanjut Gde, adalah bentuk perhatian serius Pemerintah dan BNN Provinsi NTB juga seluruh Bupati dan Walikota di NTB.
Sebagai komitmen serius memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di daerah.

Berikut Nama Desa dan Keluarahan Bebas Narkoba
1. Kelurahan Monggonao, Kota Bima
2. Desa Cenggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima
3. Desa Karijawa, Kabupaten Dompu
4. Desa Labuhan Burung Kab. Sumbawa Barat
5. Desa Pancor Kab. Lombok Timur
6. Kelurahan Renteng Kab. Lombok Tengah
7. Desa Pemenang Barat, Kab. Lombok Utara
8. Desa Bengkel, Lombok Barat
9. Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kota Mataram.

Sumber : (ProKom Setda Bima)

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Penyuluhan Hukum dan Kunjungan Kerja (Kunker) oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri NTB, dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, (Kamis, 5 /3/2020).

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Bima, HM Dahlan HM Noer, dihadiri segenap Forkopimda, Kepala OPD, Asisten Sekda, Kabag dan Camat.


Dalam sambutannya Wakil Bupati Bima, yang biasa disapa Babe mengatakan, semua yang hadir dapat mengikuti dengan baik kemudian mengamalkannya di lingkungan kerja masing-masing.

Cita-cita Pemkab Bima, kata Wabup, menjadikan Bima yang religius dan amanah. Konsep itu diakui telah berjalan, membawa perubahan yang mendasar terhadap  sikap dan prilaku aparatur.

‘’Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sudah taat hukum. Alhamdulillah selama ini belum ada yang menyimpang. Saya berharap dapat mengikuti dengan baik. Kita hargai kehadiran Kajati ini, semoga menambah wawasan kita,’’kata Wabup, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap.

Wabup berjanji di tahun kelima pemerintahannya, tetap membangun kualitas SDM sesuai dengan cita-cita bersama.

‘’Atas nama Pemerintah Kabupaten Bima, terima kasih yang dalam atas kunjungan Kerja Bapak Kajati NTB, sekaligus memberikan penyuluhan Hukum kepada kita semua,’’lanjutnya.


Kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Dahlan berharap semua peserta dapat mensosialisasikan kepada masyakat di tingkat bawah. Karena, tidak semua mengetahui dan faham terhadap dampak hukum ketika berhadapan dengan persoalan hukum.

Sementara itu Kajati NTB, Nanang Sigit Yulianto, SH, MH, mengaku usai dilantik di Jakarta langsung laksanakan tugas. Ia turun ke daerah-daerah wilayah hukumnya.

Menurutnya, saat ini Kejaksaan harus sering turun  beradaptasi menemui masyarakat. Mengetahui kondisi real yang terjadi di masyarakat, karena di situ ada pemerintah daerah.

‘’Kita harus ikut bersama mereka membangun daerah. Apa yang menjadi tupoksi kita ikut mengawal pembangunan di daerah,’’ungkap Nanang.

Dijelaskan Kajati, mereka hadir memberikan pemahaman hukum, sehingga Aparatur Sipil Negara pada masing-masing OPD dapat mengetahui Tupoksinya. Dan berharap melalui penyuluhan hukum dapat membangun kesadaran hukum kita dan masyarakat karena itu merupakan tugas bersama.

Sumber : ProKom Setda Bima

Kabupaten Bima, Jurnal Expose || Program bantuan sosial untuk Kabupaten Bima hasil lobi Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer ke Kementrian Sosial (Kemensos) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.


Program bantuan yang meningkat tersebut antara lain penambahan kartu BPJS bagi warga yang tidak mampu dibiayai APBN. Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin MM, mengatakan upaya maksimal Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, melobi anggaran atau program Pemerintah pusat membuahkan hasil.

Misalnya anggaran atau program dalam meringankan beban masyarakat Kabupaten Bima yang tergolong tidak mampu yang belum memiliki kartu BPJS miskin terus meningkat.


Meningkat bantuan BPJS miskin dalam 8 bukan terakhir sebanyak 64.000 dari APBN dan dari APBD 1 lebih 2.700,” katanya, Selasa (03/03).

Bahkan perwakilan BPJS Kesehatan Kabupaten Bima telah menyerahkan sebanyak 31.646 kartu BPJS tahap 8,9 dan 10, belum lama ini. Selanjutnya kartu itu akan distribusikan ke desa-desa mulai awal bulan maret 2020. “Bantuan yang meningkat setelah Bupati Bima bersurat Kemensos,” katanya.

Tidak hanya itu lanjutnya, bantuan KUBE juga terus mengalami peningkatakan. Dari sebanyaK 30 kelompok pada tahun 2019 lalu, kini naik menjadi sebanyak 150 kelompok tahun 2020.

“Satu kelompok mendapatkan anggaran sebanyak Rp20 juta. Selain itu program RTLH yang didapat 12 kelompok, satu kelompok mendapat Rp150 juta,” pungkasnya.

Kota Bima, Jurnal Expose || Memberi Pelayanan baik pada masyarakat adalah salah fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. Tak terkecuali dengan aparatur yang ada di Kantor Kecamatan Asakota, baik itu yang berstatus ASN, Honorer maupun Sukarela.


Untuk meningkatkan kesadaran dan pentingnya memberi pelayanan yang optimal tersebut, Camat Asakota, Suryadin, SH mengadakan pertemuan internal dengan seluruh pejabat dan staf di ruang pertemuan Kantor Camat Asakota (Kamis, 5/3/20).

Dalam pertemuan tersebut Camat Asakota yang biasa disapa Bang Surya menekankan pentingnya kedisiplinan, keterbukaan dan kebersamaan semua aparatur yang ada. Juga pentingnya mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar kondisi kantor tetap harmonis dan pelayanan pada masyarakat berjalan lancar dan optimal.

"Untuk kedisiplinan Absensi kehadiran setiap hari akan saya pantau, dimana jam masuk kantor 07.30 Wita dan pulang pukul 16.00 Wita" Ungkapnya.

Ditambahkannya, "Jika ada permasalahan, sampaikan pada saya dan kita akan cari jalan keluarnya bersama-sama"
 
Akhir rapat Camat berharap semua aparatur yang ada, agar selalu menjaga kebersamaan, bekerja sama dan semua yang telah disepakati dalam rapat dapat dijalankan dengan ikhlas. (JE02)

Kota Bima, Jurnal Expose || Pasca dibangun sejak tahun 2008 dengan status aset bangunan dari Pemerintah Pusat dan baru diserahkan ke Pemerintah Kota Bima pada tahun 2018, keberadaan bangunan Kantor Camat Asakota saat ini sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan sentuhan Pemerintah Kota Bima

Foto  : Kondisi Bangunan Utama dan Aula Kantor Camat Asakota

Hampir semua atap bangunan dalam kondisi bocor sehingga nyaris semua ruangan yang berada dilantai dua bangunan induk sudah tidak layak dipergunakan. sehingga pelayanan masyarakat terpaksa berdesak desakkan dilantai dasar

Suryadin SH, selaku Camat Asakota menyayangkan kondisi bangunan kantor saat ini, karena kondisi tersebut membuat aktivitas pekerjaan dan  pelayanan pada masyarakat tidak bisa dilakukan secara optimal.
Foto : Suryadin, SH

"Semua bangunan yang ada rata rata dibangun sejak tahun 2008 dan sampai sekarang belum pernah disentuh dengan perbaikan apapun" tuturnya (4/3/2020)

Ditambahkannya "Begitu juga dengan keberadaan gedung aula yang ada saat ini dalam kondisi bocor, padahal gedung tersebut rutin dipergunakan secara percuma oleh masyarakat maupun OKP termasuk Kompi Senapan A untuk kegiatan kegiatannya" jelasnya

Harapannya untuk menunjang etos kerja dan peningkatan mutu pelayanan publik seharusnya Pemerintah Kota Bima saat ini segera fokus pada perbaikan sarana prasarana gedung yang ada terutama gedung gedung pemerintah yang berusia tua.  @ry@

Setelah usai digelarnya Musrenbang tingkat kelurahan di semua kelurahan yang ada di kecamatan Asakota, Musrenbang tingkat kecamatan Asakota digelar hari ini, Selasa (4/3/20) di Aula Kantor Camat Asakota.


Musrenbang dihadiri Bappeda, Anggota DPRD, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Lurah, Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat sekecamatan Asakota.

Dalam sambutannya, Camat Asakota, Suryadin, SH mengharapkan agar Musrenbang ini berjalan lancar dan dapat menampung semua aspirasi yang telah dibahas sebelumnya di Musrenbang tingkat kelurahan.

"Semua aspirasi yang telah diputuskan di Musrenbang tingkat Kelurahan akan dibahas, ditampung dan diajukan ke Musrenbang tingkat Kota dengan skala prioritas"ujarnya.

Di Musrenbang Tingkat Kelurahan hampir seluruh kelurahan yang ada di Asakota mengusulkan pembebasan lahan untuk perkuburan, permintaan Countainer Sampah dan kendaraan Roda tiga pengangkut sampah.

Selain itu Camat menginginkan agar kantor camat dapat direhab mengingat kondisinya sangat memprihatinkan. Selanjutnya, meminta untuk penganggaran kendaraan dinas untuk kelurahan dan Kecamatan serta meminta pembebasan lahan depan kantor camat yang masih milik masyarakat, juga meminta agar kantor Kecamatan dapat ditempatkan personil Pol PP untuk Untuk mengantisipasi pengamanan.

”Mudah – mudahan proses perencanaan kecamatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dan berharap pada LPM, Karang Taruna dan Tokoh masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan skala prioritas agar dapat diakomodir ditahun 2021 nantinya", ungkapnya

Sementara Kasubid Bappeda dan Litbang Kota Bima, Edi Bakhtiar, mengatakan apa yang menjadi usulan masyarakat dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan sudah masuk dalam rancangan 4 skala prioritas, diantaranya, penuntasan Kemiskinan, peningkatan kesehatan, Penuntasan kekumuhan, Reformasi Birokrasi dan pelayanan smart city.

Anggota DPRD Dapil I Asakota utusan Partai Amanat Nasional (PAN) Syamsuddin menyampaikan Perencanaan tahun 2020 ini. “Insya allah akan direalasikan pada tahun 2021”. Hasil musrenbang tingkat Kelurahan dan kecamatan akan terkoneksi dengan pokok pikiran DPRD.


Kota Bima Jurnal Expose || Menyambut Hari Jadi Kota Bima Ke-18 yang dihelat di bulan April mendatang, Dinas Pariwisata Kota Bima tengah menyiapkan 2000 orang Penari Lenggo yang diakomodir dari seluruh siswi SDN dan SMP se Kota Bima

Foto : Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Yuliana, S.Sos

Pra kondisinya saat ini sedang giatnya latihan bersama di Lapangan Serasuba tiga kali dalam seminggu dengan tidak mengganggu jadwal dari Proses Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) para siswi

"Saat ini kami tengah menggalang partisipasi dari sekolah SDN dan SMP untuk menyertakana siswinya mengikuti latihan Penari Lenggo yang akan dipentaskan pada HUT Kota Bima ke 18 nantinya" ungkap Yuliana, S. Sos (Plt. Kadis Pariwisata Kota Bima)

"Selain Tari Lenggo yang akan dipentaskan nantinya kami juga akan menggelar kegiatan budaya lainnya seperti drama kolosal tentang permainan anak anak tempo dulu dan putri kerajaan yang menyelinap diantara penonton lainnya, permainan Hadrah Sere, Gantao, Buja Kadanda dan jenis budaya lainnya pun akan dipentaskan" urainya penuh semangat


Pasca diberikan kepercayaan pada dirinya selaku Plt Dinas Pariwisata Kota Bima, Yuliana, S. Sos tengah gencar menata secara internal OPD Pariwisata yang dinakhodainya dengan mengajak serta seluruh komponen untuk membantu serta memotivasi dirinya @ry@

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE  meminta Dinas Perhubungan Kota Bima untuk intens menertibkan para pengguna jalan yang melanggar jalan satu arah. Hal ini disampaikannya dalam arahannya saat memimpin apel gabungan Senin 2 Maret 2020 di halaman kantor Walikota Bima.


Diungkapkannya masih banyak masyarakat kita yang belum menyadari pentingnya mentaati aturan pemberlakuan jalan satu arah karena ditemukan masih banyak kendaraan yang melawan arus baik di Jalan Gajah Mada maupun Jalan Soekarno Hatta.

"Dinas perhubungan saya minta bisa menertibkan ini untuk perbaikan lalu lintas dan disiplin berkendara, ini sudah berkali-kali saya ingatkan dan harus segera dilaksanakan", tegas Walikota.


Ini bagian dari pembenahan, tambah Walikota. Disampaikannya, agar tidak melakukan pembiaran seperti ini, sistem satu arah ini harus terus dipantau dan diiringi dengan perbaikan-perbaikan dan  dimintanya Dinas Perhubungan selaku leading sektor harus lebih proaktif.

Kota Bima, Jurnal Expose || Pemerintah Kota Bima mendapatkan bantuan hibah berupa 1 (unit) Ambulance dari PT Taspen (Persero). Ambulance ini terima langsung oleh Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE di Halaman Kantor Walikota Bima. Penyerahan dilakukan sebelum pelaksanaan apel gabungan lingkup pemerintah Kota Bima.


Penyerahan ambulance disaksikan pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Kepala Perangkat Daerah lingkup pemerintah Kota Bima, Camat, lurah beserta ASN yang mengikuti apel pagi pada Senin 2 Maret 2020.

Penyerahan diawali dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan dengan Nomor 180/5/PK/III/2020 oleh Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE dengan Pihak PT Taspen (Persero) yakni Branch Manager Mataram Bapak Tribuna Phitera Djaja dengan disaksikan oleh Sekretaris Daerah.

Walikota Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Taspen (Persero) atas pemberian hibah berupa satu unit ambulanca. Disampaikannya bahwa hibah ambulance tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut kerjasama MoU antara Pemkoy Bima dan PT Taspen yang telah dilakukan sebelumnya mengenai keikutsertaan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) pada pegawai Non ASN di Lingkungan pemerintah Kota Bima.


"Dengan adanya program ini saya berharap semakin kembantu masyarakat baik ASN maupun masyarakat umum yang membutuhkan pelayanan kesehatn," ucap Walikota.

Terlebih lagi, saat ini memang Pemerintah Kota Bima saat ini memang sedang terus meningkatkan pelayanan ke masyarakat, terutama layanan kesehatan. Di tahun 2019, ada berbagai fasilitas kesehatan baik di wilayah timur dan barat yang disediakan yakni PKM Rasanae Timur dan PKM Rasanae Barat. Kedua PKM ini dibangun sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi.

Kota Bima, Jurnal Expose || Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE membuka Festival dan Lomba Burung Berkicau yang dilaksanakan di Paruga Nae Convention Hall (Minggu, 1/3/20)


Festival burung berkicau yang pertama kali dihelat Pemerintah Kota Bima ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan dalam kalender of event Kota Bima.

Festival kali pertama ini mendapatkan respon yang sangat luar biasa dimana diikuti oleh 750 pecinta burung berkicau dari berbagai daerah di provinsi NTB bahkan dari Luar NTB.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih SH selaku panitia pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa festival ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Kota Bima ke 18 Tahun 2020 yang merupakan kerjasama pemerintah Kota Bima dengan Paguyuban Kicau Mania Bima.


Lomba berlangsung semarak dan disponsori hampir 92 sponsor diantaranya NZR Indonesia, honda krida, oppo, hotel lambitu, dan puluhan sponsor lainnya. Festival ini memperebutkan Piala Walikota Cup I dan berhadiah utama 2 unit motor serta berbagai hadiah menarik lainnya senilai ratusan juta rupiah.

Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE mengapresiasi kepada panitia atas terselenggaranya festival burung berkicau ini. Diapresiasinya pula partisipasi yang begitu luar biasa dari para pecinta burung yang ada di NTB bahkan di Luar NTB turut memeriahkan festival burung berkicau di Kota Bima.

"Sungguh ini menjadi kebanggaan bagi pemerintah yang mana seluruh pecinta burung berkicau di seluruh NTB dan juga bahkan luar NTB berpartisipasi di Festival buarung berkicau di Kota Bima, InsyaAllah kegiatan ini akan terus dilaksanakan disetiap tahunnya", ujar Walikota.


Festival burung berkicau ini ditandai denfan penggantungan burung murai Batu oleh Walikota. Selain jenis mutai batu juga dilombakan beberapa jenis burung lainnya, seperti pleci, kolibri, love bird serta lainnya.

Kegiatan Festival burung berkicau ini dihadiri pula oleh Dandim 1608 Bima, Kapolresta Bima, Kajari Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos, Kadis Pariwisata, Kepala Perangkat Daerah, beserta Camat dan Lurah Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal Expose || Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH menghadiri rapat koordinasi TP PKK Kota Bima di Aula Kantor Walikota Bima pada Sabtu 29 Februari 2020. Rapat koordinasi ini dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Bima dalam rangka meningkatkan sinergi antara program pemerintah dan progam kerja PKK terutama tingkat kecamatan dan lurah se-Kota Bima.


Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj Ellya H Lutfi, Kepala Bappeda Litbang, Kepala Perangkat Daerah, Ketua DWP Kota Bima, Camat dan Lurah se-Kota Bima beserta seluruh Tim Penggerak PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Bima.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kota Bima mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua jajaran TP PKK baik yang di kecamatan maupun kelurahan.  Hal ini menunjukkan semangat yang luar biasa untuk mendukung keberhasilan program TP PKK Kota Bima.

"Dengan kebersamaan InsyaAllah kita bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi Kota Bima tercinta, kita ingin semua program PKK di berbagai bidang bisa tepat sasaran", ujar Ketua TP PKK Kota Bima.


Senada dengan yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Bima, dalam arahannya Sekretaris Daerah Kota Bima merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta rakor baik itu camat lurah maupun jajaran Tim Penggerak PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Bima.

Sekda berharap kepada seluruh camat dan lurah agar proaktif mendukung dan membantu setiap program yang ada di Kota Bima juga program PKK.
Diberdayakan oleh Blogger.