Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Kota Bima, jurnalexpose.com || Walikota Bima H. ​​Muhammad Lutfi SE menghadiri pengangkatan dan penyerahan jabatan Kepala STKIP Bima Masa Bhakti 2020-2024 sekaligus menandatangani prasasti Gedung Auditorium M Djafar Amyn (STKIP) Bima pada Rabu 16 September 2020.

Bersama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI Bapak Dr. Hamdan Zoelva, SH. MH., Walikota Bima Menandatangani Prasasti Perubahan Nama Auditorium Kampus STKIP Yang Beralih Nama Sekaligus Menyumbangkan 250 Juta Atas Nama Pemerintah Kota Bima Untuk Kelanjutan Pembangunan Auditorium Tersebut.

Hadir pula pada kesempatan tersebut mantan Ketua MK RI Dr H Hamdan Zoelfa SH MH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Hj Rini Andriani, Staf Walikota Kesra, Masyarakat dan SDM, Ketua Badan Kesbangpol, Ketua Deaan Pembina, Ketua Yayasan IKIP Bima, Ketua Senat, Ketua STKIP Bima, Pembantu III Sekretaris Kota Bima, Perwakilan Masyarakat, seluruh dosen dan sivitas akademika STKIP Bima.

Acara peresmian di Aula STKIP diawali dengan tarian selamat datang oleh mahasiswa STKIP, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan Kepala STKIP Bima Masa bBhakti 2020-2024 oleh pengelola Yayasan IKIP Bima Rohmiliar HM Djafar Amin SE.

Pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Yayasan IKIP Bima M. Fahri Ibrahim dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita pelantikan Ketua STKIP Bima Masa Bhakti 2020-2024 yang disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan IKIP Bima dan Walikota Bima. 

Proses pelantikan kemudian diakhiri dengan penyerahan jurusan dari Ketua Bhakti Waktu 2016-2020 Dr. Amran Amir, MPd kepada Ketua Bhakti 2020-2024 Dr. Nasution, MPd.

Walikota Bima melalui sambutannya meminta dunia pendidikan kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena dengan sumber daya manusia yang kuat akan mendongkrak sumber daya masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Walikota menyampaikan bantuan untuk perbaikan gedung auditorium M. Djafar Amyn (STKIP) Bima sebesar 200 juta.

Sementara itu Ketua STKIP pada masa bakti 2020-2024 melalui hajatannya menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar STKIP Bima, Ketua dan Pengurus Yayasan IKIP Bima yang telah dipercaya mengemban amanah luhur ini.

Pada kesempatan ini Ketua STKIP Bima memaparkan visi besar STKIP Bima ke depan yaitu menuju STKIP Bima yang mampu berfungsi dalam komunitas akademi secara luas, unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas serta mampu memberikan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat di tahun 2024. 

“Saya berharap kepada seluruh sivitas akademika STKIP Bima khususnya kepada unsur-unsur pimpinan agar kita bisa bekerja sama dengan baik, bergandengan tangan, dengan satu semangat yaitu semangat kebangkitan untuk meraih kemajuan di masa depan. 

Mari kita bangun lembaga ini dengan keikhlasan, kejujuran, kerja keras, serta penuh disiplin dan tanggung jawab ", ujar Ketua STKIP Bima

Selamat Dan Sukses Kepada Ketua Baru Bapak Dr. Nasution, Semoga Kampus Kuning Tetap Jaya Dan Selalu Mencetak Para Alumni Yang Mumpuni Dibidangnya Masing-masing.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Bima menjadi salah satu konsentrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima. Berbagai upaya terus dilakukan demi menjawab tuntutan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Dan ini dibuktikan dengan penandatangan MoU antara Pemerintah Kota Bima bersama PDAM Tirta Dharma Bima, pada Kamis 17 September 2020 di Ruang Rapat Wali Kota Bima. 

Penandatanganan Momerandum Of Understanding (MOU) antara Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE dengan Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Bima H. Hairuddin, ST.MT tentang Pelaksanaan Kegiatan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) di Wilayah Kota Bima. 

Adapun beberapa kesepakatan yang tercantum dalam perjanjian kerjasama kedua belah pihak tersebut diantaranya dalam pengembangan dan pengelolaan sarana dan prasarana sistem penyediaan air minum di Kota Bima yang diserah operasikan kepada PDAM Tirta Dharma Bima  meliputi Aset berupa lahan, Unit air baku, Unit produksi, Jaringan perpipaan trasmisi dan distribusi air minum serta jaringan perpipaan pelayanan dan sambungan rumah (SR).

Kesepakatan ini  berlaku selama 3 (Tiga) tahun anggaran yang terhitung mulai tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 5.214 Unit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Bima mendapatkan Bantuan Permodalan Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan program pemulihan ekonomi nasional melalui Kementrian Koperasi dan UKM RI. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE pada Selasa 15 September 2020 di Gedung Seni Budaya Kota Bima.

Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Walikota Bima Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala BNI Cabang Bima, Kepala BRI Cabang Bima, Kadis Koperindag, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah serta para penerima bantuan.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kadis Koperindag Abdul Haris S.Sos melaporkan bahwa BPUM diberikan kepada Usaha Mikro dengan syarat-syarat diantaranya berwarga negara Indonesia, mempunyai Nomor Induk Kependudukan, memiliki kegiatan usaha yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, dan bukan ASN maupun anggota Polri/TNI serta pegawai BUMN/BUMD.

Adapun jumlah UKM yang diusulkan oleh  Dinas Koperindag Kota Bima sebanyak 11.137. Data diperoleh dari beberapa sumber yaitu data dari Kelurahan sebanyak 1.114 UKM yang disetor oleh 22 Kelurahan dari 41 Kelurahan yang ada. Data yang dihimpun oleh Dinas dan masyarakat yang langsung mendaftar sebanyak 10.023 UKM.  

"Realisasi Tahap Awal yang akan diserahkan pada hari ini yaitu sebanyak 5.214 UKM dengan nilai Bantuan sebesar Rp. 12.513.600.000 dengan besaran nilai bantuan untuk 1 (satu) UKM sebesar Rp. 2.400.000," terang Kadis Koperindag.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag yang telah bekerja keras dengan sigap mendata sejumlah UKM kita yang terdampak covid-19. Baginya, Kota Bima patut bersyukur karena jumlah UKM yang mendapatkan bantuan ini lebih banyak dibanding Kota dan Kabupaten lainnya.

"Kesigapan kita dan pendataan ini menjadi kunci keberhasilan hingga Kota Bima diberikannya porsi jatah lebih banyak dari daerah lainnya", ujar Wali Kota.

Dijelaskannya pula, bahwa ondisi covid-19 ini juga berdampak dan terasa bagi Usaha Kecil Menengan (UKM) yang ada, sehingga bantuan ini diberikan agar mendorong UKM tetap tumbuh sehingga sektor perekonomian dapat berjalan dengan baik meskipun di tengah pandemi yang tengah melanda bangsa dan daerah kita tercinta. Pencairan dana bantuan ini, Pemkot Bima bekerja sama dengan dua perbankan yakni BNI cabang Bima dan BRI Cabang Bima.

Selain pemberian Bantuan Permodalan Usaha Mikro, diserahkan pula bantuan Gerobak Bakso oleh BNI Cabang Bima kepada Dekranasda Kota Bima yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNI Cabang Bima kepada Dinas Koperindag Kota Bima

Kota Bima, jurnalexpose.com || Usai membuka kegiatan Dialog Tematik I Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda di Aula Pondok Pesantren Darul Hikmah Soncolela Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima, Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan lapangan futsal sebagai kegiatan tematik II Pembangunan Fisik (Lapangan Futsal) dengan anggaran sebesar Rp. 100 juta.

Sebelum meletakkan batu pertama Wali Kota Bima berkesempatan melakukan peninjauan asrama pondok dan bangunan mushollah di Pondok Pesantren Darul Hikmah. Melihat kondisi musholla tersebut Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menyampaikan kepada pihak pondok akan memberikan bantuan sebesar Rp. 200 juta pada tahun anggaran 2021. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima, Sekcam Mpunda, Babinsa, Babinkantimas, serta toga/toma setempat.

Wali Kota Bima berharap dengan pembangunan lapangan futsal ini dapat memberikan wadah dan ruang yang tepat sehingga mengakomodir pemuda untuk belajar, berkarya dan menyalurkan hobi, sehingga akan tumbuh nilai kebersamaan dan gotong royong, solidaritas sosial serta saling menghormati diantara sesama yang berbasis kearifan lokal.

"Semoga dengan adanya sarana dan prasarana olahraga ini terciptanya relasi dan interaksi sosial antara warga masyarakat yang dinamis, selaras dan seimbang untuk hidup berdampingan dan persaudaraan sejati", ujar Wali Kota.

Kota Bima, jutnalexpose.com || Dinas Koperindag Kota Bima menggelar kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (Bisnis Plan) bagi wirausahaan muda Kota Bima yang dilaksanakan di Aula PLUT Kota Bima. (Selasa 15/9/2020). Diklat ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Bima, Kadis Koperindag, Kabag Ekonomi, dan beberapa Kepala Perangkat Paerah lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kepala Dinas Koperindag Kota Bima Abdul Haris SE dalam laporannya menyampaikan kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (Bisnis Plan) bertujuan untuk memberikan analisis terhadap rencana pengembangan perusahaan. 

Dijelaskannya bahwa secara khusus, kegiatan ini akan mengkaji aspek legal, profil wilayah, visi – misi, kesesuaian teknis pengembangan, pasar dan pemasaran, sosial dan lingkungan, manajemen dan SDM, serta aspek finansial untuk menentukan manfaat ekonomis, workability legal dan teknis serta kelayakan finansial, dan sensitivitasnya terhadap faktor-faktor ekonomi, teknis dan finansial yang kritis terhadap rencana pengembangan bisnis.

"Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama 3 (Hari) hari mulai dari tanggal 15  September sampai dengan tanggal 17 September 2020 dengan jumlah peserta bimtek sebanyak 30  orang yang terdiri dari wirausahaan muda kota Bima", lapor Kadis Koperindag.

Lebih lanjut dilaporkannya bahwa peserta pelatihan ini nantinya akan mengikuti lomba penyusunan rencana bisnis plan yang dilaksanakan oleh kementerian perindustrian dan perdagangan RI.

Wali Kota Bima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperindag dan peserta pelatihan. Diharapkannya semoga dengan kegiatan pelatihan penyusunan rencana bisnis mampu mengurangi kegagalan bagi para wirausahaan muda yang baru dan sedang merintis usaha.

“Pengusaha pemula atau muda biasanya cepat bosan dan tidak sabaran, tapi kalau mau berhasil dalam berusaha kuncinya harus tekun dan sabar”, pesan Wali Kota.

Lebih lanjut dijelaskannya banyak para pengusaha yang tidak menginjak perguruan tinggi tapi dia sukses dalam berusaha, ini berkat kesabaran dan ketekunannya dalam berusaha. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima juga berbagi pengalaman bisnis dengan para peserta pelatihan sebagai motivasi bagi para peserta untuk tetap tekun membangun bisnis yang mereka geluti.

“Pemerintah Kota Bima juga nantinya akan mensuport perbankkan agar membantu permodalannya", ucap Wali Kota.

Diakhir kegiatan pembukaan Diklat Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melakukan penyerahan secara simbolis pakaian pelatihan kepada peserta pelatihan. 

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tinjau lokasi Dam Diwu Monca Kelurahan Lampe dan Sungai Bedi Kelurahan Manggemaci, pada Jum’at 11 September 2020.

Kegiatan dimulai dengan pengecekan lokasi Dam Diwu Monca Lampe kemudian sungai yang ada di Kelurahan Lampe. Setelah melihat-lihat sungai yang ada di Kelurahan Lampe Walikota Bima beserta rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Sungai Bedi Kelurahan Manggemaci.

Wali Kota Bima Tinjau Lokasi Pembangunan DAM bersama Tim BWS
Dalam tinjauan tersebut Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE menyampaikan untuk Tahun 2021 Pemerintah Kota Bima mendapatkan bantuan dari BWS sebesar Rp 4 Triliun yang direncanakan untuk pembangunan DAM Diwu Monca. Pembangunan DAM ini diperuntukkan untuk air irigasi, air baku dan juga DAM ini akan diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pariwisata baru. 

Diharapkan dengan pembangunan DAM ini selain itu bisa menampung air hujan dan mengurangi banjir kota bima juga menjadi tempat penampungan air baku sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima bisa terpenuhi.

“Pembangunan Dam ini nantinya diharapkan bisa menampung air hujan dan mengurangi resiko banjir”, jelas Wali Kota.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE meletakkan batu pertama pembangunan gedung SPNF SKB Kota Bima, di Kelurahan Penatoi pada Jum'at 11 September 2020. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Walikota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kadis Dikbud, Camat Mpunda, Camat Asakota, Lurah Penatoi dan Ibu Guru PAUD Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan harapannya agar peningkatan bimbingan pada anak usia dini ini semakin baik  lagi. Pendidikan Usia Dini menjadi dasar dalam pembentukan karakter yang kita tanamkan diluar lingkungan tempat tinggal juga dilengkapi dengan program-program dan buku-buku panduan kurikulum yang dibantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan rencana pembangunan DAM Diwu Monca yang rencanakan pada tahun 2021 melalui bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS). Diharapkan dengan pembangunan DAM ini bisa tersedia air irigasi dan air baku untuk memenuhi kebutuhan air pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bima. 

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan  penyerahan secara simbolis SKTB ijazah paket A, B dan C oleh Wali Kota Bima kepada para penerima yakni kepada masing-masing dua perwakilan. Selain itu, diserahkan pula sertifikat Guru PAUD yang lolos e-training tahun 2020 yang diikuti oleh 101 orang. 

TP PKK Kota Bima bersama Dinas Kesehatan Kota Bima menggelar acara Penyerahan Paket Sembako untuk tenaga kesehatan (Nakes) Sukarela se-Kota Bima di Gedung Seni Budaya Raba. (Kamis, 3/9/20).

Dalam Kegiatan tersebut diserahkan 468 bungkus Sembako dan diberikan lansung oleh Walikota Bima, H. Muh. Lutfi, SE, Ketua TP. PKK Kota Bima Hj. Ellia dan pejabat Dinas Kesehatan serta stake holder yang terkait.

walikota bima, H. Muh. Lutfi, SE dalam sambutannya berterima ksih kepada para Tenaga Kesehatan (nakes) Sukarela yg sudah bekerja secara maksimal dlm menghadapi pandemi covid 19 dan diharapkan dengan bantuan sembako tersebut jangan hanya dilihat dari nilai atau besar bungkusannya.

Sementara Ketua TP. PKK, Hj. Ellia berharap agar para Tenaga Kesehatan (nakes) dalam keterbatasan dan masa-masa pandemi Covid-19 dapat semakin meningkatkan pelayanannya dan selalu menjaga keselamatan serta menjalankan protokol kerja yang ditentukan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer, M. Pd, melakukan kunjungan kerja di desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Selasa (25/8).

Dalam kunjungan kerja Bupati dan wabup selain menyerahkan bantuan puluhan juta untuk pembangunan Masjid, juga diserahkan alat masak dan amplifire untuk PPK di masing masing dusun.

Saat melakukan kunjungan kerja ditiga desa tersebut, Bupati dan Wabup didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemda Bima, Camat dan Kepala desa masing-masing desa.

Lebih awal Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan uang pribadi untuk pembangunan Masjid desa Mpuri sebesar Rp25 juta, Rp35 juta untuk dua Masjid di desa Woro.

Selain menyerahkan bantuan uang tunia, dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan alat masak masing-masing PKK dan amplifier untuk masing-masing dusun di tiga desa.

Dalam kesempatannya, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, membangun apapun harus dilandasi dengan kebersamaan, supaya impian dan harapan dapat diwujudkan sesuai keinginan masyarakat.

"Jangan melihat besar dan kecilnya bantuan yang saya dan Pak Wakil berikan, nilai yang diserahkan sesuai tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat dan Pemdes yang saya terima secara pribadi," jelas Umi Dinda.

Kehadiran dirinya bersama Wakil Bupati membawa nama Pemerintah untuk menyelesaikan kunjungan kerja di tiga desa di Kecamatan Madapangga.

"Alhamdulillah kerja sama dan ikhlas semua elemen masyarakat dalam membawa Kecamatan Madapangga menjadi lebih baik," kata dia.

Kata dia, situasi Kantibmas betul-betul kondusif di Kecamatan Madapangga, ini semua bukan berarti kesuksessan TNI Polri, namun keberhasilan bersama.

"Mari kita dukung situasi kantibmas masing-masing wilayah untuk menciptakan kondisi yang lebih baik," kata dia.

Bupati berharap kepada masyatakat ditiga desa, untuk sama-sama menjaga hubungan antar sesama menjelang Pilkada, diingatkan berbeda pilihan jangan lantas dijadikan perpecahan.

"kita berhak memilih pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bima, maka pilihan itu sudah ada dihati masyarakat," kata dia

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka FGD Kader Lestari Fellowship Program (KLPT) 2020 di Begining Coffee Bar, LT 2 Arema Jln Gajah Mada, Kobi, Rabu 26/8/2020.

FGD dilaksanakan sehari oleh Sinergi NTB, dihadiri  para Kader Lestari, bekerjasama dengan Dinas DLH Kabupaten Bima, mengusung tema 'Jaga Hutan Untuk Masa Depan, NTB Hijau Untuk NTB Gemilang'.

Bupati Umi Dinda, mengaku sangat berbahagia bisa hadir dan membuka FGD yang diselenggarakan Sinergi NTB.

Menurut Bupati, yang menjadi catatan penting bagi kita adalah FGD seperti ini, memang harus dibatasi jumlah peserta agar lebih fokus mendeteksi dan merumuskan persoalan yang dihadapi.

Bupati Umi Dinda menyatakan bahwa, di berbagai kesempatan selalu menyampaikan pentingnya menjaga hutan dan menanam pohon untuk mengembalikan kondisi hutan yang ada di wilayah Kabupaten Bima.

"Sebagai generasi yang memiliki komitmen untuk pelestarian lingkungan dan hutan. Terima kasih Direktur Sinergi NTB. Kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan,"tegas Bupati.

Bupati berharap, Kader Lestari akan menjadi mentor di tengah masyarakat. Berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat, pentingnya menjaga kelestarian hutan. Bila perlu tema, yang diusung dalam FGD ini bisa dipampang di setiap sudut dan pojok agar masyarakat bisa mengetahui.

Kegiatan FGD ini, lanjut Umi Dinda, bukan saja hanya sebatas diskusi. Tetapi yang lebih penting adalah diimplementasikan di lapangan dengan serius.

Semoga terbentuknya Kader Lestari, selain menjadi mentor, juga bisa memantau kondisi kerusakan hutan termasuk menjelaskan kepada masyarakat luas, langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu direktur Sinergi NTB, Syamsul Hidayat mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Sumbawa. Sejak Sinergi NTB pertama kali terbentuk, pihaknya fokus dan menuntaskan tugas di Pulau Lombok.

Dijelaskan Syamsul, program Kader Lestari sudah terbentuk di empat Kabupaten yang ada di Pulau Sumbawa

Dengan tujuan, berusaha untuk menciptakan Kader Lestari yang nantinya bisa mengawal, menuntun untuk menghijaukan hutan yang ada di wilayah NTB.

FGD bertujuan meminta input atau masukan dari berbagai pihak. Kemudian dapat merumuskan sebuah langkah-langkah konkrit sebagai solusi untuk menyelamatkan kondisi hutan.

Direktur Syamsul mengaku, pihaknya telah bersepakat dengan Pemerintah Kota Bima, bahwa sosialisasi penangan lingkungan hutan, dimasukan dalam kurikulum muatan lokal.

"Semoga Kabupaten Bima, juga dapat bersama-sama dengan Pemkot Bima. Kebetulan formatnya sudah disediakan,"harap Syamsul. (ProKom)

Kabag Prokopim Setda Bima


M Chandra Kusuma Ap.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  dan Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan  HM Noor, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Selasa 25 Agustus 2020.

Kunker Bupati dan Wabup Bima ini, selain dampingi pejabat lingkup Pemkab Bima, juga ikut mendampingi adalah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Hj Sri Nuryati Mahfud dan anggota DPRD Dapil Bolo dan Madapangga, Azhar SE.

Kegiatan diawali di Desa Mpuri, dan dipusatkan di halaman Masjid Nurul Huda Mpuri. Ratusan simpatisan Bupati Bima tumpah ruah di jalan, menyambut dan ingin bersalaman dengan Bupati wanita pertama di NTB tersebut. Praktis jalan yang akan dilewati rombongan Bupati macet total.

Kades Mpuri, Abdullah, menyampaikan ucapan terima kasih atas Kunker yang dilakukan oleh Bupati Bima dan Wabup. Menurut Kades, masyarakatnya telah menunggu kehadiran Bupati dan rombongan sejak pagi hari.

"Akhirnya, yang kita ditunggu sudah datang,"ujar Kades Abdullah, di hadapan warga yang menghadiri acara sambung rasa tersebut.

Jelaskan Kades, bahwa situasi keamanan di Mpuri relatif aman. Tidak ada riak-riak ataupun gesekan-gesekan dari masyarakat yang dipimpinnya.


Sehingga dalam proses pembangunan di Mpuri  berjalan aman dan nyaman.

Khusus untuk pembangunan masjid raya Desa Mpuri, kata Kades, pihaknya telah mengumpulkan uang secara swadaya dari warganya dan terkumpul Lima Ratus Juta rupiah.

Kades meminta, untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Huda, Bupati Bima dapat membantunya, terutama untuk menyelesaikan pembangunan menaranya.

Sementara itu, Bupati Bima menyatakan, apa yang disampaikan oleh Kepada Desa adalah juga kita bersama.

Menurut Bupati, membangun membutuhkan kebersamaan semua masyarakat. Apalagi membangun masjid, itu adalah kewajiban kita bersama.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Mpuri, yang dengan penuh kesadaran telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Apa lagi menjelang dilakukannya pemilihan kepala daerah.

"Pilihan boleh beda, tetapi jangan merusak hubungan dan silaturahim,"ujar Bupati.

Bupati Bima, membantu uang secara pribadi untuk menyelesaikan menara masjid Nurul Huda, sebesar Rp. 20 juta. Dan bantuan yang diberikan tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.

Di Woro Bantu Masjid dan kegiatan Pemuda Rp 37 Juta

Dari Mpuri, Bupati Umi Dinda lanjut ke Desa Woro. Sepanjang jalan yang dilewati Bupati dan rombongan, masyarakat yang kebanyakan ibu-ibu tumpah ruah di jalanan.

Tatap muka dilangsungkan di halaman Kantor Desa Woro. Kades Woro, Abdul Farid, dalam sambutanya meminta, agar Bupati dapat membantu anggaran untuk membuat sumur bor dan jembatan tani di So Ompu Wia.

"Trims atas Kunker yang dilakukan Bupati dan Wakil. Desa Woro masih aman terkendali. Mudah-mudahan dalam kepemimpinan saya  lima tahun kedepan jauh dari halangan dan rintangan,"harap Kades Abdul Farid.

Bupati Bima, mengaku terharu melihat sambutan yang dilakukan keluarga di Desa Woro. Menurut Bupati, Pemerintah hadir untuk memastikan program-program di desa, yang bisa dibantu melalui dana APBD.

Menghadapi musim kemarau, Bupati Umi Dinda meminta, masyarakat tetap bersabar. Bersama-sama menjaga sumber mata air agar tidak kering dan tidak terjadi krisis air berkepanjangan.

Karena, kata Bupati, saat ini, jangankan yang kekurangan air, yang banyak air saja pasti mengalami kekurangan air.

Bupati membantu secara Pribadi Rp. 25 juta untuk Masjid Nurul Hidayah dan Rp 10 juta untuk masjid At-taqwa, Dusun Rasabou Desa Woro. Diterima langsung oleh Kades Woro, kemudian diserahkan pada panitia pembangunan masjid.

"Ini murni bantuan pribadi kami. Pahalanya disedekahkan untuk almarhum H Ferry Zulkarnaen ST,"ujar Umi Dinda.

Selain membantu masjid, Bupati juga menyerahkan bantuan alat masak, alat-alat olahraga dan amply fire.

Sebelum melanjutkan kunjungan kerja di Desa Campa, Bupati dan Wakil menyempatkan diri mengunjungi kegiatan lomba olahraga bola volly, Tarik Tambang, lari karung, yang diadakan oleh Pemuda dan Mahasiswa Woro, di lapangan olahraga Desa Woro.

Bupati Umi Dinda, menyerahkan bantuan uang pribadi dua juta rupiah kepada panitia dan alat olahraga berupa bola voli dan net.

Di Campa Bantu Masjid Rp 50 Juta dan Serahkan 115 Lembar KTP Gratis

Di Desa Campa, kegiatan di langsungkan di halaman Kantor Desa Campa.

Sebelum tatap muka dilangsungkan, rombongan Bupati dan Wakil melaksanakan sholat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Huda, yang bersebelahan dengan Kantor Desa Campa.

Kades Campa, M Taufik SH,  menyatakan, atas nama masyarakat Campa, berterima kasih, Bupati dan Wakil beserta rombongan melakukan Kunker di Desa yang dipimpinya.

"Mudah-mudahan kehadiran Bupati dan Wakil membawa berkah bagi Desa Campa,"ujar Taufik.

Taufik mengaku, situasi keamanan di desanya relatif lebih aman dan terkendali. Karena kerjasama rakyat dan aparat keamanan, terutama Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kades melaporkan juga, bahwa pembangunan masjid Nurul Huda telah dilakukan.  Lebih kurang 90 persen merupakan swadaya masyarakat, putra dan putri Desa  Campa yang tersebar di berbagai Daerah.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, hingga selesainya pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak Desember mendatang.


Apa yang disampaikan Kades adalah harapan kita bersama. Kata Umi Dinda, kita harus memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk selalu bekerja.

Kepada semua perangkat desa,  jejak saat Pilkades dapat dihilangkan. Saatnya membangun bersama-sama dengan Kades terpilih karena menjadi pemimpin itu tidak mudah.

Di Campa, Bupati menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Huda, melalui Dana CSR dari Bank NTB sebesar Rp 50 juta dan menyerahkan KTP 115 lembar yang dicetak secara gratis, kepada usia pemegang pertama KTP. ( ProKom)

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, membuka Konferensi Kabupaten, PGRI Bima ke 22 tahun 2020, di Gedung Sekretariat PGRI Kabupaten Bima, Jln Sulthan Alaudin,Tente, Kecamatan Belo, Sabtu 22/08/20.

Konferensi akan digelar selama dua hari (22-23 Agustus) dihadiri oleh Sekjen DPP PGRI H Ali Ahmad, Ketua PGRI Provinsi NTB Drs. M Yusuf M.Pd, Ketua PGRI Kabupaten Bima Drs. Syafiullah, M.Pd dan  menghadirkan 170 orang pengurus cabang se Kabupaten Bima.

Wakil Bupati (Wabup) Dahlan, mengatakan PGRI dan pengurusnya bisa profesional dalam menjalankan tugas. Dan percaya bahwa, siapapun yang terpilih dalam konverensi adalah orang-orang hebat,  yang sudah memiliki pengalaman  mengelola  organisasi. Selain itu juga taat asas dan hukum dan bertanggung jawab  dalam meningkatkan SDM.

"Dalam proses pemilihan Ketua dan Pengurus lainya dapat dilakukan secara fair,"ujar Wabup di hadapan ratusan jajaran pendidik.

Wabup menegaskan, sebagai organisasi profesi ke depan, PGRI Kabupaten Bima harus menunjukkan kinerja nya di hadapan masyarakat, mengawasi anggota-anggotanya.

Agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi mereka dengan baik. Serta membangun karakter anak bangsa.

"Bila perlu, memproduksi kader-kader hebat yang akan diangkat menjadi pejabat,"tegas Wabup.

Wabup yang juga, Ketua DPD   Partai Gerindra Kabupaten Bima ini, meminta pengurus PGRI dan seluruh jajaran, saatnya untuk berorientasi kepada hasil dan kualitas  kader  bukan semata-mata berorientasi kepada uang. Sudah saatnya, guru melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Bima, Drs. Syafiullah M.Pd mengatakan, konferensi Kabupaten PGRI adalah forum organisasi tertinggi di tingkat kabupaten, sebagai bentuk implementasi konstitusi organisasi.

Menurut Syafiullah, konferensi Kabupaten diselenggarakan setiap lima tahun. Untuk menilai hasil kerja pengurus PGRI Kabupaten selama masa bakti tahun 2015 sampai 2020.

Selain itu, konferensi juga ajang pemilihan pengurus PGRI Kabupaten Bima, masa bakti XXII tahun 2020 sampai 2025, serta penyusunan program kerja organisasi untuk 5 tahun kedepan.

Konferensi Kabupaten mempunyai makna yang sangat penting, bagi gerak dinamika organisasi. Karena merupakan rencana strategis dari keseluruhan visi misi. Dan Strategi program kerja organisasi dan pendidikan, khususnya di Kabupaten Bima.

Dijelaskan Syafiullah, perjalanan kepengurusan PGRI 5 tahun dalam kepemimpinannya, menunjukkan peningkatan dan perubahan.

"Namun demikian, organisasi PGRI ini juga tidak lepas dari berbagai persoalan,"aku Syafiullah.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat terasa dalam mendukung gerak maju organisasi.

"Untuk itu, melalui kesempatan yang berbahagia ini, mewakili pengurus PGRI Kabupaten Bima masa bakti XXI tahun 2015-2020, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemkab Bima. Atas dukungan yang sungguh tidak mampu kami sebutkan satu persatu,"tegas Ketua PGRI Syafiullah.

Demikian juga, lanjut Syafiullah, kepada kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Kepala UPT Dikbudpora Kabupaten Bima beserta jajaran, yang tidak pernah mengeluh menyokong setiap kegiatan PGRI.

Dan yang telah menjadi Mitra harmonis PGRI, mengurus pendidikan dan guru di Kabupaten Bima.

Kepada seluruh peserta konferensi, Syafiullah mengajak untuk selalu meningkatkan kinerja dan kompetensi sebagai guru yang baik. 

Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi guru Indonesia yang dinamis, terpercaya, kuat dan bermartabat. Untuk menyempurnakan pengabdian dalam mewujudkan guru yang profesional sejahtera dan terlindungi.


Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menggelar silaturahmi sekaligus meninjau Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Bima, Jum'at (21/08) Peninjauan ini diagendakan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah.


Kunjungan didampingi oleh Kabid Dikdas dan unsur dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima disambut oleh Kepala sekolah beserta jajarannya.

Kepsek SMPN 8 Kota Bima, Ridwan S.Ag mengatakan bahwa kehadiran Walikota Bima dalam rangka agenda silaturahmi sekaligus meninjau kondisi sekolah ini, juga Walikota menyempatkan diri melihat pagar sekolah yang sudah rusak akibat diterjang Banjir tahun lalu. Tuturnya.


Dimana Wali Kota berharap agar dinas terkait segera mendata kerusakan yang ada untuk dilakukan perbaikan.

Saat berkeliling Wali Kota Bima melihat bangunan dan lapangan sarana dan prasarana olahraga volly dan basket bagi para siswa yang perlu dilakukan perbaikan terutama pagar sekolah. Karena menurut Wali Kota peningkatan sarana prasarana belajar siswa akan berpengaruh pada meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada.
Dijelaskannya bahwa Pemerintah Kota Bima terus berupaya meningkatkan sarana prasarana utamanya pada sektor pendidikan. Upaya ini dilakukan agar dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Sebanyak 25 orang Juru Pungut Pajak yang memiliki  kinerja terbaik dalam melakukan penagihan  PBB P2 Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang terjaring dari 192 Juru Pungut desa Se-Kabupaten Bima menerima penghargaan dari Bupati dan Wakil Bupati Bima.


Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis kepada Empat Besar Terbaik Senin (17/8) oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi RI tingkat Kabupaten Bima di Halaman Kantor Bupati Bima.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi SE mengungkapkan, "Juru Pungut Berprestasi tersebut berhasil mencatatkan penagihan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) Tahun Anggaran 2019 yang secara nominal dan persentase mereka relatif lebih tinggi dari yang lainnya.


Keempat nama tersebut yaitu terbaik I Idris H. Soga, (Juru Pungut desa Sumi - Lambu) mendapatkan hadiah 1 unit sepeda motor merk Yamaha, sedangkan terbaik II Adharmuddin, (Juru Pungut desa Rato - Bolo), Terbaik III Ambo, S.Sos, (Juru Pungut desa Naru Kecamatan Sape) dan Terbaik IV Ishaka Mansyur, (Juru Pungut Desa Pandai - Woha) masing-masing mendapatkan hadiah Handphone. Demikian halnya kepada 21 orang terbaik lainnya mendapatkan hadiah handphone.

Adel menambahkan, masing-masing kecamatan  minimal ada 1 perwakilan JP berpretasi yang dipilih berdasarkan realisasi PBB P2 tertinggi secara nominal dan persentase  dari tiap  kecamatan.


Pemberian reward kepada para JP ini yang didanai dari APBD kabupaten Bima sebagai bentuk penghargaan kepada JP untuk meningkatkan motivasi dan kinerja mereka dalam melalukan penagihan PBB P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan).

Pemerintah Daerah berharap,  ke depan, pemberian hadiah ini dapat memotivasi JP dalam meningkatkan realisasi pencapaian pendapatan khususnya dari PBB P2". Terang Adel.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Pemerintah Kabupaten Bima meraih penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia atas prestasinya sebagai kabupaten dengan capaian response rate yang melebih target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online bulan April 2020.

Piagam penghargaan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia diserahkan oleh Kepala BPS Kabupaten Bima Drs. Sapirin mewakili Kepala BPS Pusat sesaat setelah Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Ke- 75 Kemerdekaan RI tingkat kabupaten Bima Senin (17/8/2020) di halaman Kantor Bupati Bima

Dikatakan Sapirin, capaian ini tidak terlepas dari peran Pemkab Bima yang luar biasa dalam hal ini Bupati Bima melalui Kabag, Kabid di jajaran setda, Dinas terkait (Dukcapil, Kominfostik, BPMDes, Dikes, Dikbudpora, Bappeda, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Bima) yang selalu mensupport kegiatan SP2020.

"Termasuk antusiasme masyarakat dalam ikut serta berpartisifasi dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online". Terangnya.

Terkait tahapan, pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 ada dua yakni Sensus Penduduk Online yang dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2020, diperpanjang sampai Mei.

Sensus Penduduk wawancara yang dalam rencana awal dilaksanakan bulan Juli, namun karena pandemi Covid-19 diundur menjadi bulan September 2020. "Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi daerah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan". Jelas Sapirin.

Secara khusus, Sensus Penduduk wawancara  diawali rekruitmen 450 petugas secara online Minggu II Agustus yang berasal dari semua desa di wilayah Kabupaten Bima. Kemudian dilakuka Pelatihan petugas secara online pada minggu ke III Agustus 2020 dan Rapid test petugas pada minggu ke IV Agustus.

Pelaksanaan kegiatan lapangan pada Bulan September 2020 dengan menyesuaikan kondisi tiap wilayah dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Dua proses utama pelaksanaan yakni:pemeriksaan daftar penduduk bersama Ketua RT dan pencacahan penduduk menggunakan kuesioner yang diisi mandiri atau didampingi petugas sensus. Urai Sapirin.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan usai menerima piagam penghargaan. "Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima baik Perangkat Daerah, Camat, Kades, Ketua RT, tokoh masyarakat, termasuk satgas covid-19 berkewajiban mendukung seluruh tahapan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020) baik secara online maupun wawancara.

Bupati memberikan apresiasi atas kerja keras tim BPS Kabupaten Bima. "Dalam situasi yang tidak normal akibat Pandemi Covid-19, pelaksanaan SP 2020 tentunya membutuhkan upaya-upaya yang luar biasa dengan mengedepankan  koordinasi dan komunikasi dalam berbagai jenjang". Jelas Bupati

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Silaturrahim yang digagas oleh Komandan KOREM 162/WIRA BHAKTI dengan FORKOPIMDA BIMA DAN KOTA BIMA beserta Toga, Tomas, Topa serta beberapa elemen lainnya dan turut  dihadiri oleh Bupati/Wakil Bupati Bima dan Walikota/Wakil Walikota Bima diaula Pemkot Bima

Suasana silaturrahim tersebut berlangsung sangat khidmat yang diawali dengan nyanyian bersama lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pidato pembukaan oleh H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima red)

Dalam sambutannya H. muhammad Lutfi memuji bapak korem 162 yang secara rutin lakukan silaturrahim dengan seluruh msyarakat pulau sumbawa dan lebih khususnya masyarakat bima

"Kami sangat apresiasi dengan keberadaan Bpk Komandan KOREM 162 yang secara rutin bersilaturrahim dengan kami disini sehingga kami pun merasa nyaman dan merasa terlindungi dari sisi kamtibmas" jelasnya

Sementara KOMANDAN KOREM 162/WIRA BHAKTI, BRIGJEN TNI AHMAD RIZAL RAMDHANI, S. Sos, SH, M. han, mengaku sangat merasa terhormat serta bangga dengan penerimaan oleh Pemda Bima dan Pemkot Bima sehingga merasa berada dalam suasana kekeluargaan

"Secara pribadi saya merasa seperti berada ditengah-tengah keluarga sendiri saat ini dengan penerimaan yang luar biasa dari kedua pemerintah daerah Bima dan Kota Bima, jujur saya sangat merasa terhormat" ujar pria ganteng dengan pangkat satu bintang dipundaknya dan merupakan sejarah pertama di Wilayah NTB dipimpin oleh Jenderal ber bintang satu

Dalam acara silaturrahin tersebut Bpk DANREM berikan presentase tentang bahaya pandemi covid 19 yang menurut data resmi telah ada sejak tahun 1918 di Spanyol dengan gejala flu berat yang melanda negara tersebut

"Begitu pula pentingnya untuk mengantisipasi bahaya narkoba yang menurut data resmi bahwa Bima merupakan daerah kedua setelah Kota Mataram dengan tingkat bahaya narkoba kemudian tingkat perkelahian antar kampung juga harus diwaspadai" pesannya

Acara dikemas dengan potong tumpeng HUT ke 49 tahun hari lahirnya Bapak H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima) @ry@

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, beserta rombongan dilaksanakan di Kecamatan Wawo, Rabu 5/8/2020.

Sedikitnya, Lima desa yang ada di Kecamatan Wawo didatangi oleh Bupati wanita pertama di NTB tersebut.

Bupati Umi Dinda beserta rombongan, mengawali Kunkernya di Desa Riamau, yang dipusatkan di kantor desa setempat.

Namun, sebelum pertemuan tatap muka dilaksanakan, Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan drainase sepanjang 300 meter, yang bersumber dari Dana ADD Desa Riamau sebesar Rp 180 juta.

Kades Riamau Adisan, mengaku pembangunan drainase tersebut merupakan pembangunan tahap kedua yang menggunakan dana  ADD desa. Pada tahap pertama, pihaknya mengerjakan proyek rabat Gang senilai Rp 290 juta di tiga titik, sepanjang 500 meter. Dan akan dilanjutkan dengan pembuatan penting air di 5 titik dengan anggaran Rp 160 juta.

Kades Adisan mengaku rakyatnya telah merdeka, karena telah menikmati jalan yang sudah di hotmix oleh pemerintah daerah. Hanya saja yang masih perlu dibantu adalah dua Mushola dan satu masjid yang ada di Desa yang dipimpinnya.

Sementara itu, Bupati Umi Dinda berharap dana ADD Desa bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat. Para Kades dapat memprogramkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan tetap melakukan konsultasi dan koordinasi, sehingga tidak menimbulkan saling curiga.

Terhadap hutan yang berada di kawasan tutupan agar tetap dijaga dan dilestarikan keberadaannya, sebagai sumber mata air bagi masyarakat.
 
Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan berupa, alat olah raga, alat-alat masak, benang untuk kelompok tenun dan mesin pemotong kucit.

Usai  di Desa Riamau, Bupati dan rombongan menuju Desa Raba. Tatap muka dilangsungkan di lapangan olahraga Desa setempat. Sejumlah Kepala Dusun (Kadus) dan RT menyampaikan harapan dan kebutuhan mereka.

Bupati mengakui, melalui Dinas tehnik Pemerintah telah membangun sarana air bersih bernilai miliaran rupiah di Desa Raba. Bupati Umi Dinda berharap, apa yang telah dibangun bisa dijaga dan dirawat  keberadaannya oleh masyarakat.

Dari Desa yang berada ujung Timur Kecamatan Wawo tersebut, Bupati beserta rombongan menuju Desa Kombo.

Selain meresmikan Polindes,  Bupati  juga bertatap muka dengan masyarakat Desa Kombo  yang dipusatkan di areal Polindes yang baru di bangun tersebut .

Dalam laporannya, Kades Kombo mengaku, bahwa warganya tidak ada yang mengganggu lahan yang masuk dalam kawasan hutan tutupan negara, untuk menanam jagung, padi, maupun bawang yang menjadi kebutuhan pokok warganya.

Kades mengaku bahwa lahan tersebut akan dijaga bersama-bersama dengan masyarakatnya. Dan akan menanam kembali bawang putih yang sudah 20 tahun tidak pernah ditanam oleh masyarakat di  Desa Kombo.

Di Desa Kombo,  Bupati menyerahkan bantuan alat masak masing-masing dusun dan bagi Kader PKK.

Kunjungan kerja Bupati dan rombongan berakhir di Desa Maria. Sebelum mengakhiri Kunker di Desa Maria, Bupati melangsungkan Kunker di Desa Kambilo, dipusatkan di lapangan Desa Kambilo. 

Pemerintah Desa Kambilo menyampaikan terima kasih atas pembangunan yang telah dilakukan. Dan menyampaikan penghargaan, karena Bupati dan rombongan menyempatkan diri untuk melaksanakan Kunker di Kambilo.

Di Desa Maria, Bupati dan rombongan mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan wawo.

Bupati Umi Dinda, memberikan bantuan uang secara pribadi kepada Masjid Nurul Yaqin, Desa Maria,  uang sebesar Rp 40 juta.

Di hadapan para jama'ah Masjid, Bupati berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan pembangunan masjid Nurul Yaqin. Kemudian bisa segera dimanfaatkan oleh para jamaah dan masyarakat. (ProKom Setda Bima)


Kabag Prokopim setda Bima

M Chandra Kusuma AP.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, menggelar Diklat Keterampilan Tekhnis bagi Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PK2UKM), di Hotel La Ila, Kota Bima, Selasa, 4/8/2020

Diklat dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Bima, Drs. H.Arifuddin HMY.

Diklat dilaksanakan mulai 4 sampai 7 Agustus 2020, diikuti oleh 27  peserta dari pengurus masing-masing koperasi dan UKM di wilayah Kabupaten Bima.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, Iwan Setiawan SE, dalam laporannya mengatakan, tujuan diklat itu untuk meningkatkan kapasitas SDM bagi pengelola koperasi dan UKM, juga mendorong peningkatan usaha koperasi.

Sementara itu Asisten III Setda, Bima, Drs. H. Arifuddin mengatakan, sebagai soko guru perekonomian Indonesia, mempunyai peranan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemerintah Kabupaten Bima, berusaha untuk meningkatkan Kualitas SDM terutama dalam pengelolaan koperasi melalui Pendidikan dan Latihan.

Karena, kata asisten III diera Modern sekarang ini terjadi perubahan paradigma atau cara pandang, terutama pada sisi pengelolaan koperasi atau badan usaha.

Kita juga harus menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada, seluruh perangkat atau SDM yang handal, terampil di bidangnya harus dipersiapkan.

"Dalam pengelolaan koperasi, di butuhkan SDM yang berkualitas dan mempunyai daya saing," tegas Arifudin.

(ProKom Setda Bima)

Kota Bima, jurnalexpose.com ||
Momentum halal bi halal pasca perayaan Iedul Adha 1441 H. sengaja dimanfaatkan oleh jajaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bima (Dikbud red) untuk melakukan silaturrahim dengan Walikota Bima di Pandopo Kediaman (1/8/2020)

Silaturrahim jajaran Dikbud tersebut sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mempererat hubungan silaturrahim dengan sesama, terutama antara jajaran pendidikan dengan Walikota Bima

"Kami sengaja memanfaatkan momen halal bi halal pasca Idul Adha ini dengan maksud untuk merekatkan hubungan dengan sesama terutama menjalin silaturrahim dengan bapak Walikota dengan harapan ada motivasi bagi kami semua untuk memajukan dunia pendidikan kedepannya" demikian ungkap Kabid Dikdas Dikbud, Taufik Rahman, S. Pd

Harapan yang sama disampaikan oleh Gufran, S. Pdi (kasek SDN 35 Nungga), semoga momen silaturrahim dengan Bapak Walikota akan dapat menggenjot semangat dan etos kerja dari kami semua sehingga dunia pendidikan tetap menjadi garda terdepan

"Pasca kami diberikan kepercayaan untuk menjadi Kepala Sekolah baru kali ini kami dapat bersilaturrahim langsung dengan Bapak Walikota, Insya Allah kami semua akan menjadi garda terdepan bagi penyediaan generasi cerdas untuk menyongsong era millenial ini "ungkapnya dengan penuh semangat

Sementara itu H. Muhammad Lutfi, SE (Walikota Bima) menegaskan pentingnya pendidikan tetap berjalan sebagai mestinya meskipun ditengah ancaman pandemi covid 19 yang terus mengintai

"meskipun langit akan runtuh akan tetapi pendidikan tidak boleh berhenti, dalam hal ini dinas tidak boleh terlalu mencampuri urusan rumah tangga sekolah, biarkan sekolah berkreasi dengan managemen sekolahnya masing2 sehingga sekolah pun dapat berkembang dengan baik serta maju" demikian tegas beliau

Ditengah merebaknya pandemi covid 19, aktifitas dunia pendidikan tidak boleh berhenti meskipun dunia akan runtuh. Gunakan metode apapun sehingga proses pendidikan tetap berjalan sebagai mana bisanya @ry@

Kota Bima, jurnalexpose.com || Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE melantik sebanyak 29 pejabat administrator dan  pengawas serta 1 (satu) orang pejabat fungsional di lingkungan pemerintah Kota Bima. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Walikota Bima Nomor 821.2/1546/BKPSDM /VII/2020 tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bima dan surat keputusan Walikota Bima Nomor 821.2/1547/BKPSDM/ VII/2020 tentang pengangkatan jabatan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsuri SH dan Hj Anggraini, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, Para Staf Ahli, Para Asisten, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah lingkup pemerintah Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik atas amanah yang dipercayakan. Dipesankannya agar jabatan dimaknai sebagai amanah dengan sungguh-sungguh sehingga benar-benar dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai tersesat dengan hal-hal yang merugikan diri sendiri.

"Tegakkan loyalitas integritas karena kita disumpah untuk hal itu dan akan dimintai pertanggung jawaban masing-masing. Saya percaya bahwa yang dilantik pada hari ini mempunyai kemampuan sesuai kapasitas masing-masing", ujar Wali Kota.

Diharapkannya pula bahwa birokrasi yang ada untuk menghindari bermain politik. Diimpikannya Kota Bima ini nantinya akan dapat sejajar dengan kota-kota besar lainnya. Tentu untuk mencapai mimpi itu diperlukan SDM yang berintegritas dan mempunyai loyalitas yang tinggi.

"Saya ingin meletakkan pondasi jabatan yang kuat, tidak ada budaya sogok menyogok. Begitu banyak mimpi percepatan pembangunan yang saya inginkan, bagi yang tidak bisa bekerja pasti saya geser. Karena itu maknailah pasang surut dalam berkarir itu biasa membuat kita semakin tawadhu, jangan ketidaksabaran membuat kita terbuai", jelas Wali Kota Bima dihadapan seluruh pejabat yang dilantik.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa sejak awal kembali ke tanah kelahiran diniatkannya untuk meletakkan pondasi sistem yang baik dimana kesejahteraan masyarakat dikedepankan,  karenanya pemberdayaan masyarakat menjadi agenda utama pembangunan saat ini.

"Pemberdayaan masyarakat anggarannya kita perbesar agar semua masyarakat bisa meningkat kesejahterannya. Ada moral tanggung jawab saya melakukan perubahan. Jika semua berjalan sesuai dengan rel daerah kita ini akan jadi daerah yang maju", ungkapnya.

Oleh karena itu, diinginkannya pambangunan yang ada bergerak dengan birokrasi yang tepat dan handal. Tidak ada budaya transaksional dalam pengangkatan ASN yang ada di Kota Bima dan pembangunan dikonsentrasikan dengan gagasan pro rakyat.

"Jika kita ikhlas untuk daerah kita maka apa yg kita cita-citakan dapat kita raih bersama", ajaknya mengakhiri sambutannya.
Diberdayakan oleh Blogger.