HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Transparansi Dipertanyakan, Proyek Betonisasi di Desa Batulayang Tanpa Papan Informasi

Kab. Bogor – Realisasi program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Bankeu) 2025 di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, mendapat sorotan publik. Proyek betonisasi jalan di Kampung Babakan RT 01/02 dikerjakan tanpa adanya papan informasi kegiatan, sehingga menimbulkan pertanyaan soal keterbukaan dan transparansi anggaran.

Pantauan awak media sejak Senin (8/9) hingga Rabu (10/9/2025), papan kegiatan tak kunjung ditemukan di lokasi proyek, meskipun pekerjaan sudah memasuki tahap akhir. Padahal, papan informasi menjadi elemen penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait sumber anggaran, nilai proyek, hingga pihak pelaksana.

Amar, pemuda Karang Taruna setempat, mengakui papan kegiatan sempat terpasang namun kemudian dicopot oleh anak-anak. Ia juga menyebut material pasir yang digunakan sesuai standar.

Namun, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan penggunaan pasir merah dan batu kali, yang oleh sebagian warga dinilai kurang berkualitas untuk proyek betonisasi.

Ketua TPK Desa Batulayang, Yuyun, saat dikonfirmasi justru mengaku tidak mengetahui detail teknis proyek.

“Pekerjaan sudah diserahkan kepada LSM, Karang Taruna, serta pihak CV. Soal keuangan pun saya tidak diberi kewenangan, karena semua dana langsung melalui sistem transfer,” jelasnya.

Pernyataan ini semakin menimbulkan tanda tanya soal siapa pihak yang benar-benar bertanggung jawab dalam pelaksanaan proyek Bankeu tersebut.

Berbeda dengan proyek betonisasi jalan, pembangunan jembatan Batukasur–Kareo di RT 03/03 justru dilengkapi papan kegiatan. Ketua RT 03, Rowo, menegaskan pentingnya papan informasi.

 “Itu bentuk transparansi. Dengan adanya papan kegiatan, masyarakat bisa tahu pembangunan dari mana dan berapa anggarannya,” katanya.

Ketiadaan papan informasi pada proyek betonisasi di Kampung Babakan dinilai warga sebagai bentuk kurangnya transparansi. Mereka berharap pemerintah desa maupun pihak terkait segera memberikan klarifikasi, agar tidak menimbulkan kecurigaan publik mengenai penggunaan dana Bankeu Desa Batulayang tahun 2025.

(Ddy/S'man)