Ketua LSM GMBI Lebak Soroti Klarifikasi Asda II, Dinilai Belum Menjawab Substansi Persoalan
Lebak, Banten — Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, menyampaikan pandangannya terkait klarifikasi yang disampaikan Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Lebak. Menurutnya, pernyataan tersebut belum sepenuhnya menjawab substansi persoalan yang menjadi perhatian publik.
King Naga menilai klarifikasi yang disampaikan lebih berfokus pada penjelasan posisi pemerintah daerah, sementara isu utama yang dipersoalkan masyarakat dinilai belum diuraikan secara komprehensif. Ia menekankan bahwa klarifikasi seharusnya menjadi ruang untuk menjawab pertanyaan publik secara terbuka dan proporsional.
“Yang diharapkan masyarakat adalah penjelasan yang menyentuh inti persoalan. Klarifikasi sebaiknya tidak hanya menjelaskan sudut pandang pemerintah, tetapi juga menjawab keresahan publik,” ujar King Naga kepada media, Selasa.
Ia juga berpendapat bahwa polemik yang muncul tidak lepas dari pernyataan pejabat terkait sebelumnya yang memicu beragam tanggapan di masyarakat. Oleh karena itu, menurutnya, pendekatan yang lebih terbuka dan empatik sangat diperlukan agar komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat tetap terjaga dengan baik.
“Pejabat publik memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat. Ketika muncul reaksi publik yang luas, ruang dialog dan sikap terbuka menjadi penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan,” katanya.
Lebih lanjut, King Naga mengingatkan bahwa kritik dari masyarakat maupun lembaga sosial merupakan bagian dari mekanisme kontrol dalam sistem demokrasi. Ia berharap kritik tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai masukan untuk perbaikan tata kelola pemerintahan.
LSM GMBI Distrik Lebak menyatakan akan terus memantau perkembangan isu tersebut dan mendorong adanya komunikasi yang lebih konstruktif antara pemerintah daerah dan masyarakat, demi terjaganya kepercayaan publik serta terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
(HKZ)
