HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Desa Cikakak Sukabumi Miliki Potensi Besar di Sektor Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Wisata Alam

Kab. SukabumiDesa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, menyimpan potensi sumber daya alam yang cukup lengkap dengan karakteristik geografis yang unik. Perpaduan antara dataran rendah pesisir dan wilayah perbukitan menjadikan desa ini memiliki peluang besar untuk berkembang di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga pariwisata berbasis alam.

Minggu (1/3/2026), Kepala Desa Cikakak, Dede Mulyadi, menyampaikan bahwa kondisi bentang alam yang dimiliki desanya merupakan kekuatan utama apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.

“Desa Cikakak memiliki bentang alam yang lengkap, mulai dari wilayah pesisir hingga perbukitan. Ini merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan secara terpadu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Potensi Pertanian dan Perkebunan Unggulan

Secara topografi, Desa Cikakak berada pada ketinggian rendah, dengan beberapa titik sekitar 39 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jenis tanah didominasi tanah mineral dengan karakter berbatu di beberapa kawasan perbukitan.

Kondisi tersebut sangat mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, terutama komoditas durian. Wilayah perbukitan dinilai cocok untuk budidaya durian unggulan seperti Montong, Musang King, Matahari, dan Duri Hitam.

Komoditas ini tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai konsep agro-wisata berbasis perkebunan.

Selain durian, tanaman hortikultura bernilai ekonomi tinggi seperti kelapa kopyor, manggis, pepaya, alpukat, petai, nangka, dan sawo juga dinilai sesuai dengan kondisi iklim tropis basah di wilayah tersebut.

Untuk tanaman pangan, jagung menjadi salah satu komoditas yang berkembang pesat dan bahkan mulai diarahkan sebagai bagian dari pengembangan agro-wisata. Komoditas lain seperti kacang tanah, ubi kayu, dan ubi jalar juga potensial dikembangkan di lahan tegalan.

Sementara itu, sektor persawahan masih cukup luas. Di Kecamatan Cikakak, luas sawah tercatat mencapai sekitar 2.966 hektare, menjadi tulang punggung produksi pangan masyarakat setempat.

“Pengelolaan lahan di wilayah lereng harus memperhatikan aspek konservasi seperti terasering dan sistem drainase yang baik agar produktivitas tetap terjaga serta risiko longsor bisa diminimalkan,” tambah Dede.

Sebagai langkah menjaga kestabilan lahan, tanaman industri dan kehutanan seperti bambu dan mahoni juga dinilai strategis untuk dikembangkan karena berfungsi memperkuat struktur tanah dan mencegah erosi.

Perikanan dan Peternakan Berpeluang Berkembang

Selain pertanian, Desa Cikakak memiliki potensi pengembangan perikanan air tawar melalui kolam budidaya milik warga dan pemanfaatan sumber air yang tersedia. Sektor ini berpeluang menjadi penopang ketahanan pangan desa sekaligus sumber pendapatan tambahan.

Potensi peternakan juga terbuka lebar, terutama untuk ternak kambing, sapi, dan unggas, yang dapat dikembangkan berbasis rumah tangga maupun kelompok usaha tani.

Wisata Alam Jadi Daya Tarik Unggulan

Di sektor pariwisata, Desa Cikakak memiliki sejumlah destinasi wisata alam pesisir dan air terjun yang masih alami. Beberapa di antaranya adalah Pantai Cempaka Ratu, Pantai Kamboja, Pantai Kumala, Pantai Kadaka, Pantai Batu Karut, Curug Indra, dan Curug Kembar.

Pantai Cempaka Ratu dinilai sebagai salah satu potensi wisata baru yang menjanjikan. Panorama laut yang indah, hamparan pasir, serta suasana yang masih alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan ini berpeluang menjadi ikon wisata desa sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat, seperti usaha kuliner hasil laut, homestay, serta jasa pemandu wisata.

Butuh Sinergi dan Kolaborasi

Kepala Desa Cikakak menegaskan bahwa pengembangan seluruh potensi tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.

“Kami butuh sinergi dan kolaborasi antarinstansi untuk mengembangkan dan memajukan semua potensi yang ada. Ke depan, mudah-mudahan Desa Cikakak bisa lebih maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.

Dengan perencanaan matang dan pengelolaan berbasis keberlanjutan, Desa Cikakak berpeluang menjadi salah satu desa unggulan di wilayah Sukabumi Selatan, baik di sektor pertanian maupun pariwisata.