HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dari Laut untuk Rakyat, Kodaeral I dan PIMA Indonesia Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Pulau Halang

Rokan HilirTNI Angkatan Laut bersama Perkumpulan Insan Maritim Andalan (PIMA) Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir dan pulau terluar melalui kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan yang digelar di Pulau Halang, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan serta kesejahteraan sosial bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan.

Kegiatan yang dipusatkan di Pulau Halang itu dihadiri langsung oleh Komandan Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) I, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, S.I.P., M.A.P., didampingi Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., serta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan pejabat daerah setempat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pengobatan yang ditangani langsung oleh tenaga kesehatan profesional dari Lanal Dumai.

Selain pelayanan kesehatan, TNI AL bersama PIMA Indonesia juga menyalurkan bantuan kacamata gratis bagi warga yang mengalami gangguan penglihatan. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama bagi para nelayan, pelajar, dan warga lanjut usia.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, ratusan paket sembako juga disalurkan kepada masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Laksamana Muda TNI Deni Septiana menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan merupakan bagian dari pengabdian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar Indonesia.

"TNI Angkatan Laut tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI AL benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI AL, PIMA Indonesia, dan pemerintah daerah merupakan kekuatan penting dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk mendukung kemajuan daerah serta memperkuat persatuan bangsa," tambahnya.

Selain pelayanan kesehatan dan bantuan sosial, kegiatan juga dimeriahkan dengan atraksi Sailing Pass di perairan Pulau Halang. Masyarakat yang memadati kawasan pesisir tampak antusias menyaksikan manuver unsur-unsur TNI AL, termasuk KAL Tedung I-1-37 dan KAL Boa I-1-02 yang berlayar di perairan setempat.

Atraksi tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai peran strategis TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut, melindungi sumber daya maritim nasional, serta menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Laut bersama PIMA Indonesia tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit TNI AL dan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia sebagai negara maritim yang maju, kuat, dan sejahtera.

Dengan semangat Jalesveva Jayamahe—Di Laut Kita Jaya—TNI Angkatan Laut terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, mengabdi kepada bangsa, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat hingga ke pelosok pesisir dan kepulauan Indonesia.