Wabup Sukabumi Paparkan 8 Aksi Konvergensi untuk Percepat Penurunan Stunting
1. Analisis situasi
2. Pemetaan kegiatan
3. Rembug stunting
4. Sosialisasi peran desa dalam penanganan stunting
5. Pembinaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
6. Sistem manajemen data
7. Pengukuran dan publikasi data stunting
8. Exit meeting hasil audit
Pemaparan ini ia sampaikan saat Penilaian Kerja Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2025, yang digelar secara virtual dari Pendopo Sukabumi pada Rabu (13/8/2025).
Penilaian kinerja dilakukan oleh TPPS Provinsi Jawa Barat untuk memantau dan mengevaluasi progres percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.
Menurut Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis pada Mei 2025, angka prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi turun 6,5%. Wabup Andreas menegaskan bahwa program penurunan stunting ke depan harus lebih tepat sasaran, terutama dalam pendataan.
“Insya Allah, kami siap menerima saran dan masukan, sehingga Kabupaten Sukabumi bisa bebas stunting dan mencapai zero new stunting,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah daerah terus menggenjot penurunan angka stunting secara signifikan.
“Mudah-mudahan ke depan angka stunting di abupaten Sukabumi terus menurun,” pungkasnya.
(Sukma Irawan)
