DPRD Bogor dan Forkopimcam Dramaga Tinjau Dapur MBG, Pastikan Sesuai SOP
1/16/2026 04:47:00 AM
Kab. Bogor - Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV, H. Wasto, S.Hut., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dramaga meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Dramaga, Kamis (15/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait kualitas gizi, kebersihan, dan sistem distribusi makanan.
H. Wasto menegaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus menekan angka stunting dan malnutrisi.
“Program ini sangat baik dan harus disukseskan. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan anak, tetapi juga kualitas belajar dan kualitas sekolah,” ujar Wasto.
Selain berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, Program MBG juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, serta keterlibatan petani dan pelaku usaha pangan daerah.
Dari hasil peninjauan lapangan, DPRD Kabupaten Bogor menemukan sebagian dapur telah beroperasi sesuai SOP.
Namun, masih terdapat dapur yang perlu pembenahan, terutama terkait pengelolaan limbah dan sanitasi lingkungan.
“Masih ada dapur yang membuang limbah langsung ke saluran air. Ini menjadi catatan serius dan harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Wasto juga menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait menu MBG yang dinilai belum sesuai standar harga dan kandungan gizi. Ia menekankan pentingnya kepatuhan pengelola dapur terhadap ketentuan yang berlaku.
“Ketidaksesuaian standar bisa berdampak langsung pada kesehatan penerima manfaat dan tujuan utama program ini,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M., menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari evaluasi bersama pemerintah kecamatan dan Forkopimcam.
“Hasil rapat dan peninjauan lapangan menunjukkan masih ada dapur yang perlu pembenahan, khususnya pada sarana prasarana dan standar kebersihan,” ujarnya.
Dalam rencana awal, terdapat 11 dapur MBG yang akan dikunjungi,namun, tim gabungan yang terdiri dari DPRD, Camat, Kapolsek, Koramil, dan perwakilan PGRI baru dapat meninjau lima dapur, yakni Dapur Pondok Cendikia, Dapur Dharma Pembangunan, Dapur KTS I, Dapur KTS II, dan Dapur Neglasari I.
Selain dapur yang telah beroperasi, pemerintah kecamatan juga menyoroti dapur MBG yang belum beroperasi meskipun telah dinyatakan siap. Hasil peninjauan akan dilaporkan kepada instansi terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), untuk percepatan operasional.
Di tempat terpisah, Yati Aulia, pemilik Dapur SPPG Dramaga 2 mengapresiasi kunjungan DPRD dan Forkopimcam ke Dapur SPPG Dramaga 2. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Program MBG.
“Alhamdulillah, kami merasa diperhatikan dan didukung,” ujarnya.
Terkait kendala, Yati mengakui tantangan utama berada pada pengadaan bahan baku, khususnya susu, terutama saat hari libur ketika harga dan ketersediaan menjadi tidak stabil.
Saat ini, Dapur MBG Dramaga 2 melayani 2.910 penerima manfaat, termasuk siswa, guru, tenaga kependidikan, serta warga penerima manfaat lainnya.
Bagi siswa yang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL), MBG tetap disalurkan dalam bentuk menu kering sesuai permintaan sekolah.
Selain ke sekolah, dapur tersebut juga menyalurkan MBG ke tiga posyandu di sekitar lokasi dapur sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi balita dan ibu.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah kecamatan, dan pengelola dapur, sehingga Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Dramaga berjalan optimal dan tepat sasaran.
(Ade)
