Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Air, Tirta Kahuripan Terapkan Siaga Lebaran
Lonjakan kebutuhan air bersih diprediksi terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat saat Ramadan dan Lebaran. Arus mudik ke Kabupaten Bogor, kegiatan Salat Id, silaturahmi keluarga, hingga meningkatnya kunjungan ke destinasi wisata, restoran, dan hotel menjadi faktor utama kenaikan konsumsi air.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menjelaskan bahwa tren kebutuhan air pada masa Lebaran memang cenderung mengalami eskalasi signifikan.
“Kami menerapkan pola pengamanan layanan berlapis, mulai dari sisi produksi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan agar suplai air tetap terjaga tanpa gangguan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, perusahaan menyiapkan 297 petugas teknis dan nonteknis yang bersiaga 24 jam secara bergiliran. Selain itu, disiapkan pula 11 armada mobil tangki yang tersebar di sembilan wilayah pelayanan. Dukungan operasional juga diperkuat dengan ketersediaan bahan kimia pengolahan air, genset cadangan, serta stok material perpipaan guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.
Sistem siaga Lebaran ini merupakan standar pelayanan rutin yang diterapkan setiap tahun, dengan prinsip pelayanan tetap berjalan tanpa membedakan hari biasa maupun hari raya.
Meski demikian, potensi gangguan tetap bisa terjadi akibat faktor alam, seperti hujan ekstrem atau pencemaran air baku sungai yang memaksa instalasi pengolahan menurunkan kapasitas produksi. Untuk itu, perusahaan mengimbau pelanggan turut melakukan langkah antisipatif selama libur panjang.
Pelanggan diimbau untuk:
- Menampung air secukupnya sebagai cadangan.
- Menggunakan air secara bijak selama periode Lebaran.
- Mengamankan instalasi air rumah saat ditinggal mudik dengan menutup stop kran merah di meter air.
- Menggunakan papan pencatat meter air apabila rumah dalam keadaan terkunci.
- Segera melaporkan gangguan melalui kanal layanan resmi.
Terkait layanan pembayaran, loket di seluruh kantor cabang akan tutup mulai Rabu, 18 Maret 2026 dan kembali beroperasi pada Rabu, 25 Maret 2026, menyesuaikan jadwal libur nasional dan cuti bersama.
Namun demikian, pelanggan tetap dapat melakukan pembayaran melalui kanal perbankan, PPOB, maupun aplikasi MyKahuripan sebelum batas akhir pembayaran pada 25 Maret 2026. Sementara untuk pembayaran penyambungan kembali selama libur, pelanggan dapat melakukan transfer ke Bank Mandiri Cabang Cibinong atas nama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, kemudian mengirimkan bukti transfer beserta nomor sambungan, nama, dan alamat ke admin resmi masing-masing cabang melalui WhatsApp.
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menegaskan komitmennya menjaga kontinuitas, kualitas, dan kuantitas layanan air bersih selama Ramadan dan Idul Fitri agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari raya dengan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran direksi dan seluruh pegawai turut menyampaikan ucapan, “Taqabbalallahu minna wa minkum, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.”
(Ade)
