ALARM Lebak Tetapkan Teklap Aksi 6 April 2026, Matangkan Persiapan Demo Besar 8 April
LEBAK — Aliansi Rakyat Menggugat Lebak (ALARM) memantapkan langkah gerakan dengan menetapkan agenda Teklap Aksi (Teknik Lapangan) sebagai bagian dari persiapan unjuk rasa besar. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (05/04/2026).
Inisiator ALARM, , menyampaikan bahwa Teklap Aksi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026 pukul 20.00 WIB di Posko Donasi. Agenda ini bertujuan mematangkan seluruh aspek teknis aksi.
“Kami sudah memantapkan gerakan ini. Teklap akan digelar untuk memastikan aksi berjalan tertib, aman, dan sesuai aturan,” ujarnya.
Dalam Teklap tersebut, panitia akan menetapkan berbagai unsur penting, mulai dari general lapangan (genlap), koordinator lapangan (korlap), agitator, hingga tim keamanan internal. Selain itu, jumlah massa, perangkat aksi, serta kesiapan logistik juga akan dipastikan.
Arwan menegaskan, aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang dijamin dalam sistem demokrasi. Ia memastikan kegiatan akan berjalan damai dan tidak bertujuan menimbulkan gangguan.
“Ini murni suara rakyat. Kami akan menyampaikan aspirasi secara santun, namun tetap tegas,” tambahnya.
Sementara itu, inisiator lainnya, , menyoroti dinamika yang berkembang di tengah masyarakat terkait rencana aksi tersebut. Ia menilai adanya pihak-pihak yang mencoba membangun opini yang berseberangan dengan gerakan ALARM.
“Perbedaan pandangan itu biasa, namun kami tetap fokus pada aspirasi masyarakat. Gerakan ini lahir dari keresahan publik,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari tokoh muda Lebak, , yang menyatakan kesiapan untuk terlibat serta mendorong agar persiapan dilakukan secara matang.
“Kami mengapresiasi inisiatif ini. Persiapan harus matang agar aksi berjalan tertib dan terarah,” ujarnya.
Sejumlah persiapan teknis, seperti pembagian tugas, penyusunan tuntutan, hingga koordinasi dengan pihak keamanan, terus dilakukan menjelang aksi yang direncanakan berlangsung pada 8 April 2026.
ALARM juga mengajak masyarakat Kabupaten Lebak untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut dengan tetap menjaga ketertiban dan kedamaian demi menyampaikan aspirasi secara konstruktif.
(HKZ)
