HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Warga Keluhkan Dugaan Praktik Perjudian Mesin Tembak Ikan di Medan Utara, Minta Aparat Lakukan Penelusuran

MEDAN – Sejumlah warga di kawasan Medan Utara mengaku resah dengan dugaan maraknya aktivitas perjudian menggunakan mesin tembak ikan yang disebut beroperasi di sejumlah lokasi. Warga berharap aparat penegak hukum melakukan penelusuran dan penindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, mesin permainan yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian tersebut disebut beroperasi di beberapa titik di wilayah Medan Utara dan ramai dikunjungi pada siang hingga malam hari.

Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, keresahan warga muncul karena aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak sosial di lingkungan sekitar.

"Kami berharap aparat berwenang dapat melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Jika memang ditemukan adanya praktik perjudian, tentu harus ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurut sejumlah warga, keberadaan lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian tersebut telah lama menjadi perbincangan masyarakat. Namun hingga kini, warga mengaku belum mengetahui secara pasti legalitas maupun status kegiatan yang berlangsung di lokasi tersebut.

Selain itu, beredar berbagai informasi dan dugaan mengenai pihak-pihak yang disebut terkait dengan operasional aktivitas tersebut. Namun demikian, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut-sebut dalam informasi yang beredar.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian melalui langkah penyelidikan maupun penelusuran di lapangan guna menjawab keresahan masyarakat.

"Yang kami harapkan adalah kepastian dan penegakan hukum. Jika tidak ada pelanggaran tentu perlu dijelaskan kepada masyarakat, tetapi jika ada pelanggaran maka harus ditindak sesuai aturan," kata salah seorang warga.

Sejumlah lokasi yang disebut warga sebagai titik yang perlu dilakukan pengecekan antara lain berada di kawasan Helvetia, Marelan, Martubung, Tanjung Mulia, dan beberapa wilayah lainnya di Medan Utara.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian yang telah dihubungi melalui pesan singkat belum memberikan tanggapan resmi terkait informasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat tersebut.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.