Pengamat: Bergabung ke Demokrat Dinilai Jadi Langkah Strategis Nabil Jayabaya Menuju DPC Demokrat Lebak dan Pilkada
LEBAK – Dinamika politik di Kabupaten Lebak kembali menjadi perhatian setelah bergabungnya Moch. Nabil Jayabaya ke Partai Demokrat dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Banten. Langkah tersebut dinilai sejumlah pengamat sebagai bagian dari strategi politik yang berpotensi memperkuat posisi Nabil dalam kontestasi politik daerah.
Pengamat politik lokal Banten, H. Eli Sahroni, yang dikenal dengan sapaan King Badak, menilai bergabungnya Nabil Jayabaya ke Partai Demokrat merupakan langkah strategis yang dapat membuka peluang bagi dirinya untuk menduduki posisi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lebak.
Menurut King Badak, Nabil memiliki modal politik yang cukup kuat. Selain dikenal sebagai Bendahara Umum DPP Gapensi, ia juga dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang selama ini dilakukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak.
"Masuknya Nabil ke Partai Demokrat dapat menjadi energi baru bagi partai di Kabupaten Lebak. Dengan kapasitas dan jaringan yang dimilikinya, peluang untuk memimpin DPC Demokrat Lebak dinilai cukup terbuka apabila mendapat dukungan internal partai," ujar King Badak.
Ia berpendapat, apabila nantinya dipercaya memimpin DPC Demokrat Lebak melalui Musyawarah Cabang (Muscab), posisi tersebut dapat menjadi modal politik penting bagi Nabil dalam menghadapi kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
Menurutnya, kepemimpinan di tingkat DPC akan memberikan ruang yang lebih besar bagi Nabil untuk membangun konsolidasi politik sekaligus memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari Moch. Nabil Jayabaya terkait kemungkinan maju sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lebak maupun rencana mengikuti kontestasi Pilkada.
Selain itu, Partai Demokrat juga belum mengumumkan secara resmi mekanisme maupun hasil Musyawarah Cabang (Muscab) terkait kepengurusan DPC Demokrat Kabupaten Lebak.
Sejumlah kalangan menilai perkembangan politik menjelang Muscab Demokrat dan tahapan Pilkada mendatang masih sangat dinamis. Oleh karena itu, berbagai pandangan yang berkembang saat ini masih bersifat analisis dan prediksi politik yang akan ditentukan melalui mekanisme internal partai serta proses demokrasi yang berlaku.
(HKZ)
