HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kirab Bendera Merah Putih sebagai Pemersatu NKRI Dimulai dari Bumi Tegar Beriman Menuju Indonesia Maju

Bogor — Pemerintah Kecamatan Dramaga menggelar Kirab Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat dan meriah di halaman kantor kecamatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, SH, MH, para kepala desa se-Kecamatan Dramaga, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, serta ratusan masyarakat dari berbagai lapisan.


Kirab ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tingkat Kabupaten Bogor yang bertujuan memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Selain menjadi simbol penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih, kirab ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran cinta tanah air, khususnya di kalangan generasi muda.


Camat Dramaga Atep S. Sumaryo menjelaskan bahwa kirab bendera ini dimulai pada 9 Agustus 2025 dari Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, kemudian melintasi wilayah Leuwisadeng, Leuwiliang, Cibungbulang, dan berakhir di Kecamatan Dramaga.


“Kami diberikan kehormatan oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bogor untuk menyambut kirab bendera di Kecamatan Dramaga. Ini menjadi momentum berharga bagi masyarakat Dramaga, khususnya adik-adik calon Paskibraka dan Purna Paskibraka yang berkesempatan membawa bendera pusaka,” ujar Atep.


Tak hanya kirab, kegiatan di Dramaga juga diramaikan dengan pasar murah, bazar UMKM, donor darah, mobil pelayanan keliling PBB (mobile tax service), serta pemusnahan minuman keras hasil operasi gabungan Forkopimcam.


Atep menambahkan, terselenggaranya rangkaian acara ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dana APBD yang dialokasikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Fasilitas seperti tenda, panggung, genset, kursi, dan tenda kerucut turut melengkapi kelancaran kegiatan.


Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang hadir untuk menyaksikan kirab sekaligus mengikuti kegiatan pendukung. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan nasionalisme terpancar di wajah peserta maupun penonton.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga mampu memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat,” tutup Atep.


Kirab Bendera Merah Putih di Dramaga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya diwariskan, tetapi juga harus dijaga dengan persatuan, semangat juang, dan kecintaan pada tanah air — demi Indonesia yang semakin maju.


(Ade)