Pelatihan dihadiri perwakilan YBM Brilian, Wira; Ketua UMKM IKM Kecamatan Cigombong, Asfiani; serta Andriyansyah yang bertindak sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Andriyansyah menekankan pentingnya penerapan digital marketing bagi pelaku UMKM. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Ketua UMKM IKM Kecamatan Cigombong, Asfiani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin YBM Brilian, lembaga CSR BRI yang mengelola dana infak karyawan BRI di seluruh Indonesia.
“Tahun lalu, UMKM Kecamatan Cigombong sudah mendapat bantuan untuk 34 pelaku usaha berupa barang produksi, bahan baku, hingga gerobak jualan, dengan total Rp300 juta sebagai dana hibah tahunan. Selain itu, ada pula anggaran khusus untuk pelatihan rutin setiap bulan,” ungkapnya.
Saat ini, UMKM IKM Kecamatan Cigombong menaungi berbagai sektor usaha. Namun, bantuan baru diberikan kepada kelompok Perikanan, Bakso, dan Keripik, sementara kelompok Bakery dijadwalkan menyusul. Ke depan, Asfiani berharap YBM Brilian dapat menyalurkan bantuan lebih merata ke seluruh UMKM binaan.
Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM diharapkan semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, mengoptimalkan digital marketing, serta meningkatkan kualitas usaha agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
(Ddy)