HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Program Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah Berjalan, Isu Keracunan Jadi Perhatian

Kab. Bogor – Program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi untuk anak sekolah terus berjalan dan kini memasuki minggu kedua pelaksanaan di SMP dan SMK Sumpah Pemuda 2. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan sekaligus menunjang konsentrasi belajar siswa.

Namun, muncul laporan adanya beberapa kasus keracunan makanan di sejumlah sekolah lain. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah maupun penyedia makanan agar kualitas tetap terjaga.

Kepala Sekolah SMP dan SMK Sumpah Pemuda 2, Sofyan, menjelaskan bahwa potensi keracunan bisa dipengaruhi oleh faktor waktu penyajian. Pasalnya, makanan dimasak sejak dini hari sekitar pukul 03.00, lalu baru dikonsumsi siswa menjelang siang. Dengan kapasitas dapur mencapai 3.000 porsi, risiko perubahan kualitas tetap ada.

“Bisa jadi karena makanan masih panas langsung dimasukkan ke dalam kotak, atau karena jarak waktu antara memasak dan mengonsumsi yang cukup panjang. Alhamdulillah, di sekolah kami belum pernah ada kejadian keracunan. Kami selalu mengutamakan kebersihan dan pengawasan,” jelas Sofyan.

Ia menambahkan, pihak sekolah juga rutin melakukan kunjungan ke dapur penyedia makanan untuk memastikan standar kebersihan dan kualitas gizi benar-benar terjaga.

Program makanan bergizi ini diharapkan dapat terus berjalan dengan pengawasan lebih ketat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan siswa tanpa menimbulkan persoalan kesehatan.

( Ddy/Saman )