Pasca Keracunan MBG, Satu Sekolah Kejuruan Sementara Libur dan 38 Siswa SD Diliburkan
Bandung Barat – Pasca insiden keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, aktivitas belajar di beberapa sekolah terganggu. Satu sekolah kejuruan (SMK) memilih meliburkan siswa selama beberapa hari, sementara 38 siswa sekolah dasar swasta juga diliburkan akibat terdampak keracunan.
Kepala MIS II Cipongkor, Ai Juwariah, menjelaskan kepada JE.Com bahwa pihaknya mengambil langkah antisipasi dengan meliburkan siswa yang sakit.
“Dari siswa yang kemarin terkena keracunan, sebanyak 38 anak kami liburkan dulu. Sementara siswa lain tetap masuk seperti biasa. Para guru dan kepala sekolah pun masih lelah setelah musibah MBG kemarin,” ungkap Ai Juwariah, Rabu (2/10/2025).
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, jumlah korban keracunan MBG di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diperkirakan mencapai kurang lebih 1.000 siswa.
Sementara itu, Japar, perwakilan dari salah satu SMK, mengatakan bahwa pihak sekolah meliburkan kegiatan tatap muka dan menggantinya dengan pembelajaran daring.
“Kami ingin memberi waktu bagi siswa untuk pulih. Dari tingkat RA, MTs hingga SMK, total ada 148 siswa yang mengalami keracunan,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat dan pemerintah daerah, terutama terkait standar keamanan makanan di sekolah. Insiden MBG di Cipongkor diharapkan menjadi evaluasi bersama agar program serupa ke depan bisa berjalan lebih aman dan bermanfaat.
👉 Baca juga berita terkait Kesehatan
👉 Update isu pendidikan lainnya di kanal Pendidikan
(Tarno HM )
