Akses Jalan Kabupaten di Gunungguruh Hampir Terputus Akibat Longsor
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/1/2026) dan langsung berdampak pada aktivitas warga. Saat ini, kendaraan roda dua dan roda empat hanya dapat melintas secara bergantian dengan tingkat risiko yang cukup tinggi.
Warga mengaku khawatir longsor susulan akan terjadi apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut. Kondisi tanah yang labil dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan dan memutus akses jalan sepenuhnya.
“Jalan ini merupakan akses utama warga untuk beraktivitas, seperti ke sekolah, pasar, dan pusat layanan kesehatan. Jika sampai terputus, aktivitas masyarakat akan sangat terganggu,” ujar Yusman, salah satu perangkat Desa Gunungguruh.
Selain menghambat mobilitas, longsor jalan kabupaten di Gunungguruh juga berdampak langsung pada perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok menjadi terhambat karena kendaraan pengangkut tidak dapat melintas dengan aman.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penanganan darurat, seperti pembersihan material longsor dan penguatan tebing jalan. Mereka juga meminta adanya perbaikan permanen agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Sementara itu, warga bersama aparat desa telah memasang tanda peringatan di sekitar lokasi longsor sebagai langkah antisipasi kecelakaan. Pengguna jalan juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
( Evi )
