HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Ratusan Guru PGRI Sukabumi Sampaikan Aspirasi Kesejahteraan dalam Aksi Damai

Sukabumi — Ratusan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan guru, Kamis (22/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cisaat, dan dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Dalam aksi tersebut, para guru menyampaikan harapan agar sistem penggajian guru honorer dan non-ASN dapat ditingkatkan dan lebih setara. Aspirasi ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan profesi guru, khususnya dalam menghadapi kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Sejumlah guru mengungkapkan bahwa besaran honor yang diterima mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. Oleh karena itu, para peserta aksi berharap adanya penjelasan yang transparan terkait mekanisme perhitungan honor serta komponen yang memengaruhi besaran penghasilan guru.

Perwakilan guru dalam penyampaian aspirasi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik antara tenaga pendidik dan pemerintah daerah, sehingga dapat ditemukan solusi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan evaluasi dan pendataan ulang terhadap sistem pembayaran honor guru. Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru menjadi perhatian pemerintah daerah, dengan tetap mengacu pada kemampuan anggaran serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemerintah daerah akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dan melakukan evaluasi agar sistem yang berjalan semakin baik,” ujar Bupati Sukabumi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk bagian keuangan daerah, untuk memastikan mekanisme pembayaran honor berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipahami oleh para guru.

Pemerintah daerah juga berencana menggelar pertemuan lanjutan bersama perwakilan PGRI guna membahas langkah-langkah strategis, baik jangka pendek maupun jangka panjang, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Sukabumi.

Aksi damai tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Setelah menyampaikan aspirasi dan menerima penjelasan dari pemerintah daerah, para peserta aksi membubarkan diri secara tertib.

( Evi )