HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bupati Sukabumi Resmi Tutup MHG Jamsiatul Firdaus VIII, Dorong Lahirnya Generasi Penghafal Qur’an

Kab. Sukabumi – Bupati Sukabumi menutup secara resmi rangkaian kegiatan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHG) Jamsiatul Firdaus VIII yang berlangsung khidmat dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ajang ini dinilai sebagai langkah nyata dalam membangun generasi Qurani guna mendukung terwujudnya visi Sukabumi Mubarakah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, peserta, serta pihak-pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa pembinaan generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.

“Melalui Musabaqah Hifdzil Qur’an ini, kita bukan hanya melahirkan para hafidz dan hafidzah, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak, disiplin, dan memiliki integritas,” ungkapnya.

Menurut Bupati, konsep Sukabumi Mubarakah tidak semata berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual masyarakat. Generasi yang dekat dengan Al-Qur’an diyakini mampu menjadi fondasi moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ia pun berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang konsisten melahirkan generasi Qurani berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada para juara. Ia memberikan apresiasi khusus kepada para orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam mendampingi dan memotivasi anak-anaknya menghafal Al-Qur’an.

“Keberhasilan anak-anak ini tentu tidak lepas dari dukungan dan doa orang tua. Peran keluarga sangat menentukan dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” tuturnya.

Acara penutupan MHG Jamsiatul Firdaus VIII ditutup dengan doa bersama dalam suasana penuh kekhusyukan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkarakter.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin mengakar di tengah masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang lebih berkah dan berkemajuan.