HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bulog Kancab Bogor Pastikan Stok Beras Premium dan Medium Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik


Bogor – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Bogor memastikan persediaan beras premium dan medium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya berada dalam kondisi aman. Penguatan stok sekaligus distribusi terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bogor, Dadan Irawan, mengatakan pihaknya terus memantau ketersediaan beras sekaligus memperluas distribusi melalui berbagai saluran penjualan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh beras sesuai kebutuhan tanpa harus melakukan pembelian secara berlebihan.

“Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat. Saat ini stok beras medium maupun premium dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan tersedia dan terus kami distribusikan sesuai kebutuhan,” ujar Dadan, Kamis (6/8/2026).

Stok Beras Premium Capai Sekitar 3.000 Ton

Selain beras medium, Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat memiliki stok beras premium hasil produksi melalui Sentra Penggilingan Padi (SPP) dengan jumlah sekitar 3.000 ton setara beras.

Kondisi stok tersebut menjadi salah satu upaya Bulog untuk memperkuat pasokan beras berkualitas di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.

Bulog Kancab Bogor juga mendistribusikan sejumlah produk beras melalui berbagai jaringan penjualan. Untuk kategori medium, masyarakat dapat memperoleh beras SPHP, sedangkan beras premium tersedia melalui sejumlah merek yang dipasarkan Bulog, di antaranya Punokawan dan Befood.

Harga Beras Premium Mengacu HET

Dadan menjelaskan bahwa beras premium Bulog dipasarkan dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni sekitar Rp14.900 per kilogram, sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk memperluas akses masyarakat, Bulog juga menyalurkan produk beras melalui jaringan ritel yang telah bekerja sama, termasuk Indomaret, Indogrosir, Alfamart, Yogya, ADA Swalayan, serta sejumlah jaringan penjualan lainnya.

Dengan distribusi melalui berbagai saluran tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh beras dengan lebih mudah tanpa harus bergantung pada satu titik penjualan.

Bulog Imbau Masyarakat Belanja Sesuai Kebutuhan

Bulog Kancab Bogor terus melakukan penguatan stok dan distribusi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan beras di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Dadan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, ketersediaan stok yang masih terjaga memungkinkan kebutuhan masyarakat terhadap beras medium maupun premium tetap terpenuhi.

“Masyarakat tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Bulog akan terus memastikan ketersediaan beras medium maupun premium di pasaran,” katanya.

Dengan kondisi stok yang tersedia dan distribusi yang terus berjalan, Bulog Kancab Bogor optimistis pasokan beras bagi masyarakat tetap terjaga sekaligus membantu mempertahankan stabilitas harga di tingkat konsumen.

(Ade)