HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Hari Pramuka ke-65, Andra Soni Tekankan Pengabdian

BantenGubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, kreatif, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pesan tersebut disampaikan Andra Soni saat menjadi pembina upacara Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Banten yang digelar di Gedung Gubernur Banten, Selasa (18/8/2026).

Upacara tersebut dihadiri Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Banten Prof. Dr. Suwaib Amiruddin, M.Si., para ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Banten, jajaran pengurus Gerakan Pramuka Provinsi Banten, serta anggota Pramuka.

Dalam amanatnya, Andra Soni mengatakan Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun karakter melalui kegiatan yang menanamkan kedisiplinan dan nilai-nilai kepemimpinan.

“Pramuka adalah identitas bakti kepada remaja untuk mengembangkan kreativitas di luar kurikulum dan pembelajaran karakter yang disiplin. Teruslah mengabdi dan berkarya demi bangsa dan negara,” ujar Andra Soni.

Ia mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Provinsi Banten agar terus mengambil peran nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan dan agenda nasional.

“Bersama-sama mengambil peran nyata mendukung program negara menjadi karya nyata untuk menuju Indonesia Emas,” katanya.

Menurut Andra Soni, semangat pengabdian anggota Pramuka harus diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan karya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pramuka juga diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki karakter kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Ratusan Anggota Pramuka Terima Penghargaan

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Andra Soni turut memberikan penghargaan kepada sejumlah Pramuka dewasa yang dinilai telah memberikan darma bakti bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Provinsi Banten.

Penghargaan Pancawarsa diberikan kepada anggota dengan berbagai tingkatan, yakni Pancawarsa IX sebanyak satu orang, Pancawarsa VIII satu orang, Pancawarsa VII satu orang, Pancawarsa VI delapan orang, Pancawarsa V 19 orang, Pancawarsa IV 33 orang, Pancawarsa III 97 orang, Pancawarsa II 164 orang, dan Pancawarsa I sebanyak 500 orang.

Selain itu, penghargaan Darma Bakti Melati diberikan kepada lima orang, Karya Bakti kepada satu orang, serta Satya Wira kepada satu orang.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para anggota dalam menjalankan kegiatan serta mengembangkan Gerakan Pramuka di Banten.

Saka Bhayangkara Dorong Generasi Muda Aktif

Sementara itu, Pamong Saka Bhayangkara Daerah Banten, Bripka Ricko Apriansyah, mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Banten.

Menurut Ricko, momentum Hari Pramuka harus menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk meningkatkan kedisiplinan, keterampilan, kepemimpinan, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Bagi kami, Hari Pramuka menjadi momentum untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan membangun generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial. Melalui Saka Bhayangkara, kami juga terus mendorong generasi muda agar aktif berkegiatan dan mengambil peran positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Gerakan Pramuka Banten semakin solid dan mampu mencetak generasi muda yang memiliki karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta kesiapan untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Semoga Gerakan Pramuka Banten semakin maju dan mampu membentuk pemuda-pemudi yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan siap bersama-sama mengambil peran menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Banten tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian sekaligus mendorong Gerakan Pramuka terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat.

(HKz)