HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Maulid Nabi di Ciherang, 1.300 Bongsang Dibagikan Warga

Kab. Bogor Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami Al Ihsan, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan warga.

Kegiatan yang digelar pada Minggu, 30 Agustus 2026, tersebut tidak hanya diisi dengan tausiah keagamaan, tetapi juga diramaikan dengan partisipasi masyarakat melalui penyediaan sekitar 1.300 bongsang bagi jamaah dan warga yang hadir.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengenang perjuangan serta keteladanan Rasulullah SAW. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dalam acara tersebut mengajak jamaah menerapkan akhlak mulia Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Ceramah disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Ciherang. Dalam tausiah tersebut, jamaah diajak menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh kepedulian.

Ketua DKM Masjid Jami Al Ihsan, Ustaz Mahfud, mengatakan penyediaan bongsang merupakan bagian dari semangat kebersamaan warga dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid.

Menurutnya, sekitar 1.300 bongsang yang tersedia merupakan hasil partisipasi masyarakat dan kemudian dibagikan kembali kepada warga yang mengikuti kegiatan.

“Bongsang yang tersedia sekitar 1.300. Itu dari masyarakat dan kami kembalikan lagi kepada masyarakat,” ujar Ustaz Mahfud.

Ia menyebut antusiasme warga menunjukkan masih kuatnya budaya gotong royong dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid Jami Al Ihsan.

Ustaz Mahfud menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang turut berkontribusi, baik melalui dukungan maupun penyediaan bongsang untuk menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi memberikan bongsang dalam kegiatan Maulid ini. Semoga ke depan kami bisa menyediakan lebih banyak lagi,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan semakin banyak unsur masyarakat. Selain sebagai kegiatan keagamaan, peringatan Maulid dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkuat tali silaturahmi, kepedulian sosial, serta persaudaraan antarwarga.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut, DKM Masjid Jami Al Ihsan berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah masyarakat Desa Ciherang.

(Ade)