YLBH Garda Sakera Resmi Berdiri di Mojokerto
Mojokerto — Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Garda Sakera resmi berdiri dan menggelar peresmian sekaligus peringatan hari jadi di kawasan Pusat Oleh-oleh Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Minggu (30/8/2026).
Acara tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Sedikitnya 13 karangan bunga tampak menghiasi area aula sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap lembaga yang membawa misi pendampingan serta bantuan hukum bagi masyarakat.
Berdasarkan pantauan awak media, rangkaian bunga berasal dari sejumlah unsur, mulai dari dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga hukum, kelompok masyarakat, relawan, hingga partai politik.
Salah satu dukungan datang dari Hj. Siti Urifah selaku pemilik CV Lumbung Arta Jaya Abadi. Pesan tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap berdirinya lembaga yang bergerak dalam bidang bantuan hukum.
Dukungan dari kalangan profesi hukum juga disampaikan PERADIN melalui Kantor Advokat/Pengacara Subagiyo, S.H., M.H. Pesan tersebut sekaligus mencerminkan harapan agar YLBH Garda Sakera dapat memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Ucapan lainnya berasal dari kelompok usaha M Group yang menaungi sejumlah unit bisnis. Dukungan serupa datang dari PT Tiga Naga Sakti Bersatu dan PT Kelapa Sejahtera Alam (KSA).
Dari unsur organisasi masyarakat, Ketua LPKSM Sakera Mojokerto H. Nasikin turut menyampaikan apresiasi. Elang Team Mojokerto juga memberikan dukungan melalui rangkaian bunga yang ditempatkan di lokasi acara.
Sesama lembaga bantuan hukum, YLBH SKRI (Sarana Keadilan Rakyat Indonesia) turut memberikan ucapan selamat. Sementara itu, DPD LSM GMAS Kota dan Kabupaten Mojokerto serta DPD LSM LP2KP Mojokerto Raya ikut menyampaikan dukungan atas berdirinya organisasi tersebut.
Dukungan juga datang dari Keluarga Besar MADAS Sedarah DPC Mojokerto, Ketua Relawan ISM Mojokerto Agus Wahyu Cahyono, serta DPD PSI Kabupaten Mojokerto.
Beragam dukungan tersebut menunjukkan adanya perhatian dari berbagai unsur masyarakat terhadap keberadaan lembaga bantuan hukum di wilayah Mojokerto.
YLBH Garda Sakera membawa misi untuk memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadirannya diharapkan dapat membantu warga memahami hak serta memperoleh akses terhadap layanan hukum.
Namun, pelaksanaan fungsi tersebut tetap membutuhkan profesionalisme, independensi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Mujiono, salah satu pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan harapan agar dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi.
“Semoga segala kontribusi serta harapan yang terangkum dalam rangkaian bunga tersebut menjadi semangat yang tak pernah padam bagi segenap pengurus, agar selamanya setia berdiri di garda terdepan membela kebenaran, keadilan, dan perlindungan hukum bagi seluruh rakyat yang membutuhkan,” ujar Mujiono di sela-sela acara.
Pantauan di lokasi menunjukkan jumlah rangkaian bunga yang berada di luar aula masih lebih banyak dan belum seluruhnya terdata. Kondisi tersebut memperlihatkan tingginya perhatian dari berbagai pihak terhadap momentum peresmian YLBH Garda Sakera.
Dengan berdirinya lembaga tersebut, masyarakat Mojokerto kini memiliki salah satu wadah yang membawa fokus pada pendampingan hukum dan perlindungan hak masyarakat.
(Hkz/Robb)
