SDN 1 Cijurey Terima Revitalisasi, Fasilitas Belajar Diperbaiki
Sukabumi — SD Negeri 1 Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, mendapatkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp1.165.302.653.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kondisi sarana dan prasarana sekolah agar lingkungan belajar dapat digunakan dengan lebih aman dan nyaman oleh siswa maupun tenaga pendidik.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak sekolah, pekerjaan revitalisasi mencakup perbaikan enam pintu toilet, satu ruang perpustakaan, serta enam ruang kelas.
Kepala SDN 1 Cijurey, Edi Junaedi, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya program tersebut. Ia mengatakan bantuan tersebut menjadi perhatian penting bagi sekolah dalam membenahi fasilitas yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
“Puji syukur Alhamdulillah kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala nikmat ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan atas terealisasinya program ini,” ujar Edi.
Menurut Edi, pembenahan sarana sekolah menjadi salah satu kebutuhan yang telah dinantikan warga sekolah. Ia berharap kondisi fasilitas yang semakin baik dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru.
“Dengan adanya Program Revitalisasi ini, suasana sekolah menjadi lebih nyaman bagi siswa, guru maupun seluruh warga sekolah. Fasilitas yang lebih baik tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar,” katanya.
Edi juga berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berlangsung sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun hasil pembangunan.
“Semoga Program Revitalisasi ini diberikan kelancaran dari awal hingga akhir tanpa ada hambatan, berjalan tepat waktu dan memberikan hasil terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” ucapnya.
Dengan adanya program tersebut, SDN 1 Cijurey diharapkan memiliki sarana pendidikan yang semakin memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah juga berharap fasilitas yang diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat bersama sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
(Yosep/Heri)
