HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Ketua BPPKB-HDS Cimarga Kutuk Dugaan KDRT Oknum Sekdes Gunung Anten

Lebak — Ketua BPPKB-HDS Cimarga, Rendi, mengecam dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga melibatkan oknum Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Anten. Ia meminta aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Rendi menilai, aparatur pemerintahan desa seharusnya menjaga kepercayaan masyarakat serta memberikan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai pejabat yang mendapat kepercayaan masyarakat, seharusnya memberikan contoh teladan, bukan justru melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan norma kehidupan bermasyarakat,” ujar Rendi dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Ia menyayangkan dugaan kasus tersebut dan meminta kepolisian serta instansi terkait menindaklanjuti laporan yang ada secara menyeluruh. Menurutnya, penanganan yang transparan diperlukan agar hak korban terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Selain menyampaikan kecaman, BPPKB-HDS Cimarga menyatakan kesiapannya untuk membantu memberikan pendampingan dan dukungan perlindungan kepada korban sesuai kebutuhan.

Rendi juga mengajak masyarakat agar tidak menutup mata terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Warga yang mengetahui atau mengalami tindakan kekerasan diharapkan berani mencari bantuan dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

Penanganan kasus KDRT perlu mengutamakan keselamatan korban, menjaga kerahasiaan identitasnya, serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah selama proses hukum berlangsung.

(Hkz)