Atap SMKN 1 Cileungsi Ambruk, Puluhan Siswa Terluka Saat Jam Pelajaran
Iza, salah satu korban, menuturkan bahwa saat kejadian ia sedang mengikuti sosialisasi industri di ruang pojok. “Tiba-tiba atap kelas runtuh dan menimpa teman-teman yang sedang belajar,” katanya. Ia menyebut sekitar 30 siswa mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengonfirmasi proses evakuasi telah selesai. “Kami menyiagakan sembilan ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit,” ujarnya. Berdasarkan pendataan, 18 siswa masih dirawat—17 orang di RS Thamrin dan 1 orang di RS Merry Cileungsi. Pada (10/09).
Bangunan yang roboh diketahui dibangun pada 2017. Tidak ada hujan atau angin kencang saat peristiwa terjadi, sehingga memunculkan dugaan kesalahan konstruksi dan penggunaan material yang tidak sesuai standar. Polisi bersama pihak terkait kini menyelidiki penyebab utama ambruknya atap sekolah tersebut.
