Audiensi ASN Guru dan PGRI, Disdik Bogor Janjikan Evaluasi Tunjangan hingga Gaji PPPK
Ketua Aliansi ASN Guru Kabupaten Bogor, Misja, S.Pd.SD, menyampaikan aspirasi utama terkait pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) ke-13 dan THR TPG 2024, yang hingga kini belum diterima guru di Kabupaten Bogor. Padahal, di sejumlah daerah lain, tunjangan tersebut sudah cair.
“Alhamdulillah, PGRI mendukung penuh perjuangan kami, dan pihak Dinas Pendidikan cukup responsif menanggapi aspirasi guru,” kata Misja.
Kesepakatan Audiensi
Audiensi menghasilkan sejumlah poin kesepakatan, antara lain:
1. Regulasi TPG 13 & THR TPG 2024 akan ditinjau kembali, dengan rencana pertemuan lanjutan.
2. Kekurangan kenaikan gaji 8% PPPK 2024 diusahakan cair awal pekan depan.
3. Kenaikan gaji berkala PPPK angkatan 2022 direncanakan cair Oktober 2025.
4. Sisa Tamsil Non-sertifikasi 4 bulan diupayakan cair Oktober 2025.
5. Kenaikan Kespeg/Tamsil masih dalam proses pengusulan.
6. Tunjangan Kepala Sekolah sedang diproses agar lebih layak.
7. Pemetaan tenaga pendidikan non-guru (honorer, TAS, penjaga sekolah, OB) tengah dilakukan.
8. Kenaikan pangkat guru akan dipermudah dalam proses administrasi.
9. PGRI menolak klausul UU Sisdiknas yang menghapus tunjangan sertifikasi.
10. Komitmen PGRI: memperjuangkan guru bermartabat, sejahtera, dan terlindungi.
Disdik: Siap Tindaklanjuti
Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menegaskan akan menindaklanjuti tuntutan guru secara bertahap. PGRI juga menegaskan sikapnya untuk terus mengawal kebijakan agar hak-hak guru tidak diabaikan.
Audiensi ini menjadi wadah penting bagi para guru ASN untuk memperjuangkan kesejahteraan. “Kami berharap hasil ini benar-benar ditindaklanjuti, bukan hanya janji,” tutup Misja.
(Ade S)
