Bupati Bogor Sampaikan Belasungkawa atas Ambruknya Bangunan Majelis Taklim Asobiyah di Ciomas
Musibah terjadi saat berlangsungnya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di bangunan dua lantai tersebut. Tanpa diduga, bangunan mendadak roboh sehingga menelan korban jiwa. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, masing-masing bernama Irni, Wulan, dan Yati. Selain itu, sebanyak 84 orang mengalami luka berat maupun ringan. Seluruh korban segera dievakuasi dan mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten maupun Kota Bogor.
Sesaat setelah kejadian, Bupati Rudy langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, aparat kepolisian, TNI, dan relawan untuk melakukan evakuasi serta penanganan darurat. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan terus memberikan pendampingan, mulai dari penanganan medis, pemulihan trauma, hingga pemenuhan kebutuhan dasar bagi para korban dan keluarganya.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ambruknya bangunan Majelis Taklim di Ciomas. Semoga para korban yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” ujar Rudy Susmanto.
Lebih lanjut, Rudy memastikan bahwa Pemkab Bogor juga akan melakukan investigasi bersama pihak terkait untuk mengetahui penyebab robohnya bangunan tersebut. Ia menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pembangunan sarana publik agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
(Ade)
