Proyek Miliaran di Depan CCM Cibinong Diduga Tak Transparan, Sekjend PPRI Sindir Bupati dan Dewan
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen (PPRI), Didi Sukardi, melontarkan kritik keras. “Kalau pelaksana tidak pernah kelihatan dan pengawas seolah hanya nama, mungkin bupati saja yang sekalian jadi pengawas proyek. Atau anggota dewan yang kantornya dekat, biar jelas mata mereka melihat uang rakyat dipakai untuk apa,” sindirnya.
Tim media beberapa kali memantau lokasi, namun hanya bertemu konsultan pengawas bernama Rahmat. Saat dimintai keterangan, Rahmat mengaku tidak mengetahui detail RAB dan mengatakan pelaksana, Rahman, sedang keluar. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Rahman belum dapat dipastikan.
Menurut Didi, kondisi ini semakin menambah kejanggalan.“Di pusat kota saja pengawasan bisa lemah, apalagi di pelosok. Jangan-jangan proyek berubah jadi panggung sulap: anggaran ada, pelaksana hilang,” ucapnya.
Sejumlah pihak mendesak instansi terkait membuka rincian RAB kepada publik. Didi menegaskan transparansi penting agar uang rakyat tidak disalahgunakan.“Jangan sampai proyek yang katanya memperindah wajah kota malah mempermalukan wajah pemerintahan sendiri,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan dapat berdampak langsung pada kualitas pekerjaan.“Kalau hasilnya nanti asal-asalan, masyarakat berhak curiga pemerintah daerah ikut bermain. Rakyat bukan sekadar penonton, mereka juga bisa menilai mana proyek wajar dan mana yang janggal,” pungkasnya.
( PPRI/Red )
