Setelah 23 Tahun Vakum, OBLIGATOR Band Metal Asal Sukabumi Bangkit dengan Formasi dan Warna Baru
Sukabumi – Band metal asal Sukabumi, OBLIGATOR, resmi kembali ke industri musik setelah vakum selama kurang lebih 23 tahun. Kebangkitan ini ditandai dengan perilisan ulang single legendaris mereka berjudul “Tragedi Bom Bali” pada 13 Februari 2026 dengan aransemen yang lebih modern dan nuansa musikal yang lebih megah.
Dalam proyek comeback ini, OBLIGATOR memperkenalkan vokalis baru berdarah campuran Indonesia–Tiongkok, Sun Yee On, yang dikenal dengan nama panggung Indra El’Rhumie. Kehadirannya disebut membawa energi dan karakter baru dalam tubuh band.
Single terbaru tersebut kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital di bawah naungan AMA Record.
Pilih Vokalis dengan Konsep dan Visi Jelas
Dalam wawancara melalui sambungan seluler, Edwin selaku drummer OBLIGATOR menjelaskan bahwa seluruh personel sepakat memilih Yee On sebagai vokalis baru.
“Kami melihat Yee On sebagai sosok yang visioner dan punya konsep jelas. Kami yakin dia bisa membawa ruh baru untuk OBLIGATOR,” ujar Edwin.
Menurutnya, proses pemilihan vokalis dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan arah musikal band ke depan.
Sentuhan Industrial dan Pengalaman Produksi
Sementara itu, ENOX sang basis yang pernah masuk 10 besar finalis Wacken Battle Indonesia serta terlibat dalam tim produksi sejumlah band nasional seperti Netral, GIGI, UNGU, Radja, dan Armada, turut memberikan pandangannya.
Ia menilai karakter vokal Yee On mampu membawa warna baru yang lebih industrial bagi OBLIGATOR, tanpa menghilangkan identitas metal yang telah melekat sejak awal.
“Secara karakter dan stage act, dia punya kualitas yang kuat dan berpotensi mengangkat OBLIGATOR ke level berikutnya,” ungkap ENOX.
Keyboardist OBLIGATOR, Wawah, juga menambahkan bahwa warna vokal Yee On dinilai selaras dengan harmonisasi keyboard yang menjadi salah satu kekuatan aransemen terbaru mereka.
“Karakter vokalnya sangat menyatu dengan tone dan harmonisasi yang saya mainkan,” jelasnya.
Video Klip Masuk Tahap Editing
Tak hanya merilis versi audio, OBLIGATOR juga tengah menyelesaikan penggarapan video klip yang dilakukan di Studio AMOY, milik sang gitaris utama. Saat ini proses produksi telah memasuki tahap penyuntingan akhir.
Para personel berharap karya terbaru mereka dapat segera dinikmati secara utuh, baik dalam format audio maupun visual.
Kembalinya OBLIGATOR menjadi angin segar bagi skena musik metal Sukabumi sekaligus menandai babak baru perjalanan panjang mereka di industri musik Tanah Air.
( Beng )
