Pembangunan Drainase di Kampung Pamungguan Mulai Dikerjakan, Anggaran Rp196 Juta dari APBD 2025
Kab. Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mulai mengerjakan pembangunan drainase di Kampung Pamungguan RT 10/10, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal, Senin (17/11/2025).
Proyek ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/D13/SPK/Bid.AMS/DPKP/X/2025 yang ditetapkan pada 31 Oktober 2025. Pelaksana teknis pekerjaan dipercayakan kepada CV CKC sebagai pihak kontraktor resmi.
Pembangunan drainase ini bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 dengan total nilai kontrak Rp196.549.000. Program ini masuk dalam upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman dan mengurangi risiko banjir lokal di wilayah padat penduduk.
Ketua RT setempat menyampaikan bahwa warga telah lama menantikan pembangunan drainase ini.
“Alhamdulillah akhirnya saluran drainase mulai dibangun. Semoga genangan air bisa berkurang dan lingkungan jadi lebih tertata,” ujarnya.
Gareng, selaku kepala pemborong, menegaskan komitmen untuk menjaga kualitas pekerjaan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami bekerja sesuai spesifikasi, target, dan arahan dari dinas. Kami pastikan pembangunan ini dikerjakan dengan baik agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.
Cehay, perwakilan pekerja lapangan, menambahkan bahwa timnya berusaha menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja.
“Kami upayakan pekerjaan selesai tepat waktu dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.
Kepala Desa Gunungendut, Dede Mistar Setiawan, mengapresiasi penuh pembangunan ini dan menilai drainase sebagai kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kami sangat mendukung pembangunan drainase ini. Warga memang membutuhkan perbaikan saluran, dan kami berharap hasilnya benar-benar memberi manfaat,” ungkapnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah desa, masyarakat, serta pelaksana teknis, pembangunan drainase di Kampung Pamungguan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga, mengurangi potensi genangan air, dan memperbaiki kualitas lingkungan pemukiman.
( Evi )
