HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Awak Media Alami Kendala Saat Konfirmasi Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG di SDN Cisalada

Kab. Bogor – Sejumlah awak media mengaku mengalami kendala saat hendak melakukan konfirmasi terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Cisalada, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedatangan para jurnalis bertujuan meminta klarifikasi kepada pihak penanggung jawab program menyusul adanya laporan dari sejumlah wali murid mengenai kualitas serta kesesuaian menu makanan dengan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran rata-rata Program MBG saat ini ditetapkan sebesar Rp10.000 per anak. Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya menjelaskan bahwa dari total tersebut, alokasi untuk bahan baku makanan berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000.

Sebelumnya, rencana awal anggaran disebut sebesar Rp15.000 per porsi. Namun dalam perkembangannya, dilakukan penyesuaian menjadi Rp10.000 per porsi agar program dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Meski demikian, sejumlah penerima manfaat di SDN Cisalada menyampaikan bahwa menu yang diterima dinilai belum mencerminkan nilai anggaran tersebut. Beberapa wali murid memperkirakan nilai makanan yang diterima berada di kisaran Rp5.000 atau kurang. Namun, penilaian tersebut masih bersifat persepsi dan memerlukan klarifikasi resmi dari pihak pengelola program.

Sejumlah pihak menilai bahwa apabila terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan anggaran, maka perlu dilakukan evaluasi sesuai ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku guna memastikan transparansi serta akuntabilitas program.

Saat awak media berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak yang berwenang, mereka mengaku diminta untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan aparat setempat sebelum dapat bertemu dengan penanggung jawab program.

Di lokasi, petugas keamanan bernama Eka menyampaikan agar jurnalis melakukan koordinasi dengan Kapolsek maupun Danramil setempat sebelum melakukan wawancara. Situasi tersebut menyebabkan proses klarifikasi belum dapat dilakukan pada saat itu.

Awak media menilai keterbukaan informasi sangat penting agar pemberitaan dapat disajikan secara berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penanggung jawab Program MBG di SDN Cisalada belum memberikan keterangan resmi terkait laporan masyarakat maupun kendala yang dialami jurnalis. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan yang komprehensif dari seluruh pihak terkait.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Karena itu, pelaksanaan yang sesuai petunjuk teknis serta komunikasi yang terbuka kepada publik dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.

( Athen )